<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-7164488</id><updated>2011-04-22T11:04:31.910+07:00</updated><title type='text'>AN ENDLESS SPACE </title><subtitle type='html'>tempat sahabat pilihan berbagi cerita berbagi luka, kata-kata kan kusampaikan, bagi mereka yang perlu kata2 
bagi mereka yang memahami pikiran tanpa kata-kata
apa gunanya aku bicara...
</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://ariefhamdani.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7164488/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ariefhamdani.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><link rel='next' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7164488/posts/default?start-index=101&amp;max-results=100'/><author><name>arief hamdani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17386119859264376167</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://img.photobucket.com/albums/v245/mevlanasufi/arief2.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>123</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7164488.post-110957174092085462</id><published>2006-12-31T13:21:00.000+07:00</published><updated>2005-05-14T01:45:27.646+07:00</updated><title type='text'>Puing Jiwaku Menari diUdara</title><content type='html'>"PUING"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;lima puluh ribu tahun sebelum bumi tercipta&lt;br /&gt;puing jiwa kita telah menari di udara&lt;br /&gt;kemudian jiwa dari jiwamu dan jiwaku&lt;br /&gt;rindu untuk bertemu&lt;br /&gt;dan kerinduan itu menjadi gelisah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kita cuma buhul-buhul yang tersimpul&lt;br /&gt;di anyaman takdir, merajut keabadian&lt;br /&gt;karena hidup ini hanyalah sebentuk penantian&lt;br /&gt;sedang hati ini hanya untuk menemukan&lt;br /&gt;keindahian illahiah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;lima puluh ribu tahun sebelum bumi tercipta&lt;br /&gt;kita merindu menunggu bertemu&lt;br /&gt;di tisikan pola masa lalu&lt;br /&gt;hanya karena kita bukan sekadar orang gila&lt;br /&gt;atau sekadar teman jiwa&lt;br /&gt;yang bertemu di milis tolol ini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Puisi Kolaborasi Arief Hamdani &amp; Priatna A.B )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam Sastra,&lt;br /&gt;"Puing" adalah sebuah genre baru novel kolaborasi berisi cerita tentang permenungan tentang hidup, mati dan hidup setelah mati, dari beragam perspektif para penulis. Sembilan penulis menyajikan cerita tentang kemanusiaan, pencarian makna, pendampingan, persahabatan, pengalaman spiritual, dan perjalanan pencarian sufi pecinta akan makna hidup dan kematian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Novel kolaborasi ini diedit dengan sangat piawai oleh Bondan Winarno, yang merangkai benang merah pada tiap-tiap cerita, menisikkan jalinan 'sad end love story' dan kematian menjadi sebuah pencaharian tak kunjung selesai tentang makna ilahiah dibalik peristiwa, serta akhir yang mengejutkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Puing" diterbitkan oleh The BeBoP Publishing, sekumpulan anak muda dan mereka yang berjiwa muda, yang bermimpi menyumbangkan warna dalam kesusastraan Indonesia.&lt;br /&gt;Tahun 2002, beberapa anggota milis Truedee mengikat janji. Bergulat dalam kata untuk ciptakan satu karya. Di akhir perjalanan, tersisa sembilan pendekar, dan Bondan Winarno berkenan menjadi penyunting sekaligus penyumbang kisah untuk menutup cerita. Jadilah:&lt;br /&gt;"Puing", satu novel kolaborasi yang akan segera hadir di bulan ini. Ikuti berita puing di http://bebarengan.blogspot.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila dikonversikan dalam satuan gigabyte, berapa besar ukuran sebuah file bernama kenangan tentang seseorang? Kenangan. Pemicunya bisa saja sederhana: satu kata, sebuah cerita, sepotong lagu, secuplik adegan film yang sedang tayang di televisi, dering telepon yang mengingatkan kita bahwa seseorang di sana selalu merindukan kita, atau….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atau pemicu yang tak terlihat, mengawang, menebarkan kerinduan akan yang telah silam. Kenangan, terkadang begitu saja hadir menyela tanpa butuh undangan. &lt;br /&gt;(dikutip dari "Akhir Yang Mengawali")&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya, kami adalah segerombolan pemimpi. "Bebarengan Book Project" aka BeBoP adalah satu usaha Menerjemahkan mimpi kami supaya kasat mata terbaca dan terbagi. "Puing" adalah karya pertama kami.  Sepuluh pencerita dalam satu novel kolaborasi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PUING&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penggores Pena : Bondan Winarno Arief Hamdani Violeta Narcissus Edie Kurniadi S. Widiastuti&lt;br /&gt;Priatna Ahmad Irvan Sjafari Gredika NH Anna Hadj Anna Budiastuti&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemercantik : Wasis Gunarto Iqbal Makapagal Sondhi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kontak : &lt;a href="mailto:bebookproject@yahoo.com"&gt;bebookproject@yahoo.com&lt;/a&gt; &lt;a href="http://bebarengan.blogspot.com"&gt;http://bebarengan.blogspot.com&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7164488-110957174092085462?l=ariefhamdani.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7164488/posts/default/110957174092085462'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7164488/posts/default/110957174092085462'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ariefhamdani.blogspot.com/2006/12/puing-jiwaku-menari-diudara.html' title='Puing Jiwaku Menari diUdara'/><author><name>arief hamdani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17386119859264376167</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://img.photobucket.com/albums/v245/mevlanasufi/arief2.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7164488.post-110545842687863643</id><published>2006-12-29T22:45:00.000+07:00</published><updated>2005-02-28T13:29:45.966+07:00</updated><title type='text'>Kata Mutiara Hikmah Mawlana Grandsyaikh Nazim Adil al Haqqani</title><content type='html'>&lt;img src="http://img.photobucket.com/albums/v245/mevlanasufi/ResizeofshaykhnazimHaqqII.jpg"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; “Murid yang sesungguhnya dalam Tariqah Naqshbandi-Haqqani adalah sahabat, penolong dan pendukung dari setiap pembela Sayyidina Muhammad sall-Allahu ‘alayhi wasallam, dan adalah tugas kita untuk bersahabat dan berasosiasi dengan para pembela seperti itu, karena mereka berada pada jalan Mawlana, tak peduli apakah mereka adalah Naqshbandi atau bukan”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tujuan kita adalah untuk melindungi serta melukiskan Nabi Muhammad sall-Allahu ‘alayhi wa aalihi wasallam dan sifat-sifat beliau yang luhur dan agung, baginya sholawat dan salam serta bagi ahli-bait dan sahabat-sahabat beliau yang untuk ini Allah mendukung kita!” &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sudah menjadi suatu aturan yang disepakati di antara Rijal-Allah, Para Kekasih Allah, bahwa keragaman jalan ini adalah  “diperuntukkan bagi” mereka yang belum terhubungkan  dan mereka yang belum mencapai akhir perjalanan, dan belum mendapatkan ‘amanat’-nya, sementara mereka yang telah mawsul (“sampai”) semua berada pada satu jalan dan dalam satu lingkaran dan mereka saling mengetahui dan mencintai satu sama lain”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; “ Mereka akan berada di mimbar-mimbar cahaya di Hari Kebangkitan. Karena itu, kita, para Murid dari jalan-jalan  Tariqah mestilah pula saling mengetahui, mengenal dan mencintai satu sama lain demi keridhaan Allah dan Nabi-Nya serta para Kekasih-Nya agar diri kita mampu memasuki cahaya penuh barakah tersebut dan masuk dalam lingkaran tertinggi dari suhba (persahabatan) dan jama’ah, jauh dari furqa (perpecahan) dan keangkuhan”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; “Kita telah diperintahkan untuk mencintai orang-orang suci. Mereka adalah para Nabi, dan setelah para Nabi, adalah para pewaris mereka, Awliya’. Kita telah diperintahkan untuk beriman pada para Nabi, dan iman memberikan pada diri kita Cinta”.  “Cinta membuat manusia untuk mengikuti ia yang dicintai. ITTIBA’ bermakna untuk mencintai dan mengikuti&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7164488-110545842687863643?l=ariefhamdani.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7164488/posts/default/110545842687863643'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7164488/posts/default/110545842687863643'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ariefhamdani.blogspot.com/2006/12/kata-mutiara-hikmah-mawlana.html' title='Kata Mutiara Hikmah Mawlana Grandsyaikh Nazim Adil al Haqqani'/><author><name>arief hamdani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17386119859264376167</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://img.photobucket.com/albums/v245/mevlanasufi/arief2.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7164488.post-110665367868575266</id><published>2006-12-29T18:41:00.000+07:00</published><updated>2005-02-28T13:30:36.096+07:00</updated><title type='text'>Kegiatan Internasional Naqshbandi Haqqani Sufi Way</title><content type='html'>&lt;img src="http://img.photobucket.com/albums/v245/mevlanasufi/us1.jpg"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;HILLSDALE EVENT - DENGAN CENDIKIAWAN AMERIKA, LEBIH DARI 50.000 NON MUSLIM MENGUCAPKAN SYAHADAH MELALUI MAWLANA SYAIKH HISYAM KABBANI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;M I C H I G A N  Z A W I Y A H &lt;br /&gt;Head Office and Mosque, 2415 Owen Rd., Units B &amp; E, Fenton MI, 48430 phone: (810) 593-1222, fax: (810) 222-2885 1-888-278-6624&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C A L I F O R N I A  Z A W I Y A H&lt;br /&gt;Masjid at-Tawheed, 607 A West Dana St.Mountain View, CA 94041. ph: (650) 968-7007&lt;br /&gt;Masjid al-Iman, 4606 Martin Luther King Jr., Blvd. Oakland CA, 94609, ph: (510) 654-7542&lt;br /&gt;Los Angeles Area Dhikr Dar -ul-Uloom, 18093 Prairie Ave. Suit G, Torrance CA 90504&lt;br /&gt;Call Br. Ashraf at (310) 542-2308 or (310) 921-2786 for directions.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://img.photobucket.com/albums/v245/mevlanasufi/havardpodium.jpg"&gt; &lt;img src="http://img.photobucket.com/albums/v245/mevlanasufi/islamWayOfPeace.jpg"&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ISLAM &amp; SUFISM THE WAY OF PEACE, MAWLANA SYAIKH HISYAM DIHADAPAN CENDIKIAWAN DI HARVARD UNIVERSITY DAN DI KETTERING UNIVERSITY&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;R A N C H O C U C A M O N G A ZAWIYAH : Upland Area 8837 Grove Ave. Rancho Verde Village&lt;br /&gt;Apartment # 1315 Rancho Cucamonga CA 91730, Sr. Tiey at (909) 982-6992 for directions Van Nuys Area, 6420 Balboa Blvd Apt. # 208 Van Nuys CA 91406, Dhikr hotline (818) 781-4135&lt;br /&gt;Northbrook, Illiniois, Haqqani Islamic Sufi Gathering  1810 N. Pfingsten, Northbrook, IL 60062, phone: (847) 272-0319&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C H I C A G O ZAWIYAH  Haqqani Islamic Sufi Center, KAZI Publications Office, 3023 W. Belmont Ave. Chicago, IL phone: (312) 267-7001. N E W Y O R K Haqqani Foundation Sufi Gathering Masjid al-Aqsa,136 8th Ave.New York, NY. W O O D S T O C K Sufi Center 805 Zena Rd. Woodstock, NY 12498 phone: (914) 679-2933&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://img.photobucket.com/albums/v245/mevlanasufi/us4.jpg"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ann Arbor Michigan The "Natural Healing" Creative Arts Studio 410 W. Washington Street, Suite A2 Ann Arbor, MI 48104-2210 (313) 930-9807 (313) 930-9832 fax email: waleed@ix.netcom.com. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://img.photobucket.com/albums/v245/mevlanasufi/us4masjidal_iman_montage_s.jpg"&gt;&lt;br /&gt;Texas Dallas Masjid al-Haqq 2723 Alaska Ave. Dallas, TX 75216 phone: (214) 371-6390 Austin Dhikr gathering 3481 Lake Austin Blvd #B Austin, TX 78703 phone: (512) 477-4534 Houston Dhikr gathering contact: Ali Elsayed phone: (281) 873-7907&lt;br /&gt;Northern New Mexico Naqshbandi Zawiya Abiquiu, NM 87510 phone: (505) 685-4500&lt;br /&gt;Arizona Naqshbandi Dhikr Nfisa and Mustafa Maher (602) 323-0683 AZ Naqshbandi Dhikr Hotline (602) 323-0381.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://img.photobucket.com/albums/v245/mevlanasufi/us3.jpg"&gt;&lt;img src="http://img.photobucket.com/albums/v245/mevlanasufi/bush.jpg"&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;R A N C H O C U C A M O N G A ZAWIYAH : Upland Area 8837 Grove Ave. Rancho Verde Village&lt;br /&gt;Apartment # 1315 Rancho Cucamonga CA 91730, Sr. Tiey at (909) 982-6992 for directions Van Nuys Area, 6420 Balboa Blvd Apt. # 208 Van Nuys CA 91406, Dhikr hotline (818) 781-4135&lt;br /&gt;Northbrook, Illiniois, Haqqani Islamic Sufi Gathering  1810 N. Pfingsten, Northbrook, IL 60062, phone: (847) 272-0319. C H I C A G O  Haqqani Islamic Sufi Center, KAZI Publications Office,3023 W. Belmont Ave. Chicago, IL phone: (312) 267-7001. N E W Y O R K Haqqani Foundation Sufi Gathering Masjid al-Aqsa,136 8th Ave.New York, NY . W O O D S T O C K Sufi Center 805 Zena Rd. Woodstock, NY 12498 phone: (914) 679-2933&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://img.photobucket.com/albums/v245/mevlanasufi/us10.jpg"&gt;&lt;br /&gt;N E W J E R S E Y Haqqani Dhikr phone: (201) 236-2179 Indianapolis Indiana Dhikr : Nidal (317) 299-2007 Rhode Island Haqqani Dhikr 195 Scapa Flow Road Charlestown, RI 02813 phone: (401) 364-7412(401) 874-4629.Mail to: mjcarp@uri.edu Seattle Naqshbandi Dhikr 9040 53rd Ave. South Seattle, WA 98118 phone: (253) 661-7009 Colorado Haqqani Dhikr phone: (303) 492-9966 (dt) or (303) 678-9353 eve. Washington DC Haqqani Center 6143 Leesburg Pike, #603&lt;br /&gt;Falls Church, VA 22041 Phone/Fax: (703) 820-4342&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://img.photobucket.com/albums/v245/mevlanasufi/masjcalif1.jpg"&gt; &lt;img src="http://img.photobucket.com/albums/v245/mevlanasufi/logomasjidusa.gif"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;LEBIH DARI 35 BUAH MASJID BARU DIKELOLA OLEH NAQSHBANDI HAQQANI SUFI DI AMERIKA, JALAN SUFI ADALAH JALAN YANG LEMBUT TANPA KEKERASAN. AMERIKA MENGENAL ISLAM SESUNGGUHNYA YANG DIBAWA RASULULLAH SAW.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C A N A D A International Centers Canada Montreal Masjid al-Iman 5405 Ave. du ParcMontreal, Quebec, CANADA (514) 270-9437 Toronto Muhammad Athar Alawi 75 Havenbrook Blvd.Toronto, ONT M2J 1A8 (416) 493-9313 Vancouver Naqshbandi Dhikr #202 6628 Fraser&lt;br /&gt;St.Vancouver, BC V5X 3V2 (604) 599-0807 Windsor Senad Skalajdzic 1923 Edgemore Ave LaSalle,Ont Canada N9H 2J4 (519) 978-2909&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://img.photobucket.com/albums/v245/mevlanasufi/us5.jpg"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MAWLANA SYAIKH HISHAM KABBANI MEMPERKENALKAN TRADITIONAL ISLAM KE AMERIKA PULUHAN MASJID NAQSHBANDI HAQQANI DAN ZAWIYA BERMUNCULAN DI AMERIKA - INTERNATIONAL ISLAMIC CONFERENCE DIADAKAN DI HAVARD, HILLSDALE, KETTERING UNIVERSITY&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://img.photobucket.com/albums/v245/mevlanasufi/fuji.jpg"&gt; &lt;img src="http://img.photobucket.com/albums/v245/mevlanasufi/sharp_welcomes.jpg"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KUNJUNGAN KE JEPANG, WELCOME AT SHARP JAPAN&lt;br /&gt;ZAWIYAH  JAPAN : Steven Omar Vazquez 011-81-3117-77584, 0425-52-2510 ext 7-7584&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://img.photobucket.com/albums/v245/mevlanasufi/alhambra.jpg"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;S P A I N, Spanish Naqshbandi Center Main Naqshbandyya Zawiya of Spain C/Libertad 21&lt;br /&gt;Orgiva (GRANADA) 18400 e-mail: omarmargarit@arrakis.es tfn . int 34 958-785643.&lt;br /&gt;http://www.arrakis.es/~margarit/sufismo/Centro Samarqand- Valencia Hamsa Ponce &lt;br /&gt;Actor Llorens, St. n? 23 VALENCIA 46021. Tfn 34 96-3619282 &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://img.photobucket.com/albums/v245/mevlanasufi/barcelona1.jpg"&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Granada,Nuruddin Margarit Tfn. 958 220943 C/ Vereda de Enmedio, 37 18010 Granada&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://img.photobucket.com/albums/v245/mevlanasufi/spain1.gif"&gt;&lt;img src="http://img.photobucket.com/albums/v245/mevlanasufi/spain2.jpg"&gt;&lt;br /&gt;Barcelona Nuevo centro en breve, Abdul Wadud tfn.- 93 6331011, Gavá de Mar Barcelona &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://img.photobucket.com/albums/v245/mevlanasufi/spain3.jpg"&gt;&lt;br /&gt;Diskusi antar Agama, pendeta dan bikus bersyahadat dihadapan Mawlana Syaikh Nazim Adil al Haqqani&lt;br /&gt;SPANYOL&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://img.photobucket.com/albums/v245/mevlanasufi/rusiaconfrence1.jpg"&gt; &lt;img src="http://img.photobucket.com/albums/v245/mevlanasufi/rusiaconfrence2.jpg"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;INTERNATIONAL CONFRENCE DI RUSIA &lt;br /&gt;BANYAK WARGA RUSIA BERSYAHADAT KETIKA BERJUMPA MAWLANA SYAIKH NAZIM ADIL AL HAQQANI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://img.photobucket.com/albums/v245/mevlanasufi/rusia.jpg"&gt; &lt;img src="http://img.photobucket.com/albums/v245/mevlanasufi/istana2.jpg"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KUNJUNGAN KE RUSIA DAN NEGARA-NEGARA BAGIAN RUSIA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://img.photobucket.com/albums/v245/mevlanasufi/benazirbuto.jpg"&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://img.photobucket.com/albums/v245/mevlanasufi/imambukari.jpg"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ASIA TENGAH UZBEKISTAN SAMARKAND BUKARA &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://img.photobucket.com/albums/v245/mevlanasufi/swisszawiya_small.gif"&gt; &lt;img src="http://img.photobucket.com/albums/v245/mevlanasufi/swissalju.jpg"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ZAWIYA ( LOKASI DZIKIR DI SWISS ), ALPEN &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://img.photobucket.com/albums/v245/mevlanasufi/masjctrpeckham.jpg"&gt; &lt;br /&gt;&lt;img src="http://img.photobucket.com/albums/v245/mevlanasufi/Unityocean.jpg"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://img.photobucket.com/albums/v245/mevlanasufi/maharishi.gif"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;E N G L A N D London, Haqqani Islamic Priory 277 St. Ann's Rd. London, N15 5RG&lt;br /&gt;Peckham Mosque 99 Cobourg Rd. Peckham London, SE15 Shaykh Nazim Mosque Shacklewell Lane Dalston London Birmingham Munir Husayn 46 Denbigh St. West Midlands(0121)773 7287 Imran Ilahi (011) 327 6051. Reading Park Community Centre, London Road, READING 9pm, (0118) 946 4758  Sheffield, Sheffield Sufi Center Haqqani House Southview Rd.Sheffield, S7 (0114) 258 9408&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;S W E D E N Mohammed Nurul Alam, Research Fellow, Department of Business administration, &lt;br /&gt;Lund University, SWEDEN P.O.Box. 7080, 220 07 Lund. Tel 46 46 222 7843 Fax: 46 46 222 4437 Tel &amp; Fax (Res) 46 46 2 11 92 46 &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://img.photobucket.com/albums/v245/mevlanasufi/amarie0.jpg"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;EROPA SWISS SPANYOL ENGLAND BELANDA BERTEMU MAHARISI DAN ANNE MARIE SCHIMMEL&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://img.photobucket.com/albums/v245/mevlanasufi/lefkecyprus.jpg"&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TURKI CYPRUS ASIA TENGAH&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://img.photobucket.com/albums/v245/mevlanasufi/ResizeofIMG_8535.jpg"&gt; &lt;img src="http://img.photobucket.com/albums/v245/mevlanasufi/brunei.gif"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://img.photobucket.com/albums/v245/mevlanasufi/HE_Pres_Wahid41.gif"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;INDONESIA BRUNEI MALAYSIA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://img.photobucket.com/albums/v245/mevlanasufi/alazharcairo.jpg"&gt; &lt;img src="http://img.photobucket.com/albums/v245/mevlanasufi/taliban.jpg"&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://img.photobucket.com/albums/v245/mevlanasufi/hamidkarzai.jpg"&gt; &lt;img src="http://img.photobucket.com/albums/v245/mevlanasufi/afselmurid.jpg"&gt;&lt;br /&gt;M A U R I T I U S, Fatema Jauhan 48, Perimbey St. Port Louis PH: 242-4274 &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;S O U T H A F R I C A Madrasatul Hasanah - Haqqani 5 Joolay Road Hatton estate 7764 Cape. South Africa, Telephone +27 21 637 6313 or +27 21 593 5567 Fax. +27 21 637 6313 E-mail&lt;br /&gt;hawalele@iafrica.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://img.photobucket.com/albums/v245/mevlanasufi/indo6.jpg"&gt;&lt;img src="http://img.photobucket.com/albums/v245/mevlanasufi/afgan1.jpg"&gt;&lt;br /&gt;Bersama Pengungsi Afghanistan Taliban dan bay'at Naqshbandi Haqqani&lt;br /&gt;AFRIKA AFGHANISTAN AFRIKA SELATAN MESIR&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;S W I T Z E R L A N D&lt;br /&gt;Ahmet Bamboo Beyeler,Germen 789 CH-9650 Nesslau&lt;br /&gt;Phone/Fax: 0041/71/ 99 414 74&lt;br /&gt;Mobil: 0041/78/ 88 000 28 Dhikr-meeting every Thursday&lt;br /&gt;evening &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;T U R K E Y&lt;br /&gt;Cyprus Shaykh Nazim's Home Lefke, &lt;br /&gt;Turkish Republic of Cyprus &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;E G Y P T&lt;br /&gt;Shaykh Abdul Hayy - Home 347 1337, Office 357 5106&lt;br /&gt;Shaykh Abdul Jelil - Home 352 0117&lt;br /&gt;Al-Quds Sheikh Abdul Aziz Bukhari&lt;br /&gt;Sheikh of the Naqshbandi Religious Methods [not&lt;br /&gt;Haqqani silsila]58 Viadolorosa Rd.,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;G E R M A N Y &lt;br /&gt;Schleiden, Shaykh Hassan Abdul Ahad Dyck Trierer&lt;br /&gt;Straße 56 53937 Schleiden ph: 02445-5076&lt;br /&gt;Kultur und Begegnungsstätte Osmanische Herberge 53925&lt;br /&gt;Kall-Sötenich Tel 02441-770642&lt;br /&gt;Freiburg Burhannuddin Hermann 497 612 5267 &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;H O L L A N D&lt;br /&gt;Naqshibandi Center in Holland , Stichting Trust of&lt;br /&gt;Truth Galileistraat 97 2561 TA &lt;br /&gt;The Haque Netherlands, Mahmud van Elswijk: +31 70&lt;br /&gt;3653181. Abdullah Haselhoef: +31 11 3503798&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I T A L Y&lt;br /&gt;Jamaluddin Ballabio ,Via Coletti 164 47037 Rimini (Rn)&lt;br /&gt;Tel.0541/392676 &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A R G E N T I N A&lt;br /&gt;Buenos Aires, Naqshbandy Dikr Bonpland 1939 - Thursday&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ahmad Hamidullah Casagrande Germano 2015 (1643) tel /&lt;br /&gt;fax: (01) 723-2842&lt;br /&gt;Email: naqsh_arg@hotmail.com&lt;br /&gt;Rosario, Naqshbandy Dikr La Paz 1280 - Thursday 21.00&lt;br /&gt;Abdul Qadir Callieri tel: 48-4176 Entre Rios 1372 P.B.&lt;br /&gt;Dep 7 (2000) Rosario&lt;br /&gt;Mar del Plata, Shamsuddin Bustamantez ,Gascon 2961&lt;br /&gt;P.B. "D" (7600) Mar del Plata&lt;br /&gt;tel: (023) 94-4349, Email: webar@argenet.com.ar&lt;br /&gt;Neuquen, Abdur Ra'uf Felpete tel: (099) 422291&lt;br /&gt;Guadeloupe Naqshbandi Dhikr 31, Rue De Nozieres&lt;br /&gt;Pointe--a-Pitre, 97110&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://img.photobucket.com/albums/v245/mevlanasufi/indo1.jpg"&gt;&lt;img src="http://img.photobucket.com/albums/v245/mevlanasufi/indo5.jpg"&gt;&lt;br /&gt;Bay'at di Masjid BI Jakarta dan Masjid Raya Batam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://img.photobucket.com/albums/v245/mevlanasufi/indo3.jpg"&gt;&lt;img src="http://img.photobucket.com/albums/v245/mevlanasufi/indo2.jpg"&gt;&lt;br /&gt;Bay'at dan Dzikir Sufi Khatam Kwajagan di Masjid Arifin Ilham Depok dan Mawlana Syaikh Hisyam Kabbani bersama KH. A'a Gym&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://img.photobucket.com/albums/v245/mevlanasufi/indo4.jpg"&gt;&lt;img src="http://img.photobucket.com/albums/v245/mevlanasufi/indo6.jpg"&gt;&lt;br /&gt;Dzikir Sufi Khatam Kwajagan bersama puluhan ribu murid di Pesantren Al-Falah Bandung dan Bay'at di Masjid Raya Batam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I N D O N E S I A&lt;br /&gt;Yayasan Haqqani Indonesia, Jl. Tengku Umar No.41 Phone&lt;br /&gt;: 62 21 3153013 or 62 21 3153014, Contact persons:&lt;br /&gt;Nova/Fendi/Hagi &lt;br /&gt;Naqshbandi-Haqqani Dhikr, Mustofa Masud, Jl Hasbi 40&lt;br /&gt;Otista Jakarta ph: 819 0475&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;M A L A Y S I A&lt;br /&gt;Haqqani Foundation of Malaysia c/o Dwitasik Sdn Bhd&lt;br /&gt;Bandar Seri Permaisuri&lt;br /&gt;Jalan Tasik Permaisuri 1, 56000 Kuala Lumpur tel: 603&lt;br /&gt;932 5658, 603 932 5659&lt;br /&gt;Haqqani Zawiya of Penang, Hajji Nassir 604 642-7151&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;S I N G A P O R E&lt;br /&gt;Shaykh Zakaria Bagharib, Blk 127, Tampines St. 11,&lt;br /&gt;#10-450 Tampines 65 787 0367&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;P A K I S T A N&lt;br /&gt;Karachi Naqshbandi Dhikr Majlis, Suleman Jamil&lt;br /&gt;92-21-4546768&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B R A Z I L&lt;br /&gt;Ordem Sufi Naqshbandi,Abd ar-Rashyd Comitini, Av.&lt;br /&gt;Henrique Valadares, 146 s/503&lt;br /&gt;20231-031, Bairro de Fatima ,Rio de Janeiro tel: 00 55&lt;br /&gt;21 508-9969 email: naqsh@urbi.com.br&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;S R I L A N K A ( C e y l o n )&lt;br /&gt;Naqshbandi Dhikr 941 577 689&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7164488-110665367868575266?l=ariefhamdani.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7164488/posts/default/110665367868575266'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7164488/posts/default/110665367868575266'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ariefhamdani.blogspot.com/2006/12/kegiatan-internasional-naqshbandi.html' title='Kegiatan Internasional Naqshbandi Haqqani Sufi Way'/><author><name>arief hamdani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17386119859264376167</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://img.photobucket.com/albums/v245/mevlanasufi/arief2.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7164488.post-110624333070458991</id><published>2006-01-21T01:47:00.000+07:00</published><updated>2005-01-21T00:48:50.706+07:00</updated><title type='text'>BAY'AT TARIQAH NAQSHBANDI HAQQANI</title><content type='html'>BAY'AT TARIQAH NAQSHBANDI HAQQANI&lt;br /&gt;GrandSyaikh Mawlana Syaikh Nazim Adil al Haqqani&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://img.photobucket.com/albums/v245/mevlanasufi/ResizeofSBY-1A.jpg"&gt;  &lt;img src="http://img.photobucket.com/albums/v245/mevlanasufi/Resizeofbaysby1.jpg"&gt;&lt;br /&gt;Bay'at President SBY di Jakarta tahun 2003&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syaikh Nazhim Adil al Haqqani ketika berada di Damaskus, Syria berkata, "Grandsyaikh Abdullah Faiz Daghestani telah memberi otoritas dari Rasulullah saw kepada saya untuk seluruh cabang Thariqat Naqsybandi di seluruh penjuru Timur &amp; Barat; agar mereka datang&lt;br /&gt;dan memperbaharui ikrar mereka di hadapan kami. Oleh karenanya, ikrar tersebut adalah sebuah deklarasi bagi semua pengikut Naqsybandi, yang jumlahnya mencapai ratusan, bahkan jutaan: orang merasa takut akan jumlahnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://img.photobucket.com/albums/v245/mevlanasufi/ResizeofIMG_8535.jpg"&gt;  &lt;img src="http://img.photobucket.com/albums/v245/mevlanasufi/Resizeofist_037.jpg"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bay'at di Masjid Istiqlal setelah Mawlana Syaikh Hisham Kabbani memberikan Kutbah Jum'at&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi mereka salah paham, mengira bahwa kita mengejar Dunya, padahal tidaklah demikian, kita hanya mengharapkan ridha Allah swt semata—mata. Karena satu-satunya jalan yang benar bagi seorang hamba adalah mengharapkan ridha dari Tuhannya. Kita tidak menggunakan kekuatan spiritual untuk kehidupan (di dunia) ini tetapi kita menggunakannya untuk mencapai maqam yang lebih tinggi di Surga. Oleh sebab itu, tidak ada rasa takut pada diri jutaan pengikut Naqsybandi, mereka (orang-orang) harus merasa puas dengan para pengikut Naqsybandi.  Kita adalah Muslim Naqshbandi, target kita hanyalah mencapai ridha Allah swt, Tuhan Pemilik Surga—tidak ada yang lain. Siapa yang senang terhadap kita, mereka boleh datang dan selamat datang, siapa yang tidak, mereka boleh pergi sesuka hati mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://img.photobucket.com/albums/v245/mevlanasufi/givingbayat.jpg"&gt;  &lt;img src="http://img.photobucket.com/albums/v245/mevlanasufi/bayataa1.jpg"&gt;&lt;br /&gt;Bay'at di Daarut Tauhid Bandung, Aa Gym dan Jama'ah Pesantren Daarut Tauhid&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap orang di seluruh penjuru di Timur dan Barat harus memperbarui thariqat mereka melalui Grandsyaikh mereka—dan beliau memberi izin kepada saya—atas nama Grandsyaikh, Saya memberi bay’at kepada setiap orang yang mengikuti Thariqat Naqsybandi, bila mereka&lt;br /&gt;menerima, itu adalah untuk kebaikan mereka, siapa yang menolak, mereka boleh tinggal di mana pun mereka berada, mulai sekarang sampai Hari Pembalasan nanti. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://img.photobucket.com/albums/v245/mevlanasufi/ResizeofJk1.jpg"&gt;   &lt;img src="http://img.photobucket.com/albums/v245/mevlanasufi/bayarifin.jpg"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jusuf Kalla dan Arifin Ilham berbay'at di Darmawangsa dan Brawijaya Jakarta&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya berharap apa yang telah ditanam oleh Grandsyaikh di Damaskus akan segera tumbuh—musimnya telah tiba, musim untuk berkembang di seluruh Timur dan Barat serta Utara dan Selatan—di mana-mana orang akan mencari jalan menuju Allah swt." &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wa min Allah at Taufiq&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Posisi Tariqat Naqshbandi&lt;br /&gt;Syaikh Muhammad Nazim al Haqqani an Naqshbandi &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Insya Allah kita akan berbicara mengenai suatu hal yang sangat penting. Mengenai aliran Tariqat. Begitu banyak orang datang ke Damaskus dari berbagai negeri asalnya untuk mengunjungi kami. Beberapa di antara mereka sudah terikat dengan seorang Syaikh dan&lt;br /&gt;mengikuti tariqat tertentu. Mereka meminta bay’at yang baru. Salah satu dari mereka, Syaikh Salahuddin mengalami konflik mengenai hal ini dalam batinnya. Kami harus memperjelas hal ini bagi setiap orang di seluruh dunia agar mereka mengetahui apa itu tariqat, apa itu Syaikh, berapa banyak jumlah mereka dan bagaimana hubungan mereka satu sama lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://img.photobucket.com/albums/v245/mevlanasufi/prez_takingbayat.jpg"&gt;  &lt;img src="http://img.photobucket.com/albums/v245/mevlanasufi/ResizeofUZBEK7.jpg"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bay'at President Abdurahman Wahid dan President Islam Karimov Uzbekistan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah swt akan bertanya kepada setiap orang di Hari Akhir nanti, "Apa yang kamu bawa hari ini, wahai hamba-Ku?" Apakah kamu membawa Qalb-us-Saliim, hati yang murni, hati emas yang mulia?" Allah swt meminta setiap orang agar mempunyai hati yang bersih. Kalian&lt;br /&gt;hanya bisa mendapatkannya melalui tariqat. Mereka yang tidak menjalani tariqat hanya memenuhi hidupnya dengan kehidupan luar, meninggalkan hatinya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://img.photobucket.com/albums/v245/mevlanasufi/bayanom2.jpg"&gt;  &lt;img src="http://img.photobucket.com/albums/v245/mevlanasufi/bayanom1.jpg"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bay'at Abah Anom di Tasikmalaya April 2001&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada 41 aliran tariqat, 40 di antaranya diturunkan melalui hati Imam ‘Ali ra dan satu lagi, tariqat Naqshbandi berasal dari Abu Bakar as-Shiddiq ra. Rasulullah  mempunyai 124.000 sahabat. Siapa sahabat terdekatnya? Beliau adalah Abu Bakar ra . Rasulullah  saw bersabda, "Seluruh hal yang Allah percayakan kepadaku di malam ‘Isra, Aku telah tanamkan dalam hati Abu Bakar ." Sayyidina Ali ra dihubungkan dengan Abu Bakar ra sedemikian rupa sehingga Sayyidina Ali  mendapat gelar Kota Pengetahuan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://img.photobucket.com/albums/v245/mevlanasufi/bayattaskent.jpg"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bay'at di Masjid Taskent, Rusia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ini dikenal sangat baik di antara para Syaikh pemegang tariqat yang sebenarnya. Mereka semua menhormati tariqat Naqshbandi sebagai yang pertama. Syaikh sejati, bukan mereka yang menyebut dirinya sendiri Syaikh, seluruh Syaikh yang termahsyur, seperti: Abdul Qadir Jailani , Rumi , Darqawi , Rifa’i mereka semua mengetahui posisi sebenarnya dari tariqat&lt;br /&gt;Naqshbandi. Sekarang jika seseorang berada dalam satu aliran tariqat, mereka bisa saja mengambil tariqat Naqshbandi dan tetap bebas menjalankan amalan-amalan seperti biasanya atau menjalankan amalan tariqat Naqshbandi saja. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika hanya melakukan amalan tariqat Naqshbandi saja itu sudah cukup. Tidak menjadi masalah apabila kalian berasal dari tariqat lain kemudian mengikuti tariqat Naqshbandi. Beberapa orang merasa takut kalau Syaikhnya mendengar bahwa dia telah menganut tariqat kedua lalu dia akan marah. Jika dia adalah Syaikh sejati bagaimana mungkin dia bisa marah? Seorang Syaikh sejati harus mengetahui apakah muridnya bersama dia di Hari Perjanjian (pada awal penciptaan) atau tidak. Seorang penggembala mengetahui keadaan biri-birinya, satu dalam seribu, bahkan jika mereka semuanya berwarna putih. Dia memiliki cahaya di matanya dan mengenal mereka tanpa membuat kesalahan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam tariqat tidak ada kepiluan bila seorang murid pergi ke Syaikh yang lainnya. Kami berterima kasih kepada Syaikh pertama yang telah melatihnya sampai dia bertemu Syaikh yang sesungguhnya. Abu Yazid Bistami q  berkata, "Selama melakukan pencarian, Aku bertemu 99&lt;br /&gt;Syaikh sebelum Aku bertemu Grandsyaikh Qasim bin Muhammad bin Abu Bakar as-Shiddiq q ." &lt;br /&gt;Kalian bisa bertemu dengan banyak Syaikh dan melakukan suatu amalan, tetapi tidak akan menemukan kepuasan sampai akhirnya kalian menemui Grandsyaikh kalian, lalu seperti sungai yang bertemu samudra. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu banyak Syaikh yang hanya menjadi pelatih, sampai akhirnya Grandsyaikh memanggilmu. Bukan melalui surat, dari hati ke hati, di sana banyak sekali jalan. Jika seorang Naqshbandi Syaikh memberi tariqat, beliau harus memberitahu muridnya siapa Grandsyaikh di&lt;br /&gt;tariqat Naqshbandi saat itu dan beliau harus mengarahkan kepadanya. Begitu banyak orang dari Barat yang berdatangan sekarang, diundang melalui hatinya untuk menemui Grandsyaikh. Mata rantai Masyaikh berakhir pada satu titik. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://img.photobucket.com/albums/v245/mevlanasufi/grandshaykh_w_shaykh_nazim_med1.jpg"&gt; &lt;br /&gt;Mawlana Syaikh Nazim Adil al Haqqani dan GrandSyaikh Abdullah Faiz Daghestani&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Grandsyaikh Mawlana Syaikh Nazim Adil adalah mata rantai terakhir dalam Mata Rantai Emas dan beliau memegang posisi itu, Saya hanyalah hambanya. Untuk Masyaikh Naqshbandi, kita semua menunggu mereka untuk memperbarui bay’at-nya dengan kita, jika tidak mereka hanya menyematkan gelar di diri mereka sendiri. Imam Mahdi as dan ketujuh wazir besarnya, 40 kalifa, 99 termasuk 40 orang yang berada di sisi wazir dan 313 Mursyid besar semua berada di tariqat Naqshbandi. Di masa ini tidak ada kekuatan bagi tariqat lain untuk membawa seluruh orang mencapai tujuan akhirnya. Oleh sebab itu semuanya diundang untuk memperbarui&lt;br /&gt;bay’at-nya dari Grandsyaikh dan semua akan merasakan adanya kemajuan pada dirinya. Di masa kita, ada sekitar 1000 Syaikh Naqshbandi, tetapi hanya satu Grandsyaikh. Membawa mereka semua, siapa yang akan menjadi Imam? Jika 124.000 sahabat dibawa, siapa yang akan menjadi Imam? Abu Bakar ra. Dan Naqshbandi berasal dari silsilahnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap Syaikh harus menunjuk satu orang deputi. Maulana Khalid al-Baghdadi  menunjuk Syaikh Ismail , tetapi banyak sekali cabang tariqat Naqshbandi yang menghilangkan namanya dari silsilah dan dengan demikian juga kehilangan rahasia Grandsyaikh. Sekarang banyak sekali Syaikh Naqshbandi yang berada di Damaskus, Aleppo, dan Homs tidak dapat menemukan&lt;br /&gt;penerusnya. Kecuali bagi Grandsyaikh kita, tidak ada seorang pun yang ditunjuk sebagai deputi. Hal ini karena kita mempunyai Syaikh Ismail  dalam silsilah kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wa min Allah at Tawfiq &lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7164488-110624333070458991?l=ariefhamdani.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7164488/posts/default/110624333070458991'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7164488/posts/default/110624333070458991'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ariefhamdani.blogspot.com/2006/01/bayat-tariqah-naqshbandi-haqqani.html' title='BAY&apos;AT TARIQAH NAQSHBANDI HAQQANI'/><author><name>arief hamdani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17386119859264376167</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://img.photobucket.com/albums/v245/mevlanasufi/arief2.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7164488.post-110521438231607768</id><published>2006-01-09T02:58:00.000+07:00</published><updated>2005-01-09T02:59:42.316+07:00</updated><title type='text'>NEW RELEASE - BIGGER TSUNAMI</title><content type='html'>Korupsi dan Tsunami &lt;br /&gt;Maulana Shaykh Muhammad Hisham Kabbani&lt;br /&gt;Michigan, USA, Suhbat 01-01-2005&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Catatan : Suhbat Mursid umumnya tidak diterjemahkan, karena itu bersumber dari bahasa qalbu. Jadi hanya ditafsir saja. Jika ada kesalahan berasal dari kami, Sutono Joyosuparto dan Dedy H.B. Wicaksono, Delf&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Patuhilah Allah patuhilah Nabi (s.a.w.) dan mereka yang memiliki otoritas di antara kalian. Mematuhi Allah menyebabkan mencapai surga. Mematuhi Nabi (s.a.w.) menyebabkan memasuki surgaNYa,  Mematuhi mereka yang memiliki otoritas/pemerintahan akan mencegah seseorang dari masuk penjara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah bersabda, Dhahar al-fasaada fil-barri wal-bahr bi ma kasabat aydeen-naas li yudheeqahum ba`da alladhee `amiloo la`allahum yarji`una" Korupsi telah menyebar di daratan dan lautan, karena akibat (perbuatan) tangan manusia, sehingga Allah memberi kesempatan mereka merasakan beberapa dari perbuatan mereka, agar supaya mereka dapat kembali&lt;br /&gt;(tobat) (dari kejahatan). [30:41]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fasad berarti korupsi atau Fasad dapat juga berarti orang-orang yang meninggalkan shalat , puasa , zakat mereka, dan meninggalkan mengingat Allah, tidak mengingat Nabi (s.a.w.), tidak mengerjakan yang dikehendaki Allah, mengejar zina(, mengejar mabuk-mabukan, mengejar segala hal yang Allah firmankan agar kita hindari. Hal itu adalah satu sisi dan sisi lainnya adalah korupsi di dalam sistem, korupsi antar pemerintah, korupsi di bidang usaha, korupsi dalam arti mengelabui orang lain. Ini semua berada dalam lingkup fasad. Juga&lt;br /&gt;masuk dalam lingkup ini adalah menusuk dari belakang, bergunjing  tentang orang lain, mencoba mengedarkan keterangan palsu tentang  orang, mencoba mengada-ada cabang pemikiran yang tidak Islami tetapi radical dalam ideology mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"li yudheeqahum ba`da alladhee `amiloo la`allahum yarji`oona", Sehingga ((Allah)) memberi kesempatan mereka merasakan beberapa dari perbuatan mereka, agar supaya mereka dapat kembali (tobat) (dari kejahatan). [30:41]. Korupsi telah muncul di darat dan di laut. Di darat penuh dengan korupsi berbagai macam. Di laut, penuh dengan korupsi dan penuh dengan fasad. Ini terjadi karena apa yang dilakukan oleh mereka terhadap diri sendiri. “Inilah yang telah kamu perbuat wahai manusia!” Allah menyebutkan itu untuk setiap generasi&lt;br /&gt;dari awal hingga akhir. Dan Allah bersabda Dia akan membuat mereka merasakan apa-apa yang telah mereka perbuat, untuk merasakan masa yang penuh kesukaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan Allah memiliki banyak jalan dan cara untuk membuat manusia merasakan kesukaran akibat apa yang telah mereka lakukan dengan korupsi mereka itu. Namun di dalam hal itu mungkin akan membuat mereka yang tidak berdosa akan terseret juga. Ketika hukuman datang, ia&lt;br /&gt;datang secara keseluruhan. Azab itu menerpa yang melakukannya dan juga mencapai mereka yang tidak melakukannya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka yang tidak bersalah akan meninggal sebagai syahid. Mereka yang tidak bersih, Allah memberikan mereka kesukaran. Dan Nabi (s.a.w.) berkata, “Ya Aisha kita adalah ummat yang dikaruniai Allah rahmat (ummatun marhuma).” Jadi Allah memberi kita kesukaran di dunia untuk membersihkan diri kita untuk kehidupan berikutnya. Hal ini karena dunya tidaklah seimbang bahkan jika dibandingkan dengan sebelah sayap nyamuk sekalipun. Barangkali sayap nyamuk itupun lebih memiliki nilai dari pada seluruh dunia ini. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan Allah memiliki banyak cara untuk melakukan itu. Dia tidak menunggu orang lain. Allah mungkin membuat beberapa orang berkelahi dengan orang lain. Katakan: "Dia memiliki kekuatan untuk mengirim bencana kepada mu, dari atas dan dari bawah, atau untuk&lt;br /&gt;melingkupi kamu dalam kebingungan konflik golongan, membuat  kamu merasakan saling dendam, masing-masing dengan yang lain. Lihatlah betapa Kami menjelaskan tanda-tanda dengan berbagai simbol; agar supaya mereka mengerti.” [6:65 ]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan Allah memiliki banyak jalan dan cara, bukan hanya banyak, namun tak berhingga. Dan tak seorangpun dapat berbuat apa-apa untuk menolaknya. Mereka mengatakan alam murka.” Allah tidak suka, Allah lah yang murka dengan apa yang terjadi. Satu waktu sayyidina Musa as berkata, “Ya Rabbi, bila Engkau mengirimkan hukuman Mu kepada beberapa orang, mengapa banyak orang tak berdosa juga akan termasuk.” &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai jawaban terhadap pertanyaan ini, Allah swt bersabda, “Ya Musa, pergilah ke hutan itu dan lihat sebuah batu karang dan duduklah pada batu karang itu dan tunggulah jawaban Ku.” Dia (Musa a.s.) adalah kaleemullah, ia yang dapat bercakap dengan Allah tanpa perantara. Hingga pergilah dia ke batu karang itu dan menunggu jawaban itu. Kemudian Musa menemukan batu dimaksud, ia tak menyadari tempat dimana ia duduk terdapat sarang&lt;br /&gt;semut. Allah memerintahkan semut untuk merambati kakinya. Dan Musa a.s. tidak merasakan ketika semut semut itu merambat naik ke pahanya. Kemudian Allah memerintahkan salah satu dari ratusan semut itu untuk mengigitnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka ketika seekor semut mengigit Sayyidina Musa a.s. dan karena dia kesakitan dia menekan kakinya dan memusnahkan semut itu. Allah bersabda, “Ya Musa, ketika azab hukuman datang, siapapun yang berada di daerah itu akan terkena.” Seperti juga ketika Sayyidina Musa a.s. sakit digigit hanya seekor semut, Nabi Musa as menekan kakinya dan menyebabkan semua&lt;br /&gt;semut mati. Itulah sebabnya  mengapa Sayyidina Lut a.s. diperintahkan membawa anak-anaknya dan pergi keluar (daerah itu). Sayyidina Nuh as diperintahkan untuk membawa mereka yang beriman dengannya karena ketika azab datang itu semua akan terkena. Karena ketika saat&lt;br /&gt;azab datang, dia tidak menyisakan siapapun  .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika Sayyidina Muhammad s.a.w. datang, dia memohon kepada Allah, ”Janganlah membuat ummatku seperti umat sebelumnya yang ketika Engkau mengambil, semua diambil sekaligus.”  Allah menerima du`a itu dan bersabda, Aku tidak akan mengambil mereka sekaligus, namun mereka akan saling berkelahi antara sesamanya.” Kini Allah sedang memberi kita sebuah pelajaran dan Dia memiliki banyak tanda-tanda. Dan segala mahluk didunia patuh kepada Allah. Segala sesuatu sedang menunggu perintah Allah. Ketika perintah Allah datang,&lt;br /&gt;tak seorangpun dapat menghentikan peristiwa itu. Dan perintah Allah ini datang dalam bentuk sebuah inspirasi atau sebuah bentuk pengertian yang mungkin tidak disadari oleh manusia namun itu adalah sebuah cara untuk memerintahkan, yang dengannya perintah&lt;br /&gt;langit turun. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika iradah Allah datang, hal itu bergerak dari Samudera Keinginanan Nya menuju Samudera Ilmu Nya. Ketika RealitasSejati Nya, ketika Dzatullah, Yang Tidak Diketahui, Mutlak Tidak Diketahui, yang bahkan Sayyidina Muhammad s.a.w. hanya diberitahu, "qul hu Allah hu ahad. Hu artinya Mutlak Tidak Diketahui. Ketika kalian mengatakan Allah, itu meliputi 99 Nama&lt;br /&gt;dan Busana AttributNya. Kalian tidak dapat mengetahui lebih dari Nama dan Atribut itu: Maha Pemberi; Maha Menutupi; Maha Pengampun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika Dia menghendaki sesuatu, maka Atribut al-`Aalim, mengambilnya dan merencanakannya dan kemudian Busana al-Qaadir Nya melaksanakannya . Dan ketika qudrah, melalui nama al-Qaadir, ketika kekuatan muncul melalui qudrah Nya, itulah energi (kekuatan). Setiap saat sebuah ciptaan datang menjadi nyata.  Bukan hanya dunia kita ini. Bumi ini bukanlah apa-apa&lt;br /&gt;kecuali seujung jarum dalam alam semesta ini, itu bukan apa-apa. Dan jika seseorang mau saja sedikit berpikir, mereka mengatakan bahwa bumi bergerak sejenak dalam putarannya mengelilingi sumbunya, karena gempa bumi itu, karena itu adalah sebuah gempa yang&lt;br /&gt;besar. Namun mereka tidak mengatakan siapa yang membuat bumi itu berputar mengelilingi sumbunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika terdapat scientists dan para genius hari ini, dapatkah mereka membalik  putaran bumi menjadi searah putaran jam? Atau dapatkah mereka menghentikan putaran itu? Siapa yang membuat bumi berputar? Itu adalah sesuatu yang diluar batas pikiran. Jika orang mau&lt;br /&gt;berpikir sedikit saja, orang akan berada dalam sujud siang dan malam, karena tidak terdapat sesaatpun untuk dibiarkan sia-sia. Jika kamu menyia-nyiakan waktumu bukan dalam sujudmu, maka kamu menyia-nyiakan waktumu. Orang kebanyakan tidak berada dalam keadaan itu.&lt;br /&gt;Awliya para Wali Allah berada dalam keadaan itu . Apakah Izrail datang dengan hukuman atau ampunan. Itulah sebabnya kalian melihat mereka selalu dalam keadaan beribadah, kalau tidak dalam shalat atau menolong orang lain atau mengunjungi orang sakit maka mereka  memberi nasehat atau konsultasi bagi Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka Awliya tidak melakukan lainnya. Awliya sibuk dengan segala macam kesibukan yang menyebabkan mereka tidak sempat menyimpang dari kehendak Allah bagi kita. Wa maa khalaqta al-jinn wal-ins ill-liy`abudoon Aku hanya menciptakan Jinns dan manusia, agar supaya&lt;br /&gt;mereka mengabdi kepada Ku. [51:56]. Kami tidak memerlukan benda apapun dari mereka, dan&lt;br /&gt;Aku tidak meminta mereka memberi Ku makan. [51:57]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Barang siapa melakukan ibadah, Allah akan memenuhi kebutuhan mereka. Itu bukanlah untuk orang biasa (normal). Namun mereka yang bekerja untuk dunya dan bekerja keras untuk dunya dan memberi nafkah di jalan Allah, itu dianggap ibadah bagi mereka. Mereka yang bekerja untuk dunya dan menolong si miskin akan seperti jika mereka selalu di jalan Allah, mereka&lt;br /&gt;seperti Awliya, yang selalu dalam keadaan sujud. Tetapi mereka yang mengejar dunya semata-mata Allah akan mempunyai keputusan yang lain bagi mereka. Siapapun yang terkena bencana, khususnya orang-orang tenggelam, Nabi (s.a.w.) berkata, “Barang siapa meninggal tenggelam atau meninggal terpanggang api adalah shuhada (mati shahid).”  Karena Allah mengirimkan peringatan Nya kepada abdi Nya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika Allah membuat bumi berputar seputar sumbunya, tak seorangpun dapat mengatakan apapun kepada Nya, itu adalah Keinginan Nya, Dia dapat membuatnya berputar ke arah sebaliknya atau berhenti berputar atau meniupnya hingga musnah. Segala sesuatu memuji Allah, tetapi kamu tidak mengerti pepujian mereka. Seperti ketika kalian bicara di telepon, kamu mendengar. Suara itu datang dalam sebuah getaran dan  memasuki telinga, yang di dalamnya terdapat tiga tulang dan tulang-tulang ini kemudian mengetuk-ketuk pada sebuah tabung keong (spiral) yang berisi banyak sekali syaraf, dan dengan cara ini getaran / gelombang tadi ditangkap oleh syaraf kita. Dan ketika kita berbicara kita menimbulkan getaran maka kita mampu mendengar. Lalu mengapa kita tidak dapat mendengar bumi batu atau benda apapun yang sedang bertasbih?.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Telinga kita tidak dibersihkan atau kita tidak mampu menyelaraskan (tuned). Tidak, mereka tidak diselaraskan (tuned). Itu artinya getaran  berbeda yang dikeluarkan oleh mineral dan ciptaan ini. Bumi memiliki tasbih nya sendiri, rembulan memiliki tasbih nya sendiri dan apapun yang ada di bumi juga memiliki tasbih nya sendiri. Kamu melihat walkie talkie ini, yang kamu beli. Masing-masingnya memiliki frequency nya sendiri. Mereka dapat mendengar sesuai dengan frequency yang ditetapkan untuknya. Kemudian Allah menciptakan manusia, dan memberi mereka inspirasi untuk menciptakan alat yang dapat mendengar berbagai aspek&lt;br /&gt;tubuh dan membacanya, mereka dapat membaca jantung dan membuat grafiknya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalian dapat melihat EKG (grafik) itu. Meskipun kalian hanya dapat mendengar sebuah suara menggunakan sebuah stetoskop; tetapi kalian dapat mengatakan secara umum apakah jantung itu dalam keadaan baik.  Juga kadang-kadang mereka memasang sebuah alat disana untuk mengamati jantung. Apabila alat tersebut  memperlihatkan grafik datar, apakah artinya? "Inna lillah wa inna ilayhi raji`oon"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kamu tidak dapat mengetahui hal itu sampai garis itu datar (menunjuk angka nol). Itu artinya setiap bintang memuja Allah, dan setiap konstelasi, dalam vibrasi mereka masing-masing. Itulah sebabnya mereka menerima vibrasi ini dari kejauhan. Artinya mereka ada pada&lt;br /&gt;frequency yang berbeda. Ma zaala abdee yataqarabu ilaya bin-nawaafil hatta uhibuh. Fa idha ahbabtahu kuntu sam`aulladhee yasma`u bihi wa basar-ulladhee yubsiroo bihi wa yadah-ulladhee yabtashu bihi wa rijlah-ulladhee yamshee bihi… “Abdi Ku mendekatiKu melalui ibadah-ibadah sunnahnya yang ia kerjakan, sampai Aku menjadi telinganya yang&lt;br /&gt;dengannya dia mendengar ….”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itu artinya bahwa getaran itu dapat didengar oleh Awliyanya (abdi). Itu yang membedakan awliya dari orang biasa (normal). Getaran dengan jenis berbeda, seperti halnya cahaya ultra violet (yang tak dapat dilihat mata biasa). Dan itu bukan hanya getaran dengan jenis yang berbeda namun itu (juga) bahasa yang berbeda. “Kamu tidak dapat mengerti tasbih mereka” Itu artinya mereka berbicara dengan suatu bentuk bahasa. Lihatlah pada komputer, terdapat berapa macam bahasa di sana? [200, 300] Dimana bahasa itu? Dapatkah kamu&lt;br /&gt;menyebutkan beberapa di antaranya? Dan apa yang dilakukan mereka agar berbagai bahasa itu dapat saling dipergunakan untuk berbicara satu sama lain, mereka menciptakan sebuah perangkat lunak (software) untuk saling berbicara satu sama lain. Mereka semua berbeda&lt;br /&gt;frequencies nya tetapi perangkat lunak itu dapat ber-interaksi dengan semua bahasa yang berbeda itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika itu dapat dilakukan oleh  perangkat lunak, apakah kamu berpikir bahwa Allah tidak dapat memberikan perangkat lunak yang demikian itu kepada Rasul Nya yang melalukan Isra dan Mi`raj. Begitu juga terdapat begitu banyak bahasa yang dapat dilihat dan dimengerti&lt;br /&gt;oleh mereka para Awliya yang mewarisinya dari Nabi (s.a.w.). Itu harus kamu mengerti …&lt;br /&gt;Kadang-kadang kalian melihat pertunjukan di panggung dan disana ada seorang tukang sulap. Tukang sulap itu mengambil dari topinya seekor kelinci. Hingga Berapa banyak? Dia terus saja mengeluarkan kelinci-kelinci itu dari topinya. Atau dia melambaikan tangannya dan&lt;br /&gt;dia membuat seseorang raib.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka mengikuti apa yang diberikan sebagai tiruan yang palsu oleh shaytan melawan kekuatan Sulaiman as. Shaytan, bukanlah Nabi Sulaiman a.s., yang mengajari manusia ilmu sihir, dan hal-hal seperti itu yang turun di Babylonia kepada malaikat  Harut dan Marut. Namun tidaklah mereka itu mengajarkan hal-hal seperti itu tanpa mengatakan: "Kami hanya untuk mencoba; jadi janganlah melakukan pelecehan kepada Allah." &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka (pesulap) itu belajar dari kedua malaikat itu cara-cara untuk menimbulkan pertengkaran antara suami dan isteri. Namun mereka tidak dapat membahayakan seorang pun kecuali atas izin Allah. Dan mereka mempelajari apa-apa yang yang dapat membahayakan&lt;br /&gt;manusia, bukan yang menguntungkan manusia. Dan mereka tahu bahwa pembeli (sulap) tidak memiliki saham dalam kebahagiaan di Akhirat. Dan buruklah harga yang diterimanya ketika mereka menjual jiwa mereka (kepada ahli sihir itu, jika saja mereka mengetahuinya!&lt;br /&gt;[2:102] Wa labis ma sharaw bihi anfusahum… Allah bersabda bahwa mereka mengajari manusia bagaimana memecah belah manusia satu terhadap yang lain untuk menimbulkan kekacauan dan tidak memberi manfa’at satu kepada lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang dikerjakan para pesulap atau ahli sihir itu. Mereka merubah frequency cahaya yang sedang dipancarkan. Sehingga dengan frequency itu  ketika mereka menggerakkan tangan mereka, mereka merubah frequency itu. Dan kemudian kamu tidak lagi melihat apa yang berada di panggung. Atau mereka memperlihatkan kepadamu frequency dari kelinci.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika demikian keahlian pesulap itu, bagaimana halnya dengan Nabi (s.a.w.)? Bahkan bagaimana pula dengan para sahabat. Sayyidina Umar r.a. dalam sedetik suaranya sudah sampai ke Saariya dari Madinah al-munawwarah ke  Sham Damascus. “dan hal hal demikian itu sebagaimana turun di babylon kepada malaikat Harut dan Marut. Namun tidak lah mereka mengajarkan seseorang hal yang demikian tanpa mengatakan: "Kami hanya untuk mencoba; jadi janganlah musyrik." Jika orang dapat mewarisi ilmu dari shaytan bagaimana beberapa orang yang keras kepala bisa mengatakan bahwa tak seorangpun mewarisi ilmu dari Nabi saw? Dari mana para awliya belajar ilmu yang seperti itu yang mampu menangkap getaran, tassawuf. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi mereka yang tak percaya mereka menjadi begitu congkak sehingga mereka tidak dapat menangkap / melihat frequencies demikian ini. Mereka ahli sihir belajar dari shaytan cara-cara untuk menanamkan konflik antara suami dan isteri. Dan betapa sungguh buruknya mereka telah menjual diri mereka sendiri jika sekiranya mereka tahu. Jika demikianlah halnya, segala sesuatu memiliki bahasanya masing masing, apabila kamu memiliki kalbu yang murni, alaa bi-dhikrillah tatma’in al-quloob. "Mereka yang beriman, dan kalbunya mendapatkan&lt;br /&gt;ketenangan (kepuasan) dalam mengingat Allah. Karena sesungguhnya dalam mengingat Allah kalbu mendapatkan kepuasan. [13:28]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah memberikan sebuah bahasa kepada bumi dan memerintahkannya untuk memuja Nya terus dan terus di daerah tertentu, karena telah terjadi terlalu banyak korupsi disana. Ketika pepujian itu dimulai, itu menimbulkan terlalu banyak gelagak seperti mendidihnya air. Kaana tastajeer. Bumi menangis, memohon Allah swt dan mendidih memohon bantuan langit pada hari tsunami itu. Memohon kekuatan langit untuk turun ke bumi. Memohon Allah untuk mengirimkan awliya Nya, untuk mengirimkan azab untuk mengambil segala korupsi itu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka memanggil Mahdi as untuk datang. Dan suara itu datang dari daerah Aceh itu. Daerah Indonesia itu, terdapat banyak sekali awliya disana, terdapat banyak sekali jinn Muslim disana. Di seluruh daerah-daerah itu, Thailand, India, Sri Lanka, Samudera India.&lt;br /&gt;Mereka memohon dikirimkan kekuatan langit dari atas. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika bulan Haji mendatangi. Dunya…. Kebanyakan hadith (tentang Hari Akhir) telah terjadi. Lihatlah dalam kitab hadith, Sahih Muslim dan Bukhari. Dunya sedang berada dalam masa terakhirnya. Mereka berdoa dan berdoa dan berdoa begitu banyak  dan (doa) itu membumbung ke angkasa dari daerah itu. Mereka yang mengetahui bahasa getaran  itu, dikaruniai kesucian, mereka tahu apa yang sedang terjadi. Janganlah menganggap gempa bumi datang secara acak  seperti itu. Mereka mengatakan terdapat ikatan retakan gempa bumi. Itu adalah ikat pinggang awliya, dan jinn. Itu adalah stations utama para awliya dan jinn.&lt;br /&gt;Mereka adalah yastajeeroona billah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemarin Itu hanyalah sebuah goncangan kecil, tunggulah goncangan yang lebih besar lagi. Ketika seluruh bumi ini bergetar tergoncang serentak. Wahai  mu’min cobalah untuk belajar bahasa bumi, bahasa matahari, bahasa bulan. Belajarlah bahasa alam semesta. Maka&lt;br /&gt;kamu akan berkata seperti sabda Nabi (s.a.w.), “Jika kamu tahu apa yang aku tahu, maka kamu akan lebih banyak menangis dan lebih sedikit tertawa.” Kalian diciptakan bukan untuk mengejar keinginan (hasrat) buruk. Semoga Allah melindungi kita dari (bencana) besar yang sedang mendatangi. Nabi (s.a.w.) berkata, “ terlalu banyak gempa bumi terjadi pada hari&lt;br /&gt;akhir.” Empat tahun yang lalu Grandsyaikh Mawlana Syaikh Nazim Adil mengatakan kepada saya, “Anakku, akan datang suatu hari dalam masa mendatang yang sangat dekat ini, dimana kamu akan mendengar bahwa 100,000 orang meninggal, 500,000 meninggal, sebuah kota akan lenyap.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Muhyiddeen ibn Arabi berkata bahwa akan datang satu waktu dimana orang akan berjalan di atas mayat. Hari ini, kini kalian menyaksikannya. Tetapi hingga saat ini tidak seorang pun percaya kepadanya, bahkan mereka masih bicara buruk tentang dia. Apa yang kamu pikirkan&lt;br /&gt;ketika (bencana) yang besar datang, "idha zulzilat al-ardu zilzalaha".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita harus mencoba sebaik-baik yang dapat kita lakukan. Kita bukan Sahabah, kita buka awliya. Karena kalian lemah dan tak berdaya, "inna ma `amaalu bin-niyyaat". Setiap perbuatan adalah dengan niat (tujuan). Kamu hanya harus menetapkan niat kamu. Kita tidak&lt;br /&gt;dapat berbuat apa yang diperbuat Nabi saw. Kita tidak dapat berbuat apa yang diperbuat Sahabah. Kita tidak dapat berbuat seperti yang diperbuat awliya. Kita hanya dapat melakukan hal kecil seperti yang dilakukan semut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ini Bumi masih memohon berlindung kepada Nya terhadap korupsi yang sedang berlangsung hingga hari ini. Resort pantai lokasi itu adalah lokasi untuk korupsi. Kini mereka tidak lagi berada disana. Mereka melakukan di banyak kejahatan, korupsi, zina di lokasi di Teluk tersebut. Mereka membuat sebuah resort di banyak pulau dan hampir diseluruh bagian bumi. Dan mereka menjual rumah disana, sehingga kamu dapat membeli. Sebagai contoh, di Pulau Somalia, kamu dapat membeli sebuah rumah disana. Dan segala macam pelacuran dan perselingkuhan dan mabuk-mabukan saat ini sedang berlangsung disana. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Makan bencana itu juga akan mendatangi mereka. Allah akan memusnahkan mereka. Siapapun yang melawan Allah, Allah akan melawan mereka. Semoga Allah menyelamatkan kita dan menyelamatkan kita dari orang yang korup. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wa min Allah at Tawfiq, Bi-hurmatil fatiha.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tsunami yang Lebih Besar Akan Terjadi &lt;br /&gt;Maulana Shaykh Muhammad Hisham Kabbani&lt;br /&gt;Suhbat 06-01-2005, Zawiyah Michigan, USA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ba'da dhikr Khatm Khawajagan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A'uudzu billahi minasy syaithanirrajiim Bismillaahirrahmanirrahiim, Nawaytul Arba'in&lt;br /&gt;Nawaytul I'tikaf, Nawaytul Khalwah,Nawaytul 'Uzlah Nawaytur Riyadah,Nawaytus Suluuk, Lillahi ta'alaa Athi'ullaaha wa athi'urrasuula wa ulil amri minkum (QS An Nisa' 4: 59). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah SWT memerintahkan pada kita untuk mematuhi-Nya, untuk mematuhi Nabi/Rasul&lt;br /&gt;sall-Allahu ‘alayhi wasallam, dan untuk mematuhi pemimpin kita, atau mereka yang memiliki otoritas (wewenang). Allah SWT tak suka diri kita bila tak patuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah berfirman: Innaa Nahnu nazzalna dz-dzikraa wa innaa lahuu lahaafizhuun” (QS. Al-Hijr 15:9) Sesungguhnya Kami-lah yang menurunkan Adz Dzikr (Peringatan), dan sesungguhnya Kami benar-benar memeliharanya. (Kami menyimpannya)”. Dzikr (Peringatan) itu diwahyukan hanya pada Nabi suci Muhammad sall-Allahu ‘alaihi wasallam, tidak kepada siapa pun lainnya. Diwahyukan pada beliau melalui Malaikat Utama Sayyidina Jibril ‘alaihissalam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Makna umum dari Adz-Dzikr  adalah Quran Suci. Itu berarti segala sesuatu yang ada dalam Quran Suci. Itu berarti segala sesuatu yang diciptakan, seluruh makhluq, karena Allah berfirman: “Wa laa rothbin wa laa yaabisin illaa fii kitaabin mubiin” (QS. Al An’aam&lt;br /&gt;6:59) “dan tidak sesuatu yang basah atau yang kering, melainkan tertulis dalam kitab yang nyata (Quran Suci)”. Hidup atau tak-hidup semua ada dalam Al Quran yang Suci.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Al Quran Suci adalah Pengetahuan Ilahiah yang Allah SWT karuniakan dan berikan pada Nabi sall-Allahu alaihi wasallam tentang seluruh makhluk ciptaan, baik yang ada sebelum masa hidup Nabi sall-Allahu ‘alaihi wasallam maupun yang hidup setelah masa hidup Nabi sall-Allahu ‘alaihi wasallam. Karena itulah, Quran Suci memuat cerita-cerita tentang ummat-ummat&lt;br /&gt;terdahulu, dan juga pengetahuan-pengetahuan ilmiah masa depan. Juga, Hadits Nabi sall-Allahu ‘alaihi wasallam  adalah pula wahyu. Allah telah menyebutkan dalam Quran Suci: “Wa maa yanthiqu ‘anil hawa’, in huwa illaa wahyuy yuuhaa” (QS. An-Najm 53:3-4) “dan tiadalah yang diucapkannya itu menurut kemauan hawa nafsunya. Ucapannya itu tiada lain hanyalah wahyu yang diwahyukan (kepadanya),”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;‘Ulama Sejati (yaitu Awliya-ullah – para kekasih Allah) mampu untuk mengambil makna atau rahasia dari huruf-huruf, kata-kata, dan kalimat-kalimat dalam Quran Suci. Ulama biasa hanya mendapatkan ilmunya dengan belajar ke sana ke mari (untuk mengetahui apa yang sudah dibicarakan atau sudah ditulis dalam buku-buku). Nabi sall-Allahu ‘alayhi wasallam&lt;br /&gt;dikaruniai Ilmu oleh Allah, yang kemudian oleh Nabi sall-Allahu ‘alaihi wasallam dibagi-bagikan pengetahuan itu pada para Sahabat beliau. Setiap orang dari sahabat beliau adalah bagai sebuah bintang, seorang pembimbing atau pemandu (bagi kemanusiaan) yang membawa Hadits-hadits yang berbeda yang telah diberikan Nabi sall-Allahu ‘alaihi wasallam pada&lt;br /&gt;masing-masing dari mereka. Dan para pewaris dari sahabat ini, yaitu Awliya’ullah pun membawa pula Ilmu tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[Seperti apa yang telah disebutkan dalam suhbat sebelumnya pada tanggal 1 Januari 2005]. Orang-orang tak berdosa turut mati bersama mereka yang berdosa. Kedua golongan ini berada dalam naungan tajalli (manifestasi) dari Nama-Nama Allah. Mereka yang tak berdosa tersebut pergi (mati) bersama mereka yang berdosa. Mengapa? Ingatlah akan kisah Sayyidina Musa&lt;br /&gt;‘alaihissalam (yang diceritakan pada suhbat sebelumnya) ketika beliau bertanya akan Keadilan Allah. Allah kemudian menyuruh beliau menunggu di hutan. Lalu ratusan semut merayap di kaki beliau. Ketika, satu saja  dari semut itu menggigit beliau, beliau segera saja memukul seluruh kelompok semut tersebut hingga tewas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita harus belajar dari kisah ini: Kematian datang tanpa pemberitahuan awal, ia datang kapan saja, di mana saja, pada kesempatan apa saja. Saat ‘ajal (kematian) menjelang, tak seorang pun mampu lari darinya. Tapi, jika ‘ajal belum tertulis, bahkan bila seseorang berada di tengah suatu ledakan, di tengah suatu gempa bumi, di tengah suatu samudera, ia pun tetap akan selamat. Allah mengambil siapa yang Ia kehendaki. Kita tak tahu mengapa, dan kita pun tak dapat bertanya mengapa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah berfirman (dalam ayat yang ditulis di atas), “Kami memelihara Kitab Suci itu hingga Hari Penghakiman (Kiyamat), dan (termasuk) rahasia-rahasia di dalamnya, akan tersimpan. Tersimpan’ berarti untuk dituangkan pada wadah seseorang yang mampu menampungnya dan menyimpannya sampai saatnya ketika (rahasia) itu mesti muncul. Seperti di zaman sekarang, ketika kita ingin menyimpan suatu (data) ke dalam komputer-komputer kita, kita menekan suatu tombol ‘save’ (‘simpan’). Jika kita tidak melakukannya, data kita pun akan hilang.&lt;br /&gt;Menyimpan’ di situ berarti untuk menyimpannya sebagai bentuk frekuensi vibrasi (getaran) yang berbeda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teknologi yang tersedia di zaman sekarang, sudah pernah disebutkan oleh Quran Suci pada Nabi kita sall-Allahu ‘alaihi wasallam  1400 tahun yang lalu. Tapi, kita tak mampu memahaminya. [Allah berfirman] “Wa in min syai-in illaa yusabbihuu bihamdihi wa&lt;br /&gt;laakin laa tafqahuuna tasbiihahum” (QS Al-Isra’ 17:44), “Dan tak ada suatu pun melainkan bertasbih dengan memuji-Nya, tetapi kamu sekalian tidak mengerti tasbih mereka.” &lt;br /&gt;(Pengetahuan Rahasia) itu tersimpan, tapi kita tak mempunyai Teknologi untuk mengambilnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah SWT berfirman (dalam ayat yang sama, bagian awal): “Tusabbihu lahu s-samaawaatu s-sab’u wa l-ardhu wa man fiihinna” [QS Al-Isra’ 17:44] “Langit yang tujuh, bumi dan semua yang ada di dalamnya bertasbih kepada Allah.” Itu bermakna segala sesuatu memuji-Nya,&lt;br /&gt;tapi kalian tak mampu memahami puji-pujian mereka. Dalam ayat lain (QS. Al-Hijr 15:9): “Sesungguhnya Kami-lah yang menurunkan Adz Dzikr (Peringatan), dan sesungguhnya Kami benar-benar memeliharanya. (Kami menyimpannya)”. Ini bermakna setiap makhluq ciptaan&lt;br /&gt;ter’simpan’ dalam Quran Suci. Maknanya, dalam segenap rentang frekuensi dari vibrasi (getaran) yang berbeda-beda. Sebagaimana dalam komputer: kita menyimpan segala sesuatunya (berbagai macam data, ed.) ke dalam komputer sebagai frekuensi (dari bilangan)dari 0 dan 1&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Awliya’ullah, apa yang mereka warisi dalam kalbu mereka dari Nabi sall-Allahu ‘alayhi wasallam adalah dalam berbagai frekuensi yang berbeda-beda. Mereka mampu untuk men”decode”-nya dengan menekan “tombol” tertentu à yaitu Asmaul Husna (Nama-nama yang indah dari Allah), dan seluruh pengetahuan itu akan keluar ke suatu ‘layar’ di hadapan mereka, seperti saat ini para pembaca berita memiliki teleprompter di hadapan mereka yang bertuliskan apa-apa yang mesti mereka baca. Apa yang tertulis di teleprompter  tersebut&lt;br /&gt;berasal dari suatu komputer.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seluruh bilangan ini adalah dari 0 hingga 1. Bila dirimu menjadi 0, kau pun akan dikaruniai 1, Ilmu atau Pengetahuan itu. (Allah berfirman) “Kami menurunkan nya, dan menyimpannya”. Ini bermakna Kalamullah (Firman-firman Allah) tak akan bisa diubah. Segala&lt;br /&gt;sesuatu dalam Al-Quran akan dikeluarkan pada waktunya. Awliya’ mengetahui tentang hal ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itu, ketika mereka (Awliya’ullah) melihat bahwa [sebagaimana firman Allah] “Zhaharal fasaadu fi l-barri wa l-bahri bimaa kasabat aydin naas…” [QS.Ar-Ruum 30:41] Telah nampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia,” mereka pun memohon kepada Allah, yastajiruuna billaah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Segala sesuatu mensucikan dan memuji Allah. Tasbih-tasbih itu bergerak demikian banyak dan cepat bagai halilintar hingga tasbih tersebut menggerakkan bumi. Demikian banyak Awliya’ullah di daerah itu, dan mereka semua memuji dan memuji tanpa henti hingga&lt;br /&gt;pepujian mereka mengguncangkan segala sesuatunya. Saat segala sesuatunya berguncang, segala sesuatu pun akan hilang musnah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bumi berotasi pada sumbunya. Saat ia berotasi, tercipta suatu medan magnet yang melindungi Bumi dari radiasi dari luar angkasa. (Catatan penerjemah: mungkin yang diacu di sini adalah sabuk van Allen, suatu sabuk magnetik berbentuk torus yang melindungi bumi dari radiasi kosmis). Allah berfirman dalam Quran Suci di Suurah Al-Anbiya’ (Surah nomor 21): “Wa yaquuluuna mataa hadzal wa’du in kuntum saadiqiin” [QS. 21:38, lihat pula 10:48 dan 36:48] “Mereka berkata: "Kapankah janji itu akan datang, jika kamu sekalian adalah orang-orang yang benar?" Mereka berkata, “Kapan itu akan terjadi…?” “Idzaa Zulzilatil Ardhu Zilzaalahaa” [QS. Az-Zalzalah 99:11]. “Apabila bumi diguncangkan dengan guncangannya”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Tsunami di Asia yang baru saja terjadi) Itu hanyalah suatu permulaan. Muhyiddin Ibn ‘Arabi menyebutkan dalam Futuhat al-Makkiyyah, bahwa akan datang suatu masa ketika rambut seorang anak akan tumbuh dengan warna putih (uban)… karena 6 dari 7 orang akan mati.&lt;br /&gt;Lihatlah sekarang, para pemimpin itu (masih sanggup) pergi ke tempat itu (ke Indonesia untuk menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi KTT tentang Tsunami dan meninjau tempat bencana, penerj.). Apa yang akan terjadi di hadapan kita di masa depan (adalah jauh&lt;br /&gt;lebih besar), tak akan ada lagi pemimpin-pemimpin (yang hidup, penerj.). Setiap orang akan tewas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah berfirman: “Bal ta’tiihim baghtatan fa-tabhatuhum falaa yastathii’uuna raddahaa wa laa hum yunzharuun” [QS. Al-Anbiya’ 21:40] “Sebenarnya (azab) itu akan datang kepada mereka dengan sekonyong-konyong lalu membuat mereka menjadi panik, maka mereka tidak&lt;br /&gt;sanggup menolaknya dan tidak (pula) mereka diberi tangguh.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang baru terjadi (Tsunami di Asia) hanyalah suatu pertanda kecil. Tunggu hingga kalian melihat tanda yang besar. Enam dari tujuh orang akan pergi (akan mati, penerj.). Jadi, jika kini Bumi memiliki populasi 6 milliar manusia, hanya 800 juta yang akan tetap&lt;br /&gt;tinggal hidup. Apa yang akan terjadi lebih dari sekedar gempa bumi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada dua macam hukuman:&lt;br /&gt;1. Dari atas, dari berbagai arah (dari luar)&lt;br /&gt;2. Dari dalam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah menyebutkan dalam QS. Al-Anbiya’ 21:44 “Bal matta’naa haa-ulaa-I wa aabaa-ahum hattaa thoola alaihimu l-‘umur” “Sebenarnya Kami telah memberi mereka dan bapak-bapak mereka kenikmatan (hidup di dunia) hingga panjanglah umur mereka.” Mereka memiliki rencana untuk masa depan mereka, hingga 5 tahun ke depan, untuk 10 tahun ke depan, 20 tahun ke depan, dst. Lihatlah bagaimana kini orang-orang berlomba-lomba menolong korban-korban&lt;br /&gt;Tsunami ini. Tentu saja ini adalah hal yang penting, untuk menolong orang lain (dengan makanan, tempat perlindungan, obat, dll.). Tapi, ingatlah pula untuk menolong orang dalam urusan akhirah mereka. Kini, mereka tidak memikirkan tentang hal ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[dalam lanjutan ayat tersebut] “Afalaa yarauna annaa na’til ardha nanqushuhaa min athraafihaa. Afahumu l-ghaalibuun” [QS. 21:44] “Maka apakah mereka tidak melihat bahwasanya Kami mendatangi negeri (lit. ardha = bumi, penerj.) itu, lalu Kami kurangi luasnya dari segala penjurunya/sisinya. Maka apakah mereka yang menang?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara berangsur-angsur, Kami (Allah) mengurangi tanah yang ada dalam kendali mereka. Artinya, mengurangi batas-batasnya. Siapa yang akan menang? Kami atau mereka? Musibah itu mendatangi mereka dari arah yang sama sekali tidak terpikir oleh orang-orang bahwa akan&lt;br /&gt;muncul musibah dari situ. Yaitu, musibah itu datang dari lautan. Dari batas/sisi. (Sebagaimana Allah menyebutkan dalam ayat itu, “nanqushuhaa min athrafihaa”, mengurangi tanah itu dari batas/sisi-nya à dari lautan, pada daerah pantai, penerj.)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malaikat memohon perlindungan, Awliya’ memohon perlindungan, Sang Bumi pun memohon perlindungan. Jika kalian memegang suatu tali, tali yang panjang, dan kalian menggoyangkannya pada salah satu ujungnya, maka suatu getaran atau gelombang akan tercipta. Maka, apa yang terjadi adalah ketika Malaikat hanya menyentuh, dengan mengambil pepujian dan tasbih (dari Awliya’), menyentuh pada satu ujung saja, dan menimbulkan suatu vibrasi pada jalur itu (jalur gempa )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para Awliya’ harus memuji siang dan malam agar getaran itu (yang ditimbulkan oleh sentuhan Malaikat pada satu ujung) tidak menghancurkan seluruh dunia. Dan ini barulah suatu tanda kecil!! “Annaa na’til ardha nanqushuhaa min athraafihaa…” Perlahan-lahan mengurangi… maknanya Bumi terkurangi. [di sini Mawlana Syaikh Hisham Kabbani mulai masuk&lt;br /&gt;pada makna ke-2 ayat tersebut, penerj.] Yaitu, lapisan pelindung Bumi (sabuk van Allen yang&lt;br /&gt;disebut sebelum ini, penerj.), Allah SWT akan membaliknya ke dalam, menghancurkan Bumi… hingga 6 dari 7 orang akan mati. Jangan katakan, “Bagaimana hal itu akan terjadi?” Bahkan jika Awliya’ memberitahukan sebelumnya pada kalian bahwa sebuah Tsunami akan terjadi (di Asia, penerj.), kalian tak akan mempercayai mereka. Setelah Tsunami ini (Tsunami Asia)&lt;br /&gt;terjadi, sesuatu yang lebih besar dari Tsunami ini akan terjadi!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini untuk memperingatkan orang-orang akan Akhirah. Hari Pembalasan tengah datang. Dan ia tidak akan membedakan tua atau muda. Lihatlah di TV saat ini: anak-anak kehilangan saudara-saudaranya, ayahnya, ibunya, kakek-neneknya, mereka menjadi yatim. Dan ini barulah akibat dari suatu tsunami yang kecil. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tsunami yang lebih besar akan terjadi!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan takut! Jika tsunami yang lebih besar datang dan mengambil kalian, setidaknya kalian telah melakukan suatu kebaikan di dunya ini. Fasad (Korupsi atau kerusakan dalam maknanya yang luas. Lihat Suhbat sebelumnya!, penerj.) harus diakhiri. Pada semua pantai-pantai yang hancur itu, berbagai macam Fasad terjadi. Dan Allah sama sekali tak menyukainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lakukan Salat 5 Waktu kalian, lakukan zakat kalian. Lakukan Puasa Ramadan, lakukan Hajj. Dan ucapkan Syahadat setiap hari. Jika lima pilar ini belum cukup, dan kalian membutuhkan perlindungan yang lebih, lakukan Ihsan, sebagaimana diajarkan oleh Nabi sall-Allahu alaihi wasallam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wa min Allah at-Tawfiiq, bi hurmatil habib&lt;br /&gt;Al-FAATIHAH!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7164488-110521438231607768?l=ariefhamdani.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7164488/posts/default/110521438231607768'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7164488/posts/default/110521438231607768'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ariefhamdani.blogspot.com/2006/01/new-release-bigger-tsunami.html' title='NEW RELEASE - BIGGER TSUNAMI'/><author><name>arief hamdani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17386119859264376167</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://img.photobucket.com/albums/v245/mevlanasufi/arief2.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7164488.post-109941942442615046</id><published>2005-11-03T01:13:00.000+07:00</published><updated>2004-11-03T01:17:04.426+07:00</updated><title type='text'>Mawlana Sulthanul Awliya Syaikh Nazim Adil </title><content type='html'>Mawlana Sulthanul Awliya Syaikh Nazim Adil &lt;br /&gt;Sekilas tentang Kehidupan dan Ajaran Mawlana Sulthanul Awliya Syaikh Nazim Adil &lt;br /&gt;al Qubrusi al Haqqani an Naqshbandi&lt;br /&gt;Oleh Dr. G.F. Haddad&lt;br /&gt;Damascus, 12 Rabi’ul Awwal 1425 H – 1 Mei 2004&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A’uudzu billahi minasy syaithanirrajiim, Bismillahirrahmanirrahiim&lt;br /&gt;Allahumma salli ‘ala sayyidina Muhammadin wa ‘alaa aalihi wasahbihi wasallam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Segala puji dan syukur bagi-Mu, wahai Tuhan kami, yang telah membimbing kami pada samudera Rahmah dari Kebenaran-Mu dan Cahaya-Mu. Allahumma! Kirimkan barakah dan salam kedamaian bagi junjungan kami Muhammad, Penutup para Nabi dan Utusan-Mu, yang membawa Perjanjian Terakhir – Quran al-Karim, juga bagi keluarga beliau dan seluruh sahabat-sahabat beliau, dan pewaris-pewaris beliau, baik yang hidup di masa lalu, maupun masa kini, terutama pewaris dan wakil utama beliau di zaman ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hamba yang lemah ini, Gibril ibn Fouad diminta untuk “menulis biografi dan artikel tentang kekasih kita Mawlana Syaikh Nazim dalam beberapa kata-kata Anda sendiri tentang kehidupan dan ajaran-ajaran beliau dan pengalaman Anda bersama beliau.” Bulan ini adalah bulan Rabi’ul Awwal 1425H (Mei 2004) adalah saat paling tepat untuk melakukan hal ini. Semoga Allah mengilhami baik penulis maupun pembaca tentang Mawlana Syaikh Nazim agar memiliki gambaran yang adil dan tepat terhadap Seseorang yang Mulia ini. Tak ada daya maupun kekuatan melainkan dengan-Nya. Sebagaimana Ia melingkupi kebodohan kita dengan Ilmu-Nya, semoga pula Ia melingkupinya dengan Rahmah-Nya, Amin! (Al-Hamdulillah, izin telah diperoleh dari Mawlana untuk merilis tulisan ini hari ini.).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nama lengkap Mawlana adalah Muhammad Nazim ‘Adil ibn al-Sayyid Ahmad ibn Hasan Yashil Bash al-Haqqani al-Qubrusi al-Salihi al-Hanafi, semoga Allah mensucikan ruhnya dan merahmati kakek moyangnya. Kunya (nama panggilan) beliau adalah Abu Muhammad – dari nama anak laki-laki tertua beliau – selain itu beliau adalah pula ayah dari Baha’uddin, Naziha, dan Ruqayya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beliau dilahirkan di tahun 1341 H (1922 M) di kota Larnaca, Cyprus (Qubrus) dari suatu keluarga Arab dengan akar-akar budaya Tatar. Beliau mengatakan pada saya bahwa ayah beliau adalah keturunan dari Syaikh ‘Abdul Qadir Al-Jailani. Diceritakan pula pada saya bahwa ibu beliau adalah keturunan dari Mawlana Jalaluddin ar-Ruumi. Ini menjadikan beliau sebagai keturunan dari Nabi suci Muhammad Sall-Allahu ‘alaihi wasallam, dari sisi ayahnya, dan keturunan dari Sayyidina Abu Bakr al-Siddiq, radhiy-Allahu ‘anhu, dari sisi ibundanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah menyelesaikan pendidikannya di Cyprus, Mawlana melanjutkan ke perguruan tinggi di Istanbul dan lulus sebagai sarjana Teknik Kimia. Di sana, beliau juga belajar bahasa Arab dan Fiqh, di bawah bimbingan Syaikh Jamal al-Din al-Alsuni (wafat 1375H/ 1955M) dan menerima ijazah dari beliau. Mawlana juga belajar tasawwuf dan Tariqah Naqshbandi dari Syaikh Sulayman Arzarumi (wafat 1368H/1948M) yang akhirnya mengirim beliau ke Syams (Syria).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mawlana melanjutkan studi Syari’ah-nya ke Halab (Aleppo), Hama, dan terutama di Homs. Beliau belajar di zawiyyah dan madrasah masjid sahabat besar Khalid ibn Al-Walid (radhiy-Allahu ‘anhu) di Hims/Homs di bawah bimbingan Ulama besar-nya dan memperoleh ijazah dalam Fiqh Hanafi dari Syaikh Muhammad ‘Ali ‘Uyun al-Sud dan Syaikh ‘Abd al-Jalil Murad, dan ijazah dalam ilmu Hadits dari Muhaddits Syaikh ‘Abd al-‘Aziz ibn Muhammad ‘Ali ‘Uyun al-Sud al-Hanafi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perlu dicatat bahwa yang terakhir adalah salah satu dari sepuluh guru hadits dari Rifa’i Hafiz di Aleppo, Syaikhul Islam ‘Abd allah Siraj al-Din (1924-2002 M), yang duduk berlutut selama dua jam di bawah kaki Mawlana Syaikh ‘Abdullah Faiz Daghestani ketika yang terakhir ini mengunjungi Aleppo di tahun 1959 dan yang memberikan bay’at dalam Tariqah Naqshbandi pada Mawlana Syaikh Nazim, ketika Mawlana Syaikh Nazim mengunjunginya terakhir kali di Aleppo di tahun 2001, sebagaimana diriwayatkan pada saya oleh Ustadz Muhammad ‘Ali ibn Mawlana al-Syaikh Husayn ‘Ali dari Syaikh Muhammad Faruq ‘Itqi al-Halabi yang juga hadir pada peristiwa terakhir itu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mawlana Syaikh Nazim juga belajar di bawah bimbingan Syaikh Sa’id al-Siba’i yang kemudian mengirim beliau ke Damascus setelah menerima suatu pertanda berkaitan dengan kedatangan Mawlana Syaikh ‘Abdullah Faiz Ad-Daghestani ke Syria. Setelah kedatangan awal beliau ke Syria dari Daghestan di akhir tahun 30-an, Mawlana Syaikh ‘Abdullah tinggal di Damascus, tapi sering pula mengunjungi Aleppo dan Homs. Di kota yang terakhir inilah, beliau mengenal Syaikh Sa’id al-Siba’i yang adalah pimpinan dari Madrasah Khalid bin Walid. Syaikh Sa’id menulis pada beliau (Mawlana Syaikh Abdullah), “Kami mempunyai seorang murid dari Turki yang luar biasa, yang tengah belajar pada kami.” Mawlana Syaikh ‘Abdullah menjawab padanya, “Murid itu milik kami; kirimkan dia ke kami!” Sang murid itu adalah guru kita, Mawlana Syaikh Nazim, yang kemudian datang ke Damascus dan memberikan bay’ah beliau pada Grandsyaikh kita di tahun antara 1941 dan 1943.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada tahun berikutnya, Mawlana al-Shaykh ‘Abdullah pindah ke rumah baru beliau yang dibeli oleh murid Syria pertamanya, dan khalifahnya yang masih hidup saat ini, Mawlana Syaikh Husayn ibn ‘Ali ibn Muhammad ‘Ifrini al-Kurkani ar-Rabbani al-Kurdi as-Syaikhani al-Husayni (lahir 1336H/1917M) – semoga Allah mensucikan ruhnya dan merahmati kakek moyangnya – di Qasyoun, suatu gunung yang menghadap Damascus, yang Allah Ta’ala berfirman tentangnya; “Demi Tin dan buah Zaitun! Demi Bukit Sina!” (QS. 95:1-2). Qatadah dan al-Hasan Al-Basri berkata, “At-Tiin adalah Gunung di mana Damascus terletak [Jabal Qasyun] dan Zaitun adalah Gunung di mana Jerusalem terletak.” Diriwayatkan oleh ‘Abd al-Razzaq, al-Tabari, al-Wahidi, al-Bayzawi, Ibn al-Jawzi, Ibn Katsiir, al-Suyuti, as-Syaukani, dll., semua dalam Tafsir-tafsir mereka. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mawlana Shaykh Nazim juga membeli sebuah rumah dekat rumah Grandsyaikh dan bersama Mawlana Syaikh Husayn, membantu membangun Masjid al-Mahdi, Masjid Grandsyaikh, yang akhir-akhir ini diperbesar menjadi sebuah Jami’, di mana di belakangnya terletak maqam dan zawiyyah Grandsyakh, di tempat mana, hingga saat ini, makanan dan sup ayam yang lezat disiapkan dalam kendi-kendi yang besar dan dibagi-bagikan bagi kaum fuqara dan miskin dua kali dalam seminggu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mawlana Syaikh Nazim tinggal di Damascus sejak pertengahan tahun 1940-an hingga awal 1980-an, sambil sesekali melakukan perjalanan untuk belajar atau sebagai wakil dari Grandsyaikh, hingga Grandsyaikh wafat di tahun 1973. Setelah tahun itu, Mawlana tinggal di Damascus beberapa tahun sebelum kemudian pindah ke Cyprus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, Mawlana, yang asli Cypriot, dan Grandsyaikh, yang asalnya Daghistani, keduanya telah menjadi penduduk Damascus “Syamiyyun” dan tinggal di distrik orang-orang salih (as-saalihiin) yang disebut Salihiyya! Tak ada keraguan lagi, bahwa pentingnya Damascus bagi Mawlana dan Grandsyaikh adalah karena Syam adalah negeri yang penuh barakah dan terlindungi melalui para Nabi dan Awliya’.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Imam Ahmad dan murid beliau, Abu Dawud meriwayatkan dengan isnad (rantai) yang sahih bahwa Nabi suci sall-Allahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Kalian harus pergi ke Syam. Tempat itu telah terpilih secara Ilahiah oleh Allah di antara seluruh tempat di bumi-Nya ini. Di dalamnya Ia melindungi hamba-hamba pilihan-Nya; dan Allah Ta’ala telah memberikan jaminan padaku berkenaan dengan Syam dan penduduknya!” Imam al-Nawawi berkata dalam kitab beliau Irsyad Tullab al-Haqa’iq ila Ma’rifati Sunan Khayr al-Khala’iq (s): “Hadits ini berkenaan dengan fadillah (keistimewaan) yang besar dari Syams dan merupakan suatu fakta yang dapat teramati!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Direktur pimpinan Dar al-Ifta’ (secara literal bermakna “Rumah Fatwa”, maksudnya Majelis Fatwa seperti MUI di Indonesia, penerjemah) di Beirut, Lebanon, Syaikh Salahud Diin Fakhri mengatakan pada saya di rumah beliau di Beirut dan menulis dengan tangan beliau kepada diriku: “Pada suatu pagi di hari Ahad, 20 Rabi’ul Akhir 1386 H, bertepatan dengan hari Minggu 7 Agustus 1966 M, kami mendapat kehormatan untuk mengunjungi Syaikh ‘Abd Allah al-Daghistani – rahimahullah (semoga Allah merahmatinya) – di Jabal Qasyun di Damascus atas inisiatif serta disertai pula oleh Mawlana al-Syaikh Mukhtar al-‘Alayli – rahimahullah – Mufti Republik Lebanon saat itu; [yang adalah pula paman dari Syaikh Hisham Kabbani, penulis], Syaikh Husayn Khalid, imam dari Masjid Nawqara; Hajj Khalid Basyir – rahimahumallah (semoga Allah merahmati keduanya); Syaikh Husayn Sa’biyya [saat ini direktur dari Dar al-Hadits al-Asyrafiyya di Damascus]; Syaikh Mahmud Sa’d; Syaikh Zakariyya Sya’r; dan Hajj Mahmud Sya’r. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syaikh Abdullah menerima kami dengan amat baik dan penyambutan yang ramah serta penuh kebahagiaan dan kegembiraan. Syaikh Nazim al-Qubrusi – semoga Allah merahmati dan menjaga beliau – juga berada di situ saat itu! Kami duduk dari pukul sembilan di pagi hari hingga tiba panggilan adzan Dzuhur, sementara Syaikh (Grandsyaikh Abdullah Faiz ad-Daghestani, penerj.) – rahimahullah – menjelaskan tentang Syams (Syria), keutamaannya, kelebihan-kelebihannya yang luar biasa, dan bahwa tempat itu (Syams, penerj.) adalah tempat Kebangkitan dan bahwa Allah S.W.T. akan mengumpulkan seluruh manusia di dalamnya untuk penghakiman dan hisab. Beliau menyebutkan pula hal-hal yang membuat hati dan pikiran kami tersentuh dan tergerak, dikuatkan pula oleh pengaruh suasana distrik Salihiyya yang suci, dan beliau berbicara pula tentang hubungan yang tak terpisahkan – dalam praktik maupun dalam teori – antara tasawwuf dengan Syari’ah… Semoga Allah membimbing dan menunjukkan pada kita petunjuk-Nya dalam perkumpulan dan suhbat dengan Awliya’-Nya yang siddiq. Aamiin, yaa Rabbal ‘Aalamiin!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih ada banyak lagi nama-nama Ulama dan Awliya’ Syams yang prestisius yang mencintai dan bersahabat dengan Syuyukh kita dalam periode keemasan tersebut, seperti Syaikh Muhammad Bahjat al-Baytar (1311-1396), Syaikh Sulayman Ghawji al-Albani (wafat 1378H), ayah dari guru kami, Syaikh Wahbi, Syaikh Tawfiq al-Hibri, Syaikh Muhammad al-‘Arabi al-‘Azzuzi (1308-1382H) Mufti dari Lebanon, dan Syaikh utama dari guru kami Syaikh Husayn ‘Usayran, al-‘Arif Syaikh Syahid al-Halabi, al-‘Arif Syaikh Rajab at-Ta’i, Syaikh al-Qurra’ (ahli qiro’at Quran, penerj.) Syaikh Najib Khayyata al-Farazi al-Halabi, al-‘Arif Syaikh Muhammad an-Nabhan, Syaikh Ahmad ‘Izz ad-Din al-Bayanuni, al-‘Arif Syaikh Ahmad al-Harun (1315-1382H), Syaikh Muhammad Zayn al-‘Abidin al-Jadzba, dan lain-lain – semoga Allah merahmati mereka semuanya!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari tiga puluh tahun suhbah (asosiasi) yang barakah antara Mawlana dan Grandsyaikh tersebut, muncullah Mercy Oceans (secara literal berarti Samudera Kasih Sayang, merujuk pada buku-buku lama kumpulan suhbat Mawlana Syaikh Nazim al-Haqqani q.s., penerj.) yang tak tertandingi, yang hingga kini masih tersebar pada setiap salik/pencari dengan judul-judulnya: Endless Horizons (“Cakrawala Tanpa Batas”), Pink Pearls (“Mutiara Merah Muda”), Rising Suns (“Matahari Terbit”). Tak ada keraguan lagi, kumpulan-kumpulan suhbat awal tersebut adalah tonggak-tonggak utama dari seruan da’wah Islam seorang diri Mawlana Syaikh Nazim di Amerika Serikat dan Eropa, dengan karunia Allah SWT!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga Allah S.W.T. melimpahkan lebih banyak barakah-Nya pada Mawlana Syaikh Nazim dan mengaruniakan pada beliau maqam-maqam tertinggi yang pernah Ia S.W.T. karuniakan bagi kekasih-kekasih-Nya, berdekatan dengan junjungan kita, Sayyidina Muhammad sall-Allahu ‘alaihi wa aalihi wasallam, yang bersabda: “Jika seseorang melakukan perjalanan untuk mencari ilmu, Allah akan membuatnya berjalan di salah satu dari jalan-jalan Surga, dan para Malaikat akan merendahkan sayap mereka karena bahagia dan gembira pada ia yang mencari ilmu, dan para penduduk langit dan bumi serta ikan-ikan di kedalaman lautan akan memohonkan ampunan bagi seorang pencari ilmu! Keutamaan dari seorang yang berilmu atas orang beriman kebanyakan adalah bagaikan terangnya bulan purnama di kegelapan malam atas segenap bintang-gemintang! Ulama adalah pewaris-pewaris para Nabi, dan para Nabi tidaklah memiliki dinar maupun dirham, mereka hanya meninggalkan ilmu dan pengetahuan; dan ia yang mengambilnya sungguh telah mengambil bagian yang banyak!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tempat pertama yang kudatangi untuk mencari pengetahuan Nabawi (pengetahuan kenabian) ini adalah London di bulan Ramadan 1411 H, setelah aku bersyahadat an laa ilaaha illa Allah (bahwa tiada tuhan selain Allah), Muhammadun Rasulullah (Muhammad adalah utusan Allah). Di sanalah, aku meraih tangan suci Mawlana untuk pertama kali dan melakukan bay’ah (sumpah setia) setelah diperkenalkan pada Tariqah ini oleh menantu beliau, dan khalifah beliau di Amerika Serikat, Syaikh Hisham Kabbani, semoga Allah membimbingnya dan membimbing seluruh sahabat-sahabat Mawlana!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku mengunjungi Mawlana beberapa kali di rumah beliau di Cyprus dan melihat pula beliau di Damascus. Di antara hadiah Suhba yang diberikan Mawlana adalah pada dua minggu terakhir di bulan Rajab di tahun 1422H – Oktober 2001 – di rumah dan zawiyah beliau di kota Cypriot Turki, Lefke. Catatan akan pengalaman ini telah ditulis dalam bahasa Arab dan bahasa Inggris, serta diterbitkan dengan judul Qubrus al-Tarab fi Suhbati Rajab atau Kebahagiaan Cyprus dalam Suhbat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada saat itulah, dan juga saat-saat kemudian, selama dua kunjungan terakhirnya ke Amerika Serikat, ke Inggris, di Cyprus, dan Damascus, aku mendapatkan dari Mawlana, petunjuk agung yang sama bagi setiap pencari kebenaran: “Tujuan kita adalah untuk melindungi serta melukiskan Nabi Muhammad sall-Allahu ‘alayhi wa aalihi wasallam dan sifat-sifat beliau yang luhur dan agung, baginya sholawat dan salam serta bagi ahli-bait dan sahabat-sahabat beliau; yang untuk ini Allah mendukung kita!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari sini, aku mengerti bahwa Murid yang sesungguhnya dalam Tariqah Naqshbandi-Haqqani adalah sahabat, penolong dan pendukung dari setiap pembela Sayyidina Muhammad sall-Allahu ‘alayhi wasallam, dan adalah tugasnya untuk bersahabat dan berasosiasi dengan para pembela seperti itu karena mereka berada pada jalan Mawlana, tak peduli apakah mereka adalah Naqshbandi atau bukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika seorang Waliyyu-llah yang telah berumur delapan puluh tahun-an di Johor, Malaysia, al-Habib ‘Ali ibn Ja’far ibn ‘Abd Allah al-‘Aydarus menerima kami di rumahnya di bulan Mei 2003, mengenakan pakaian yang tak pernah berubah sejak tahun 1940-an, beliau terlihat seperti Mawlana dalam segenap aspeknya, dan bahkan terlihat menyerupainya ketika beliau meminta maaf atas bahasa Arab-nya yang tak fasih. Ketika kami memohon du’a beliau bagi negeri-negeri kita yang terluka dan bagi penduduk-penduduknya, beliau menjawab, “Ummah ini terlindungi dan berada pada tangan-tangan yang baik, dan pada Syaikh Nazim telah kau dapati kebercukupan!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dus, dengan setiap perjumpaan dari murid yang sederhana dan rendah hati dari Mawlana dengan Awliya’ dari Ummat ini; Mereka (para Awliya’ tersebut) semuanya menunjukkan rasa hormat tertinggi serta kerendahhatian yang amat dalam bagi Mawlana dan silsilah beliau, sekalipun mereka secara harfiah (penampakan luar) berada pada jalan (tariqah) yang berbeda, seperti al-Habib ‘Ali al-‘Aydarus di Malaysia, Sayyid Muhammad ibn ‘Alawi al-Maliki di Makkah, al-Habib ‘Umar ibn Hafiz di Tarim, Sayyid Yusuf ar-Rifa’i di Kuwait, Syaikh ‘Isa al-Himyari di Dubai, Sayyid ‘Afif ad-Din al-Jailani dan Syaikh Bakr as-Samarra’i di Baghdad, as-Syarif Mustafa ibn as-Sayyid Ibrahim al-Basir di Maroko tengah, Grandmufti Syria (alm.) Syaikh Ahmad Kuftaro ibn Mawlana al-Syaikh Amin dan sahabat-sahabatnya Syaikh Bashir al-Bani, Syaikh Rajab Dib, dan Syaikh Ramazan Dib; Syuyukh Kattani dari Damascus; Syaikh (alm.) ‘Abd Allah Siraj ud-Din dan keponakan beliau Dr. Nur ud-Din ‘Itr; Mawlana as-Syaikh ‘Abd ur-Rahman as-Shaghuri; Dr. Samer al-Nass; dan guru-guru serta saudara-saudara kita lainnya di Damascus – semoga Allah selalu melindungi Damascus dan melimpahkan rahmat-Nya bagi mereka dan diri kita! Aku telah bertemu dengan setiap nama yang kusebut di atas kecuali Syaikh Siraj ud-Din dan mereka semua mengungkapkan tarazzi atas Mawlana as-Syaikh Nazim, mengungkapkan keyakinan atas ketinggian wilayah-nya (derajat kewaliannya) dan memohon do’a beliau atau do’a pengikut-pengikut beliau; “…Dan cukuplah Allah sebagai saksi. Muhammad itu adalah utusan Allah…” (QS. 48:28-29)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudah menjadi suatu aturan yang disepakati di antara Rijal-Allah ( Para Kekasih Allah) bahwa keragaman jalan ini adalah tema dandana, (maksudnya kira-kira “diperuntukkan bagi”) mereka yang belum terhubungkan (mereka yang belum mencapai akhir perjalanan, mereka yang belum mendapatkan ‘amanat’-nya), sementara mereka yang telah mawsul (“sampai”) semua berada pada satu jalan dan dalam satu lingkaran dan mereka saling mengetahui dan mencintai satu sama lain. Mereka akan berada di mimbar-mimbar cahaya di Hari Kebangkitan. Karena itu, kita, para Murid dari jalan-jalan (Turuq, jamak dari Tariqah) itu mestilah pula saling mengetahui, mengenal dan mencintai satu sama lain demi keridhaan Allah dan Nabi-Nya serta para Kekasih-Nya agar diri kita mampu memasuki cahaya penuh barakah tersebut dan masuk dalam lingkaran tertinggi dari suhba (persahabatan) dan jama’ah, jauh dari furqa (perpecahan) dan keangkuhan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagaimana Allah Ta’ala berfriman: “Yaa Ayyuha l-ladziina aamanu t-taqu ul-laaha wa kuunuu ma’as sadiqiin” “Waha orang-orang beriman takutlah kalian akan Allah dan tetaplah berada [dalam persahabatan dan kesetiaan] dengan orang-orang yang Benar (Siddiqiin)!”; dan Nabi Suci kita sall-Allahu ‘alayhi wasallam bersabda: “Aku memerintahkan pada kalian untuk memgikuti sahabat-sahabatku dan mereka yang mengikutinya (tabi’in, penerj.), kemudian mereka yang mengikutinya (tabi’it tabi’in, penerj.); setelah itu, kebohongan akan merajalela…Tapi kalian mestilah tetap berada pada Jama’ah dan berhati-hatilah dari perpecahan!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jama’ah inilah yang dilukiskan dalam suatu hadits mutawatir (diriwayatkan banyak orang, penerj.): Ia yang dikehendaki Allah untuk beroleh kebajikan besar, akan Ia S.W.T karuniakan padanya pemahaman yang benar (haqq) dalam Agama. Aku (mengacu pada Nabi sall-Allahu ‘alayhi wasallam, penerj.) hanyalah membagikan dan adalah Allah yang mengkaruniakan! Kelompok itu akan tetap menjaga Perintah dan Aturan Allah, tak akan terlukai oleh kelompok yang menentang mereka, hingga datangnya Ketetapan Allah.” &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Allah, jadikanlah kami selalu bersyukur atas apa yang telah Kau karuniakan dan yang telah Rasul-Mu dan Habib-Mu bagikan!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku mendengar Mawlana Syaikh Nazim berkata beberapa kali atas nama guru beliau, Sultan al-Awliya’ Mawlana as-Syaikh ‘Abd Allah ibn Muhammad ‘Ali ibn Husayn al-Fa’iz ad-Daghestani tsumma asy-Syami as-Salihi (ca. 1294-1393 H) [1] :&lt;br /&gt;Dari Syaikh Sharaf ud-Din Zayn al-‘Abidin ad-Daghestani ar-Rashadi (wafat 1354 H)&lt;br /&gt;dari paman maternal (dari sisi ibu) beliau, Syaikh Abu Muhammad al-Madani ad Daghistani al-Rashadi [2], dari Syaikh Abu Muhammad Abu Ahmad Hajj ‘Abd ar-Rahman Effendi Ad-Daghistani ats-Tsughuri (wafat 1299 H) [3], dari Syaikh Jamal ud-Din Effendi al-Ghazi al-Ghumuqi al-Husayni (wafat 1292 H) [4], juga (keduanya baik ats-Tsughuri maupun al-Ghumuqi) dari Muhammad Effendi ibn Ishaq al-Yaraghi al-Kawrali (wafat 1260 H) [5], dari Khass Muhammad Effendi as-Shirwani ad-Daghestani (wafat 1254 H) [6], dari Syaikh Diya’uddin Isma’il Effendi Dzabih Allah al-Qafqazi as-Shirwani al-Kurdamiri ad-Daghestani (wafat ), dari Syaikh Isma’il al-Anarani (wafat 1242 H), dari Mawlana Diya’uddin Khalid Dzul-Janahayn ibn Ahmad ibn Husayn as-Shahrazuri al-Sulaymani al-Baghdadi al-Dimashqi an-Naqshbandi al-‘Utsmani ibn ‘Utsman ibn ‘Affan Dzun-Nurayn (1190-1242 H) dengan rantai isnadnya yang masyhur hingga Shah Naqshband Muhammad ibn Muhammad al-Uwaysi al-Bukhari yang berkata:&lt;br /&gt;“Tariqah kami adalah SUHBAH (persahabatan) dan kebaikannya adalah dalam JAMA’AH (kelompok)” &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga Allah meridhoi diri mereka semuanya, merahmati mereka, dan mengaruniakan pahala-Nya bagi mereka, dan memberikan manfaat bagi kita lewat mereka melalui telinga kita, kalbu-kalbu kita, dan keseluruhan wujud diri kita, Amin!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa kritik dari “Calon Sufi” atas Tariqah Haqqani mengatakan atas tariqah kita dengan apa yang mereka sebut sebagai “kurang dalam sisi ilmu”. Seorang Sufi yang teliti akan menjadi orang terakhir yang mengatakan kritik yang menyesatkan seperti itu! Semestinya mereka menjadi orang-orang pertama yang mengetahui bahwa ilmu, sebagai ilmu saja, tidak hanya tanpa manfaat, tapi juga dapat menjadi perangkap mematikan yang mengarah kepada kebanggaan syaithaniyyah. Tak ada maaf baik bagi ia yang sombong dengan ilmunya, maupun ia yang bodoh; hanya Sufi yang penuh cinta, ketulusan, serta bertaubat-lah, walau memiliki kekurangan dalam ilmu dan adabnya, yang lebih dekat pada Allah Ta’ala dan pada Mak’rifatullah (pengenalan akan Allah) daripada seorang Sufi berilmu yang menyimpan dalam kalbunya kebanggaan sekalipun hanya setitik debu. Semoga Allah melindungi diri kalian dan diri kami!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibrahim al-Khawwass berkata bahwa ilmu (pengetahuan) bukanlah untuk mengetahui banyak hal, tapi untuk menaati Sunnah dan mengamalkan apa yang diketahui sekalipun itu hanya sedikit. Imam Malik berkata bahwa ilmu bukanlah untuk mengetahui banyak hal, tapi ia adalah cahaya Allah yang Ia timpakan pada hati. Imam as-Syafi’I berkata bahwa ilmu bukanlah untuk mengetahui bukti dan dalil, melainkan untuk mengetahui apa yang bermanfaat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan ketika seseorang berkata tentang Ma’ruf al-Karkhi (murid dari Dawud at-Ta’i, yang murid dari Habib ‘Ajami, murid dari Hasan al-Bashri; guru dari Sari as-Saqati, guru dari Sayyid Taifa Junayd al-Baghdadi), “Dia bukanlah seseorang yang amat alim (berilmu),” Imam Ahmad pun berkata, “Mah! Semoga Allah mengampunimu! Adakah hal lain yang dimaksudkan oleh Ilmu selain dari apa yang telah dicapai oleh Ma’ruf?!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kritik lain berisi keberatan atas Rabitah atau “Ikatan”, suatu karakteristik khusus dari Tariqah Naqshbandi. Lebih jelasnya, mereka yang mengkritik rabitah ini berkeberatan atas unsur tasawwur atau “Penggambaran” dalam Rabita yang meminta Murid untuk menggambarkan citra sang Syaikh dalam hatinya di permulaan maupun selama dzikir. Tapi Allah Ta’ala telah berfirman, “ Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah.” [33:21] dan Ia S.W.T. berfirman pula, “Dan masuklah ke rumah-rumah itu dari pintu-pintunya; “[2:189] dan karena itulah kita datang kepada Nabi sall-Allahu ‘alaihi wasalla melalui as-Siddiq radiy-Allahu ‘anhu, dan datang kepada yang terakhir ini melalui Salman radiy-Allahu ‘anhu, dan masuk kepada yang terakhir ini melalui Qasim radiy-Allahu ‘anhu, dan kepada yang terakhir ini melalui Sayyid Ja’far ‘alaihissalam, dan seterusnya. Karena “Ulama adalah pewaris para Nabi", dapat dipahami bahwa sang Mursyid adalah teladan kita akan teladan dari Nabi tersebut (di ayat 33:21 di atas, penerj.) dan ia (sang Mursyid) mestilah seseorang di antara mereka yang atas mereka, Nabi sall-Allahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Jika kalian melihat mereka, kalian ingat akan Allah!” Hadits ini diriwayatkan dari Ibn ‘Abbas , Asma’ bint Zayd, dan Anas (semoga Allah ridha atas diri mereka semua), juga dari Tabi’in Sa’id ibn Jubayr, ‘Abd al-Rahman ibn Ghanam, dan Muslim ibn Subayh. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa orang memprotes terhadap konsep fana’ sang Murid dalam diri Syaikh, atau fana’ fis-Syaikh. Mereka berkata, “Syaikhmu hanyalah seorang manusia; jadikanlah fana’mu pada diri Rasulullah!” Tapi, adalah salah untuk menyamakan sang Syaikh pembimbing sama seperti yang lain. Syaikh Ahmad Sirhindi berkata – qaddas-Allahu sirrahu: “Ketahuilah bahwa melakukan perjalanan (suluk) pada Tariqah yang paling Mulia ini adalah dengan ikatan (rabitah) dan cinta pada Syaikh yang kita ikuti. Syaikh seperti itulah yang berjalan di Jalan ini dengan keteguhan (istiqamah), dan ia tercelupi (insabagha) dengan segenap macam kesempurnaan melalui kekuatan daya tarik Ilahiah (jadzbah). Pandangannya menyembuhkan penyakit-penyakit hati dan konsentrasinya atau pemusatan pikirannya (tawajjuh) mengangkat habis cacat-cacat ruhani. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemilik dari kesempurnaan-kesempurnaan ini adalah Imam dari zaman ini dan Khalifah pada waktu itu sehingga ikatan kita (padanya) adalah (melalui) cinta, dan hubungan (nisba) kita dengannya adalah pencerminan dan pencelupan diri, tak peduli apakah diri kita dekat atau jauh (secara fisik darinya). Hingga kemudian sang murid akan tercelupkan dalam Jalan ini melalui ikatan cintanya pada sang Syaikh, jam demi jam, dan tercerahkan oleh pantulan cahaya-cahayanya. Dalam pola seperti ini, pengetahuan akan proses bukanlah suatu prasyarat untuk memberi atau menerima manfaat. Buah semangka matang oleh panas Sang Surya jam demi jam dan menghangat dengan berlalunya hari… Sang Semangka semakin matang, namun pengetahuan macam apakah yang dimiliki sang semangka akan proses ini? Apakah sang Surya bahkan mengetahui bahwa dirinya tengah mematangkan dan menghangatkan sang Semangka? Sebagaimana disebutkan di atas, berkeberatan atas konsep fana’ fis-Syaikh adalah berarti pula berkeberatan akan cinta pada sang Syaikh. Kita semua memiliki keinginan dan tujuan untuk mencintai Syaikh kita dan mengetahui bahwa ia-lah objek yang paling patut menerima cinta dan hormat kita di dunia ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagaimana sang penyair berpuisi:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atas kesetiaan padamu yang suci dan tuluslah, aku mengatakan:&lt;br /&gt;Cinta atasmu terpahat dalam kalbu dari kalbu-kalbuku,&lt;br /&gt;Sebagai suatu ukiran yang dalam [NAQSH], suatu prasasti kuno.&lt;br /&gt;Tak kumiliki lagi kehendak [IRADA] apa pun, selain cintamu,&lt;br /&gt;Tak pula dapat kuucapkan apa pun padamu, selain "aku cinta padamu".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentang hal ini, Mawlana berkata pada suatu kesempatan baru-baru ini: “Kita telah diperintahkan untuk mencintai orang-orang suci. Mereka adalah para Nabi, dan setelah para Nabi, adalah para pewaris mereka, Awliya’. Kita telah diperintahkan untuk beriman pada para Nabi, dan iman memberikan pada diri kita Cinta. Cinta membuat manusia untuk mengikuti ia yang dicintai. ITTIBA’ bermakna untuk mencintai dan mengikuti, sementara ITA’AT bermakna [hanya] untuk mengikuti. Seseorang yang taat mungkin taat karena paksaan atau karena cinta, tapi tidaklah selalu karena cinta.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Nah, Allah Ta’ala menginginkan hamba-hamba-Nya untuk mencintai-Nya. Dan para hamba tidaklah mampu menggapai secara langsung cinta atas Tuhan mereka. Karena itulah, Allah Ta’ala mengutus, sebagai utusan dari Diri-Nya, para Nabi yang mewakili-Nya di antara para hamba-Nya. Dan setiap orang yang mencintai Awliya’ dan Anbiya’, melalui Awliya’ akan menggapai cinta para Nabi. Dan melalui cinta para Nabi, kalian akan menggapai cinta Allah Ta’ala.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Karena itu, tanpa cinta, seseorang tak mungkin dapat menjadi orang yang dicintai dalam Hadirat Ilahi. Jika kalian tak memberikan cinta kalian, bagaimana Allah Ta’ala akan mencintai kalian?” “Namun manusia kini sudah seperti kayu, yang kering, kayu kering, mereka menyangkal cinta. Mereka adalah orang-orang yang kering – tak ada kehidupan! Suatu pohon, dengan cinta, terbuka, bersemi dan berbunga di kala musim semi. Tapi kayu yang telah kering, bahkan seandainya tujuh puluh kali musim semi mendatanginya, tak akan pernah terbuka. Cinta membuat alam ini terbuka dan memberikan buah-buahannya, memberikan keindahannya bagi manusia. Tanpa cinta, ia tak akan pernah terbuka, tak akan pernah berbunga, tak akan pernah memberikan buahnya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Jadi Cinta adalah pilar utama paling penting dari iman. Tanpa cinta, tak akan ada iman. Saya dapat berbicara tentang hal ini hingga tahun depan, tapi kalian harus mengerti, dari setetes, sebuah samudera!” (akhir suhbat Mawlana).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan dan melalui Mawlana, Allah telah membuat segala macam hal yang sulit menjadi mudah. Kita amat bersyukur mengetahui beliau karena beliaulah jalan pintas bagi kita menuju nur/cahaya dalam Agama ini. Nur ini adalah tujuan dan sasaran dari setiap orang yang waras. Nur dan cahaya inilah yang dilukiskan dalam ayat yang Agung, “Allah menganugerahkan al hikmah (kefahaman yang dalam tentang Al Qur'an dan As Sunnah) kepada siapa yang dikehendaki-Nya. Dan barangsiapa yang dianugerahi hikmah, ia benar-benar telah dianugerahi karunia yang banyak. Dan hanya orang-orang yang berakal-lah yang dapat mengambil pelajaran (dari firman Allah).” [2:269] Semoga Allah SWT mengaruniakan bagi diri kita hikmah ini dan menjaga diri kita pada Jalan yang telah Ia perintahkan dan Ia sukai bagi diri kita! Semoga Allah mengaruniakan pada Mawlana umur panjang dalam kesehatan dan mengaruniakan pada diri kita tingkatan (maqam) Murid yang Sejati demi kehormatan dari Ia yang paling terhormat, Nabi Muhammad sall-Allahu ‘alayhi wasallam!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Catatan:&lt;br /&gt;[1] Ada beberapa variasi pendapat tentang tahun lahir Mawlana as-Syaikh ‘Abd Allah, berkisar dari 1284 H (dalam kitab at-Tariqah an-Naqshbandiyya, karangan Muhammad Darniqa) hingga 1294 H menurut murid tertua Syaikh ‘Abdullah, Mawlana as-Syaikh Husayn (dalam kitab at-Tariqat an-Naqshbandiyya al-Khalidiyya ad-Daghistaniyya, karangan Ustadz Muhammad ‘Ali ibn as-Syaikh Husayn) hinga 1303 H dalam kitab al-Futuhat al-Haqqaniyya, karangan Syaikh ‘Adnan Kabbani hingga 1309 H dalam buku The Naqshbandi Sufi Way, karangan Syaikh Hisham Kabbani.&lt;br /&gt;[2] Beliau menerima pula Tariqah Qadiri dari Syaikh Ibrahim al-Qadiri (demikian pula Syaikh Jamaluddin) yang dengan bimbingannya, beliau memulai suluknya hingga Syaikh Ibrahim menyuruhnya ke Syaikh ats-Tsughuri, lihat ‘Ali, Tariqah Naqshbandiyya (halaman 229).&lt;br /&gt;[3] lihat Hadaya al-Zaman fi Tabaqat al-Khawajagan an-Naqshbandiyya (halaman 375) karangan Shu’ayb ibn Idris al-Bakini. Beliau mengambil pula dari al-Yaraghi, lihat Sullam al-Wusul karangan Ilyas al-Zadqari, sebagaimana dikuti di Hadaya (halaman 378).&lt;br /&gt;[4] lihat Hadaya, al-Bakini (halaman 396). Beliau menerima Tariqa Qadiri dari Syaikh Ibrahim al-Qadiri dan memperkenalkan dzikir jahr dalam cabang Daghistani dari Naqshbandiyya melalui ijazah tersebut, lihat al-Bakini, Hadaya (halaman 396); ‘Ali, Tariqa Naqshbandiyya (halaman 229).&lt;br /&gt;[5] dan bukannya 1254 H, sebagaimana secara salah disebutkan di beberapa sumber. Koreksi ini dari ‘Ali, Tariqa Naqshbandiyya (halaman 214). Muhammad al-Yaraghi juga mengambil secara langsung dari Syaikh Isma’il as-Shirwani, lihat al-Bakini, Hadaya (hal. 350-351).&lt;br /&gt;[6] dari Shirwan di masa sekarang di Azerbaijan. Beliau wafat di Damascus dan dimakamkan di Jabal Qasyoun, di samping Mawlana Khalid dan Mawlana Isma’il al-Anarani yang merupakan penerus pertama Mawlana Khalid, yang wafat tujuhbelas hari setelah wafatnya Mawlana Khalid, keduanya karena wabah – semoga Allah merahmati mereka semua dan seluruh Syuhada’-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7164488-109941942442615046?l=ariefhamdani.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7164488/posts/default/109941942442615046'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7164488/posts/default/109941942442615046'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ariefhamdani.blogspot.com/2005/11/mawlana-sulthanul-awliya-syaikh-nazim.html' title='Mawlana Sulthanul Awliya Syaikh Nazim Adil '/><author><name>arief hamdani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17386119859264376167</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://img.photobucket.com/albums/v245/mevlanasufi/arief2.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7164488.post-109941959217973007</id><published>2005-11-02T01:13:00.000+07:00</published><updated>2004-11-03T01:19:52.180+07:00</updated><title type='text'>Mawlana Sulthanul Awliya Syaikh Nazim Adil </title><content type='html'>GrandSyaikh Sulthanul Awliya Nazim Adil al Haqqani &lt;br /&gt;GrandSyaikh Sulthanul Awliya Nazim Adil al Haqqani &lt;br /&gt;He is the Master of Saints and the Saint of the Masters&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;He is the Imam of the People of Sincerity, the Secret of Sainthood, who revived the Naqshbandi Order at the end of the 20th Century, with Heavenly guidance and Prophetic ethics. He infused into the Nation and the Planet, love of God and love of the lovers of God, after they had been darkened with the fire and smoke of tribulation and terror, anger and grief. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;He is the Unveiler of Secrets, the Keeper of Light, the Shaykh of Shaykhs, the Sultan of Ascetics, the Sultan of the Pious, the Sultan of the People of the Truth. He is the Chief Master without peer of the Divine Knowledge in the late 20th Century. He is the Rain from the Ocean of Knowledge of this Order, which is reviving spirits in all parts of this world. He is the Saint of the Seven Continents, his light having attracted disciples and students from all quarters of the globe. He wears the Cloak of the Light of the Divine Presence. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;He is unique in his time. He is the orchid planted in the earth of Divine Love. He is the Sun for all the universes. He is known as the Saint of the Two Wings: the external knowledge and the internal knowledge.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;He is a Miracle of Allah's Miracles, walking on the earth and soaring in the Heavens. He is a Secret of Allah's Secrets, appearing in His Divinity and Existing in His Existence. He is the Owner of the Throne of Guidance, the Reviver of Divine Law, the Master of Sufi Way, the Builder of the Truth, the Guide of the circle, the Lyric Poem of All the Secrets. He is the Master of Saints and the Saint of the Masters. Seekers circle the Kabah of His Light. He is a Fountain always flowing, a Waterfall continuously cascading, a River always flooding, an Ocean endlessly cresting and breaking on infinite shores.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wa min Allah at Taufiq&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Mutiara Kata &lt;br /&gt;Maulana Syaikh Muhamad Nazim Adil al-Haqqani&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sebagaimana kamu mempercayai mursyid, dia juga harus mempercayai kamu supaya kamu dapat menjaga apa yang telah diamanahkan"&lt;br /&gt;"Yang lebih penting daripada ilmu ialah pemindahan ilmu tersebut dari hati ke hati " &lt;br /&gt;"KedaulatanNya adalah Melalui KekekalanNya" &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kita tidak minta untuk dikenali dan menjadi sesuatu, karena selagi kita inginkannya, maka kita masih belum lagi sempurna" &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Perjumpaan dengan para awliya meringankan beban kita dan kita akan merasa ringan dan gembira" "Adalah mustahil untuk kita memahami diri kita. Sekurang-kurangnya kita perlu melihat cermin. Tiada siapapun yang dapat mengenali kepincangan di dalam dirinya " &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saya tidak berkata, “Ikut saya,” kerana saya tahu siapa yang akan ikut " &lt;br /&gt;"Keikhlasan dan politiks tidak serasi sebagaimana iman dan penipuan " &lt;br /&gt;"Perbedaan kamu dengan mursyidmu ialah kamu megah"&lt;br /&gt;"Urusan tariqat adalah serius, kami ingin membuat kamu bertanggungjawab" &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wa min Allah at Taufiq &lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7164488-109941959217973007?l=ariefhamdani.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7164488/posts/default/109941959217973007'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7164488/posts/default/109941959217973007'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ariefhamdani.blogspot.com/2005/11/mawlana-sulthanul-awliya-syaikh-nazim_02.html' title='Mawlana Sulthanul Awliya Syaikh Nazim Adil '/><author><name>arief hamdani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17386119859264376167</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://img.photobucket.com/albums/v245/mevlanasufi/arief2.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7164488.post-111511474522651819</id><published>2005-05-03T17:02:00.000+07:00</published><updated>2005-05-03T17:05:45.276+07:00</updated><title type='text'>Liberating The Soul</title><content type='html'>Liberating The Soul &lt;br /&gt;Menitipkan Keluarga dalam Perlindungan Illahi&lt;br /&gt;Mawlana Syaikh Nazim Adil al Haqqani an Naqshbandi &lt;br /&gt;Ditranslasi dari Liberating The Soul, Vol.1&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya berkata kepada saudara-saudara Turki kita yang berada di London, Inggris, Jerman, dan disetiap tempat mereka tinggal di negara-negara barat, bahwa mereka harus berhati-hati dengan anak-anak mereka. Sungguhpun demikian, sangat berat untuk menjaga anak-anak kita di negara-negara barat. Kita berusaha menjaga Islam dan Iman, tapi sangat sulit untuk anak-anak kita karena kondisinya sangat berat, sangat sukar, dan akhirnya membuat anak-anak kita menjauh dari kita. Grandshaykh hari ini mengingatkan saya untuk menyampaikan hal ini. Dan ini juga akan berguna untuk saudara-saudara Muslim lainnya, karena anak-anak kita adalah hal yang teramat penting bagi hati kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiap minggu, tiap Jum’at ( yang terbaik adalah hari Jum’at ), engkau harus mengumpulkan istri dan anak-anak yang tinggal denganmu, semuanya baik kecil maupun besar. Perintahkan mereka membersihkan diri, mencuci muka, tangan dan kaki, dan duduk melingkari engkau, engkau di tengah. Bacalah Kalimat ash-Shahadah, “ Ashhadu an la ilaha illa-Llah wa ashhadu anna Muhammadan ‘abduhu wa rasulihu, “ 3x, dan kemudian bacalah juga “Astaghfirullah, astaghfirullah, astaghfirullah “, tiga kali lebihpun tidak masalah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian bersama keluargamu kirimkan Shahadah dan Istighfar tersebut untuk Rasulullah saw, “ O Rasul ku, saya menghadiahkan Shahadah ini kepadamu dari kami semua, dan saya menitipkan keluarga saya kepadamu juga, dibawah pandanganmu, tatapanmu, untuk engkau jaga“. Dan Rasul saw adalah al-Amin, sangat terpercaya, memegang amanah dan titipan, sehingga beliau akan membawa mereka semua dalam perlindungan nya, di bawah tatapannya. Kita harapkan ini sebagai sebuah perlindungan bagi generasi muda di negara-negara barat, karena orang-orang Muslim sering bertanya dan mengeluh kepada saya tentang anak-anak mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di masa Nabi Hud as, ketika orang-orang membantah kenabiannya dan tidak mau beriman, Allah swt berkata kepada Hud as bahwa Ia akan membinasakan bangsa ‘Aad dengan badai besar. Kemudian Hud as mengumpulkan orang-orang yang beriman untuk duduk di satu tempat, dan ia membuat sebuah lingkaran disekeliling mereka. Setelah itu, dengan perintah Allah swt badai datang memusnahkan orang dan segala-galanya dari bumi ( postur orang-orang tersebut sangat besar seperti menara gereja atau masjid ). Mereka bagaikan daun, tertiup keatas dan terhempas ketanah, menjadi serpihan-serpihan. Tapi dalam lingkaran tadi, dimana Hud as duduk dengan pengikutnya, angin datang dengan lembut dan halus, bagai angin surga yang dikirim ke bumi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ini kata Grandshaykh, di negara-negara barat dan dimanapun, ada badai besar yang menghantam orang-orang. Tidak ada yang bisa kokoh bertahan kecuali orang-orang yang meletakkan dirinya dalam lingkaran perlindungan Allah swt, dan ini adalah cara-cara yang kokoh untuk melindungi ummat di negara-negara barat dan dimanapun. Sekali seminggu kalian bisa memperbarui keimananmu dan memohon ampunan Allah swt, dan Ia akan membuat sebuah lingkaran untuk mengitari engkau dan keluargamu agar badai tadi tak bisa menyentuhmu, ataupun engkau tak dibiarkan berada diluar terhantam badai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itu adalah perlindungan untuk kita, kalau tidak sangatlah susah untuk menjaga generasi muda.Hal ini teramat penting untuk orang-orang Muslim, tapi juga penting untuk setiap orang karena orang-orang non-muslim, Kristen dan lainnya juga terkena badai tersebut. Setiap orang menderita, dan tak ada tempat berlindung untuk anak-anak Adam kecuali tempat berlindung yang dibuat Allah swt untuk mereka. Orang-orang yang datang ke tempat berlindung tersebut akan aman dan tentram, tapi yang lari tak akan mampu menyelamatkan dirinya atau orang lain. Dan semua orang sekarang menderita karena keluarganya atau anak-anaknya.Tak ada yang dapat dilakukan saat ini kecuali datang ke tempat perlindungan Allah swt ( Lord’s shelter ).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga Allah memasukkan kita dalam tempat perlindunganNya, termasuk keluarga kita dan semua yang berhubungan dengan kita. Dan kita mohonkan juga tempat berlindung bagi semua orang yang tinggal di kota besar ini. Sebagai tanda syukur dari orang-orang beriman, mereka wajib mendoakan tempat perlindungan Allah swt bagi orang-orang lain disamping diri mereka sendiri, karena seorang yang beriman harus mendoakan hal-hal yang baik. Apapun yang ia minta untuk dirinya, dia harus mohonkan juga untuk orang lain. Kita merasa bahagia jika setiap orang percaya pada Tuhan, kita merasa bahagia dengan siapapun yang akan menjadi hamba Tuhannya. Dan kita juga terus memohon agar menjadi hamba-hamba Allah yang ikhlas dan rendah hati. Amin . &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua Kejadian Berjalan Dengan Cepat&lt;br /&gt;Mawlana Syaikh Nazim Adil al Haqqani an Naqshbandi &lt;br /&gt;Ditranslasi dari Liberating The Soul, Vol.1&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam telah pergi dan pagi menjelang. Ya, malam telah dikuburkan dan hari baru dating Dan ketika malam dating lagi, maka setiap kejadian hari ini akan berlalu dengan cepat. Segala sesuatu berjalan dengan cepat. Kalian tak dapat membayangkan bagaimana cepatnya segala sesuatu berubah. Dan kita berpikir bahwa segalanya sama, seperti ketika kita berada di pesawat dan tidak dapat melihat apa yang terjadi. Tetapi kadang kala saya juga melalui jendela pesawat melihat keluar dan saya melihat pesawat lain berada dibawah kita. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat itu saya menyadari bahwa kita seperti pesawat yang sedang terbang itu, bahwakita juga terbang tidak berhenti. Bila saya tidakmelihat keluar saya kira bahwa kita tetap berada ditempat tidak bergerak. Dan akhirnya kitapun sampai ketempat tujuan kita. Semua mahluk didunia adalah penumpang, duduk di planet bumi ini. Ketika saya berpikir tentang hal ini, kadang saya bergumam,” pergi dalam waktu “ siapakah Kapten kapalnya, siapakah yang mengatur, siapa pilotnya? Apakah planet yang besar dengan seluruh penumpangnya tak ada pilotnya, tak mungkin. Bahkan setiap penumpang berkelahi satu sama lain, saling melempar , mereka semua berkelahi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam ruang waktu, kemanakah kita menuju? Apabila kita bergerak diluar orbit, segalanya akan habis, orang akan terlempar kesana kemari, Ya Latif,Ya Yang Maha Lembut. Dan kita duduk diatas api, api yang berada didalam bumi. Tetapi manusia tidak merasa takut, karena mereka tidak berpikir, mereka mabuk. Laa hawla walaa quwwata illa bill ah hil adzim, Tak ada daya dan kekuatan kecuali bersama Allah yang Maha Tinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wa min Allah at Tawfiq&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebutuhan Akan Kepastian &lt;br /&gt;Mawlana Syaikh Nazim Adil al Haqqani an Naqshbandi &lt;br /&gt;Ditranslasi dari Liberating The Soul, Vol.1&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sangat tak mungkin bagi seseorang untuk meninggalkan sifat-sifat buruk setani dan berjalan dijalan yang lurus, kecuali Allah swt menolong mereka. Oleh sebab itu kita harus memohon pertolongan Allah untuk segala sesuatu. Kalian tak dapat menjauhi perbuatan buruk bila kalian tak memohon pertolongan Allah, dan kalian tak dapat meletakkan langkah kalian dengan benar tanpa memintaNya. Oleh sebab itu ketika kalian ingin meninggalkan perbuatan nafsu setani,kalian harus memohon pertolongan Allah dengan mengucapkan, Audzu billah hi minas syaitonir rojim. Kalimat ini akan memberi perlindungan, menjadi benteng bagimu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap saat kalian merasa setan akan mengganggumu, kalian harus katakan, “Oh, Tuhanku, setan menginginkan aku menjadi hambanya, untuk menjadi pengikutnya. Oh Tuhanku jagalah aku dari setan terkutuk”. Ini kalimat yang penuh makna,meski kita hanya mengucapkannya dengan lidah kita, hal ini akan memberi perlindungan, apalagi bila kita mengucapkan dengan hati kita, maka akan menjadi sangat kuat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan ketika kalian memohon untuk mendapat jalan yang benar, kalian harus mengucapkan,” Bismillahir rohman nir rohim “. Zaman akhir ini ketika kita ingin melangkah dijalan yang benar, 100 setan akan mengeroyokmu dan mencegahmu agar tidak bisa bergerak untuk melangkah kejalan yang benar. Dan ketika kalian mengatakan, ” Bismillahir rohman nir rohim” ini akan membuat setan menjauh dan memberimu kekuatan untuk melangkah dijalan yang benar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ya..!!, Hal ini benar adanya,” Bismillahir rohman nir rohim” sangat powerful, sangat kuat. Ini adalah kunci dari setiap kekuatan ajaib. Semakin kuat hal ini kau yakini, meski kalian letakkan kakimu diatas sungai, maka kalian dapat berjalan diatasnya. Hanya keyakinan yang kuat yang dapat mencapainya. Setiap orang mengetahui sesuatu, tetapi hanya beberapa orang yang memiliki “keyakinan” sempurna. Ilmu pengetahuan bisa saja dimiliki setiap orang, tetapi “keyakinan” hanya beberapa orang yang terpilih saja yang memilikinya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hasan al Basri, semoga Allah merahmatinya, adalah Imam yang terkenal. Pada masanya Habib al’Ajami yang bukan berasaldari Arab,tetapi ia orang Persia atau Bukhara. Dia tidak membaca Qur’an seperti layaknya orang Arab, dia bahkan seorang yang buta huruf. Suatu ketika Hasan al Basri datang dan melihat Habib al Ajami solat Magrib. Ketika Hasan al Basri mendengar bahwa Habib al-Ajami tidak bisa mengucapkan al-hamdu, tetapi ia mengucapkannya el-hemdu maka Hasan Al-Basri tidak mengikutinya menjadi makmum, tetapi ia solat sendiri. Tiba-tiba Hatif ar-Rabbani, suara Allah datang melalui kalbunya, Allah swt kadang menelpon hamba yang dicintaiNya, dan mereka mendengar apa yang diucapkanNya.” Kecuali solat yang kau lakukan tidak mengikuti dibelakang Habib al-Ajami, Aku menerima seluruh sholatmu yang lain”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah swt mengatakannya melalui ilham yang dikirimkannya, dan Hasan al Basri mendengarkannya. Allah berkata,” Engkau tinggalkan berjamaah hanya karena kata-kata yang diucapkannya, tidak melihat hati dari Imam dimana Aku bersamanya. Aku melihat siapakah yang menjadi Imam dan Aku tak melihat pembacaannya, Aku melihat kedalam hatinya. Jika hatinya bersamaKU, maka Imam itu benar. Jika hatinya tidak bersamaKU, meskipun ia membaca Quran dengan sangat indah, maka malaikat yang akan mengantarkan sholatnya kepadaKu. Tetapi siapapun yang sholat dan hatinya bersamaKu maka Aku sendiri yang langsung menerima sholatnya tanpa perantaraan malaikat”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh sebab itu orang yang sholat terbagi menjadi dua macam, pertama adalah orang yang sholat dan ketika ia mengucapkan,”Allahu Akbar”, dia meletakkan segala sesuatunya bersama Allah semata, dan Allah swt mengambil sholatnya langsung dalam hadiratNya. Tetapi untuk seseorang yang mengucapkan,”Allahu Akbar”, tetapi hatinya berkelana, memikirkan pekerjaannya, makan minum, maka malaikat yang membawa sholatnya itu kepada Allah. “Oh Hasan al Basri, Aku akan menerima seluruh sholatmu demi para Imam yang kau tinggalkan karena caranya ia melantunkan Quran. Dan Imam Hasan al Basri mencucurkan air mata mendengarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu ketika Hasan al Basri sedang duduk dipinggir sungai Tigris di Bagdad, menunggu Perahu untuk menyeberangi sungai. Habib al-Aljami datang dan berkata,” Oo.. Ustadz, tuanku apakah yang engkau tunggu?. Hasan al Basri menjawab,” Aku menunggu perahu untuk menyeberang”. “ Engkau adalah Imam dan engkau duduk menunggu perahu disini untuk menyeberang?”. “ Mari kesini, katakanlah ‘Bismillah’ dan menyeberanglah”. Kemudian Habib berkata,” Bismillah hir rohman nir rohim” dan menyeberangi sungai Tigris. Hasan al-Basri hanya bisa menangis,” Orang ajam ini,orang yang asing dan buta huruf menyeberangi sungai dengan ‘keyakinannya’ dan aku masih duduk disini”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya, Hasan al- Basri memiliki pengetahui kekuatan kalimat “Bismillah hir rohman nir rohim” , tetapi Habib al Ajam memiliki keyakinan yang kuat sementara Hasan alBasri tidak cukup memiliki keyakinan untuk mengucapkan ,”Bismillahir rohman nir rohim” dan berjalan di air. Oleh sebab itu lebih baik memiliki “keyakinan yang kuat” dibanding memiliki ilmu. Hal ini sangat penting. Tetapi saat ini manusia selalu berlari setelah belajar cukup banyak. Apa keuntungannya? Kalian dapat belajar begitu banyak tetapi juga akan lupa begitu banyak. Tetapi “keyakinan” tak akan pernah meninggalkanmu. Keyakinan adalah inti dari ilmu pengetahuan. Kau bahkan dapat menanamnya dan ia akan tumbuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu ketika ketika Habib al ajami sedang duduk di khaniqah ( tempat dzikir), takiyah ( darwis pertapa).Hasan alBasri datang berlari kepadanya,” Ooh Habib,cepat sembunyikan aku”. Hasan berkata karena tentara Kalifah Hajaj sedang mengejar untuk menangkapnya. “ Masuk kedalam dan sembunyikanlah dirimu”. Hasan masuk kedalam dan menemukan tempat untuk bersembunyi. Tak lama kemudian tentara datang dan menanyakan Habib, dimana Hasan al Basri,” Apakah engkau melihat Hasan al basri?”. “ Ya, saya melihat Hasan, ia ada didalam”. Tentara kemudian masuk kedalam rumah mencari Hasan al Basri, mereka mencari disetiap tempat tetapi tak menemukannya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Apakah engkau tidak malu berbohong kepada kami!, dimana dia Hajaj akan menghukum orang yang tidak membantunya dan bekerjasama dengan Hasan al Basri, kau katakana dia didalam,apakah kau tidakmalu berbohong seperti itu!”.”Dia didalam,aku tidak berbohong dia memang didalam”. Sekali lagi tentara itu mencari didalam rumah,dan dengan sangat marah mereka pergi karena tak menemukan Hasan al Basri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian Hasan al Basri Keluar,” Oo Syaikh apa yang kau lakukan? Saya datang kepadamu meminta perlindungan, dan engkau mengatakan aku berada didalam”. “Ya Hasan,Ya Imam,najaut min sidqi-l-kalam”, engkau diselamatkan oleh kejujuranku. Aku katakana yang sebenarnya dan Allah melindungimu karena aku bicara jujur. Aku katakan,Ya Allah, ini adalah Hasan al Basri, hambamu, ia datang kepadaku dan meminta pertolongan untuk menyembunyikannya. Aku tak dapat melindunginya, hingga aku peryakan dia kepadaMU Ya Allah, dan aku percaya Engkau akan melindunginya. Aku hanya berkata seperti itu kepada Allah lalu membaca Ayat Kursi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh sebab itu meskipun tentara telah mencari keseluruh penjuru dan telah memegang kepalanya, tetapi mereka tidak dapat melihatnya. Ya, jika Allah melindungi hambaNya, hal itu adalah benar. Awliya adalah wakil Allah swt. Jika seseorang datang kepada seorang wali dan memohon untuk perlindungan, maka ia akan melindunginya didunia dan diakhirat nanti. Inilah karamah Awliya, mukjizat para Nabi as dan mukjizat untuk para Awliya. Kita membutuhkan keyakinan itu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekali lagi, Hasan al Basri datang untuk menjenguk Habib al Ajami. Ketika Hasan tiba Habib membawa dua potong roti, meletakkannya didepan Hasan al-Basri sebagai penghormatan kepada tamunya. Ketika baru saja Hasan al Basri akan makan, seorang yang lapar datang dan meminta makanan untuk ridho Allah. Kemudian Habib mengambil kedua potong roti itu dari Hasan al Basri dan memberikannya kepada pengemis lapar itu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian Imam Hasan bertanya,”Oo Syaikh, engkau memang orang baik, tetapi bila engkau memiliki pengetahuan Syari’ah itu akan lebih baik untukmu Syaikh”. “Engkau harus tahu meski sedikit tentang Syari’ah, aku bermaksud mengatakan, seharusnya engkau memberikan satu potong roti saja untuk pengemis lapar itu dan satu potong roti untukku akan lebih baik daripada memberikan kedua potong roti tadi kepada orang itu”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Habib al Ajami tidak berkata apapun. Beberapa saat kemudian seseorang mengetuk pintu rumahnya, kemudian Syaikh menyuruh Hasan al Basri untuk melihat siapa disana. Ternyata seseorang membawa sekeranjang penuh makanan. “Bawa keranjang itu kesini”, “Sekarang makanlah , engkau tahu begitu banyak ilmu Syariah, tetapi sedikit keyakinan. dia berkata kepada Hasan al Basri. “Meski engkau memiliki begitu banyak ilmu Syari’ah, tetapi engkau memiliki begitu sedikit keyakinan. Kamu harus berusaha untuk memiliki lebih banyak lagi keyakinan.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena Habib al Ajam memiliki “kepastian” apabila ia memberi seorang yang membutuhkan karena Allah, maka Allah “pasti” akan membalasnya lebih banyak dari yang ia berikan. “Engkau marah ketika aku memberikan dua potong roti kepada pengemis itu, coba lihat, jika aku tak memberikan kedua potong roti tadi, maka makanan ini tidak akan datang. Aku yakin ketika aku memberi, maka Allah akan mengembalikan paling sedikit sepuluh kalinya”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya. Oleh karena itu keyakinan lebih banyak memberikan keuntungan kepada setiap orang dan kita sangat membutuhkan “keyakinan” itu. Bila tanpa keyakinan maka ilmu pengetahuan tak akan ada gunanya. Hal ini seperti hiasan ornament yang membolehkan seseorang berkata, ”Kami adalah dokter, kami adalah ilmuwan”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah “keyakinan” itu?. Seseorang mengatakan ,” Jika aku meletakkan tanganku didalam mulut naga dan hatiku berkata tidak apa-apa, maka aku tidak takut bahwa naga itu akan memakan tanganku”. “Bukan, bukan itu, saya yakin dengan pasti, bila Allah memberi perintah untuk menggigit, maka naga itu akan menggigit tanganmu.Oleh karena itu dengan keyakinan apabila Allah mengizinkan naga itu tidak akan menggigit , maka aku tidak takut meletakkan tanganku kedalam mulut naga itu”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Imam Shaarani, salah satu dari hamba yang “tawakul”, seseorang yang percaya kepada Allah sepenuhnya, ia berkata,” suatu ketika aku sedang dalam perjalanan, dan waktu itu dekat saat magrib. Aku melihat kubah dan aku berjalan mendekatinya. Ketika aku masuk, aku melihat kuburan disana dibawah reruntuhan bangunan. Tiba-tiba seorang petani berlari kearahku dan berkata,”Oo ..Syaikh jangan tinggal disini, kau ikut kami saja, desa kami dekat sini. Disini adalah tempat yang sangat berbahaya, apalagi bila malam tiba. Begitu banyak ular yang sangat besar datang dan pergi, apabila ada orang yang tidur disini, pagi harinya kami hanya menemukan tulang mereka saja. Mereka memakannya, hanya tulangnya yang tersisa. Oleh karena itu kami memperingatkan engkau untuk tidak tidur disini”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian Imam Shaarani berkata kepada petani itu,” Oo…saudaraku, ketika engkau katakan hal itu, aku tak dapat pergi, aku tak dapat pergi walau hanya satu langkah saja. Karena ketika kalian memperingatkan aku akan ular besar itu, egoku begitu takutnya akan ular itu, dan tidak takut kepada Allah Azza wa Jalla. Oleh karena itu aku tidak dapat pergi bersama kalian. Aku tak dapat menerima tawaran kalian. Aku harus tidur ditempat ini malam ini. Ini lebih baik untuk mendidik nafsuku bahwa aku akan dimakan ular itu. Karenanya tak mungkin aku meninggalkan tempat ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Oo..Syaikh engkau mengetahui yang terbaik, engkau adalah Syaikh dan kami orang biasa. Kami mengundangmu dan kami juga telah memperingatkanmu akan ular besar itu”. “ Ya, terimakasih banyak”. Kalian boleh pergi dan aku akan disini malam ini. Jika kalian menawariku ketempat kalian tanpa memperingatkanku tentang bahaya ular ini, tentu aku dengan senang hati akan menerima tawaran kalian. Tetapi ketika kalian mengatakan ular yang sangat berbahaya dan ini adalah tempat yang berbahaya, maka aku tak dapat pergi dari sini meski hanya satu langkah, pergilah kalian”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka akhirnya para petani itu pergi, dan pagi-pagi sekali mereka bergegas ketempat itu kembali dengan membawa kain untuk menguburkan tulang belulang Syaikh Shaarani. Tetapi mereka melihat Shayikh sedang duduk berdzikir dan ular besar itu berbaring melingkarinya disebelahnya seperti kayu. Ketika Syaikh berbaring mereka melingkarinya seperti kasurnya dan berkeliling menjaganya sambil berdesis. Ya,bila kalian mengetahui dan percaya Allah swt , maka Allah akan melindungimu. Jika kalian dekat dengan Allah, maka segala sesuatu akan dekat dan bersahabat denganmu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah “kepastian”, dan hal ini sangat Penting!”. Dan kita semua harus berusaha untuk menumbuhkan keyakinan kita. Tidak hanya mempelajari seluruh isi Al Quran dan Hadist Tetapi juga berusaha mendapatkan kekuatan rahasia dari huruf al Quran, hal ini akan memberikan “kepastian” untuk diri kita. Siapapun yang memiliki sesuatu, ia bisa memberi, jika dia tidak memiliki bagaimana dia akan memberi. Kalian meminta roti pada seseorang, jika ia punya ia akan memberikan nya kepadamu, jika ia tak punya, bagaimana ia akan memberikannya kepadamu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepastian adalah merupakan sifat Nabi. Kepastian mereka telah membawa Malaikat Jibril turun dari surga kepada mereka. Dan begitu juga dengan kepastian Awliya. Anda bisa mengandalkan kepastian mereka. Semua Awliya memiliki kepastian dan anda tidak akan menemukan seorang Wali tanpa kepastian. Jadi kita memohon kepada Allah untuk mencari kepastian tersebut. Ada lampu yang hanya 5 watt ada yang 100 watt, sebanyak itu mereka meminta kepastian’ kepada Allah, maka sebanyak itu yang akan diberikan. Kita sangat membutuhkan hal itu. Semoga Allah memberkahi dan memaafkan kalian, dan menjamin kepastianNya dari orang-orang yang disayangiNya, Amin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wa min Allah at Tawfiq&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mema’afkan Orang Lain&lt;br /&gt;Mawlana Syaikh Nazim Adil al Haqqani an Naqshbandi &lt;br /&gt;Ditranslasi dari Liberating The Soul, Vol.1&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Suatu pagi Syaikh Nazim berbicara mengenai Perilaku bebas dari anggota Group Musik Rock yang berlatih di sebelah Masjid di London dimana Syaikh Nazim biasa memberikan kuliah-kuliahnya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka adalah orang yang sangat bahagia. Kita juga bahagia, Alhamdulillah, mereka tidak meminta untuk menjadi seperti kita disini dan kitapun tidak ingin seperti mereka. Setiap orang bahagia. Setiap anggota didalam kelompok harus berbahagia, jika tidak maka mereka akan mencari kelompok lain. Hal ini penting!. Allah Maha Besar berkata,”Kullu hizbin bima ladayhim farihun”. Setiap kelompok berbahagia dengan temuan mereka. Setiap kelompok duduk dalam suatu pesta, dan mereka mendapat kenikmatan. Jika mereka tidak mendapat kenikmatan dikelompok itu mereka akan pergi dari situ dan mencari kenikmatan lain yang berada dikelompok lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya hendak berkata bahwa setiap orang akan masuk dalam suatu kelompok melalui pemikirannya, tindakannya, perilakunya, atributnya, atau kepercayaannya. Bahkan dalam hal beragama Islam saja terdapat banyak kelompok. Di London sejumlah muslim beribadah ke Masjid Central, yang lain ke Masjid Peckham dan yang lain lagi Masjid West Indian. Demikian pula bangsa Turki yang terpecah menjadi tiga atau empat golongan dimana mereka mendapat kenikmatan melalui kelompoknya masing-masing karena jika tidak, mereka tentu akan pergi ketempat lain yang sesuai dengan hatinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitulah aturan didunia ini Alah swt telah meletakkan aturan dan Dia berkata,” Semua orang mendapat kebahagiaan dengan kelompok yang ia temui”, seperti ibaratnya meja yang diletakkan untuk orang tertentu. Seseorang akan berkata,” Ya ini adalah kelompok yang terbaik buatku dan ia duduk disitu sedang yang lain hanya datang dan melihat. Ada yang duduk lama kemudian pergi. Artinya ia tidak sepaham dengan assosiasi itu dan ia pergi mencari yang lain. Ada juga tetangga kita yang bisa menerima dan mereka memiliki banyak kelompok dan mereka senang, kitapun demikian berkumpul dengan kelompok kita dan berbahagia Alhamdulillah. Allah juga mengumpulkan beberapa orang untuk melakukan kejahatan, semenatara yang lain Dia kumpulkan untuk melakukan kebaikan . Mereka membawa bebannya sendiri-sendiri. Jika mereka tidak melakukan hal itu maka yang lain akan mengambil alih. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti juga muazdin yang bertugas mengumandangkan adzan, jika ia meninggal maka mustahil kita akan merasa bebas . Karena adzan itu biasa ada yang mengumandangkan nya, jika ia tidak ada maka kita bisa ditunjuk menjadi penggantinya. Kita berterima kasih pada Allah karena ada yang bertugas Adzan sehingga kita tidakmendapat tugas tersebut. Kita berkata mereka tentulah lelah untuk selalu bertugas Adzan setiap hari,Ya Allah, maafkanlah mereka dan ambil alilhlah beban mereka. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para pelaku kejahatan tidak mendoakan kita, tetapi seorang pendoa harus mendoakan mereka. Kalian mengerti. Mereka para penjahat bahkan tidak berdoa untuk diri mereka atau yang lain, tetapi pendoa atau orang yang yakin, ia harus lebih ikhlas daripada mereka yang terbebani atau mewakili kejahatan atau bahkan bekerja dalam kejahatan, sehingga kita berterimakasih pada Allah kita dibebaskan dari kejahatan itu. Mereka tidak pernah terpikir untuk mendoakan diri mereka sendiri atau orang lain, sedangkan kita harus mendoakan orang-orang itu, karena mereka berada dalam beban yang berat. Hal ini adalah tingkat tertinggi dari suatu agama, yaitu tingkatan para nabi khususunya tingkatan dari Nabi penutup. Nabi Muhammad saw memohonkan maaf dan memohonkan doa bagi orang-orang tersebut, karena nabi kita memiliki pengetahuan tentang Kebijaksanaan Allah. Jika Nabi Muhammad saw tidak mengetahui Hikmah Allah maka ia tidak akan menjadi Nabi terakhir. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nabi Muhammad saw melebihi nabi yang lain, dan ia tahu akan kebijakan Allah mengenai anak Adam, terutama mengenai orang yang beriman dan tidak beriman., Ia juga tahu tentang setan, nafsu dan dunia dan juga tentang hari akhir, surga dan neraka dan kehidupan abadi. Karena itu ia selalu memohonkan ampunan untuk umatnya. Dan semua orang yang hidup di jaman dahulu hinggga sekarang berasal dari umatnya karena jika nanti Yesus Isa as kembali, ia tidak lagi sebagai nabi dan ia sendiri akan menjadi umat Muhammad saw, sehingga Nabi saw memohonkan ampun untuk setiap orang yang berada dalam kehadirat Illahi. Allah telah menjanjikan bahwa pada hari akhir, Aku akan berakata padamu Muhammad, apa yang kau sukai, semaumu apa saja maka akan aku berikan apa yang kau minta, Aku juga akan mengampunkan siapa saja sesuai permintaanmu. Aku akan memberi untukmu. Tiada seoarng manusiapun yang bisa mencapai maqom itu karena merupakan maqom tertinggi, atau Maqom “al-Mahmud” atau maqom yang paling dijunjung dalam kehadirat Ilahi, yang hanya diberikan kepada satu anak Adam. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan Allah berkata kepada Muhammad , “Mintalah dan Aku akan memberi sesuai permintaanmu. Maka kemudian Nabi saw akan meminta dan Allah akan berkata, mintalah lebih banyak lagi, kemudian Nabi minta lebih banyak lagi. “Aku memeberi”, kata Allah dan mintalah lebih banyak lagi dan lagi, hingga akhirnya Nabi saw malu dan berhenti meminta. Sekarang lihatlah apa yang akan aku berikan kepada hambaku ketika ia membuka lautan ampunan dan pahalaNya. Kemudian pahala atau balasan diberikan Allah oleh kepada hambaNya, sehingga Nabi saw akan malu melihat balasan itu, dan malu untukmeminta kedua kalinya, Ia melihat apa yang Allah berikan untuk umatnya dan kepada umat Muhammad. Sebanyak yang Nabi saw minta ternyata besarnya hanya setitik dari samudera yang tiada akhir pemberian Allah kepadannya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manusia akan selalu menderita sepanjang hidupnya. Tetapi sebanyak derita yang ia rasakan sepanjang hidup, maka ketika ia meninggalkan kehidupan dunia ini dan dikubur dialam barzah dan dihari kebangkitan, ia harus terus menaruh harapan tertinggi kepada Allah karena Dia akan berakata, “Sabakat rahmati ‘ala ghadabi” – “Kemurahan pengampunan Ku melebihi kemarahanKu. Sehingga betapa menderitanya anak Adam tetapi pada akhirnya mereka akan mencapai samudera ampunan Allah. Wa min Allah at Tawfiq&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mencari Sumber Hikmah&lt;br /&gt;Mawlana Syaikh Nazim Adil an Naqshbandi al Haqqani&lt;br /&gt;Ditranslasi dari Liberating The Soul, Vol. 2&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Ketika mendengarkan ceramah ini , saat itu Mawlana Grandsyaikh Nazim Adil juga sedang menerima dua orang muslim “pencari” yang telah mengunjungi beberapa Syaikh yang lain dan berencana untuk meneruskan pencarian mereka untuk suatu bimbingan spiritual, saat ini mereka berada dalam pencarian”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalian tidak memiliki 40 tangan untuk memiliki 40 Syaikh, maka dari itu jika kalian melakukan perjalanan sprititual dan telah menemui Syaikh yang sesuai dengan tujuanmu maka hal itu cukup!!. Cukup bagimu untuk berada ditempat tersebut. Selama anda masih terus mencari, berarti anda hanya berjalan untuk egomu, maka ego kalian akan terus mencari dari timur ke barat untuk melihat Syaikh ini dan Syaikh yang itu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kalian ke pasar untuk mencari sesuatu , seharusnya kalian telah memiliki tujuan apa yang akan dibeli, dan kalian telah mensurvey dimana tujuan itu bisa didapat. Jika kalian menemukannya maka anda harus membelinya dan tak perlu untuk meneruskan perjalanan mencari keseluruh pasar-pasar yang lain. Tak ada waktu lagi untuk hal tersebut!. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan demikian Syaikh anda mengerti bahwa anda sedang mempertanyakan tujuan tersebut. Jika anda menemukan apa yang anda cari, dan hal itu berada didalam diri seseorang atau guru, maka nama menjadi tidak penting, yang terpenting adalah bahwa anda menyadari kepentingan apa yang anda perlukan dari Syaikh tersebut, meskipun jika ternyata jawaban itu ada pada Syaikh yang masih muda, maka hal itu juga tidak apa-apa. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi siapapun yang anda temui tidak menjadi masalah, karena Allah bisa saja meletakkan jawaban pencarian kita pada seseorang. Anda tak boleh terkecoh oleh penampilan luar seseorang, dengan mempertanyakan siapakah orang tersebut, padahal apa yang anda butuhkan terdapat pada orang itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita memang sangat memerlukan “hikmah”, pengetahuan adalah suatu hal tetapi hikmah merupakan hal lain. Pengetahuan dapat anda cari dimanapun tetapi “hikmah” ketika ia tertulis didalam buku, maka hikmah berubah menjadi bagian dari ilmu pengetahuan. Hikmah datang langsung dari lidah, ucapan dan dari hati ke hati. Jika hikmah itu dituliskan maka ia menjadi ilmu pengetahuan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda boleh saja memiliki pengetahuan tetapi lebih penting lagi “hikmah”. Allah swt bisa saja memberikan hikmah yang tiada habisnya itu kepada siapapun, ke petani, kepada seorang bocah lelaki, wanita, pria tua, berbagai ras kebangsaan ataupun pada orang yang sangat sombong. Intinya hikmah dapat dimiliki oleh siapapun yang Allah swt kehendaki, bukan hanya pada orang yang berpendidikan saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada peribahasa bahwa harta karun selalu terpendam dibawah puing-puing reruntuhan. Tidak ada yang mencari harta karun digedung-gedung moderen di pusat kota, mereka selalu mencari harta karun direruntuhan bangunan tua. Memang dari luar tidak tampak, tetapi dibawah tanah mungkin anda akan menemukannya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seseorang akan senang mendapatkan barang antik meskipun hanya kepingannya saja, karena mereka menilai barang itu sangat berharga meski sudah rusak. Karena orang selalu menghargai barang antik, daripada yang baru, meskipun yang baru itu gelas yang utuh dan tidak pecah. Oleh karena itu hikmah Allah swt dapat ditemukan pada siapapun. Jangan beranggapan hanya dapat ditemukan pada orang yang kelihatannya hebat saja. Pintu Islam selalu terbuka berada dari timur sampai ke barat, dan kita dapat mencarinya dimana saja. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika sumber ‘hikmah’ tersebut bisa kita dapatkan dari siapapun , maka ‘para pencari hikmah’ haruslah bersikap rendah hati untuk mendengarkan pendapat setiap orang. Banyak orang yang memiliki pengetahuan, tetapi jika kita ingin mencari hikmah’, kita harus menggalinya diantara puing-puing reruntuhan, karena ilmu bisa saja dimiliki dengan mudah, tetapi ‘hikmah’ adalah suatu hal yang lain lagi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ilmu pengetahuan ibarat pesawat terbang dan ‘hikmah’ adalah bahan bakarnya, tanpa bahan bakar pesawat tak akan pernah terbang. Meskipun banyak orang yang berpengetahuan tetapi mereka masih tetap berada di bumi, mereka menunggu “bahan bakar”. Mereka bangga akan “keindahan sayapnya” keluasan ilmunya namun mereka tidak pernah bisa ‘terbang’. Banyak orang yang bicara tentang ilmu para sufi, tetapi itu hanya yang mereka baca dari buku. Bukan hikmah para sufi yang mereka dapatkan secara langsung dari ucapan mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti juga “Produk pikiran”, atau sesuatu yang kita hapalkan makin lama makin memberatkan otak kita karena kita selalu membawanya didalam pikiran kita. Tetapi “Produk Hati” dia membawa kita, meringankan kita bukan membebani otak kita. Abu Yazid Bistami salah seorang Mursyid Rantai Emas Naqshbandi mengatakan,” Oo para cendikiawan kalian membawa ilmumu dan buku-bukumu kemana saja kau pergi, dan kau selalu mencarinya, hingga lama kelamaan kau ibarat seekor kuda yang membawa beban berat dan membuat dirimu lelah”. Semua “ Mind Product”, hasil pemikiranmu merupakan beban yang berat bagi diri kalian. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nabi saw berkata,” Musibah terbesar dari ilmu yang kau simpan diotakmu adalah lupa”. Sesuatu yang menghancurkan ilmumu adalah engkau lupa mengingatnya. Maka wajarlah bila para cendikiawan terus menerus kawatir bila mereka lupa. Apalagi dibarengi dengan bertambahnya usia, dimana kekuatan pikiran semakin melemah. Sehingga sedikit demi sedikit apa yang mereka ingat akan hilang. Padahal banyak sekali hal-hal yang dapat mempengaruhi bertambah lemahnya daya ingat kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jaman ini meskipun mereka menjadi ahli pikir, mereka sering kali berada dibawah perintah ego mereka. Mereka melakukan kemauan ego, sementara daya ingat melemah, mereka tak pernah menggunakan “hati nurani” mereka. Padahal “produk hati” tak pernah melemah bahkan semakin kuat, sayang sekali kalian tak pernah menggunakannya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syaikh Abdullah Faiz Daghestani berusia 113 tahun ketika wafat, dan ia mempergunakan daya ingat yang disimpan dihatinya. Jika daya ingat hati baik, maka tak akan melemah sampai akhir hayatnya. Mereka akan selalu memiliki ingatan itu meski bertambah tua. Orang yang meninggalkan hati dan mengandalkan otaknya saja, maka hapalannya akan terus melemah dari hari kehari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Grandsyaikh Abu Yazid Bistami mengatakan kepada para cendikiawan,” Jika kalian tak memiliki buku, maka kalian habis , jika kalian lupa maka kalian menjadi tong kosong”. Kalian selalu memasukkan berbagai hal kedalam pikiranmu dan ketika otakmu melemah maka menjadi ruang yang kosong. Tetapi orang yang memiliki hikmah yang berasal dari hati, maka hikmah itu selalu berbuah dan bersemi, dimana hikmah tersebut yang akan membawa mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Hikmah dan Kearifan” adalah Kekuatan Ilahi, ini bukan berasal dari jalur biasa, karena kekuatan Ilahi datang melalui ‘hikmah’ yang menguasai tubuh seseorang dan bisa berada di timur ke barat dalam hitungan detik. Bahkan bisa beralih dari dunia ke surga. Saat ini saya melihat banyak keinginan muncul diantara masyarakat barat. Mereka sangat gemar membaca buku, sementara muslim selalu senang membaca Al-Qur’an dan tak lelah mengulang-ulangnya. Tetapi saat ini begitu banyak orang dikendalikan oleh ego mereka, bahkan kini didunia Islam mereka mulai meninggalkan membaca Al-Qur’an, sementara mereka juga tidak membaca buku-buku seperti masyarakat barat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu seseorang dapat saja membaca ribuan buku, namun untuk apa? Meski kita membaca ribuan buku, namun kita masih tetap saja haus dengan bahan bacaan, jadi apakah tujuan sebenarnya? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian muncullah pertanyaan dihati mereka setelah membaca ribuan buku. Mengapa mereka masih merasakan ada suatu kehampaan. Saat ini banyak orang yang mempertanyakan pengetahuan sufi, sehingga mereka mulai banyak membaca buku-buku tentang sufi, meski ribuan buku sufi telah dibaca, tetap saja mereka masih merasa kehausan, ibarat orang dipadang pasir yang mencari sumber mata air. Mereka haus meskipun banyak mata air didalam jiwa mereka namun tidak cukup mengobati haus mereka sehingga mereka mempertanyakan makna .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka tertipu oleh ilusi, terutama masyarakat barat yang mengejar berbagai ilusi. Banyak mereka yang berimajinasi bahwa mereka mengejar sumber mata air sampai mereka menyadari hal itu hanya merupakan ilusi. Memang sangat jarang ditemukan oase ditengah padang pasir yang luas, kebanyakan yang ada hanyalah bayangan ilusi tersebut. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maaf, bila saya mengatakan bahwa masyarakat barat ibarat orang ditengah padang pasir yang kehausan dan mereka sedang mencari kesana kemari mencari mata air yang memberi mereka kehidupan. Mereka berlari mencari kesana kemari, ketika ditemukan ternyata oase itu hanya ilusi, dan mereka tetap mengejar oase-oase itu. Seperti kedua saudara kita yang datang tadi pagi, mereka diantara orang-orang yang merasa kehausan dipadang pasir dan berusaha untuk mendapatkan oase, karena jika tidak, mereka hanya mendapatkan ilusi. Diberbagai negara Eropa, Asia, Tibet, Amerika, Arab banyak sekali ilusi- ilusi, tetapi hanya sedikit oase yang ada. Namun Allah swt, Tuhannya anak Adam as, berkata,” La taqnatu”. “Jangan berputus asa”. Karena siapapun yang secara serius mencari, maka ia harus terus mencari”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah hikmah dibalik sulitnya pencarian itu?. Hikmahnya ialah apapun yang kalian temukan dengan mudah, akan kalian anggap “murah”, sedangkan ketika kalian mencarinya dengan susah payah maka kalian akan lebih menghargainya. Oleh sebab itu jika kalian mencari suatu oase, maka oase itu akan sulit untuk kalian cari dan anda akan menghadapi banyak kesulitan untuk sampai kearah itu. Selama anda hidup anda harus berjalan menuju suatu tempat, diperjalanan anda akan mendapatkan ratusan ilusi. Dan diujung seratus ilusi tersebut ada oase. Maka janganlah mengatakan aku telah pergi kesana kemari dan menemukan bahwa itu hanya suatu ilusi, kemudian aku berpaling keorang lain yang ternyata juga ilusi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya telah berlari mengejar 99 Syaikh dan ternyata mereka semua hanya ilusi. Jadi untuk apa saya mencoba yang satu ini? Jangan katakana hal itu!! Selama anda bisa berjalan anda harus tetap berusaha, ke 99 orang tersebut bisa jadi hanya ilusi, namun satu yang terakhir mungkin saja oase sungguhan yang sesuai bagi anda. Karena Allah swt berkata, “Jangan Berputus asa, jangan tinggalkan harapanmu”, Bila anda berhenti berharap maka engkau akan mati. Tidak ada seorangpun yang mati sampai seseorang berputus asa terhadap kehidupan. Namun siapapun berharap untuk hidup akan terus hidup, siapapun yang berharap untuk mencari maka akan mendapatkan apa yang ia cari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wa min Allah at Taufiq &lt;br /&gt;posted by mevlanasufi at 2:55 AM 0 comments &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Princess Diana Death &lt;br /&gt;Kematian Putri Diana&lt;br /&gt;Mawlana Syaikh Nazhim Adil al-Haqqani an Naqshbandi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KATA PENGANTAR&lt;br /&gt;Zero Quencel&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Putri Diana mempunyai pengaruh yang besar terhadap dunia semasa hidupnya, dan setelah kematiannya pun pengaruhnya tetap berlanjut. Dia menghabiskan saat-saat akhir hidupnya dengan Dodi, seorang Muslim, yang menurut teman-teman terdekatnya telah menundukkan hatinya dan membuatnya tertarik dengan Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah sebuah alasan mengapa menjadi sangat menarik untuk mencoba mengerti apa arti kematiannya dari sudut pandang Sufistik. Dia menjadi idola jutaan orang, tetapi sebagian besar dari mereka merasa sangat berat menghadapi kematiaannya. Mereka tidak terhubung dengan agama mana pun yang sebetulnya mampu memberikan panduan untuk situasi seperti ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada tahun 1979, seorang teman saya yang sangat dekat meninggal. Saya merasa hidup saya berakhir dengan kematiannya. Selama berhari-hari Saya duduk di tepi sungai Nil, tak mampu berhenti menangis. Suatu pagi beberapa wanita datang dan berkata bahwa di dalam Islam ketika seseorang meninggal, orang-orang merasa gembira dan bersyukur. Mereka tahu bahwa orang ini telah selesai menjalani ujiannya di dunia ini dan kembali kepada Allah. Ini menjadi kesan pertama saya tentang Muslim, bahwa mereka sesungguhnya tidak waras. Bayangkan, merasa gembira ketika seseorang yang kita cintai meninggal!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah kembali ke Eropa, Saya mulai memahami apa maksudnya, dan mulai merasa iri akan kekuatan mereka karena Saya menyadari, bahwa jika kita tidak takut akan kematian, maka kita tak akan takut terhadap apa pun di dunia ini. Ini adalah kebalikan dari segala yang Saya yakini selama ini. Pada masa itu minat utama saya adalah pada lingkungan hidup. Saya bekerja dengan Green Party dan Greenpeace yang misinya adalah untuk menghindari kematian pada semua level, baik itu manusia, binatang, tumbuh-tumbuhan, air atau udara. Tampaknya mustahil untuk melihat ada kebaikan dalam kematian, karena kita tidak mempunyai kaitan dengan dunia yang lain dan tidak ada pemahaman tentang konsep spiritualitas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang Saya menghadapi kematian secara sangat personal, dan saya menyadari bahwa pasti ada sesuatu setelah kematian. Orang yang saya cintai yang telah meninggal, tetap ada dalam hati saya. Cinta tidak mati. Malah sebaliknya, seakan-akan kematian telah membuat cinta ini absolut dan lebih kuat dari sebelumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memakan waktu 4 tahun bagi saya untuk mengambil langkah dan menjadi Muslim. Saya sebelumnya tidak pernah mendengar tentang Muslim Swedia. Tetapi yang paling berat dan rasanya mustahil adalah membayangkan harus memberhentikan kebiasaan minum minuman keras dan merokok dan malah harus mulai melakukan shalat 5 kali sehari. Banyaknya disiplin yang tampak di depan mata seakan-akan tidak ada habis-habisnya. Tidak ada yang memberitahukan bahwa Quran diturunkan selama 23 tahun, bahwa Muhammad saw diajarkan berbagai hal oleh Malaikat Jibril as secara bertahap. Para Sahabat Rasulullah saw pun baru mendapat larangan keras menghentikan minum alkohol 13 tahun setelah Quran pertama diturunkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kematian di masa muda dari siapa pun, terutama dari seseorang yang dekat di hati kita, akan terasa di bagian yang terdalam, pada akar terdalam dari keberadaan kita, dan sering membuat kita bertanya “Mengapa?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kecuali kita telah mencapai tingkat kesucian, yang berarti kita mengikuti Kehendak Tuhan dalam segala hal, hidup kita akan dipenuhi oleh banyak kecelakaan. Kapan pun kita melanggar perintah-Nya, kita akan kehilangan Perlindungan-Nya dan jalan hidup kita akan sangat salah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama hidupnya Putri Diana menjadi acuan tidak hanya untuk gaya dan busana, tetapi lebih penting lagi untuk kelembutan dan kerja sosialnya. Jika kita meletakkan perilakunya dalam konteks agama, maka sesungguhnya akan mampu mengajak orang menjadi sadar akan akibat dari perilaku mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kehebohan akibat kematian Diana menggambarkan dengan sangat jelas bahwa kebanyakan orang tidak tahu apa sesungguhnya arti kematian. Kita hidup dalam suatu masyarakat yang merasa telah mencapai puncak peradaban. Tetapi mereka tak mampu memahami arti hidup dan pada akhirnya peranan kematian di dalamnya. Ini adalah dunia di mana Sang Pencipta secara teratur mengirimkan Nabi-Nabi-Nya untuk secara akurat menjelaskan berbagai pertanyaan mendasar tentang eksisitensi kita. Tetapi dunia sekarang, larut dalam tujuan-tujuan dan kebutuhan yang sifatnya materialistis, dan beranjak semakin jauh dari keinginan untuk mengerti mau pun mendengarkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesuai penciptaan kita, kita haus akan rasa menyatu”. Kita cenderung untuk mencari orang-orang yang akan mengisi tempat yang dulunya diisi oleh para raja atau Nabi, orang-orang yang misinya adalah menyatukan kita dan membimbing kita ke Sang Pencipta. Orang-orang tersebut ada bukan untuk kesenangan ego mereka, atau agar mereka dikagumi, tetapi untuk malayani Tuhannya dengan membawa orang-orang kembali kepada-Nya. Di masa sekarang di mana pemahaman ini dengan sangat cerdik berusaha diingkari, orang-orang mencari idola-idola lain sebagai pemersatu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang-orang meratap untuk Elvis Presley, untuk Spice Girls dan siapa pun yang dipilih media massa agar kita menghamburkan uang untuknya. Fungsi asli idola, untuk membuat kita ingat kepada Tuhan dan membawa kita kembali kepada-Nya, telah lama dilupakan. Fungsi itu sekarang dengan jelas telah digantikan oleh lawannya, oleh idola-idola yang sering mengajar kita untuk sekuat mungkin melawan Perintah-Perintah Suci yang dibuat oleh Sang Pencipta untuk kita dalam menjalani hidup ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyebab kematian Putri Diana menyingkap banyak kelemahan-kelemahan masyarakat kita. Seperti yang dikatakan oleh Ratu Elizabeth dalam pidatonya yang menggugah, “Banyak pelajaran yang bisa dipetik…“. Salah satunya adalah bahwa kita sekali lagi harus membuat batas antara hal-hal yang bersifat pribadi dan publik. Dalam agama Islam batas ini sangat jelas, sehingga para wanita memakai pakaian yang tertutup di muka umum, agar tidak menjadi korban paparazzi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tujuan dari buku ini bukanlah untuk menghakimi Putri Diana dengan cara apa pun karena hanya Allah yang tahu. Beberapa tahun yang lalu Syaikh Nazhim diundang oleh sebuah keluarga yang baru saja kehilangan putranya yang berusia 20 tahun karena kecelakaan mobil. Hari itu adalah peringatan 40 hari kematian putra mereka, dan Syaikh Nazhim diminta untuk melakukan doa khusus pada hari itu. Selama doa berlangsung, sang ibu terus menangis. Setelah acara selesai Syaikh Nazhim berkata kepada wanita tersebut, “Setiap malam setelah matahari terbenam ruh anakmu berdiri di depan pintu menunggu untuk masuk. Tetapi ketika dia melihat engkau menangis dia berbalik karena itu membuatnya sedih.“&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak ada yang lebih membuat sedih orang-orang yang telah meninggal ketika melihat orang-orang yang mereka cintai menangis karena itu berarti mereka belum bisa menerima Ketentuan Tuhan. Orang-orang yang telah meninggal tahu bahwa hal terpenting adalah Kehendak Tuhan. Orang-orang yang sungguh-sungguh ingin mengetahui, yang ingin memahami arti dari tantangan besar yang disebut hidup dan mati, Sang Pencipta tak akan meninggalkan mereka. Dia masih mempunyai orang-orang-Nya untuk memberitahu kita, mereka adalah para Awliya, orang-orang yang suci. Syaikh Nazhim adalah salah satu dari mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SIAPAKAH SYAIKH NAZHIM ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Matahari akan terbit di Barat!“ seru Rasulullah Muhammad saw. Maka Syaikh Nazhim dikirim ke Eropa untuk mempersiapkan orang-orang untuk masa pencerahan yang baru. Semua isme akan berakhir. Orang mulai menyadari bahwa berbagai sistem yang dihasilkan oleh pemikiran mereka tidak membawa kepada kebahagiaan dan kedamaian yang mereka cari. Barat sedang mendambakan suatu perlambang spiritual, sebagai penghubung ke suatu realitas di luar materialisme yang tidak pernah memberikan kepuasan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mawlana Syaikh Nazhim al-Haqqani merupakan penghubung itu. Pengetahuan yang dibaginya dengan kita bukanlah miliknya pribadi. Beliau meneruskannya dari sebuah mata rantai orang-orang suci. Beliau adalah Syaikh ke-40 dari Mata Rantai Emas Thariqat Naqsybandi, yang berawal dari Rasulullah Muhammad saw sebagai orang pertama yang menerima Pengetahuan Ilahiah dalam mata rantai ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syaikh Nazhim telah berkunjung secara rutin ke London selama Bulan Suci Ramadhan sejak 1974. Beliau diperintahkan untuk melakukan hal ini oleh Syaikhnya, Syaikh `Abdullah ad-Daghistani, beberapa saat sebelum meninggal. Beliau diberitahu bahwa Hari-Hari Akhir telah mendekat dan kebenaran akan sekali lagi menjadi nyata, kali ini datang dari Barat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keberhasilan luar biasa dari Syaikh Nazhim untuk membawa Islam kembali ke dalam hati orang-orang Barat, di tengah maraknya cercaan Pemerintah Barat terhadap agama ini, menjadi bukti nyata dari kesuciannya, yang terus dirasakan oleh para pengikutnya. Kita telah diberitahu bahwa ada 124.000 Awliya yang hidup sepanjang zaman. Di masa sekarang, sebagian besar dari mereka tersembunyi. Syaikh Nazhim pun mempunyai impian untuk menghabiskan sisa hidupnya dengan ber-khalwat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beliau dilahirkan pada tanggal 21 April 1922 di Larnaca, Siprus. Walaupun dikenal sebagai anak yang saleh, dedikasi penuhnya terhadap kehidupan spiritual baru tampak di usia sekitar 20-an. Beliau sedang mempelajari ilmu kimia di Istanbul, ketika saudara laki-lakinya yang mengidap TBC, meninggal dalam pangkuannya. Peristiwa tersebut mengubah hidupnya. Beliau menyadari keterbatasan pengobatan modern, ilmu pengetahuan dan secara umum kehidupan dunia ini, dan memulai pencarian spiritualnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Langkah pertamanya adalah melakukan suluk selama 1 tahun penuh di Aleppo, yang dilakukan di sebuah loteng rumah, shalat dan makan hanya 7 buah zaitun setiap hari. Setelah 1 tahun, Syaikh di sana memberitahu bahwa beliau telah mencapai tingkat yang sedemikian rupa, sehingga hanya ada satu Syaikh yang sekarang mampu menolongnya, yaitu Syaikh `Abdullah ad-Daghistani di Damaskus. Syaikh Nazhim segera berangkat untuk menemui Syaikh tersebut dan hanya memiliki satu keinginan, untuk mohon izin pada Syaikh `Abdullah agar diperkenankan menghabiskan sisa hidupnya melakukan suluk di makam Rasulullah di Madinah. Ternyata, beliau malah ditugaskan untuk terus-menerus dikelilingi orang, untuk melatih mereka dan menjadi contoh bagi mereka, mula-mula di Siprus, kemudian di London. “Ini adalah akhir zaman“, beliau diberitahu, “dan terutama orang-orang di Barat membutuhkan inspirasi suci untuk menerangi hati mereka dan membawa mereka keluar dari lorong kegelapan.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SIAPAKAH PARA AWLIYA?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk sebagian besar orang di barat, Awliya (Orang-orang Suci) adalah sesuatu dari masa lalu, orang yang dibuat patungnya atau ada dalam lukisan. Anggapan bahwa Awliya masih ada saat ini dalam dunia yang mempunyai pemahaman positivisme dan sekuler, adalah ketinggalan zaman. Sungguh pun demikian ada 124.000 Awliya yang hidup sepanjang zaman. Jadi apa ciri-cirinya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata ‘holy‘ (suci) berasal dari whole (lengkap/sempurna). Itu menandakan bahwa seseorang telah mencapai kesempurnaan, sempurna dalam arti bahwa dia menjalankan Kehendak Sang Pencipta dalam segala hal. Allah secara teratur mengirimkan resep-resep akurat tentang bagaimana kita bisa mencapai “kesucian”, yaitu dengan mengikuti Aturan Suci-Nya. Bagaimana pun, kita diciptakan dalam Pandangan-Nya, untuk menjadi wakil-Nya, khalifah-Nya, di bumi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berita gembiranya adalah bahwa Sang Pencipta tidak meletakkan kita di bumi untuk ditinggal sendirian. Kita diberi aturan dan petunjuk untuk bagaimana hidup secara damai, yaitu dengan mengikuti Hukum-Hukum-Nya dan dengan demikian memenuhi maksud dari alasan kita berada di bumi, untuk kembali kepada-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada zaman ini kita meyakini konsepsi yang salah tentang arti kebebasan. Sudah pasti kita mempunyai “kebebasan” untuk memilih antara yang baik dan buruk, ini yang membedakan kita dan membuat adanya tanggung jawab. Kita bisa memilih kehidupan yang jahat dengan sepenuhnya mengabaikan Petunjuk Suci yang telah diberikan Sang Pencipta kepada kita. Tetapi di sisi lain, kita harus menyadari bahwa untuk setiap ketidakpatuhan ada harga yang harus dibayar, bisa sekarang atau kelak di akhirat. Dan harga yang harus dibayar akan meningkat, semakin lama kita menunggu, semakin mahal biayanya. Oleh sebab itu, setiap orang yang memiliki kesadaran, harus berusaha untuk melakukan kebajikan. Adalah tugas setiap Awliya seperti Syaikh Nazhim, untuk benar-benar mengajar kita agar menjadi baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang-orang yang mengikuti seorang Awliya seperti Syaikh Nazhim, mempunyai kesempatan untuk menyaksikan bagaimana ditegakkannya Aturan-Aturan Suci ini dan bagaimana dilaksanakannya dalam setiap gerakan. Pada waktu yang sama, Energi Suci yang mengalir dari seorang Awliya, menyentuh setiap orang yang berhubungan dengannya langsung di hatinya. Jika cinta telah tumbuh, seorang pengikut tidak dapat tidak, tetapi bagaikan magnet dia akan mengikuti Syaikhnya yang akan membimbing mereka keluar dari kungkungan nafsu-nafsu egonya dan kembali ke asal, yaitu Sang Pencipta. Inilah tugas mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syaikh Nazhim pernah ditanya bagaimana para Awliya sering secara fisik berada pada beberapa tempat pada waktu yang sama. Beliau menjelaskan hal tersebut sebagai prosedur di mana, sekali seseorang mampu mengendalikan setiap bagian dari tubuhnya di bawah perintahnya, maka orang tersebut dapat membungkus tubuh fisiknya dengan tubuh spiritualnya. Artinya, tubuh spiritualnya tidak lagi terpenjara dalam tubuh fisiknya, malah sebaliknya tubuh spiritual yang membungkus tubuh fisiknya. Saat itu hukum alam seperti ruang dan waktu tidak lagi berlaku. Itulah saat di mana seseorang dapat terbang ke Surga tanpa sayap, melainkan hanya mengandalkan kekuatan kehendaknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syarat untuk memperoleh kekuatan tersebut adalah, orang tersebut harus benar-benar mampu mengontrol: bahwa kekuatan kehendak yang mengontrol dan bukan nafsu. Seseorang yang telah mencapai tingkat tersebut adalah seorang yang suci dan tidak akan bertindak atas kemauan sendiri, tetapi karena Kehendak-Nya, Kehendak-Nyalah Yang Berlaku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;London, Oktober 1997&lt;br /&gt;Zero Quencel&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SEMOGA PUTRI DIANA DIBERSIHKAN &lt;br /&gt;OLEH KECELAKAAN ITU&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hidup setiap orang, entah apakah dia putri atau pangeran, raja atau ratu, sultan atau sultana, pasti akan berakhir dengan kematian. Begitu banyak alasan untuk mati. Allah Yang Maha Kuasa memberi setiap orang cara yang berbeda untuk melewati hidup ini. Semoga Dia dengan Samudra-Samudra Rahmat-Nya memberikan mereka keyakinan. Fatiha!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita tidak pernah suka, kita tidak pernah setuju dan kita tidak pernah senang ketika seseorang yang tidak beriman meninggal dunia. Kita memohon kepada Allah agar kasih sayang-Nya akan sampai kepada setiap orang dan tidak membiarkan mereka berada dalam genggaman setan. Inilah sebabnya Saya berdoa untuk ummat Muhammad saw, karena saat ini setiap orang adalah ummatnya. Hanya saja kadang-kadang dibutuhkan waktu yang sangat lama bagi mereka untuk berkata, “Ya!” kepada Rasulullah saw. Kita memohon kepada Allah Yang Maha Kuasa dengan kerendahan hati untuk memberikan inspirasi kepada mereka agar melakukan itu sebelum mereka meninggalkan hidup ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap orang harus tahu bahwa bila kalian berlari terlalu cepat, Setan akan membuat kalian jatuh dan mencapai satu tingkatan yang kalian tidak suka. Bila seseorang menikmati hasrat-hasrat fisiknya secara berlebihan, pada akhirnya sesuatu yang tidak menyenangkan akan terjadi pada mereka. Tindakan pencegahan terbesar bagi manusia bukanlah untuk mengejar dan memenuhi keinginan fisiknya karena hal itu tidak akan membawa mereka pada kesenangan melainkan pada kesedihan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Putri Diana mengikuti begitu banyak orang jahat. Dia meninggalkan suaminya karena dia mendengarkan nasihat Setan dan melarikan diri. Dia melakukan hal yang tidak baik untuk dirinya, dan juga bagi Keluarga Kerajaan. Allah Yang Maha Kuasa telah menganugerahkan kehormatan yang tinggi untuknya dalam kehidupan ini tetapi dia mencampakkan kehormatan itu. Ini adalah hukuman baginya dan kita berharap beliau akan dibersihkan melalui kecelakaan itu. Fatiha!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KISAH PUTRI DIANA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Putri Diana telah dianugerahi derajat tertinggi yang bisa diraih di dunia ini. Dia mencampakkannya dan turun ke derajat terendah. Itu adalah sebuah kesalahan besar. Suaminya tidak pernah menolaknya. Sudah menjadi keputusannya untuk pergi. Ketika dia meninggalkan suaminya, dia berada di jalanan dan kehilangan semua harga dirinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walaupun rumah tangganya tidak berjalan sangat baik, seharusnya dia tetap tinggal mengingat kedua putra yang mereka miliki bersama. Seharusnya dia mengetahui bahwa Setan sedang menantinya di pintu saat dia pergi. Mereka mendapatkannya dan mempengaruhinya untuk mengambil banyak jalan yang salah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia tidak mendengar nasihat yang diberikan kepadanya. Sang Ratu yang memiliki posisi yang sangat terhormat ini sejak lama, pasti telah memberinya nasihat. Bahkan mungkin dia memohon kepada Diana untuk tinggal, bukannya pergi, bukan untuk mendengarkan Setan tapi untuk mencoba tetap bersama suaminya. “Orang-orang yang tidak tahan kepadamu adalah mereka yang telah memaksamu untuk berpisah!”, mungkin seperti itulah ucapannya. Orang-orang yang sekarang memperlihatkan duka mereka, adalah orang-orang yang sama yang membuatnya berada dalam situasi itu. Orang-orang tercela yang menulis tentang Diana di media massa adalah orang-orang yang sekarang juga menangisinya. Mula-mula mereka menjatuhkannya, kemudian mereka menangis karena dia. Cinta macam apa itu yang seharusnya diberikan untuk sang Putri? Tidak ada!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka hanya tertarik untuk membuat Keluarga Kerajaan terlihat seburuk mungkin. Mereka ingin menjatuhkan nilai-nilai konservatif dan menghancurkan semua nilai-nilai tradisional. Mereka ingin menyingkirkan Kerajaan. Seperti halnya Ata Turk di Turki yang dalam suatu malam memerintahkan untuk menghapuskan semua gelar kebangsawanan seperti Sultan atau Pasha yang disebutkan bersama nama mereka. Semua ini dibuang. Mereka ingin menjatuhkan orang-orang itu ke posisi terendah, semua yang terhormat disingkirkan. Tujuan orang-orang ini adalah untuk membuat kaki dan kepala berada dalam posisi yang sama. Semua ini terjadi karena si kaki iri dan penuh dendam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah sejarah Turki dan begitu juga halnya dengan orang-orang yang mencoba menghancurkan kerajaan di sini. Orang-orang Inggris sangat menyadari tradisi mereka dan mencoba untuk memeliharanya. Sejauh ini mereka telah berhasil melakukan itu dan masih memiliki kerajaan. Tetapi begitu banyak kaki, sehingga banyak percobaan untuk menghancurkan kerajaan ini baik siang dan malam. Mereka bekerja sama dan bersekongkol dengan Yahudi untuk menghancurkan kerajaan ini. Mereka menggunakan segala macam tipuan untuk membodohi masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang gadis menikah dengan hati dan pikirannya. Dia menikahi pangeran bermahkota. Allah membuka semua pintu untuknya dalam pernikahan ini dan juga memberinya dua pangeran bermahkota. Dia melimpahkan harta di bawah kakinya dan meletakkan mahkota di atas kepalanya. Dia dihormati ke manapun dia pergi. Semua yang kalian inginkan di dunia ini diberikan kepadanya, permata dan benda-benda yang indah. Apakah dia bersyukur dengan semua itu? Ataukah dia meninggalkan istana dan ingin menjalani hidup yang berbeda?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia ingin menjalani hidupnya sendiri. Setan datang kepadanya dan mengatakan bahwa dia hidup dalam istana, namun bagaikan penjara. “Apakah wanita secantikmu harus menjalani hidup hanya dengan seorang pria? Kenapa kamu ingin menyia-nyiakan hidupmu seperti ini? Seseorang yang menarik sepertimu bisa mendapatkan pria baru setiap hari dan dapat menikmati kehidupan yang sesungguhnya. Seret saja suamimu ke pengadilan dan mulailah hidup yang baru dengan uang miliknya!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Merupakan hukuman yang berat bagi putri Diana yang tewas dalam kecelakaan tersebut dan dalam keadaan yang sangat tersiksa. Jenazah yang dibiarkan selama seminggu sebelum dikuburkan juga merupakan hukuman yang berat. Selama jenazah itu tidak dikuburkan rasanya seperti orang yang sedang digantung. Semua ini harus dia rasakan, ketika harus menunggu upacara pemakamannya. Sementara itu orang-orang melemparkan bunga untuknya dan menyalakan jutaan lilin. Tak ada lagi lilin yang dapat ditemukan di seluruh Inggris! Pemilik toko Pakistan menjadi kaya mendadak karena setangkai dupa tiba-tiba harganya melonjak hingga 1 pound!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendeta yang memimpin upacara pemakamannya tidak berkata,”Wahai Tuhan, hamba-Mu telah berbuat dosa, maka ampunilah dia dalam Samudra Rahmat-Mu yang tak bertepi.” Dia hanya berkata, “Wahai Tuhan, kukirimkan ia kepada-Mu, terimalah dia!” Tetapi itu bukanlah suatu hal yang bisa kita tuntut dari Tuhan. Sebelum seseorang itu diterima di Surga, mereka harus diampuni terlebih dahulu. Itulah doa yang harus kita panjatkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika ruh meninggalkan jasadnya dan naik ke Surga, hal pertama yang ditanyakan adalah, “Siapa itu?” Terkadang Pintu Surga itu terbuka dan ruh tersebut dipersilakan masuk; tetapi kadang-kadang pintu itu tetap tertutup dan ruh tersebut jatuh lagi ke bawah. Tidak penting apakah orang itu pengemis, raja atau seorang putri. Malaikat penjaga pintu Surga mengetahui nama-nama orang yang dipersilakan masuk dan mana yang tidak. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak! Dia meninggalkan berjuta-juta pound untuk menjalani kehidupan yang diinginkannya, dan tiba-tiba hidupnya berakhir. Hidupnya diakhiri dengan sebuah kecelakaan. Kalau saja dia tahu hidupnya akan berakhir seperti ini pasti dia akan mengubah jalan hidupnya. Dia jatuh ke dalam jebakan orang-orang yang mewakili Setan. Inilah sebabnya mengapa terjadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang Ratu memberikan pidatonya kemarin dan berkata, “Wahai orang-orang, ambillah pelajaran dari tragedi Diana!” Kata-kata itu cukup tepat diucapkan. Dia telah mengambil langkah yang salah. Dengan langkah yang salah ini dia mengikuti jalan yang salah. Setiap orang yang berada di jalan yang salah pasti akan terjadi sesuatu padanya. Tidak ada pengecualian. Kalau ada pengecualian sang putri pasti bisa menghindari kecelakaan itu. Walaupun kalian memiliki gelar-gelar terhebat di dunia, kalian tetap bukanlah pengecualian. Setiap orang yang berada di jalan yang salah harus segera meminta ampunan untuk bisa menyelamatkan diri mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak sekali orang yang menangisi kepergiannya saat ini. Padahal, sebelumnya banyak surat kabar yang hanya menuliskan hal-hal buruk saja tentang pasangan tersebut. Mereka menyumpahi pasangan tersebut dan tidak menyisakan satu tuduhan apapun. Sekarang, mendadak surat kabar yang sama membanjiri berita mereka dengan rasa kasihan dan duka. Ibaratnya seperti peribahasa tentang orang buta yang meninggal kemudian dikagumi karena keindahan matanya. Diana sekarang dinobatkan menjadi bidadari. Orang-orang rela menunggu selama 5 jam atau lebih untuk menandatangani buku untuknya. Awalnya hanya 3 buku, sekarang ada 43! Untuk apa? Tidak ada satu kitab sucipun yang menerima kekonyolan semacam ini!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua raja sejati memiliki garis keturunan dari Nabi Muhammad saw. Garis keturunan Putri Diana juga berasal dari keluarga raja, oleh karena itu garis keturunannya juga berasal dari garis keturunan Rasulullah saw. Inilah sebabnya kita diminta untuk membersihkannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MENGAPA TERJADI? BAGAIMANA BISA TERJADI?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang-orang menangis. Betapa bodohnya! Tidak seorang pun yang bertanya mengapa hal itu terjadi? Bagaimana hal itu terjadi? Pengemudinya mabuk, pengawal pribadinya mabuk, sang Putri mabuk dan teman prianya mabuk. Mereka semua mabuk! Setan sangat senang. Siapa pun yang mengikuti Setan, suatu saat nanti kesedihan akan datang kepadanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MATA JAHAT MEMBUNUH PUTRI DIANA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sifat terburuk seseorang yang diwarisi dari Setan adalah dengki, si mata jahat. Setan sangat dengki terhadap Nabi Adam as. Inilah sebabnya Allah Yang Maha Kuasa berfirman, “Katakanlah, aku mencari perlindungan dari kejahatan sang pendengki ketika ia mendengki.” Dalam surat 113 al-Qur’an: “Falaq”. Bila kalian memiliki sifat dengki, maka ia akan memakan semua kebaikan yang ada dalam diri kalian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengki adalah ciri khas penyakit hati abad ini. Ia merupakan penyakit hati yang paling besar dan terburuk dalam masyarakat ini. Ia tersebar kepada setiap orang. Wanita adalah pendengki kelas satu. Mereka selalu memeriksa apa yang dipakai oleh wanita lain. Yang berikutnya adalah Kaum Wahhabi, yaitu orang-orang yang menentang Ahli Sunnah wal Jama’ah. Mereka sangat iri kepada kita karena mereka hanya sekelompok orang dan kita berjumlah 1,5 milyar. Ini membuat mereka marah. Mereka mencoba segala macam cara untuk menanamkan benih-benih Wahhabi, tetapi benih-benih itu tidak akan bisa tumbuh. Mengapa tidak?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika aristokrasi berkembang dalam masyarakat, begitu juga sifat iri. Sifat iri dan dengki berkembang di kalangan raja, ratu, bangsawan, dan panglima. Si mata jahat inilah yang membuat jatuhnya Putri Diana. Semua orang di sekitarnya berbisik-bisik. Mereka menariknya jauh ke bawah sehingga ia menginginkan perceraian dari orang yang diberi kehormatan di hadapan Kehadirat Tuhan. Dia adalah pangeran bermahkota yang pada tahun 2000 nanti akan menjadi sultan, sang kaisar. Orang-orang kejam ini mencoba apa saja yang mereka bisa untuk membuat Putri Diana kehilangan segalanya. Setan menggunakan setiap perangkap yang dimilikinya. Akhirnya dia berhasil dan Putri Diana meminta cerai dari orang yang memiliki keunikan di muka bumi ini: Pangeran Charles.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia meninggalkan suaminya, meminta sebanyak 16 juta pound dari suaminya sebagai hadiah atau denda, Saya tidak tahu. Sekarang mereka bisa menaruh semua uang itu ke dalam makamnya dan membuatnya berbaring di atas uang itu agar dia bahagia. Atau mungkin dia bisa menulis beberapa cek di sana. Mereka bahkan bisa menambah satu angka nol lagi dan membuatnya menjadi 160 juta, atau satu angka nol lagi dan membuatnya menjadi 1 milyar 600 juta atau 1 angka nol lagi…dan kemudian menaruhnya semua di dalam peti mati. Orang-orang iri, orang-orang dari pengkut setan, yang menghancurkan Keluarga Kerajaan. Mereka membawanya ke akhir yang begitu tragis pada kecelakaan itu. Allah memperingatkan kita bahwa Setan adalah musuh yang paling buruk. Berhati-hatilah dengan Setan! Saya telah memberitahukan orang-orang untuk menuliskan peringatan ini di mana-mana, tetapi mereka tidak mendengarkan. Mereka hanya mendengarkan Setan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhir yang buruk bagi Diana ini terjadi karena dia tidak berhati-hati terhadap Setan. Orang menulis di mana-mana, “Awas ada anjing!” Apa itu? Tapi mereka tidak berhati-hati terhadap Setan. Seekor anjing bisa diusir dengan tongkat. Tetapi Setan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SEBUAH PERINGATAN DARI SURGA, &lt;br /&gt;SEBUAH PELAJARAN YANG BERHARGA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini merupakan sebuah deklarasi dari Surga kepada semua ummat manusia karena pada saat itu tidak ada harmoni dalam Keluarga Kerajaan. Sebagian dari mereka berbisik bahwa keadaan menjadi lebih baik dengan kepergian Diana, karena mereka sekarang akan mempunyai kesempatan. Setan mengatakan pada mereka bahwa sekarang adalah giliran mereka untuk masuk ke pusat kerajaan dan bahwa dia adalah teman mereka. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini adalah sebuah Peringatan dari Surga, sebuah tanda Surgawi agar kita semua senantiasa waspada. Ini adalah sebuah pelajaran yang berharga bagi setiap orang. Setiap orang yang melangkah di jalur yang salah pasti akan memiliki akhir yang mengerikan. Waspadalah terhadap Setan. Jangan ikuti dia. Ikutilah para kekasih Allah dan kalian akan bahagia di dunia dan akhirat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oh Tuhanku, oh Allah! Kirimkanlah pada kami, salah satu dari para kekasih-Mu dari Surga dengan kekuatan untuk mengusir Setan dan bala tentaranya dan membersihkan bumi. Cepatlah wahai Tuhan kami! Jangan biarkan kami memulai milenium baru yang dikotori Setan dan teman-temannya. Jangan biarkan kerajaan setani berlanjut menyebar luas. Berilah izin agar kami dapat menghancurkannya!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SEDEKAH, PERLINDUNGAN TERBESAR&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak ada sesuatu yang dapat melindungi lebih baik daripada sedekah. Bahkan jika kalian hanya memberikan 5 sen sehari, itu dapat melindungi kalian dari akhir yang buruk. Kedua orang ini tergolong orang-orang terkaya, tetapi mereka tidak mengindahkan Hikmah Surgawi ini, sebagaimana kebanyakan orang sekarang ini. Mereka tidak mau repot-repot untuk mencari cara yang telah diberikan Sang Pencipta kepada kita untuk mencegah tragedi semacam itu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wahai orang-orang beriman! Berikanlah sedekah setiap hari. Itu akan melindungi kalian dari kecelakaan. Letakkan sebuah kotak di dekat pintu kalian dan ketika kalian meninggalkan rumah, masukkan uang sebanyak-banyaknya. Itu akan mengangkat Kerajaan Allah dan menurunkan kerajaan Setan. Jika Putri Diana dan temannya memberikan satu koin saja pada hari itu, itu akan melindungi mereka. Tetapi mereka tidak melakukannya. Mereka memiliki milyaran, tetapi mereka tidak memberikannya. Setiap orang yang beriman harus mengeluarkan sedekah setiap hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ATURAN-ATURAN YANG TIDAK DIJALANKAN &lt;br /&gt;OLEH PUTRI DIANA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tutup Awratmu!&lt;br /&gt;Paparazi mengejar Putri Diana sampai akhir hayatnya. Ke manapun dia pergi, mereka ada di sana, siap untuk mengambil fotonya. Jika dia mengikuti salah satu perintah Islami, itu tidak akan terjadi. Yang mana?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika dia menutupi tubuh dan wajahnya sesuai dengan jalan Islam, orang-orang tidak akan membuntutinya. Dia akan selamat. Tetapi karena dia memperlihatkan tubuhnya, paparazi mengejarnya untuk mengambil fotonya setiap saat. Ini adalah foto-foto di bulan Agustus, yang ini September, ini Oktober, ini foto-foto di laut, di meja, di panggung…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila dia hanya menjalankan perintah ini saja, dia akan selamat. Jika orang menjalankan peraturan ini, 90% dari masalah-masalah yang terjadi di masyarakat akan hilang. Tetapi salah satu dari keuntungan yang tak putus-putus dalam kerajaan setani adalah wanita. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan Hidup Bersama, bila Kalian tidak Menikah!&lt;br /&gt;Perintah lain adalah untuk tidak memiliki seorang pacar baik pria atau wanita, tetapi dia melanggarnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan Minum Anggur!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perintah lain adalah untuk tidak minum anggur, karena jika kalian melakukannya, kalian akan kehilangan kontrol atas diri kalian sendiri. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika dia mengikuti ketiga perintah ini, dia akan selamat. Ini adalah sebuah pelajaran besar bagi seluruh ummat manusia. Tak ada agama lain yang sejelas Islam mengenai hal ini. Tak satu pun ulama kita yang sanggup mengatakan hal ini. Ini adalah kebenaran, haqq! Kalian harus menerimanya. Jika tidak, itu berarti kalian berada di jalan yang salah. Jika kalian terus melangkah di jalan itu, beberapa hukuman akan menimpa kalian, hari ini atau esok! Hal itu pasti akan terjadi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini adalah hal yang penting. Ini adalah nasihat bagi seluruh ummat manusia. Allah tidak main-main!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Membedakan antara Langkah yang Benar dan Langkah yang Salah Mengapa dia sampai pada akhir yang mengerikan? Bagaimana hal itu terjadi?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itu adalah sebuah pelajaran yang berharga bagi setiap orang. Saya berseru pada semua orang sebab mereka harus belajar untuk membedakan antara langkah yang salah dan langkah yang benar. Setan ingin mencampuradukkannya. Markas besar Setan telah mengatur strategi agar orang menjadi bingung sampai pada tingkat di mana mereka tidak mengkritik lagi. Mereka hanya terisak dan meratap demi Diana. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;JENAZAH YANG TIDAK DIKUBURKAN SEGERA AKAN MERASAKAN NYERI YANG SANGAT PEDIH&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Merupakan nyeri yang sangat pedih bagi jenazah yang menunggu untuk dikuburkan. Inilah sebabnya syariah memerintahkan kita agar segera menguburkan orang yang meninggal. Tak ada agama yang mengizinkan agar pemakaman ditunda. Tetapi apa yang dilakukan oleh orang-orang sekarang, dari Timur ke Barat, Utara ke Selatan, semuanya salah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;JANGAN MENANGIS, MOHONKANLAH AMPUNAN ALLAH BAGINYA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang-orang harus memohon kepada Allah agar mengampuninya, inilah hal yang patut dilakukan. Tetapi untuk memujinya dengan jalan seperti ini… daripada menangis, mereka lebih baik berdoa, “Wahai Tuhan kami, berikanlah hamba-Mu yang lemah ini, Diana, beberapa dari Samudra-Samudra Rahmat-Mu yang tak bertepi. Dia sangat lemah dan telah tertipu oleh Setan. Wahai Tuhan kami, berikanlah ampunan-Mu kepadanya.” Itu akan baik sekali dan Allah akan menerimanya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;AKHIR YANG BURUK ADALAH HASIL DARI &lt;br /&gt;LANGKAH-LANGKAH YANG SALAH&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayyidina Muhammad saw, Khatamul Anbiya bersabda bahwa agama berarti memberi nasihat. Nasihat adalah menunjukkan jalan bagi orang-orang, jalan yang baik dan jalan yang buruk. Untuk menunjukkan perbedaan antara langkah yang benar dan langkah yang salah, jalan yang benar dan jalan yang salah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seluruh Nabi datang untuk menasihati orang, karena Setan dan kerabatnya mempunyai target utama untuk menunjukkan orang pada jalan yang salah. Ketika Saya berada di Amerika, Saya melihat sebuah tulisan pada rambu-rambu peringatan bagi kendaraan bermotor yang mengatakan, “Salah Jalan!” Saya pikir sebagian besar pengendara pasti memperhatikan rambu-rambu seperti itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian pula Allah telah mengutus Nabi-Nabi dengan pesan yang jelas baik yang benar maupun yang salah. Tetapi orang-orang tidak peduli. Setan mengatakan kepada mereka bahwa itu tidak benar dan bahwa mereka tidak perlu menerimanya. Tetapi lebih baik mendengarkan mereka. Dia mengatakan pada mereka bahwa firman Allah menghambat kesenangan dan merupakan sebuah rintangan dalam memuaskan hasrat fisik. Dia menawarkan kebebasan. Di lain pihak, para Anbiya menawarkan disiplin dan kejelasan antara apa-apa yang diperbolehkan dengan apa-apa yang dilarang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa Abu Jahal dan sahabatnya tidak menerima pesan Sayyidina Muhammad saw dan malah menentangnya? Mereka tidak menerima disiplin. Mereka ingin kebebasan sepenuhnya, dapat melakukan apapun yang diinginkannya. Semua penyembah berhala tidak menerima pesan-pesan Ilahiah. Mereka ingin bebas seperti orang di hutan yang hidup tanpa aturan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan jalan yang sama orang-orang dewasa ini tidak ingin menerima Disiplin Ilahiah dan mereka mengalami kemunduran hari demi hari. Orang-orang yang bodoh masih mengikuti Setan hari ini; mereka lupa bahwa setiap langkah yang salah membawa hukuman bagi mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari ini ada sebuah kecelakaan. Sejak pagi, setiap berita dipotong, satu-satunya berita yang ada hanyalah menyangkut seorang hamba Tuhan kita yang hidupnya berakhir dalam sebuah kecelakaan mobil. Orang berbicara tentang dia dari Timur ke Barat, memperlihatkan fotonya… begitu banyak foto…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi mereka tidak memberikan nasihat untuk orang. Mereka tidak tahu harus berbicara apa mengenai kecelakaan itu. “Mengapa kecelakaan itu terjadi?”, orang-orang bertanya. Mereka menangis, untuk apa? Banyak sekali orang yang syok; mereka tidak tahu apakah harus bergembira atau bersedih. Itu adalah hasil dari jalan yang salah yang merenggut seorang putri kepada akhir yang buruk. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia tidak pernah bersyukur kepada Tuhannya yang telah memberinya derajat tertinggi yang dapat diberikan kepada seseorang. Allah telah menganugerahkannya kecantikan. Allah telah menganungerahkan dia agar menjadi seorang yang terhormat. Allah menganungerahkan dia untuk menjadi anggota Keluarga Kerajaan. Allah menganugerahkan dia sebagai calon Ratu mendatang. Allah menganugerahkan dia seorang yang terhormat sebagai suami yang mengetahui perbedaan antara jalan yang salah dan jalan yang benar. Allah menganugerahkannya kekayaan. Allah menganugerahkannya agar menjadi terkenal. Allah menganugerahkannya untuk dicintai oleh sebagian besar orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi dia mencampakkan itu semua! Allah menganugerahkan 2 mutiara, 2 pangeran. Tetapi dia menendang semuanya dan pergi. Allah tidak tidur. Dia berkata, “Wahai hamba-Ku, jika engkau bersyukur, Aku akan memberimu lebih banyak lagi. Tetapi jika engkau tidak bersyukur dan memuji-Ku, hukumanmu akan berat.” (Quran Surat 14:7). Dia tidak meninggalkan kita pada diri kita sendiri. Pada waktu yang tidak diharapkan Dia bisa datang dan menghukum kita. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapa yang dapat menyelamatkan Putri Diana atau temannya? Saya dengar bahwa temannya memiliki milyaran Pound. Apakah uangnya sanggup melindungi mereka? Mereka menjadi tumpukan tulang dan daging dan tak seorang pun yang mampu mencegahnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;AMBIL PELAJARAN DARI PERISTIWA INI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wahai manusia, ambillah pelajaran dari peristiwa ini! Janganlah menentang perintah Allah. Jangan mengganti langkah kalian yang benar dengan langkah yang salah! Sungguh suatu akhir yang mengerikan bagi Putri Diana dan sungguh ratapan yang sia-sia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak ada seorang pun akan berbicara seperti ini sekarang, tetapi ini adalah kebenaran. Setiap orang membawa diri mereka sendiri kepada akhir yang baik atau akhir yang buruk. Jagalah diri kalian sendiri!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SETAN SUNGGUH ADA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada hal lain yang berhubungan dengan ini, kalian harus yakin bahwa Setan itu ada, dari golongan Jinn dan manusia. Banyak sekali di antara kita yang merepresentasikan Setan. Siapa mereka? Mereka adalah musuh masyarakat, orang-orang yang menyakiti orang lain. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SEORANG MUSLIM SEJATI TIDAK DAPAT &lt;br /&gt;MENGANIAYA ORANG LAIN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Islam datang untuk mengajarkan orang bagaimana melindungi diri mereka dalam melawan Setan. Seorang Muslim sejati tidak boleh menganiaya orang lain, baik melalui lidah maupun tangannya. Barang siapa yang melakukannya, mereka bukanlah Muslim sejati, tetapi imitasi. Seorang Muslim harus sepenuhnya bermanfaat bagi setiap orang. Seperti halnya biri-biri yang sepenuhnya memberi manfaat bagi manusia. Dia tidak menendang dan tidak menggonggong. Seluruh bagian tubuhnya dapat digunakan, bahkan kotorannya pun merupakan pupuk terbaik. Seorang Muslim sepatutnya juga seperti ini; bermanfaat dan tidak pernah menyakiti orang lain atau merusak sesuatu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah sebabnya mengapa tidak ada faham fundamentalis dalam Islam. Jika seseorang menanam bom dan mengaku sebagai seorang Muslim, kita tidak dapat menerimanya. Ini bukanlah jalan Islam. Jika kita wajib untuk berperang, kita akan melakukannya dengan saling berhadapan. Itulah jalan Nabi. Kita tidak pernah membunuh orang-orang yang tidak berdosa, tidak! &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu hari orang-orang semacam ini akan dihukum. Petir akan menyambar mereka dari langit yang cerah. Ini pasti terjadi! Mereka memalukan Islam dan membuat setiap orang menyalahkan Islam. Inilah sebabnya saya memohon kepada Allah untuk segera mengutus Imam Mahdi as dengan pedangnya, untuk membersihkan ummatnya dari naga-naga, kalajengking-kalajengking, ular-ular, serigala-serigala dan beruang-beruang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SELURUH DUNIA MABUK SEPERTI HALNYA DIA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wahai manusia, waspadalah terhadap tipu daya Setan! Dia telah melakukan yang terburuk untuk Putri Diana. Seluruh dunia berduka cita atas kematiannya, untuk apa? Dia berada di atas, dalam situasi yang sangat terhormat. Tetapi dia malah mencampakkannya dan pergi ke level terendah. Dan orang-orang bodoh ini sekarang berduka cita, untuk apa? Apakah dia hidup dengan jalan yang baik? Berdasarkan keempat kitab suci, apakah ini kehidupan yang terhormat?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seluruh dunia mabuk seperti dirinya. Mereka tidak tahu, perbedaan antara yang dibolehkan dan yang dilarang. Mereka menangisi seseorang yang telah memberinya hukuman ini. Dia adalah deputi dari Ratu, dan akan menjadi Ratu. Dia menikah dengan Pangeran yang terhormat dan telah dikaruniai 2 Putra Pangeran yang terhormat. Dia meninggalkan itu semua dan pergi ke level terendah dari hidup ini. Sekarang mereka menunjukkan seluruh fotonya di TV dan Setan tidak bisa berhenti tertawa. Dia juga begitu bergembira karenanya. Dia mendorong orang untuk menangis lebih dan lebih banyak lagi, untuk apa? Untuk orang yang telah kehilangan kehormatannya dengan cara seperti itu? Namun demikian mantan suaminya masih menerimanya dan mau membawanya dari Paris dan menempatkannya di Istana dan mengatur segala sesuatunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SEBUAH MAHKOTA YANG KUAT&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pangeran Charles adalah orang yang terhormat! Allah akan memberi ganjaran baginya. Tak seorang pun dapat melakukan apa yang dia lakukan terhadap Diana setelah kematiannya. Itu menunjukkan kehormatannya. Semoga Allah memberkatinya dan meletakkan sebuah mahkota yang kuat di kepalanya untuk memperbaiki setiap hal yang salah di Inggris.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;POHON KEHIDUPAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak ada yang tahu di mana Izrail as, malaikat kematian berada, dan berikutnya akan sampai di mana tangannya. Ada sebuah pohon di Surga ke-7 yang mempunyai daun sejumlah banyaknya manusia yang hidup di bumi. Pada setiap helai daun tertulis nama seseorang. Ketika saatnya tiba, daun tersebut jatuh ke tangan malaikat Izrail as yang kemudian dia melihat nama itu. Ini terjadi 40 hari sebelum kematian seseorang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang-orang suci yang mempunyai kemampuan untuk melihat alam ghaib dapat mengenali bila seseorang akan meninggal dalam waktu 40 hari. Itu dikarenakan wajah mereka akan berubah. Bahkan jika Diana tidak mengalami kecelakaan mobil, dia tetap akan meninggal dengan jalan yang berbeda. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya mendengar sebuah keluarga yang pergi dari Turki ke Jerman dengan anak yang sakit untuk menemui dokter. Ketika pesawatnya lepas landas, dia meninggal. Mereka tidak dapat menghentikannya. Tak seorang pun yang tahu kapan seseorang akan mati dan bagaimana dia akan mati. Hanya Allah yang tahu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KEMATIAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika kalian menutup mata di dunia ini, alam lain akan terbuka di depan kalian. Ketika kalian menyelesaikan hidup ini, kehidupan lain akan dimulai. Setiap orang akan meraihnya. Mereka akan menutup mata mereka dan alam baru akan muncul dalam pandangan mereka. Kadang-kadang orang meninggal dengan mata terbuka; itulah sebabnya mengapa syariah mengharuskan kita untuk menutup mata mereka. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu kematian adalah saat di mana kalian akan memiliki perspektif sejati. Kalian akan melihat dan mengerti tentang kehidupan sejati, yang tak pernah berakhir. Itu adalah kesenangan yang tak pernah berakhir. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini maksudnya, tidak hanya memikirkan kehidupan ini dan kesenangan-kesenangan yang ada di dalamnya. Ambillah hanya apa yang kalian butuhkan dalam hidup yang singkat ini dan berikan lebih banyak perhatian pada kehidupan yang lebih panjang. Dunya adalah sebuah kehidupan yang singkat. Setelah itu datanglah kehidupan yang panjang. Allah meminta agar hamba-hamba-Nya tidak terlalu sibuk dengan kesenangan dunia yang singkat ini; dan agar mereka mempersiapkan kesenangan bagi kehidupan panjang mereka. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Segala sesuatu yang berada di dunia adalah imitasi dari kehidupan sejati. Itu adalah kehidupan yang pendek dan sementara seperti halnya sebuah jembatan di mana kalian berjalan menuju kehidupan kalian yang kekal. Sebagian orang lewat dengan cepat dan menyelesaikan langkah mereka dalam kehidupan ini. Yang lain lebih lama, tetapi semakin lama, semakin berat karena ‘musim semi’ bagi hidup kita sangat singkat. Setelah itu hidup berlangsung dengan cepat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika ‘musim semi’ dari kehidupan kalian telah pergi, kalian tidak akan merasakan jalan yang sama seperti biasanya. Setelah periode bersemi, hidup akan semakin berat dan berat lagi. Jangan berpikir bahwa jika seseorang telah mencapai usia 60,65,70,75,80,85 atau 90 tahun akan menyenangkan! Tidak! Orang-orang ini selalu bertanya kapan kematian akan menjemput mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada kenyataannya, hidup kalian sangat singkat. Setelah periode yang singkat itu, hidup kalian akan menjadi suatu beban yang sangat berat. Sebaliknya, ketika kalian telah mencapai kehidupan yang kekal, hari-hari akan dipenuhi kesenangan dan kebahagiaan. Satu-satunya kehidupan yang lebih baik adalah kehidupan yang tak pernah berakhir. Kejarlah untuk itu. Jangan mengejar kehidupan yang singkat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bayangkan jika pada jalur kendaraan bermotor tertulis, “Hidup yang tak pernah berakhir” dan “Hidup yang berakhir” mana yang akan kalian pilih? Yang satu bersifat sementara dan akan berhenti, yang lainnya berlanjut terus-menerus… tak pernah berhenti. Siapa pun yang mencapainya, tak akan pernah menjadi tua, menghadapi kesulitan, kelelahan atau mencapai suatu akhir. Di lain pihak, yang satunya akan berhenti dan ketika dia telah selesai, kalian akan musnah bersamanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang mana yang lebih kalian sukai? Yang tak pernah berakhir atau yang singkat? Yang mana yang kalian persiapkan? Saya tidak berpikir bahwa seseorang menginginkan hidup yang singkat yang penuh dengan kesulitan, kesedihan, masalah dan penderitaan. Saya tidak dapat berpikir bahwa seseorang akan memilihnya melebihi kehidupan tanpa ada masalah, penderitaan, keburukan, kotoran, musuh, kegelapan, kecelakaan, kejahatan dan setan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita mendekati pilihan ini. Beberapa di antara kalian telah melewati ‘musim semi’ kalian, yang lain telah mencapai usia pertengahan dan di antara kalian bahkan ada yang lebih dekat ke akhir dari kehidupan yang singkat ini. Kalian harus berusaha untuk membuat pilihan yang benar. Jangan mempersiapkan diri untuk hidup yang singkat. Seseorang yang melakukannya berarti tidak mempunyai otak. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu berjalan. Tak seorang pun dapat menghentikannya. Kita berada dalam waktu. Waktu mengambil kita dari masa kanak-kanak menuju masa pertengahan lalu ke titik akhir kehidupan. Tiba-tiba dia akan meninggalkan kita dan kita akan jatuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wahai hamba-hamba Allah! Lihat dan ambil pelajaran dari apa yang terjadi pada banyak orang. Lihat apa yang terjadi pada mereka pada akhirnya. Tak ada derajat kerajaan yang dapat melindungi seseorang atau memberi mereka sebuah kehidupan yang kekal. Kita harus mencoba untuk mencapai kehidupan yang kekal. Jadilah orang yang beriman dan ikuti jalannya para Malaikat, jalan Awliya, Sahabat, para Anbiya dan Nabi Penutup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalian dapat mengambil segala sesuatu yang telah diperbolehkan bagi kita, tetapi cobalah untuk menjadi hamba Allah yang baik, seseorang yang mengagungkan Allah, Nabi-Nya dan hamba-hamba-Nya. Kalian adalah kandidat untuk berada di Hadirat Allah. Cobalah untuk mencapai titik ini. Jika kalian mencoba, kalian akan mencapainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Allah, ajarkanlah kami langkah yang benar. Jangan tinggalkan kami pada langkah yang salah!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap akhir yang buruk adalah hasil dari langkah-langkah yang salah. Tak seorang pun yang akan memiliki akhir yang buruk kecuali mereka yang telah melangkah di jalur yang salah. Perbuatan yang salah berarti langkah yang salah. Perbuatan yang salah adalah milik Setan dan dia telah dikutuk dan diusir dari Hadirat Ilahi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingatlah akan hal ini, karena minggu-minggu, bulan-bulan dan tahun demi tahun semakin berlalu dan kalian tidak akan bisa mengubahnya. Saat malaikat kematian mendatangi kalian dan meminta kalian untuk pergi bersamanya, kalian hanya bisa pasrah. Inilah hari di mana Tuhan kalian akan memberikan Penilaian-Nya pada kalian. Berusahalah untuk membuatnya menjadi hari yang bersih dan baik bagi kalian. Itu akan memberikan kalian kebahagiaan, kepuasan dan kebahagiaan bagi fisik kalian juga. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wa min Allah at tawfiq &lt;br /&gt;posted by mevlanasufi at 2:55 AM 0 comments &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengenal Ego &lt;br /&gt;Mawlana Shaykh Nazim &lt;br /&gt;Ditranslasi dari "Secrets Behind Secrets"&lt;br /&gt;The Schweiben Alpen, July 15–18, 1985&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ego mengetahui ribuan trik untuk menipu kalian. &lt;br /&gt;Seperti seorang wanita yang merengek pada suaminya&lt;br /&gt;untuk lebih memperhatikan dia atau memberikan lebih&lt;br /&gt;banyak cincin dan semacamnya. Seperti itulah ego &lt;br /&gt;memasang berbagai perangkap untuk kalian. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ego membuat lebih banyak jebakan pada wanita daripada&lt;br /&gt;pria. Wanita lebih mudah tertipu namun mereka juga&lt;br /&gt;lebih mudah terpuaskan dan mencapai kedamaian dengan&lt;br /&gt;cepat. Namun untuk pria, karena dia lebih kuat,&lt;br /&gt;jebakan egonya juga lebih kuat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalian dapat memaku kayu dengan mudah, namun pria&lt;br /&gt;seperti sebuah batu. Adalah sulit untuk memuaskan ego&lt;br /&gt;pria, namun bila dia sudah puas, maka kepuasan itu&lt;br /&gt;akan terus berlanjut dan mudah bagi mereka untuk&lt;br /&gt;mengontrol egonya. Bagi wanita, walaupun cepat merasa&lt;br /&gt;puas, susah bagi mereka untuk terus mengontrol egonya, karena dia akan kembali tertipu oleh egonya lagi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pria adalah alasan bagi wanita untuk kehilangan&lt;br /&gt;kontrol dirinya, pria akan dihukum karena hal itu.&lt;br /&gt;Pria punya kekuatan penuh untuk membuat suatu kontrol&lt;br /&gt;dan melanjutkannya. Namun wanita tidak, mereka gampang dipengaruhi dan mudah kehilangan kontrol diri, sehingga pria punya tanggung jawab pada para wanita. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanpa ego, kalian tidak mampu bereksistensi, kalian&lt;br /&gt;tidak dapat mencapai segala tingkat ataupun maqom&lt;br /&gt;spiritual. Yang terpenting adalah meletakkan ego di&lt;br /&gt;bawah kendali kita. Ego adalah roket kita, tetapi jika roket tidak berada dibawah kendali, bagaimana kita bisa lepas landas ? Ketika Nabi saw menyuruh untuk menarik ego kita, itu artinya kita harus mengambil kendali atas ego kita. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alasan mengapa kita duduk berjamaah bersama adalah&lt;br /&gt;sebagai latihan bagi sisi buruk ego kita, nafs&lt;br /&gt;al-lawwaama. Biasanya yang paling disukai nafsu&lt;br /&gt;adalah ingin diperhatikan, menonjolkan diri, menjadi&lt;br /&gt;berbeda dari yang lain, untuk menjadi seseorang yang&lt;br /&gt;"lebih". Namun, selama kita duduk berdzikir bersama, tak seorangpun yang lebih dari yang lain. Tentu saja,&lt;br /&gt;terkadang keadaan menjadi sulit dan salah satu atau&lt;br /&gt;yang lain harus muncul. Bahkan di dalam asosiasi, dia harus menonjol. Tujuan suhbah adalah menjaga nafsu agar selalu dalam batasnya. Jika salah satu dari mereka yang sedang duduk dalam suhbah memperlihatkan tanda keinginan untuk menonjol, maka dia harus ditarik kembali. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena, menonjolkan diri atau ingin "tampak" terjadi&lt;br /&gt;saat nafsu ingin keluar. Menonjolkan diri berasal dari hilangnya "saat ini " hadir dalam kehadiran Ilahi. Untuk berada dalam kehadiran Ilahi tidak harus berada disuatu tempat atau dibulan sana, namun berada pada saat sekarang ini, disini. Hal semacam itu harus dipelajari, dipelihara dan dilatih agar kita selalu berada di waktu "sekarang", dalam kehadiran-Nya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat kalian kehilangan waktu "sekarang ", maka hal&lt;br /&gt;pertama yang akan terjadi adalah kalian merasa harus&lt;br /&gt;`terlihat'. Hey, aku disini ! kalian melihatku ? &lt;br /&gt;Apakah semua orang memperhatikan aku? Apakah semua&lt;br /&gt;orang mendengar apa yang sedang aku katakan? Bagaimana penampilanku? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setan juga punya ego, tak satupun yang mau bersama&lt;br /&gt;mereka karena pemberontakkannya pada Tuhan dan tidak&lt;br /&gt;bertobat. Maka mereka tidak diampuni. Sekarang kita,&lt;br /&gt;sebagai anak-anak Adam dan Hawa, kita hanya punya satu ego. Ego itu seperti seekor kuda dan seekor keledai. Kalian adalah penunggangnya. Dengan kearifan dan akal kalian, kalian harus mampu menunggangi kuda kalian. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu mengapa kalian bertindak sebaliknya dalam&lt;br /&gt;kehidupan di atas bumi ini? Manusia adalah penunggang. Pernahkah kalian melihat seorang manusia membawa seekor kuda di atas pundaknya? Segalanya telah diprogram, namun sebagai insan manusia, kita diberi kehormatan untuk membuat keputusan di tangan kita. Kita bukan seperti mahluk ciptaan lain. Kita harus berusaha untuk yang terbaik bagi diri kita. Kita bukan seperti binatang-binatang yang diikat. Pahamilah kehormatan yang telah Allah swt berikan pada kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepanjang kalian mampu menjauhi ego dan berhasil, maka kalian akan jauh dari iblis dan setan. Dalam area kedamaian, tak ada lagi iblis dan setan. Setiap orang mempunyai sebuah area pribadi yang damai. Saat kalian mendarat disana, tak seorangpun akan mengganggu kalian karena area itu telah dilindungi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak seorangpun dapat memasukinya dan mengganggu&lt;br /&gt;kalian. Tidak! Kalian mempunyai perlindungan Ilahiah&lt;br /&gt;terhadap serangan setan dan iblis. Segalanya boleh&lt;br /&gt;masuk, kecuali setan dan iblis. Jika ada yang mencoba&lt;br /&gt;mengganggu, maka akan ada penjaga untuk kalian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semuanya adalah latihan, dan semua tergantung kalian.&lt;br /&gt;Jangan meminta seseorang untuk mengikat leher kalian&lt;br /&gt;dan menariknya seperti seekor sapi. Jangan !! Kalian&lt;br /&gt;harus bebas! Bebas dari ego. Kalian harus bisa &lt;br /&gt;memerintah dan mengontrol ego.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Metode untuk menundukkan ego: &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika ego kalian mulai datang memberontak dan ketika&lt;br /&gt;kalian melihat diri sendiri mulai "membahayakan", maka kalian harus berpuasa satu hari dari matahari terbit sampai matahari tenggelam, jangan makan dan jangan minum. Hal itu sebagai hukuman bagi ego kalian karena telah merusak diri sendiri. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya telah di beri perintah agar segalanya jelas ;&lt;br /&gt;jika kalian kehilangan kontrol akan diri sendiri atau&lt;br /&gt;sedang dalam posisi yang sulit, maka kalian dapat&lt;br /&gt;mengontak saya dalam hati dengan segera. Cukup dengan&lt;br /&gt;mengingat saya, kalian akan terhubung dengan segera, &lt;br /&gt;saya akan melihat kalian. Sebuah kekuatan akan datang&lt;br /&gt;dengan cepat sehingga kalian terhindar jatuh pada&lt;br /&gt;situasi yang membahayakan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya terkoneksi pada sebuah rantai yang terhubung pada Allah swt melalui para awliya. Saya ada di bagian terakhir rantai yang akan menghubungkan kalian. Seperti steker yang dapat menghasilkan aliran listrik. Musuh yang paling mengerikan adalah ego. Jika seseorang tidak pernah diajari bagaimana cara berperang ; maka apa yang bisa dia lakukan jika ada seorang musuh? Musuh dengan cepat akan menakluk kannya. Kalian juga butuh seorang staff ahli bagi ego kalian, kalau tidak, dia akan menelan kalian dengan cepat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Amat susah untuk berperang dan membunuh ego. Sebuah&lt;br /&gt;peperangan yang mengerikan dan membahayakan. Namun&lt;br /&gt;banyak ahli-ahli yang mampu membunuh ego mereka.&lt;br /&gt;Kalian harus menemukan salah satu dari mereka yang&lt;br /&gt;baru saja membunuh egonya, untuk menunjukkan pada&lt;br /&gt;kalian bagaimana caranya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalian tidak dapat mendekati ego secara langsung. Itu&lt;br /&gt;mustahil. Disaat kalian mengatakan,"Aku umumkan perang terhadap kamu!". Maka kalian sebenarnya telah kalah. Kalian harus mengatakan pada ego, " Oh, temanku, teman terkasihku…" Jangan memperlihatkan pedang kalian. Jangan!"Kalian adalah temanku…."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan cara ini, ego akan berakhir karena dia akan&lt;br /&gt;selalu meragukan hati kalian. Kalian harus menunjukkan sisi pertemanan dan katakan padanya,"Saya menyukaimu melebihi siapapun!" Karena jika kalian bangkit dan mengumumkan perang, nafsulah yang akan menelan kalian. Banyak metode untuk menjaga agar ego kita tetap berada di jalur yang benar, jalan yang kita inginkan. Namun kitalah penyebab mengapa ego tidak patuh. Kita patuh pada setiap nafsu-ego tanpa membuat suatu persyaratan&lt;br /&gt;dengan mengatakan," Jika kamu meminta aku akan&lt;br /&gt;berikan, dengan syarat kamu juga harus mematuhiku." &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita tak pernah menggunakan metode itu ! Kita hanya&lt;br /&gt;memberi tanpa menerima apapun. Kita patuh, namun ego&lt;br /&gt;tidak mematuhi kita. Kalian harus membuat syarat :&lt;br /&gt;satu untuk satu. Patuhi saya dan saya akan mematuhi&lt;br /&gt;kamu! Kerjakan apa yang aku mau dan aku akan&lt;br /&gt;mengerjakan apa yang kamu mau. Itu adalah sebuah&lt;br /&gt;metode yang telah dipergunakan dalam berbagai tradisi&lt;br /&gt;dan akan terus dipergunakan sampai akhir zaman. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Paling tidak kalian dapat mengatakan pada ego di awal&lt;br /&gt;pagi, saat kalian bangun tidur. Ketika ego mengingin&lt;br /&gt;kan makan dan minum, katakan," Tidak ! Sebelumnya,&lt;br /&gt;kamu harus menunggu sampai saya menunaikan kewajiban&lt;br /&gt;sholat. Setelah itu baru saya beri kamu sesuatu &lt;br /&gt;untuk dimakan. Jika kamu tidak patuh dan sholat&lt;br /&gt;bersamaku, maka aku tidak akan memberimu makan atau&lt;br /&gt;minum sepanjang hari ini !"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya, kita harus tahu metode-metode itu, karena jika ego memasang perangkap pada kita, kitapun harus memasang perangkap bagi dia. "Mengapa aku harus mematuhimu dalam segala hal dan kamu tidak mematuhiku? Apa alasanmu? Jika kamu tidak mematuhiku dan sholat, aku tidak akan mematuhimu sepanjang hari ini. Tak ada makan dan minum untukmu. Selamat kehausan dan kelaparan!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada malam hari ego akan datang dan mengatakan," Aku&lt;br /&gt;sudah mengantuk. Biarkan aku tidur. "Tidak, dia bahkan tidak mengatakan "tolong" – tidak pernah mengatakan tolong.Ego hanya memerintah, " Aku harus tidur. Aku harus istirahat."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan kalian mengatakan," Saya banyak urusan, banyak&lt;br /&gt;yang harus dikerjakan." Maka Ego menjawab," Aku tak&lt;br /&gt;paham akan hal itu. Aku hanya ingin tidur sekarang !"&lt;br /&gt;Jika kalian mengatakan," Aku harus beribadah untuk&lt;br /&gt;Tuhanku sekarang." Ego akan mengatakan," Tidak. Masih&lt;br /&gt;ada banyak waktu sebelum sholat. Aku cuma ingin tidur&lt;br /&gt;sekarang!" &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada saat seperti itulah kalian harus berani&lt;br /&gt;memerintah dia, " Tidak! Aku tidak mengijinkan kamu&lt;br /&gt;tidur sebelum kamu sholat!" "Tapi mataku sudah&lt;br /&gt;terpejam. Aku bisa apa?". " Jika kamu tidak mematuhi&lt;br /&gt;perintahku, aku akan memberi garam pada matamu ! Jika&lt;br /&gt;garam ada dimatamu, maka kamu sama sekali tidak akan &lt;br /&gt;bisa tidur ! Jika kamu lakukan itu, aku akan lakukan&lt;br /&gt;ini !"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wa min Allah at Tawfiq&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;EGO dan Asosiasi &lt;br /&gt;Mawlana Shaykh Hisham Kabbani &lt;br /&gt;Excerpted from Pearls &amp; Coral&lt;br /&gt;The Path to the Divine Presence&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dimana kita kehilangan dzikir kita, ingatan kita pada&lt;br /&gt;Allah; dimana kita terputus walaupun cuma sedetik&lt;br /&gt;saja, maka segera ego kita akan melompat keluar karena ingin diperhatikan. Untuk itulah, disaat nafsu seseorang ingin diperhatikan, yang lain harus&lt;br /&gt;menyadari bahwa dia telah keluar dari lingkaran&lt;br /&gt;asosiasi. Dia harus ditarik kembali. Adalah berat&lt;br /&gt;bagi ego kita untuk menjadi 'hanya salah satu' dari &lt;br /&gt;kebanyakan orang. Bukan menjadi seseorang yang berbeda&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nafsu selalu menunggu seseorang untuk kehilangan total kesadarannya, sehingga nafsu bisa melompat keluar. Para sufi hidup didalam asosiasi, kejemaahan.&lt;br /&gt;Kehidupannya berisi suhbah. Mereka semuanya mempunyai&lt;br /&gt;tujuan yang sama, niat yang sama namun posisi mereka&lt;br /&gt;berbeda. Tiap orang berada dalam tingkatan masing- masing namun perbedaan itu sebenarnya `selaras' satu sama lain . &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika kita berada dalam asosiasi, jangan mengatakan&lt;br /&gt;bahwa "problem saya beda dengan dia" atau "karakter&lt;br /&gt;saya beda dengan dia" atau "saya punya gagasan berbeda dengan dia". Jangan berpikiran bahwa diri sendiri adalah `seseorang'. Jangan! Semua orang yang datang bersama dalam suatu suhbah/asosiasi, apapun perbedaan mereka, sebenarnya mereka `selaras' satu sama lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan terlalu yakin akan diri sendiri, jangan pernah&lt;br /&gt;berpikir bahwa kalian tidak melakukan sesuatu agar&lt;br /&gt;diperhatikan. Siapa sih yang tidak? Berapa banyak yang kita katakan atau kita lakukan bukan karena suatu tujuan? satu, dua? berapa banyak? apa yang kalian katakan mungkin terbungkus oleh `tujuan' yang lebih dalam. Tanyakan pada diri sendiri atau tanya pada hati kalian mengapa kalian berbicara dan berlaku seperti itu ? Tidak seorangpun lepas dari ego, sampai mereka mencapai maqom yang aman. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum mencapainya, segalanya dapat terjadi setiap&lt;br /&gt;saat dan tidak kurang dari satu detik , lebih cepat&lt;br /&gt;dari perkiraan kalian. Kadang kita terkejut dengan&lt;br /&gt;diri sendiri karena melakukan sesuatu hal yang &lt;br /&gt;konyol, "Mengapa saya melakukan itu ? Mengapa saya&lt;br /&gt;mengatakan hal seperti ini ?" &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pikiran terlalu lambat untuk menangkapnya, karena ego&lt;br /&gt;bergerak lebih cepat dari pikiran! Kita berusaha&lt;br /&gt;memahami saat segalanya telah terjadi. Jadi, untuk&lt;br /&gt;tetap waspada / sadar adalah lebih penting dari &lt;br /&gt;pada hanya berpikir. Saat nafsu seorang sufi melompat ke depan, keinginan untuk diperhatikan melalui amarah dan permusuhan terhadap saudara laki-lakinya (ini adalah cara paling terkenal agar diperhatikan yaitu dengan mengkritik, menyalahkan, marah dsb) Saat hal ini terjadi, kewajiban bagi mereka yang dikritik, yang dituduh, untuk menemui ruh orang yang melawannya dengan hatinya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ini sangat penting. Saat seseorang melawan kalian&lt;br /&gt;atau mengkritik kalian dengan ke-ego-an mereka, dengan nafsu mereka, jangan dilawan lagi dengan nafsu, karena jika kalian melakukan itu kalian sedang dalam peperangan. Hanya akan memanas. Inilah aturan bagi siapapun dan agar kita dapat menggunakannya setiap saat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di saat seseorang mengkritik atau menyerang kalian,&lt;br /&gt;karena nafsu mereka, maka temuilah mereka dengan hati&lt;br /&gt;kalian jangan dengan ego kalian. Jangan balik&lt;br /&gt;menyerang atau mengkritik. Hal itu tidak akan&lt;br /&gt;menolong. Hanya akan melempar kalian berdua keluar&lt;br /&gt;dari asosiasi tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wa min Allah at Tawfiq&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7164488-111511474522651819?l=ariefhamdani.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7164488/posts/default/111511474522651819'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7164488/posts/default/111511474522651819'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ariefhamdani.blogspot.com/2005/05/liberating-soul.html' title='Liberating The Soul'/><author><name>arief hamdani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17386119859264376167</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://img.photobucket.com/albums/v245/mevlanasufi/arief2.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7164488.post-111488205587456949</id><published>2005-05-01T00:25:00.000+07:00</published><updated>2005-05-01T00:27:35.910+07:00</updated><title type='text'>Karena Cinta</title><content type='html'>Karena Cinta &lt;br /&gt;Shaykh Muhammad Hisham Kabbani&lt;br /&gt;Yuba City Mosque, USA &lt;br /&gt;1 November -2003&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[ Massa menyambut Shaykh Hisyam Kabbani dengan kalimat Allahu Akbar! dan Shalawat Nabi Ya Rasulullah!] As-salaam `alaykum wa rahmatullahi wa barakatuhu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya merasa mendapat kehormatan berada disini&lt;br /&gt;menyampaikan ceramah yang mungkin bukan sesuatu yang&lt;br /&gt;baru, namun setidaknya dapat menyegarkan ingatan kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Senang rasanya melihat seorang Rabbi, pendeta yahudi &lt;br /&gt;yang juga hadir disini dan masyarakat dari berbagai&lt;br /&gt;agama. Kita selalu mencoba membangun jembatan agar&lt;br /&gt;dunia menjadi penuh dengan kedamaian. Segala sesuatu&lt;br /&gt;di dunia ini dibangun berdasarkan cinta. Jika tidak &lt;br /&gt;ada cinta, tidak ada apapun, karena segala yang hidup&lt;br /&gt;terjadi karena cinta. Saat manusia mencintai satu sama lain, maka akan ada buah dari cinta mereka. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebanyakan kalian disini adalah para petani. Kadang&lt;br /&gt;ketika saya membeli sebuah pohon, mereka meminta saya&lt;br /&gt;untuk membeli 2 buah. Katanya : "Anda butuh jantan dan betina, jika mereka tidak berdekatan, mereka tidak akan menghasilkan buah." Begitupun dengan hewan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika cinta menjadi poin utama di dunia ini, segala&lt;br /&gt;sesuatu pasti akan seimbang. Segala sesuatu di dunia&lt;br /&gt;ini berasal dari cinta. Untuk mencapai hidup yang&lt;br /&gt;seimbang, kalian harus punya cinta. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Umat Yahudi menyintai Musa as, mereka mengikuti&lt;br /&gt;ajarannya. Orang Kristen mencintai Yesus. Muslim&lt;br /&gt;mencintai Muhammad saw, dan mereka mengikutinya. &lt;br /&gt;Inilah keimanan kita. Karena cinta, kita membangun&lt;br /&gt;komunitas-komunitas. Dengan cinta kita membangun diri&lt;br /&gt;dan kehidupan abadi di akhirat kita kelak. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanpa cinta kita akan menjadi gelisah dan bingung.&lt;br /&gt;Tanpa cinta kita ciptakan peperangan, pertengkaran dan kriminalitas. Untuk apa tujuan kita hidup selama 60-70 tahun lalu meninggal? Allah swt tidak mengirim kita kedunia untuk tujuan berkelahi. Kita juga tidak akan membawa harta dunia apapun bersama kita kelak. Kalian hanya akan diletakkan di lubang kubur lalu ditutupnya dengan tanah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang tertinggal setelah itu? Jika keluarga, teman, tetangga kalian menyayangi kalian semasa kalian hidup, maka mereka akan mendoakan. Jika mereka tidak suka maka mereka akan mencaci kalian. Cuma itu. Tidak ada jalan lain. Cuma ada dua cara hidup didunia ini : Jika kalian sayang pada mereka yang baik, kalian akan sukses. Jika kalian cinta pada cara-cara iblis, kalian akan kalah. Begitu juga para penganut agama ada yang baik dan buruk. Kita berharap mereka yang buruk suatu saat akan menuju kebaikan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah swt berfirman, "Ya Ayyuhal alladheena aamanoo&lt;br /&gt;Ati`ullaha wa ati`ur-rasoola wa ulil-amri minkum" -"&lt;br /&gt;Patuhi Allah, Nabi dan mereka yang punya wewenang &lt;br /&gt;diantara kalian."( 4:59 ) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai contoh, bila kalian tidak patuh pada polisi&lt;br /&gt;lalu lintas, apa jadinya kalau kalian parkir di tempat yang dilarang, maka kalian harus membayar tilang. Itulah yang dimaksud Allah swt, " Patuhi hukum negaramu, patuhi polisi dan patuhi ajaran Nabi, patuhi Aku."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia tidak mengatakan, " Abaikan semua orang." Karena&lt;br /&gt;bila di dunia ini kita mengabaikan hukum, kita akan&lt;br /&gt;masuk penjara. Negara dan Dunia menjadi kacau tanpa&lt;br /&gt;hukum, jadi kenapa kita mengabaikan Allah swt dan&lt;br /&gt;Nabi-Nya? "man yuti`i ar-Rasul faqad ata` Allaha" –&lt;br /&gt;Barang siapa yang menaati Rasul itu, sesungguhnya ia&lt;br /&gt;telah menaati Allah. [4.80]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan Nabi Muhammad saw mengatakan tentang tingkat ke&lt;br /&gt;dua dari Islam, yaitu "an tu'minu billahi wa&lt;br /&gt;malaa'ikatihi wa kutubihi wa rasulihi wa bil yawm&lt;br /&gt;il-akhiri was bil-qadari khayrihi was sharrihi min&lt;br /&gt;Allah." Untuk beriman pada Tuhan, Malaikat - malaikat-Nya, Kitab-kitab suci-Nya, utusan-utusan Nya, Hari kiamat dan Takdir-Nya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena untuk berhubungan dengan surgawi, merekapun&lt;br /&gt;disusun dalam urutan : Pertama percaya pada Tuhanmu,&lt;br /&gt;lalu malaikat-malaikat-Nya, lalu percaya pada kitab&lt;br /&gt;suci-Nya, dan seterusnya. Lihatlah tiap kata-kata &lt;br /&gt;percaya pada malaikat-malaikatNya disebut sebelum&lt;br /&gt;percaya pada utusan-utusan-Nya. Dia menjaga urutan,&lt;br /&gt;disiplin dan prinsip. Setelah malaikat-malaikat, Dia&lt;br /&gt;katakan Kitab-kitab-Nya (bukan satu kitab saja )&lt;br /&gt;Artinya kitab Torah, Injil, Psalms David dan kitab&lt;br /&gt;suci lain yang datang sebelumnya. Dia jaga semuanya.&lt;br /&gt;Maka kalian tidak boleh melompati urutan. Islam&lt;br /&gt;mengajarkan disiplin dengan cara yang indah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka yang mengatakan bahwa tidak ada hirarki dalam&lt;br /&gt;Islam, hal itu karena mereka ingin langsung melompat&lt;br /&gt;menjadi bos, pimpinan. Mereka mengikuti ideologi yang&lt;br /&gt;berkembang disekitar kita, sekte baru, agama baru yang dibuat oleh para teroris wahabi. Islam tidak&lt;br /&gt;mengajarkan kita agar menabrakkan pesawat kita pada&lt;br /&gt;gedung dan membunuh orang-orang. Itu bukan Islam, hal&lt;br /&gt;itu bahkan bukan perbuatan manusia, karena itu sangat&lt;br /&gt;tidak manusiawi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka merusak citra muslim dan Islam. Kini kita harus membela Islam! Kenapa saya harus membela Islam? Karena Islam membela saya. Sayyidina Muhammad saw membela saya. Saya tidak membela agamanya dan&lt;br /&gt;sifat-sifatnya. Saat ini banyak orang-orang datang dan menyerang Nabi saw, lalu beberapa muslim membela&lt;br /&gt;beliau. Beliau tidak butuh pembela. Allah Yang akan&lt;br /&gt;membela beliau! Wallahu y`asimuka min an-naas... Allah memelihara kamu dari (gangguan) manusia [5:67]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat Nabi Muhammad saw membawa pesan agama Islam,&lt;br /&gt;saudara-saudara terdekatnya melawan beliau. Pamannya&lt;br /&gt;tidak percaya pada beliau. Namun beliau tetap diam.&lt;br /&gt;Selama 13 tahun di Mekah, Nabi tidak pernah&lt;br /&gt;mengeluarkan pedangnya. Saat ini orang-orang berkata&lt;br /&gt;bahwa Islam adalah agama yang kasar, padahal Nabi saw&lt;br /&gt;tidak pernah mengeluarkan pedang kecuali untuk membela diri. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kaum kafir Quraisy mendatangi Nabi saw dan berkata,"&lt;br /&gt;Akan kami berikan apapun yang kamu minta. Berhentilah&lt;br /&gt;menyebarkan Islam." Jawab Nabi saw, " Walaupun kalian&lt;br /&gt;letakkan bulan di tangan kiriku dan matahari di tangan kananku, aku tidak akan berhenti. Aku tidak mengejar posisi, uang atau ketenaran. Aku mengejar firman Allah semata."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada banyak tempat di atas bumi ini. Pergilah ke&lt;br /&gt;samudra sana. Jangan berkelahi di atas daratan. Pergi&lt;br /&gt;ke lautan dan peranglah sesuka kalian sampai asin&lt;br /&gt;tubuh kalian! Jangan menghancurkan bumi dan merusak&lt;br /&gt;air tanah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya akan bercerita tentang salah satu sahabat Nabi&lt;br /&gt;saw, Salman al-Farsi. Ayahnya adalah penganut&lt;br /&gt;Zoroaster. Beliau tinggal di Persia, sekarang disebut&lt;br /&gt;Iran. Umurnya panjang, mungkin 140 tahun, namun ada&lt;br /&gt;yang mengatakan lebih. Saat itu beliau sedang mencari&lt;br /&gt;kebenaran. Beliau dibesarkan sesuai ajaran Zoroaster.&lt;br /&gt;Namun saat orang tuanya meninggal, beliau mulai&lt;br /&gt;menjelajah dari satu agama ke agama yang lain. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan berarti agama lain salah, namun beliau menginginkan sesuatu. Jika seseorang mencintai sesuatu, hatinya akan selalu terhubung dengannya. Salman bercerita tentang hal ini, pada sebuah hadist Nabi saw, disebutkan bahwa beliau saw meminta Salman al Farisi untuk menceritakan hal ini pada para sahabat.Salman menuturkan," Aku sadar, bahwa hatiku belum merasakan kepuasan spiritual, maka akupun mencari sesuatu yang lebih. Pertama aku menemui seorang pendeta Yahudi. Kukatakan padanya, " Saya sedang mencari kebenaran." Jawab sang rabbi, " Anakku, kamu masih muda. Aku dapat mengajarimu." Aku ingin belajar pada dia, karena kulihat dia sangat alim, jujur dan terpelajar. Sang rabbi menerimaku dengan syarat bahwa aku harus menolong segala kebutuhannya, karena dia sudah lanjut usia. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka akupun hidup bersama orang itu, melayani dia dan&lt;br /&gt;dia mengajari aku. Aku bekerja untuknya. Saat dia akan meninggal, aku bertanya,"Kemana aku harus pergi bila engkau telah meninggal? Apa yang harus kulakukan? Jawabnya : "Tidak ada lagi ulama yang benar di negara ini. Sebagian telah korup, bayangkan 1500 tahun yang lalu saja sulit untuk mencari ulama yang tak korup, bagaimana dengan saat ini? Akan kukirim engkau ke Iraq, ada seorang temanku disana yang sangat alim dan jujur"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian aku menempuh jarak yang jauh menuju Iraq,&lt;br /&gt;butuh waktu berbulan-bulan, sampai aku menemukan orang yang dimaksud guruku. Dia menerima permintaanku untuk melayaninya. Dia mengajariku banyak hal. Saya mencintainya seperti saya mencintai ayah dan ibu saya. Dia berhati murni dan sangat baik. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika tiba saat dia akan meninggal dunia, akupun&lt;br /&gt;menanyakan pada dia," Apa yang harus kulakukan ? " &lt;br /&gt;Jawab rabbi, " Pergilah ke Sham. Ada seorang beriman&lt;br /&gt;disana yang akan mengajarimu." Maka akupun pergi&lt;br /&gt;menemuinya, belajar. Sampai kemudian waktunya dia &lt;br /&gt;juga meninggal dunia, aku tanyakan padanya," Apa yang&lt;br /&gt;harus kulakukan?" Jawabnya, " Aku tidak tahu guru-guru lain lagi. Namun menurut kitab-kitab yang aku punya, disebutkan tentang seorang Nabi yang akan datang. Beliau akan hidup diantara dua gunung hitam dan pepohonan kurma. Pergilah, kamu akan bertemu beliau disana."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang aku telah melewatkan 50-60 tahun melayani&lt;br /&gt;dari satu guru ke guru lainnya, namun kemana lagi aku&lt;br /&gt;harus pergi? Guru menyebutkan tanah Arab, namun Arab&lt;br /&gt;yang mana? Aku menunggu dan terus menunggu. Guruku&lt;br /&gt;telah meninggal dan aku memelihara kawanan domba dan&lt;br /&gt;onta. Aku sudah punya sebuah rumah dan modal. Saat itu ada sebuah karavan yang akan pergi menuju tanah Arab, aku memohon agar bisa ikut mereka. Mereka bilang, " Kami minta biaya." Jawabku,"Ambil semua unta, domba dan kambingku", maka merekapun menerimanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun di tengah jalan mereka berubah menjadi kawanan &lt;br /&gt;iblis-iblis. Mereka menjualku pada seseorang sebagai&lt;br /&gt;budak. Aku melayani tuanku dengan sabar sebagai&lt;br /&gt;seorang budak. Saat seseorang sedang jatuh cinta, dia&lt;br /&gt;melakukan segalanya dengan tulus. Itulah yang rabbi&lt;br /&gt;dan semua keyakinan ajarkan. Untuk melayani Tuhannya.&lt;br /&gt;Salman al-Farisi menerima takdirnya sebagai budak, dia tidak memberontak, karena Salman sedang menuju jalan kebenaran, maka hanya kebaikan yang ada di hatinya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia ingin menjadi seseorang yang berguna bagi&lt;br /&gt;komunitasnya. Itulah yang dia yakini. Dia terima&lt;br /&gt;takdirnya sebagai seorang budak dan sabar serta setia&lt;br /&gt;pada mereka yang dia layani. Apapun yang disuruh&lt;br /&gt;majikan, aku patuhi. Aku tahu itulah takdirku. Aku&lt;br /&gt;bekerja padanya selama beberapa tahun, namun &lt;br /&gt;hatiku tetap membara untuk pergi ke tanah Arab untuk&lt;br /&gt;bertemu dengan Nabi yang disebutkan guruku. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah beberapa tahun bekerja sebagai budak, suatu&lt;br /&gt;hari ada sebuah karavan yang berkunjung. Pemiliknya&lt;br /&gt;adalah teman majikanku, dia sangat menyukai aku.&lt;br /&gt;Dimintanya aku untuk menjadi budaknya dengan cara&lt;br /&gt;membeli dari majikanku. Setelah disetujui, akhirnya&lt;br /&gt;aku berganti majikan. Kami bepergian berbulan-bulan&lt;br /&gt;sampai akhirnya tiba di sebuah kota kecil dimana&lt;br /&gt;kulihat pegunungan hitam dan pohon-pohon kurma.&lt;br /&gt;Lihatlah bila Salman memberontak, tidak menerima&lt;br /&gt;takdirnya belum tentu ia akan bertemu teman majikannya yang akhirnya membawa Salman ke kota yang disebutkan gurunya terdahulu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku berkata pada diri sendiri " Akhirnya kutemui&lt;br /&gt;sesuatu yang membuatku puas." Itulah hal yang&lt;br /&gt;memuaskan dia. Jika kamu puas akan sesuatu, maka&lt;br /&gt;terserah kamu untuk menerimanya atau tidak. Allah swt&lt;br /&gt;berfirman, " Tidak ada paksaan dalam agama." [2:256] &lt;br /&gt;Kalian tidak boleh memaksa orang dalam hal apapun.&lt;br /&gt;Jika dia ingin menjadi yahudi, maka dia akan menjadi&lt;br /&gt;seorang yahudi. Jika ingin jadi kristen, diapun akan&lt;br /&gt;jadi kristen. Bukan kewajiban kalian untuk menggedor&lt;br /&gt;pintunya dan menyuruh orang menjadi muslim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalian bukan seorang utusan. Jika seseorang datang dan bertanya pada kalian, maka kalian jelaskan. Jika ada yang tertarik dengan Islam, kalian boleh berdiskusi dengan mereka. Maka Sayyidina Salman al-Farsi sampai pada kota yang dimaksud. "Aku mulai melayani majikanku dengan mengumpulkan kurma-kurma untuknya." Aku menunggu Nabi setiap hari dengan penuh keresahan. Pekerjaanku adalah memetik kurma untuk tuanku, namun sebagian adalah milikku sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu hari kudengar seorang anak kecil menyanyikan&lt;br /&gt;shalawat,"tala`al-badru `alayna." Aku sedang berada&lt;br /&gt;di Masjid Quba [sekitar 12 km dari Madinah]. Kudengar&lt;br /&gt;Sang Nabi pindah kesini dari Mekkah, maka turunlah&lt;br /&gt;aku sambil membawa beberapa kurma-kurma milikku&lt;br /&gt;sendiri. Guru terakhirku mengatakan akan ciri-ciri&lt;br /&gt;Nabi saw, bahwa Beliau saw berkenan memakan sesuatu&lt;br /&gt;dari hadiah, tapi tidak berkenan memakan dari sedekah. Dan dia mempunyai sebuah tanda di lehernya, Khatm an-Nubuwwat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku pergi menuju Masjid Quba. Semua sahabat sedang&lt;br /&gt;duduk mengelilingi Nabi saw. Kutawarkan kurma pada&lt;br /&gt;beliau," Ya Muhammad! Ini kurma dariku. Aku tahu Anda&lt;br /&gt;dan para sahabat amat lelah. Terimalah kurma-kurma ini sebagai sedekah dariku". Nabi saw mengambil&lt;br /&gt;kurma-kurma itu dan mengatakan," Semoga Allah membalas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kebaikanmu." Dan beliau membagikan kurma-kurma itu&lt;br /&gt;pada sahabat-sahabat beliau. Aku hanya memperhatikan&lt;br /&gt;apa yang beliau lakukan. Beliau sama sekali tidak&lt;br /&gt;menyentuh kurma-kurma itu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Salman adalah seorang Zoroaster yang datang ke&lt;br /&gt;Madinah dari Sham lewat Mosul, Salman al Farisi asli&lt;br /&gt;dari Persia. Dia ingin membuktikan sendiri tanda-tanda Ke Nabian itu). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah satu minggu, aku kembali lagi menemui Nabi&lt;br /&gt;sambil membawa kurma. " Ini sebagai hadiah dariku, Ya&lt;br /&gt;Rasulullah." Nabi mengambil sebutir kurma, menciumnya&lt;br /&gt;dan memakannya lalu dibagikan kurma-kurma itu pada&lt;br /&gt;sahabat-sahabatnya. Sehingga kemudian aku tak sabar&lt;br /&gt;untuk melihat tanda terakhir beliau untuk melihat&lt;br /&gt;Khatm an-Nubuwwat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku sudah mencoba mengintip, namun malu rasanya&lt;br /&gt;meminta Nabi untuk memperlihatkan tanda itu. Suatu&lt;br /&gt;saat ketika Nabi menggali sebuah lubang untuk mengubur jasad seseorang, aku mengikutinya untuk melihat Khatm an-Nubuwwat milik Nabi saw. Lihat betapa "Nabi khawatir akan keselamatan umatnya" [9:128] beliau menggali sendiri kubur salah satu sahabatnya dan tidakkah kalian mengira bahwa beliau akan menyelamat kan kita agar masuk surga? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat Nabi saw menggali, Salman mulai mengamati&lt;br /&gt;punggung beliau. Tiba-tiba Rasulullah saw berkata, "&lt;br /&gt;Ini lihatlah! inikah yang kamu cari selama ini?",&lt;br /&gt;dengan tersenyum sambil menyibakkan sedikit jubah&lt;br /&gt;beliau sehingga Khatm an-Nubuwwat itu terlihat. Nabi&lt;br /&gt;saw mengetahui Salman al Farisi telah berjalan ribuan&lt;br /&gt;kilometer, menerima takdirnya sebagai budak hanya&lt;br /&gt;untuk mencari kebenaran yang hakiki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di kemudian hari berkaitan dengan Salman al-Farsi,&lt;br /&gt;kaum Ansaar dan Muhajirun berdebat. Kaum Anshaar&lt;br /&gt;mengklaim " Dia berasal dari kaum kami, dia dari&lt;br /&gt;Madinah." Kaum Muhajirinpun mengklaim," Tidak, dia &lt;br /&gt;pindah dari Sham ke Persia." Nabipun menghentikan&lt;br /&gt;mereka, dan berkata," Tidak. Dia bukan berasal dari&lt;br /&gt;kaum kalian. Dia adalah dariku, Ahl al-Bayt, Keluarga&lt;br /&gt;dari Rumah Nabi saw. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hadist diatas punya makna yang dalam, bahwa seorang&lt;br /&gt;asing yang tidak ada hubungan darah atau perkawinan&lt;br /&gt;dapat menjadi anggota Ahl al-Bayt, jika punya cinta&lt;br /&gt;yang luar biasa terhadap Nabi saw. Mereka yang membaca na'at dan menulis puisi pujian Shalawat pada Nabi saw insha-Allah juga termasuk keluarga dari Nabi saw. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah Islam. Sesuatu yang harus kalian rasakan,&lt;br /&gt;karena cinta, walaupun terasa asam atau manis. Ketika memasukinya, kalian akan bisa mengenalnya. Tetapi saat ini, orang-orang yang tak berpengetahuan hanya belajar sedikit, mereka datang dan membuat kegaduhan seperti sebuah kotak korek api yang hanya berisi tiga atau empat didalamnya. Berbeda dengan kotak korek yang isinya penuh; kocoklah, pasti tidak akan terdengar suara gaduh. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Artinya penganut yang tulus, yang tidak mengincar&lt;br /&gt;jabatan dunia atau kursi Direktur akan hidup puas&lt;br /&gt;dengan apa yang Allah swt berikan. Mereka hidup 60-70&lt;br /&gt;tahunan. Mereka bisa dokter, insinyur atau orang-orang miskin, namun mereka puas. Tapi mereka yang "seperti tiga batang korek api" akan membuat kegaduhan sehingga akan membingungkan masyarakat. Janganlah kalian menjadi seorang yang seperti itu, yang hanya menyakiti sesama muslim dan membuat citra Islam menjadi buruk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sabda Nabi saw, "la farqa bayna `arabiyyan wa&lt;br /&gt;`ajamiyyan illa bi-taqwa." – "tidak ada perbedaan&lt;br /&gt;antara orang Arab dan bukan Arab kecuali ketaqwaan&lt;br /&gt;pada Tuhan." Jika dia muslim, hubungan kita bergantung pada ketaqwaannya. "Astaghfirullah hal-`adheem" Bihurmati Fatihah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wa min Allah at Tawfiq &lt;br /&gt;posted by mevlanasufi at 9:33 PM 0 comments &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuesday, April 05, 2005&lt;br /&gt;SISTEM PEMERINTAHAN ISLAM &lt;br /&gt;Mawlana Syaikh Nazim Adil al Haqqani&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertanyaan : Apa yang dapat diterima dalam sistem Pemerintahan yang Islami ? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawaban Maulana Shaykh Muhammad Nazim al-Haqqani : &lt;br /&gt;Ini adalah pertanyaan penting, agar jawaban yang diberikan berguna bagi kaum muslimin. Juga bagi kaum Kristiani, Yahudi dan semua keyakinan dan seluruh umat manusia. Suatu pertanyaan yang sulit &lt;br /&gt;untuk dijawab karena ini amat penting dan agar dipahami secara baik. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bismillahi r-Rahmani r-Rahim&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Islam dan pemerintah, anda mengatakan Monarki, Demokrasi dan Teokrasi, mana yang diterima dalam Islam ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita katakan pertama kali bahwa Islam adalah berdiri sendiri, tidak harus mengikuti ketiganya. Islam punya sistem pemerintahan yang asli. Lewat perintah surga yang dikirim Tuhan bagi hamba-hamba Nya &lt;br /&gt;agar kondisi mereka mendekati sempurna, baik secara individu dan kolektif dalam kehidupan mereka. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang-orang mungkin mengatakan adanya Monarki, Demokrasi ataupun Teokrasi dalam Islam. Islam diatas ketiga sistem pemerintahan ini. Islam menerima bahwa seseorang harus berada dalam kontrol suatu &lt;br /&gt;negara. Seluruh bangsa harus memberikan jaminan, dukungan dan kepatuhan pada rakyatnya. Harus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang paling utama dalam sistem pemerintahan Islam adalah : kekuatan / pimpinan berada dalam tangan satu orang, bukan pembagian, karena bila ada partner di dalamnya , akan muncul lebih banyak masalah. Negara yang mempunyai berbagai kelompok yang berkuasa terdapat banyak perselisihan, tidak ada kedamaian dan kepuasan. Selama kelompok-kelompok ini tidak damai, negaranya akan menderita masalah yang sama. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Islam memerintahkan bahwa pimpinan dipegang oleh satu orang. Itu yang terbaik. Lalu kita bandingkan Demokrasi dengan sistem Islami. Pertama, hal utama dari Demokrasi adalah hak-hak asasi manusia dan &lt;br /&gt;kebebasan. Orang-orang tidak tertarik pada masalah lain kecuali kedua hal ini. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam Islam dikatakan, daripada menuntut hak-hak manusia (karena Islam menerima hak-hak manusia sama dengan kewajiban), penuhi kewajibanmu dulu untuk menerima hak-hak. Ini hal yang sangat penting. Bayar kewajiban dulu untuk menerima hak-hak kita. Tanpa &lt;br /&gt;kewajiban, tidak ada hak-hak. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, Demokrasi memberi hak-hak tanpa adanya kewajiban-kewajiban. Islam adalah untuk keadilan. Demokrasi untuk kebebasan. Islam meminta keadilan bagi mereka, bukannya kebebasan mutlak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demokrasi memberi kebebasan mutlak. Islam memberi hak-hak rakyat setelah kewajiban dilaksanakan – hak dan keadilan. Inilah perbedaan antara visi Demokrasi Islam dan Demokrasi barat. Orang-orang barat hanya meminta hak-hak manusia tanpa kewajiban-kewajiban, dan meminta kebebasan sebanyak-banyaknya yang bisa negara berikan. Jika seorang murid tidak mau belajar ketika ujian, bagaimana dia bisa lulus ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah kesempurnaan visi Islam. Demokrasi Eropa dan barat tidak sempurna dan tidak berguna, mengerikan dan berbahaya bagi umat manusia. Tak ada masa depan. Mereka sedang mempersiapkan rakyat pemberontak yang meminta hanya hak-hak mereka tanpa memikirkan &lt;br /&gt;kewajiban dan keadilan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata Islam : Tidak! Bayar kewajibanmu dulu baru ambil hak-hak kalian. Kami menjunjung hak-hak manusia, hak-hak asasi tersebut tersedia setelah kalian melaksanakan kewajiban. Kami melaksanakan &lt;br /&gt;keadilan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan katakan, `Saya bebas melakukan apapun yang saya mau'. Kalian tidak hidup sendiri, jutaan dan milyaran orang disekeliling kalian. Kalian tidak bisa melakukan apapun semau kalian. Jika seorang penumpang pesawat mengatakan :`Aku mau menyalakan api untuk membuat teh. Aku bebas melakukannya.' Apakah kalian akan mengijinkan dia untuk melakukan hal ini ? Dia punya hak, kenapa kalian melarang kebebasan dia ? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kekacauan terjadi akibat terlalu banyak kebebasan. Keadilan adalah untuk menjunjung hak orang lain sama halnya dengan hak-hak kalian ingin ditegakkan. Jika kalian melukai orang, kami akan menangkap dan memasukkan kalian di bui seperti hewan, singa, macan, tidak boleh bebas diluar. Inilah visi Islam tentang Demokrasi . &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demokrasi barat ada sejak masa Revolusi Perancis. Mereka akan merayakan ulang tahun ke 200 pada th 1989, merayakan sebuah Revolusi yang salah. Demokrasi yang digunakan mereka dari A-Z adalah tidak berguna, merusak dan amat berbahaya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demokrasi Eropa mengatakan bahwa tanpa kewajiban-kewajibanpun kalian tetap punya hak-hak. Darimana mereka mendapat ide-ide itu? Dari kitab mana? Siapa yang mengatakan ide tolol itu? Hak-hak tanpa tanggung jawab. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Islam menjaga pimpinan berada di tangan satu orang agar keadilan bisa dijaga. Kemudian, pemimpin menjaga hak-hak mereka yang telah melaksanakan kewajiban – yang tidak melaksanakan kewajiban tidak mendapat hak-hak. Visi Islam adalah sistem terbaik bagi seluruh umat manusia. Demokrasi yang benar, yaitu Theokrasi Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika seluruh dunia setuju dengan visi ini, mereka akan selamat dan mencapai kedamaian yang absolut. Kalau tidak mereka akan berselisih, perang dan memakan satu sama lain tanpa menjadi masalah. Tanpa &lt;br /&gt;memasak, mereka dapat saling memakan : Inggris dengan Jerman, Jerman dengan Perancis, Russia dengan Jerman, Jepang dengan China. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka tidak akan berhenti sampai mereka menganut visi Islam. Kata Islam : bayar kewajiban dan ambil hak-hak kalian. Tak ada kebebasan tanpa keadilan. Kebebasan hanya ada di hutan, silakan ke sana ! Jika kalian hidup bermasyarakat, maka kalian tidak sendiri. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan dalam wilayah-wilayah Islam, mereka tidak memahami hal ini, sangat disayangkan. Tidak masalah bila Kristen, Yahudi dan masyarakat lain, dunia Islam sendiri tidak memahami apa yang dimaksud dengan visi Islam dalam sistem pemerintahan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini yang terbaik ! Ya , dalam Islam, manusia membutuhkan manusia. Itu aturan utama. Seorang raja butuh rakyat, mereka yang miskin butuh orang kaya, orang kaya butuh orang miskin, pekerja butuh orang &lt;br /&gt;yang mempekerjakan dan sebaliknya. Kepala butuh kaki, kaki butuh kepala. Itulah Islam. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita tidak bisa menjadikan kaki sebagai kepala atau sebaliknya. Atau memotong kepala sehingga hanya ada kaki saja seperti yang para komunis lakukan pada rakyatnya. Kata mereka, " Tidak ada kepala &lt;br /&gt;dalam sistem kami – semua orang adalah sama." Artinya, hanya ada kaki-kaki tanpa kepala, mereka semua adalah kaki. Begitukah ? Jika kalian meletakkan `kaki' atau pekerja sebagai pemerintah, bisakah itu? Bagaimana bisa pekerja dijadikan pemerintah? mereka pekerja, buruh – bagaimana bisa buruh-buruh duduk dalam pemerintahan ? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah aturan yang abadi dalam Islam : letakkan setiap orang pada posisi yang sesuai dengannya. Insinyur sebagai insinyur, pekerja sebagai pekerja, buruh sebagai buruh, petani sebagai petani, raja &lt;br /&gt;sebagai raja, gubernur sebagai gubernur, demikian juga dengan polisi dan pebisnis. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka dari itu tidak ada pemilihan dalam Islam. Pemilihan adalah Batil, salah. Bisa saja orang-orang berkumpul untuk meminta `satu kaki' menjadi kepala' atau semua `kaki' meminta untuk menjadi `kepala'. Dalam Islam, yang pertama adalah kemampuan dan &lt;br /&gt;kemudian pelayanan. Berikan pelayanan dulu , lalu buatlah ranking / urutan, siapa yang punya kemampuan akan selalu naik rankingnya. Seluruh dunia harus diubah. Jangan ada pemilihan, karena pemilihan &lt;br /&gt;bisa saja menjadikan kaki sebagai kepala, dan menjadikan kepala sebagai kaki. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hubungan Islam dengan negara-negara lain juga penting. Jagalah selalu hubungan baik dengan tetanggamu sehingga terjadi ekonomi bebas, sebuah sistem liberal, tidak ada penghalang bagi gerakan &lt;br /&gt;antar manusia. Hubungan baik, toleransi dan tidak menyulitkan sesama manusia. Jaga kehormatan masing-masing negara, kirim dan terimalah duta-duta bangsa, permudah kepergian dan kedatangan, jangan terlalu &lt;br /&gt;banyak dihalangi. Permudah kesepakatan antar muslim. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para pengunjung mendapat kebebasan, dihormati dan diterima. Harus di pantau siapa yang baik dan siapa yang buruk, sehingga tidak ada yang saling &lt;br /&gt;terganggu. Harus ada hubungan yang baik antar negara Islam dan negara-negara lainnya. Pemerintah harus menegakkan keadilan, dan tidak kasar. Ketidak adilan dan kekejaman dilarang dalam Islam. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua orang harus menerima hak-haknya. Dalam Islam hak-hak asasi adalah bagi siapapun yang telah memberi pelayanan. Kalian harus mengusahakan hak-hak tersebut. Tidak ada hak-hak lahir sebagai Dokter, Insinyur, atau Jendral. Kalian pikir mereka mendapat status itu tanpa berusaha ? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita lahir dengan hak-hak dasar seperti bernafas, makan dan minum. Jika kita menginginkan hak-hak yang lebih, seperti hak untuk menjadi seorang Dokter, maka kalian harus bekerja, menghasilkan. Komunis &lt;br /&gt;mengatakan: kita harus sama, ambil dari yang kaya untuk diberikan pada yang miskin, hak macam apa itu? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bekerja, menghasilkan dan ambil. Siapa yang akan melarang kalian? Islam tidak pernah melarang orang untuk bekerja dan menjadi kaya. Mengapa kita melarang orang-orang untuk menjadi kaya ? Kalian harus hidup dan bekerja, rakyat harus digaji karena usahanya. Kesempatan bebas bagi siapapun. Kalian boleh bekerja, mendapat bayaran, bahkan meningkat sampai bisa hidup di dalam istana. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kalian malas dan tidak bekerja dan tinggal di gubuk, lalu mengatakan kita harus menyerang mereka yang tinggal di istana. Benarkah ini ? inikah hak-hak asasi manusia? Mereka bisa naik Rolls Royce dan kita mengendarai bis lalu saya katakan `Orang besar mobilnya juga besar'. Kenapa harus marah ? Dibawah perintah kalian, banyak ratusan bis-bis merah, panggil saja satu, murah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Katanya`kami punya hak untuk naik Rolls-Royce' - carilah penghasilan dan naiklah Rolly-Royce atau mobil-mobil mewah lain. Islam tidak pernah mengijinkan orang-orang untuk tidak bekerja. &lt;br /&gt;Selama dunia ini berputar, pekerjaan tidak akan pernah berhenti. Jika kalian ingin bekerja, carilah pekerjaan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lihatlah di London ini, orang-orang datang mencari kerja. Jika pemerintah mengijinkan, jutaan orang akan datang dan bekerja. Namun mereka mengatakan, tidak ada pekerjaan. Jika tidak ada pekerjaan, &lt;br /&gt;mengapa orang-orang itu datang? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesombongan membuat orang-orang tidak bekerja, kedua : malas, ketiga : mereka senang mendapat uang gratis dari pemerintah. Itu yang membuat rakyat malas. Islam menolak aturan semacam itu. Islam &lt;br /&gt;mengatakan, pertama : pertanian lalu perdagangan kemudian pabrik. Tidak perlu minta pekerjaan pada pemerintah. Dalam Islam tidak ada yang namanya ribuan pegawai, banyak departemen-departemen. Islam &lt;br /&gt;sungguh sederhana. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[From 'Lady Chadijas Questions']&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wa min Allah at Tawfiq &lt;br /&gt;posted by mevlanasufi at 9:33 PM 0 comments &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyembelihan yang Haram &lt;br /&gt;Antara Hewan dan Manusia&lt;br /&gt;PENYEMBELIHAN YANG HARAM &lt;br /&gt;Mawlana Shaykh Muhammad Nazim Adil al-Haqqani&lt;br /&gt;Cyprus. 18th November 2003&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dastur ya Rijalallah. Dastur, Madad.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A`udhu bi-llahi minal-shaytani al-rajim. Bismillahir Rahmanir Rahim. La hawla wala quwatta illa bi-llahi-l 'Aliy al-`Azim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mukminin sekalian. Ada keistimewaan yang dianugerah kan pada kalian umat manusia , dibanding mahluk ciptaan lain di muka bumi ini. Apakah itu? Manusia dapat berpikir . Kucing dan anjing tidak berpikir. &lt;br /&gt;Semua mahluk ciptaan lain terkungkung hanya pada hari-hari yang sedang dilaluinya, terbatas. Mereka tidak bisa berpikir untuk masa depan, hanya berpikir saat dimana dia sedang berada. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berpikir adalah kunci yang diperuntukkan bagi masa depan manusia, sedangkan mahluk lain, mereka tidak perlu berpikir akan masa depannya. Ada hadist nabi yang mengatakan, bahwa jika seekor binatang &lt;br /&gt;tahu bahwa akhir hidupnya adalah untuk disembelih atau ditembak, kalian tidak akan menemukan daging dalam tubuhnya walaupun hanya satu gram atau satu kilogram. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seminggu yang lalu ketika saya didapur dan kalian perlihatkan ada lubang di kepala sapi itu, sedih sekali melihatnya. Sapi itu ditembak dulu lalu disembelih. Jika hewan itu bisa berpikir dan mengetahui, kalian tidak akan menemukan satu gram dagingpun, hanya tulang dan kulit. Kata nabi : "Ahsinu bidh-dhabh" - ( sembelihlah dengan baik) [idha dhabahtum fa-ahsinu: Sahih Muslim, Sunan, Musnad Ahmad].&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyembelihan semacam itu dilarang dalam Islam. Manusia adalah para penindas. Mereka membuat kesulitan dan kesakitan luar biasa dengan &lt;br /&gt;cara penyembelihan seperti itu. Maka itu nabi bersabda : " Jika kamu akan menyembelih, buatlah secara benar." Jangan memberi kepedihan pada binatang. Kalaupun sebagian kepedihan itu diberikan pada manusia, tidak seorangpun yang mampu menanggung nya, hal itu adalah haram ! Manusia saat ini tidak tahu mana yang Haram atau Halal, mana yang dilarang dan mana yang diijinkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Binatang-binatang itu tunduk pada kalian, menyiapkan diri mereka sebagai tanda syukur dari Penciptanya : makan rumput lalu menghasilkan daging. Kalian setidaknya harus berbuat baik pada mereka, namun sebaliknya orang-orang melakukan hal yang buruk. &lt;br /&gt;Karena itulah Allah memberi hukuman, intiqam - pembalasan dari surga. Allah mengambil alih balas dendam hewan-hewan itu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berapa lama yang kalian butuhkan? berapa lama? ikat kakinya, lalu jatuhkan kebawah dengan hati-hati, lalu potonglah. Buat apa merubuhkan binatang dengan menembaknya? Buat apa? Jika saya punya kekuasaan, pertama saya akan mencegah penembakan seperti itu. Jika mereka melakukannya lagi, saya akan tembak sendiri kepala orang itu ! Biar mereka merasakan enak atau tidak! saya adalah pembela yang Haqq, saya harus berkata benar! Alhamdulillah. Kalianpun harus menjadi pembela yang haqq, kebenaran. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat mereka mengatakan," Hak-hak binatang .." - kaum iblislah yang mengatakan hal ini. Pergi dan lihatlah apa yang mereka lakukan pada hewan yang tunduk pada manusia untuk dijadikan santapan, bagaimana cara mereka menyembelih? Negara-negara beradab, orang-orang Eropa, Amerika, Rusia, China, dimanapun. Bahkan di negara-negara Islam Allah sedang melihat, mengawasi dan menyiapkan tiap orang sebuah pakaian dan sebuah lubang yang dalam, liang kubur ! Allah tidak pernah tidur, Dia mengawasi dan berkata," Aku sedang menyiapkan balasan !"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10 orang meninggal! 15 orang meninggal ! Ledakan membuat tubuh-tubuh manusia terburai ! Bagaimana hal ini bisa terjadi? Dari mana asalnya ? ketidak adilan. Al-zulm yajurru al-zulm. Penindasan &lt;br /&gt;menghasilkan penindasan. Satu bom meledak, booom - 1000 orang meninggal. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Makanya, saya tidak suka membeli daging sapi atau kerbau. Saya nasihatkan kalian untuk tidak membelinya. Jangan beli! Jangan beli! Jangan makan. Hal itu meracuni kalian. Karena kalian sama dengan &lt;br /&gt;mengijinkan jagal untuk menyembelih dengan cara seperti itu. Katakan, " Kami tidak mau membeli." Dan segera pergi. Jangan makan! Itu sudah beracun. Walaupun hewan-hewan kecil yang dibunuh dengan &lt;br /&gt;mematahkan lehernya `amud al-fiqri, kalian tidak boleh menyentuhnya ! Penyembelihan harus sampai tuntas, baru kalian boleh memotongnya. Jika tidak…itu adalah makruh, lebih baik tidak dimakan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku nasihatkan orang-orang untuk membeli satu hewan, bawalah ke desa dan sembelihlah dengan nama Allah. Jika mereka tidak mau mendengar aturan-aturan surga, maka penyakit-penyakit yang tidak diketahui &lt;br /&gt;sebelumnya akan datang. Dokter mengatakan : " Kami tidak tahu penyakit seperti itu," Allah menyerang mereka dengan penyakit-penyakit yang tidak terhitung banyaknya dan tidak ada yang mampu disembuhkan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lihatlah orang yahudi membawa rabbi ( pendeta ) untuk melihat penyembelihan hewan. Bukan penembakan seperti yang dilakukan Muslim dan orang kristen , buat apa ditembak? Itu haram, dilarang! Jadi jangan dibeli, walaupun kalian diberi gratis, katakan : " Selama kalian menembaki hewan-hewan itu kami tidak mau memakannya." Makan saja rumput ! Mereka orang - orang yang dikutuk! Allah sedang murka pada semua bangsa-bangsa ! &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nabi mengatakan "Ahsinu bidh-dhabh". Astaghfirullah Ya. Berpikir. Untuk berpikir - sebagaimana Allah anugerahkan hal itu hanya pada manusia, karena mereka dijanjikan untuk kehidupan yang abadi. Manusia harus bisa berpikir untuk mempersiapkan kehidupan kelak. Menurut kitab suci, dan kebijaksanaan nabi : Binatang-binatang - mereka &lt;br /&gt;bukan mukallaf, mereka tidak punya tanggung jawab. Mereka tidak bisa berpikir. Apapun yang akan terjadi besok, mereka tidak punya tanggung jawab akan hal itu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Umat manusia telah diberi informasi sebelumnya , bahwa mereka akan diminta pertanggung jawabannya saat hari penghisaban nanti. Maka itu mereka harus bisa berpikir. Kita ini mahluk ciptaan yang sudah" &lt;br /&gt;terpilih dan terseleksi. " Jika kalian tidak mau berpikir, maka kalian sedang turun ke tingkat binatang, sebab binatang tidak berpikir. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama kali yang setan usahakan (sampai saat ini ) adalah menyerang dengan hal-hal semacam itu, lahw al-hadith [31:6 "perkataan yang sia-sia "]. Itulah yang memenuhi kepala manusia , daripada berpikir tentang diri sendiri, tentang pekerjaan, tentang masa depannya. Setanlah yang pertama menyerang dan membombardir pikiran-pikiran manusia dengan hal-hal tak berguna dan merusak sehingga mereka lupa untuk berpikir. Manusia tidak mampu lagi berpikir, karena selama 24 jam kepalanya dipenuhi omong kosong, opini tak berguna dan kotor yang membentuk pikiran dan mentalitas mereka. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setan berusaha memasuki hati umat manusia, karena hati adalah tahta kekuatan surgawi. Manusia selayaknya mengatur organ-organ tubuhnya, jika kalian membiarkan pintu menuju tahta itu terbuka dan tidak dijaga maka setanpun akan masuk dan menduduki nya. Setan akan menunjuk dirinya sendiri sebagai komandan, dan sang komandan menjadikan diri kalian &lt;br /&gt;bagai keledai, mengatur kemana kalian harus melangkah. Jika kalian meminta pertolongan pada kekuatan surgawi, setan akan bertkata," Tinggalkan dia, mari kita cari sasaran lain."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setan membuat orang berlari menuju saluran-saluran kotor yang tak terhingga jumlahnya. Menyuruh kalian untuk minum minuman keras dan hidup bergantung dengannya. Tidak memberi kalian kesempatan untuk &lt;br /&gt;berpikir, " Apa yang sedang kulakukan ?" &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setan mengatakan, " Tidak, kami tidak perlu memakai pikiranmu, lupakan semuanya. Minum ini. Minumlah agar segala kesusahanmu sirna. Jika kamu ingin bahagia, lupakan semua ! Minum adalah jalan satu-&lt;br /&gt;satunya. " Setanlah yang membuat orang-orang menjadi kecanduan - menjadi alkoholik. Atau menggunakan racun heroin dan semacamnya - tujuan utamanya adalah merusak memori manusia. Segala minuman dan obat beracun bermanfaat sebagai apa? hanya satu tujuannya membuat pikiran manusia menjadi tidak berfungsi, melupakan segalanya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena saat seseorang berpikir, menjaga ingatannya maka hal itu membuat setan kewalahan, mereka akan mampu menyelamatkan diri sendiri. Namun setan, guru mereka selalu mengatakan,"Gunakan ini, kalian harus memasuki sebuah area yang bebas dari masalah. Disana &lt;br /&gt;tidak ada kenangan dan ingatan. Disana hanya ada putih - blank, tak ada apapun tertulis disitu. "&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan sekarang, mungkin ada 99 % orang menggunakan obat-obatan. Jika tidak obat, mereka gunakan berbagai tablet penenang yang penuh racun. " Kamu harus istirahat, kamu mulai tenang, lupakan &lt;br /&gt;kepedihanmu. Ini pereda sakit - minumlah, minumlah, tak ada lagi rasa sakit." Itulah cara-cara setan, dan 99% orang melakukannya. Mereka akan kehilangan segalanya, kemanusiaan mereka. Habis sudah. &lt;br /&gt;Khususnya bagi para pemuda ! Kalian bisa berpikir atau tidak ? sudah mencobanya belum ? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga Allah mengampuni kita dan menyelamatkan kita dari perangkap dan trik-trik setan. Demi kehormatan dia yang paling terhormat, Sayyidina Muhammad sallAllahu `alayhi wa-Sallam, Semoga Allah melindungi dan merahmati kalian . Menjaga kita di jalur yang benar dengan orang-orang yang benar dan para pembela yang benar. Al-Fatiha.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wa min Allah at Tawfiq &lt;br /&gt;posted by mevlanasufi at 9:33 PM 0 comments &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sunday, April 03, 2005&lt;br /&gt;TEMPATKAN MANUSIA SESUAI KEMAMPUANNYA &lt;br /&gt;Mawlana Shaykh Nazim al-Haqqani&lt;br /&gt;Lefke, Cyprus, Saturday 26 Shawwal 1424 / 20 December 2003&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dastur ya Sayyidi, Ya Sultan al-Anbiya. Madad. A`udhu billahi min al-Shaytan al-Rajim. Bismillah al-Rahman al-Rahim. La Hawla wala Quwwata illa bilLah al-`Ali al-`Azim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anzilu al-nasa manzilahum [Hadith in Muqaddimat Sahih Muslim] "Tempatkan mereka sesuai tingkatan masing-masing."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalian harus menempatkan orang-orang sesuai posisi yang cocok bagi mereka. Ada keseimbangan di seluruh dunia ini. Kalian tidak dapat menempatkan beruang kutub di hutan Afrika. Atau menempatkan orang &lt;br /&gt;Eskimo di gurun Arabia, dan sebaliknya. Kalian bahkan tidak dapat membawa orang Canada ke Amerika, atau membawa Kanguru Australia untuk hidup di hutan India. Segala sesuatu telah ditakdirkan dimana dia &lt;br /&gt;harus berada. Inilah yang penting, kalian tidak bisa menempatkan rakyat biasa dalam pusat kekuasaan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya pernah mendengar di salah satu kota besar di Timur Tengah yang sedang membangun pusat tenaga listrik. Dan pemerintah menunjuk salah satu sarjana elektro untuk mengatur proyek tersebut. Dia adalah anak yang baru lulus, namun karena didukung oleh pemerintah maka diapun ditunjuk sebagai pelaksana. Ada seorang mandor yang telah berpengalaman selama hidupnya dalam proyek serupa. Dia ikut mengawasi &lt;br /&gt;pekerjaan itu, kadang dia mengingatkan,"Kamu memang atasan kami, tapi kabel ini tidak mampu menahan daya sebesar itu!". Sang insinyur menjawab," Tidak apa-apa ! Aku tahu ! Aku kan Insinyur! Kamu cuma mandor, pekerja !"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiba saatnya saat peresmian besar-besaran. Presiden, Menteri-menteri dan para pejabat menghadirinya. Segalanya telah dipersiapkan. Presiden meminta salah satu menteri untuk menekan tombol "ON". Namun ketika tombol ditekan, WUSSHH! Kabel-kabel berjatuhan karena tidak mampu menahan daya seberat itu. Api mulai memercik disana-sini. Apa yang terjadi? Dimana ahli listriknya? Si insinyur menjawab,"Mandor yang melakukannya." " Lalu apa posisimu dalam proyek ini ?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Merekapun memanggil si mandor. Kata mandor; " Oh Pak Presiden, saat aku mengingatkan, dia selalu bilang `Saya tahu'. Maka aku biarkan saja dia. Lihat apa yang terjadi sekarang !" Itulah akibatnya jika kalian menempatkan seseorang yang tidak paham, dia mengakibatkan kerusakan pada diri sendiri dan semua yang ada disekitarnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian pula dengan “Demokrasi” dia seperti itu, sistem yang paling kotor! Membawa seseorang, lalu meletakkan dia pada suatu jabatan, sambil mengatakan,”Gunakan kekuasaan itu”. Lihatlah apa yang terjadi di Cyprus, Turki, Rusia, Jerman, Italy, Inggris, Arab, Iraq, India dan China. Dimanapun yang menggunakan sistem seperti itu pada akhirnya akan ambruk dan menyumbangkan kesengsaraan pada bangsa, sehingga terjadi kemunduran bahkan sampai 500 tahun kebelakang. Tidak ada kemajuan, hanya kemunduran dan kejatuhan. Tidak mampu untuk berdiri lagi karena sudah demikian terlambat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah swt berfirman," Tempatkan segalanya pada posisi masing-masing." “Anzilu al-Nasa Manazilaham”. Karena manusia telah diciptakan terpola diatas planet bumi ini. Mereka bukan berasal dari mesin photocopy yang menghasilkan hasil serupa, tidak. Setiap orang dianugerahi keistimewaan yang orang lain tidak memilikinya. Seperti negara-negara yang dianugerahi keistimewaan masing-masing. Semua berbeda, antara Arab , Libya, Maroko, Turki, Jerman, Argentina, Rusia. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rumah Sakit Jiwa. Kalian melaksanakan pemilu di sana, lalu menunjuk salah satu pasien untuk menjadi pimpinan!! Karena dia pimpinan orang gila, bagaimana mereka akan mengatur sistem Demokrasi itu? gunakan saja itu di RSJ, biarkan mereka mengatur diri mereka sendiri, ambil voting, adakan Pemilu ! Siapa yang paling gila, jadikan dia pimpinan !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ini, mereka lakukan segalanya berlawanan dengan aturan surgawi. A`ti kulla dha haqqin haqqah. Letakkan segala sesuatu pada tempatnya masing-masing." Titik. Pepatah Kearifan ini harus ditulis dengan huruf emas dan digantung dimana-mana. Allah mengatakan, “A`ti kulla dha haqqin haqqah”. Berikan hak penuh pada wanita! Mereka tidak punya hak untuk datang dan bercampur dengan pria dan melakukan apa yang pria sedang kerjakan! Mereka tidak dapat dan tak akan mampu! Berikan juga hak bagi pria! &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan biarkan mereka seperti seorang wanita! Pria adalah pria. Mereka diciptakan Allah untuk berbagai tujuan. Mereka telah ditunjuk. Saat ini, hak-hak wanita di ambil dan hak-hak pria juga telah dirampas! Dimana-mana, orang tidak bahagia karena mereka yang punya kekuatan dan kekuasaan mengambil hak-hak kaum yang lemah. Lalu menindas dibawah kaki mereka. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Islam mengatakan Tidak! selama kalian melakukan hal ini, kalian tidak akan meraih kedamaian. Kata Sayyidina Abu Bakr ra , Khalifah pertama, mengatakan pada pidato pertamanya didepan para sahabat Nabi saw,"Kalian harus tahu, wahai para sahabat Nabi ! Siapapun diantara kalian yang hak-haknya di rampas atau ditindas, maka dialah yang paling kuat diantara kalian sampai aku ambil hak-haknya kembali dari tangan penindas. Namun jika kalian pikir punya kuasa untuk merampas hak-hak kaum lemah, maka sepanjang aku punya kekuatan, aku akan membuatmu sebagai orang yang paling tak berdaya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya tidak mengerti, muslim-muslim tolol yang menjilat para penindas sambil mengatakan,`Kami bersama Anda'. Artinya kalian juga akan dibakar api bersama para penindas itu. Namun saya merasa dukungan surgawi mendekati kaum yang lemah. Mereka &lt;br /&gt;yang menindas rakyat, tidak memberikan hak-hak rakyat, merampas dengan paksaan sambil berkata bahwa dia punya kuasa, "Tak seorangpun dapat mengambilnya dari diri kita." &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya yang akan mengambil ! Saya yang paling lemah namun saya yang akan mengambil. Tak perlu awliya-awliya lain. Kekuatan saya mungkin lebih kecil dari seekor semut – namun dengan ijin Allah, maka saya &lt;br /&gt;akan punya kekuatan yang besar, Insha' Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga Allah mengampuniku dan memberkahi kalian kehormatan dari kehormatan yang dimiliki oleh , Sayyidina Muhammad sallAllahu `alayhi &lt;br /&gt;wa-Sallam. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wa min Allah at Tawfiq, bihurmati, Fatiha. &lt;br /&gt;posted by mevlanasufi at 9:33 PM 0 comments &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ego - Nafs &lt;br /&gt;Mawlana Shaykh Nazim al-Haqqani&lt;br /&gt;27 Rajab 1425 / Saturday 11 September 2004&lt;br /&gt;Lefke, Northern Cyprus&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A`udhu billahi min al-shaytan al-rajim. Bismillah&lt;br /&gt;al-Rahman al-Rahim La hawla wala quwwata illa billah&lt;br /&gt;al-Ali al-Azim - Allah, Allah! Subhan Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini adalah bulan suci dan hari yang suci, dimana&lt;br /&gt;mukjizat bukan hanya bagi Nabi terakhir, namun juga&lt;br /&gt;bagi mereka yang hidup dari permulaan sampai hari ini. Berapa ribu Nabi yang pernah dikirim dan dianugerahi mukjizat-mukjizat?. Hal itu untuk memberi keyakinan bagi orang-orang bahwa mereka benar-benar dikirim oleh Tuhan surgawi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun selalu saja manusia dibawah hegemoni egonya,&lt;br /&gt;mereka menolak. Itulah karakteristik ego. Karena&lt;br /&gt;setiap orang punya ego, karakteristik pertamanya&lt;br /&gt;adalah sombong. Allah tidak menyukai kesombongan.&lt;br /&gt;Kalian adalah hamba-Ku ! Seorang hamba tidak&lt;br /&gt;selayaknya sombong. Mereka mengatakan : LA ILAHA ILLA&lt;br /&gt;ANA [Tidak ada Tuhan selain saya]. “Kalian jangan&lt;br /&gt;mengigau, Astaghfirullah. Itu kufr; sirik”. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapapun yang mengatakan la ilaha illa ana berarti&lt;br /&gt;menolak eksistensi Tuhan surgawi, dan jangan meminta&lt;br /&gt;sejajar dengan Tuhan. "la ilaha illa ana" – ha-ha! &lt;br /&gt;Itulah karakter terburuk yang menjadikan manusia&lt;br /&gt;dijauhkan dari pertolongan Tuhan. Berhikmat, melayani. Itulah karakter utama yang Tuhan perintah kan pada seluruh ciptaan-Nya. " Akui bahwa kalian adalah hamba-hambaKu! "ALASTU BI-RABBIKUM" .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukankah Aku ini TuhanMu? qalu bala, Mereka menjawab&lt;br /&gt;dengan lemas, “Ya". Hanya Keagungan yang melingkupi&lt;br /&gt;pertemuan itu, tak seorangpun mampu mendongakkan&lt;br /&gt;kepala, mereka semua tertunduk. Itu disebutkan dalam &lt;br /&gt;Qur'an, apakah kalian sudah membacanya belum? Hahaha.&lt;br /&gt;Jangan membaca hanya dilidah. Asta`idhu billah.&lt;br /&gt;Katakan : Wa rafa`na fawqahumu al tur Dan telah&lt;br /&gt;Kami angkat ke atas (kepala) mereka bukit Thursina &lt;br /&gt;[4.154]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Arti dari `mereka' adalah Yahudi, anak-anak Israel.&lt;br /&gt;Merekalah yang pertama kali menolak penghambaan pada&lt;br /&gt;Allah dan mengklaim diri mereka sebagai "SESUATU".&lt;br /&gt;Ketika Nabi Musa membawa kitab suci Taurat bagi &lt;br /&gt;mereka dan mengatakan,"Inilah yang Tuhan perintahkan&lt;br /&gt;untuk kalian, wahai hamba-hamba Tuhan". Namun mereka&lt;br /&gt;meragukannya,”uh,oh,..kami menerima, tapi darimana&lt;br /&gt;kamu mendapatkan ini? " &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian Allah mengangkat Gunung Thur diangkat diatas&lt;br /&gt;mereka bagaikan payung. Merekapun ketakutan bila&lt;br /&gt;gunung itu di jatuhkan tepat diatas mereka, sehingga&lt;br /&gt;bersedia melakukan sujud. " KALIAN MAU MENERIMA ATAU&lt;br /&gt;TIDAK ?!" Mereka tunduk karena dipaksa. Bahkan sampai&lt;br /&gt;sekarangpun mereka masih seperti itu. Astaghfirullah&lt;br /&gt;al-`azim. Hanya dengan paksaan ego akan mau menerima&lt;br /&gt;Saat gunung itu dikembalikan ketempat semula, mereka&lt;br /&gt;mulai berkata lagi,"Oh, mengapa bisa begitu?mungkinkah ini mimpi?" &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan anak cucu mereka mengatakan,"Tidak mungkin sebuah&lt;br /&gt;gunung besar terangkat seperti itu, karena hukum&lt;br /&gt;gravitasi tidak menerima hal itu." Gravitasi! Bahkan&lt;br /&gt;tasbih dilempar keatas akan kembali jatuh ke bumi. Mereka tidak percaya apa yang kita katakan. Padahal moyang mereka menyaksikan sendiri! " Mungkin kalian sedang mimpi waktu itu, atau sedang ketakutan sehingga berimajinasi sebuah gunung terangkat dan&lt;br /&gt;jatuh kembali dengan sendirinya. " &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Permulaan filsafat materialisme berasal dari&lt;br /&gt;saudara-saudara kita kaum Israel. Memang kita semua&lt;br /&gt;punya akar yang sama, namun cabang-cabangnya berbeda.&lt;br /&gt;Cabang-cabang akan seperti antar saudara yang tidak&lt;br /&gt;saling menerima. Namun Allah menunjukkan bahwa&lt;br /&gt;karakter ego bukan bagi kaum Israel saja, tidak ada perbedaan bila mengenai ego. Semua sama. Tak pernah berubah sejak dulu kala. asta`idhu billah {Inna al-nafsa la-ammaratun bil-su'} - karena sesungguhnya nafsu itu selalu menyuruh kepada kejahatan [12.53]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karakter ego adalah menyuruh kalian untuk tidak&lt;br /&gt;mempercayai apapun, untuk tidak melakukan apapun,&lt;br /&gt;hanya untuk diri Ego sendiri. Jika kalian mencari&lt;br /&gt;Tuhan, akulah (ego) tuhan-mu. Jika ingin sesuatu &lt;br /&gt;untuk disembah, akulah (ego) tujuannya. Sangat&lt;br /&gt;sombong! Bahkan tidak menerima eksistensi Tuhan karena mengatakan,"La ilaha illa ana" astaghfirullah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A`zamu al-bala', itulah yang membawa kutukan besar&lt;br /&gt;bagi umat manusia. Namun Allah mengajari, melatih dan memberi hak-hak bagi kita bagaimana memperlakukan ego. Jika kalian memberi ego hak-hak atau keleluasaan yang lebih, maka kalian akan menjadi seorang yang zalim, penindas yang memakan hak-hak orang lain. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pelajari hak-hak orang lain juga. Yang pertama,&lt;br /&gt;dahulukan hak Allah sebagai Sang Pencipta segala&lt;br /&gt;sesuatu. Kalian wajib memberikan hak-hak Allah&lt;br /&gt;terlebih dahulu. Jika kalian melanggar ini, maka semua orang tidak akan memberikan hak-hak kalian, bahkan mereka akan menindas kalian. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua orang kini terpuruk dalam Materialisme yang&lt;br /&gt;menghancurkan keyakinan akan hal-hal surgawi. Kutukan pada bumi datang setiap hari. Hari ini satu, besok tujuh kali lipat dan lusa..terus berlipat. Apa opini kalian tentang pemerintahan sekarang ? makin baik atau makin terpuruk? Situasi yang memanas dan kesulitan meningkat, kesusahan dan kesedihan terus menimpa seluruh rakyat. La hawla wa la quwwata illa billah al-`ali al-azim. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adam as, Manusia pertama. Dia melakukan kesalahan&lt;br /&gt;karena menuruti ego, karakter ego kebanyakan lewat&lt;br /&gt;para wanita. Menurut pengetahuan tradisional, Allah&lt;br /&gt;menciptakan Ego dalam 10 bagian, satu bagian untuk &lt;br /&gt;laki-laki dan 9 bagian bagi kaum wanita. Kemudian&lt;br /&gt;menciptakan Akal menjadi 10 bagian juga; 9 bagian&lt;br /&gt;bagi kaum lelaki dan 1 bagian bagi kaum wanita. Coba&lt;br /&gt;datang dan katakan pada saya,"E-qua-li-ty" Persamaan&lt;br /&gt;Hak bagi wanita dan pria ! &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manusia sedang mabuk sekarang ini. Mabuk karena&lt;br /&gt;ketidak pedulian mereka. Ketidak pedulian bagaikan&lt;br /&gt;sebuah awan gelap. Kami beri Ta'wil agar bisa&lt;br /&gt;dipahami, seperti yang dikatakan dalam Qur'an&lt;br /&gt;al-Karim. Maka tunggulah hari ketika langit membawa&lt;br /&gt;kabut yang nyata, yang meliputi manusia. Inilah azab&lt;br /&gt;yang pedih. [44 – 10&amp;11]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu tanda-tanda besar kiamat adalah adanya&lt;br /&gt;kabut gelap yang menutupi utara sampai selatan,timur&lt;br /&gt;sampai barat. Mereka yang tidak beriman akan mabuk.&lt;br /&gt;Namun tidak ada efeknya bagi kaum beriman. Kaum &lt;br /&gt;beriman, mereka harus punya sebuah majal, atmosfer&lt;br /&gt;pribadi agar selalu berada didalamnya dan tidak&lt;br /&gt;tersentuh oleh kabut beracun itu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini juga sebuah pemahaman [Tafsir]. Dan Allah&lt;br /&gt;mengetahui, Nabi juga mengetahui dan juga mereka yang&lt;br /&gt;diberi cahaya akan memahami hal ini. Kitab suci Qur'an bukanlah kitab biasa. Kalian dapat menemukan apapun di dalamnya, namun orang-orang tidak menyentuh&lt;br /&gt;pemahaman, mereka tidak mampu menyelam samudra kitab&lt;br /&gt;Al Quran. Seperti nasihat Nabi saw, persiapkan diri&lt;br /&gt;untuk melewati kabut itu dan jangan menyerang kaum &lt;br /&gt;beriman yang sedang berada dalam "kabut" itu, karena&lt;br /&gt;mereka punya cahaya iman yang akan menjaga diri mereka sendiri. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita sedang membicarakan karakter ego yang paling&lt;br /&gt;buruk yaitu Sombong. Orang yang sombong berarti&lt;br /&gt;sedang menyerang Tuhannya. Di balik setiap dosa,&lt;br /&gt;setiap perkelahian, ada unsur setan disana. &lt;br /&gt;Manusia-manusia sombong tidak pernah menerima&lt;br /&gt;kedamaian dalam dirinya sendiri dan sekitarnya. "Saya&lt;br /&gt;mendekat pada Allah dari sharr – gangguan setan. Saya&lt;br /&gt;meminta perlindungan-Nya agar tidak meninggalkan &lt;br /&gt;saya ke dalam tangan kotor ego." Itulah isi hadist&lt;br /&gt;Nabi, nasihat yang sempurna : Allahumma la takilni ila nafsi tarfata `ayn. Karena berada dalam genggaman&lt;br /&gt;berarti jatuh pada dunia gelap ego, situasi yang&lt;br /&gt;kotor. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga Allah mengampuni saya dan memberi berkah pada&lt;br /&gt;kalian dari kehormatan dia yang paling terhormat, yang mengajari pencerahan pada bangsa-bangsa dan diberi penghormatan pada malam Isra Mi'raj ini. Semoga kita diberi perlindungan dari ego kotor dan iblis. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wa min Allah at Tawfiq, Bi-hurmat al-Fatiha. &lt;br /&gt;posted by mevlanasufi at 9:33 PM 0 comments &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;INTERMEZZO BERSAMA MAWLANA SYEIKH NAZIM &lt;br /&gt;Mawlana Syaikh Nazim Adil al haqqani&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Khalwat - &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat itu syekh Nazim bercerita tentang khalwat.&lt;br /&gt;Terjadi kesunyian beberapa saat…seorang murid mencoba memecah kesunyian itu dengan pertanyaan : &lt;br /&gt;" Oh! sheikh, apa yang anda lakukan saat ber khalwat?&lt;br /&gt;Mawlana kemudian menatap murid itu dengan tersenyum&lt;br /&gt;sambil mengatakan : " Menari!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Pendidikan - &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang pangeran yang mewakili sekelompok murid&lt;br /&gt;mengatakan pada Mawlana bahwa mereka berniat &lt;br /&gt;melanjutkan pendidikan. Mawlana menjawab dengan&lt;br /&gt;berteriak, " Buat apa ?! "&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Stress -&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang businessman yang super sibuk bertanya pada&lt;br /&gt;syekh apa yang harus dilakukannya sehubungan dengan&lt;br /&gt;rutinitasnya yang tak pernah berhenti dan menimbulkan&lt;br /&gt;stress. "Berhenti saja." Jawab Mawlana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Oh! Sheikh I Love You - &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai tanda cintanya, seorang murid memberi Mawlana&lt;br /&gt;sejumlah besar uang dari kantongnya. Oleh Mawlana uang itu diterima dengan senang hati. &lt;br /&gt;"Kamu masih butuh uang?" tanya Mawlana.&lt;br /&gt;"Oh! ya guru. " Jawab murid itu.&lt;br /&gt;"Aku terima hadiahmu. Sekarang …aku berikan uang ini&lt;br /&gt;padamu." Kata Mawlana dengan tersenyum. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Bayi -&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Oh! sheikh doakan agar aku punya seorang bayi," tanya seorang pria. "Kamu sudah menikah ? " tanya Mawlana. "Belum," Jawab pria itu. Mawlanapun tersenyum ...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Ragu-ragu -&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dialog antara seorang pria dengan Mawlana : &lt;br /&gt;"Ya! sheikh, dapatkah kita menggunakan parfum yang&lt;br /&gt;mengandung alkohol ?" "Itu alkohol atau parfum?"&lt;br /&gt;"Parfum" &lt;br /&gt;"Ya, gunakan saja"&lt;br /&gt;"Tapi sheikh, ada alkoholnya!"&lt;br /&gt;"Itu alkohol atau parfum?"&lt;br /&gt;"Parfum"&lt;br /&gt;"Pakai saja"&lt;br /&gt;"Tapi sheikh, itu ada alkoholnya!"&lt;br /&gt;"Berarti kamu ragu-ragu ... "&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Protokol -&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu ketika Mawlana memberi sebuah suhbah, salah satu pendengarnya adalah seorang politikus yang amat&lt;br /&gt;berpengaruh. Politisi itu selalu melirik jam&lt;br /&gt;tangannya. "Apakah yang mulia sedang terburu-buru&lt;br /&gt;untuk pergi ke acara lain ? "&lt;br /&gt;"Oh! tidak sheikh", jawab politikus itu sambil meminta maaf. Ketika acara telah usai, politikus itu terus menengok limousine-nya. Mawlana bertanya kembali," Apakah limo anda mau pergi sekarang ?"&lt;br /&gt;"Oh! tidak sheikh, cuma sopir saya sudah menyalakan&lt;br /&gt;mobil," "Anda kan seorang Menteri, mobil dan sopir&lt;br /&gt;tidak mungkin pergi meninggalkan anda," kata Mawlana. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Merokok -&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika seorang sultan bertanya pada Mawlana, " Oh!&lt;br /&gt;sheikh Nazim, apakah anda merokok ?"&lt;br /&gt;"Menolong setan?!" Mawlana bertanya kembali pada&lt;br /&gt;sultan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Kematian - &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang pria menelpon Mawlana dengan nada putus asa,"&lt;br /&gt;Oh! sheikh, apa yang harus kulakukan..apa yang mesti&lt;br /&gt;kulakukan ? ayahku baru saja meninggal dunia."&lt;br /&gt;"Kubur dia," jawab Mawlana kalem.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wa min Allah at tawfiq &lt;br /&gt;posted by mevlanasufi at 9:33 PM 0 comments &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saturday, April 02, 2005&lt;br /&gt;MINYAK UNTUK RAKYAT &lt;br /&gt;Maulana Sheikh Muhammad Nazim Adil al Haqqani &lt;br /&gt;Cyprus. 17th November 2003 &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Destur ya Sultanu-l Awliya, Meded, Destur ya&lt;br /&gt;Rijalallah, ya 'Ibadallahi muhlisin, Meded. &lt;br /&gt;Audhu bi-llahi mina shaitani rajim, Bismillahir&lt;br /&gt;Rahmanir Rahim, la haula wa la quwatta illa bi-llahi-l 'Aliyu-l 'Azim. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kalian mengatakan Ya Tuhan, tolonglah kami ! Maka pertolongan surgawi akan mengalir. Ada sebuah sungai yang mengalir melewati desa ini menuju ke lautan. Siapa yang membutuhkan, bisa membuka air itu ke tempatnya untuk dipergunakan dengan gratis. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itu adalah anugerah dari Allah bagi hamba-hambanya.&lt;br /&gt;Nabi melarang siapapun untuk menguasai AIR, API dan&lt;br /&gt;PADANG RUMPUT bagi kepentingan pribadi. Tak seorang pun boleh menahan 3 hal tersebut. Jika berasal dari&lt;br /&gt;pegunungan dan daerah-daerah yang tak bertuan, maka&lt;br /&gt;tak seorangpun yang dapat menguasai, membeli ataupun&lt;br /&gt;menjualnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak seorangpun bisa mengatakan," Jangan membawa&lt;br /&gt;ternakmu ke daerah ini." Tetapi lihatlah saat ini,&lt;br /&gt;sebuah kesalahan besar bagi pemerintah, memisahkan &lt;br /&gt;binatang–binatang ternak dari daerah pegunungan. Ini&lt;br /&gt;melanggar shariat, hukum Ilahi. Pemerintah tidak boleh mengatakan "Ini milikku" .Memangnya siapa kalian? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tugas pemerintah adalah menjaga dan mengawasi rakyat,&lt;br /&gt;tidak untuk menindas. Dan antar rakyat tidak boleh&lt;br /&gt;saling mencuri dan berbuat jahat. Ketika ada yang&lt;br /&gt;melarang rakyat untuk mengambil air yang berasal &lt;br /&gt;dari pegunungan, dan sungai-sungai, dan mengharuskan&lt;br /&gt;mereka untuk membayarnya, maka itu adalah Haram !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di beberapa wilayah, orang-orang membuat api untuk&lt;br /&gt;menghangatkan badan atau menjaga diri dari binatang&lt;br /&gt;buas. Api juga tidak boleh ada pelarangan. Ada&lt;br /&gt;beberapa Alim Ulama yang kami sebut sebagai&lt;br /&gt;perpustakaan berjalan, karena jika kalian bertanya&lt;br /&gt;apapun, dia akan menjawab tanpa mencari di buku-buku &lt;br /&gt;perpustakaan. Ingatan mereka amat kuat dan luas, dia &lt;br /&gt;adalah paman Sheikh Hisham dan Sheikh Adnan, Sheikh&lt;br /&gt;Abdullah Alayli, yang memberikan fatwa tentang API. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang Rasulullah saw maksudkan adalah api yang&lt;br /&gt;berasal dari yang mengalir. Arti api disini adalah&lt;br /&gt;bahan bakar minyak yang datang dari Malaysia, Brunei,&lt;br /&gt;India, Philippines, Arabia, Baghdad, Syria, Turkey,&lt;br /&gt;Russia, Libya, Egypt, Yemen dan negara-negara&lt;br /&gt;penghasil minyak lainnya. Nabi saw tidak mengatakan&lt;br /&gt;kayu-kayu yang dijadikan api namun yang dimaksud nabi adalah minyak bumi, bahan bakar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nabi saw mengatakan semua negara yang mengamalkan&lt;br /&gt;shariat, aturan suci, hukum surgawi harus paham bahwa&lt;br /&gt;apapun yang berasal dari bumi, maka umat Muhammad saw&lt;br /&gt;harus mendapat bagian, tidak boleh ada yang&lt;br /&gt;menahannya. Siapapun! Itu adalah Fatwa yang kuat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka saya katakan siapapun yang berkuasa di Baqhdad,&lt;br /&gt;Raja atau sultan, presiden harus memberi warga&lt;br /&gt;negaranya bagian dari apa yang Allah anugerahkan pada&lt;br /&gt;mereka, yaitu minyak. Namun saat ini terjadi fitnah,&lt;br /&gt;sultan mereka seorang tiran yang menahan minyak untuk&lt;br /&gt;diri mereka sendiri, juga dimanapun dinegara-negara&lt;br /&gt;islam, tiran-tiran menguasai minyak dan tidak&lt;br /&gt;memberikan apapun pada rakyat. Itu adalah Haram! &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai para pemimpin mereka mematuhi Shariatullah,&lt;br /&gt;maka Allah tidak akan menolong mereka. Semua warga&lt;br /&gt;negara dibawah Seorang Pemimpin, Raja yang telah&lt;br /&gt;memberikan sumpahnya harus mendapatkan bagian. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya mendengar Iraq mendapat keuntungan pertahun &lt;br /&gt;sebesar 25 milyar Dollar dari penjualan minyak. Berapa orang yang hidup disana? 25 juta orang. Bahkan jika pemerintah menggunakannya untuk kebutuhan administrasi dan kebutuhan rakyat sendiri sebesar 10 milyar, kemudian 5 milyar untuk kebutuhan kerajaan dan wilayah-wilayah lain didalamnya. Masih sisa 10 milyar, itu harus diberikan pada rakyat! besar atau kecil, tiap tahun rakyat harus diberi bagian, sehingga mereka hidup tenang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang-orang tidak bertanya kemana larinya 10 milyar&lt;br /&gt;dollar pertahun itu. Kemana dikirim, untuk tujuan apa? untuk membuat patung emas? untuk patung besi, ribuan mobil, istana-istana, perhiasan emas yang tak&lt;br /&gt;terhitung jumlahnya, untuk apa? Tak ada orang Arab&lt;br /&gt;yang menanyakan ini? Mengapa? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi nanti Allah akan menanyai mereka, karena sama&lt;br /&gt;saja mendukung orang berbuat zalim, yang tidak&lt;br /&gt;menolong rakyat dan mematuhi perintah Ilahi. Raja&lt;br /&gt;harus memberikan 10 milyar bagi ke 25 juta rakyat.&lt;br /&gt;Berapa yang akan diterima tiap orang? 400 - 500 dollar perorang pertahunnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika satu keluarga ada 5 orang maka harus diberikan&lt;br /&gt;bagian pada keluarga itu 2000 dollar. Itu paling&lt;br /&gt;sedikit. Lihatlah keistimewaan Nabi saw, bagaimana&lt;br /&gt;beliau membawa solusi bagi kesulitan bangsa-bangsa.&lt;br /&gt;Itu sudah cukup, bagian untuk rakyat agar bisa&lt;br /&gt;disimpan. Ini bukan uang dari hasil bekerja atau gaji&lt;br /&gt;mereka. Mereka bisa bekerja dan memperoleh&lt;br /&gt;penghasilan, namun ini adalah masalah lain. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah yang menganugerahi 25 juta orang dengan 10 &lt;br /&gt;milyar sebagai bagian untuk mereka. Mereka harus&lt;br /&gt;mengatakan "Shukr, ya Rabbi, Shukr, ya Rabbi, Shukr,&lt;br /&gt;Alhamdulillah!" &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun lihatlah saat ini! tak ada seorangpun yang&lt;br /&gt;diberi, bahkan 1 realpun. Di Arab Saudi ada sumber&lt;br /&gt;minyak yang besar dengan hasil yang luar biasa. &lt;br /&gt;Dikemanakan hasil semua itu? Ada sedikitnya 30 juta&lt;br /&gt;penduduk di Saudi Arabia. Kemana uang itu disalurkan ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah Allah memerintahkan hal itu untuk di simpan,&lt;br /&gt;dijaga sebagai harta bagi mereka sendiri atau untuk&lt;br /&gt;diberikan kepada rakyat?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;'Wa anfiqu fi sabi-lliah', .'wa-lladhina yuqimuna&lt;br /&gt;salata wa yunfiquna min ma razaqnahum'. Infaqkanlah !&lt;br /&gt;Allah menganugerahi mereka minyak bukan untuk disimpan sebagai harta tapi untuk diberikan pada rakyat! Tidak akan ada masalah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buat apa gunanya uang kertas. Kalian bisa menggunakan&lt;br /&gt;emas dan perak. Tak ada krisis ekonomi. Triliyun&lt;br /&gt;pound, riyal, Euro dan dollar disimpan di bank !&lt;br /&gt;Kenapa disimpan disana? Mengapa tidak digunakan untuk&lt;br /&gt;ibadah di jalan Allah? Untuk kepentingan hamba-hamba&lt;br /&gt;Allah? Apa yang kalian lakukan? Apakah ini manusiawi?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada akhirnya mereka para Raja akan dimasukkan ke&lt;br /&gt;mercedes atau rolls royce warna hitam, menutupnya dan&lt;br /&gt;diantar ke pemakaman. Kebodohan macam apa ini ? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Singa adalah seekor binatang buas. Dia berburu, makan&lt;br /&gt;dan meninggalkan sisanya. Hal itu mengajari manusia&lt;br /&gt;agar membagikan apa saja yang telah kalian raih. Singa yang telah kenyang akan meninggalkan hasil buruannya, siapapun yang mau dapat mendatangi dan memakannya. Hanya beruang yang menggali tanah dan mengubur hasil buruannya, tidak mengijinkan siapapun untuk memakannya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menyimpan. Kebanyakan orang seperti beruang. Mereka&lt;br /&gt;makan dan makan, sisanya disimpan. Simpanlah dan&lt;br /&gt;selamatkan harta kalian itu, namun kalian sendiri&lt;br /&gt;tidak akan terselamatkan! Siapapun yang menyimpan&lt;br /&gt;uang, dan tidak diberikan dijalan Allah, maka tidak&lt;br /&gt;akan selamat dari neraka! Jika Manusia mengikuti apa yang Allah perintahkan maka dunia ini seharusnya&lt;br /&gt;seperti surga. Namun mereka mengikuti ajaran setan,&lt;br /&gt;tidak mengikuti apa yang Nabi saw ajarkan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada Pharaoh dari Mesir yang mayatnya disimpan dan&lt;br /&gt;dikubur bersama harta-harta mereka. Apa yang terjadi? Apa yang mereka selamatkan? Bisakah hartanya menyelamatkan dia? Orang-orang mengambil&lt;br /&gt;perhiasan-perhiasan mereka dan meletakkan Pharaoh&lt;br /&gt;dalam kotak kaca agar bisa dilihat orang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu saya masih di Sekolah Dasar, pada buku sejarah&lt;br /&gt;memperlihatkan kepala Ramses kedua. Jelek sekali.&lt;br /&gt;Ternyata Harta tak mampu menyelamatkan dia. La haula&lt;br /&gt;wa la quwatta illa billah. Jika kalian meminta,"Ya &lt;br /&gt;Allah, berilah kami pertolongan dari samudra&lt;br /&gt;PertolonganMu yang tak ada batasnya". Maka Allah akan&lt;br /&gt;menjawab,"Rahmat Ku selalu mengalir, ambillah &lt;br /&gt;sesukamu. Mintalah, maka kalian akan diberi". &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun jika kalian tidak meminta, kalian tak akan bisa&lt;br /&gt;meraihnya, bukan begitu ! Karena rahmat Allah selalu&lt;br /&gt;mengalir dan gratis, bukan seperti pemerintah - pemerintah saat ini. Mereka seperti tiran-tiran &lt;br /&gt;yang menguasai dengan tangannya dan menahan kalian&lt;br /&gt;untuk hidup layaknya manusia bebas yang diberi&lt;br /&gt;kehormatan. Mereka merampas kehormatan kalian. Para&lt;br /&gt;tiran tidak seharusnya berkuasa, periode mereka telah&lt;br /&gt;lewat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga Allah memaafkan saya dan merakmati kalian.&lt;br /&gt;Memberi kalian kehormatan dari Nabi yang paling&lt;br /&gt;terhormat, Nabi Muhammad. Fatiha. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wa min Allah at Tawfiq &lt;br /&gt;posted by mevlanasufi at 9:33 PM 0 comments &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MINYAK UNTUK RAKYAT&lt;br /&gt;Maulana Sheikh Muhammad Nazim Adil al Haqqani &lt;br /&gt;Cyprus. 17th November 2003 &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Destur ya Sultanu-l Awliya, Meded, Destur ya&lt;br /&gt;Rijalallah, ya 'Ibadallahi muhlisin, Meded. &lt;br /&gt;Audhu bi-llahi mina shaitani rajim, Bismillahir&lt;br /&gt;Rahmanir Rahim, la haula wa la quwatta illa bi-llahi-l&lt;br /&gt;'Aliyu-l 'Azim. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kalian mengatakan Ya Tuhan, tolonglah kami ! Maka&lt;br /&gt;pertolongan surgawi akan mengalir. Ada sebuah sungai&lt;br /&gt;yang mengalir melewati desa ini menuju ke lautan.&lt;br /&gt;Siapa yang membutuhkan, bisa membuka air itu ke&lt;br /&gt;tempatnya untuk dipergunakan dengan gratis. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itu adalah anugerah dari Allah bagi hamba-hambanya.&lt;br /&gt;Nabi melarang siapapun untuk menguasai AIR, API dan&lt;br /&gt;PADANG RUMPUT bagi kepentingan pribadi. Tak seorangpun&lt;br /&gt;boleh menahan 3 hal tersebut. Jika berasal dari&lt;br /&gt;pegunungan dan daerah-daerah yang tak bertuan, maka&lt;br /&gt;tak seorangpun yang dapat menguasai, membeli ataupun&lt;br /&gt;menjualnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak seorangpun bisa mengatakan," Jangan membawa&lt;br /&gt;ternakmu ke daerah ini." Tetapi lihatlah saat ini,&lt;br /&gt;sebuah kesalahan besar bagi pemerintah, memisahkan &lt;br /&gt;binatang–binatang ternak dari daerah pegunungan. Ini&lt;br /&gt;melanggar shariat, hukum Ilahi. Pemerintah tidak boleh&lt;br /&gt;mengatakan "Ini milikku" .Memangnya siapa kalian? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tugas pemerintah adalah menjaga dan mengawasi rakyat,&lt;br /&gt;tidak untuk menindas. Dan antar rakyat tidak boleh&lt;br /&gt;saling mencuri dan berbuat jahat. Ketika ada yang&lt;br /&gt;melarang rakyat untuk mengambil air yang berasal &lt;br /&gt;dari pegunungan, dan sungai-sungai, dan mengharuskan&lt;br /&gt;mereka untuk membayarnya, maka itu adalah Haram !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di beberapa wilayah, orang-orang membuat api untuk&lt;br /&gt;menghangatkan badan atau menjaga diri dari binatang&lt;br /&gt;buas. Api juga tidak boleh ada pelarangan. Ada&lt;br /&gt;beberapa Alim Ulama yang kami sebut sebagai&lt;br /&gt;perpustakaan berjalan, karena jika kalian bertanya&lt;br /&gt;apapun, dia akan menjawab tanpa mencari di buku-buku &lt;br /&gt;perpustakaan. Ingatan mereka amat kuat dan luas, dia &lt;br /&gt;adalah paman Sheikh Hisham dan Sheikh Adnan, Sheikh&lt;br /&gt;Abdullah Alayli, yang memberikan fatwa tentang API. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang Rasulullah saw maksudkan adalah api yang&lt;br /&gt;berasal dari yang mengalir. Arti api disini adalah&lt;br /&gt;bahan bakar minyak yang datang dari Malaysia, Brunei,&lt;br /&gt;India, Philippines, Arabia, Baghdad, Syria, Turkey,&lt;br /&gt;Russia, Libya, Egypt, Yemen dan negara-negara&lt;br /&gt;penghasil minyak lainnya. Nabi saw tidak mengatakan&lt;br /&gt;kayu-kayu yang dijadikan api namun yang dimaksud nabi &lt;br /&gt;adalah minyak bumi, bahan bakar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nabi saw mengatakan semua negara yang mengamalkan&lt;br /&gt;shariat, aturan suci, hukum surgawi harus paham bahwa&lt;br /&gt;apapun yang berasal dari bumi, maka umat Muhammad saw&lt;br /&gt;harus mendapat bagian, tidak boleh ada yang&lt;br /&gt;menahannya. Siapapun! Itu adalah Fatwa yang kuat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka saya katakan siapapun yang berkuasa di Baqhdad,&lt;br /&gt;Raja atau sultan, presiden harus memberi warga&lt;br /&gt;negaranya bagian dari apa yang Allah anugerahkan pada&lt;br /&gt;mereka, yaitu minyak. Namun saat ini terjadi fitnah,&lt;br /&gt;sultan mereka seorang tiran yang menahan minyak untuk&lt;br /&gt;diri mereka sendiri, juga dimanapun dinegara-negara&lt;br /&gt;islam, tiran-tiran menguasai minyak dan tidak&lt;br /&gt;memberikan apapun pada rakyat. Itu adalah Haram! &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai para pemimpin mereka mematuhi Shariatullah,&lt;br /&gt;maka Allah tidak akan menolong mereka. Semua warga&lt;br /&gt;negara dibawah Seorang Pemimpin, Raja yang telah&lt;br /&gt;memberikan sumpahnya harus mendapatkan bagian. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya mendengar Iraq mendapat keuntungan pertahun &lt;br /&gt;sebesar 25 milyar Dollar dari penjualan minyak. Berapa&lt;br /&gt;orang yang hidup disana? 25 juta orang. Bahkan jika&lt;br /&gt;pemerintah menggunakannya untuk kebutuhan administrasi&lt;br /&gt;dan kebutuhan rakyat sendiri sebesar 10 milyar, &lt;br /&gt;kemudian 5 milyar untuk kebutuhan kerajaan dan&lt;br /&gt;wilayah-wilayah lain didalamnya. Masih sisa 10 milyar,&lt;br /&gt;itu harus diberikan pada rakyat! besar atau kecil,&lt;br /&gt;tiap tahun rakyat harus diberi bagian, sehingga mereka&lt;br /&gt;hidup tenang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang-orang tidak bertanya kemana larinya 10 milyar&lt;br /&gt;dollar pertahun itu. Kemana dikirim, untuk tujuan apa?&lt;br /&gt;untuk membuat patung emas? untuk patung besi, ribuan&lt;br /&gt;mobil, istana-istana, perhiasan emas yang tak&lt;br /&gt;terhitung jumlahnya, untuk apa? Tak ada orang Arab&lt;br /&gt;yang menanyakan ini? Mengapa? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi nanti Allah akan menanyai mereka, karena sama&lt;br /&gt;saja mendukung orang berbuat zalim, yang tidak&lt;br /&gt;menolong rakyat dan mematuhi perintah Ilahi. Raja&lt;br /&gt;harus memberikan 10 milyar bagi ke 25 juta rakyat.&lt;br /&gt;Berapa yang akan diterima tiap orang? 400 - 500 dollar&lt;br /&gt;perorang pertahunnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika satu keluarga ada 5 orang maka harus diberikan&lt;br /&gt;bagian pada keluarga itu 2000 dollar. Itu paling&lt;br /&gt;sedikit. Lihatlah keistimewaan Nabi saw, bagaimana&lt;br /&gt;beliau membawa solusi bagi kesulitan bangsa-bangsa.&lt;br /&gt;Itu sudah cukup, bagian untuk rakyat agar bisa&lt;br /&gt;disimpan. Ini bukan uang dari hasil bekerja atau gaji&lt;br /&gt;mereka. Mereka bisa bekerja dan memperoleh&lt;br /&gt;penghasilan, namun ini adalah masalah lain. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah yang menganugerahi 25 juta orang dengan 10 &lt;br /&gt;milyar sebagai bagian untuk mereka. Mereka harus&lt;br /&gt;mengatakan "Shukr, ya Rabbi, Shukr, ya Rabbi, Shukr,&lt;br /&gt;Alhamdulillah!" &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun lihatlah saat ini! tak ada seorangpun yang&lt;br /&gt;diberi, bahkan 1 realpun. Di Arab Saudi ada sumber&lt;br /&gt;minyak yang besar dengan hasil yang luar biasa. &lt;br /&gt;Dikemanakan hasil semua itu? Ada sedikitnya 30 juta&lt;br /&gt;penduduk di Saudi Arabia. Kemana uang itu disalurkan ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah Allah memerintahkan hal itu untuk di simpan,&lt;br /&gt;dijaga sebagai harta bagi mereka sendiri atau untuk&lt;br /&gt;diberikan kepada rakyat?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;'Wa anfiqu fi sabi-lliah', .'wa-lladhina yuqimuna&lt;br /&gt;salata wa yunfiquna min ma razaqnahum'. Infaqkanlah !&lt;br /&gt;Allah menganugerahi mereka minyak bukan untuk disimpan&lt;br /&gt;sebagai harta tapi untuk diberikan pada rakyat !&lt;br /&gt;Tidak akan ada masalah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buat apa gunanya uang kertas. Kalian bisa menggunakan&lt;br /&gt;emas dan perak. Tak ada krisis ekonomi. Triliyun&lt;br /&gt;pound, riyal, Euro dan dollar disimpan di bank !&lt;br /&gt;Kenapa disimpan disana? Mengapa tidak digunakan untuk&lt;br /&gt;ibadah di jalan Allah? Untuk kepentingan hamba-hamba&lt;br /&gt;Allah? Apa yang kalian lakukan? Apakah ini manusiawi?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada akhirnya mereka para Raja akan dimasukkan ke&lt;br /&gt;mercedes atau rolls royce warna hitam, menutupnya dan&lt;br /&gt;diantar ke pemakaman. Kebodohan macam apa ini ? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Singa adalah seekor binatang buas. Dia berburu, makan&lt;br /&gt;dan meninggalkan sisanya. Hal itu mengajari manusia&lt;br /&gt;agar membagikan apa saja yang telah kalian raih. Singa&lt;br /&gt;yang telah kenyang akan meninggalkan hasil buruannya,&lt;br /&gt;siapapun yang mau dapat mendatangi dan memakannya.&lt;br /&gt;Hanya beruang yang menggali tanah dan mengubur hasil &lt;br /&gt;buruannya, tidak mengijinkan siapapun untuk memakannya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menyimpan. Kebanyakan orang seperti beruang. Mereka&lt;br /&gt;makan dan makan, sisanya disimpan. Simpanlah dan&lt;br /&gt;selamatkan harta kalian itu, namun kalian sendiri&lt;br /&gt;tidak akan terselamatkan! Siapapun yang menyimpan&lt;br /&gt;uang, dan tidak diberikan dijalan Allah, maka tidak&lt;br /&gt;akan selamat dari neraka! Jika Manusia mengikuti apa &lt;br /&gt;yang Allah perintahkan maka dunia ini seharusnya&lt;br /&gt;seperti surga. Namun mereka mengikuti ajaran setan,&lt;br /&gt;tidak mengikuti apa yang Nabi saw ajarkan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada Pharaoh dari Mesir yang mayatnya disimpan dan&lt;br /&gt;dikubur bersama harta-harta mereka. Apa yang terjadi? &lt;br /&gt;Apa yang mereka selamatkan? Bisakah hartanya &lt;br /&gt;menyelamatkan dia? Orang-orang mengambil&lt;br /&gt;perhiasan-perhiasan mereka dan meletakkan Pharaoh&lt;br /&gt;dalam kotak kaca agar bisa dilihat orang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu saya masih di Sekolah Dasar, pada buku sejarah&lt;br /&gt;memperlihatkan kepala Ramses kedua. Jelek sekali.&lt;br /&gt;Ternyata Harta tak mampu menyelamatkan dia. La haula&lt;br /&gt;wa la quwatta illa billah. Jika kalian meminta,"Ya &lt;br /&gt;Allah, berilah kami pertolongan dari samudra&lt;br /&gt;PertolonganMu yang tak ada batasnya". Maka Allah akan&lt;br /&gt;menjawab,"Rahmat Ku selalu mengalir, ambillah &lt;br /&gt;sesukamu. Mintalah, maka kalian akan diberi". &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun jika kalian tidak meminta, kalian tak akan bisa&lt;br /&gt;meraihnya, bukan begitu ! Karena rahmat Allah selalu&lt;br /&gt;mengalir dan gratis, bukan seperti&lt;br /&gt;pemerintah-pemerintah saat ini. Mereka seperti&lt;br /&gt;tiran-tiran &lt;br /&gt;yang menguasai dengan tangannya dan menahan kalian&lt;br /&gt;untuk hidup layaknya manusia bebas yang diberi&lt;br /&gt;kehormatan. Mereka merampas kehormatan kalian. Para&lt;br /&gt;tiran tidak seharusnya berkuasa, periode mereka telah&lt;br /&gt;lewat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga Allah memaafkan saya dan merakmati kalian.&lt;br /&gt;Memberi kalian kehormatan dari Nabi yang paling&lt;br /&gt;terhormat, Nabi Muhammad. Fatiha. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wa min Allah at Tawfiq &lt;br /&gt;posted by mevlanasufi at 9:33 PM 0 comments &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Friday, April 01, 2005&lt;br /&gt;Jadilah Cermin yang Memantulkan &lt;br /&gt;Mawlana Syaikh Nazim Adil al-Haqqani &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bumi tak memiliki cahaya sendiri, namun dengan pantulan dari cahaya matahari dia menerangi rembulan, dan walaupun bumi tak mampu memegangi &lt;br /&gt;planet besar di orbitnya dia tetap mampu memegang bulan. Hendaknya kalian mengambil kebijaksanaan dari teladan ini. Bahkan bila kalian belum sempat diberi kekuatan untuk bersinar, cobalah untuk menjadi cermin, untuk memantulkan cahaya-cahaya tersebut. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya karena kalian belum dapat menjadi alat bagi pemandu orang banyak, bukanlah berarti kalian tak dapat mempengaruhi beberapa orang dan membantu mereka kepada Thariqah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berlakulah seikhlas mungkin terhadap orang, maka cahaya sufi mungkin datang kepada kalian dan melewati kalian. Dan janganlah berputus asa bila hanya sedikit orang yang tertarik, atau bahkan bila hanya seorang saja yang terpengaruh dengan kehadiran kalian ditengah masyarakat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nabi Muhammad saw pernah bersabda," Barang siapa yang membimbing satu orang kepada kebenaran, telah memiliki lebih baik dari bumi semesta alam dan &lt;br /&gt;isinya, karena dia telah memiliki kesenangan RobNya". &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perjalanan Ruhani Dibawah Perlindungan&lt;br /&gt;Mawlana Syaikh Nazim Adil al-Haqqani&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan pernah berpikir bahwa kalian dapat melakukan perjalanan berat dalam dunia spiritual yang demikian luasnya hanya sendirian tanpa seorang pendamping. Bahkan bila kalian tinggal dirumah yang sangat indah dan besar, kalian tetap akan merasa ketakutan bila sendirian dirumah itu. Tetapi bila ada orang lain disana, kalian akan merasa aman. Dalam perjalanan ruhani Thariqat, kalian harus menemukan seseorang yang dengannya hati kalian merasa terpuaskan. Meskipun Mursyid kalian secara fisik berada lima ribu mil jauhnya dari kalian, tetapi hati kalian akan selalu merasakan kehadirannya dan matanya mengawasi kalian. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meskipun demikian, hanya karena kalian "belum dewasalah" maka kalian belum diberi apa-apa. Kalian masih seperti kanak-kanak balita yang belum mengerti berharganya mutiara, kalian bahkan dengan senang hati menukarkan mutiara dengan sebuah permen. Kalian baru bisa mendapatkan hadiah apa saja bila dapat merawatnya dengan baik. Begitu banyak hadiah berharga yang menanti dalam kehidupan ruhani, namun terlarang bagi siapapun untuk menerimanya, kecuali mereka yang mampu menjaganya saja. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak satupun didunia ini yang sepadan dengan harta yang menanti kita. Namun kunci menuju kesana dijaga oleh tangan-tangan Penjaga. Kalian harus bersyukur padaNYa bahwa Allah Azza wa Jalla telah menganugerahi harta tersebut dan Dia menjauhkan dari kita, dan tetap terjaga ditangan yang dapat dipercaya hingga masanya kalian siap menerimanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wa min Allah at Tawfiq&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7164488-111488205587456949?l=ariefhamdani.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7164488/posts/default/111488205587456949'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7164488/posts/default/111488205587456949'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ariefhamdani.blogspot.com/2005/05/karena-cinta.html' title='Karena Cinta'/><author><name>arief hamdani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17386119859264376167</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://img.photobucket.com/albums/v245/mevlanasufi/arief2.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7164488.post-111488218218333320</id><published>2005-04-01T00:28:00.000+07:00</published><updated>2005-05-01T00:29:42.220+07:00</updated><title type='text'>Karena Cinta</title><content type='html'>Karena Cinta &lt;br /&gt;Shaykh Muhammad Hisham Kabbani&lt;br /&gt;Yuba City Mosque, USA &lt;br /&gt;1 November -2003&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[ Massa menyambut Shaykh Hisyam Kabbani dengan kalimat Allahu Akbar! dan Shalawat Nabi Ya Rasulullah!] As-salaam `alaykum wa rahmatullahi wa barakatuhu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya merasa mendapat kehormatan berada disini&lt;br /&gt;menyampaikan ceramah yang mungkin bukan sesuatu yang&lt;br /&gt;baru, namun setidaknya dapat menyegarkan ingatan kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Senang rasanya melihat seorang Rabbi, pendeta yahudi &lt;br /&gt;yang juga hadir disini dan masyarakat dari berbagai&lt;br /&gt;agama. Kita selalu mencoba membangun jembatan agar&lt;br /&gt;dunia menjadi penuh dengan kedamaian. Segala sesuatu&lt;br /&gt;di dunia ini dibangun berdasarkan cinta. Jika tidak &lt;br /&gt;ada cinta, tidak ada apapun, karena segala yang hidup&lt;br /&gt;terjadi karena cinta. Saat manusia mencintai satu sama lain, maka akan ada buah dari cinta mereka. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebanyakan kalian disini adalah para petani. Kadang&lt;br /&gt;ketika saya membeli sebuah pohon, mereka meminta saya&lt;br /&gt;untuk membeli 2 buah. Katanya : "Anda butuh jantan dan betina, jika mereka tidak berdekatan, mereka tidak akan menghasilkan buah." Begitupun dengan hewan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika cinta menjadi poin utama di dunia ini, segala&lt;br /&gt;sesuatu pasti akan seimbang. Segala sesuatu di dunia&lt;br /&gt;ini berasal dari cinta. Untuk mencapai hidup yang&lt;br /&gt;seimbang, kalian harus punya cinta. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Umat Yahudi menyintai Musa as, mereka mengikuti&lt;br /&gt;ajarannya. Orang Kristen mencintai Yesus. Muslim&lt;br /&gt;mencintai Muhammad saw, dan mereka mengikutinya. &lt;br /&gt;Inilah keimanan kita. Karena cinta, kita membangun&lt;br /&gt;komunitas-komunitas. Dengan cinta kita membangun diri&lt;br /&gt;dan kehidupan abadi di akhirat kita kelak. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanpa cinta kita akan menjadi gelisah dan bingung.&lt;br /&gt;Tanpa cinta kita ciptakan peperangan, pertengkaran dan kriminalitas. Untuk apa tujuan kita hidup selama 60-70 tahun lalu meninggal? Allah swt tidak mengirim kita kedunia untuk tujuan berkelahi. Kita juga tidak akan membawa harta dunia apapun bersama kita kelak. Kalian hanya akan diletakkan di lubang kubur lalu ditutupnya dengan tanah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang tertinggal setelah itu? Jika keluarga, teman, tetangga kalian menyayangi kalian semasa kalian hidup, maka mereka akan mendoakan. Jika mereka tidak suka maka mereka akan mencaci kalian. Cuma itu. Tidak ada jalan lain. Cuma ada dua cara hidup didunia ini : Jika kalian sayang pada mereka yang baik, kalian akan sukses. Jika kalian cinta pada cara-cara iblis, kalian akan kalah. Begitu juga para penganut agama ada yang baik dan buruk. Kita berharap mereka yang buruk suatu saat akan menuju kebaikan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah swt berfirman, "Ya Ayyuhal alladheena aamanoo&lt;br /&gt;Ati`ullaha wa ati`ur-rasoola wa ulil-amri minkum" -"&lt;br /&gt;Patuhi Allah, Nabi dan mereka yang punya wewenang &lt;br /&gt;diantara kalian."( 4:59 ) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai contoh, bila kalian tidak patuh pada polisi&lt;br /&gt;lalu lintas, apa jadinya kalau kalian parkir di tempat yang dilarang, maka kalian harus membayar tilang. Itulah yang dimaksud Allah swt, " Patuhi hukum negaramu, patuhi polisi dan patuhi ajaran Nabi, patuhi Aku."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia tidak mengatakan, " Abaikan semua orang." Karena&lt;br /&gt;bila di dunia ini kita mengabaikan hukum, kita akan&lt;br /&gt;masuk penjara. Negara dan Dunia menjadi kacau tanpa&lt;br /&gt;hukum, jadi kenapa kita mengabaikan Allah swt dan&lt;br /&gt;Nabi-Nya? "man yuti`i ar-Rasul faqad ata` Allaha" –&lt;br /&gt;Barang siapa yang menaati Rasul itu, sesungguhnya ia&lt;br /&gt;telah menaati Allah. [4.80]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan Nabi Muhammad saw mengatakan tentang tingkat ke&lt;br /&gt;dua dari Islam, yaitu "an tu'minu billahi wa&lt;br /&gt;malaa'ikatihi wa kutubihi wa rasulihi wa bil yawm&lt;br /&gt;il-akhiri was bil-qadari khayrihi was sharrihi min&lt;br /&gt;Allah." Untuk beriman pada Tuhan, Malaikat - malaikat-Nya, Kitab-kitab suci-Nya, utusan-utusan Nya, Hari kiamat dan Takdir-Nya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena untuk berhubungan dengan surgawi, merekapun&lt;br /&gt;disusun dalam urutan : Pertama percaya pada Tuhanmu,&lt;br /&gt;lalu malaikat-malaikat-Nya, lalu percaya pada kitab&lt;br /&gt;suci-Nya, dan seterusnya. Lihatlah tiap kata-kata &lt;br /&gt;percaya pada malaikat-malaikatNya disebut sebelum&lt;br /&gt;percaya pada utusan-utusan-Nya. Dia menjaga urutan,&lt;br /&gt;disiplin dan prinsip. Setelah malaikat-malaikat, Dia&lt;br /&gt;katakan Kitab-kitab-Nya (bukan satu kitab saja )&lt;br /&gt;Artinya kitab Torah, Injil, Psalms David dan kitab&lt;br /&gt;suci lain yang datang sebelumnya. Dia jaga semuanya.&lt;br /&gt;Maka kalian tidak boleh melompati urutan. Islam&lt;br /&gt;mengajarkan disiplin dengan cara yang indah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka yang mengatakan bahwa tidak ada hirarki dalam&lt;br /&gt;Islam, hal itu karena mereka ingin langsung melompat&lt;br /&gt;menjadi bos, pimpinan. Mereka mengikuti ideologi yang&lt;br /&gt;berkembang disekitar kita, sekte baru, agama baru yang dibuat oleh para teroris wahabi. Islam tidak&lt;br /&gt;mengajarkan kita agar menabrakkan pesawat kita pada&lt;br /&gt;gedung dan membunuh orang-orang. Itu bukan Islam, hal&lt;br /&gt;itu bahkan bukan perbuatan manusia, karena itu sangat&lt;br /&gt;tidak manusiawi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka merusak citra muslim dan Islam. Kini kita harus membela Islam! Kenapa saya harus membela Islam? Karena Islam membela saya. Sayyidina Muhammad saw membela saya. Saya tidak membela agamanya dan&lt;br /&gt;sifat-sifatnya. Saat ini banyak orang-orang datang dan menyerang Nabi saw, lalu beberapa muslim membela&lt;br /&gt;beliau. Beliau tidak butuh pembela. Allah Yang akan&lt;br /&gt;membela beliau! Wallahu y`asimuka min an-naas... Allah memelihara kamu dari (gangguan) manusia [5:67]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat Nabi Muhammad saw membawa pesan agama Islam,&lt;br /&gt;saudara-saudara terdekatnya melawan beliau. Pamannya&lt;br /&gt;tidak percaya pada beliau. Namun beliau tetap diam.&lt;br /&gt;Selama 13 tahun di Mekah, Nabi tidak pernah&lt;br /&gt;mengeluarkan pedangnya. Saat ini orang-orang berkata&lt;br /&gt;bahwa Islam adalah agama yang kasar, padahal Nabi saw&lt;br /&gt;tidak pernah mengeluarkan pedang kecuali untuk membela diri. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kaum kafir Quraisy mendatangi Nabi saw dan berkata,"&lt;br /&gt;Akan kami berikan apapun yang kamu minta. Berhentilah&lt;br /&gt;menyebarkan Islam." Jawab Nabi saw, " Walaupun kalian&lt;br /&gt;letakkan bulan di tangan kiriku dan matahari di tangan kananku, aku tidak akan berhenti. Aku tidak mengejar posisi, uang atau ketenaran. Aku mengejar firman Allah semata."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada banyak tempat di atas bumi ini. Pergilah ke&lt;br /&gt;samudra sana. Jangan berkelahi di atas daratan. Pergi&lt;br /&gt;ke lautan dan peranglah sesuka kalian sampai asin&lt;br /&gt;tubuh kalian! Jangan menghancurkan bumi dan merusak&lt;br /&gt;air tanah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya akan bercerita tentang salah satu sahabat Nabi&lt;br /&gt;saw, Salman al-Farsi. Ayahnya adalah penganut&lt;br /&gt;Zoroaster. Beliau tinggal di Persia, sekarang disebut&lt;br /&gt;Iran. Umurnya panjang, mungkin 140 tahun, namun ada&lt;br /&gt;yang mengatakan lebih. Saat itu beliau sedang mencari&lt;br /&gt;kebenaran. Beliau dibesarkan sesuai ajaran Zoroaster.&lt;br /&gt;Namun saat orang tuanya meninggal, beliau mulai&lt;br /&gt;menjelajah dari satu agama ke agama yang lain. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan berarti agama lain salah, namun beliau menginginkan sesuatu. Jika seseorang mencintai sesuatu, hatinya akan selalu terhubung dengannya. Salman bercerita tentang hal ini, pada sebuah hadist Nabi saw, disebutkan bahwa beliau saw meminta Salman al Farisi untuk menceritakan hal ini pada para sahabat.Salman menuturkan," Aku sadar, bahwa hatiku belum merasakan kepuasan spiritual, maka akupun mencari sesuatu yang lebih. Pertama aku menemui seorang pendeta Yahudi. Kukatakan padanya, " Saya sedang mencari kebenaran." Jawab sang rabbi, " Anakku, kamu masih muda. Aku dapat mengajarimu." Aku ingin belajar pada dia, karena kulihat dia sangat alim, jujur dan terpelajar. Sang rabbi menerimaku dengan syarat bahwa aku harus menolong segala kebutuhannya, karena dia sudah lanjut usia. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka akupun hidup bersama orang itu, melayani dia dan&lt;br /&gt;dia mengajari aku. Aku bekerja untuknya. Saat dia akan meninggal, aku bertanya,"Kemana aku harus pergi bila engkau telah meninggal? Apa yang harus kulakukan? Jawabnya : "Tidak ada lagi ulama yang benar di negara ini. Sebagian telah korup, bayangkan 1500 tahun yang lalu saja sulit untuk mencari ulama yang tak korup, bagaimana dengan saat ini? Akan kukirim engkau ke Iraq, ada seorang temanku disana yang sangat alim dan jujur"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian aku menempuh jarak yang jauh menuju Iraq,&lt;br /&gt;butuh waktu berbulan-bulan, sampai aku menemukan orang yang dimaksud guruku. Dia menerima permintaanku untuk melayaninya. Dia mengajariku banyak hal. Saya mencintainya seperti saya mencintai ayah dan ibu saya. Dia berhati murni dan sangat baik. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika tiba saat dia akan meninggal dunia, akupun&lt;br /&gt;menanyakan pada dia," Apa yang harus kulakukan ? " &lt;br /&gt;Jawab rabbi, " Pergilah ke Sham. Ada seorang beriman&lt;br /&gt;disana yang akan mengajarimu." Maka akupun pergi&lt;br /&gt;menemuinya, belajar. Sampai kemudian waktunya dia &lt;br /&gt;juga meninggal dunia, aku tanyakan padanya," Apa yang&lt;br /&gt;harus kulakukan?" Jawabnya, " Aku tidak tahu guru-guru lain lagi. Namun menurut kitab-kitab yang aku punya, disebutkan tentang seorang Nabi yang akan datang. Beliau akan hidup diantara dua gunung hitam dan pepohonan kurma. Pergilah, kamu akan bertemu beliau disana."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang aku telah melewatkan 50-60 tahun melayani&lt;br /&gt;dari satu guru ke guru lainnya, namun kemana lagi aku&lt;br /&gt;harus pergi? Guru menyebutkan tanah Arab, namun Arab&lt;br /&gt;yang mana? Aku menunggu dan terus menunggu. Guruku&lt;br /&gt;telah meninggal dan aku memelihara kawanan domba dan&lt;br /&gt;onta. Aku sudah punya sebuah rumah dan modal. Saat itu ada sebuah karavan yang akan pergi menuju tanah Arab, aku memohon agar bisa ikut mereka. Mereka bilang, " Kami minta biaya." Jawabku,"Ambil semua unta, domba dan kambingku", maka merekapun menerimanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun di tengah jalan mereka berubah menjadi kawanan &lt;br /&gt;iblis-iblis. Mereka menjualku pada seseorang sebagai&lt;br /&gt;budak. Aku melayani tuanku dengan sabar sebagai&lt;br /&gt;seorang budak. Saat seseorang sedang jatuh cinta, dia&lt;br /&gt;melakukan segalanya dengan tulus. Itulah yang rabbi&lt;br /&gt;dan semua keyakinan ajarkan. Untuk melayani Tuhannya.&lt;br /&gt;Salman al-Farisi menerima takdirnya sebagai budak, dia tidak memberontak, karena Salman sedang menuju jalan kebenaran, maka hanya kebaikan yang ada di hatinya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia ingin menjadi seseorang yang berguna bagi&lt;br /&gt;komunitasnya. Itulah yang dia yakini. Dia terima&lt;br /&gt;takdirnya sebagai seorang budak dan sabar serta setia&lt;br /&gt;pada mereka yang dia layani. Apapun yang disuruh&lt;br /&gt;majikan, aku patuhi. Aku tahu itulah takdirku. Aku&lt;br /&gt;bekerja padanya selama beberapa tahun, namun &lt;br /&gt;hatiku tetap membara untuk pergi ke tanah Arab untuk&lt;br /&gt;bertemu dengan Nabi yang disebutkan guruku. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah beberapa tahun bekerja sebagai budak, suatu&lt;br /&gt;hari ada sebuah karavan yang berkunjung. Pemiliknya&lt;br /&gt;adalah teman majikanku, dia sangat menyukai aku.&lt;br /&gt;Dimintanya aku untuk menjadi budaknya dengan cara&lt;br /&gt;membeli dari majikanku. Setelah disetujui, akhirnya&lt;br /&gt;aku berganti majikan. Kami bepergian berbulan-bulan&lt;br /&gt;sampai akhirnya tiba di sebuah kota kecil dimana&lt;br /&gt;kulihat pegunungan hitam dan pohon-pohon kurma.&lt;br /&gt;Lihatlah bila Salman memberontak, tidak menerima&lt;br /&gt;takdirnya belum tentu ia akan bertemu teman majikannya yang akhirnya membawa Salman ke kota yang disebutkan gurunya terdahulu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku berkata pada diri sendiri " Akhirnya kutemui&lt;br /&gt;sesuatu yang membuatku puas." Itulah hal yang&lt;br /&gt;memuaskan dia. Jika kamu puas akan sesuatu, maka&lt;br /&gt;terserah kamu untuk menerimanya atau tidak. Allah swt&lt;br /&gt;berfirman, " Tidak ada paksaan dalam agama." [2:256] &lt;br /&gt;Kalian tidak boleh memaksa orang dalam hal apapun.&lt;br /&gt;Jika dia ingin menjadi yahudi, maka dia akan menjadi&lt;br /&gt;seorang yahudi. Jika ingin jadi kristen, diapun akan&lt;br /&gt;jadi kristen. Bukan kewajiban kalian untuk menggedor&lt;br /&gt;pintunya dan menyuruh orang menjadi muslim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalian bukan seorang utusan. Jika seseorang datang dan bertanya pada kalian, maka kalian jelaskan. Jika ada yang tertarik dengan Islam, kalian boleh berdiskusi dengan mereka. Maka Sayyidina Salman al-Farsi sampai pada kota yang dimaksud. "Aku mulai melayani majikanku dengan mengumpulkan kurma-kurma untuknya." Aku menunggu Nabi setiap hari dengan penuh keresahan. Pekerjaanku adalah memetik kurma untuk tuanku, namun sebagian adalah milikku sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu hari kudengar seorang anak kecil menyanyikan&lt;br /&gt;shalawat,"tala`al-badru `alayna." Aku sedang berada&lt;br /&gt;di Masjid Quba [sekitar 12 km dari Madinah]. Kudengar&lt;br /&gt;Sang Nabi pindah kesini dari Mekkah, maka turunlah&lt;br /&gt;aku sambil membawa beberapa kurma-kurma milikku&lt;br /&gt;sendiri. Guru terakhirku mengatakan akan ciri-ciri&lt;br /&gt;Nabi saw, bahwa Beliau saw berkenan memakan sesuatu&lt;br /&gt;dari hadiah, tapi tidak berkenan memakan dari sedekah. Dan dia mempunyai sebuah tanda di lehernya, Khatm an-Nubuwwat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku pergi menuju Masjid Quba. Semua sahabat sedang&lt;br /&gt;duduk mengelilingi Nabi saw. Kutawarkan kurma pada&lt;br /&gt;beliau," Ya Muhammad! Ini kurma dariku. Aku tahu Anda&lt;br /&gt;dan para sahabat amat lelah. Terimalah kurma-kurma ini sebagai sedekah dariku". Nabi saw mengambil&lt;br /&gt;kurma-kurma itu dan mengatakan," Semoga Allah membalas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kebaikanmu." Dan beliau membagikan kurma-kurma itu&lt;br /&gt;pada sahabat-sahabat beliau. Aku hanya memperhatikan&lt;br /&gt;apa yang beliau lakukan. Beliau sama sekali tidak&lt;br /&gt;menyentuh kurma-kurma itu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Salman adalah seorang Zoroaster yang datang ke&lt;br /&gt;Madinah dari Sham lewat Mosul, Salman al Farisi asli&lt;br /&gt;dari Persia. Dia ingin membuktikan sendiri tanda-tanda Ke Nabian itu). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah satu minggu, aku kembali lagi menemui Nabi&lt;br /&gt;sambil membawa kurma. " Ini sebagai hadiah dariku, Ya&lt;br /&gt;Rasulullah." Nabi mengambil sebutir kurma, menciumnya&lt;br /&gt;dan memakannya lalu dibagikan kurma-kurma itu pada&lt;br /&gt;sahabat-sahabatnya. Sehingga kemudian aku tak sabar&lt;br /&gt;untuk melihat tanda terakhir beliau untuk melihat&lt;br /&gt;Khatm an-Nubuwwat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku sudah mencoba mengintip, namun malu rasanya&lt;br /&gt;meminta Nabi untuk memperlihatkan tanda itu. Suatu&lt;br /&gt;saat ketika Nabi menggali sebuah lubang untuk mengubur jasad seseorang, aku mengikutinya untuk melihat Khatm an-Nubuwwat milik Nabi saw. Lihat betapa "Nabi khawatir akan keselamatan umatnya" [9:128] beliau menggali sendiri kubur salah satu sahabatnya dan tidakkah kalian mengira bahwa beliau akan menyelamat kan kita agar masuk surga? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat Nabi saw menggali, Salman mulai mengamati&lt;br /&gt;punggung beliau. Tiba-tiba Rasulullah saw berkata, "&lt;br /&gt;Ini lihatlah! inikah yang kamu cari selama ini?",&lt;br /&gt;dengan tersenyum sambil menyibakkan sedikit jubah&lt;br /&gt;beliau sehingga Khatm an-Nubuwwat itu terlihat. Nabi&lt;br /&gt;saw mengetahui Salman al Farisi telah berjalan ribuan&lt;br /&gt;kilometer, menerima takdirnya sebagai budak hanya&lt;br /&gt;untuk mencari kebenaran yang hakiki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di kemudian hari berkaitan dengan Salman al-Farsi,&lt;br /&gt;kaum Ansaar dan Muhajirun berdebat. Kaum Anshaar&lt;br /&gt;mengklaim " Dia berasal dari kaum kami, dia dari&lt;br /&gt;Madinah." Kaum Muhajirinpun mengklaim," Tidak, dia &lt;br /&gt;pindah dari Sham ke Persia." Nabipun menghentikan&lt;br /&gt;mereka, dan berkata," Tidak. Dia bukan berasal dari&lt;br /&gt;kaum kalian. Dia adalah dariku, Ahl al-Bayt, Keluarga&lt;br /&gt;dari Rumah Nabi saw. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hadist diatas punya makna yang dalam, bahwa seorang&lt;br /&gt;asing yang tidak ada hubungan darah atau perkawinan&lt;br /&gt;dapat menjadi anggota Ahl al-Bayt, jika punya cinta&lt;br /&gt;yang luar biasa terhadap Nabi saw. Mereka yang membaca na'at dan menulis puisi pujian Shalawat pada Nabi saw insha-Allah juga termasuk keluarga dari Nabi saw. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah Islam. Sesuatu yang harus kalian rasakan,&lt;br /&gt;karena cinta, walaupun terasa asam atau manis. Ketika memasukinya, kalian akan bisa mengenalnya. Tetapi saat ini, orang-orang yang tak berpengetahuan hanya belajar sedikit, mereka datang dan membuat kegaduhan seperti sebuah kotak korek api yang hanya berisi tiga atau empat didalamnya. Berbeda dengan kotak korek yang isinya penuh; kocoklah, pasti tidak akan terdengar suara gaduh. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Artinya penganut yang tulus, yang tidak mengincar&lt;br /&gt;jabatan dunia atau kursi Direktur akan hidup puas&lt;br /&gt;dengan apa yang Allah swt berikan. Mereka hidup 60-70&lt;br /&gt;tahunan. Mereka bisa dokter, insinyur atau orang-orang miskin, namun mereka puas. Tapi mereka yang "seperti tiga batang korek api" akan membuat kegaduhan sehingga akan membingungkan masyarakat. Janganlah kalian menjadi seorang yang seperti itu, yang hanya menyakiti sesama muslim dan membuat citra Islam menjadi buruk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sabda Nabi saw, "la farqa bayna `arabiyyan wa&lt;br /&gt;`ajamiyyan illa bi-taqwa." – "tidak ada perbedaan&lt;br /&gt;antara orang Arab dan bukan Arab kecuali ketaqwaan&lt;br /&gt;pada Tuhan." Jika dia muslim, hubungan kita bergantung pada ketaqwaannya. "Astaghfirullah hal-`adheem" Bihurmati Fatihah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wa min Allah at Tawfiq &lt;br /&gt;posted by mevlanasufi at 9:33 PM 0 comments &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuesday, April 05, 2005&lt;br /&gt;SISTEM PEMERINTAHAN ISLAM &lt;br /&gt;Mawlana Syaikh Nazim Adil al Haqqani&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertanyaan : Apa yang dapat diterima dalam sistem Pemerintahan yang Islami ? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawaban Maulana Shaykh Muhammad Nazim al-Haqqani : &lt;br /&gt;Ini adalah pertanyaan penting, agar jawaban yang diberikan berguna bagi kaum muslimin. Juga bagi kaum Kristiani, Yahudi dan semua keyakinan dan seluruh umat manusia. Suatu pertanyaan yang sulit &lt;br /&gt;untuk dijawab karena ini amat penting dan agar dipahami secara baik. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bismillahi r-Rahmani r-Rahim&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Islam dan pemerintah, anda mengatakan Monarki, Demokrasi dan Teokrasi, mana yang diterima dalam Islam ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita katakan pertama kali bahwa Islam adalah berdiri sendiri, tidak harus mengikuti ketiganya. Islam punya sistem pemerintahan yang asli. Lewat perintah surga yang dikirim Tuhan bagi hamba-hamba Nya &lt;br /&gt;agar kondisi mereka mendekati sempurna, baik secara individu dan kolektif dalam kehidupan mereka. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang-orang mungkin mengatakan adanya Monarki, Demokrasi ataupun Teokrasi dalam Islam. Islam diatas ketiga sistem pemerintahan ini. Islam menerima bahwa seseorang harus berada dalam kontrol suatu &lt;br /&gt;negara. Seluruh bangsa harus memberikan jaminan, dukungan dan kepatuhan pada rakyatnya. Harus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang paling utama dalam sistem pemerintahan Islam adalah : kekuatan / pimpinan berada dalam tangan satu orang, bukan pembagian, karena bila ada partner di dalamnya , akan muncul lebih banyak masalah. Negara yang mempunyai berbagai kelompok yang berkuasa terdapat banyak perselisihan, tidak ada kedamaian dan kepuasan. Selama kelompok-kelompok ini tidak damai, negaranya akan menderita masalah yang sama. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Islam memerintahkan bahwa pimpinan dipegang oleh satu orang. Itu yang terbaik. Lalu kita bandingkan Demokrasi dengan sistem Islami. Pertama, hal utama dari Demokrasi adalah hak-hak asasi manusia dan &lt;br /&gt;kebebasan. Orang-orang tidak tertarik pada masalah lain kecuali kedua hal ini. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam Islam dikatakan, daripada menuntut hak-hak manusia (karena Islam menerima hak-hak manusia sama dengan kewajiban), penuhi kewajibanmu dulu untuk menerima hak-hak. Ini hal yang sangat penting. Bayar kewajiban dulu untuk menerima hak-hak kita. Tanpa &lt;br /&gt;kewajiban, tidak ada hak-hak. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, Demokrasi memberi hak-hak tanpa adanya kewajiban-kewajiban. Islam adalah untuk keadilan. Demokrasi untuk kebebasan. Islam meminta keadilan bagi mereka, bukannya kebebasan mutlak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demokrasi memberi kebebasan mutlak. Islam memberi hak-hak rakyat setelah kewajiban dilaksanakan – hak dan keadilan. Inilah perbedaan antara visi Demokrasi Islam dan Demokrasi barat. Orang-orang barat hanya meminta hak-hak manusia tanpa kewajiban-kewajiban, dan meminta kebebasan sebanyak-banyaknya yang bisa negara berikan. Jika seorang murid tidak mau belajar ketika ujian, bagaimana dia bisa lulus ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah kesempurnaan visi Islam. Demokrasi Eropa dan barat tidak sempurna dan tidak berguna, mengerikan dan berbahaya bagi umat manusia. Tak ada masa depan. Mereka sedang mempersiapkan rakyat pemberontak yang meminta hanya hak-hak mereka tanpa memikirkan &lt;br /&gt;kewajiban dan keadilan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata Islam : Tidak! Bayar kewajibanmu dulu baru ambil hak-hak kalian. Kami menjunjung hak-hak manusia, hak-hak asasi tersebut tersedia setelah kalian melaksanakan kewajiban. Kami melaksanakan &lt;br /&gt;keadilan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan katakan, `Saya bebas melakukan apapun yang saya mau'. Kalian tidak hidup sendiri, jutaan dan milyaran orang disekeliling kalian. Kalian tidak bisa melakukan apapun semau kalian. Jika seorang penumpang pesawat mengatakan :`Aku mau menyalakan api untuk membuat teh. Aku bebas melakukannya.' Apakah kalian akan mengijinkan dia untuk melakukan hal ini ? Dia punya hak, kenapa kalian melarang kebebasan dia ? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kekacauan terjadi akibat terlalu banyak kebebasan. Keadilan adalah untuk menjunjung hak orang lain sama halnya dengan hak-hak kalian ingin ditegakkan. Jika kalian melukai orang, kami akan menangkap dan memasukkan kalian di bui seperti hewan, singa, macan, tidak boleh bebas diluar. Inilah visi Islam tentang Demokrasi . &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demokrasi barat ada sejak masa Revolusi Perancis. Mereka akan merayakan ulang tahun ke 200 pada th 1989, merayakan sebuah Revolusi yang salah. Demokrasi yang digunakan mereka dari A-Z adalah tidak berguna, merusak dan amat berbahaya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demokrasi Eropa mengatakan bahwa tanpa kewajiban-kewajibanpun kalian tetap punya hak-hak. Darimana mereka mendapat ide-ide itu? Dari kitab mana? Siapa yang mengatakan ide tolol itu? Hak-hak tanpa tanggung jawab. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Islam menjaga pimpinan berada di tangan satu orang agar keadilan bisa dijaga. Kemudian, pemimpin menjaga hak-hak mereka yang telah melaksanakan kewajiban – yang tidak melaksanakan kewajiban tidak mendapat hak-hak. Visi Islam adalah sistem terbaik bagi seluruh umat manusia. Demokrasi yang benar, yaitu Theokrasi Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika seluruh dunia setuju dengan visi ini, mereka akan selamat dan mencapai kedamaian yang absolut. Kalau tidak mereka akan berselisih, perang dan memakan satu sama lain tanpa menjadi masalah. Tanpa &lt;br /&gt;memasak, mereka dapat saling memakan : Inggris dengan Jerman, Jerman dengan Perancis, Russia dengan Jerman, Jepang dengan China. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka tidak akan berhenti sampai mereka menganut visi Islam. Kata Islam : bayar kewajiban dan ambil hak-hak kalian. Tak ada kebebasan tanpa keadilan. Kebebasan hanya ada di hutan, silakan ke sana ! Jika kalian hidup bermasyarakat, maka kalian tidak sendiri. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan dalam wilayah-wilayah Islam, mereka tidak memahami hal ini, sangat disayangkan. Tidak masalah bila Kristen, Yahudi dan masyarakat lain, dunia Islam sendiri tidak memahami apa yang dimaksud dengan visi Islam dalam sistem pemerintahan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini yang terbaik ! Ya , dalam Islam, manusia membutuhkan manusia. Itu aturan utama. Seorang raja butuh rakyat, mereka yang miskin butuh orang kaya, orang kaya butuh orang miskin, pekerja butuh orang &lt;br /&gt;yang mempekerjakan dan sebaliknya. Kepala butuh kaki, kaki butuh kepala. Itulah Islam. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita tidak bisa menjadikan kaki sebagai kepala atau sebaliknya. Atau memotong kepala sehingga hanya ada kaki saja seperti yang para komunis lakukan pada rakyatnya. Kata mereka, " Tidak ada kepala &lt;br /&gt;dalam sistem kami – semua orang adalah sama." Artinya, hanya ada kaki-kaki tanpa kepala, mereka semua adalah kaki. Begitukah ? Jika kalian meletakkan `kaki' atau pekerja sebagai pemerintah, bisakah itu? Bagaimana bisa pekerja dijadikan pemerintah? mereka pekerja, buruh – bagaimana bisa buruh-buruh duduk dalam pemerintahan ? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah aturan yang abadi dalam Islam : letakkan setiap orang pada posisi yang sesuai dengannya. Insinyur sebagai insinyur, pekerja sebagai pekerja, buruh sebagai buruh, petani sebagai petani, raja &lt;br /&gt;sebagai raja, gubernur sebagai gubernur, demikian juga dengan polisi dan pebisnis. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka dari itu tidak ada pemilihan dalam Islam. Pemilihan adalah Batil, salah. Bisa saja orang-orang berkumpul untuk meminta `satu kaki' menjadi kepala' atau semua `kaki' meminta untuk menjadi `kepala'. Dalam Islam, yang pertama adalah kemampuan dan &lt;br /&gt;kemudian pelayanan. Berikan pelayanan dulu , lalu buatlah ranking / urutan, siapa yang punya kemampuan akan selalu naik rankingnya. Seluruh dunia harus diubah. Jangan ada pemilihan, karena pemilihan &lt;br /&gt;bisa saja menjadikan kaki sebagai kepala, dan menjadikan kepala sebagai kaki. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hubungan Islam dengan negara-negara lain juga penting. Jagalah selalu hubungan baik dengan tetanggamu sehingga terjadi ekonomi bebas, sebuah sistem liberal, tidak ada penghalang bagi gerakan &lt;br /&gt;antar manusia. Hubungan baik, toleransi dan tidak menyulitkan sesama manusia. Jaga kehormatan masing-masing negara, kirim dan terimalah duta-duta bangsa, permudah kepergian dan kedatangan, jangan terlalu &lt;br /&gt;banyak dihalangi. Permudah kesepakatan antar muslim. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para pengunjung mendapat kebebasan, dihormati dan diterima. Harus di pantau siapa yang baik dan siapa yang buruk, sehingga tidak ada yang saling &lt;br /&gt;terganggu. Harus ada hubungan yang baik antar negara Islam dan negara-negara lainnya. Pemerintah harus menegakkan keadilan, dan tidak kasar. Ketidak adilan dan kekejaman dilarang dalam Islam. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua orang harus menerima hak-haknya. Dalam Islam hak-hak asasi adalah bagi siapapun yang telah memberi pelayanan. Kalian harus mengusahakan hak-hak tersebut. Tidak ada hak-hak lahir sebagai Dokter, Insinyur, atau Jendral. Kalian pikir mereka mendapat status itu tanpa berusaha ? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita lahir dengan hak-hak dasar seperti bernafas, makan dan minum. Jika kita menginginkan hak-hak yang lebih, seperti hak untuk menjadi seorang Dokter, maka kalian harus bekerja, menghasilkan. Komunis &lt;br /&gt;mengatakan: kita harus sama, ambil dari yang kaya untuk diberikan pada yang miskin, hak macam apa itu? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bekerja, menghasilkan dan ambil. Siapa yang akan melarang kalian? Islam tidak pernah melarang orang untuk bekerja dan menjadi kaya. Mengapa kita melarang orang-orang untuk menjadi kaya ? Kalian harus hidup dan bekerja, rakyat harus digaji karena usahanya. Kesempatan bebas bagi siapapun. Kalian boleh bekerja, mendapat bayaran, bahkan meningkat sampai bisa hidup di dalam istana. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kalian malas dan tidak bekerja dan tinggal di gubuk, lalu mengatakan kita harus menyerang mereka yang tinggal di istana. Benarkah ini ? inikah hak-hak asasi manusia? Mereka bisa naik Rolls Royce dan kita mengendarai bis lalu saya katakan `Orang besar mobilnya juga besar'. Kenapa harus marah ? Dibawah perintah kalian, banyak ratusan bis-bis merah, panggil saja satu, murah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Katanya`kami punya hak untuk naik Rolls-Royce' - carilah penghasilan dan naiklah Rolly-Royce atau mobil-mobil mewah lain. Islam tidak pernah mengijinkan orang-orang untuk tidak bekerja. &lt;br /&gt;Selama dunia ini berputar, pekerjaan tidak akan pernah berhenti. Jika kalian ingin bekerja, carilah pekerjaan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lihatlah di London ini, orang-orang datang mencari kerja. Jika pemerintah mengijinkan, jutaan orang akan datang dan bekerja. Namun mereka mengatakan, tidak ada pekerjaan. Jika tidak ada pekerjaan, &lt;br /&gt;mengapa orang-orang itu datang? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesombongan membuat orang-orang tidak bekerja, kedua : malas, ketiga : mereka senang mendapat uang gratis dari pemerintah. Itu yang membuat rakyat malas. Islam menolak aturan semacam itu. Islam &lt;br /&gt;mengatakan, pertama : pertanian lalu perdagangan kemudian pabrik. Tidak perlu minta pekerjaan pada pemerintah. Dalam Islam tidak ada yang namanya ribuan pegawai, banyak departemen-departemen. Islam &lt;br /&gt;sungguh sederhana. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[From 'Lady Chadijas Questions']&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wa min Allah at Tawfiq &lt;br /&gt;posted by mevlanasufi at 9:33 PM 0 comments &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyembelihan yang Haram &lt;br /&gt;Antara Hewan dan Manusia&lt;br /&gt;PENYEMBELIHAN YANG HARAM &lt;br /&gt;Mawlana Shaykh Muhammad Nazim Adil al-Haqqani&lt;br /&gt;Cyprus. 18th November 2003&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dastur ya Rijalallah. Dastur, Madad.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A`udhu bi-llahi minal-shaytani al-rajim. Bismillahir Rahmanir Rahim. La hawla wala quwatta illa bi-llahi-l 'Aliy al-`Azim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mukminin sekalian. Ada keistimewaan yang dianugerah kan pada kalian umat manusia , dibanding mahluk ciptaan lain di muka bumi ini. Apakah itu? Manusia dapat berpikir . Kucing dan anjing tidak berpikir. &lt;br /&gt;Semua mahluk ciptaan lain terkungkung hanya pada hari-hari yang sedang dilaluinya, terbatas. Mereka tidak bisa berpikir untuk masa depan, hanya berpikir saat dimana dia sedang berada. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berpikir adalah kunci yang diperuntukkan bagi masa depan manusia, sedangkan mahluk lain, mereka tidak perlu berpikir akan masa depannya. Ada hadist nabi yang mengatakan, bahwa jika seekor binatang &lt;br /&gt;tahu bahwa akhir hidupnya adalah untuk disembelih atau ditembak, kalian tidak akan menemukan daging dalam tubuhnya walaupun hanya satu gram atau satu kilogram. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seminggu yang lalu ketika saya didapur dan kalian perlihatkan ada lubang di kepala sapi itu, sedih sekali melihatnya. Sapi itu ditembak dulu lalu disembelih. Jika hewan itu bisa berpikir dan mengetahui, kalian tidak akan menemukan satu gram dagingpun, hanya tulang dan kulit. Kata nabi : "Ahsinu bidh-dhabh" - ( sembelihlah dengan baik) [idha dhabahtum fa-ahsinu: Sahih Muslim, Sunan, Musnad Ahmad].&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyembelihan semacam itu dilarang dalam Islam. Manusia adalah para penindas. Mereka membuat kesulitan dan kesakitan luar biasa dengan &lt;br /&gt;cara penyembelihan seperti itu. Maka itu nabi bersabda : " Jika kamu akan menyembelih, buatlah secara benar." Jangan memberi kepedihan pada binatang. Kalaupun sebagian kepedihan itu diberikan pada manusia, tidak seorangpun yang mampu menanggung nya, hal itu adalah haram ! Manusia saat ini tidak tahu mana yang Haram atau Halal, mana yang dilarang dan mana yang diijinkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Binatang-binatang itu tunduk pada kalian, menyiapkan diri mereka sebagai tanda syukur dari Penciptanya : makan rumput lalu menghasilkan daging. Kalian setidaknya harus berbuat baik pada mereka, namun sebaliknya orang-orang melakukan hal yang buruk. &lt;br /&gt;Karena itulah Allah memberi hukuman, intiqam - pembalasan dari surga. Allah mengambil alih balas dendam hewan-hewan itu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berapa lama yang kalian butuhkan? berapa lama? ikat kakinya, lalu jatuhkan kebawah dengan hati-hati, lalu potonglah. Buat apa merubuhkan binatang dengan menembaknya? Buat apa? Jika saya punya kekuasaan, pertama saya akan mencegah penembakan seperti itu. Jika mereka melakukannya lagi, saya akan tembak sendiri kepala orang itu ! Biar mereka merasakan enak atau tidak! saya adalah pembela yang Haqq, saya harus berkata benar! Alhamdulillah. Kalianpun harus menjadi pembela yang haqq, kebenaran. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat mereka mengatakan," Hak-hak binatang .." - kaum iblislah yang mengatakan hal ini. Pergi dan lihatlah apa yang mereka lakukan pada hewan yang tunduk pada manusia untuk dijadikan santapan, bagaimana cara mereka menyembelih? Negara-negara beradab, orang-orang Eropa, Amerika, Rusia, China, dimanapun. Bahkan di negara-negara Islam Allah sedang melihat, mengawasi dan menyiapkan tiap orang sebuah pakaian dan sebuah lubang yang dalam, liang kubur ! Allah tidak pernah tidur, Dia mengawasi dan berkata," Aku sedang menyiapkan balasan !"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10 orang meninggal! 15 orang meninggal ! Ledakan membuat tubuh-tubuh manusia terburai ! Bagaimana hal ini bisa terjadi? Dari mana asalnya ? ketidak adilan. Al-zulm yajurru al-zulm. Penindasan &lt;br /&gt;menghasilkan penindasan. Satu bom meledak, booom - 1000 orang meninggal. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Makanya, saya tidak suka membeli daging sapi atau kerbau. Saya nasihatkan kalian untuk tidak membelinya. Jangan beli! Jangan beli! Jangan makan. Hal itu meracuni kalian. Karena kalian sama dengan &lt;br /&gt;mengijinkan jagal untuk menyembelih dengan cara seperti itu. Katakan, " Kami tidak mau membeli." Dan segera pergi. Jangan makan! Itu sudah beracun. Walaupun hewan-hewan kecil yang dibunuh dengan &lt;br /&gt;mematahkan lehernya `amud al-fiqri, kalian tidak boleh menyentuhnya ! Penyembelihan harus sampai tuntas, baru kalian boleh memotongnya. Jika tidak…itu adalah makruh, lebih baik tidak dimakan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku nasihatkan orang-orang untuk membeli satu hewan, bawalah ke desa dan sembelihlah dengan nama Allah. Jika mereka tidak mau mendengar aturan-aturan surga, maka penyakit-penyakit yang tidak diketahui &lt;br /&gt;sebelumnya akan datang. Dokter mengatakan : " Kami tidak tahu penyakit seperti itu," Allah menyerang mereka dengan penyakit-penyakit yang tidak terhitung banyaknya dan tidak ada yang mampu disembuhkan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lihatlah orang yahudi membawa rabbi ( pendeta ) untuk melihat penyembelihan hewan. Bukan penembakan seperti yang dilakukan Muslim dan orang kristen , buat apa ditembak? Itu haram, dilarang! Jadi jangan dibeli, walaupun kalian diberi gratis, katakan : " Selama kalian menembaki hewan-hewan itu kami tidak mau memakannya." Makan saja rumput ! Mereka orang - orang yang dikutuk! Allah sedang murka pada semua bangsa-bangsa ! &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nabi mengatakan "Ahsinu bidh-dhabh". Astaghfirullah Ya. Berpikir. Untuk berpikir - sebagaimana Allah anugerahkan hal itu hanya pada manusia, karena mereka dijanjikan untuk kehidupan yang abadi. Manusia harus bisa berpikir untuk mempersiapkan kehidupan kelak. Menurut kitab suci, dan kebijaksanaan nabi : Binatang-binatang - mereka &lt;br /&gt;bukan mukallaf, mereka tidak punya tanggung jawab. Mereka tidak bisa berpikir. Apapun yang akan terjadi besok, mereka tidak punya tanggung jawab akan hal itu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Umat manusia telah diberi informasi sebelumnya , bahwa mereka akan diminta pertanggung jawabannya saat hari penghisaban nanti. Maka itu mereka harus bisa berpikir. Kita ini mahluk ciptaan yang sudah" &lt;br /&gt;terpilih dan terseleksi. " Jika kalian tidak mau berpikir, maka kalian sedang turun ke tingkat binatang, sebab binatang tidak berpikir. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama kali yang setan usahakan (sampai saat ini ) adalah menyerang dengan hal-hal semacam itu, lahw al-hadith [31:6 "perkataan yang sia-sia "]. Itulah yang memenuhi kepala manusia , daripada berpikir tentang diri sendiri, tentang pekerjaan, tentang masa depannya. Setanlah yang pertama menyerang dan membombardir pikiran-pikiran manusia dengan hal-hal tak berguna dan merusak sehingga mereka lupa untuk berpikir. Manusia tidak mampu lagi berpikir, karena selama 24 jam kepalanya dipenuhi omong kosong, opini tak berguna dan kotor yang membentuk pikiran dan mentalitas mereka. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setan berusaha memasuki hati umat manusia, karena hati adalah tahta kekuatan surgawi. Manusia selayaknya mengatur organ-organ tubuhnya, jika kalian membiarkan pintu menuju tahta itu terbuka dan tidak dijaga maka setanpun akan masuk dan menduduki nya. Setan akan menunjuk dirinya sendiri sebagai komandan, dan sang komandan menjadikan diri kalian &lt;br /&gt;bagai keledai, mengatur kemana kalian harus melangkah. Jika kalian meminta pertolongan pada kekuatan surgawi, setan akan bertkata," Tinggalkan dia, mari kita cari sasaran lain."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setan membuat orang berlari menuju saluran-saluran kotor yang tak terhingga jumlahnya. Menyuruh kalian untuk minum minuman keras dan hidup bergantung dengannya. Tidak memberi kalian kesempatan untuk &lt;br /&gt;berpikir, " Apa yang sedang kulakukan ?" &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setan mengatakan, " Tidak, kami tidak perlu memakai pikiranmu, lupakan semuanya. Minum ini. Minumlah agar segala kesusahanmu sirna. Jika kamu ingin bahagia, lupakan semua ! Minum adalah jalan satu-&lt;br /&gt;satunya. " Setanlah yang membuat orang-orang menjadi kecanduan - menjadi alkoholik. Atau menggunakan racun heroin dan semacamnya - tujuan utamanya adalah merusak memori manusia. Segala minuman dan obat beracun bermanfaat sebagai apa? hanya satu tujuannya membuat pikiran manusia menjadi tidak berfungsi, melupakan segalanya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena saat seseorang berpikir, menjaga ingatannya maka hal itu membuat setan kewalahan, mereka akan mampu menyelamatkan diri sendiri. Namun setan, guru mereka selalu mengatakan,"Gunakan ini, kalian harus memasuki sebuah area yang bebas dari masalah. Disana &lt;br /&gt;tidak ada kenangan dan ingatan. Disana hanya ada putih - blank, tak ada apapun tertulis disitu. "&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan sekarang, mungkin ada 99 % orang menggunakan obat-obatan. Jika tidak obat, mereka gunakan berbagai tablet penenang yang penuh racun. " Kamu harus istirahat, kamu mulai tenang, lupakan &lt;br /&gt;kepedihanmu. Ini pereda sakit - minumlah, minumlah, tak ada lagi rasa sakit." Itulah cara-cara setan, dan 99% orang melakukannya. Mereka akan kehilangan segalanya, kemanusiaan mereka. Habis sudah. &lt;br /&gt;Khususnya bagi para pemuda ! Kalian bisa berpikir atau tidak ? sudah mencobanya belum ? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga Allah mengampuni kita dan menyelamatkan kita dari perangkap dan trik-trik setan. Demi kehormatan dia yang paling terhormat, Sayyidina Muhammad sallAllahu `alayhi wa-Sallam, Semoga Allah melindungi dan merahmati kalian . Menjaga kita di jalur yang benar dengan orang-orang yang benar dan para pembela yang benar. Al-Fatiha.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wa min Allah at Tawfiq &lt;br /&gt;posted by mevlanasufi at 9:33 PM 0 comments &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sunday, April 03, 2005&lt;br /&gt;TEMPATKAN MANUSIA SESUAI KEMAMPUANNYA &lt;br /&gt;Mawlana Shaykh Nazim al-Haqqani&lt;br /&gt;Lefke, Cyprus, Saturday 26 Shawwal 1424 / 20 December 2003&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dastur ya Sayyidi, Ya Sultan al-Anbiya. Madad. A`udhu billahi min al-Shaytan al-Rajim. Bismillah al-Rahman al-Rahim. La Hawla wala Quwwata illa bilLah al-`Ali al-`Azim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anzilu al-nasa manzilahum [Hadith in Muqaddimat Sahih Muslim] "Tempatkan mereka sesuai tingkatan masing-masing."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalian harus menempatkan orang-orang sesuai posisi yang cocok bagi mereka. Ada keseimbangan di seluruh dunia ini. Kalian tidak dapat menempatkan beruang kutub di hutan Afrika. Atau menempatkan orang &lt;br /&gt;Eskimo di gurun Arabia, dan sebaliknya. Kalian bahkan tidak dapat membawa orang Canada ke Amerika, atau membawa Kanguru Australia untuk hidup di hutan India. Segala sesuatu telah ditakdirkan dimana dia &lt;br /&gt;harus berada. Inilah yang penting, kalian tidak bisa menempatkan rakyat biasa dalam pusat kekuasaan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya pernah mendengar di salah satu kota besar di Timur Tengah yang sedang membangun pusat tenaga listrik. Dan pemerintah menunjuk salah satu sarjana elektro untuk mengatur proyek tersebut. Dia adalah anak yang baru lulus, namun karena didukung oleh pemerintah maka diapun ditunjuk sebagai pelaksana. Ada seorang mandor yang telah berpengalaman selama hidupnya dalam proyek serupa. Dia ikut mengawasi &lt;br /&gt;pekerjaan itu, kadang dia mengingatkan,"Kamu memang atasan kami, tapi kabel ini tidak mampu menahan daya sebesar itu!". Sang insinyur menjawab," Tidak apa-apa ! Aku tahu ! Aku kan Insinyur! Kamu cuma mandor, pekerja !"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiba saatnya saat peresmian besar-besaran. Presiden, Menteri-menteri dan para pejabat menghadirinya. Segalanya telah dipersiapkan. Presiden meminta salah satu menteri untuk menekan tombol "ON". Namun ketika tombol ditekan, WUSSHH! Kabel-kabel berjatuhan karena tidak mampu menahan daya seberat itu. Api mulai memercik disana-sini. Apa yang terjadi? Dimana ahli listriknya? Si insinyur menjawab,"Mandor yang melakukannya." " Lalu apa posisimu dalam proyek ini ?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Merekapun memanggil si mandor. Kata mandor; " Oh Pak Presiden, saat aku mengingatkan, dia selalu bilang `Saya tahu'. Maka aku biarkan saja dia. Lihat apa yang terjadi sekarang !" Itulah akibatnya jika kalian menempatkan seseorang yang tidak paham, dia mengakibatkan kerusakan pada diri sendiri dan semua yang ada disekitarnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian pula dengan “Demokrasi” dia seperti itu, sistem yang paling kotor! Membawa seseorang, lalu meletakkan dia pada suatu jabatan, sambil mengatakan,”Gunakan kekuasaan itu”. Lihatlah apa yang terjadi di Cyprus, Turki, Rusia, Jerman, Italy, Inggris, Arab, Iraq, India dan China. Dimanapun yang menggunakan sistem seperti itu pada akhirnya akan ambruk dan menyumbangkan kesengsaraan pada bangsa, sehingga terjadi kemunduran bahkan sampai 500 tahun kebelakang. Tidak ada kemajuan, hanya kemunduran dan kejatuhan. Tidak mampu untuk berdiri lagi karena sudah demikian terlambat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah swt berfirman," Tempatkan segalanya pada posisi masing-masing." “Anzilu al-Nasa Manazilaham”. Karena manusia telah diciptakan terpola diatas planet bumi ini. Mereka bukan berasal dari mesin photocopy yang menghasilkan hasil serupa, tidak. Setiap orang dianugerahi keistimewaan yang orang lain tidak memilikinya. Seperti negara-negara yang dianugerahi keistimewaan masing-masing. Semua berbeda, antara Arab , Libya, Maroko, Turki, Jerman, Argentina, Rusia. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rumah Sakit Jiwa. Kalian melaksanakan pemilu di sana, lalu menunjuk salah satu pasien untuk menjadi pimpinan!! Karena dia pimpinan orang gila, bagaimana mereka akan mengatur sistem Demokrasi itu? gunakan saja itu di RSJ, biarkan mereka mengatur diri mereka sendiri, ambil voting, adakan Pemilu ! Siapa yang paling gila, jadikan dia pimpinan !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ini, mereka lakukan segalanya berlawanan dengan aturan surgawi. A`ti kulla dha haqqin haqqah. Letakkan segala sesuatu pada tempatnya masing-masing." Titik. Pepatah Kearifan ini harus ditulis dengan huruf emas dan digantung dimana-mana. Allah mengatakan, “A`ti kulla dha haqqin haqqah”. Berikan hak penuh pada wanita! Mereka tidak punya hak untuk datang dan bercampur dengan pria dan melakukan apa yang pria sedang kerjakan! Mereka tidak dapat dan tak akan mampu! Berikan juga hak bagi pria! &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan biarkan mereka seperti seorang wanita! Pria adalah pria. Mereka diciptakan Allah untuk berbagai tujuan. Mereka telah ditunjuk. Saat ini, hak-hak wanita di ambil dan hak-hak pria juga telah dirampas! Dimana-mana, orang tidak bahagia karena mereka yang punya kekuatan dan kekuasaan mengambil hak-hak kaum yang lemah. Lalu menindas dibawah kaki mereka. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Islam mengatakan Tidak! selama kalian melakukan hal ini, kalian tidak akan meraih kedamaian. Kata Sayyidina Abu Bakr ra , Khalifah pertama, mengatakan pada pidato pertamanya didepan para sahabat Nabi saw,"Kalian harus tahu, wahai para sahabat Nabi ! Siapapun diantara kalian yang hak-haknya di rampas atau ditindas, maka dialah yang paling kuat diantara kalian sampai aku ambil hak-haknya kembali dari tangan penindas. Namun jika kalian pikir punya kuasa untuk merampas hak-hak kaum lemah, maka sepanjang aku punya kekuatan, aku akan membuatmu sebagai orang yang paling tak berdaya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya tidak mengerti, muslim-muslim tolol yang menjilat para penindas sambil mengatakan,`Kami bersama Anda'. Artinya kalian juga akan dibakar api bersama para penindas itu. Namun saya merasa dukungan surgawi mendekati kaum yang lemah. Mereka &lt;br /&gt;yang menindas rakyat, tidak memberikan hak-hak rakyat, merampas dengan paksaan sambil berkata bahwa dia punya kuasa, "Tak seorangpun dapat mengambilnya dari diri kita." &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya yang akan mengambil ! Saya yang paling lemah namun saya yang akan mengambil. Tak perlu awliya-awliya lain. Kekuatan saya mungkin lebih kecil dari seekor semut – namun dengan ijin Allah, maka saya &lt;br /&gt;akan punya kekuatan yang besar, Insha' Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga Allah mengampuniku dan memberkahi kalian kehormatan dari kehormatan yang dimiliki oleh , Sayyidina Muhammad sallAllahu `alayhi &lt;br /&gt;wa-Sallam. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wa min Allah at Tawfiq, bihurmati, Fatiha. &lt;br /&gt;posted by mevlanasufi at 9:33 PM 0 comments &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ego - Nafs &lt;br /&gt;Mawlana Shaykh Nazim al-Haqqani&lt;br /&gt;27 Rajab 1425 / Saturday 11 September 2004&lt;br /&gt;Lefke, Northern Cyprus&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A`udhu billahi min al-shaytan al-rajim. Bismillah&lt;br /&gt;al-Rahman al-Rahim La hawla wala quwwata illa billah&lt;br /&gt;al-Ali al-Azim - Allah, Allah! Subhan Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini adalah bulan suci dan hari yang suci, dimana&lt;br /&gt;mukjizat bukan hanya bagi Nabi terakhir, namun juga&lt;br /&gt;bagi mereka yang hidup dari permulaan sampai hari ini. Berapa ribu Nabi yang pernah dikirim dan dianugerahi mukjizat-mukjizat?. Hal itu untuk memberi keyakinan bagi orang-orang bahwa mereka benar-benar dikirim oleh Tuhan surgawi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun selalu saja manusia dibawah hegemoni egonya,&lt;br /&gt;mereka menolak. Itulah karakteristik ego. Karena&lt;br /&gt;setiap orang punya ego, karakteristik pertamanya&lt;br /&gt;adalah sombong. Allah tidak menyukai kesombongan.&lt;br /&gt;Kalian adalah hamba-Ku ! Seorang hamba tidak&lt;br /&gt;selayaknya sombong. Mereka mengatakan : LA ILAHA ILLA&lt;br /&gt;ANA [Tidak ada Tuhan selain saya]. “Kalian jangan&lt;br /&gt;mengigau, Astaghfirullah. Itu kufr; sirik”. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapapun yang mengatakan la ilaha illa ana berarti&lt;br /&gt;menolak eksistensi Tuhan surgawi, dan jangan meminta&lt;br /&gt;sejajar dengan Tuhan. "la ilaha illa ana" – ha-ha! &lt;br /&gt;Itulah karakter terburuk yang menjadikan manusia&lt;br /&gt;dijauhkan dari pertolongan Tuhan. Berhikmat, melayani. Itulah karakter utama yang Tuhan perintah kan pada seluruh ciptaan-Nya. " Akui bahwa kalian adalah hamba-hambaKu! "ALASTU BI-RABBIKUM" .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukankah Aku ini TuhanMu? qalu bala, Mereka menjawab&lt;br /&gt;dengan lemas, “Ya". Hanya Keagungan yang melingkupi&lt;br /&gt;pertemuan itu, tak seorangpun mampu mendongakkan&lt;br /&gt;kepala, mereka semua tertunduk. Itu disebutkan dalam &lt;br /&gt;Qur'an, apakah kalian sudah membacanya belum? Hahaha.&lt;br /&gt;Jangan membaca hanya dilidah. Asta`idhu billah.&lt;br /&gt;Katakan : Wa rafa`na fawqahumu al tur Dan telah&lt;br /&gt;Kami angkat ke atas (kepala) mereka bukit Thursina &lt;br /&gt;[4.154]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Arti dari `mereka' adalah Yahudi, anak-anak Israel.&lt;br /&gt;Merekalah yang pertama kali menolak penghambaan pada&lt;br /&gt;Allah dan mengklaim diri mereka sebagai "SESUATU".&lt;br /&gt;Ketika Nabi Musa membawa kitab suci Taurat bagi &lt;br /&gt;mereka dan mengatakan,"Inilah yang Tuhan perintahkan&lt;br /&gt;untuk kalian, wahai hamba-hamba Tuhan". Namun mereka&lt;br /&gt;meragukannya,”uh,oh,..kami menerima, tapi darimana&lt;br /&gt;kamu mendapatkan ini? " &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian Allah mengangkat Gunung Thur diangkat diatas&lt;br /&gt;mereka bagaikan payung. Merekapun ketakutan bila&lt;br /&gt;gunung itu di jatuhkan tepat diatas mereka, sehingga&lt;br /&gt;bersedia melakukan sujud. " KALIAN MAU MENERIMA ATAU&lt;br /&gt;TIDAK ?!" Mereka tunduk karena dipaksa. Bahkan sampai&lt;br /&gt;sekarangpun mereka masih seperti itu. Astaghfirullah&lt;br /&gt;al-`azim. Hanya dengan paksaan ego akan mau menerima&lt;br /&gt;Saat gunung itu dikembalikan ketempat semula, mereka&lt;br /&gt;mulai berkata lagi,"Oh, mengapa bisa begitu?mungkinkah ini mimpi?" &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan anak cucu mereka mengatakan,"Tidak mungkin sebuah&lt;br /&gt;gunung besar terangkat seperti itu, karena hukum&lt;br /&gt;gravitasi tidak menerima hal itu." Gravitasi! Bahkan&lt;br /&gt;tasbih dilempar keatas akan kembali jatuh ke bumi. Mereka tidak percaya apa yang kita katakan. Padahal moyang mereka menyaksikan sendiri! " Mungkin kalian sedang mimpi waktu itu, atau sedang ketakutan sehingga berimajinasi sebuah gunung terangkat dan&lt;br /&gt;jatuh kembali dengan sendirinya. " &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Permulaan filsafat materialisme berasal dari&lt;br /&gt;saudara-saudara kita kaum Israel. Memang kita semua&lt;br /&gt;punya akar yang sama, namun cabang-cabangnya berbeda.&lt;br /&gt;Cabang-cabang akan seperti antar saudara yang tidak&lt;br /&gt;saling menerima. Namun Allah menunjukkan bahwa&lt;br /&gt;karakter ego bukan bagi kaum Israel saja, tidak ada perbedaan bila mengenai ego. Semua sama. Tak pernah berubah sejak dulu kala. asta`idhu billah {Inna al-nafsa la-ammaratun bil-su'} - karena sesungguhnya nafsu itu selalu menyuruh kepada kejahatan [12.53]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karakter ego adalah menyuruh kalian untuk tidak&lt;br /&gt;mempercayai apapun, untuk tidak melakukan apapun,&lt;br /&gt;hanya untuk diri Ego sendiri. Jika kalian mencari&lt;br /&gt;Tuhan, akulah (ego) tuhan-mu. Jika ingin sesuatu &lt;br /&gt;untuk disembah, akulah (ego) tujuannya. Sangat&lt;br /&gt;sombong! Bahkan tidak menerima eksistensi Tuhan karena mengatakan,"La ilaha illa ana" astaghfirullah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A`zamu al-bala', itulah yang membawa kutukan besar&lt;br /&gt;bagi umat manusia. Namun Allah mengajari, melatih dan memberi hak-hak bagi kita bagaimana memperlakukan ego. Jika kalian memberi ego hak-hak atau keleluasaan yang lebih, maka kalian akan menjadi seorang yang zalim, penindas yang memakan hak-hak orang lain. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pelajari hak-hak orang lain juga. Yang pertama,&lt;br /&gt;dahulukan hak Allah sebagai Sang Pencipta segala&lt;br /&gt;sesuatu. Kalian wajib memberikan hak-hak Allah&lt;br /&gt;terlebih dahulu. Jika kalian melanggar ini, maka semua orang tidak akan memberikan hak-hak kalian, bahkan mereka akan menindas kalian. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua orang kini terpuruk dalam Materialisme yang&lt;br /&gt;menghancurkan keyakinan akan hal-hal surgawi. Kutukan pada bumi datang setiap hari. Hari ini satu, besok tujuh kali lipat dan lusa..terus berlipat. Apa opini kalian tentang pemerintahan sekarang ? makin baik atau makin terpuruk? Situasi yang memanas dan kesulitan meningkat, kesusahan dan kesedihan terus menimpa seluruh rakyat. La hawla wa la quwwata illa billah al-`ali al-azim. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adam as, Manusia pertama. Dia melakukan kesalahan&lt;br /&gt;karena menuruti ego, karakter ego kebanyakan lewat&lt;br /&gt;para wanita. Menurut pengetahuan tradisional, Allah&lt;br /&gt;menciptakan Ego dalam 10 bagian, satu bagian untuk &lt;br /&gt;laki-laki dan 9 bagian bagi kaum wanita. Kemudian&lt;br /&gt;menciptakan Akal menjadi 10 bagian juga; 9 bagian&lt;br /&gt;bagi kaum lelaki dan 1 bagian bagi kaum wanita. Coba&lt;br /&gt;datang dan katakan pada saya,"E-qua-li-ty" Persamaan&lt;br /&gt;Hak bagi wanita dan pria ! &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manusia sedang mabuk sekarang ini. Mabuk karena&lt;br /&gt;ketidak pedulian mereka. Ketidak pedulian bagaikan&lt;br /&gt;sebuah awan gelap. Kami beri Ta'wil agar bisa&lt;br /&gt;dipahami, seperti yang dikatakan dalam Qur'an&lt;br /&gt;al-Karim. Maka tunggulah hari ketika langit membawa&lt;br /&gt;kabut yang nyata, yang meliputi manusia. Inilah azab&lt;br /&gt;yang pedih. [44 – 10&amp;11]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu tanda-tanda besar kiamat adalah adanya&lt;br /&gt;kabut gelap yang menutupi utara sampai selatan,timur&lt;br /&gt;sampai barat. Mereka yang tidak beriman akan mabuk.&lt;br /&gt;Namun tidak ada efeknya bagi kaum beriman. Kaum &lt;br /&gt;beriman, mereka harus punya sebuah majal, atmosfer&lt;br /&gt;pribadi agar selalu berada didalamnya dan tidak&lt;br /&gt;tersentuh oleh kabut beracun itu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini juga sebuah pemahaman [Tafsir]. Dan Allah&lt;br /&gt;mengetahui, Nabi juga mengetahui dan juga mereka yang&lt;br /&gt;diberi cahaya akan memahami hal ini. Kitab suci Qur'an bukanlah kitab biasa. Kalian dapat menemukan apapun di dalamnya, namun orang-orang tidak menyentuh&lt;br /&gt;pemahaman, mereka tidak mampu menyelam samudra kitab&lt;br /&gt;Al Quran. Seperti nasihat Nabi saw, persiapkan diri&lt;br /&gt;untuk melewati kabut itu dan jangan menyerang kaum &lt;br /&gt;beriman yang sedang berada dalam "kabut" itu, karena&lt;br /&gt;mereka punya cahaya iman yang akan menjaga diri mereka sendiri. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita sedang membicarakan karakter ego yang paling&lt;br /&gt;buruk yaitu Sombong. Orang yang sombong berarti&lt;br /&gt;sedang menyerang Tuhannya. Di balik setiap dosa,&lt;br /&gt;setiap perkelahian, ada unsur setan disana. &lt;br /&gt;Manusia-manusia sombong tidak pernah menerima&lt;br /&gt;kedamaian dalam dirinya sendiri dan sekitarnya. "Saya&lt;br /&gt;mendekat pada Allah dari sharr – gangguan setan. Saya&lt;br /&gt;meminta perlindungan-Nya agar tidak meninggalkan &lt;br /&gt;saya ke dalam tangan kotor ego." Itulah isi hadist&lt;br /&gt;Nabi, nasihat yang sempurna : Allahumma la takilni ila nafsi tarfata `ayn. Karena berada dalam genggaman&lt;br /&gt;berarti jatuh pada dunia gelap ego, situasi yang&lt;br /&gt;kotor. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga Allah mengampuni saya dan memberi berkah pada&lt;br /&gt;kalian dari kehormatan dia yang paling terhormat, yang mengajari pencerahan pada bangsa-bangsa dan diberi penghormatan pada malam Isra Mi'raj ini. Semoga kita diberi perlindungan dari ego kotor dan iblis. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wa min Allah at Tawfiq, Bi-hurmat al-Fatiha. &lt;br /&gt;posted by mevlanasufi at 9:33 PM 0 comments &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;INTERMEZZO BERSAMA MAWLANA SYEIKH NAZIM &lt;br /&gt;Mawlana Syaikh Nazim Adil al haqqani&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Khalwat - &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat itu syekh Nazim bercerita tentang khalwat.&lt;br /&gt;Terjadi kesunyian beberapa saat…seorang murid mencoba memecah kesunyian itu dengan pertanyaan : &lt;br /&gt;" Oh! sheikh, apa yang anda lakukan saat ber khalwat?&lt;br /&gt;Mawlana kemudian menatap murid itu dengan tersenyum&lt;br /&gt;sambil mengatakan : " Menari!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Pendidikan - &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang pangeran yang mewakili sekelompok murid&lt;br /&gt;mengatakan pada Mawlana bahwa mereka berniat &lt;br /&gt;melanjutkan pendidikan. Mawlana menjawab dengan&lt;br /&gt;berteriak, " Buat apa ?! "&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Stress -&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang businessman yang super sibuk bertanya pada&lt;br /&gt;syekh apa yang harus dilakukannya sehubungan dengan&lt;br /&gt;rutinitasnya yang tak pernah berhenti dan menimbulkan&lt;br /&gt;stress. "Berhenti saja." Jawab Mawlana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Oh! Sheikh I Love You - &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai tanda cintanya, seorang murid memberi Mawlana&lt;br /&gt;sejumlah besar uang dari kantongnya. Oleh Mawlana uang itu diterima dengan senang hati. &lt;br /&gt;"Kamu masih butuh uang?" tanya Mawlana.&lt;br /&gt;"Oh! ya guru. " Jawab murid itu.&lt;br /&gt;"Aku terima hadiahmu. Sekarang …aku berikan uang ini&lt;br /&gt;padamu." Kata Mawlana dengan tersenyum. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Bayi -&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Oh! sheikh doakan agar aku punya seorang bayi," tanya seorang pria. "Kamu sudah menikah ? " tanya Mawlana. "Belum," Jawab pria itu. Mawlanapun tersenyum ...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Ragu-ragu -&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dialog antara seorang pria dengan Mawlana : &lt;br /&gt;"Ya! sheikh, dapatkah kita menggunakan parfum yang&lt;br /&gt;mengandung alkohol ?" "Itu alkohol atau parfum?"&lt;br /&gt;"Parfum" &lt;br /&gt;"Ya, gunakan saja"&lt;br /&gt;"Tapi sheikh, ada alkoholnya!"&lt;br /&gt;"Itu alkohol atau parfum?"&lt;br /&gt;"Parfum"&lt;br /&gt;"Pakai saja"&lt;br /&gt;"Tapi sheikh, itu ada alkoholnya!"&lt;br /&gt;"Berarti kamu ragu-ragu ... "&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Protokol -&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu ketika Mawlana memberi sebuah suhbah, salah satu pendengarnya adalah seorang politikus yang amat&lt;br /&gt;berpengaruh. Politisi itu selalu melirik jam&lt;br /&gt;tangannya. "Apakah yang mulia sedang terburu-buru&lt;br /&gt;untuk pergi ke acara lain ? "&lt;br /&gt;"Oh! tidak sheikh", jawab politikus itu sambil meminta maaf. Ketika acara telah usai, politikus itu terus menengok limousine-nya. Mawlana bertanya kembali," Apakah limo anda mau pergi sekarang ?"&lt;br /&gt;"Oh! tidak sheikh, cuma sopir saya sudah menyalakan&lt;br /&gt;mobil," "Anda kan seorang Menteri, mobil dan sopir&lt;br /&gt;tidak mungkin pergi meninggalkan anda," kata Mawlana. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Merokok -&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika seorang sultan bertanya pada Mawlana, " Oh!&lt;br /&gt;sheikh Nazim, apakah anda merokok ?"&lt;br /&gt;"Menolong setan?!" Mawlana bertanya kembali pada&lt;br /&gt;sultan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Kematian - &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang pria menelpon Mawlana dengan nada putus asa,"&lt;br /&gt;Oh! sheikh, apa yang harus kulakukan..apa yang mesti&lt;br /&gt;kulakukan ? ayahku baru saja meninggal dunia."&lt;br /&gt;"Kubur dia," jawab Mawlana kalem.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wa min Allah at tawfiq &lt;br /&gt;posted by mevlanasufi at 9:33 PM 0 comments &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saturday, April 02, 2005&lt;br /&gt;MINYAK UNTUK RAKYAT &lt;br /&gt;Maulana Sheikh Muhammad Nazim Adil al Haqqani &lt;br /&gt;Cyprus. 17th November 2003 &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Destur ya Sultanu-l Awliya, Meded, Destur ya&lt;br /&gt;Rijalallah, ya 'Ibadallahi muhlisin, Meded. &lt;br /&gt;Audhu bi-llahi mina shaitani rajim, Bismillahir&lt;br /&gt;Rahmanir Rahim, la haula wa la quwatta illa bi-llahi-l 'Aliyu-l 'Azim. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kalian mengatakan Ya Tuhan, tolonglah kami ! Maka pertolongan surgawi akan mengalir. Ada sebuah sungai yang mengalir melewati desa ini menuju ke lautan. Siapa yang membutuhkan, bisa membuka air itu ke tempatnya untuk dipergunakan dengan gratis. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itu adalah anugerah dari Allah bagi hamba-hambanya.&lt;br /&gt;Nabi melarang siapapun untuk menguasai AIR, API dan&lt;br /&gt;PADANG RUMPUT bagi kepentingan pribadi. Tak seorang pun boleh menahan 3 hal tersebut. Jika berasal dari&lt;br /&gt;pegunungan dan daerah-daerah yang tak bertuan, maka&lt;br /&gt;tak seorangpun yang dapat menguasai, membeli ataupun&lt;br /&gt;menjualnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak seorangpun bisa mengatakan," Jangan membawa&lt;br /&gt;ternakmu ke daerah ini." Tetapi lihatlah saat ini,&lt;br /&gt;sebuah kesalahan besar bagi pemerintah, memisahkan &lt;br /&gt;binatang–binatang ternak dari daerah pegunungan. Ini&lt;br /&gt;melanggar shariat, hukum Ilahi. Pemerintah tidak boleh mengatakan "Ini milikku" .Memangnya siapa kalian? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tugas pemerintah adalah menjaga dan mengawasi rakyat,&lt;br /&gt;tidak untuk menindas. Dan antar rakyat tidak boleh&lt;br /&gt;saling mencuri dan berbuat jahat. Ketika ada yang&lt;br /&gt;melarang rakyat untuk mengambil air yang berasal &lt;br /&gt;dari pegunungan, dan sungai-sungai, dan mengharuskan&lt;br /&gt;mereka untuk membayarnya, maka itu adalah Haram !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di beberapa wilayah, orang-orang membuat api untuk&lt;br /&gt;menghangatkan badan atau menjaga diri dari binatang&lt;br /&gt;buas. Api juga tidak boleh ada pelarangan. Ada&lt;br /&gt;beberapa Alim Ulama yang kami sebut sebagai&lt;br /&gt;perpustakaan berjalan, karena jika kalian bertanya&lt;br /&gt;apapun, dia akan menjawab tanpa mencari di buku-buku &lt;br /&gt;perpustakaan. Ingatan mereka amat kuat dan luas, dia &lt;br /&gt;adalah paman Sheikh Hisham dan Sheikh Adnan, Sheikh&lt;br /&gt;Abdullah Alayli, yang memberikan fatwa tentang API. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang Rasulullah saw maksudkan adalah api yang&lt;br /&gt;berasal dari yang mengalir. Arti api disini adalah&lt;br /&gt;bahan bakar minyak yang datang dari Malaysia, Brunei,&lt;br /&gt;India, Philippines, Arabia, Baghdad, Syria, Turkey,&lt;br /&gt;Russia, Libya, Egypt, Yemen dan negara-negara&lt;br /&gt;penghasil minyak lainnya. Nabi saw tidak mengatakan&lt;br /&gt;kayu-kayu yang dijadikan api namun yang dimaksud nabi adalah minyak bumi, bahan bakar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nabi saw mengatakan semua negara yang mengamalkan&lt;br /&gt;shariat, aturan suci, hukum surgawi harus paham bahwa&lt;br /&gt;apapun yang berasal dari bumi, maka umat Muhammad saw&lt;br /&gt;harus mendapat bagian, tidak boleh ada yang&lt;br /&gt;menahannya. Siapapun! Itu adalah Fatwa yang kuat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka saya katakan siapapun yang berkuasa di Baqhdad,&lt;br /&gt;Raja atau sultan, presiden harus memberi warga&lt;br /&gt;negaranya bagian dari apa yang Allah anugerahkan pada&lt;br /&gt;mereka, yaitu minyak. Namun saat ini terjadi fitnah,&lt;br /&gt;sultan mereka seorang tiran yang menahan minyak untuk&lt;br /&gt;diri mereka sendiri, juga dimanapun dinegara-negara&lt;br /&gt;islam, tiran-tiran menguasai minyak dan tidak&lt;br /&gt;memberikan apapun pada rakyat. Itu adalah Haram! &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai para pemimpin mereka mematuhi Shariatullah,&lt;br /&gt;maka Allah tidak akan menolong mereka. Semua warga&lt;br /&gt;negara dibawah Seorang Pemimpin, Raja yang telah&lt;br /&gt;memberikan sumpahnya harus mendapatkan bagian. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya mendengar Iraq mendapat keuntungan pertahun &lt;br /&gt;sebesar 25 milyar Dollar dari penjualan minyak. Berapa orang yang hidup disana? 25 juta orang. Bahkan jika pemerintah menggunakannya untuk kebutuhan administrasi dan kebutuhan rakyat sendiri sebesar 10 milyar, kemudian 5 milyar untuk kebutuhan kerajaan dan wilayah-wilayah lain didalamnya. Masih sisa 10 milyar, itu harus diberikan pada rakyat! besar atau kecil, tiap tahun rakyat harus diberi bagian, sehingga mereka hidup tenang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang-orang tidak bertanya kemana larinya 10 milyar&lt;br /&gt;dollar pertahun itu. Kemana dikirim, untuk tujuan apa? untuk membuat patung emas? untuk patung besi, ribuan mobil, istana-istana, perhiasan emas yang tak&lt;br /&gt;terhitung jumlahnya, untuk apa? Tak ada orang Arab&lt;br /&gt;yang menanyakan ini? Mengapa? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi nanti Allah akan menanyai mereka, karena sama&lt;br /&gt;saja mendukung orang berbuat zalim, yang tidak&lt;br /&gt;menolong rakyat dan mematuhi perintah Ilahi. Raja&lt;br /&gt;harus memberikan 10 milyar bagi ke 25 juta rakyat.&lt;br /&gt;Berapa yang akan diterima tiap orang? 400 - 500 dollar perorang pertahunnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika satu keluarga ada 5 orang maka harus diberikan&lt;br /&gt;bagian pada keluarga itu 2000 dollar. Itu paling&lt;br /&gt;sedikit. Lihatlah keistimewaan Nabi saw, bagaimana&lt;br /&gt;beliau membawa solusi bagi kesulitan bangsa-bangsa.&lt;br /&gt;Itu sudah cukup, bagian untuk rakyat agar bisa&lt;br /&gt;disimpan. Ini bukan uang dari hasil bekerja atau gaji&lt;br /&gt;mereka. Mereka bisa bekerja dan memperoleh&lt;br /&gt;penghasilan, namun ini adalah masalah lain. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah yang menganugerahi 25 juta orang dengan 10 &lt;br /&gt;milyar sebagai bagian untuk mereka. Mereka harus&lt;br /&gt;mengatakan "Shukr, ya Rabbi, Shukr, ya Rabbi, Shukr,&lt;br /&gt;Alhamdulillah!" &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun lihatlah saat ini! tak ada seorangpun yang&lt;br /&gt;diberi, bahkan 1 realpun. Di Arab Saudi ada sumber&lt;br /&gt;minyak yang besar dengan hasil yang luar biasa. &lt;br /&gt;Dikemanakan hasil semua itu? Ada sedikitnya 30 juta&lt;br /&gt;penduduk di Saudi Arabia. Kemana uang itu disalurkan ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah Allah memerintahkan hal itu untuk di simpan,&lt;br /&gt;dijaga sebagai harta bagi mereka sendiri atau untuk&lt;br /&gt;diberikan kepada rakyat?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;'Wa anfiqu fi sabi-lliah', .'wa-lladhina yuqimuna&lt;br /&gt;salata wa yunfiquna min ma razaqnahum'. Infaqkanlah !&lt;br /&gt;Allah menganugerahi mereka minyak bukan untuk disimpan sebagai harta tapi untuk diberikan pada rakyat! Tidak akan ada masalah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buat apa gunanya uang kertas. Kalian bisa menggunakan&lt;br /&gt;emas dan perak. Tak ada krisis ekonomi. Triliyun&lt;br /&gt;pound, riyal, Euro dan dollar disimpan di bank !&lt;br /&gt;Kenapa disimpan disana? Mengapa tidak digunakan untuk&lt;br /&gt;ibadah di jalan Allah? Untuk kepentingan hamba-hamba&lt;br /&gt;Allah? Apa yang kalian lakukan? Apakah ini manusiawi?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada akhirnya mereka para Raja akan dimasukkan ke&lt;br /&gt;mercedes atau rolls royce warna hitam, menutupnya dan&lt;br /&gt;diantar ke pemakaman. Kebodohan macam apa ini ? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Singa adalah seekor binatang buas. Dia berburu, makan&lt;br /&gt;dan meninggalkan sisanya. Hal itu mengajari manusia&lt;br /&gt;agar membagikan apa saja yang telah kalian raih. Singa yang telah kenyang akan meninggalkan hasil buruannya, siapapun yang mau dapat mendatangi dan memakannya. Hanya beruang yang menggali tanah dan mengubur hasil buruannya, tidak mengijinkan siapapun untuk memakannya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menyimpan. Kebanyakan orang seperti beruang. Mereka&lt;br /&gt;makan dan makan, sisanya disimpan. Simpanlah dan&lt;br /&gt;selamatkan harta kalian itu, namun kalian sendiri&lt;br /&gt;tidak akan terselamatkan! Siapapun yang menyimpan&lt;br /&gt;uang, dan tidak diberikan dijalan Allah, maka tidak&lt;br /&gt;akan selamat dari neraka! Jika Manusia mengikuti apa yang Allah perintahkan maka dunia ini seharusnya&lt;br /&gt;seperti surga. Namun mereka mengikuti ajaran setan,&lt;br /&gt;tidak mengikuti apa yang Nabi saw ajarkan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada Pharaoh dari Mesir yang mayatnya disimpan dan&lt;br /&gt;dikubur bersama harta-harta mereka. Apa yang terjadi? Apa yang mereka selamatkan? Bisakah hartanya menyelamatkan dia? Orang-orang mengambil&lt;br /&gt;perhiasan-perhiasan mereka dan meletakkan Pharaoh&lt;br /&gt;dalam kotak kaca agar bisa dilihat orang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu saya masih di Sekolah Dasar, pada buku sejarah&lt;br /&gt;memperlihatkan kepala Ramses kedua. Jelek sekali.&lt;br /&gt;Ternyata Harta tak mampu menyelamatkan dia. La haula&lt;br /&gt;wa la quwatta illa billah. Jika kalian meminta,"Ya &lt;br /&gt;Allah, berilah kami pertolongan dari samudra&lt;br /&gt;PertolonganMu yang tak ada batasnya". Maka Allah akan&lt;br /&gt;menjawab,"Rahmat Ku selalu mengalir, ambillah &lt;br /&gt;sesukamu. Mintalah, maka kalian akan diberi". &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun jika kalian tidak meminta, kalian tak akan bisa&lt;br /&gt;meraihnya, bukan begitu ! Karena rahmat Allah selalu&lt;br /&gt;mengalir dan gratis, bukan seperti pemerintah - pemerintah saat ini. Mereka seperti tiran-tiran &lt;br /&gt;yang menguasai dengan tangannya dan menahan kalian&lt;br /&gt;untuk hidup layaknya manusia bebas yang diberi&lt;br /&gt;kehormatan. Mereka merampas kehormatan kalian. Para&lt;br /&gt;tiran tidak seharusnya berkuasa, periode mereka telah&lt;br /&gt;lewat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga Allah memaafkan saya dan merakmati kalian.&lt;br /&gt;Memberi kalian kehormatan dari Nabi yang paling&lt;br /&gt;terhormat, Nabi Muhammad. Fatiha. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wa min Allah at Tawfiq &lt;br /&gt;posted by mevlanasufi at 9:33 PM 0 comments &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MINYAK UNTUK RAKYAT&lt;br /&gt;Maulana Sheikh Muhammad Nazim Adil al Haqqani &lt;br /&gt;Cyprus. 17th November 2003 &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Destur ya Sultanu-l Awliya, Meded, Destur ya&lt;br /&gt;Rijalallah, ya 'Ibadallahi muhlisin, Meded. &lt;br /&gt;Audhu bi-llahi mina shaitani rajim, Bismillahir&lt;br /&gt;Rahmanir Rahim, la haula wa la quwatta illa bi-llahi-l&lt;br /&gt;'Aliyu-l 'Azim. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kalian mengatakan Ya Tuhan, tolonglah kami ! Maka&lt;br /&gt;pertolongan surgawi akan mengalir. Ada sebuah sungai&lt;br /&gt;yang mengalir melewati desa ini menuju ke lautan.&lt;br /&gt;Siapa yang membutuhkan, bisa membuka air itu ke&lt;br /&gt;tempatnya untuk dipergunakan dengan gratis. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itu adalah anugerah dari Allah bagi hamba-hambanya.&lt;br /&gt;Nabi melarang siapapun untuk menguasai AIR, API dan&lt;br /&gt;PADANG RUMPUT bagi kepentingan pribadi. Tak seorangpun&lt;br /&gt;boleh menahan 3 hal tersebut. Jika berasal dari&lt;br /&gt;pegunungan dan daerah-daerah yang tak bertuan, maka&lt;br /&gt;tak seorangpun yang dapat menguasai, membeli ataupun&lt;br /&gt;menjualnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak seorangpun bisa mengatakan," Jangan membawa&lt;br /&gt;ternakmu ke daerah ini." Tetapi lihatlah saat ini,&lt;br /&gt;sebuah kesalahan besar bagi pemerintah, memisahkan &lt;br /&gt;binatang–binatang ternak dari daerah pegunungan. Ini&lt;br /&gt;melanggar shariat, hukum Ilahi. Pemerintah tidak boleh&lt;br /&gt;mengatakan "Ini milikku" .Memangnya siapa kalian? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tugas pemerintah adalah menjaga dan mengawasi rakyat,&lt;br /&gt;tidak untuk menindas. Dan antar rakyat tidak boleh&lt;br /&gt;saling mencuri dan berbuat jahat. Ketika ada yang&lt;br /&gt;melarang rakyat untuk mengambil air yang berasal &lt;br /&gt;dari pegunungan, dan sungai-sungai, dan mengharuskan&lt;br /&gt;mereka untuk membayarnya, maka itu adalah Haram !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di beberapa wilayah, orang-orang membuat api untuk&lt;br /&gt;menghangatkan badan atau menjaga diri dari binatang&lt;br /&gt;buas. Api juga tidak boleh ada pelarangan. Ada&lt;br /&gt;beberapa Alim Ulama yang kami sebut sebagai&lt;br /&gt;perpustakaan berjalan, karena jika kalian bertanya&lt;br /&gt;apapun, dia akan menjawab tanpa mencari di buku-buku &lt;br /&gt;perpustakaan. Ingatan mereka amat kuat dan luas, dia &lt;br /&gt;adalah paman Sheikh Hisham dan Sheikh Adnan, Sheikh&lt;br /&gt;Abdullah Alayli, yang memberikan fatwa tentang API. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang Rasulullah saw maksudkan adalah api yang&lt;br /&gt;berasal dari yang mengalir. Arti api disini adalah&lt;br /&gt;bahan bakar minyak yang datang dari Malaysia, Brunei,&lt;br /&gt;India, Philippines, Arabia, Baghdad, Syria, Turkey,&lt;br /&gt;Russia, Libya, Egypt, Yemen dan negara-negara&lt;br /&gt;penghasil minyak lainnya. Nabi saw tidak mengatakan&lt;br /&gt;kayu-kayu yang dijadikan api namun yang dimaksud nabi &lt;br /&gt;adalah minyak bumi, bahan bakar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nabi saw mengatakan semua negara yang mengamalkan&lt;br /&gt;shariat, aturan suci, hukum surgawi harus paham bahwa&lt;br /&gt;apapun yang berasal dari bumi, maka umat Muhammad saw&lt;br /&gt;harus mendapat bagian, tidak boleh ada yang&lt;br /&gt;menahannya. Siapapun! Itu adalah Fatwa yang kuat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka saya katakan siapapun yang berkuasa di Baqhdad,&lt;br /&gt;Raja atau sultan, presiden harus memberi warga&lt;br /&gt;negaranya bagian dari apa yang Allah anugerahkan pada&lt;br /&gt;mereka, yaitu minyak. Namun saat ini terjadi fitnah,&lt;br /&gt;sultan mereka seorang tiran yang menahan minyak untuk&lt;br /&gt;diri mereka sendiri, juga dimanapun dinegara-negara&lt;br /&gt;islam, tiran-tiran menguasai minyak dan tidak&lt;br /&gt;memberikan apapun pada rakyat. Itu adalah Haram! &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai para pemimpin mereka mematuhi Shariatullah,&lt;br /&gt;maka Allah tidak akan menolong mereka. Semua warga&lt;br /&gt;negara dibawah Seorang Pemimpin, Raja yang telah&lt;br /&gt;memberikan sumpahnya harus mendapatkan bagian. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya mendengar Iraq mendapat keuntungan pertahun &lt;br /&gt;sebesar 25 milyar Dollar dari penjualan minyak. Berapa&lt;br /&gt;orang yang hidup disana? 25 juta orang. Bahkan jika&lt;br /&gt;pemerintah menggunakannya untuk kebutuhan administrasi&lt;br /&gt;dan kebutuhan rakyat sendiri sebesar 10 milyar, &lt;br /&gt;kemudian 5 milyar untuk kebutuhan kerajaan dan&lt;br /&gt;wilayah-wilayah lain didalamnya. Masih sisa 10 milyar,&lt;br /&gt;itu harus diberikan pada rakyat! besar atau kecil,&lt;br /&gt;tiap tahun rakyat harus diberi bagian, sehingga mereka&lt;br /&gt;hidup tenang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang-orang tidak bertanya kemana larinya 10 milyar&lt;br /&gt;dollar pertahun itu. Kemana dikirim, untuk tujuan apa?&lt;br /&gt;untuk membuat patung emas? untuk patung besi, ribuan&lt;br /&gt;mobil, istana-istana, perhiasan emas yang tak&lt;br /&gt;terhitung jumlahnya, untuk apa? Tak ada orang Arab&lt;br /&gt;yang menanyakan ini? Mengapa? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi nanti Allah akan menanyai mereka, karena sama&lt;br /&gt;saja mendukung orang berbuat zalim, yang tidak&lt;br /&gt;menolong rakyat dan mematuhi perintah Ilahi. Raja&lt;br /&gt;harus memberikan 10 milyar bagi ke 25 juta rakyat.&lt;br /&gt;Berapa yang akan diterima tiap orang? 400 - 500 dollar&lt;br /&gt;perorang pertahunnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika satu keluarga ada 5 orang maka harus diberikan&lt;br /&gt;bagian pada keluarga itu 2000 dollar. Itu paling&lt;br /&gt;sedikit. Lihatlah keistimewaan Nabi saw, bagaimana&lt;br /&gt;beliau membawa solusi bagi kesulitan bangsa-bangsa.&lt;br /&gt;Itu sudah cukup, bagian untuk rakyat agar bisa&lt;br /&gt;disimpan. Ini bukan uang dari hasil bekerja atau gaji&lt;br /&gt;mereka. Mereka bisa bekerja dan memperoleh&lt;br /&gt;penghasilan, namun ini adalah masalah lain. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah yang menganugerahi 25 juta orang dengan 10 &lt;br /&gt;milyar sebagai bagian untuk mereka. Mereka harus&lt;br /&gt;mengatakan "Shukr, ya Rabbi, Shukr, ya Rabbi, Shukr,&lt;br /&gt;Alhamdulillah!" &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun lihatlah saat ini! tak ada seorangpun yang&lt;br /&gt;diberi, bahkan 1 realpun. Di Arab Saudi ada sumber&lt;br /&gt;minyak yang besar dengan hasil yang luar biasa. &lt;br /&gt;Dikemanakan hasil semua itu? Ada sedikitnya 30 juta&lt;br /&gt;penduduk di Saudi Arabia. Kemana uang itu disalurkan ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah Allah memerintahkan hal itu untuk di simpan,&lt;br /&gt;dijaga sebagai harta bagi mereka sendiri atau untuk&lt;br /&gt;diberikan kepada rakyat?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;'Wa anfiqu fi sabi-lliah', .'wa-lladhina yuqimuna&lt;br /&gt;salata wa yunfiquna min ma razaqnahum'. Infaqkanlah !&lt;br /&gt;Allah menganugerahi mereka minyak bukan untuk disimpan&lt;br /&gt;sebagai harta tapi untuk diberikan pada rakyat !&lt;br /&gt;Tidak akan ada masalah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buat apa gunanya uang kertas. Kalian bisa menggunakan&lt;br /&gt;emas dan perak. Tak ada krisis ekonomi. Triliyun&lt;br /&gt;pound, riyal, Euro dan dollar disimpan di bank !&lt;br /&gt;Kenapa disimpan disana? Mengapa tidak digunakan untuk&lt;br /&gt;ibadah di jalan Allah? Untuk kepentingan hamba-hamba&lt;br /&gt;Allah? Apa yang kalian lakukan? Apakah ini manusiawi?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada akhirnya mereka para Raja akan dimasukkan ke&lt;br /&gt;mercedes atau rolls royce warna hitam, menutupnya dan&lt;br /&gt;diantar ke pemakaman. Kebodohan macam apa ini ? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Singa adalah seekor binatang buas. Dia berburu, makan&lt;br /&gt;dan meninggalkan sisanya. Hal itu mengajari manusia&lt;br /&gt;agar membagikan apa saja yang telah kalian raih. Singa&lt;br /&gt;yang telah kenyang akan meninggalkan hasil buruannya,&lt;br /&gt;siapapun yang mau dapat mendatangi dan memakannya.&lt;br /&gt;Hanya beruang yang menggali tanah dan mengubur hasil &lt;br /&gt;buruannya, tidak mengijinkan siapapun untuk memakannya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menyimpan. Kebanyakan orang seperti beruang. Mereka&lt;br /&gt;makan dan makan, sisanya disimpan. Simpanlah dan&lt;br /&gt;selamatkan harta kalian itu, namun kalian sendiri&lt;br /&gt;tidak akan terselamatkan! Siapapun yang menyimpan&lt;br /&gt;uang, dan tidak diberikan dijalan Allah, maka tidak&lt;br /&gt;akan selamat dari neraka! Jika Manusia mengikuti apa &lt;br /&gt;yang Allah perintahkan maka dunia ini seharusnya&lt;br /&gt;seperti surga. Namun mereka mengikuti ajaran setan,&lt;br /&gt;tidak mengikuti apa yang Nabi saw ajarkan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada Pharaoh dari Mesir yang mayatnya disimpan dan&lt;br /&gt;dikubur bersama harta-harta mereka. Apa yang terjadi? &lt;br /&gt;Apa yang mereka selamatkan? Bisakah hartanya &lt;br /&gt;menyelamatkan dia? Orang-orang mengambil&lt;br /&gt;perhiasan-perhiasan mereka dan meletakkan Pharaoh&lt;br /&gt;dalam kotak kaca agar bisa dilihat orang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu saya masih di Sekolah Dasar, pada buku sejarah&lt;br /&gt;memperlihatkan kepala Ramses kedua. Jelek sekali.&lt;br /&gt;Ternyata Harta tak mampu menyelamatkan dia. La haula&lt;br /&gt;wa la quwatta illa billah. Jika kalian meminta,"Ya &lt;br /&gt;Allah, berilah kami pertolongan dari samudra&lt;br /&gt;PertolonganMu yang tak ada batasnya". Maka Allah akan&lt;br /&gt;menjawab,"Rahmat Ku selalu mengalir, ambillah &lt;br /&gt;sesukamu. Mintalah, maka kalian akan diberi". &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun jika kalian tidak meminta, kalian tak akan bisa&lt;br /&gt;meraihnya, bukan begitu ! Karena rahmat Allah selalu&lt;br /&gt;mengalir dan gratis, bukan seperti&lt;br /&gt;pemerintah-pemerintah saat ini. Mereka seperti&lt;br /&gt;tiran-tiran &lt;br /&gt;yang menguasai dengan tangannya dan menahan kalian&lt;br /&gt;untuk hidup layaknya manusia bebas yang diberi&lt;br /&gt;kehormatan. Mereka merampas kehormatan kalian. Para&lt;br /&gt;tiran tidak seharusnya berkuasa, periode mereka telah&lt;br /&gt;lewat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga Allah memaafkan saya dan merakmati kalian.&lt;br /&gt;Memberi kalian kehormatan dari Nabi yang paling&lt;br /&gt;terhormat, Nabi Muhammad. Fatiha. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wa min Allah at Tawfiq &lt;br /&gt;posted by mevlanasufi at 9:33 PM 0 comments &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Friday, April 01, 2005&lt;br /&gt;Jadilah Cermin yang Memantulkan &lt;br /&gt;Mawlana Syaikh Nazim Adil al-Haqqani &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bumi tak memiliki cahaya sendiri, namun dengan pantulan dari cahaya matahari dia menerangi rembulan, dan walaupun bumi tak mampu memegangi &lt;br /&gt;planet besar di orbitnya dia tetap mampu memegang bulan. Hendaknya kalian mengambil kebijaksanaan dari teladan ini. Bahkan bila kalian belum sempat diberi kekuatan untuk bersinar, cobalah untuk menjadi cermin, untuk memantulkan cahaya-cahaya tersebut. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya karena kalian belum dapat menjadi alat bagi pemandu orang banyak, bukanlah berarti kalian tak dapat mempengaruhi beberapa orang dan membantu mereka kepada Thariqah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berlakulah seikhlas mungkin terhadap orang, maka cahaya sufi mungkin datang kepada kalian dan melewati kalian. Dan janganlah berputus asa bila hanya sedikit orang yang tertarik, atau bahkan bila hanya seorang saja yang terpengaruh dengan kehadiran kalian ditengah masyarakat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nabi Muhammad saw pernah bersabda," Barang siapa yang membimbing satu orang kepada kebenaran, telah memiliki lebih baik dari bumi semesta alam dan &lt;br /&gt;isinya, karena dia telah memiliki kesenangan RobNya". &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perjalanan Ruhani Dibawah Perlindungan&lt;br /&gt;Mawlana Syaikh Nazim Adil al-Haqqani&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan pernah berpikir bahwa kalian dapat melakukan perjalanan berat dalam dunia spiritual yang demikian luasnya hanya sendirian tanpa seorang pendamping. Bahkan bila kalian tinggal dirumah yang sangat indah dan besar, kalian tetap akan merasa ketakutan bila sendirian dirumah itu. Tetapi bila ada orang lain disana, kalian akan merasa aman. Dalam perjalanan ruhani Thariqat, kalian harus menemukan seseorang yang dengannya hati kalian merasa terpuaskan. Meskipun Mursyid kalian secara fisik berada lima ribu mil jauhnya dari kalian, tetapi hati kalian akan selalu merasakan kehadirannya dan matanya mengawasi kalian. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meskipun demikian, hanya karena kalian "belum dewasalah" maka kalian belum diberi apa-apa. Kalian masih seperti kanak-kanak balita yang belum mengerti berharganya mutiara, kalian bahkan dengan senang hati menukarkan mutiara dengan sebuah permen. Kalian baru bisa mendapatkan hadiah apa saja bila dapat merawatnya dengan baik. Begitu banyak hadiah berharga yang menanti dalam kehidupan ruhani, namun terlarang bagi siapapun untuk menerimanya, kecuali mereka yang mampu menjaganya saja. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak satupun didunia ini yang sepadan dengan harta yang menanti kita. Namun kunci menuju kesana dijaga oleh tangan-tangan Penjaga. Kalian harus bersyukur padaNYa bahwa Allah Azza wa Jalla telah menganugerahi harta tersebut dan Dia menjauhkan dari kita, dan tetap terjaga ditangan yang dapat dipercaya hingga masanya kalian siap menerimanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wa min Allah at Tawfiq&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7164488-111488218218333320?l=ariefhamdani.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7164488/posts/default/111488218218333320'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7164488/posts/default/111488218218333320'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ariefhamdani.blogspot.com/2005/04/karena-cinta.html' title='Karena Cinta'/><author><name>arief hamdani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17386119859264376167</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://img.photobucket.com/albums/v245/mevlanasufi/arief2.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7164488.post-110785439404381414</id><published>2005-02-08T16:18:00.000+07:00</published><updated>2005-02-08T16:19:54.043+07:00</updated><title type='text'>Pemindahan Ilmu dari Hati ke Hati</title><content type='html'>Penuntun Ilahiah, Pendengaran Hati&lt;br /&gt;Shaykh Muhammad Nazim Adil al-Haqqani&lt;br /&gt;Lefke Cyprus 2004&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengetahuan datang dengan 2 cara. Yang satu dengan mendengar dari luar dan menggunakannya untuk ditujukan pada diri sendiri. Dan yang kedua pengetahuan yang datang dari hati nurani sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun beberapa pengetahuan yang datang dari hati nurani sendiri lebih kuat, untuk mendorong seseorang menuju target yang ingin dicapainya. Dengan kata lain , jika sebuah perintah datang dari luar, ego kita tak peduli untuk menerimanya namun bila datang dari diri dan hati kalian sendiri, maka hal itu lebih efektif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ego tidak ingin diperintah, tapi jika perintah itu datang dari dalam hati, kalian akan melihatnya lebih mulia. Kalian mendengar banyak pelajaran, namun sebenarnya kalian menunggu perintah-perintah tersebut datang dari diri kalian sendiri. Penuntun yang benar dan Ilahiah datang dengan cara yang kedua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang awliya bisa saja berpidato namun dia juga mengirim inspirasi pada hati-hati kita, Awliya memindahkan ilmu dan hikmah dari hati ke hati. Seorang mursyid/guru pembimbing mungkin mengajar dengan inspirasi. Namun tentang pengetahuan yang datang itu seseorang mengatakan, " Saya sedang berpikir tentang ini." Semakin kita menyucikan diri, makin banyak gelombang kebijaksanaan Ilahiah yang&lt;br /&gt;ditangkap oleh pendengaran hati kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nabi saw bersabda bahwa jika manusia dapat menjaga hatinya tetap suci, dan beribadah khusyu selama 40 hari, maka dia akan menangkap kearifan Ilahiah dalam hatinya dan mampu berbicara tentang kearifan, yang memang adalah inti dari segala pengetahuan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wa min Allah at Tawfiq&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang Terjadi Setelah Kematian ? &lt;br /&gt;Shaykh Muhammad Hisham Kabbani&lt;br /&gt;Jakarta' Suhbat 10 Des 2004&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika engkau dimasukkan ke liang kubur, merekapun melemparkan tanah padamu. Itu adalah sunah. Apakah alasannya? Setiap jengkal tanah akan meresap jasad si almarhum. Habil terbunuh oleh Qabil. Kemudian Allah swt menunjukkan bagaimana mengubur jasad tersebut. Jika&lt;br /&gt;manusia tidak belajar bagaimana mengubur jasad orang  mati, maka "Jika jasad orang mati tidak tertutupi oleh tanah, bau jasad itu membuat orang seluruh bumi pingsan."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanah yang dibuat untuk mengubur jasad itu adalah rahmat dan karunia Allah. Bila jasad tidak dikubur semua orang akan mengutuk si orang yang meninggal karena bau busuk yang berasal dari mayatnya. Artinya&lt;br /&gt;ketika kalian menguburnya, kalian juga sedang menutupi aibnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu asma Allah adalah Sattar, Dia Yang menutupi dosa. Dia sedang menutupi jasad dengan menguburnya. Kalian tak dapat melihat jasad itu di lantai, lalu hidup! itulah ketakutan yang muncul dalam hati kalian ketika jasad tidak dikuburkan. Jika seseorang meninggal di rumah dan jasadnya disana, merekapun jadi takut. Apa yg mereka takutkan ? Kematian adalah penampakan yg agung, sesuatu yang gigih dalam tubuh, yang kalian rasakan ketika akan melihat malaikat pencabut nyawa. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah membuat hal itu sebagai rahmat ketika kita menguburnya di dalam tanah. Jika jasad berada di atas tanah, kalian tak kan mampu makan, minum saat melihat jasad tsb, karena akan terlihat menjijikkan. Ketika seseorang meninggal setelah beberapa hari,&lt;br /&gt;kalian tak bisa makan &amp; minum. Kalian kubur dia karena gambaran menjijikkan itu. Jika kalian jijik dan merasa takut padanya, tahukah kalian apa yang dirasakan orang ( yg telah meninggal itu ) akan hukuman Allah ? Jawabannya : Mereka sedang memanggilmu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berapa banyak jasad yang sedang ketakutan akan siksaan Allah dan saat dikirim malaikat Munkar &amp; Nakir. Orang itu ditinggal sendirian, dibawah tanah, tak mampu bergerak ke kanan &amp; ke kiri karena ada tanah di sampingnya untuk menjaga jasad agar tetap lurus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiap orang akan mati, tak seorangpun terlewatkan. Nabi bersabda bahwa Allah mengirim ruh kembali ke jasad tsb. Begitu ruh dikembalikan, orang itupun duduk tegak. Jidatnya terantuk batu. Setiap dia ingin duduk kepalanya terantuk batu. Saat itulah dia tahu, bahwa saat itu adalah kali terakhir dia di dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia menyadari bahwa dia sedang berada di akherat. Dua malaikat datang, bertanya padanya,"Siapa Penciptamu ? Siapa pembawa pesan Nya ? Apa agamamu ? Dan apa kitab sucimu ?" Jika lidahmu membeku saat itu, maka kamu berada dalam bahaya. Jika lidahmu tidak membeku dan mampu menjawab, maka kamupun aman. Itulah mengapa dulu para shuyukhs menyuruh murid2nya untuk menyendiri di dalam kubur, untuk mengajari mereka, "Suatu hari kalian akan seperti itu." &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Merekapun sadar suatu hari pasti Allah swt akan  memanggil mereka. Jika kita merasakan ini dan menyadarinya, kita tak akan duduk berleha-leha. Kita akan duduk di pojok berdzikir dan bershalawat dan&lt;br /&gt;membaca Quran, hanya memuji Tuhan kita dan menanti  saat kematian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan Allah membuat kita ghaafil, cuek tak peduli. Itulah saat kita sedang sibuk dengan pekerjaan dunia. Tanpa itu, dunia akan berhenti. Jika Allah tak membuat kita cuek, maka semuanya tak akan bergerak.&lt;br /&gt;Para awliya bukan orang2 yang cuek tak peduli. Itulah mengapa tiap saat mereka selalu berdzikir, tiap saat mereka ikuti muridnya untuk mengawasi kelakuan mereka. 24 jam mereka awasi murid2nya. Semoga Allah mengampuni dan menyelamatkan kita semua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya sedang melihat dan teringat ketika dulu pernah melihat foto2 dua orang murid wanita di dinding dan saya teringat mereka meninggalkan semuanya dan pergi. Kalian tidak akan membawa apapun, walaupun cuma  baju dan cincin. Berangkat dan pergi. Semoga Allah&lt;br /&gt;mengampuni kita. Ini sangat sulit bagaimana menghadapi kuburan kita?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rabi`a al`Adawiyya sering menangis seharian sambil istighfaar. Beliau berkata," Bagaimana aku tidak  beristighfar ? sedang aku tak tahu bagaimana Sayyidina Izrail akan mengambil nyawaku dengan siksaan2 atau kebaikan ?" Jika kalian tahu, maka semuanya lancar; &lt;br /&gt;tapi tak seorangpun tahu ! &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wa min Allah at Tawfiq, Bi hurmatil fatiha. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Freemason dan Anti Christ&lt;br /&gt;Shaykh Nazim al Haqqani &lt;br /&gt;Ditranslasi dari Defending The Truth&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kamu ingin mencapai tujuan dengan mudah dan selamat, lakukanlah pekerjaanmu dengan rahasia. Freemason adalah sebuah organisasi internasional dalam bidang persaudaraan dan penggalangan dana dengan tata cara dan atribut yang rahasia. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka melakukan apa saja dengan rahasia. Kadang-kadang orang menemukan mereka, namun mereka seperti kucing. Ketika seekor kucing mempunyai anak, dia akan menyembunyikannya. Jika seseorang menemukannya, mereka akan menyembunyikannya di tempat lain. Freemason seperti itu. Jika seseorang mengetahui sedikit tentang mereka, mereka akan mengganti seluruh kondisi kerjanya sehingga ketika orang itu datang lagi, dia akan menjadi bingung dan tidak mengerti apa sebenarnya yang mereka lakukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kerahasiaan mereka telah meliputi seluruh dunia saat ini. Semua orang-orang penting berada dalam kontrol mereka atau salah satunya adalah anggota mereka. Bahkan jika seseorang berada di posisi ke-2 secara hierarki, dia tidak akan tahu kepada siapa atasannya&lt;br /&gt;bertanggung jawab. Itulah gambaran kekuatan organisasi mereka. Masyarakat kelas bawah dalam kontrol mereka, bagitu pula masyarakat elit: kalangan pemerintahan, pendidikan, pers, mafia, angkatan bersenjata, ekonomi, bank, sekolah,… Mereka ada di mana-mana! &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak ada yang bisa dilakukan tanpa mereka. Kamu bisa melakukan suatu pekerjaan kecil, namun roda yang besar dalam kontrol mereka dan roda kecil itu harus mengikuti yang besar. Mereka yang mengendalikan komando. Hal ini akan terus berlangsung hingga Imam Mahdi as datang. Israel dalam kontrol mereka, begitu juga Amerika. Inggris dalam kontrol mereka, juga Jerman,China, Pakistan, Hindustan, Rusia, Turki, Hijas, Mesir, Libya, timur, barat, utara, selatan,… semuanya berada dalam kontrol mereka. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesulitan akan terus berlanjut selama umat muslim tidak peduli. Ketika muslim bangkit, mereka tidak bisa leluasa menjalankan keinginannya. Itulah sebabnya setiap hari mereka memberi valium kepada umat Islam, bukan dalam satuan miligram, tetapi gram! Jadi mereka akan tertidur pulas. Pengadilan dalam kontrol mereka,&lt;br /&gt;begitu juga polisi, militer, universitas, panti jompo, organisasi kepemudaan, lapangan golf, Raja Presiden, Sultan, … semuanya berada dalam kontrol mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rencana mereka adalah untuk memiliki hegemoni total di seluruh dunia, mereka berani menjamin hal itu, namun sekarang ini masih dirahasiakan. Mereka mengatur seluruh dunia dari bawah tanah. Tidak terlihat, tetapi ketika Dajjal datang akan menjadi jelas semuanya dalam 40 hari. Sekarang mereka mengontrol segalanya lewat jalur yang tersembunyi: fax, teleks, komputer, satelit, segalanya! Bahkan lewat kuil, gereja, sinagoga, masjid, organisasi keagamaan, semuanya harus&lt;br /&gt;dikontrol oleh salah satu anggota mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di antara pemuka agama, salah satunya harus mempunyai kekuasaan itu. Mereka tidak akan pasif, tetapi aktif dan secara dinamis bergerak menurut sasaran mereka. Tidak ada yang bisa menentangnya. Pasar kebutuhan pokok dalam kontrol mereka, stasiun radio, pers, segalanya dikontrol mereka. Mereka mendikte apa yang harus kamu pakai, bagaimana cara kamu tidur, tempat tidur macam apa yang kamu pakai,&lt;br /&gt;bagaimana dapur dan rumahmu, bagaimana kamu mencukur jenggotmu, bagaimana model rambutmu, segalanya akan mereka katakan kepadamu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hippies (gelandangan) dikontrol mereka, begitu juga dengan para penggemar musik punk rock, diskotik, dan musik pop. Mereka akan mengatakan kepadamu apa yang harus kamu minum. Rokok mereka kontrol, anggur dan kasino juga. Bank dunia dalam kontrol mereka. Supermarket dan Megamarket dikontrol mereka. Museum dan perpustakaan dikontrol mereka. Perang dikontrol mereka, pesta dikontrol mereka. Oposisi&lt;br /&gt;dikontrol mereka, penguasa dikontrol mereka juga. Pokoknya segalanya! Jika kamu tidak setuju dengan apa yang Saya katakan, buatlah suatu penelitian. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya Para Pembela Kebenaran yang merasa muak dengan segala pengontrolan mereka, dan berkata “Aku harus bebas!” Pembela kebenaran mencoba membebaskan diri dari mereka. Ada suatu kelompok yang sedang berkembang dan menamakan dirinya, “Defender of Truth, Pembela Kebenaran.” Setiap orang harus berjuang untuk mendapatkan predikat ini dan dengan demikian menjadi Pembela Kebenaran, sebab jika mereka tidak ada, kekuasaan Setan akan berlanjut sampai akhir zaman. Tetapi Saya berharap mereka akan berakhir pada milenium kedua ini. Setiap iklan milik mereka, mereka melakukan apa saja untuk menipu orang dan mengecoh masyarakat agar keluar dari jalur yang benar dan mengikuti keinginan mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika seseorang ingin melakukan sesuatu yang benar, mereka datang mengelilinginya, lalu menipunya sehingga orang itu akan pergi ke jalur sebaliknya. Muslim yang tidak acuh makin banyak, tetapi kita&lt;br /&gt;berharap hal ini akan segera berakhir dan orang-orang akan bangkit menyadari bahwa Setan dan agen-agennya telah menipu mereka, merampas kemuliaan mereka, kehormatan mereka, dan nilai-nilai luhur mereka dan&lt;br /&gt;memberikan sesuatu yang tidak berharga sebagai gantinya. Orang-orang meninggalkan berlian untuk mengejar barang-barang dari plastik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hormon dalam kontrol mereka. Makanan dan minuman dalam kontrol mereka. Pertanian dalam kontrol mereka. Kesehatan dan obat-obatan dikontrol mereka, dokter dan rumah sakit juga dikontrol mereka. &lt;br /&gt;Istri mereka sendiri dikontrol mereka, karena mereka mengirimkan istri-istrinya ke dokter-dokter pria untuk diperiksa walaupun itu adalah haram. Tidak ada yang berhak mengontrol mereka selain Allah. Tidak ada perlunya melakukan pemeriksaan seperti itu! Tetapi&lt;br /&gt;sebagaimana mereka mengatur seluruh umat manusia, mereka juga tidak mau ketinggalan mengontrol yang satu ini. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para wanita tidak menggunakan akalnya, jadi mereka lalu pergi untuk melihat apa yang terjadi. Sudah jelas kamu hamil dan akan melahirkan! Sejak bulan pertama para wanita ini pergi ke dokter dan setiap bulannya mereka akan dipindai (scan) yang sebenarnya&lt;br /&gt;menyakitkan bagi bayi. Dalam banyak hal pemindaian ini menyakiti bayi. Begitu banyak bayi yang dibawa kepada Saya terluka karena sinar dari peralatan pemindai itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika sinar scan/USG itu mengenai matanya ia akan buta, dan kalau mengenai telinga ia akan tuli. Beberapa bayi mempunyai lubang di jantungnya! Apakah kamu pikir sebuah pabrik mobil akan mengeluarkan mobil dengan lubang di tangki bensinnya? Nah bagaimana seorang bayi bisa keluar dari rahim ibunya dengan lubang di jantungnya? Orang-orang ini tidak mau menerima bahwa itu disebabkan oleh sinar tadi! &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka berani melakukan operasi kepada bayi yang umurnya baru 1 minggu! Untuk ginjal mereka, kepala, tangan, mulut,…mereka mengontrol semuanya dan orang-orang kita yang bodoh menjadi korban mereka. Saya sangat marah dengan wanita-wanita dan para suami&lt;br /&gt;yang mengirimkan istrinya untuk diperiksa ke dokter - dokter pria. Tetapi tak seorang pun mau mendengar nasihat Saya, sebab kontrol Setan terhadap mereka sudah sedemikian besar. Mereka malah mendengarnya dan tidak mendengar nasihat Nabi saw dan Rasul Allah.&lt;br /&gt;Sebagai hasilnya terdapat kutukan bagi seluruh bangsa. Semoga Allah mengampuni kita. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wa min Allah at taufiq &lt;br /&gt;posted by mevlanasufi at 1:46 AM 0 comments &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai Mereka Mengubah Diri Mereka Sendiri.&lt;br /&gt;Shaykh Muhammad Hisham Kabbani&lt;br /&gt;Ceramah di Masjid Abdul Aleem Siddique, Singapore&lt;br /&gt;27 Januari 2004&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita berusaha sebaik mungkin melaksanakan apa yang dicontohkan Nabi Muhammad saw. Saya bukan seorang pengajar. Pengajar adalah orang-orang yang menulis  dan berpikir banyak dengan pikiran-pikirannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nabi Muhammad saw bukanlah seorang pengajar. Seorang pengajar berarti engkau membaca apa yang orang-orang tulis dan mencoba untuk menghilangkan, menempelkan dan memberikan sesuatu agar orang-orang menjadi setengah tertidur, setengah terbangun, setengah berpikir&lt;br /&gt;tentang yang lain.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Meskipun demikian Nabi saw pun bersabda,  "ad-deenu nasiha" – Agama adalah nasehat. Yang terpenting adalah bukan nasehat untuk kalian yang didahulukan, tapi  nasehat bagi yang berbicara. Saya harus menasehati diri dulu dan mengingatkan diri sendiri atas apa yg&lt;br /&gt;Nabi saw ajarkan lewat Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika saya merasa lebih dari siapapun saat ini, maka nasehat itu jadi tak berarti. Nasehat saya akan menjadi seperti nasehat iblis. Nasehat iblis adalah tak bermakna, mereka dikutuk karena hal ini, yaitu karena Iblis merasa lebih baik dari siapapun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika Iblis datang dan membisiki dan membujuk  Nabi Adam as dan berkata," Allah tidak memberimu izin makan buah dari pohon itu, karena hal itu akan membuatmu abadi."  Maka Adam as pun tertipu dan makan buah yang ada pada pohon khuldi itu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nasehat itu bukan untuk kita karena hamba ini belum matang. Kita belum mencapai kematangan. Dahulu kala ada Syaikh yang sering menjadi guru di tarbiyyah. Syekh at Tarbiyyah adalah seseorang yang meningkatkan tingkat pemahamanmu. Artinya dia mengajarimu disiplin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syaikh itu berkata pada murid-muridnya ;"Aku akan mengirimmu ke kuburan." Disana adalah kuburan para ulama. Maka murid-muridpun kesana dan melihat seorang laki-laki asing di gerbang menunggunya. Kemudian mereka membuka gerbang dan memasukinya, kadang orang&lt;br /&gt;asing itu meletakkan kertas-kertas untuk memberitahu bahwa waktunya telah habis. Saya tak tahu apakah benar seperti itu, apakah seperti kertas tilang untuk mobil....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Murid-muridpun melihat kuburan seorang alim yang pertama disana. Orang asing itu berkata pada murid yang datang, "Subhanallah, laki-laki ini meninggal muda. Dia meninggal saat belum mencapai umur 1 tahun. " Murid itupun memandang orang asing itu dan berpikir,&lt;br /&gt;"Apa ini?Bagaimana bisa seorang alim yang meninggal ini baru berumur 1 th? Aku dahulu pernah mengenalnya, aku pernah bersama syekh saya dan beliau meninggal saat berusia 80 tahun."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun murid itu tidak berkata apapun karena rasa hormat, disiplin dan adab. Islam adalah "Adab" etika. Islam tidaklah kasar dan jahat. Nabi saw sangat lembut dalam berperilaku, dalam nasehat-nasehatnya maupun dalam bergaul dengan para sahabat-sahabatnya.  Nabi bukanlah seorang yang keras. Beliau datang dengan para sahabat ke Mekah dan Abu Sufyan berkata, " Siapapun yang memasuki rumah Abu Sufyan akan selamat." Nabipun tidak membalasnya. Kita tidaklah seperti itu.&lt;br /&gt;Kebanyakan dari kita saat ini berhaluan keras dan orang-orang yang berwatak keras. Kita membalas dendam hanya untuk masalah-masalah kecil. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cobalah kalian pergi keluar dan jika kalian tidak menemukan sepatumu ditempatnya, kalian akan marah. Kenapa musti marah? Pecahkan masalah tanpa bertengkar. Mereka melakukan itu. Mereka bilang "Ini pencurian,&lt;br /&gt;saya tak mau melakukannya. Aku akan pulang dengan telanjang kaki." Mereka tidak berpikir,"Jika orang itu tidak butuh sepatuku, Allah tak akan mengirim dia untuk mengambilnya sebagai amal dariku." Bila kita berpikir demikian, maka semua orang akan tenang.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Saya memiliki seorang guru dan kami memiliki sebuah mesjid besar di London dimana mereka punya kotak amal. Kotak amal tersebut tergantung didinding, dan kami tidak mengumpulkan sumbangan dengan berkeliling. Masjidnya besar dan mungkin ada 30-40 kotak amal&lt;br /&gt;diseluruh bagian mesjid. Suatu hari mereka datang dan melaporkan pada Syaikh , " Satu kotak sumbangan dirusak dan uangnya telah&lt;br /&gt;diambil."  Mereka marah karena kehilangan satu kotak amal. Beliaupun berkata "Mengapa kalian marah? Jika pencuri itu tidak membutuhkan uang itu, diapun tak akan datang kesini dan mengambil uang, maka biarkan semua kotak amal terus terbuka dan siapapun yang ingin&lt;br /&gt;mengambil uang bisa datang dan segera pergi." &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mulai saat itu kotak-kotak itu terbuka. Kotak-kotak tersebut meski tertutup namun tidak terkunci. Sangatlah mungkin untuk diambil semuanya dan di bawa pergi. Inilah etika yang Islami, agar bisa membuat pencuri merasa malu akan dirinya sendiri. Aku tahu kalian disana, ambillah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Islam adalah sebuah rasa. Bukan sebuah pengajaran yang siap dengan berbagai lembar halaman untuk dibaca. Pengajar tidak mengerti apa yang ditulis, dan tak seorangpun mengerti apa yg dia katakan. Benar begitu? Ya, Pak. Belajar..? Menghormati. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah mengapa Si orang asing mengatakan bahwa orang alim yang dikuburan pertama dikatakan meninggal ketika umurnya 1 tahun, meskipun umur sebenarnya 80 tahun.  Kemudian mereka menuju kuburan selanjutnya dan dikatakan, yang itu saya rasa belum 2 tahun sudah&lt;br /&gt;meninggal. Yang ini 6 tahun. Yang sebelah sana 10 tahun. Tak satupun dari mereka yang mencapai umur matang." Yang lain bilang dia meninggal pada umur 10 tahun, dan yang satunya lagi berumur 15 tahun.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kematangan", apakah kematangan itu? Tak satupun dari orang alim yang meninggal ini pernah mencapainya.  Pelajar itu berpikir dan merasa heran "Apa yang dikatakan orang asing itu?". Namun karena dia punya disiplin, diapun tidak membantah. Saat ini kita selalu&lt;br /&gt;saling membantah ketika kita tak sepaham.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Apa topik hari ini?". Nasir menjawab,"Sampai mereka mengubah diri mereka sendiri"  Dalam bahasa Arab, "Man shabba 'ala shay shaaba 'ala shay". Artinya, " Siapapun yang dibesarkan dengan sesuatu hal, akan terus seperti itu hingga rambutnya menjadi putih." &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti saya saat ini berambut putih. Adakah disini yang berambut putih? Saya tak bisa bilang kalian bermabut putih karena semua telah bercukur. Jadi bagaimana kalian akan berubah?  Allah berfirman, "Innaka laa tahdee man ahbabta walaakinn-allaha yahdee man yashau wa Huwa a'lamu bil-muhtadeen". Artinya "Kalian tak akan mampu memberi petunjuk kepada setiap orang yang kalian cintai; namun&lt;br /&gt;Allah memberi petunjuk siapapun yang Dia inginkan dan Dia Maha Tahu siapa orang-orang yang mau menerima petunjuk." [28:56]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perubahan berasal dari Allah swt. Dari atas sana. Kita hanya belajar disiplin dan hormat, dan kita ikuti tuntunan Nabi Muhammad saw maka kita akan selamat." Murid itupun kemudian pulang pada syaikhnya dan&lt;br /&gt;Syaikhnya pun bertanya," Apakah kamu pergi ke pemakaman?" "Ya saya pergi Syaikhku" "Apakah kamu melihat keanehan disana?" "Ya , seorang laki-laki asing datang dan mengatakan padaku kalau orang alim yang meninggal itu baru berumur 1 tahun, ada yang berumur 2 tahun, dan ada&lt;br /&gt;pula yang berumur 10 th."  Sang Syaikh menjawab," Anakku, orang asing yang kau temui itu, aku kirim untuk mengajarimu bagaimana mengubah dirimu sendiri". &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika kalian mengunjungi seorang yang alim yang telah banyak umurnya, namun mereka si "alim" itu biasa berkata sesuatu untuk "konsumsi lokal", mereka berkata dengan bibirnya bukan dengan hatinya. Mereka tidak dewasa dan shaleh. Mereka memang matang dalam belajar, namun tidak matang dalam af'al. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada tahap belajar aqwaal, dan juga af'al. Aqwaal adalah apa yang kamu  katakan pada tiap orang. Afa'al adalah apa yang kamu perbuat. Artinya,  kalian tidak mengubah diri sendiri, kalian hanya berbicara dengan mulut tapi tidak melakukan apa yang kalian katakan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah mengapa kalian memintaku untuk mengangkat topik ini," la yughayiru Allah ma bi qawman hatta yughayiru maa bi-anfusihim". "Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum sampai mereka mau merubah diri mereka sendiri". (13:11). Mengubah diri adalah sesuatu pengalaman yang paling berat bagi seorang hamba yang&lt;br /&gt;akan melaluinya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat Jibril datang pada Nabi saw dan bertanya padanya tentang agama, beliau saw menggolongkannya menjadi tiga hal : Islam, Iman dan Ihsan. Islam sudah cukup dengan lima rukun Islam; tetapi mengapa Nabi saw harus menyebut Iman? Jika iman sudah cukup, mengapa Nabi saw&lt;br /&gt;masih menyebut Ihsan ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Al-ihsan an t'abud Allah ka-annaka tarah". Kesempurnaan karakter seorang hamba adalah dengan menyembah Allah seolah-olah kalian melihat Dia, dan jika kalian tidak melihatNya, ketahuilah bahwa Dia &lt;br /&gt;melihatmu. Bayangkan jika seseorang dengan sebuah kamera dan&lt;br /&gt;mengatakan akan mengambil gambar saat kalian sedang shalat dan menampilkannya di TV. Apa yang kalian lakukan? Kalian akan berusaha 'khusyu'. Karena kamera ada disana. Karena kalian akan ditampilkan di TV. Kalian mencoba yang terbaik dan sebelumnya kalian&lt;br /&gt;berkata,"Tunggu, tunggu, Aku akan pakai bajuku yang terbaik". Tidak seperti dia yang memakai baju ala barat. Ketika kalian datang ke masjid dan memakai baju, maka pakailah baju yang di sunnahkan untuk&lt;br /&gt;dipakai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita harus pakai lelucon agar orang-orang sedikit gembira. Saat kamera ada, "Allaaaaahuuaa Akbar." dengan suara keras dan indah, namun saat kamera tidak ada kalian tidak mengucapkan "Allahu akbar." dengan sepenuh hati. Apa yang kalian pikir tentang kamera Allah ? Malaikat-malaikat Allah dikirim untuk memeriksa kita di kanan dan kiri kalian. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka adalah kamera surgawi, bukan kamera bumi. Mereka bukan mendeteksi gerakan kalian saja seperti yg dilakukan oleh kamera dunia namun mereka mendeteksi maksud dihati kita, kekhawatiran kita, gagasan-gagasan ide dan niat yang baik maupun keragu-raguan dan niat&lt;br /&gt;yang buruk dihati kalian. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana kalian bisa menipu disana? Inilah yang dinamakan tingkat al-Ihsan. Ketika kalian berada dalam Maqam al Ihsan, kalian berada dalam  "kawasan Ilahi". Kalian berada sesuai yang di katakan Nabi saw, ketika menyembah Allah seolah-olah kalian melihat Dia, dan&lt;br /&gt;jika kalian tidak melihatNya, ketahuilah bahwa Dia  melihatmu. Namun saat ini kita tak bisa  melihatNya, karna kita buta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalian berada diantara ayd ar-rahman, diantara Tangan-tangan Yang Maha Pemurah berdiri disana dan malaikat-malaikat Allah yang mengamati kalian. Bagaimana seharusnya shalat kalian? Itulah yang&lt;br /&gt;dimaksud dengan Islam , Iman dan Ihsan. Walaupun kalian sholat di Mekah dan Madinah, tetap saja semua hal buruk masuk dalam hatimu. Lebih dari itu, Allah berfirman dalam hadist Nabi saw "Al-ihsan&lt;br /&gt;an t'abud Allah ka-annaka tarah".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beribadahlah pada Allah seolah-olah kalian melihat Nya. Meski yang pasti kalian tidak bisa melihatNya di dunia ini. Untuk ini Nabi saw melanjutkan," fa in lam takun tarah fa innahu yaraak". &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan bagaimana kalian dapat mengatakan Allahu Akbar jika di dalam hati kalian masih memusuhi sesama saudara muslim lainnya. Begitu kalian masuk shalat, semua hal buruk masuk kedalam pikiran kalian, tentang wanita cantik yang tinggal di sebelah rumah, tentang&lt;br /&gt;menyakiti  tetanggamu, tentang bunga bank yang masuk dalam tabunganmu dan sebagainya.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Inilah yang Syaikhmu berusaha mengajarimu. Banyak para ulama yang meninggal tua, namun mereka tetap belum mencapai kedewasaan. &lt;br /&gt;Kemudian Syaikh pun mengirim murid-muridnya kekuburan lain dan murid-murid melihat orang asing yang sama sedang berdiri di sana. Laki-laki itu berkata, "yang itu meninggal saat berusia 50 th, Subhan-Allah yang itu meninggal saat usianya 100 tahun . Dan itu berusia&lt;br /&gt;200 tahun,  sedang yang disana usianya mencapai 300 th"&lt;br /&gt;Diapun datang pada syekh dan syekh berkata, " Ya, yang itu telah meninggal dan telah mencapai kedewasaan." &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada dua tipe ulama 'Alimun jahl, orang terpelajar yang tidak bertindak pada apa yang mereka pelajari dan alimun 'amil – mereka yang telah Allah berkahi lebih dan lebih lagi. Renungkan apa yang telah Allah berikan padamu dan bagaimana cara untuk mengangkatmu mencapai kesucian diri, dengan merenung melalui muraqabah dan tafakur&lt;br /&gt;pada Allah, bagaimana kalian menghabiskan waktu dengan  mengingatNya dengan dzikrullah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Aladheena amanuu wa tatmainnu quloobuhum bi dhikri Allahi alaa bi dzikri Allahi tatma'innu 'l-quloob"  "yaitu orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah.  Ingatlah,&lt;br /&gt;hanya dengan mengingat Allah-lah hati menjadi tenteram.[13:28]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan bertafakur selama satu jam, kalian akan diberi pahala seperti kalian beribadah selama setahun. Jika kalian seorang pengusaha, saya tidak tahu berapa banyak mereka disini, berapa banyak waktu yang kalian habiskan untuk menata keuangan agar baik tiap harinya.&lt;br /&gt;Bukan hanya itu, kalian menyewa akuntan untuk  memeriksa apakah ada kesalahan atau tidak.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa, karena kalian takut pegawai pajak datang dan mengauditnya, jika kalian berbuat salah maka mereka akan menghukum kalian. Tidakkah kalian pikir bahwa Allah akan mengaudit kalian juga ?&lt;br /&gt;"Fa man y'amal mithqaala dharatin khayran yarah".  Barang siapa yang mengerjakan kebaikan seberat zarah pun, niscaya dia akan melihat balasannya. Allah akan menanyakan pada kita sekecil apapun yang&lt;br /&gt;kita lakukan, tiap kebaikan dan kejelekkan yang kita lakukan. Kemudian bagaimana?  Dia akan mengampuni kita. Karena kita semua akan berbuat dosa kecuali Nabi saw yang tidak punya dosa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Qul yaa 'ibadiya alladheena asrafoo 'ala anfusihim la taqnatoo min rahmatillahi inna Allaha yaghfiru 'dh-dhunooba jamee'an innahu huwa al-ghafooru 'r-raheem" Katakanlah: "Hai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus&lt;br /&gt;asa dari rahmat Allah.  Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya.  Sesungguhnya Dialah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. [39.53]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah akan mengampuni semua dosa' namun  apakah kita menyesalinya? Ketika kita pulang kerumah, saya tahu sebagian orang akan pulang dan menonton TV.  Beberapa akan shalat 2 rekaat di rumah selesai shalat Isya berjamaah. Lalu berkata,"Aku mau nonton TV melihat berita." Setan sedang datang menghampirinya. Melihat berita mungkin tidak apa-apa. Karena Tehnologi TV membuat kalian mengetahui apa yang sedang terjadi, seperti gempa tsunami kemarin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Aku mau nonton saluran lain," kemudian ada 4 - 5 channel. Kalian mulai berpindah dari satu channel ke channel lainnya, lalu saat kita lihat seorang wanita cantik, kitapun berhenti dan mengatakan,"Mari kita tonton." Maka kitapun terjatuh dalam dosa. Itulah mengapa Allah mengajarkan Nabi untuk mengatakan, " laa taqnatoo min rahmatillah."  "Jangan putus asa atas ampunan Allah".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah meminta kita untuk berubah. Jika kita merubah diri dengan bertobat/menyesalinya maka hal itu baik . Kalian tidak bisa merubah diri kalian menjadi sempurna. Tak seorangpun sempurna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah menonton hal yang tidak baik dan malam itu kalian bertobat, maka esok hari adalah hari baru. Allah akan mengampunimu. Shalatlah 5 waktu. Itulah perubahan kita. Tidak ada hal lain yang bisa kita&lt;br /&gt;lakukan. "Inna Allah la yughayiru maa bi qawman". Itulah perubahan kita untuk bertobat. Saat kalian tobat, Allah  mengampunimu dan kalian jadi manusia yang baru terlahir kembali. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat Aisha menanyakan tentang umat muslim, Nabi saw menjawab," Kita adalah umat marhuma. Umat ini adalah umat yang diberkahi." Aisha bertanya, "Bagaimana bisa,  ya Rasulullah?' Beliau menjawab,"Karena tidak ada hukuman di akhirat. Hukuman itu ada di dunia ini; &lt;br /&gt;kelaparan, gempa, pembunuhan." Dan ini adalah sebuah proses untuk membersihkan mereka di dunia dan  mengangkatnya ke surga saat hari pembalasan nanti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka tidak akan dihukum karena telah dibersihkan di dunia. Maka Allah menimpakan segala macam kesusahan pada kita. Lihatlah saat ini kita paling lemah di dunia. Mereka bertanya, begitu lemahnya kita dan tak ada yang mampu kita lakukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu saat ada orang non muslim yang datang pada Nabi saw dan katanya," Ya Muhammad!" Mereka tidak mengatakan "Ya Rasulullah!" Mereka berkata, "Saat kami berdoa, tidak ada pikiran negatif pada hati kami. Kami terfokus pada Tuhan kami. Tapi yang kami tahu dari &lt;br /&gt;sahabat-sahabatmu bahwa saat mereka beribadah, banyak gangguan dalam pikiran mereka. Artinya agamamu tidak baik, punya kamilah yang lebih baik."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nabipun menoleh pada Sayyidina Abu Bakr ra, "Jawablah mereka." Sayyidina Abu Bakr ra menjawab, " Jika seorang pencuri ingin merampok  dan dia punya pilihan untuk pergi ke istana atau kekandang, kemana dia akan memilih untuk pergi?". " Tentu ke istana." jawab non muslim itu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abu Bakar pun melanjutkan, "Hati kami seperti istana yang penuh dengan iman pada Allah dan Nabi saw". "Kandang hanyalah sebuah kandang, isi kandang ada banyak kotoran disana. Dia ingin datang ke istana karena lebih banyak batu mulia di Istana. Itulah mengapa hati para muslim dibawah serangan yang sangat berat. Kita dibawah kesulitan besar karena seluruh dunia melawan kita".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Mereka melawan kita untuk apa? Untuk sebuah alasan yang sederhana, karena kita tidak saling setia. Kita tidak berusaha melakukan yang terbaik untuk membuat citra agama kita menjadi baik". "Adalah tugas kita untuk menunjukkan bahwa Islam adalah agama yang damai, agama Allah, sebuah pesan surga. Pesan surga bukanlah pesan yang kejam, kasar dan merusak. Islam adalah pesan cinta dan toleransi. Adalah kewajiban kita untuk merubah pesan yang sebagian kaum muslim telah diberi sebutan kejam, teroris dan semacam itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya senang saat tiba di Singapura, melihat muslim Singapura dan bangsa Cina hidup berdampingan dengan damai, tak ada gangguan. Saya ingin melihat setiap negara Islam membawa kembali  nama agama kita sebagai agama cinta, sebagaimana yang dikatakan Nabi saw . &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya pernah bercerita tentang seorang Badui, yang datang pada Nabi saw saat shalat jumat. Dia datang dan berdiri di pintu masjid dan berkata," Kapan hari  kiamat itu, ya Muhammad?" . Mengapa dia bertanya tentang Hari kiamat? Apakah kita menanyakan tentang hari kiamat? Tak seorangpun dari kita yang menanyakan itu. Betapa orang Badui lebih baik dari kita yang menyebut diri sendiri sebagai kaum&lt;br /&gt;beradab, kaum modern. Kita tak menanyakan saat kiamat.  Apa yang kita tanyakan? Kapan saatnya ber-disco? Yang kita tanyakan adalah nafsu-nafsu semata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nabi saw saat itu tidak menjawab. Kemudian Badui itu bertanya lagi. Nabi tetap meneruskan berbicara pada sahabat-sahabatnya. Saat Badui itu bertanya untuk yang ketiga kalinya, Jibrilpun datang dan berkata,"Jawablah dia." Nabi menjawab, "Apa yang telah kamu siapkan&lt;br /&gt;untuk hari kiamat itu? Kiamat adalah perjalanan yang panjang. Apa yang akan kamu persiapkan untuk hari itu ?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[Kita harus bertanya pada diri sendiri, apa yang sedang kita siapkan untuk hari itu. Seorang Badui yang tak tahu tentang Islam,  kaki dan badannya telanjang. Apakah yang dia jawab?]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia menjawab dengan sederhana,"Cintamu, ya Muhammad adalah cukup untukku." Dia tak tahu apa-apa. Lalu apa yang Nabi saw katakan: "Itu sudah cukup". Badui itupun bahkan tidak memasuki masjid dan shalat.&lt;br /&gt;Sayyidina Abu Bakr ra bertanya pada Nabi saw, " Apa ini Ya Rasulullah?" Nabi berkata,"yuhsharul maru ma man ahbabt". Seorang manusia akan dibangkitkan bersama dengan orang yang dicintainya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengarlah firman Allah,"Qul in kuntum tuhibboona Allaha fat tabi'oonee yuhbibkumullahu". "Katakanlah : Jika engkau mencintai Allah, ikutilah aku; Allah akan  mencintaimu." [3:31]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah perubahan yang harus kita lakukan: Untuk mencintai Nabi Muhammad saw melebihi cinta kita pada keluarga dan anak-anak kita. Adakah seseorang akan mengacungkan tangan dan berkata, "Ya saya mau." Jika benar, maka acungkan tanganmu. Saya tanyakan masalah&lt;br /&gt;itu pada diri sendiri, "Apakah saya mencintai Nabi saw melebihi cinta pada anak perempuanku dan keluargaku?" &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika anak bayimu sedang sakit dan demamnya 42 atau 43C dan dia masih kecil. Apa yang kalian lakukan? Bukankah Kalian disisinya sepanjang malam, memeriksa temperatur nya. Kalian tidak bisa tidur. Tidurkah kalian bila anak-anak bayi kalian sedang sakit ? Tidak, kalian &lt;br /&gt;mungkin ke rumah sakit dan menungguinya disana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah kalian juga bangun sepanjang malam dengan bersalawat pada Nabi Muhammad saw dan memujinya? Jika tidak , lalu cinta yang seperti apakah yang sedang kalian bicarakan ? Lihatlah bagaimana cinta kita adalah cinta yang palsu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti buah-buahan plastik yang tidak ada rasanya. maka cinta kita pada Nabi saw pun harus diubah dari plastik menjadi sesuatu yang segar. Meskipun demikian ada beberapa orang yang cintanya pada Nabi saw melebihi cinta pada anak dan keluarganya. Merekalah yang paling jujur dan alim diantara kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Mina al-mumineena rijalun sadaqoo ma 'ahadoo Allaha alayhi fa minhum man qadaa nahbahu wa minhum man yantadhiru wa maa baddaloo tabdeela". Di antara orang-orang mukmin itu ada orang-orang yang&lt;br /&gt;menepati apa yang telah mereka janjikan kepada Allah; maka di antara mereka ada yang gugur. Dan di antara mereka ada (pula) yang menunggu-nunggu dan mereka sedikit pun tidak merubah (janjinya)[33:23]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah menggambarkan  mereka  dalam kitab suci Al'quran sebagai orang-orang yang menepati janjinya pada Allah pada hari perjanjian; dan beberapa diantaranya telah meninggal dan sebagian sedang menunggu dn mereka  tidak pernah berubah. Mereka orang yang lurus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wahai muslim, saya tak akan berlama-lama tentang hal ini. Mereka itu ada diantara kita. Temukan dan belajarlah dari mereka orang-orang yang lurus. Jangan katakan kalau di dunia ini kalian tak menemukan orang seperti itu. Mereka bukan semacam ulama yang kalian tahu. Mereka adalah 'alimun 'amil'. Seorang alim yang bertindak atas apa yang telah dia pelajari.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah mengapa Allah menggambarkannya di Qur'an, "Alaa inna awliya-Allahi laa khawfun 'alayhim wa laa hum yahzanoon". Ingatlah, sesungguhnya wali-wali Allah itu, tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati.[10:62]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dimana para awliya sekarang ini ? Lihatlah mereka.  "Ya ayyuha alladheena amanoo ittaqoo Allaha wa koonoo ma'a as saadiqeen". [9:119] "Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah, dan hendaklah kamu bersama orang-orang yang benar".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bersamalah dengan orang yang benar dan dapat dipercaya. Carilah mereka dan bergabunglah dengan mereka. Kalian akan belajar dari mereka dan kalian akan berubah. Semoga Allah swt membuat kita mampu&lt;br /&gt;melihat salah satu awliya-Nya. Semoga Dia membuat kita mampu melihat salah satu dari hamba-hambanya yang  jujur. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga Allah membawa kita pada spiritualitas Nabi Muhammad saw yang membuat kita mampu merasakan kehadirannya, merasakan keharumannya, merasakan cintanya, merasakan bersama beliau setiap saat dalam&lt;br /&gt;kehidupan kita. &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Wa min Allah at Tawfiq, Bi-hurmatil habib, bi hurmati 'l-fatiha.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(ditranslasi oleh Novita dan diedit oleh arief, judul asli Until They Changes Themself) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nasehat Ali bin Abi Thalib karamallahu wajhah &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hidupkanlah hati dan pikiranmu dengan menerima dan memperhatikan nasehat. Jadikanlah kesalehan sebagai penolong untuk menghilangkan keinginan-keinginan nafsumu yang tidak terkendali. Binalah budi pekertimu dengan pertolongan keyakinan yang tulus pada agama dan&lt;br /&gt;Allah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Taklukkanlah keinginan-keinginan pribadimu, kekesatan hatimu dan kebandelanmu dengan senantiasa mengingat kematian. Sadarilah akan kefanaan hidup dan segala kenikmatannya. Insyafilah kenyataan dari kemalangan dan kesengsaraan yang senantiasa menimpamu serta&lt;br /&gt;perubahan keadaan dan waktu. Ambillah pelajaran dari sejarah kehidupan orang-orang terdahulu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan membicarakan apa yang tidak engkau ketahui. Jangan berspekulasi dan memberi pendapat atas apa yang kau tidak berada dalam kedudukan untuk memberi pendapat tentangnya. Berhentilah jika khawatir akan tersesat. Adalah lebih baik berhenti disaat&lt;br /&gt;kebingungan daripada maju merambah bahaya-bahaya yang tak tentu dan resiko-resiko yang tak terduga. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berjuanglah dan berjihadlah demi mempertahankan dan demi tegaknya kalimat Allah. Jangan takut dan khawatir bahwa orang-orang akan mengejekmu, mengecam tindakanmu dan memfitnahmu. Janganlah gentar dan ragu membela kebenaran dan keadilan. Hadapilah dengan sabar&lt;br /&gt;penderitaan dan kesengsaraan yang menimpa. Hadapilah dengan berani rintangan yang menghalangi ketika engkau berupaya mempertahankannya. Sokonglah kebenaran dan keadilan setiap kali engkau menjumpainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Binalah kesabaran dalam menghadapi segala kesulitan, bencana dan kesengsaraan. Kesabaran merupakan salah satu diantara moral yang tertinggi dan akhlak yang mulia, dan merupakan suatu kebiasaan yang terbaik yang dapat dibina. Bersandarlah dirilah kepada Allah dan mintalah senantiasa perlindunganNya dari segala bencana dan penderitaan. Jangan mengharap pertolongan dan perlindungan dari siapapun kecuali Allah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketahuilah bahwa sombong dan bangga diri adalah bentuk-bentuk kebodohan dan berbahaya bagi jiwa dan pikiran. Oleh karena itu, jalanilah kehidupan yang seimbang dan berusahalah untuk berlaku jujur dan tulus. Apabila mendapat bimbingan dari Allah untuk&lt;br /&gt;mencapai apa-apa yang diinginkan, maka janganlah berbangga dengan perolehan itu. Tunduk dan merendahlah dihadapan Allah dan sadarlah bahwa keberhasilan itu semata-mata karena kasih dan karunia-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Nasehat dari Ali bin Abi Thalib Wafat 21 Ramadlan 40H,&lt;br /&gt;10 Oktober 680 M).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wa min Allah at Tawfiq &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiap Bangsa Punya Keistimewaan Masing-masing &lt;br /&gt;Grandshaykh Muhammad Nazim Adil al Haqqani&lt;br /&gt;Lefke Cyprus 2004&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BismillahirRahmanirRahim&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika orang2 disekitarmu menderita, maka kamupun tidak bisa bahagia. Kebahagiaan kita berhubungan dgn kebahagiaan semua orang. Itulah mengapa kita mencoba membuat lingkungan kita bahagia. Orang suci adalah seperti sebuah oase. Di padang pasir yang luas orang-orang&lt;br /&gt;berlari ke sumber air itu, utk duduk disana &amp; bergembira. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti itulah orang2 menghampiri orang2 suci untuk beristirahat sejenak, mencari suatu pemuasan dan jalan menuju surga. Saya datang ke sini sekali setahun, namun orang2 datang hanya dengan masalah2nya,&lt;br /&gt;kesedihan, kepedihan dan penderitaan. Tak kulihat satupun yg sedang bahagia. Semuanya sedih. Jika tidak kuminta pergi, mereka akan duduk dgn saya dari pagi sampai malam, memintaku utk berbicara tentang apapun dan utk mengisi kembali kekuatan mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah posisi orang suci. Yesus Kristus datang dan dikelilingi pesakitan, orang buta, kematian dan segala macam orang-orang yang sedih. Orang2 yang tanpa masalah tidaklah datang. Orang sucilah yang menampung lainnya. Puji Tuhan, orang Inggris tersenyum, orang Jerman tak pernah. Mereka amat serius, seperti sedang duduk di pengadilan. Saat kami dulu berada dlm jajahan, dikatakan bahwa Inggris adalah pimpinan kita. Kami bahagia dgn pimpinan kita. Kalian, orang India,&lt;br /&gt;bahagiakah kamu terhadap mereka?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk ribuan tahun orang2 Inggris telah bercampur dgn begitu banyak bangsa. Dengan banyaknya orang yang bercampur, mereka akan semakin pandai. Saat saya di daerah London sini, saya lihat Yahudi ortodok dan setiap orang mirip satu sama lain karena mereka tidak bercampur. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alam berkembang saat seseorang menikahi bangsa lain, ras lain; karena Tuhan menciptakan tiap bangsa dengan karakter berbeda. Bangsa Inggris satu macam, Irlandia lain lagi, Scotland beda, Welsh beda lagi, Belanda berbeda, Jerman juga, Perancis lain lagi ( berapa &lt;br /&gt;macam yg dipunyai Bangsa Perancis ? 13? 14? ) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiap rumpun dan ras punya khasnya. Mereka semacam batu2an yang berharga. Tuhan memberi tiap2 ras sesuatu yg bernilai. Bangsa Inggris punya sesuatu, bangsa Jerman punya sesuatu yg lain, begitu juga bangsa Perancis punya lain lagi. Itulah mengapa tak ada&lt;br /&gt;seseorang yg meminta untuk menjadi orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti " Ah, andaikan dulu saya orang Inggris." Atau "Ah, andaikan dulu saya orang Perancis." Atau orang Turki berkata, "Andai saya orang Yunani." Atau orang Yunani bilang," Andaikan saya orang Turki. &lt;br /&gt;Iiap bangsa punya khas masing2 yg membuat mereka bangga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam hal warna, itu juga sama. Kita punya hal-hal spesial yg orang berkulit hitam tidak punyai. Merekapun punya keistimewaan yg orang2 kulit putih tidak punya. Bangsa kulit kuning punya keistimewaan yg&lt;br /&gt;orang kulit merah tak punyai. Adakah bangsa berkulit hijau ? Saya lihat disini ada yg berambut hijau, rambut biru…tiap orang punya karakteristik berbeda, sebagaimana Tuhan menciptakan mereka. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Batu rubi, safir, jamrud dan berlian yang punya berbagai macam keindahan dan punya nilai. Semuanya baik. Itulah mengapa tiap bangsa diberikan keistimewaan sendiri2 dari Tuhan mereka. Kita bersyukur atas hal ini. Hanya orang Turki yang berkata,"Betapa bahagianya saya menjadi orang Turki!" Saya tidak bersama mereka saat hal tolol itu &lt;br /&gt;dikatakan. Tiap orang punya keistimewaan untuk di banggakan. Saya&lt;br /&gt;melihat orang Inggris sangat sabar dibanding yang lainnya. Mereka juga sgt berhati- hati dlm melakukan sesuatu. Jika mereka membuat tongkat, mereka akan mencoba untuk selurus mungkin. Dan jika mereka harus membawa telur dari suatu tempat ke tempat lain, mereka akan meletakkan roda2 dibawahnya. Mereka berhati-hati untuk selalu mengikuti aturan2. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itu karakter yg bagus. Tuhan YME cinta pada masyarakat seperti itu. DIA ingin umatnya selalu menaati peraturan. Semoga Allah mengampuni kita………….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wa min Allah at Tawfiq&lt;br /&gt;posted by mevlanasufi at 1:46 AM &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jiwa dan Tubuh – sebuah kombinasi yang sempurna&lt;br /&gt;Tidak Ada Reinkarnasi dalam Islam&lt;br /&gt;Shaykh Muhamamd Hisham Kabbani&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ati` Allah wa ati` ar-rasula wa ulil-amri minkum [4:59]. Nawaytu 'l-arba`een, nawaytu 'l-`itikaaf, nawaytul-khalwah, nawatu 'r-riyaada,nawaytus-salook, nawatur-riyaada lillahi ta ‘ala al-‘adheem fe hadha’l-masjid&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah swt menciptakan segalanya sempurna. Kita tidak boleh mengatakan bahwa Allah telah salah dalam menciptakan, jangan pernah! Allah swt berfirman : laqad khalaqna al-insaana fee ahsani taqweem. &lt;br /&gt;Telah kami ciptakan seluruh manusia dalam bentuk yang paling sempurna.[95:4]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah berfirman bahwa Dia telah menciptakan manusia lewat cara terbaik, cara yg sempurna. Tidak ada yang salah. Segalanya adalah yg terbaik, masing2 adalah yang paling hebat. Kemudian ketika segalanya di padukan, maka terjadilah percampuran yang sempurna. Engkau tidak boleh mengatakan bahwa jiwa dan raga kita tidak dipadukan dgn cara yang benar. Allah telah memadukannya dengan cara yg paling sempurna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di dunia, seorang suami merasakan kedamaian ketika bersama istrinya. Seorang istri merasa damai pula bersama suaminya. Dalam Al quran, Allah berfirman : Wa min ayaatihi anna khalaqa lakum min anfusakum&lt;br /&gt;azwaajan li taskunu ilayha,wa ja‘ala baynakum mawaddatan wa rahmatan inna fee dhaalika la ayaatin li qawmin yatafakkaroon&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan diantara tanda-tanda Nya adalah Dia menciptakan pasangan-pasangan bagi kalian, dimana engkau akan merasakan kedamaian bersama mereka, dan Dia telah memberikan cinta &amp; karunia diantara (hati2) kalian; yang demikian adalah merupakan tanda2 jelas bagi siapa yang mau berpikir. (30:12 )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah berfirman, dari tanda2 Nya untuk seluruh manusia bahwa Dia telah menciptakan istri yg berasal dari dirimu sendiri untuk berpasangan dengannya. Dia adalah tempat tinggal bagimu. Allah membuat hubungan tersebut suci, Dia membuatnya demikian agar menjadi sebuah rumah tangga, yang sesuai denganmu. Dan Allah berbicara tentang wanita, wanita pada umumnya, dimana kamu mendapatkan kecocokan, merasa bahagia, merasakan kedamaian dan ketenangan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila kamu tidak merasakan demikian , maka artinya sesuatu tidak sedang selaras. Namun Allah berfirman bahwa segala sesuatunya telah dipadu dengan cara yang terbaik, artinya kamu harus menerima dan mengakui bahwa kamu harus mengusahakannya, supaya “rumah Nya” tetap tegak berdiri. Dan melalui rumah itu, dimana Allah menjelaskan bahwa&lt;br /&gt;wanita sebagai sebuah rumah, Dia memberi penghormatan padanya, dengan membuat wanita sebagai tempat yang aman, tenang dan tempat beristirahat. Setiap manusia ingin mempunyai rumah. ”Jika kalian tidak punya rumah” , grandsyekh sering mengatakan,” kamu adalah orang miskin.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rumah punya banyak makna. Jika kalian tak punya rumah, kalian adalah tunawisma. Dan jika kalian tak mempunyai istri, kalian adalah seorang tunawisma yang tak tahu kemana harus pergi. Dan seorang wanita tanpa suami, dia juga seorang tuna wisma. Maka dari situlah Allah menciptakan adanya suatu hubungan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal itu memberi kita ide, bukan ! sebuah kenyataan, bahwa dengan jiwa dan raga, kalian merasa cocok dengan istri kalian dan diapun merasa cocok/terbiasa denganmu. Saat bayi dilahirkan ibunya, diapun selalu menangis dan ketika ibunya mendekap si bayi, diapun berhenti menangis. Saya bertanya pada para wanita, mengapa ? Mereka bilang.” Itu karena si bayi mengenali bau dari ibunya, bukan bau ayahnya".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal itu benar, karena anak mencium bau ibu atau bapaknya, karena dia ada hubungan dengan ibunya, diapun makan yang berasal dari ibunya, dia lebih dekat dengan ibunya. Lihatlah seekor biri2 atau kambing atau singa. Letakkan seekor bayi biri2 diantara 1000 biri2 dewasa, dia kan mengenali ibu kandungnya. Bagaimana dia mengenalinya ? lewat baunya. Padahal semuanya berbau biri2. kalian tak kan mampu membedakannya. Namun bayi biri2 itu mampu dan lari menghampirinya&lt;br /&gt;ibunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitupun tiap roh mampu mencium raga yang harus dia masuki, maka adalah mustahil apabila roh/jiwa masuk ke raga yang lain. Tidak mungkin. Karena setiap anak mempunyai seorang ibu dan seorang ayah. Tak mungkin 2 orang ayah mempunyai seorang anak. Mungkinkah itu ?&lt;br /&gt;Saat ini ada acara TV, dan mereka bilang, “ kami tahu ayahnya.” Mereka memeriksa apa itu ? DNA. Kita tahu siapa ayahnya, maka hati2lah. Begitu anak mempunyai seorang ibu, dia juga punya seorang ayah. Adalah mustahil bagi seorang anak untuk mencari ayah lain dan&lt;br /&gt;ibu lain, tidak mungkin. Karena jiwa mengenali raganya, maka mustahil jiwa mencari raga orang lain. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka itu sangatlah mustahil untuk menerima konsep inkarnasi sebagai sesuatu yg mungkin terjadi. Inkarnasi adalah seperti seorang anak yg memiliki banyak ayah. Apa yang terjadi dgn hal itu ? Allah bukan sebegitu miskinnya, yang mempunyai banyak raga/tubuh, dan Dia mengirim satu ruh untuk seratus raga, satu untuk yang lain-lainnya. Itu tidak mencerminkan kebesaran Allah swt. Sebagaimana Dia mempunyai banyak ruh, Dia juga mempunyai raga2nya, Dia sendirilah yang tahu berapa jumlahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiap jiwa mempunyai sebuah raga dan tiap jiwa akan memasuki raga yang dikenalinya. Jiwa adalah suci yang ketika memasuki raga, raga itupun suci didalam kandungan ibunya. Ketika si bayi lahir, dia tidak terselubungi selama 40 hari. Ketika telah keluar maka mulai terselubung. Itulah mengapa bayi menangis saat lahir. Dokter,&lt;br /&gt;mengapa mereka menangis ? ( untuk membuka paru2). (Tertawa) membuka paru2. Tertawa. (haha )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada yg tahu bagaimana tertawa ? Mengapa kita tidak tertawa saat datang dalam kehidupan ini ? semuanya menangis. Karena ketika bayi berada dalam kandungan ibunya , dia berada dalam pengasingan. Dia sedang menerima perwujudan dari Tuhan dan dia memahami apa yang&lt;br /&gt;akan menjadi kenyataan nantinya. Dia melihat apa yang akan dia kerjakan di dunia dan melihat bahwa dia akan berada dalam situasi yg buruk, keadaan yg penuh dosa. Itulah mengapa tidak ada bayi yg dilahirkan dengan tersenyum. Dunia yg penuh penderitaan, baliyaat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berapa orang disini yang sedang berbahagia? Acungkan tangan. Tasbihku jatuh karena kalian tidak sedang berbahagia. Mengapa kalian tidak bahagia, apakah karena Allah menciptakanmu dan menjadikanmu seorang hamba ? Jawablah “ Saya bahagia dengan Tuhan saya, namun tidak bahagia atas diri saya sendiri.” Bilang bahwa saya berbahagia dengan Sang Pencipta, saya bahagia dengan nabi-nabi dan saya bahagia dengan syekh, tapi saya tidak bahagia dengan diri saya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;huwa a‘lamu bikum idh anshaakum mina al-ardi wa idh antum ajinnatun fee butooni ummahaatikum fa laa tuzakkoo anfusakum huwa a‘lamu bimani ittaqa DIA mengenal baik kalian ketika DIA membawa kalian ke&lt;br /&gt;dunia ini, dan saat kalian disimpan dalam kandungan ibumu. Maka janganlah membenarkan dirimu sendiri. DIA sangat mengenal siapa yang di jaga dari setan. (53:32)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fa laa tuzakoo anfusakum. Apa yg harus kalian katakan ? “Saya berdosa.” Dan semoga Allah mengampuni. Itulah mengapa ketika ruh berada di dalam kandungan yang masih suci, dia mampu melihat kenyataan. Ketika bayi lahir mereka melihat dunia yg penuh masalah, dan diapun menangis.Dokter dan ilmuwan mengatakan bahwa menangis berarti membuka paru2.Kenapa tidak membuka ginjal ? Kenapa tidak membuka pikiran ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita seharusnya membuka pikiran, bukan membuka paru2 kita. Paru2 adalah sebuah ban yang datar. Ketika dikeluarkan, dia datar. Kalian harus memasukkan udara didalamnya agar mengembang. Biasanya, jiwa dan raga itu berkembang menjadi bunga yg indah, bunga yang keluar dari kandungan ibu adalah mahluk yang sempurna, terukir dari cahaya suci Allah. Allahlah yg menyempurnakan anak itu dengan mata, telinga, tubuh, wajah, tangan, paru2. Amat sempurna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dialah yang mendandani bayi tersebut dan menghiasnya dengan cara yg elegan dan sempurna. Yang menciptakan anak saya tanpa cacat. Yang menciptakan anak saya dangan cara yg terbaik. Berterima kasihlah selalu pada Allah. Bukankah nabi kita bersabda : “ Saya harus menjadi hamba yang tahu beryukur.” Apakah kita bersyukur pada Tuhan kita ? Tidak. Karena kita tidak memelihara hati kita agar terus terhubung pada Allah SWT. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka dari itu, Jiwa dan raga adalah kombinasi yang sempurna yg Allah berikan pada kita. Dan jiwa itu tidak akan pergi menuju tempat yg bukan menuju raganya, karna jika terjadi perpisahan antara jiwa dan&lt;br /&gt;raganya, maka raga akan menangis. Mereka yang sedang jatuh cinta di dunia, ditinggalkan , merekapun terpisah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti suami dan istri, mereka selalu bersama, tiba2 ada sesuatu yg salah dalam pikirannya. Apa yg terjadi? Depresi dalam keluarga, mereka mulai menangis. Dan ketika perkawinan antara jiwa dan raga, ketika tiba saatnya untuk hidup terpisah, raga menjadi amat tertekan. Tidak mau berurusan dengan yg lain, inginnya dalam kesendirian, menghilang. Karena hilang dalam keberadaan Ilahi. Itu berasal dari : inna lillahi wa inna ilayhi raji'oon Karena Allah kita dilahirkan, dan Pada Nya kita kembali.[2:156] Kita semua berasal dari samudra cinta dan kemuliaan yang Allah ciptakan. Dia menciptakan kita dengan cara terbaik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan memandang orang itu dan berkata, "yang itu jelek. Tidak, mata anda buruk.” Setiap orang adalah sempurna. Allah berfirman;” Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang terbaik.” Berkatalah ,” Mata saya buruk, karena tak mampu melihat.” Kita memerlukan kacamata karena mata kita buta. Ketika tubuh mengetahui bahwa ruh ilahi yang berasal dari samudra kekuasaan Allah telah pergi maka tubuhpun merasa ditinggalkan, tertekan. Karena dengan bantuan ruh tersebut kita dapat menerima pesan2 luhur surgawi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ruh tsb selalu lembut dan tersamar. Walaupun kalian dalam keadaan berdosa. Hal itu tak akan menggelapkan ruh kita. Ruh selalu kembali pada asalnya, bila Allah memanggilnya pulang. Namun tubuh akan merasa sedih, tertekan. Saat itulah dia ingin kesendirian dan sangat&lt;br /&gt;tunduk. Karena dia tak akan tunduk sampai saatnya ruh pergi. Aulia tunduk sebelum meninggal. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nabi kita bersabda, “ Jika kamu ingin melihat seseorang meninggal sebelum dia meninggal , maka lihatlah sayidina Abu Bakar as-Siddiq.” Dia tidak lagi tertarik akan dunia. Jika seseorang tidak tertarik&lt;br /&gt;pada dunia dan hanya mencari akhirat, lalu apakah dia ? dia telah mati. Hal itulah warisan utk para aulia dari nabi Muhammad dan mencoba Memberikannya pada pengikutnya agar raganya tunduk dalam kehidupan ini dan membiarkan jiwanya bebas. Jika dalam kehidupan ini kalian membiarkan jiwa kalian bebas dan raga dimatikan maka kalian akan menjadi seorang maghfar, karakul, sebuah tempat untuk menerima manifestasi dari atribut dan nama-nama Nya yang indah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah mengapa sayyida Mariam, tempatnya menjadi suci. Karena beliau menyerahkan dirinya pada Allah. Ibunya, imraatu ‘imraan. Idh qaalati imraatu ‘imrana rabbi innee nadhartu laka maa fee batnee muharraran fa taqabbal minnee innaka anta as-samee‘ul-‘aleem&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lihatlah! Seorang wanita bernama Imran berkata : " Wahai Tuhanku! Kuberikan pada Mu Apa yg ada dalam kandunganku untuk pengabdian khusus hamba; terimalah ini; untuk Mu Yang Maha mendengar dan Mengetahui segalanya.” [3:35]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibu sayyidina Maryam, imraatu Imran, ketika mengandung Maryam, beliau bersumpah , “ Apa yang ada didalam kandunganku, ku persembahkan pada Mu, Tuhanku, secara sukarela. Anak ini untuk Mu, seluruhnya untuk persembahan kepadaMu.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fa lamma wada‘atha qaalat rabbi innee wada‘tuha untha wallahu a‘lamu Bimaa wada‘at wa laysa adh-dhakaru ka’l-untha wa innee sammaytuha maryama wa Innee uee’thuha bika wa dhurriyyataha min ash-shaytani’&lt;br /&gt;r-rajeem Ketika melahirkan, beliau berkata “ Wahai Tuhan ku, aku melahirkan bayi perempuan!” dan Allah mengetahui benar apa yg akan terjadi- " Tak ada perbedaan baik laki2 ataupun perempuan. Kunamakan dia Mariam dan Kuperintahkan dia dan keturunannya untuk selalu dalam lindunganKu dari setan yg terkutuk.” [3:36]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika dia melahirkan seorang bayi perempuan, dia berkata.” Saya melahirkan bayi perempuan.” Dan Allah mengetahui lebih baik apa yg dia lahirkan. Walaupun dalam Al Quran, laki2 atau perempuan bukanlah&lt;br /&gt;perhatian utama, Namun dia adalah seorang perempuan yg sangat suci karena sebagai ibunda dari Yesus (as). Allah telah menerima baktinya, Allah telah membuat tempatnya dan dirinya sendiri dan segala sesuatu tentang dia menjadi suci.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah mengapa saat kalian membebaskan diri kalian, jiwa kalian dari lumpur atau hal keduniawian, nafsu syahwat, lumpur kebinatangan dan nafsu2 buruk, maka jiwa yg bebas tersebut akan mampu maju, sebagaimana telah kami jelaskan : bukan kecepatan cahaya, bukanlah&lt;br /&gt;kecepatan pikiran, namun dengan kecepatan hati yang akan mencapai samudra pengetahuan Ilahi. Manusia sedang berusaha sekuat tenaga dalam meditasi agar mencapai tingkatan itu dan hasilnya adalah teori2&lt;br /&gt;besar tentang energi kosmis agar dapat membebaskan diri mereka sendiri. Islam memberikan hal itu dengan jalan yang sederhana. Yaitu dengan tunduk pada Allah dalam sujud.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meditasi melalui sujud lebih punya kekuatan daripada meditasi memakai lutut. Itulah mengapa awliya bermeditasi selama 5 menit saat bersujud di sajadahnya. Karna saat kalian di sajadah, itulah saat&lt;br /&gt;terkuat. Kalian langsung ditempatkan dibawah singgasanaNya. Maka ketika kalian bermeditasi disana, dibawah tahta Nya, kalian akan diberi pakaian yang berkekuatan surgawi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi duduk biasa dengan lutut punya kekuatan, namun tidak mengantarkan kalian pada tujuan akhir.Kita akan lanjutkan nanti, karna baterai ( video kamera ) nya telah habis. Pastikan meditasi kalian sangat kuat dalam bersujud, jangan tinggalkan itu, ikutilah dan Allah akan menjaga kita seperti Abu Bakr as-Siddiq, meninggal sebelum ajal tiba. Kami ingin berbicara tentang jiwa dan raga yang bergabung namun baterai video kameranya habis.Karena setelah sesi ini, kita akan sampai pada sesi lain bersama Syekh Nurjan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wa min Allah at Tawfiq &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diving in Gnosis Oceans&lt;br /&gt;Menyelam dalam Samudera Pencerahan. &lt;br /&gt;Shaykh Muhammad Hisham Kabbani&lt;br /&gt;Masjid as-Siddiq - 21 Jan 2005&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ati` Allaha wa ati` ar-rasula wa ulil amri minkum.[4:59]Wa rahmatee wasi`at kulla shayin wa sa-aktubuha lilladheena yattaqoon. Karunia Ku meliputi seluruh alam. Karunia yang Kuberikan bagi mereka yang bertindak benar. [7:156]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam firman Nya itu karunia bagi siapa ? bagi yang bertaqwa. Dan apa hasil dari ketaqwaan ? itaqullah wa yu`allimakumullah. Jadilah seorang yang alim maka Allah akan mengajarimu. [2:282]. &lt;br /&gt;Seluruh kekayaan dunia adalah sia-sia. Itulah yang mereka cari ; itaqullah wa yu`allimakumullah. Awliya yang sedang menunggu makrifat. Pengetahuan, pencerahan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat engkau dicerahkan maka engkau mempunyai kebijaksanaan, jika engkau punya kebijasanaan maka engkau akan menerima pengetahuan nabi (saw), `ulum al-awaleen wal-akhireen. Nabi akan meneteskannya dari samudra makrifat. Samudra makrifat tidak berawal dan tidak berakhir; seperti ombak di tepi laut, terus menerus bergulung sampai ke&lt;br /&gt;pantai, membawa segalanya dari dalam laut dimuntahkan ke pantai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Makrifat juga meringkas sari pati dari lautan pengetahuan dan memuntahkannya ditempat orang alim berdiri, dia terus memandang pengetahuan itu, dan karna ombak berasal dari samudra menuju pantai; &lt;br /&gt;seorang waliullah , hatinya laksana sebuah samudra yang memompa dari dalam menuju permukaan hatinya, memuntahkan pengetahuan- pengetahuan tsb, terus tanpa berhenti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah mengapa hati mereka selalu terhubung dengan sumber utama, dan getarannya selalu bergerak dan bergerak, dan saat bergerak mampu menginspirasi hati yang meratap apa yang harus di katakan dan bicarakan. Ada awliya yang sedang di pantai menerima gelombang&lt;br /&gt;ini. Beberapa sedang melayarinya dan sebagian lagi bergerak di tengah samudra dan menerima pengetahuan2 dari dalam. Ada yang menyelam, mengambil sari patinya menuju permukaan. Mereka yang menyelam lebih kuat daripada yg berlayar, mereka yang berlayar&lt;br /&gt;mengirimnya ke pantai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka yang telah menyelam dan mampu melihat serta mempelajari pengetahuan2 adalah yang mampu memahami dan belajar. Itulah yang terjadi pada Sayyidina Bayazid al-Bistami, ketika Allah memintanya untuk menjadi sampah bagi ummatnya. Dan beliau mengarang cerita agar orang-orang membencinya, menyalahkan dan menuduhnya melakukan bid'ah. Kemudian melemparinya dengan batu dan melemparnya ke tempat sampah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah cerita itu, dan kalianpun mengetahuinya, beliau pergi ke pantai dan berlayar. Di tengah laut ada badai dan perahupun bergerak ke kanan dan ke kiri , dan ketika akan tenggelam kapten kapal &lt;br /&gt;berkata " Pasti ada seorang jahat di sini. Badai itu datang tiba2 entah darimana. Pastilah ada pendosa di perahu ini. Kami akan menulis nama orang2 dan mengambil salah satu untuk diceburkan ke laut." &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bayazid tertawa, " Mereka pasti akan melempar seorang yg tak berdosa." Beliaupun berkata," Biarkan mereka mengorbankan saya," Itulah bagaimana seorang awliya mengorbankan dirinya. Beliaupun dilemparkan ke laut yang sedang bergelombang, sangat kuat. Namun karena Bayazid al Bistami berada dalam pelayaran samudra makrifat , beliaupun lebih besar dari samudra itu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beliau membawa makrifat dalam hatinya. Samudra yang nyata itu tidak ada apa2nya. Samudra nyata itu bergejolak dan menakutkan Bayazid yang berada di permukaan. Dari ketakutan serta kebahagiaan &lt;br /&gt;menjadikannya dalam gerakan, menghasilkan badai, tak ada kebahagiaan dan tak ada ketakutan. Jangan berpikir bahwa seorang awliya adalah mudah. Itulah samudra di puncak samudra. Saat Bayazid menceburkan dirinya di samudra luas itu, samudra air itu, menjadi tidak ada apa2nya di depan seorang wali yang membawa makrifat, seseorang yang telah mengalami pencerahan. Maka lautan itupun ditundukkan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayyidina Bayazid menuju kedalam dan berkata, " Ya Rabi ! Engkau&lt;br /&gt;telah mengujiku dgn membuatku seperti sampah, aku membuat diriku sendiri menjadi sampah. Engkau telah mengujiku di samudra itu dan akupun masuk ke samudra itu." Kemudian dia mulai bergerak, lebih cepat dari kecepatan cahaya, yaitu pada kecepatan hati. Kecepatan hati lebih cepat dari kecepatan pikiran. Kecepatan pikiran adalah dimana engkau berpikir, seketika itupun engkaupun berada di sana. Jika seorang wali berpikir bahwa dia sedang berada di matahari,&lt;br /&gt;sedetik kemudian diapun berada disana; di Mars, diapun berada di Mars, di Venus, diapun ada di Venus, di Pluto diapun berada di Pluto. Dengan segera bayangan yang sempurna dari aslinya akan muncul disana. Itulah kecepatan pikiran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka bayangkan kecepatan hati itu.Saya tidak diijinkan untuk menjelaskannya .Kemudian dia bergerak bersama kecepatan hati sampai akhirnya menuju tempat yang hanya terdengar Huuuuuuuuuuuu, tak ada yg lain. Diam total kecuali Huuuuuuuuuuu, sebuah suara yang&lt;br /&gt;penuh keagungan. Sayyidina Bayazid al-Bistami, Allah menganugerahkan beliau kekuatan lewat nabi saw, bahwa jika beliau ingin menghitung jumlah seluruh populasi manusia saat itu, diapun dapat menghitungnya dlm 5 menit, seluruhnya dgn kekuatan itu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu saat Sayyidina abdul Khaliq al-Ghujdawani, salah satu awliya besar, sedang berjalan dan mendapatkan inspirasi dan beliau mendengar sebuah suara," Ya Abdul Khaliq, pergilah ke suatu tempat di hutan. Lewati hutan itu dan teruslah berjalan sampai engkau tidak&lt;br /&gt;menemukan tumbuhan dan hanya sebuah batu yg besar. Pukullah batu itu ( dgn peralatanmu ). Segera setelah kau pukul batu itu, maka air akan keluar lebih deras dari sebuah air terjun ( lebih deras drpd air terjun Niagara ), air yg besar akan keluar dari batu yang kau&lt;br /&gt;pukul. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di setiap tetes air Aku ciptakan satu malaikat yg akan memujiKu sampai hari pengadilan kelak. Aku ingin kau memberi malaikat2 itu masing-masing dengan nama yang berbeda dari malaikat lain dan kau tak boleh mengulang tiap nama 2 kali. Air itu akan mengalir sampai hari pembalasan kelak. Dan kamu bertanggung jawab utk memberi masing2 malaikat nama dan tidak boleh ada yg diulang 2 kali. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian Aku ingin, seluruh puji2an dari malaikat ini, harus dibagi- bagikan diantara mereka yang mengikuti tarekat Naqshbandi." Itulah sebuah hal yg spesial yang diberikan pada Syaikh Abdul Khaliq seperti yang diberikan pula pada Sayyidina Bayazid.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Grandshaykh punya sesuatu yg istimewa begitupun maulana syaikh juga punya suatu keistimewaan, namun tidak ada ijin untuk membicarakan keistimewaan tsb. Itulah keistimewaan para awliya. Bagaimana beliau&lt;br /&gt;mampu memberi nama malaikat2 tsb tanpa makrifat ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pergilah engkau ke pusat data semua orang, pusat data secara global. Berapa banyak nama yg mirip satu dgn lainnya ? Seluruhnya 6 milyar, dan semuanya saling berbagi nama. Adalah mustahil bagi mereka untuk &lt;br /&gt;punya nama yang berbeda. Bayangkan dari setiap tetes, satu malaikat diciptakan. Bukan 6 milyar, bukan 100 milyar, bukan 1 triliun, bukan 10 triliyun, bukan 1 qadriliyun ataupun 1 cinqotriliyun. Lalu bagaimana dia menamai mereka tanpa Allah memberinya kekuatan&lt;br /&gt;melalui Nabi kita. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;wataqullah, wa yuallimakumullah. Jika kamu bertaqwa, kamu akan (mampu. red ) belajar. Itulah Makrifatullah, darinya kamu dapat memberi nama-nama. Itulah mengapa Syekh Sharafuddin melalui makrifat mampu memaparkan nama2 awliya di zaman Imam Mahdi. Beliau mampu &lt;br /&gt;memaparkan 49 deputi dan 50 khalifah dari Imam Mahdi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beliau menurunkannya pada grandsyaikh dan beliaupun menurunkannya pada syaikh mawlana dan menyuruh saya untuk menuliskannya. Kami mempunyai hal itu. Rahmat Ku meliputi segalanya dan kami akan menuliskannya bagi mereka yang mempunyai kebajikan. Dan mereka yang&lt;br /&gt;berada dlm kebenaran, maka Allah akan mengajarinya. Beri mereka nama-nama. Ambil dari nama2 dalam kitab suci Alquran. wa la yabis wa la ratbin illa fee kitabin mubeen. Tak akan kering atau basah kecuali hal itu telah ada di dalam sebuah kitab yang jelas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mari kita kembali pada Sayyidina Bayazid al-Bistami Maka dia pun pergi, dan cerita tentang Sayyidina Abdul Khaliq adalah suatu hal yg besar. Berapa banyak puji2an dari seluruh malaikat ini pada para pengikut rantai emas. Berapa banyak puji2an yg akan kalian&lt;br /&gt;terima, bergembiralah!, engkau telah mengambil bay'at dan engkau menjadi bagian dari rabitah itu, rantai itu yg menghubungkan orang2 bersama atau seperti manik2 tasbih dalam satu tali ikatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yurbut, berarti untuk mengikat segalanya. Maka Sayyidina Bayazid berkata," Aku tak akan datang sampaiaku mencapainya." Maka dgn kecepatan hati, beliau bergerak sampai beliau mendengar Huuuuuuuu, tak terhingga. Beliau sanggup menghitung jumlah manusia yang hidup dalam 5 menit. Namun untuk hal satu ini beliau tak mampu menghitungnya ( pujian &amp; malaikat )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu beliau mendengar ruh Sayyidina Shah Naqshbandi dan itupun sebelum beliau ada di dunia ini, sebelum kelahirannya. Dan seluruh ruh2 Naqshbandi hadir dibawah tarbiyya Shah Naqshband dan mereka &lt;br /&gt;melafazkan Huuuuuuuu dalam satu suara berkelanjutan tanpa bernafas; kemudian mengambil nafas ke dalam. Kamu hanya bernafas di dalam. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itu adalah udaramu ketika masuk, bernafas adalah untuk mengambil oksigen dan mengeluarkan karbon dioksida. Tidak ada nafas keluar, karna itu adalah suci dan bersih, tak ada polusi. Amat bersih. Itu hanyalah satu suara berkelanjutan yang kamu terus keluarkan,&lt;br /&gt;tak perlu mengambilnya ke dalam. Karena engkau telah didandani dan dilempar ke lautan makrifat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka Sayyidina Bayazid pun ketakutan. Ada suara dalam hatinya " Oh Bayazid apa yg kamu lakukan dalam daerahku ? " Ketika mendengar ini, beliaupun menjadi takut dan berbalik kembali. Lalu beliaupun menyadari bahwa ada sebuah pengetahuan diatas pengetahuannya. Makrifat akan selalu meningkat. Seperti Nabi (saw) selalu dlm peningkatan, mengambil dan memberinya pada awliya sehingga mereka juga selalu dalam peningkatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam majelis para awliya, nabi Muhammad (saw), mereka bertemu dengan ruh an-nabi ( Nabi Muhammad saw secara spiritual ) tiap kamis malam. Dan dalam pertemuan itu, sayyidina Bayazid berkata," Ya Rasulullah, mengapa seluruh Naqshbandi, sampai saat ini ( pada masa &lt;br /&gt;grandsyaikh Abdullah, selama berkhalwat di Madinah, beliau bertutur tentang penglihatan tsb. beliau berkata bahwa beliau selalu duduk di sebelah kanan nabi (saw) karena beliau adalah syaikh yg masih hidup,&lt;br /&gt;dan yang masih hidup selalu di tingkat yg paling tinggi. )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abayazid berkata," Ya sayyidi ya Rasullulah. Saya punya pertanyaan. Mengapa seluruh pengikut Grandsyaikh, saat mereka melafazkan surah al-Fatiha dalam ihda, mereka menyebut Shah Bahauddin Naqsband. Jika mereka mau menyebutkan namaku, aku akan meletakkan mereka pada samudra yang pernah aku lihat sebelumnya. Aku akan membawanya kemana aku berdiri, di pantai lautan makrifat yang belum pernah seorangpun menginjakkan kaki di sana."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu sayyidina grandsyaikh Sharafuddin berbalik dan memberi jawaban setelah datangnya ijin. Beliau berkata, " Tempat dimana kamu berdiri adalah awal dari sebuah samudra. Itulah mengapa engkau tak mampu melihat sisi lain dari samudra dimana Shah Naqshband sedang berdiri. Jika mereka memberimu Fatiha, maka benar kau akan membawa mereka ke mana engkau berada. Namun bila diberikan pada Shah Naqshband maka mereka akan mencapai dimana beliau berada."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagian berlayar, sebagian berenang. Itulah Makrifat. Semoga Allah merestui kita dengan makrifat dan mendandani kita dengan makrifat yang barokah dari syaikh kita dan barokah dari nabi (saw) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wa min Allah at Tawfiq &lt;br /&gt;posted by mevlanasufi at 1:46 AM &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertemuan di alam Ruh &amp; Rahasia Pertemuan&lt;br /&gt;Habib Umar bin Hafidz bin Syeikh Abu Bakar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Segala puji bagi Allah yang telah mengatur pertemuan kita ini pada waktu dan tempat yang penuh berkah. Allah SWT menjadikan pertemuan sebagai pusat curahan keistimewaan robbaniyah dan inayah ilahiah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk itulah Allah menetapkan pertemuan di alam arwah. Dijelaskan dalam Quran, bahwa Allah mengeluarkan anak cucu Adam dari sulbinya, kemudian mengumpulkan mereka di lembah Nu'man yang berdampingan&lt;br /&gt;dengan Arofah. Di lembah inilah Allah bermurah memperdengarkan suara-Nya kepada kita semua, anak-cucu Adam, dan menyingkap tirai yang menghijab kita dari Dia. Sehingga ketika Allah memanggil kita, ruh kita mampu mendengar panggilan-Nya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan ingatkah ketika Tuhanmu mengeluarkan keturunan anak-anak Adam dari sulbi mereka lalu Allah mengambil kesaksian terhadap jiwa mereka, "Bukankah Aku ini Tuhanmu?" Mereka menjawab, "Betul, (Engkau Tuhan kami)." (QS Al-A'raf, 7:172)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para ulama mengatakan, bahwa pada waktu yang penuh berkah itu terjadilah perkenalan antar-ruh. Perkenalan sesama ruh di alam itu menyebabkan perkenalan mereka di alam dunia. Siapa saja yang saling mengenal di alam itu, maka di alam dunia pun akan saling mengenal. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka tidak akan mencintai seseorang karena Allah, kecuali di sana mereka telah lebih dahulu saling mengenal. Inilah yang dimaksud Rasulullah SAW dalam sabdanya: Ruh adalah bala tentara yang&lt;br /&gt;berjenis-jenis. Yang saling mengenal akan bersatu, dan yang saling bermusuhan akan berselisih. (HR Bukhari dan Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ruh-ruh yang saling mengenal pada hari diambilnya kesaksian, akan hidup rukun di dunia. Dan ruh-ruh yang pada hari itu saling bermusuhan, di dunia pun akan berselisih paham. Ada yang kafir, ada yang fasik dan ada pula yang taat. Mereka tidak bisa bersatu, karena&lt;br /&gt;pada hari itu mereka tidak bersatu. Di alam itu mereka tidak bertemu dan tidak bersesuaian paham. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika seseorang mencintai orang lain tulus karena Allah, maka sampaikanlah berita gembira kepadanya, bahwa sesungguhnya Allah-lah yang telah mempersiapkan perkenalan mereka sejak di alam arwah. Merekalah orang-orang yang kelak di hari kiamat akan dipanggil&lt;br /&gt;Allah, dan Allah sekali lagi akan memperdengarkan panggilan itu kepada seluruh makhluk: "Manakah orang-orang yang saling mencintai demi keagungan-Ku? Manakah orang-orang yang saling mengunjungi karena-Ku? Manakah orang-orang yang saling berkorban karena Aku? Hari ini Aku akan menaungi mereka di bawah naungan arsy-Ku, di hari yang tiada naungan kecuali naungan-Ku." (Muslim meriwayatkan&lt;br /&gt;dengan muatan lebih ringkas) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasa bahagia berjumpa dengan kalian menuntunku untuk membicarakan topik ini. Mengapa? Karena pertemuan kita ini memiliki hubungan dengan pertemuan ahli irtiqoo`. Kemampuan kita untuk mengetahui berbagai nur dan nilai yang ada sejak zaman Nabi SAW adalah berkat perjumpaan dengan beliau. Orang-orang yang berjumpa dengan beliau&lt;br /&gt;adalah orang-orang yang mendapat kehormatan, keistimewaan dan kemuliaan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka lebih utama dari yang lain. Kita temukan bahwa atsar beliau terletak pada orang yang telah bertemu dengan beliau, para tabi'in memperoleh kemuliaan karena berjumpa dan bergaul dengan para sahabat, dan para tabi'it tabi'in memperoleh kemuliaan karena&lt;br /&gt;berjumpa dan bergaul dengan para tabi'in, demikian seterusnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dahulu, apabila kaum Muslimin hendak pergi berjihad, mereka bertanya, "Adakah di antara kalian yang pernah melihat Rasulullah?" Jika ada, maka mereka mengharapkan kemenangan berkat orang itu, dan mereka pun lalu menang. Suatu saat, meski masih dekat dengan masa para sahabat, tidak ada satu pun sahabat yang tersisa, yang ada hanyalah para tabi'it tabi'in dan beberapa orang tabi'in . &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka bertanya, "Adakah di antara kalian yang pernah melihat orang yang pernah melihat Rasulullah SAW?" Jika dijawab: ya, maka, sebagaimana biasa, mereka mengharapkan kemenangan berkat orang itu, dan mereka pun lalu menang. Kisah ini menunjukkan bahwa manfaat&lt;br /&gt;perjumpaan terus berlangsung; berpindah dari generasi ke generasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beruntunglah orang yang pernah melihat mereka atau melihat orang yang pernah melihat mereka atau selalu memiliki ikatan dengan mereka dan selalu berada di ambang pintu mereka. Pertemuan memang penuh misteri. Karena itulah kita lihat banyak wali yang telah siap&lt;br /&gt;untuk mencapai tingkatan tinggi bila ditanya, "Apa yang kamu miliki?" Mereka menjawab, "Aku berjumpa fulan bin fulan hari ini, ia berkata kepadaku demikian."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah perjumpaan itu kedudukan mereka meningkat.Dikatakan bahwa Habib Ali bin Muhammad berjumpa dengan syeikhnya, Imam Abu Bakar Alatas, hanya dalam hitungan jari, namun buah perjumpaan itu, nafahat dan barokahnya - tak terhitungkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Makrifat kepada Allah tercermin pada setiap perkenalan karena Allah. Dan cinta kepada Allah tercermin pada cinta karena Allah. Bagaimana bisa demikian? Jika kalian mencintai seseorang karena Allah, maka perasaan cinta itu akan menumbuhkan rasa cinta kepada Allah. Pada saat cinta kalian karena Allah meningkat, maka cinta Allah kepada kalian pun meningkat. Kemudian, jika kalian lebih banyak mengenal dan mencintai Allah, maka cinta kalian karena Allah juga menjadi lebih banyak dan lebih kuat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika cinta kalian kepada Allah bertambah kuat, maka cinta Allah kepada kalian juga bertambah kuat. Jika cinta kalian kepada Allah bertambah, maka cinta kalian kepada seseorang karena Allah juga akan semakin kuat. Dan jika kalian semakin mengenal Allah, maka makrifat&lt;br /&gt;kalian kepada seseorang karena Allah juga akan bertambah luas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itulah kita menyaksikan jalinan hubungan yang kuat dan kokoh antara murid dan guru, antara penerima dan pemberi, antara quthub dan guru-guru mereka. Sehingga kita mendengar cerita yang mengagumkan&lt;br /&gt;tentang mereka, yaitu jika nama guru mereka disebut, maka kesedihan dan kesulitan mereka hilang. Mereka seakan berada di alam lain, memasuki medan lain, Jika kedekatan dan perjumpaan dengan kekasih tak dapat kujalani, maka dalam mengenang mereka kuperoleh pelipur duka di hati Alhamdulillah, Allah telah memberi kalian berbagai keistimewaan leluhur yang jarang ditemukan di muka bumi pada seluruh umat Muhammad SAW.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang yang makrifat dan cintanya kepada Allah lebih banyak, maka makrifat dan cintanya kepada mereka pun akan lebih kuat. Rasulullah SAW bersabda: Ada tiga hal yang barang siapa memilikinya, maka ia&lt;br /&gt;akan merasakan manisnya iman, (pertama) yaitu Allah dan Rasul-Nya lebih ia cintai dari segala sesuatu yang lain."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah puncak cinta dan kerinduan, karena arsy, kursi, firdaus, dunia, akhirat, keluarga, anak, langit dan bumi adalah segala sesuatu selain Allah dan Rasul-Nya. Cinta orang itu kepada Allah dan Rasul-Nya tidak boleh terbagi-bagi dengan cintanya pada dunia, langit, akhirat, surga, firdaus dan segala sesuatu selain keduanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah rahasia pertemuan. Mengapa demikian? Karena, jika pertemuan ini berlangsung sebagaimana mestinya, maka akan membuahkan pertemuan di hari kiamat, pertemuan di surga. Segala puji dan syukur bagi Allah&lt;br /&gt;yang telah mengumpulkan kita di sini. Insyaa Allah pertemuan kita ini terikat dengan pertemuan kaum sholihin. Janganlah kalian remehkan majelis-majelis seperti ini, karena setiap majelis memiliki keistimewaan tersendiri. Namun setan kerap kali datang dan memalingkan kalian dari majelis-majelis yang di situ terletak keuntungan dan keberhasilanmu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika kalian akan meningkat, setan selalu berusaha memotong jalan kalian. Karena ia tahu, bahwa, jika pandangan dan rahmat Allah jatuh pada kalian, maka tanpa kalian sadari kalian akan memperoleh karunia dan meningkat. Kalian tidak tahu kapan karunia Allah akan dicurahkan, karena itu bangkitlah untuk menghadangnya, sehingga kalian dapat memperoleh lutf dan ampunan-Nya. Semoga Allah memuliakan kita dengan berbagai hakikat sehingga kita dapat menyusul kaum sholihin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kalian memusatkan perhatian pada ilmu disertai usaha untuk mensucikan hati, maka bergembiralah, sebab, dengan membersihkan hati dari dendam, iri dan benci kepada kaum muslimin kedudukan kalian di sisi Allah akan meningkat. Dan dengan hati yang bersih kalian akan melihat satu demi satu pintu dihadapan kalian terbuka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu hari Habib Ali berkata, "Dari gerbang yang satu sampai gerbang yang lain tak ada seorang pun yang bersengketa. Hari-hari kami di Seiwun berlalu tanpa permusuhan." Dahulu Seiwun mempunyai dua pintu&lt;br /&gt;gerbang, satu di bagian timur dan yang lain di barat. Alhamdulillah, lihatlah bagaimana pengaruh orang-orang yang mulia. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika Imam Abu Bakar bin Shihab- yang menuntut ilmu di Seiwun di zaman Habib Ali, Habib Muhsin bin Alwi dan orang-orang saleh yang setingkat dengan mereka - kembali ke Tarim, ia ditanya oleh penduduk&lt;br /&gt;Tarim. "Bagaimana kau dapati fulan bin fulan, fulan bin fulan, fulan..." tanya penduduk Tarim menyebut nama beberapa ulama Seiwun. "Aku dapati mereka seperti firman Allah:" Dan Kami lenyapkan segala rasa dendam di hati mereka, sedang mereka merasa bersaudara duduk berhadap-hadapan di atas dipan-dipan". (QS Al-Hijr,15:47) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Mereka orang-orang yang suci dan sempurna, tak sedikitpun ada permusuhan di antara mereka. Yang satu memberi pertolongan, yang lain mengambil manfaat. Yang satu bekerja, yang lain bertajarrud. Dan rahasia Tuhanku tak seorang pun mampu menghitungnya" &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dahulu, ada seseorang memegang jabatan qodhi (hakim) di Syibam. Selama beberapa tahun tak ada seorang pun yang datang mengadu kepadanya. "Mengapa di antara kalian tak ada yang berkelahi, mengapa tak ada yang bersengketa," keluhnya suatu hari kepada penduduk&lt;br /&gt;kota. "Penghuni kota ini satu dengan lainnya telah didamaikan Quran," jawab mereka. "Barang siapa memaafkan dan berbuat baik, maka&lt;br /&gt;pahalanya atas (tanggungan) Allah. (QS Asy-Syuraa, 42:40) "Mereka tidak butuh kamu. Apa yang hendak kau hakimi jika mereka telah bersatu." Ia hanya duduk bengong setiap hari. Penampilannya seorang hakim, namun perbuatannya seperti penganggur. Setiap hari ia masuk&lt;br /&gt;kantor, meski tak ada seorang pun mengunjunginya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah 14 tahun, datang dua orang menemuinya. "Ada apa?" tanya pak hakim. "Kami ada masalah," jawab salah seorang Tamunya. Alhamdulillah, selamat datang, selamat datang, selama bertahun-tahun aku merindukan kejadian ini. Kemarilah, duduklah, aku akan bertindak&lt;br /&gt;adil kepada kalian." Sang hakim bersiap-siap hendak memamerkan semua&lt;br /&gt;ilmunya, karena ini adalah kasus pertama yang akan ia adili selama 14 tahun masa bakti. "Nah, ceritakanlah persoalanmu!" "Aku membeli sebidang tanah dari orang ini. Dalam tanah itu ternyata ada harta karun emas. Pada harta itu terdapat tanda-tanda bahwa harta itu dari masa sebelum Islam yang berarti bahwa harta itu adalah rikaz." &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Benar," kata pak hakim. "Kalau itu harta rikaz, maka sudah seharusnya menjadi milik pemilik tanah pertama. Aku lalu mendatanginya dengan membawa harta itu. Kukatakan kepadanya bahwa&lt;br /&gt;semua emas itu adalah miliknya. Namun, ia tidak mau menerima. Katanya ia telah menjual tanah itu kepadaku." "Aneh..., inikah pengaduanmu? Sekarang jawablah!" perintah pak hakim kepada tamunya&lt;br /&gt;yang lain. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Pak Hakim yang mulia, tanah itu berikut isinya telah kujual, jadi aku tidak berhak lagi atas harta itu. Sewaktu menjual aku tidak berkata, 'Kujual tanah ini tanpa harta karunnya.' Harta itu tersimpan dalam tanah yang telah kujual, maka sudah selayaknya harta itu menjadi milik si pembeli tanah." "Sungguh aneh..., inikah jawabmu?" "Ya." "Bagaimana pendapat kalian sekarang?" &lt;br /&gt;"Pak Hakim yang mulia, Engkau mengetahui syariat-syariat Allah. Ambillah harta ini dan gunakanlah," kata mereka berdua. Hmm...kalian hendak menyelamatkan diri dan membinasakan Pak Hakimmu, ya?!&lt;br /&gt;Tidak bisa begitu!" "Kalau begitu adililah kami." "Sabar..., bersabarlah..., kamu punya anak?" "Ya, aku punya seorang puteri." &lt;br /&gt;"Kamu?" "Aku punya seorang putera." "Baiklah, keluarkanlah 1/5 harta tersebut sebagai zakat karena itu adalah harta rikaz. Kemudian gunakanlah 4/5 sisanya untuk pernikahan putra-putri kalian. Sekarang&lt;br /&gt;pergilah kalian dari tempatku ini." &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menakjubkan! Perhatikanlah pengaduan, pembelaan dan keputusan pak hakim. Subhanallah, Nabi SAW pernah menceritakan kejadian serupa yang dialami Bani Israil. Namun pada umat Muhammad SAW kejadiannya lebih menakjubkan lagi. Tiada keutamaan yang dialami umat terdahulu, kecuali dialami pula oleh umat ini, bahkan lebih menakjubkan lagi.&lt;br /&gt;Segala puji syukur bagi Allah yang telah memberikan kemuliaan ini. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Insyaa Allah kita dapat menjadi orang-orang yang saling mencintai karena Allah, orang-orang yang bersaudara karena Allah. Semoga kebaikan ini tersebar di antara kalian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wa min Allah at Tawfiq &lt;br /&gt;posted by mevlanasufi at 1:46 AM &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyembuhan Kalbu melalui Iman, &lt;br /&gt;oleh Maulana Syaikh Nazhim Adil al Haqqani&lt;br /&gt;Lefke Cyprus Turki, 2004&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nabi Suci sall-Allahu 'alaihi wasallam bersabda, Dalam tubuh manusia terdapat segumpal daging. Jika ia sehat, seluruh tubuh itu pun sehat. Segumpal daging ini adalah jantung/kalbu." Kalbu adalah sesuatu yang paling penting, karena kalbu adalah singgasana dari&lt;br /&gt;hakikat manusia,dari kepribadian dan karakternya. Dan kesehatan kalbu bergantung pada iman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesehatannya muncul melalui ketulusan (ikhlas), dan penyakitnya timbul karena kemunafikan. Kesehatannya ada dengan cinta pada Allah, dan penyakitnya bermunculan karena kecintaan akan dunya. Kesehatannya&lt;br /&gt;datang lewat kepuasan (qona'ah), dan penyakitnya berjangkit oleh adanya keserakahan. Kesehatannya ditimbulkan pula melalui kelembutan, sedangkan penyakitnya melalui amarah. Kesehatannya&lt;br /&gt;menguat dengan mengingat Tuhannya atau dzikir, dan penyakitnya dengan kelalaian, melupakan Allah. Kesehatannya terjaga dengan kehadiran bersama Allah, dan ia sakit karena lupa akan Allah dan hadir dengan syaitan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada begitu banyak penyakit-penyakit hati/kalbu: kemunafikan, syirk, pamer, kebanggaan dan keangkuhan, keserakahan, dengki, iri, kebencian, keras kepala, cinta akan dunia, egoisme, bohong, ghibah menggunjing, niat buruk,... Siapa pun yang memiliki salah satu saja&lt;br /&gt;dari karakteristik ini, berarti ia tengah sakit dan membutuhkan pengobatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nabi sall-Allahu 'alaihi wasallam datang untuk menyembuhkan hati dan kalbu. Tak ada satu pun penyakit, baik fisik maupun spiritual, yang tak dapat beliau sembuhkan. Beliau menyembuhkan Sahabat-sahabatnya, dan meninggikan derajat mereka, hingga mereka bagaikan bintang-gemintang di langit. Kemudian, para Sahabat ini pun menjadi dokter-dokter dan menyembuhkan yang lain. Mereka yang mengikuti para sahabat ini, yaitu para Tabi'in, menjadi Penyembuh pula, dan begitu seterusnya hingga saat ini. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap wali (kekasih Allah), pewaris Nabi Sall-Allahu 'alaihi wasallam, memiliki kemampuan untuk memberikan pengobatan pada manusia baik untuk penyakit-penyakit fisik maupun spiritual. Jika seseorang ingin mengetahui kondisi kalbunya, ia harus pergi menemui seseorang yang tahu akan hal tersebut. Tapi, saat ini, manusia demikian angkuhnya hingga mereka mengira dapat menyembuhkan dirinya sendiri. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka tak mau menerima baik para wali, maupun ulama, ataupun orang lain yang memiliki ilmu. Bahkan seorang dokter-kepala pun memanggil dokter lainnya meminta tolong ketika ia sedang sakit. Ia tidaklah berdiri di depan suatu cermin untuk kemudian menyembuhkan dirinya&lt;br /&gt;sendiri. Adalah suatu perintah Ilahiah untuk berkonsultasi dengan mereka yang selalu berada di Hadirat Ilahiah, karena jawaban-jawaban yang dikirim kepada kalbu mereka dikirim langsung oleh Allah sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wa min Allah at Tawfiq &lt;br /&gt;posted by mevlanasufi at 1:46 AM &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;'Bagaimana mengetahui Guru Ruhani Sejati', &lt;br /&gt;Maulana Shaikh Nazim Al-Haqqani&lt;br /&gt;Lefke Cyprus Turki 2004&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanda bahwa seseorang adalah Guru/Mursyid Spiritual yang sejati adalah bahwa kalian dapat mempercayainya. Kalbu kalian memberikan sinyal akan hal itu, dan kalbu tak pernah salah. Ketika seseorang duduk bersama seorang Mursyid sejati, ia akan merasakan kedamaian, ketenangan dan kepuasan, serta amat bahagia. Inilah tandanya. Orang itu akan melupakan seluruh masalah-masalahnya dalam hadirat Sang Mursyid, dan merasa bagaikan seekor ikan di dalam samudera. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa orang-orang pergi ke pantai tepi lautan? Karena ketika mereka memasuki air, mereka menemukan ketenangan dan kenikmatan. Ruh pun menginginkan suatu samudera baginya. Dalam kehidupan kita ini, kita membutuhkan seseorang yang bagai sebuah samudera, sehingga kalbu-kalbu kita dapat merasakan kenikmatan dan puas dengan orang tersebut. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita memiliki begitu banyak sifat-sifat tercela. Kita membutuhkan seseorang untuk memberikan pada kita sifat-sifat mulia; dan sifat-sifat mulia ini tak dapat muncul hanya melalui membaca buku-buku, melainkan akan muncul lewat sahabat atau teman seseorang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan melihat siapa teman seseorang tertentu, kita akan tahu karakter orang tersebut. Sifat yang buruk adalah menular, seperti suatu penyakit. Karena itulah, Allah Ta'ala mengutus para Nabi-Nya sebagai obat. Para&lt;br /&gt;Nabi -semoga kedamaian atas mereka- bukanlah Malaikat; mereka manusia juga, dan mengetahui segala sesuatu akan sifat dasar manusia. Siapa saja yang duduk bersama mereka akan menyerap sifat-sifat dan akhlaq yang mulia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wa min Allah at Tawfiq &lt;br /&gt;posted by mevlanasufi at 1:46 AM 0 comments &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Stop Smoking &lt;br /&gt;Sohbet given by Sultan Awilya Shaikh Muhammad Nazim&lt;br /&gt;Al-Haqqani Al-Naqshbandi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I asked our new muslim brother how he is succeeding in his attempt to live as a muslim. He replied: "I am doing well, I have started to perform the prayers and fasts that Allah has ordered and have left most of the well known forbidden actions. The only problem is&lt;br /&gt;that, up until now, I have been unable to quit smoking." &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I told him. Look, cigarette smoking in the sight of people, particularly in the sight of muslims, is something of little or no affect on a person's character and because they see it as being of no&lt;br /&gt;account and as having no effect on their religious lives, muslims, more than others smoke like chimneys. But their thinking couldn't be more mistaken.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;When you accepted islam you managed to leave behind all of the well known and most harmful prohibited actions, and that is very good - not everyone can do that so easily, immediately upon his accepting the faith. The only big problem, you say, is that you are addicted to tobacco, that it occupies your heart to such an extent that leaving it is a great struggle which you can't seem to win.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Our GrandShaikh, Shaikh Abdullah Ad-Daghistani, may Allah be pleased with him and make him pleased with Him, used to say that cigarette smoking, even if it is of no account in the sight of people, is, in reality, one of the greatest weaknesses a believer can have, as&lt;br /&gt;the cigarette habit leaves its victim completely bereft of will power. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cigarettes catch people and destroy their willpower in such an absolute way that if he cannot cut himself off from smoking habit, one day smoking will cut him off from every goodness, even from faith itself. This is the main and overriding reason for quitting the cigarette habit (among all the numerous other very strong reasons): he must leave it once and for all so that he may take his willpower into his own hands, and thus protect himself from falling under the control of others. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;When I say "others" I am mainly referring to his own lower self and satan, who stands in the background as the evil advisor to the ego. Who cannot control himself may lose control over himself so that his&lt;br /&gt;being passes into the hands of his animal self and satan who are ready to destroy the humanity of your soul.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah Almighty says in the Holy Qur'an: "Oh My people, you may see something as being of no consequence, but in My Sight it may be of immense consequence and gravity." Now cigarette smoking is at most small vice in the eyes of muslims, but in the Sight of Allah Almighty it is a fatal weakness in a believer; it is like a small hole in a door through which a burglar may enter. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Now you have just closed the door on all the major sins that are most displeasing to Allah Almighty, but what good does it do as long as that hole remains? What purpose does such a door serve? You might as well leave it wide open for all the good it does! Perhaps you may say: "It is a thick Oak door and I have shut it firmly and locked it well, what difference does a little hole make, it doesn't matter." &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;What doesn't matter? Say it doesn't matter once the thief has opened the whole big door by putting a wire through the hole and run off with your treasure! Therefore, if a person leaves such a hole for satan to enter through and gain control, he is exposing his faith to great danger. And so I say to our brother: You have left so many forbidden actions which are displeasing to your Lord. You have locked that door, now you must think of what you can do about that&lt;br /&gt;cigarette-hole.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;from Mercy Oceans - Divine Sources.&lt;br /&gt;Wa min Allah at Tawfiq &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7164488-110785439404381414?l=ariefhamdani.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7164488/posts/default/110785439404381414'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7164488/posts/default/110785439404381414'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ariefhamdani.blogspot.com/2005/02/pemindahan-ilmu-dari-hati-ke-hati.html' title='Pemindahan Ilmu dari Hati ke Hati'/><author><name>arief hamdani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17386119859264376167</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://img.photobucket.com/albums/v245/mevlanasufi/arief2.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7164488.post-110671206281045712</id><published>2005-01-26T10:56:00.001+07:00</published><updated>2005-01-26T11:01:02.810+07:00</updated><title type='text'>Senjata andalan setan</title><content type='html'>Senjata Andalan Setan&lt;br /&gt;Lefke-Siprus, 7 Juni 2004 – ba’da dzuhur&lt;br /&gt;Mawlana Shaykh Muhammad Nazim Adil an Naqsbandi al Haqqani (Q) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bismillahirrahmanirrahiim.&lt;br /&gt;Destur Yaa Sayyidul Sulthonul Awliya, Madad.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingatlah saat ini kita berada dalam majelisnya Rasulullah, para awliya, serta para shodiqin &amp; sholihin. Tanpa kehadiran Rosul SAW dan awliya dalam sebuah majelis, seorang syaikh   hanyalah ‘orang biasa’. Demikian juga dengan majelisnya (asosiasi) tanpa kehadiran Rosul SAW dan awliya, bagaimana bisa dikatakan sebagai sebuah majelis Tuhan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rata – rata orang mendapatkan hambatan untuk mencapai target dalam kehidupannya. Kalian datang ke dergah ini barangkali bermodalkan nol-besar, tetapi beriringan dengan waktu berupaya untuk belajar dan mendapatkan sesuatu yang dapat dijadikan bekal dalam mencapai target kehidupan yang   digariskan oleh Yang Mahakuasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam usaha seseorang untuk memenuhi kebutuhan dunianya (fisik) sebenarnya tidak jauh berbeda dengan ciptaan Allah yang lain, yaitu hewan. Katakanlah ilmunya itu disebut ‘ilmu hewan’. Dalam sebuah komunitas hewan misalnya, mereka tidak bercakap satu sama lain, tetapi tiap dari mereka selalu fokus dan konsentrasi pada targetnya. Sehingga mereka bisa mempertahankan kelangsungan hidupnya (dengan memangsa). Tetapi ingat, fenomena hewan yang seperti itu sebenarnya dikendalikan oleh kekuatan Ilahiah. Aturan Allah atas segala sesuatu di alam semesta ini berjalan secara menerus. Baik disadari atau tidak, disukai ataupun tidak. Allah Mahamengetahui bagaimana semua itu berjalan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;‘Ilmu hewan’ juga melekat dalam setiap diri manusia yang secara alami digunakan untuk mempertahankan kelangsungan kehidupan speciesnya sebagai manusia. Di zaman modern ini begitu berlimpahnya kita menyaksikan perkembangan ilmu yang ternyata hanya bersifat penampilan saja, tetapi toh kita sebagai manusia rela mengorbankan apapun demi obsesi untuk mendapatkannya. Lantas apa yang sebenarnya ingin diraih? Berbagai tingkat hirarki pendidikan modernpun begitu beragamnya sampai kita bisa bingung. Saya bertanya “mereka itu belajar apa disitu? memangnya sekolah sekolah itu memberikan ilmu apa”? fisika ? matematik? biologi? dunia? uang? dinar? dolar? apa? Apa lagi yang mereka tawarkan? Manfaatnya apa dalam kehidupan ini ?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada juga orang- orang yang menyediakan waktunya untuk belajar kerajinan tangan. Saya menganjurkan kalian untuk mempunyai kemampuan handcrafting karena manfaatnya baik dalam kehidupan sehari-hari untuk memenuhi kebutuhan hidup. Tapi ingat ! Ilmu-ilmu itu sebenarnya hanya mampu memenuhi kebutuhan dalam konteks fisik saja. Apakah ilmu-ilmu itu dapat membekali kita sehingga dapat menjadi perisai dari ‘kerusakan ala setani’? Amiyama, begitulah ilmu umum disebut. Yang berfungsi sebagai gelar saja karena tidak mempunyai kekuatan pelindung yang hakiki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah Ta’ala memuliakan kita (Wa laqad karamna yaa bani adam) untuk berkesempatan menulis, mencatat dan membaca (‘Iqra). Tetapi jangan kita campakkan kemuliaan ini untuk memelihara ego. Setiap dari kita telah diciptakanNya dalam format yang beragam; warna kulit, bentuk&amp;ukuran tubuh, warna rambut, bahasa, sifat, dan lain sebagainya. Kesemua itu adalah kemuliaan yang telah diberikan Allah kepada kita (Bani adam). Tetapi kita lalai dan lupa diri akan hal tersebut ! Bagaimana kita membayangkan ketika Sayyidina Adam as diciptakanNya di Surga? Kita lupa diri ! Kita lupa identitas surgawi kita. Karena apa? Huuuuu....karena kita hanya memikirkan dan mementingkan penampilan fisik saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alhamdullilah kita bersyukur bahwa Allah mengutus Sayyidina Muhammad SAW untuk menjadi pengingat dan penuntun kita untuk kembali mengenal identitas yang sesungguhnya dalam pandangan Allah, dalam pandangan Sayyidina Muhammad SAW, sebagaimana ketika Sayyidina Adam as diciptakan dengan kemuliaan yang begitu tinggi. Sayyidina Muhammad SAW mengajak kita untuk sadar akan hal itu, agar kita mampu mendekatkan diri ke Allah Ta’ala. Dan Allah Ta’ala dekat dengan kita. Syukr yaa Robbi, Dia yang memberi kesempatan pada kita untuk menjadi umat Sayyidina Muhammad SAW. Camkan ini!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Sambil tersenyum) Janganlah kalian menjadi pada umumnya manusia di zaman sekarang ini yang mengabaikan ilmu Allah dan ilmu Rosul SAW.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelak dihari perhitungan (Yaumul hisaab) Allah akan menanyakan kita satu-per-satu apa saja yang dilakukan di dunia untuk menambah pengetahuan (‘ilm) tentang Dia (Hu). Apa yang kamu ketahui tentang Aku? Apakah kalian mengambil pengetahuan-pengetahuan itu untuk sujud padaKu? menghampiri hadiratKu? bersyukur atas anugerahKu?jawab!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yaa ayyuhannaas, janganlah tertipu oleh keindahan semu dunia! Semua akan lenyap. Hanya Satu Yang Mahakekal. Dunia diciptakan sebagai senjata setan untuk menipu kita; senjata ampuh untuk menjerumuskan orang-orang lalai, ragu dan sakit mental menuju jurang kenistaan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berhati-hatilah kalian dengan berbagai sebutan dunia! Haq !&lt;br /&gt;(Syaikh Nazim diam sejenak dengan ekspresi wajah yang serius) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga Allah mengampuni saya, dan merahmati kalian semua.&lt;br /&gt;Demi kemuliaan yang tertinggi dari manusia sempurna dan paling terhormat, Sayyidina Muhammad SAW – Al Fatiha&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wa min Allah at Tawfiq&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7164488-110671206281045712?l=ariefhamdani.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7164488/posts/default/110671206281045712'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7164488/posts/default/110671206281045712'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ariefhamdani.blogspot.com/2005/01/senjata-andalan-setan.html' title='Senjata andalan setan'/><author><name>arief hamdani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17386119859264376167</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://img.photobucket.com/albums/v245/mevlanasufi/arief2.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7164488.post-110671179973328381</id><published>2005-01-26T10:56:00.000+07:00</published><updated>2005-01-26T10:56:39.733+07:00</updated><title type='text'>Man ‘arafa nafsahu faqad ‘arafa Robbahu</title><content type='html'>Man ‘arafa nafsahu faqad ‘arafa Robbahu&lt;br /&gt;Mawlana Shaykh Sayyid Muhammad Nazim Adil An Naqshbandi (Q)&lt;br /&gt;Dergah Lefke – Siprus&lt;br /&gt;Ba’da Zhuhur , Kamis 17 Juni 2004&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bismillahirrahmanirrahiim – Laa Hawla wa laa quwwata&lt;br /&gt;Destur Yaa Sayyidi, Destur – Madad Yaa Rijalulloh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seseorang yang melupakan, akan dilupakan....Setiap individu sesungguhnya membutuhkan nasehat. Setiap individu harus berupaya untuk mengetahui dan mempelajari ilmu Alloh Azza Wa Jalla.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita semua tidak mengetahui apa-apa; saya tidak lebih berpengetahuan dari kalian. Alloh Al ‘Aliimu, Dia Yang Mahamengetahui, Mahaluas PengetahuanNya. Kita bahkan tidak tahu apa yang sebaiknya kita ketahui, tapi Rosululloh (Saw) mengetahui. Dikarenakan menyadari kita tidak tahu apa-apa maka kita bermohon pada Alloh untuk mendapatkan petunjuk mengenai apa yang selayaknya   diketahui. Tiap orang mempunyai kapasitas sendiri-sendiri untuk mendapatkan pengetahuan. Kebutuhan setiap individu tidak mungkin sama. Begitulah Bani Adam diciptakan dalam takarannya, unik, Dia Alloh Mahapencipta –He is The Creator, Al Khaliq.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berapapun besar ilmu yang dimiliki oleh seluruh yang ada di bumi ini   bandingannya bagaikan atom di tengah samudra yang luas, jika dibandingkan dengan ilmu yang dimiliki oleh Rosululloh (Saw). Jangan kita berlagak tahu atau berlagak seperti orang yang telah mengetahui banyak hal. Begitu banyak pengetahuan yang dapat kita raih jika kita merendahkan hati  seraya mengakui betapa alpanya kita. Kalian dan saya bersama memohon semoga mendapat tuntunan dan kesempatan untuk mengetahui. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menuntut ilmu adalah kewajiban bagi ummat Nabi (Saw); pria dan wanita. Tapi menuntut ilmu apa?ilmu yang bagaimana? Ingat, Man ‘arafa nafsahu faqad ‘arafa Robbahu” ; dia yang mengetahui jatidirinya, mengetahui Robbnya. Mengapa orang-orang zaman sekarang begitu terobsesinya dan habis-habisan mengejar ilmu dunia yang sangat formal dan kaku, sementara melupakan identitas dirinya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka lebih senang mengejar gelar dan berbagai sebutan dari orang lain yang belum tentu berkualitas lebih baik dari dirinya,  dalam selembar kertas saja. Identitas material dapat dengan mudah menjadi ajang permainan ego dan setan, identitas material dapat dengan mudahnya diperjualbelikan dengan harga yang sangat murah. Kapan mereka menyisihkan waktu untuk mencari identitas Ilahiahnya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jelas saja selama ini mereka menjadi ‘hamba gelar’ karena mereka sudah dapatkan gelarnya, seperti sarjana?master?doktor?lawyer or lier?profesor?super-profesor?, dan lalu menjadikannya menjadi tuhan, lalu disembahlah itu. Mereka gila mencari ‘gelar’, mencari identitas dunia semata.  Saya melihat seperti tiada habisnya tingkatan pendidikan formal yang ditawarkan dewasa ini. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saksikan oleh kalian bagaimana akal pikiran manusia dapat merekayasa tingkatan-tingkatan yang begitu bervariasi yang dapat menipu orang lain. Mereka mampu membuat susunan itu. Lantas bagaimana dengan Alloh Azza Wa Jalla?! Tidakkah Alloh Mahamengetahui? Dia Maha Pencipta Dia mampu menciptakan apa saja yang dikehendakiNya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alloh.....Alloh dengan sangat mudahnya menyusun horizon ilmu yang tidak terbatas dalam dimensi yang indah yang terbentang dihadapan kita semua. Tetapi sebagian besar dari manusia zaman modern sudah buta untuk dapat menyaksikan itu – mereka berhati keras bagai batu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenapa mereka tidak mengambil pelajaran dari ummat yang terdahulu? They are “no mind people” (lalu Mawlana Shaykh Nazim berbicara dan berdo’a dalam bahasa turki/siprus...)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pria dan wanita dalam Islam wajib mencari pengetahuan – bahkan sampai negeri Shiin (cina) sebagaimana petunjuk dari Sayyidina Muhammad (Saw) – yaitu ilmu dan pengetahuan tentang jatidirinya, tentang identitas surgawinya. Sayyidina Muhammad (Saw) adalah personalitas mulia yang mengetahui jatidirinya hanya beberapa detik saja setelah dilahirkan, ketika bersujud dan mengucapkan ummatiii.. ummatii..”. Beliau (Saw) adalah manusia yang tersempurnakan, kreasi Alloh Azza wa Jalla yang paling sempurna. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para awliya Alloh adalah juga hamba-hamba pilihanNya yang telah berhasil keluar dan merdeka dari himpitan ego melalui riyadhah (efforts) dan pengorbanan yang tidak sedikit sehingga dapat meraih kembali ‘gelar surgawi’nya didunia ini. Mereka kemudian menjadi cahaya dan pembimbing bagi yang berniat untuk melakukan hal sama. Melalui bimbingan awliya Alloh seseorang dapat secara bertahap berjalan dari horizon ke horizon lainnya untuk mengetahui hakikat identitasnya, yang selanjutnya akan menghantarkannya ke hadirat Rosul (Saw) – dan kemudian akan menyaksikan keagungan Alloh Azza wa Jalla secara utuh. Semua berjalan dalam proses – tidak perlu revolusi, tapi bertahap. Apa yang teraih terlalu cepat, akan sirna dalam waktu tidak kalah cepatnya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam tradisi Islam, dalam kondisi normal ketika seseorang mencapai usia empat puluh baik pria atau wanita, dia sudah dianggap mapan dan sempurna dalam proses kedewasaannya. Artinya, hal ini adalah untuk memotivasi diri kita untuk berupaya mencapai kesempurnaan diri menuju batas usia tersebut. Alloh telah menentukan batas. Setelah mencapai usia empat-puluh selayaknya mereka mampu berfungsi bagaikan pepohonan yang dapat memberikan manfaat bagi alam sekitarnya, dengan dahan, batang, daun untuk berteduh, atau buah-buah yang sedap disantap. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berapa tahun Sayyidina Musa (as) dan Harun (as) mendapat ‘lampu hijau’ sejak mereka pertama kali bermunajat kepada Alloh untuk meruntuhkan Fir’aun? Empat puluh tahun. Lihat, mereka adalah anbiya Alloh. Berapa tahun penantian Nuh (as) sejak beliau dan orang-orang beriman mulai mendirikan perahunya itu? sambil menerima cercaan, ledekan dan makian dari orang-orang kafir saat itu? Empat puluh tahun.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alloh senang dengan hambaNya yang gemar ber-riyadhah dalam mencapai titik kesempurnaan untuk mengetahui dirinya dan Dia. Kesempurnaan pada pandangan Alloh mempunyai jumlah yang tidak terbatas – dari tiap individu kesempurnaan yang bisa dicapai akan berbeda-beda. Kesemuanya saling melengkapi. Yang terpenting adalah bagaimana kita sebagai hamba Alloh dapat mengimplementasikan hikmah dari man ‘arafa nafsahu faqad ‘arafa Robbahu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alhamdulillah, Shah Bahauddin Naqshband (Q) al Imamul Thariqoh selalu menekankan pentingnya asosiasi (suhbah), karena suhbah bagaikan pondasi yang kokoh untuk menggapai kesempurnaan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendidikan dalam Islam sebagaimana diajarkan dan dicontohkan Sayyidina Muhammad (Saw) adalah sangat penting. Yaitu pendidikan yang membawa seseorang kepada rasa syukur dan rendah hati. Pendidikan mengenai jatidiri kita masing-masing, akan esensi mengapa kita dan semua yang ada di alam semesta  diciptakan oleh Alloh Azza wa Jalla.....Sudahkah kalian mendapat jawaban untuk itu? Camkan ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demi kemuliaan yang tertinggi dari manusia sempurna dan paling terhormat, Sayyidina Muhammad SAW – Al Fatiha. Wa min Allah at Tawfiq&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7164488-110671179973328381?l=ariefhamdani.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7164488/posts/default/110671179973328381'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7164488/posts/default/110671179973328381'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ariefhamdani.blogspot.com/2005/01/man-arafa-nafsahu-faqad-arafa-robbahu.html' title='Man ‘arafa nafsahu faqad ‘arafa Robbahu'/><author><name>arief hamdani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17386119859264376167</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://img.photobucket.com/albums/v245/mevlanasufi/arief2.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7164488.post-109941999225715061</id><published>2004-11-02T01:13:00.000+07:00</published><updated>2004-11-03T01:26:32.256+07:00</updated><title type='text'>Ceramah Bulan Ramadan </title><content type='html'>Sepuluh Hari Terakhir Bulan Ramadan &lt;br /&gt;Maulana Syaikh Hisyam Kabbani&lt;br /&gt;Fenton Haqqani Retreat Center, Fenton, Michigan&lt;br /&gt;8 Januari 1999&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A'uudzu billahi minasy syaithanirrajiim&lt;br /&gt;Bismillahirrahmanirrahim Allahumma salli 'ala sayyidina Muhammad wa 'ala aalihi wasahbihi wasallam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepuluh hari pertama di Bulan Ramadan adalah Rahmat. Kalian harus mempersiapkan diri kalian menerima rahmat itu. Rahmat itu ada di sana. Allah mengirim kannya dan kalian cuma tinggal menerimanya. Jika&lt;br /&gt;kalian mengambilnya dan menaruhnya dalam kalbu kalian, kalbu kalian akan bersinar dan berkilau. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian dalam 10 hari kedua adalah maghfirah, ampunan. Dan jika Allah SWT memberi sesuatu, seuatu itu akan benar-benar diberikan. Allah Ta'ala tidaklah seperti kita, HASHA! Saat Ia berkata bahwa sepuluh hari terakhir adalah itqun minan-naar, kebebasan dari api neraka, maka itu benar-benar bermakna seperti itu: kebebasan dari api neraka. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan rahmat Allah amatlah Maha Luas, wa wasi'at rahmatii kulla sya'i dan Rahmat-Ku meliputi segala&lt;br /&gt;sesuatu. Karena itu, 10 hari terakhir ini adalah itqun min an-naar. Dan setiap orang mengejar kebebasan dari api neraka. Jangan tinggalkan kesempatan itu tergantung antara langit dan bumi!&lt;br /&gt;Ambillah! Jangan kalian mengomel-omel dengan lidah kalian. Dalam hari-hari ini jangan berbicara terlalu banyak! Peliharalah lidah kalian untuk mengatakan Allah, Allah, Allah dan mengucapkan salawat atas Nabi Muhammad sall-Allahu 'alaihi wasallam. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan habiskan waktu kalian berbicara omong kosong! Sedikitlah bicara! Sibukkan diri kalian lebih banyak&lt;br /&gt;dengan memanggil Tuhan, Dzikrullah! Dan sibukkan diri kalian dengan menghadirkan Allah dalam kalbu kalian. Bagaimanakah para Awliya', Kekasih-kekasih Allah, mencapai maqam Wilayah (Kewalian)? Jalannya sangat mudah, tapi juga sangat sulit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah tidaklah mengharapkan banyak dari kalian karena Allah SWT tahu bahwa diri kita amatlah lemah. Ia tidak meminta kita untuk terbang dari timur ke barat dalam waktu satu detik dengan roket. Kita tak&lt;br /&gt;mampu karena kita lemah. Tapi, Allah menginginkan diri kita bergerak dari timur ke barat. Kita tahu bahwa kita tak mampu meraih "Barat" melalui pergerakan yang kita lakukan, karena itu demikian kecil tak berarti, seperti gerakan seekor semut. Seekor semut tak akan pernah mampu bergerak dari timur ke barat ia akan mati lebih dulu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diri kalian pun sama, tak akan pernah mampu, tapi adalah tugasmu untuk bergerak, hingga kemudian Allah SWT dengan rahmah-Nya akan membawamu. Dia akan melimpahkan rahmat-Nya padamu untuk menempatkan dirimu disisi lain itu, dengan usaha sungguh-sungguh dari sisimu, sambil tidak meminta balasan apa pun atas amal-amalmu itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ini adalah amat penting dalam tariqah!! Saat diri kalian melakukan sesuatu, kalian tidak melaku kan tawar-menawar dengan Allah. "Aku lakukan ini agar Engkau memberiku pahala atau karunia." Tidak, kalian melakukannya untuk Allah 'alaa lillahi ad-diin al-khalis. Tak ada keraguan untuk Allahlah agama yang tulus. Satu-satunya yang diterima adalah penghambaan penuh ('ubudiyyah), bukan yang lain. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nabi saw tak pernah meminta sesuatu bagi dirinya sendiri, hanya bagi ummah beliau. Bagi dirinya sendiri, beliau berserah diri sepenuhnya pada Allah SWT. Apa pun yang kalian lakukan, lakukanlah tanpa kesombongan dan tanpa kebanggaan. Perlahan, perlahan Allah akan membawamu dari sini ke sana. Karena itulah kita harus teramat hati-hati dalam 10 hari terakhir ini. Mereka yang akan duduk (dalam i'tikaf) Allah (SWT) akan mengangkat mereka, mengirimkan pada mereka barakah, rahmah, dan itqun min an-naar, kebebasan dari api neraka. Dan mereka yang sibuk (dengan pekerjaannya) dapat pula menjaga kalbu-kalbu mereka tetap terbuka untuk menerima barakah itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan kita kembali pada pertanyaan: Bagaimanakah awliya' mencapai maqam mereka? Sekali lagi, jalannya mudah sekaligus juga sulit. Jalan itu mudah karena mereka berjalan. Jalan itu sulit karena mereka tahu bahwa mereka tak mampu mencapai dari timur menuju barat. Sekalipun demikian, mereka bergerak perlahan, perlahan dan hal ini menjadi mudah karena Allah SWT mengambil mereka dan membawa mereka dan menaruh mereka disana di sisi yang lain. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka pasrah dan berserah diri pada perintah&lt;br /&gt;dan ketetapan Allah melalui perintah Nabi-Nya sall-Allahu 'alaihi wasallam. Perintah Nabi dan perintah Allah adalah satu, "Ati'u llaaha wa ati'ur rasul." Taatilah Allah dan taatilah Rasul." "Manata'ar-rasul faqad ata'-Allah" "Siapa yang taat pada Nabi SAW&lt;br /&gt;berarti ia taat pada Allah."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ash-shhadu an la ilaha illa Allah adalah satu bagian dari syahadah. Beberapa ulama mengatakan bahwa tidak perlu mengucapkan wa ash-shhadu anna Muhammadun rasulullah adalah cukup untuk mengatakan ash-shhadu&lt;br /&gt;an la ilaha illa Allah wa anna muhammadun rasulullah karena semuanya adalah satu syahadah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itu, jalannya adalah satu tidak ada dua jalan Itu berarti kalian mesti menjaga kalbu kalian sibuk dengan dzikrullah, dalam hadirat Allah pada saat yang bersamaan ketika kalian sibuk bekerja. Insya Allah Allah SWT akan menunjukkan pada kita jalannya. Buat niyyat untuk i'tikaf. Bagi mereka yang bekerja untuk Islam, ini pun dianggap sebagai i'tikaf. Jangan berbicara terlalu banyak! Jangan mengeluh!&lt;br /&gt;Biarlah semuanya berjalan apa adanya dalam sepuluh hari ini dan lakukan semuanya tulus dan murni untuk Allah! Dan jangan meminta makhluk untuk apa pun.&lt;br /&gt;wa salla Allahu `ala Sayiddina Muhammadin wa `ala alihi wa sahbihi wassallam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bihurmati habib, al Fatihah &lt;br /&gt;posted by Mevlana as Sufi at 11:07 PM 0 comments &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suhbat di Akhir Ramadhan &lt;br /&gt;Maulana Sulthanul Awliya’ Syaikh Muhammad Nazhim ‘Adil al-Haqqani &lt;br /&gt;Sabtu, 15 Desember 2001, Lefke, Siprus Turki&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita berlari menuju Allah dari Setan! Setan memiliki 1001 tipu daya dan perangkap untuk menangkap manusia. Salah satunya adalah bahwa dia membuat kalian merasa mampu untuk melakukan sesuatu, bahwa kalian mungkin pantas untuk sesuatu, bahwa kalian adalah istimewa. Jangan mengklaim apa pun, itu adalah berasal dari ego (nafs atau kedirian), tetapi katakanlah, “Saya tidak dapat melakukan apa pun.” Mampu melakukan hal-hal duniawi tidaklah memiliki nilai. Adakah Allah telah ciptakan kalian untuk suatu profesi tertentu, atau untuk melayani-Nya dan untuk kehambaan? Apakah kalian pantas untuk itu? Kita berkata, "Oh, Di bulan Ramadhan ini kita telah shalat Tarawih 600 raka'at.” Masyaa Allah! Bagaimana jika seandainya kalian melakukan shalat seperti itu dalam satu malam!? Ego berkata, “Kami telah shalat demikian banyak bulan ini-- tentu kami telah mencapai 600 derajat.” Jika kalian berpikir bahwa kalian dapat melakukan apa saja, maka kalian akan melawan perintah Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rabia Adawiya pernah berkata, “Setiap malam Aku melakukan shalat 1000 rakaat. Wahai Allah, semoga hamba-hamba-Mu mengetahui bahwa Aku shalat bukan karena berharap Surga-Mu atau karena takut akan Neraka-Mu, tetapi semata-mata hanya bagi-Mu.” Adalah tugas seorang hamba untuk mengatakan, "Engkaulah Sultan, dan Aku hamba. Segala sesuatu yang Engkau putuskan bagiku adalah 100% adil, tidak ada keraguan. Jika Kau lempar aku ke dalam Neraka, maka itu adalah yang pantas bagi egoku." Kita shalat 600 rakaat dalam satu bulan, Rabia 1000 rakaat setiap malam... Mintalah agar kalian mampu pula melakukan seperti ini, inginkanlah, dan Allah akan memberi kalian kekuatan untuk melakukannya. Berpuasa adalah untuk memutus ikatan ego, agar dia tak mampu mengangkat kepalanya. Puasa adalah yang terbaik bagi orang-orang yang mengaku sebagai sesuatu atau mengaku mampu melakukan sesuatu, yang bagaikan tertiup meledak seperti sebuah balon.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ini, orang-orang mengklaim bahwa mereka dapat membuat hukum mereka sendiri, dan mereka berkata, laki-laki dan perempuan adalah sama. Tetapi, Allah berkata dalam al-Quran yang suci bahwa Dia telah mengangkat pria di atas wanita untuk dapat menjaga mereka, untuk melindungi mereka. Penciptaan pria dan wanita adalah berbeda. Pria lebih kuat daripada wanita, dan karenanya mereka pantas untuk bekerja di luar rumah. Wanita adalah makhluk yang halus dan lembut, karenanya Allah telah mengkaruniakan mereka tugas paling terhormat sebagai ibu dan sebagai istri. Mereka tidak pantas untuk bekerja di jalan-jalan. Tetapi, segala sesuatunya saat ini telah terbalik, wanita bekerja seperti pria dan mereka pun kehilangan kehormatan mereka. Kini, orang-orang tak tahu lagi apa yang mesti dilakukannya. Bandingkanlah seorang presiden laki-laki dengan seorang presiden perempuan, suatu majelis laki-laki dengan suatu majelis perempuan. Biarkan laki-laki berkuasa atas laki-laki, dan perempuan berkuasa atas perempuan, dan lihat, ke mana mereka akan sampai. Hal seperti itu tidak akan dapat berlangsung. Dan siapa yang berkuasa menurut egonya, akan merugi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan menganggap bahwa kalian dapat melakukan sesuatu. Itu adalah dari ego. Katakan, "Wahai ego-ku, engkau memang mampu melakukan segala macam pekerjaan, tetapi engkau bukanlah diciptakan untuk itu. Engkau diciptakan untuk penghambaan kepada Allah. Apakah kau mampu untuk itu?” Bagaimanakah Rabia dapat melakukan shalat 1000 rakaat setiap malam? Allah adalah Sang Pencipta dan Dia memiliki dan menguasai ruang dan waktu... Pernah ada seorang suci, Imam Abdul Wahhab Sya'rani k, yang biasa membaca al-Quran yang suci tujuh kali di antara Maghrib dan ‘Isya dari al-Fatihah hingga an-Nas. Dia memiliki 12.000 murid, dan ketika dia berbicara, setiap orang dari mereka mendengarnya seakan-akan sang Syaikh duduk di sampingnya... Seorang suci yang lainnya biasa shalat seratus rakaat dan di setiap rakaat dia menamatkan seluruh al-Quran... Itulah kekuatan yang telah Allah karuniakan kepada orang-orang suci. Kekuatan spiritual mereka bekerja--suara kita bahkan tidak dapat mencapai dari sini ke pintu itu... Tetapi nanti saat Sayyidina Mahdi u datang dan mengucapkan takbir, Allahu Akbar! ini akan terdengar di seluruh penjuru Timur dan Barat... Kalian harus percaya! Allah menguasai ruang dan waktu. Dia adalah Qadir, Muqtadir, Dia menciptakan waktu dalam waktu dan ruang dalam ruang. Jika tidak, bagaimana lagi Rabi'ah dapat melakukan shalat 1000 Rakaat dalam satu malam!?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bermohonlah kepada Allah, “Ya Allah, Aku ingin melayani-Mu, tak ada kehormatan di atas hal ini,” dan kemudian lakukan (ibadah-red) sebanyak yang kalian mampu... Tetapi, jika kalian berpikir bahwa kalian dapat melakukan apa pun oleh diri kalian sendiri, bahwa apa yang kalian lakukan adalah berasal dari kalian sendiri, maka kalian akan habis-- itu berasal dari ego. Kalian tak akan memperoleh kedamaian dan kalian tak akan meraih apa pun. Allah dengan kasih-Nya telah menerapkan ukuran dan hukum tertentu bagi dunia (sunnatullah). Tetapi, agama didasarkan atas iman, percaya. Kalian tak dapat menerapkan hukum-hukum dari dunia material atasnya. Jika kalian melakukannya, maka tidak ada lagi agama, kalian pun tak meraih barakahnya dan kalian akan pergi ke Neraka... Ketahuilah bahwa semua kemampuan dan kekuatan kalian untuk melakukan kebaikan berasal dari Allah, maka kemudian ego tidak akan mampu memamerkan dirinya. Katakanlah, “Aku mengabdi hanya demi Allah,” maka ego akan takluk...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wahai Allah, ajarkanlah kami ilmu yang bermanfaat dan tambahkan bagi kami ilmu tersebut agar kami dapat lebih mengetahui-Mu. Jika tidak, maka tidak ada manfaat dalam ilmu itu. Dan bahkan seandainya ilmu ini hanya dapat ditemukan di Cina, kita harus mencarinya di sana... Ego akan selalu berkata, “Aku adalah diriku dan engkau adalah dirimu.” Kita harus takut akan Allah, kita harus bersama-Nya, hidup untuk-Nya. Siapa yang meninggalkan Allah, tidak lagi memiliki nilai apa pun. Kita mengatakan hal ini sejak 60 tahun yang lalu, tetapi tak ada yang menerimanya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ramadhan ini akan berakhir. Tahun depan, Saya berharap untuk mencapai Shahibuz Zaman Sayyidina Mahdi u, dan hamba-hamba istimewa Allah . Jalan Allah adalah jalan menuju Surga--jalan-jalan lainnya menuju Neraka. Manusia akan terus menghancurkan satu sama lain. Mereka telah mencapai derajat ke-5 sekarang, dan ada tujuh derajat semuanya... Itu bagaikan ketika sang penjagal tengah mempersiapkan daging-giling. Dia meletakkannya di dalam mesin dan menggilingnya. Jika hasilnya belum cukup kecil dan halus, dia akan meletakkannya lagi di mesin itu dan sekali lagi, hingga siap. Wahai Allah, izinkan kami mencapai hari-hari yang indah itu. Kirimkanlah kami Shahib dari ummat ini serta Pertolongan Ilahiah-Mu. Kirimkan Rahmat-Mu kepada kalbu manusia agar mereka berpaling kepada-Mu. Amin, Fatihah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;posted by Mevlana as Sufi at 7:25 PM 0 comments &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah SWT Sang Pencipta, Azhimat Ramadhan &lt;br /&gt;Kumpulan Sohbet Maulana Sulthanul Awliya’ Syaikh Muhammad Nazhim ‘Adil al-Haqqani &lt;br /&gt;Lefke, Siprus Turki, Ramadhan 1422 H, Kamis, 15 November 2001, &lt;br /&gt;Malam Pertama Ramadhan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buat orang-orang beriman, kita mohonkan 'pembukaan' (kasyf), dan buat orang-orang tak beriman petunjuk, hidayat; tetapi bagi mereka yang menyesatkan orang lain akan menyaksikan akibat-akibatnya dan merasakan hukuman dari Allah . Siapa yang menjauhi jalan Allah akan menderita di dunia dan akhirat. Allah telah mengkaruniakan kita dengan akal dan pemahaman. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perhatikanlah, saat siang hari, matahari bersinar. Siapakah yang telah meletakkannya di langit? Dan pada malam hari, sinarnya melemah, dan segala sesuatu tenggelam dalam kegelapan. Barang siapa yang memiliki akal yang bekerja dengan baik tentu akan bertanya, Siapakah yang membuat matahari terbit di pagi hari sampai matahari itu tepat di atas kepala kita dan siapakah yang membuatnya tenggelam di malam hari?” Di pagi hari, cahaya dilahirkan, lalu naik hingga berada di atas kepala kita, dan menjadi kuat sinarnya, kemudian kehilangan kekuatannya dan tenggelam di malam hari. Berikutnya yang tersisa adalah kegelapan...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ini adalah awal Ramadhan. Menurut tahun syamsiyah (matahari), kedua belas bulannya adalah tetap (saatnya). Tahun komariah (berdasar bulan) terdiri juga atas dua belas bulan, tetapi selalu berubah dari musim ke musim. Ada Pencipta yang mengarahkan segalanya... Dia-lah Allah swt yang mengajarkan kita ilmu pengetahuan, (karena) seseorang tidak dapat belajar tanpa seorang guru. Sains yang paling terhormat adalah ilmu hisab, Aritmetika. Manusia merupakan suatu makhluk yang aneh, dengan tinggi 1.5 sampai 2 meter dan memiliki kepala dengan panjang 20-30 cm dan diameter 15-20 cm. Di dalamnya terdapat otak, suatu perhiasan dan benda yang amat berharga. Siapakah yang telah meletakkannya di sana dan bagaimanakah caranya? Seseorang yang mau berpikir dengan akalnya tentu akan sampai pada kesimpulan bahwa bukan kitalah yang menciptakan diri kita sendiri. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita muncul (lahir) dan kemudian akan lenyap lagi (mati). Seandainya kitalah yang menciptakan diri kita sendiri, tentunya kita akan mampu untuk tetap menjaga eksistensi atau keberadaan kita. Jadi, kita telah dianugerahi eksistensi ini dari sesuatu yang lain. Kemudian kita melihat orang-orang mati, ke manakah perginya eksistensi mereka? Siapa yang telah mengambil eksistensi mereka itu dari diri mereka? Sesuatu telah pergi dari mereka. Dari sini kita paham bahwa ada alam yang tidak terlihat, dan inilah aturan pertama yang utama, yaitu untuk mempercayai hal-hal yang tidak terlihat (ghaib) dan mempercayai eksistensi atau wujud Allah .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap binatang mengetahui Tuhan mereka dan berdzikir serta bertasbih atas-Nya. Hanya manusia yang tidak. Manusia membuat patung dari kayu atau logam dan menyembahnya. Betapa gila mereka! Kalian yang membuat bentuk (patung) itu, bagaimana mungkin kalian bisa menyembahnya? Di Sri Lanka terdapat banyak patung yang disembah seperti itu. Ada sebatang pohon yang bernama kel agac, yang tidak berbuah dan tidak pula berbunga, dan pemeluk Buddha mengkeramatkan tempat tumbuhnya pohon itu, jika mereka menemukannya, karena mereka berkata bahwa Buddha tidur di bawah pohon semacam itu, dengan seekor kobra di sampingnya . Dan ada berbagai rupa patung Buddha. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Singapura, ada sebuah patung Buddha dengan tinggi 25 m. Saat Saya menyentuhnya seorang penjaga segera berlari menuju saya sambil berkata, “Anda hanya boleh melihatnya...” Suatu perbuatan dinilai berdasarkan niat yang melatarbelakanginya. Saya pun berkata kepadanya, Patung-patung ini merepresentasikan Buddha, tetapi mereka bukanlah Buddha itu sendiri. Jika Saya memukulnya, apakah dia akan berbuat sesuatu? Dapatkah dia melihat? Mendengar? Merasakan? Mengapa kalian menyembah patung ini? Dari mana kalian mendapat ide ini?” “Saya tidak tahu,” jawab penjaga itu. Apa sebenarnya yang telah merendahkan martabat manusia? karena mereka menyembah sesuatu yang tidak punya jiwa, tidak mempunyai kehidupan. Mereka membuatnya sebagai berhala mereka, dan karena alasan inilah Allah telah memusnahkan banyak ummat, karena mereka telah mengundang murka Tuhan. Semoga Allah tidak menjadikan kita termasuk di antara mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ramadhan tahun ini dimulai pada hari Jumat, dan Ramadhan ini dimulai dengan azhimat, heybet atau kekuatan. Jika segala sesuatu berlanjut seperti saat ini berlangsung, maka semua akan musnah saat Bayram ('Iedul Fitri). Ya Allah, kami beriman kepada-Mu dan pada Kekuatan-Mu, terimalah kami sebagai hamba-hamba-Mu, berilah kami pakaian pengabdian... Semua sudah berakhir, tunggu dan lihatlah apa yang akan terjadi setelah Ramadhan! Semoga Allah mengampuni kita. Faatiha.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wa min Allah at Taufiq &lt;br /&gt;posted by Mevlana as Sufi at 7:25 PM 0 comments &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Laylatul Qadr, Allah Tidak Tidur &lt;br /&gt;Maulana Sulthanul Awliya’ Syaikh Muhammad Nazhim ‘Adil al-Haqqani &lt;br /&gt;Jumat, 7 Desember 2001 Khutbah Jumat di Girne, Kyrinia, Siprus Turki&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wahai orang-orang beriman, ini adalah Jumat ketiga di bulan suci Ramadhan ini. Segala puji hanya untuk Allah yang telah memberikan kepada kita kesempatan untuk menghormati bulan yang diberkati ini dan untuk memuji-Nya. Jika tidak, tentu kita pun termasuk ke dalam golongan orang-orang yang lalai. Adalah suatu rahmat dan nikmat dari Allah bahwa kita dizinkan untuk masuk melalui pintu ini. Dia telah memberikan kepada kita. Begitu banyak orang-orang penting yang tidak diizinkan masuk, karena mereka tidak mengakui Allah, tidak peduli seberapa bangga dan sombong mereka selama hidup mereka, pada akhirnya mereka akan kehilangan kekuatan mereka. Sebagaimana mereka tidak mengetahui atau tidak mau tahu mengenai Allah, mereka pun akan dilupakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah adalah pemilik agama. Semua Nabi datang untuk memberitahu manusia bahwa Allah dan Akhirat adalah suatu realitas yang hakiki dan bahwa kita memiliki suatu tanggung jawab. Siapa yang mempunyai akal dan matang (dalam berpikir), harus mengakui eksistensi Allah . Tidaklah cukup hanya mengatakan syahadat. Seorang yang beriman, percaya, lalu melakukan sujud, berbuat baik, berpikir tentang akhirat dan beramal serta bekerja untuk Allah. Apakah pelayanan kita adalah untuk Allah atau untuk ego kita. Dan semua orang hidup hanya untuk memuaskan ego mereka saja. Segala sesuatu harus siap bagi mereka sesegera mungkin, segala sesuatu harus dari yang terbaik, dan mereka ingin menyenangkan diri mereka sendiri dengan wanita. Semua hal ini bukanlah tujuan dari hidup kita, kita tidak diciptakan untuk itu. Kini, setiap bangsa memiliki agama, di Eropa terdapat banyak sekali gereja, tanyakanlah kepada mereka tentang itu (agama). Dan kaum Yahudi masih berpegang pada&lt;br /&gt;hukum-hukum yang dibawa Nabi Musa as dalam Taurat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Agama adalah seperti pakaian spiritual dari cahaya, yang dapat Anda pakai. Seluruh kaum Kristen dan kaum Yahudi berpegang teguh pada agama mereka. Tapi orang-orang kita membuatnya menjadi suatu kebiasaan untuk lari dari Islam. Apa yang akan terjadi pada kita? Apakah kita akan menjadi Orthodoks? Protestan? Yahudi? Orang-orang yang paling kosong tinggal di sini, di Siprus. Orang Turki di benua Asia setidaknya masih melakukan shalat. Tetapi Allah tidak tidur, Dia melihat dan mengamati segala sesuatu!?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nabi Musa suatu saat bertanya kepada Allah, “Wahai Allah, adakah suatu saat di mana Engkau juga tidur?” “Taadab, Wahai Musa!” jawab Allah, “Aku akan memberikan jawabannya kepadamu. Ambillah dua ember berisi air dan bawalah sambil pergi dalam perjalananmu, Aku akan menjawabmu?” Maka Nabi Musa u pun pergi dengan dua ember penuh berisi air. Dan Allah mengirimkan kelengahan sesaat padanya, semacam tidur singkat untuk waktu yang pendek saja, dan pada saat itu juga ember-ember itu jatuh, pecah, dan airnya tumpah. ”Wahai Musa, sudahkah engkau dapatkan jawabanmu sekarang? Bayangkanlah seandainya Aku tidur hanya untuk waktu yang tersingkat sekalipun, makhluk akan terbalik dari atas ke bawah. Tetapi Aku adalah al-Hayyu, al-Qayyumu, Aku adalah ar-Raqib, dan Aku mengamati ciptaan-Ku sepanjang waktu. Aku sadar atas setiap pergerakan hamba-hamba-Ku di setiap saat. Tak ada yang tersembunyi dari-Ku.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Islam adalah agama kebenaran, Haqq. Tak satu pun yang dapat mengatakan bahwa apa yang dilarang dalam Islam mengandung kebaikan tertentu. Tetapi para Sipriot (orang-orang Siprus) saat ini melakukan semua hal yang diharamkan tanpa merasa malu. Amatilah! Allah I akan membuat kalian berada dalam suatu kondisi yang tidak akan kalian suka, karena kalian berbuat kekufuran dan tidak memberikan rasa syukur dan terima kasih, syukur kepada-Nya. Kita memiliki kedamaian di pulau ini sejak 27 atau 30 tahun lalu. Generasi muda tidak mengetahui apa yang telah terjadi, dan tak seorang pun merasa bersyukur, karena kita tidak mengajarkan kepada mereka tentang hal itu di sekolah-sekolah. Malah mereka memberikan pelajaran tentang seks dan mereka mengajar anak perempuan dan anak laki-laki bersama-sama. Setiap orang, bahkan hewan, tahu tentang hal ini (seks-red) dengan sendirinya, tak perlu untuk membuat pelajaran tentang itu. Tetapi, karena mereka tidak menghormati Allah dan tidak mendengar-Nya, mereka akan lihat nanti, apa yang akan terjadi?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Minggu depan akan ada Laylatu-l Qadr. Kemungkinan besar pada malam 27, salah satu malam dalam sepuluh hari terakhir, dan malam itu harus dicari, karena Laylatu-l Qadr adalah malam yang paling berharga sepanjang tahun. Kita akan melihat apa yang akan terjadi setelah malam itu, atau setelah Bayram (Ied-red). Mereka selalu berdiskusi tentang krisis-krisis ekonomi. Itu adalah suatu perangkap Setan. Kita mengalami suatu krisis religius yang nyata. Orang-orang meninggalkan Allah dan berlari mengejar dunia, sementara dunia berlari menjauhi mereka. Kita mengalami krisis dalam adab, orang-orang tidak lagi menjaga perilaku mereka untuk memperbaiki diri mereka sendiri. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini bukanlah masalah uang, tetapi mudah sekali untuk mengatakannya seperti itu!? Hentikan kehidupan malam maka krisis-krisis akan berhenti. Siapakah yang pergi di malam hari kalau bukan mereka yang pergi untuk berbuat haram? Kecuali bagi mereka yang pergi untuk melakukan shalat, setiap orang pergi pada malam hari untuk hal-hal yang haram!? Saya memborbardir benteng-benteng Setan! Sampai kita belajar lagi tentang haram dan halal, krisis-krisis ini tidak akan berhenti! Pemerintahan kita tidak lagi memelihara kita, dan kita adalah amanah bagi mereka, suatu kepercayaan untuk dijaga. Kita akan lihat apa yang akan terjadi saat ini!? Begitu banyak anak-anak muda di sini, di dalam masjid--kalian adalah seperti tangkai-tangkai muda yang muncul setelah cabang-cabang tua dipotong dari&lt;br /&gt;pohonnya. Islam tidak akan pernah menurun! Abad ini adalah abad Islam, abad Haqq, dan kebathilan akan berakhir!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap Jumat, kita biasa berdoa untuk hujan hari ini, setelah shalat, kita akan berdoa untuk bersyukur! Syukur, ya Rabbi, syukur, ya Rabbi, syukur, Alhamdulillah! Taubat, ya Rabbi, taubat, ya Rabbi, taubat, Astaghfirullah! Fatihah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wa min Allah at Taufiq &lt;br /&gt;posted by Mevlana as Sufi at 7:25 PM 0 comments &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ramadhan : Syukur, Sadaqah dan Rizki &lt;br /&gt;Maulana Sulthanul Awliya’ Syaikh Muhammad Nazhim ‘Adil al-Haqqani &lt;br /&gt;Ramadhan, Senin, 3 Desember 2001, &lt;br /&gt;Lefke, Siprus Turki&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyakit-penyakit ringan untuk dosa-dosa kecil, penyakit-penyakit berat untuk dosa-dosa besar. Semoga Allah tidak mencabut kita dari faiz Ramadhan… Mengucapkan Bismillahir rahmaanir rahiim dalam Ramadhan yang suci tidaklah sama dengan mengucapkannya di bulan-bulan lain. Setiap perbuatan baik, amal shaleh, dihitung 70 kali dalam bulan ini. Ramadhan adalah bulan berkumpulnya ‘perhiasan dan emas’ berharga, karena Allah membalas amal-amal baik fauq-ul ‘ala.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di setiap malam, barakahnya pun berbeda, 30 malam di bulan Ramadhan adalah seperti 30 sumber mata air yang satu berbeda dari yang lain. Allah memiliki begitu banyak sumber, Dia-lah Jalla Jalaluhu… Mereka berpikir ini adalah gurauan… Jangan pergi ke mana-mana tanpa memiliki Wudhu! Syukur, ya Rabbi! Izinkanlah kami memuji Nama Agung-Mu dengan lidah-lidah kami, ‘Allah ya Jaliil… Allah dzul Jalaal!’ Mereka iri kepada kita k
