A n E n d l e s s S p a c e    AN ENDLESS SPACE : May 2005

Tuesday, May 03, 2005

Liberating The Soul

Liberating The Soul
Menitipkan Keluarga dalam Perlindungan Illahi
Mawlana Syaikh Nazim Adil al Haqqani an Naqshbandi
Ditranslasi dari Liberating The Soul, Vol.1


Saya berkata kepada saudara-saudara Turki kita yang berada di London, Inggris, Jerman, dan disetiap tempat mereka tinggal di negara-negara barat, bahwa mereka harus berhati-hati dengan anak-anak mereka. Sungguhpun demikian, sangat berat untuk menjaga anak-anak kita di negara-negara barat. Kita berusaha menjaga Islam dan Iman, tapi sangat sulit untuk anak-anak kita karena kondisinya sangat berat, sangat sukar, dan akhirnya membuat anak-anak kita menjauh dari kita. Grandshaykh hari ini mengingatkan saya untuk menyampaikan hal ini. Dan ini juga akan berguna untuk saudara-saudara Muslim lainnya, karena anak-anak kita adalah hal yang teramat penting bagi hati kita.

Tiap minggu, tiap Jum’at ( yang terbaik adalah hari Jum’at ), engkau harus mengumpulkan istri dan anak-anak yang tinggal denganmu, semuanya baik kecil maupun besar. Perintahkan mereka membersihkan diri, mencuci muka, tangan dan kaki, dan duduk melingkari engkau, engkau di tengah. Bacalah Kalimat ash-Shahadah, “ Ashhadu an la ilaha illa-Llah wa ashhadu anna Muhammadan ‘abduhu wa rasulihu, “ 3x, dan kemudian bacalah juga “Astaghfirullah, astaghfirullah, astaghfirullah “, tiga kali lebihpun tidak masalah.

Kemudian bersama keluargamu kirimkan Shahadah dan Istighfar tersebut untuk Rasulullah saw, “ O Rasul ku, saya menghadiahkan Shahadah ini kepadamu dari kami semua, dan saya menitipkan keluarga saya kepadamu juga, dibawah pandanganmu, tatapanmu, untuk engkau jaga“. Dan Rasul saw adalah al-Amin, sangat terpercaya, memegang amanah dan titipan, sehingga beliau akan membawa mereka semua dalam perlindungan nya, di bawah tatapannya. Kita harapkan ini sebagai sebuah perlindungan bagi generasi muda di negara-negara barat, karena orang-orang Muslim sering bertanya dan mengeluh kepada saya tentang anak-anak mereka.

Di masa Nabi Hud as, ketika orang-orang membantah kenabiannya dan tidak mau beriman, Allah swt berkata kepada Hud as bahwa Ia akan membinasakan bangsa ‘Aad dengan badai besar. Kemudian Hud as mengumpulkan orang-orang yang beriman untuk duduk di satu tempat, dan ia membuat sebuah lingkaran disekeliling mereka. Setelah itu, dengan perintah Allah swt badai datang memusnahkan orang dan segala-galanya dari bumi ( postur orang-orang tersebut sangat besar seperti menara gereja atau masjid ). Mereka bagaikan daun, tertiup keatas dan terhempas ketanah, menjadi serpihan-serpihan. Tapi dalam lingkaran tadi, dimana Hud as duduk dengan pengikutnya, angin datang dengan lembut dan halus, bagai angin surga yang dikirim ke bumi.

Saat ini kata Grandshaykh, di negara-negara barat dan dimanapun, ada badai besar yang menghantam orang-orang. Tidak ada yang bisa kokoh bertahan kecuali orang-orang yang meletakkan dirinya dalam lingkaran perlindungan Allah swt, dan ini adalah cara-cara yang kokoh untuk melindungi ummat di negara-negara barat dan dimanapun. Sekali seminggu kalian bisa memperbarui keimananmu dan memohon ampunan Allah swt, dan Ia akan membuat sebuah lingkaran untuk mengitari engkau dan keluargamu agar badai tadi tak bisa menyentuhmu, ataupun engkau tak dibiarkan berada diluar terhantam badai.

Itu adalah perlindungan untuk kita, kalau tidak sangatlah susah untuk menjaga generasi muda.Hal ini teramat penting untuk orang-orang Muslim, tapi juga penting untuk setiap orang karena orang-orang non-muslim, Kristen dan lainnya juga terkena badai tersebut. Setiap orang menderita, dan tak ada tempat berlindung untuk anak-anak Adam kecuali tempat berlindung yang dibuat Allah swt untuk mereka. Orang-orang yang datang ke tempat berlindung tersebut akan aman dan tentram, tapi yang lari tak akan mampu menyelamatkan dirinya atau orang lain. Dan semua orang sekarang menderita karena keluarganya atau anak-anaknya.Tak ada yang dapat dilakukan saat ini kecuali datang ke tempat perlindungan Allah swt ( Lord’s shelter ).

Semoga Allah memasukkan kita dalam tempat perlindunganNya, termasuk keluarga kita dan semua yang berhubungan dengan kita. Dan kita mohonkan juga tempat berlindung bagi semua orang yang tinggal di kota besar ini. Sebagai tanda syukur dari orang-orang beriman, mereka wajib mendoakan tempat perlindungan Allah swt bagi orang-orang lain disamping diri mereka sendiri, karena seorang yang beriman harus mendoakan hal-hal yang baik. Apapun yang ia minta untuk dirinya, dia harus mohonkan juga untuk orang lain. Kita merasa bahagia jika setiap orang percaya pada Tuhan, kita merasa bahagia dengan siapapun yang akan menjadi hamba Tuhannya. Dan kita juga terus memohon agar menjadi hamba-hamba Allah yang ikhlas dan rendah hati. Amin .


Semua Kejadian Berjalan Dengan Cepat
Mawlana Syaikh Nazim Adil al Haqqani an Naqshbandi
Ditranslasi dari Liberating The Soul, Vol.1


Malam telah pergi dan pagi menjelang. Ya, malam telah dikuburkan dan hari baru dating Dan ketika malam dating lagi, maka setiap kejadian hari ini akan berlalu dengan cepat. Segala sesuatu berjalan dengan cepat. Kalian tak dapat membayangkan bagaimana cepatnya segala sesuatu berubah. Dan kita berpikir bahwa segalanya sama, seperti ketika kita berada di pesawat dan tidak dapat melihat apa yang terjadi. Tetapi kadang kala saya juga melalui jendela pesawat melihat keluar dan saya melihat pesawat lain berada dibawah kita.

Saat itu saya menyadari bahwa kita seperti pesawat yang sedang terbang itu, bahwakita juga terbang tidak berhenti. Bila saya tidakmelihat keluar saya kira bahwa kita tetap berada ditempat tidak bergerak. Dan akhirnya kitapun sampai ketempat tujuan kita. Semua mahluk didunia adalah penumpang, duduk di planet bumi ini. Ketika saya berpikir tentang hal ini, kadang saya bergumam,” pergi dalam waktu “ siapakah Kapten kapalnya, siapakah yang mengatur, siapa pilotnya? Apakah planet yang besar dengan seluruh penumpangnya tak ada pilotnya, tak mungkin. Bahkan setiap penumpang berkelahi satu sama lain, saling melempar , mereka semua berkelahi.

Dalam ruang waktu, kemanakah kita menuju? Apabila kita bergerak diluar orbit, segalanya akan habis, orang akan terlempar kesana kemari, Ya Latif,Ya Yang Maha Lembut. Dan kita duduk diatas api, api yang berada didalam bumi. Tetapi manusia tidak merasa takut, karena mereka tidak berpikir, mereka mabuk. Laa hawla walaa quwwata illa bill ah hil adzim, Tak ada daya dan kekuatan kecuali bersama Allah yang Maha Tinggi.

Wa min Allah at Tawfiq


Kebutuhan Akan Kepastian
Mawlana Syaikh Nazim Adil al Haqqani an Naqshbandi
Ditranslasi dari Liberating The Soul, Vol.1


Sangat tak mungkin bagi seseorang untuk meninggalkan sifat-sifat buruk setani dan berjalan dijalan yang lurus, kecuali Allah swt menolong mereka. Oleh sebab itu kita harus memohon pertolongan Allah untuk segala sesuatu. Kalian tak dapat menjauhi perbuatan buruk bila kalian tak memohon pertolongan Allah, dan kalian tak dapat meletakkan langkah kalian dengan benar tanpa memintaNya. Oleh sebab itu ketika kalian ingin meninggalkan perbuatan nafsu setani,kalian harus memohon pertolongan Allah dengan mengucapkan, Audzu billah hi minas syaitonir rojim. Kalimat ini akan memberi perlindungan, menjadi benteng bagimu.

Setiap saat kalian merasa setan akan mengganggumu, kalian harus katakan, “Oh, Tuhanku, setan menginginkan aku menjadi hambanya, untuk menjadi pengikutnya. Oh Tuhanku jagalah aku dari setan terkutuk”. Ini kalimat yang penuh makna,meski kita hanya mengucapkannya dengan lidah kita, hal ini akan memberi perlindungan, apalagi bila kita mengucapkan dengan hati kita, maka akan menjadi sangat kuat.

Dan ketika kalian memohon untuk mendapat jalan yang benar, kalian harus mengucapkan,” Bismillahir rohman nir rohim “. Zaman akhir ini ketika kita ingin melangkah dijalan yang benar, 100 setan akan mengeroyokmu dan mencegahmu agar tidak bisa bergerak untuk melangkah kejalan yang benar. Dan ketika kalian mengatakan, ” Bismillahir rohman nir rohim” ini akan membuat setan menjauh dan memberimu kekuatan untuk melangkah dijalan yang benar.

“Ya..!!, Hal ini benar adanya,” Bismillahir rohman nir rohim” sangat powerful, sangat kuat. Ini adalah kunci dari setiap kekuatan ajaib. Semakin kuat hal ini kau yakini, meski kalian letakkan kakimu diatas sungai, maka kalian dapat berjalan diatasnya. Hanya keyakinan yang kuat yang dapat mencapainya. Setiap orang mengetahui sesuatu, tetapi hanya beberapa orang yang memiliki “keyakinan” sempurna. Ilmu pengetahuan bisa saja dimiliki setiap orang, tetapi “keyakinan” hanya beberapa orang yang terpilih saja yang memilikinya.

Hasan al Basri, semoga Allah merahmatinya, adalah Imam yang terkenal. Pada masanya Habib al’Ajami yang bukan berasaldari Arab,tetapi ia orang Persia atau Bukhara. Dia tidak membaca Qur’an seperti layaknya orang Arab, dia bahkan seorang yang buta huruf. Suatu ketika Hasan al Basri datang dan melihat Habib al Ajami solat Magrib. Ketika Hasan al Basri mendengar bahwa Habib al-Ajami tidak bisa mengucapkan al-hamdu, tetapi ia mengucapkannya el-hemdu maka Hasan Al-Basri tidak mengikutinya menjadi makmum, tetapi ia solat sendiri. Tiba-tiba Hatif ar-Rabbani, suara Allah datang melalui kalbunya, Allah swt kadang menelpon hamba yang dicintaiNya, dan mereka mendengar apa yang diucapkanNya.” Kecuali solat yang kau lakukan tidak mengikuti dibelakang Habib al-Ajami, Aku menerima seluruh sholatmu yang lain”.

Allah swt mengatakannya melalui ilham yang dikirimkannya, dan Hasan al Basri mendengarkannya. Allah berkata,” Engkau tinggalkan berjamaah hanya karena kata-kata yang diucapkannya, tidak melihat hati dari Imam dimana Aku bersamanya. Aku melihat siapakah yang menjadi Imam dan Aku tak melihat pembacaannya, Aku melihat kedalam hatinya. Jika hatinya bersamaKU, maka Imam itu benar. Jika hatinya tidak bersamaKU, meskipun ia membaca Quran dengan sangat indah, maka malaikat yang akan mengantarkan sholatnya kepadaKu. Tetapi siapapun yang sholat dan hatinya bersamaKu maka Aku sendiri yang langsung menerima sholatnya tanpa perantaraan malaikat”.

Oleh sebab itu orang yang sholat terbagi menjadi dua macam, pertama adalah orang yang sholat dan ketika ia mengucapkan,”Allahu Akbar”, dia meletakkan segala sesuatunya bersama Allah semata, dan Allah swt mengambil sholatnya langsung dalam hadiratNya. Tetapi untuk seseorang yang mengucapkan,”Allahu Akbar”, tetapi hatinya berkelana, memikirkan pekerjaannya, makan minum, maka malaikat yang membawa sholatnya itu kepada Allah. “Oh Hasan al Basri, Aku akan menerima seluruh sholatmu demi para Imam yang kau tinggalkan karena caranya ia melantunkan Quran. Dan Imam Hasan al Basri mencucurkan air mata mendengarnya.

Suatu ketika Hasan al Basri sedang duduk dipinggir sungai Tigris di Bagdad, menunggu Perahu untuk menyeberangi sungai. Habib al-Aljami datang dan berkata,” Oo.. Ustadz, tuanku apakah yang engkau tunggu?. Hasan al Basri menjawab,” Aku menunggu perahu untuk menyeberang”. “ Engkau adalah Imam dan engkau duduk menunggu perahu disini untuk menyeberang?”. “ Mari kesini, katakanlah ‘Bismillah’ dan menyeberanglah”. Kemudian Habib berkata,” Bismillah hir rohman nir rohim” dan menyeberangi sungai Tigris. Hasan al-Basri hanya bisa menangis,” Orang ajam ini,orang yang asing dan buta huruf menyeberangi sungai dengan ‘keyakinannya’ dan aku masih duduk disini”.

Ya, Hasan al- Basri memiliki pengetahui kekuatan kalimat “Bismillah hir rohman nir rohim” , tetapi Habib al Ajam memiliki keyakinan yang kuat sementara Hasan alBasri tidak cukup memiliki keyakinan untuk mengucapkan ,”Bismillahir rohman nir rohim” dan berjalan di air. Oleh sebab itu lebih baik memiliki “keyakinan yang kuat” dibanding memiliki ilmu. Hal ini sangat penting. Tetapi saat ini manusia selalu berlari setelah belajar cukup banyak. Apa keuntungannya? Kalian dapat belajar begitu banyak tetapi juga akan lupa begitu banyak. Tetapi “keyakinan” tak akan pernah meninggalkanmu. Keyakinan adalah inti dari ilmu pengetahuan. Kau bahkan dapat menanamnya dan ia akan tumbuh.

Suatu ketika ketika Habib al ajami sedang duduk di khaniqah ( tempat dzikir), takiyah ( darwis pertapa).Hasan alBasri datang berlari kepadanya,” Ooh Habib,cepat sembunyikan aku”. Hasan berkata karena tentara Kalifah Hajaj sedang mengejar untuk menangkapnya. “ Masuk kedalam dan sembunyikanlah dirimu”. Hasan masuk kedalam dan menemukan tempat untuk bersembunyi. Tak lama kemudian tentara datang dan menanyakan Habib, dimana Hasan al Basri,” Apakah engkau melihat Hasan al basri?”. “ Ya, saya melihat Hasan, ia ada didalam”. Tentara kemudian masuk kedalam rumah mencari Hasan al Basri, mereka mencari disetiap tempat tetapi tak menemukannya.

“Apakah engkau tidak malu berbohong kepada kami!, dimana dia Hajaj akan menghukum orang yang tidak membantunya dan bekerjasama dengan Hasan al Basri, kau katakana dia didalam,apakah kau tidakmalu berbohong seperti itu!”.”Dia didalam,aku tidak berbohong dia memang didalam”. Sekali lagi tentara itu mencari didalam rumah,dan dengan sangat marah mereka pergi karena tak menemukan Hasan al Basri.

Kemudian Hasan al Basri Keluar,” Oo Syaikh apa yang kau lakukan? Saya datang kepadamu meminta perlindungan, dan engkau mengatakan aku berada didalam”. “Ya Hasan,Ya Imam,najaut min sidqi-l-kalam”, engkau diselamatkan oleh kejujuranku. Aku katakana yang sebenarnya dan Allah melindungimu karena aku bicara jujur. Aku katakan,Ya Allah, ini adalah Hasan al Basri, hambamu, ia datang kepadaku dan meminta pertolongan untuk menyembunyikannya. Aku tak dapat melindunginya, hingga aku peryakan dia kepadaMU Ya Allah, dan aku percaya Engkau akan melindunginya. Aku hanya berkata seperti itu kepada Allah lalu membaca Ayat Kursi.

Oleh sebab itu meskipun tentara telah mencari keseluruh penjuru dan telah memegang kepalanya, tetapi mereka tidak dapat melihatnya. Ya, jika Allah melindungi hambaNya, hal itu adalah benar. Awliya adalah wakil Allah swt. Jika seseorang datang kepada seorang wali dan memohon untuk perlindungan, maka ia akan melindunginya didunia dan diakhirat nanti. Inilah karamah Awliya, mukjizat para Nabi as dan mukjizat untuk para Awliya. Kita membutuhkan keyakinan itu.

Sekali lagi, Hasan al Basri datang untuk menjenguk Habib al Ajami. Ketika Hasan tiba Habib membawa dua potong roti, meletakkannya didepan Hasan al-Basri sebagai penghormatan kepada tamunya. Ketika baru saja Hasan al Basri akan makan, seorang yang lapar datang dan meminta makanan untuk ridho Allah. Kemudian Habib mengambil kedua potong roti itu dari Hasan al Basri dan memberikannya kepada pengemis lapar itu.

Kemudian Imam Hasan bertanya,”Oo Syaikh, engkau memang orang baik, tetapi bila engkau memiliki pengetahuan Syari’ah itu akan lebih baik untukmu Syaikh”. “Engkau harus tahu meski sedikit tentang Syari’ah, aku bermaksud mengatakan, seharusnya engkau memberikan satu potong roti saja untuk pengemis lapar itu dan satu potong roti untukku akan lebih baik daripada memberikan kedua potong roti tadi kepada orang itu”.

Habib al Ajami tidak berkata apapun. Beberapa saat kemudian seseorang mengetuk pintu rumahnya, kemudian Syaikh menyuruh Hasan al Basri untuk melihat siapa disana. Ternyata seseorang membawa sekeranjang penuh makanan. “Bawa keranjang itu kesini”, “Sekarang makanlah , engkau tahu begitu banyak ilmu Syariah, tetapi sedikit keyakinan. dia berkata kepada Hasan al Basri. “Meski engkau memiliki begitu banyak ilmu Syari’ah, tetapi engkau memiliki begitu sedikit keyakinan. Kamu harus berusaha untuk memiliki lebih banyak lagi keyakinan.”

Karena Habib al Ajam memiliki “kepastian” apabila ia memberi seorang yang membutuhkan karena Allah, maka Allah “pasti” akan membalasnya lebih banyak dari yang ia berikan. “Engkau marah ketika aku memberikan dua potong roti kepada pengemis itu, coba lihat, jika aku tak memberikan kedua potong roti tadi, maka makanan ini tidak akan datang. Aku yakin ketika aku memberi, maka Allah akan mengembalikan paling sedikit sepuluh kalinya”.

Ya. Oleh karena itu keyakinan lebih banyak memberikan keuntungan kepada setiap orang dan kita sangat membutuhkan “keyakinan” itu. Bila tanpa keyakinan maka ilmu pengetahuan tak akan ada gunanya. Hal ini seperti hiasan ornament yang membolehkan seseorang berkata, ”Kami adalah dokter, kami adalah ilmuwan”.

Apakah “keyakinan” itu?. Seseorang mengatakan ,” Jika aku meletakkan tanganku didalam mulut naga dan hatiku berkata tidak apa-apa, maka aku tidak takut bahwa naga itu akan memakan tanganku”. “Bukan, bukan itu, saya yakin dengan pasti, bila Allah memberi perintah untuk menggigit, maka naga itu akan menggigit tanganmu.Oleh karena itu dengan keyakinan apabila Allah mengizinkan naga itu tidak akan menggigit , maka aku tidak takut meletakkan tanganku kedalam mulut naga itu”.

Imam Shaarani, salah satu dari hamba yang “tawakul”, seseorang yang percaya kepada Allah sepenuhnya, ia berkata,” suatu ketika aku sedang dalam perjalanan, dan waktu itu dekat saat magrib. Aku melihat kubah dan aku berjalan mendekatinya. Ketika aku masuk, aku melihat kuburan disana dibawah reruntuhan bangunan. Tiba-tiba seorang petani berlari kearahku dan berkata,”Oo ..Syaikh jangan tinggal disini, kau ikut kami saja, desa kami dekat sini. Disini adalah tempat yang sangat berbahaya, apalagi bila malam tiba. Begitu banyak ular yang sangat besar datang dan pergi, apabila ada orang yang tidur disini, pagi harinya kami hanya menemukan tulang mereka saja. Mereka memakannya, hanya tulangnya yang tersisa. Oleh karena itu kami memperingatkan engkau untuk tidak tidur disini”.

Kemudian Imam Shaarani berkata kepada petani itu,” Oo…saudaraku, ketika engkau katakan hal itu, aku tak dapat pergi, aku tak dapat pergi walau hanya satu langkah saja. Karena ketika kalian memperingatkan aku akan ular besar itu, egoku begitu takutnya akan ular itu, dan tidak takut kepada Allah Azza wa Jalla. Oleh karena itu aku tidak dapat pergi bersama kalian. Aku tak dapat menerima tawaran kalian. Aku harus tidur ditempat ini malam ini. Ini lebih baik untuk mendidik nafsuku bahwa aku akan dimakan ular itu. Karenanya tak mungkin aku meninggalkan tempat ini.

“Oo..Syaikh engkau mengetahui yang terbaik, engkau adalah Syaikh dan kami orang biasa. Kami mengundangmu dan kami juga telah memperingatkanmu akan ular besar itu”. “ Ya, terimakasih banyak”. Kalian boleh pergi dan aku akan disini malam ini. Jika kalian menawariku ketempat kalian tanpa memperingatkanku tentang bahaya ular ini, tentu aku dengan senang hati akan menerima tawaran kalian. Tetapi ketika kalian mengatakan ular yang sangat berbahaya dan ini adalah tempat yang berbahaya, maka aku tak dapat pergi dari sini meski hanya satu langkah, pergilah kalian”.

Mereka akhirnya para petani itu pergi, dan pagi-pagi sekali mereka bergegas ketempat itu kembali dengan membawa kain untuk menguburkan tulang belulang Syaikh Shaarani. Tetapi mereka melihat Shayikh sedang duduk berdzikir dan ular besar itu berbaring melingkarinya disebelahnya seperti kayu. Ketika Syaikh berbaring mereka melingkarinya seperti kasurnya dan berkeliling menjaganya sambil berdesis. Ya,bila kalian mengetahui dan percaya Allah swt , maka Allah akan melindungimu. Jika kalian dekat dengan Allah, maka segala sesuatu akan dekat dan bersahabat denganmu.

Inilah “kepastian”, dan hal ini sangat Penting!”. Dan kita semua harus berusaha untuk menumbuhkan keyakinan kita. Tidak hanya mempelajari seluruh isi Al Quran dan Hadist Tetapi juga berusaha mendapatkan kekuatan rahasia dari huruf al Quran, hal ini akan memberikan “kepastian” untuk diri kita. Siapapun yang memiliki sesuatu, ia bisa memberi, jika dia tidak memiliki bagaimana dia akan memberi. Kalian meminta roti pada seseorang, jika ia punya ia akan memberikan nya kepadamu, jika ia tak punya, bagaimana ia akan memberikannya kepadamu.

Kepastian adalah merupakan sifat Nabi. Kepastian mereka telah membawa Malaikat Jibril turun dari surga kepada mereka. Dan begitu juga dengan kepastian Awliya. Anda bisa mengandalkan kepastian mereka. Semua Awliya memiliki kepastian dan anda tidak akan menemukan seorang Wali tanpa kepastian. Jadi kita memohon kepada Allah untuk mencari kepastian tersebut. Ada lampu yang hanya 5 watt ada yang 100 watt, sebanyak itu mereka meminta kepastian’ kepada Allah, maka sebanyak itu yang akan diberikan. Kita sangat membutuhkan hal itu. Semoga Allah memberkahi dan memaafkan kalian, dan menjamin kepastianNya dari orang-orang yang disayangiNya, Amin

Wa min Allah at Tawfiq


Mema’afkan Orang Lain
Mawlana Syaikh Nazim Adil al Haqqani an Naqshbandi
Ditranslasi dari Liberating The Soul, Vol.1


“Suatu pagi Syaikh Nazim berbicara mengenai Perilaku bebas dari anggota Group Musik Rock yang berlatih di sebelah Masjid di London dimana Syaikh Nazim biasa memberikan kuliah-kuliahnya.”

Mereka adalah orang yang sangat bahagia. Kita juga bahagia, Alhamdulillah, mereka tidak meminta untuk menjadi seperti kita disini dan kitapun tidak ingin seperti mereka. Setiap orang bahagia. Setiap anggota didalam kelompok harus berbahagia, jika tidak maka mereka akan mencari kelompok lain. Hal ini penting!. Allah Maha Besar berkata,”Kullu hizbin bima ladayhim farihun”. Setiap kelompok berbahagia dengan temuan mereka. Setiap kelompok duduk dalam suatu pesta, dan mereka mendapat kenikmatan. Jika mereka tidak mendapat kenikmatan dikelompok itu mereka akan pergi dari situ dan mencari kenikmatan lain yang berada dikelompok lain.

Saya hendak berkata bahwa setiap orang akan masuk dalam suatu kelompok melalui pemikirannya, tindakannya, perilakunya, atributnya, atau kepercayaannya. Bahkan dalam hal beragama Islam saja terdapat banyak kelompok. Di London sejumlah muslim beribadah ke Masjid Central, yang lain ke Masjid Peckham dan yang lain lagi Masjid West Indian. Demikian pula bangsa Turki yang terpecah menjadi tiga atau empat golongan dimana mereka mendapat kenikmatan melalui kelompoknya masing-masing karena jika tidak, mereka tentu akan pergi ketempat lain yang sesuai dengan hatinya.

Begitulah aturan didunia ini Alah swt telah meletakkan aturan dan Dia berkata,” Semua orang mendapat kebahagiaan dengan kelompok yang ia temui”, seperti ibaratnya meja yang diletakkan untuk orang tertentu. Seseorang akan berkata,” Ya ini adalah kelompok yang terbaik buatku dan ia duduk disitu sedang yang lain hanya datang dan melihat. Ada yang duduk lama kemudian pergi. Artinya ia tidak sepaham dengan assosiasi itu dan ia pergi mencari yang lain. Ada juga tetangga kita yang bisa menerima dan mereka memiliki banyak kelompok dan mereka senang, kitapun demikian berkumpul dengan kelompok kita dan berbahagia Alhamdulillah. Allah juga mengumpulkan beberapa orang untuk melakukan kejahatan, semenatara yang lain Dia kumpulkan untuk melakukan kebaikan . Mereka membawa bebannya sendiri-sendiri. Jika mereka tidak melakukan hal itu maka yang lain akan mengambil alih.

Seperti juga muazdin yang bertugas mengumandangkan adzan, jika ia meninggal maka mustahil kita akan merasa bebas . Karena adzan itu biasa ada yang mengumandangkan nya, jika ia tidak ada maka kita bisa ditunjuk menjadi penggantinya. Kita berterima kasih pada Allah karena ada yang bertugas Adzan sehingga kita tidakmendapat tugas tersebut. Kita berkata mereka tentulah lelah untuk selalu bertugas Adzan setiap hari,Ya Allah, maafkanlah mereka dan ambil alilhlah beban mereka.

Para pelaku kejahatan tidak mendoakan kita, tetapi seorang pendoa harus mendoakan mereka. Kalian mengerti. Mereka para penjahat bahkan tidak berdoa untuk diri mereka atau yang lain, tetapi pendoa atau orang yang yakin, ia harus lebih ikhlas daripada mereka yang terbebani atau mewakili kejahatan atau bahkan bekerja dalam kejahatan, sehingga kita berterimakasih pada Allah kita dibebaskan dari kejahatan itu. Mereka tidak pernah terpikir untuk mendoakan diri mereka sendiri atau orang lain, sedangkan kita harus mendoakan orang-orang itu, karena mereka berada dalam beban yang berat. Hal ini adalah tingkat tertinggi dari suatu agama, yaitu tingkatan para nabi khususunya tingkatan dari Nabi penutup. Nabi Muhammad saw memohonkan maaf dan memohonkan doa bagi orang-orang tersebut, karena nabi kita memiliki pengetahuan tentang Kebijaksanaan Allah. Jika Nabi Muhammad saw tidak mengetahui Hikmah Allah maka ia tidak akan menjadi Nabi terakhir.

Nabi Muhammad saw melebihi nabi yang lain, dan ia tahu akan kebijakan Allah mengenai anak Adam, terutama mengenai orang yang beriman dan tidak beriman., Ia juga tahu tentang setan, nafsu dan dunia dan juga tentang hari akhir, surga dan neraka dan kehidupan abadi. Karena itu ia selalu memohonkan ampunan untuk umatnya. Dan semua orang yang hidup di jaman dahulu hinggga sekarang berasal dari umatnya karena jika nanti Yesus Isa as kembali, ia tidak lagi sebagai nabi dan ia sendiri akan menjadi umat Muhammad saw, sehingga Nabi saw memohonkan ampun untuk setiap orang yang berada dalam kehadirat Illahi. Allah telah menjanjikan bahwa pada hari akhir, Aku akan berakata padamu Muhammad, apa yang kau sukai, semaumu apa saja maka akan aku berikan apa yang kau minta, Aku juga akan mengampunkan siapa saja sesuai permintaanmu. Aku akan memberi untukmu. Tiada seoarng manusiapun yang bisa mencapai maqom itu karena merupakan maqom tertinggi, atau Maqom “al-Mahmud” atau maqom yang paling dijunjung dalam kehadirat Ilahi, yang hanya diberikan kepada satu anak Adam.

Dan Allah berkata kepada Muhammad , “Mintalah dan Aku akan memberi sesuai permintaanmu. Maka kemudian Nabi saw akan meminta dan Allah akan berkata, mintalah lebih banyak lagi, kemudian Nabi minta lebih banyak lagi. “Aku memeberi”, kata Allah dan mintalah lebih banyak lagi dan lagi, hingga akhirnya Nabi saw malu dan berhenti meminta. Sekarang lihatlah apa yang akan aku berikan kepada hambaku ketika ia membuka lautan ampunan dan pahalaNya. Kemudian pahala atau balasan diberikan Allah oleh kepada hambaNya, sehingga Nabi saw akan malu melihat balasan itu, dan malu untukmeminta kedua kalinya, Ia melihat apa yang Allah berikan untuk umatnya dan kepada umat Muhammad. Sebanyak yang Nabi saw minta ternyata besarnya hanya setitik dari samudera yang tiada akhir pemberian Allah kepadannya.

Manusia akan selalu menderita sepanjang hidupnya. Tetapi sebanyak derita yang ia rasakan sepanjang hidup, maka ketika ia meninggalkan kehidupan dunia ini dan dikubur dialam barzah dan dihari kebangkitan, ia harus terus menaruh harapan tertinggi kepada Allah karena Dia akan berakata, “Sabakat rahmati ‘ala ghadabi” – “Kemurahan pengampunan Ku melebihi kemarahanKu. Sehingga betapa menderitanya anak Adam tetapi pada akhirnya mereka akan mencapai samudera ampunan Allah. Wa min Allah at Tawfiq


Mencari Sumber Hikmah
Mawlana Syaikh Nazim Adil an Naqshbandi al Haqqani
Ditranslasi dari Liberating The Soul, Vol. 2


“ Ketika mendengarkan ceramah ini , saat itu Mawlana Grandsyaikh Nazim Adil juga sedang menerima dua orang muslim “pencari” yang telah mengunjungi beberapa Syaikh yang lain dan berencana untuk meneruskan pencarian mereka untuk suatu bimbingan spiritual, saat ini mereka berada dalam pencarian”

Kalian tidak memiliki 40 tangan untuk memiliki 40 Syaikh, maka dari itu jika kalian melakukan perjalanan sprititual dan telah menemui Syaikh yang sesuai dengan tujuanmu maka hal itu cukup!!. Cukup bagimu untuk berada ditempat tersebut. Selama anda masih terus mencari, berarti anda hanya berjalan untuk egomu, maka ego kalian akan terus mencari dari timur ke barat untuk melihat Syaikh ini dan Syaikh yang itu.

Jika kalian ke pasar untuk mencari sesuatu , seharusnya kalian telah memiliki tujuan apa yang akan dibeli, dan kalian telah mensurvey dimana tujuan itu bisa didapat. Jika kalian menemukannya maka anda harus membelinya dan tak perlu untuk meneruskan perjalanan mencari keseluruh pasar-pasar yang lain. Tak ada waktu lagi untuk hal tersebut!.

Dengan demikian Syaikh anda mengerti bahwa anda sedang mempertanyakan tujuan tersebut. Jika anda menemukan apa yang anda cari, dan hal itu berada didalam diri seseorang atau guru, maka nama menjadi tidak penting, yang terpenting adalah bahwa anda menyadari kepentingan apa yang anda perlukan dari Syaikh tersebut, meskipun jika ternyata jawaban itu ada pada Syaikh yang masih muda, maka hal itu juga tidak apa-apa.

Jadi siapapun yang anda temui tidak menjadi masalah, karena Allah bisa saja meletakkan jawaban pencarian kita pada seseorang. Anda tak boleh terkecoh oleh penampilan luar seseorang, dengan mempertanyakan siapakah orang tersebut, padahal apa yang anda butuhkan terdapat pada orang itu.

Kita memang sangat memerlukan “hikmah”, pengetahuan adalah suatu hal tetapi hikmah merupakan hal lain. Pengetahuan dapat anda cari dimanapun tetapi “hikmah” ketika ia tertulis didalam buku, maka hikmah berubah menjadi bagian dari ilmu pengetahuan. Hikmah datang langsung dari lidah, ucapan dan dari hati ke hati. Jika hikmah itu dituliskan maka ia menjadi ilmu pengetahuan.

Anda boleh saja memiliki pengetahuan tetapi lebih penting lagi “hikmah”. Allah swt bisa saja memberikan hikmah yang tiada habisnya itu kepada siapapun, ke petani, kepada seorang bocah lelaki, wanita, pria tua, berbagai ras kebangsaan ataupun pada orang yang sangat sombong. Intinya hikmah dapat dimiliki oleh siapapun yang Allah swt kehendaki, bukan hanya pada orang yang berpendidikan saja.

Ada peribahasa bahwa harta karun selalu terpendam dibawah puing-puing reruntuhan. Tidak ada yang mencari harta karun digedung-gedung moderen di pusat kota, mereka selalu mencari harta karun direruntuhan bangunan tua. Memang dari luar tidak tampak, tetapi dibawah tanah mungkin anda akan menemukannya.

Seseorang akan senang mendapatkan barang antik meskipun hanya kepingannya saja, karena mereka menilai barang itu sangat berharga meski sudah rusak. Karena orang selalu menghargai barang antik, daripada yang baru, meskipun yang baru itu gelas yang utuh dan tidak pecah. Oleh karena itu hikmah Allah swt dapat ditemukan pada siapapun. Jangan beranggapan hanya dapat ditemukan pada orang yang kelihatannya hebat saja. Pintu Islam selalu terbuka berada dari timur sampai ke barat, dan kita dapat mencarinya dimana saja.

Jika sumber ‘hikmah’ tersebut bisa kita dapatkan dari siapapun , maka ‘para pencari hikmah’ haruslah bersikap rendah hati untuk mendengarkan pendapat setiap orang. Banyak orang yang memiliki pengetahuan, tetapi jika kita ingin mencari hikmah’, kita harus menggalinya diantara puing-puing reruntuhan, karena ilmu bisa saja dimiliki dengan mudah, tetapi ‘hikmah’ adalah suatu hal yang lain lagi.

Ilmu pengetahuan ibarat pesawat terbang dan ‘hikmah’ adalah bahan bakarnya, tanpa bahan bakar pesawat tak akan pernah terbang. Meskipun banyak orang yang berpengetahuan tetapi mereka masih tetap berada di bumi, mereka menunggu “bahan bakar”. Mereka bangga akan “keindahan sayapnya” keluasan ilmunya namun mereka tidak pernah bisa ‘terbang’. Banyak orang yang bicara tentang ilmu para sufi, tetapi itu hanya yang mereka baca dari buku. Bukan hikmah para sufi yang mereka dapatkan secara langsung dari ucapan mereka.

Seperti juga “Produk pikiran”, atau sesuatu yang kita hapalkan makin lama makin memberatkan otak kita karena kita selalu membawanya didalam pikiran kita. Tetapi “Produk Hati” dia membawa kita, meringankan kita bukan membebani otak kita. Abu Yazid Bistami salah seorang Mursyid Rantai Emas Naqshbandi mengatakan,” Oo para cendikiawan kalian membawa ilmumu dan buku-bukumu kemana saja kau pergi, dan kau selalu mencarinya, hingga lama kelamaan kau ibarat seekor kuda yang membawa beban berat dan membuat dirimu lelah”. Semua “ Mind Product”, hasil pemikiranmu merupakan beban yang berat bagi diri kalian.

Nabi saw berkata,” Musibah terbesar dari ilmu yang kau simpan diotakmu adalah lupa”. Sesuatu yang menghancurkan ilmumu adalah engkau lupa mengingatnya. Maka wajarlah bila para cendikiawan terus menerus kawatir bila mereka lupa. Apalagi dibarengi dengan bertambahnya usia, dimana kekuatan pikiran semakin melemah. Sehingga sedikit demi sedikit apa yang mereka ingat akan hilang. Padahal banyak sekali hal-hal yang dapat mempengaruhi bertambah lemahnya daya ingat kita.

Jaman ini meskipun mereka menjadi ahli pikir, mereka sering kali berada dibawah perintah ego mereka. Mereka melakukan kemauan ego, sementara daya ingat melemah, mereka tak pernah menggunakan “hati nurani” mereka. Padahal “produk hati” tak pernah melemah bahkan semakin kuat, sayang sekali kalian tak pernah menggunakannya.

Syaikh Abdullah Faiz Daghestani berusia 113 tahun ketika wafat, dan ia mempergunakan daya ingat yang disimpan dihatinya. Jika daya ingat hati baik, maka tak akan melemah sampai akhir hayatnya. Mereka akan selalu memiliki ingatan itu meski bertambah tua. Orang yang meninggalkan hati dan mengandalkan otaknya saja, maka hapalannya akan terus melemah dari hari kehari.

Grandsyaikh Abu Yazid Bistami mengatakan kepada para cendikiawan,” Jika kalian tak memiliki buku, maka kalian habis , jika kalian lupa maka kalian menjadi tong kosong”. Kalian selalu memasukkan berbagai hal kedalam pikiranmu dan ketika otakmu melemah maka menjadi ruang yang kosong. Tetapi orang yang memiliki hikmah yang berasal dari hati, maka hikmah itu selalu berbuah dan bersemi, dimana hikmah tersebut yang akan membawa mereka.

“Hikmah dan Kearifan” adalah Kekuatan Ilahi, ini bukan berasal dari jalur biasa, karena kekuatan Ilahi datang melalui ‘hikmah’ yang menguasai tubuh seseorang dan bisa berada di timur ke barat dalam hitungan detik. Bahkan bisa beralih dari dunia ke surga. Saat ini saya melihat banyak keinginan muncul diantara masyarakat barat. Mereka sangat gemar membaca buku, sementara muslim selalu senang membaca Al-Qur’an dan tak lelah mengulang-ulangnya. Tetapi saat ini begitu banyak orang dikendalikan oleh ego mereka, bahkan kini didunia Islam mereka mulai meninggalkan membaca Al-Qur’an, sementara mereka juga tidak membaca buku-buku seperti masyarakat barat.

Sementara itu seseorang dapat saja membaca ribuan buku, namun untuk apa? Meski kita membaca ribuan buku, namun kita masih tetap saja haus dengan bahan bacaan, jadi apakah tujuan sebenarnya?

Kemudian muncullah pertanyaan dihati mereka setelah membaca ribuan buku. Mengapa mereka masih merasakan ada suatu kehampaan. Saat ini banyak orang yang mempertanyakan pengetahuan sufi, sehingga mereka mulai banyak membaca buku-buku tentang sufi, meski ribuan buku sufi telah dibaca, tetap saja mereka masih merasa kehausan, ibarat orang dipadang pasir yang mencari sumber mata air. Mereka haus meskipun banyak mata air didalam jiwa mereka namun tidak cukup mengobati haus mereka sehingga mereka mempertanyakan makna .

Mereka tertipu oleh ilusi, terutama masyarakat barat yang mengejar berbagai ilusi. Banyak mereka yang berimajinasi bahwa mereka mengejar sumber mata air sampai mereka menyadari hal itu hanya merupakan ilusi. Memang sangat jarang ditemukan oase ditengah padang pasir yang luas, kebanyakan yang ada hanyalah bayangan ilusi tersebut.

Maaf, bila saya mengatakan bahwa masyarakat barat ibarat orang ditengah padang pasir yang kehausan dan mereka sedang mencari kesana kemari mencari mata air yang memberi mereka kehidupan. Mereka berlari mencari kesana kemari, ketika ditemukan ternyata oase itu hanya ilusi, dan mereka tetap mengejar oase-oase itu. Seperti kedua saudara kita yang datang tadi pagi, mereka diantara orang-orang yang merasa kehausan dipadang pasir dan berusaha untuk mendapatkan oase, karena jika tidak, mereka hanya mendapatkan ilusi. Diberbagai negara Eropa, Asia, Tibet, Amerika, Arab banyak sekali ilusi- ilusi, tetapi hanya sedikit oase yang ada. Namun Allah swt, Tuhannya anak Adam as, berkata,” La taqnatu”. “Jangan berputus asa”. Karena siapapun yang secara serius mencari, maka ia harus terus mencari”.

Apakah hikmah dibalik sulitnya pencarian itu?. Hikmahnya ialah apapun yang kalian temukan dengan mudah, akan kalian anggap “murah”, sedangkan ketika kalian mencarinya dengan susah payah maka kalian akan lebih menghargainya. Oleh sebab itu jika kalian mencari suatu oase, maka oase itu akan sulit untuk kalian cari dan anda akan menghadapi banyak kesulitan untuk sampai kearah itu. Selama anda hidup anda harus berjalan menuju suatu tempat, diperjalanan anda akan mendapatkan ratusan ilusi. Dan diujung seratus ilusi tersebut ada oase. Maka janganlah mengatakan aku telah pergi kesana kemari dan menemukan bahwa itu hanya suatu ilusi, kemudian aku berpaling keorang lain yang ternyata juga ilusi.

Saya telah berlari mengejar 99 Syaikh dan ternyata mereka semua hanya ilusi. Jadi untuk apa saya mencoba yang satu ini? Jangan katakana hal itu!! Selama anda bisa berjalan anda harus tetap berusaha, ke 99 orang tersebut bisa jadi hanya ilusi, namun satu yang terakhir mungkin saja oase sungguhan yang sesuai bagi anda. Karena Allah swt berkata, “Jangan Berputus asa, jangan tinggalkan harapanmu”, Bila anda berhenti berharap maka engkau akan mati. Tidak ada seorangpun yang mati sampai seseorang berputus asa terhadap kehidupan. Namun siapapun berharap untuk hidup akan terus hidup, siapapun yang berharap untuk mencari maka akan mendapatkan apa yang ia cari.

Wa min Allah at Taufiq
posted by mevlanasufi at 2:55 AM 0 comments

Princess Diana Death
Kematian Putri Diana
Mawlana Syaikh Nazhim Adil al-Haqqani an Naqshbandi


KATA PENGANTAR
Zero Quencel

Putri Diana mempunyai pengaruh yang besar terhadap dunia semasa hidupnya, dan setelah kematiannya pun pengaruhnya tetap berlanjut. Dia menghabiskan saat-saat akhir hidupnya dengan Dodi, seorang Muslim, yang menurut teman-teman terdekatnya telah menundukkan hatinya dan membuatnya tertarik dengan Islam.

Inilah sebuah alasan mengapa menjadi sangat menarik untuk mencoba mengerti apa arti kematiannya dari sudut pandang Sufistik. Dia menjadi idola jutaan orang, tetapi sebagian besar dari mereka merasa sangat berat menghadapi kematiaannya. Mereka tidak terhubung dengan agama mana pun yang sebetulnya mampu memberikan panduan untuk situasi seperti ini.

Pada tahun 1979, seorang teman saya yang sangat dekat meninggal. Saya merasa hidup saya berakhir dengan kematiannya. Selama berhari-hari Saya duduk di tepi sungai Nil, tak mampu berhenti menangis. Suatu pagi beberapa wanita datang dan berkata bahwa di dalam Islam ketika seseorang meninggal, orang-orang merasa gembira dan bersyukur. Mereka tahu bahwa orang ini telah selesai menjalani ujiannya di dunia ini dan kembali kepada Allah. Ini menjadi kesan pertama saya tentang Muslim, bahwa mereka sesungguhnya tidak waras. Bayangkan, merasa gembira ketika seseorang yang kita cintai meninggal!

Setelah kembali ke Eropa, Saya mulai memahami apa maksudnya, dan mulai merasa iri akan kekuatan mereka karena Saya menyadari, bahwa jika kita tidak takut akan kematian, maka kita tak akan takut terhadap apa pun di dunia ini. Ini adalah kebalikan dari segala yang Saya yakini selama ini. Pada masa itu minat utama saya adalah pada lingkungan hidup. Saya bekerja dengan Green Party dan Greenpeace yang misinya adalah untuk menghindari kematian pada semua level, baik itu manusia, binatang, tumbuh-tumbuhan, air atau udara. Tampaknya mustahil untuk melihat ada kebaikan dalam kematian, karena kita tidak mempunyai kaitan dengan dunia yang lain dan tidak ada pemahaman tentang konsep spiritualitas.

Sekarang Saya menghadapi kematian secara sangat personal, dan saya menyadari bahwa pasti ada sesuatu setelah kematian. Orang yang saya cintai yang telah meninggal, tetap ada dalam hati saya. Cinta tidak mati. Malah sebaliknya, seakan-akan kematian telah membuat cinta ini absolut dan lebih kuat dari sebelumnya.

Memakan waktu 4 tahun bagi saya untuk mengambil langkah dan menjadi Muslim. Saya sebelumnya tidak pernah mendengar tentang Muslim Swedia. Tetapi yang paling berat dan rasanya mustahil adalah membayangkan harus memberhentikan kebiasaan minum minuman keras dan merokok dan malah harus mulai melakukan shalat 5 kali sehari. Banyaknya disiplin yang tampak di depan mata seakan-akan tidak ada habis-habisnya. Tidak ada yang memberitahukan bahwa Quran diturunkan selama 23 tahun, bahwa Muhammad saw diajarkan berbagai hal oleh Malaikat Jibril as secara bertahap. Para Sahabat Rasulullah saw pun baru mendapat larangan keras menghentikan minum alkohol 13 tahun setelah Quran pertama diturunkan.

Kematian di masa muda dari siapa pun, terutama dari seseorang yang dekat di hati kita, akan terasa di bagian yang terdalam, pada akar terdalam dari keberadaan kita, dan sering membuat kita bertanya “Mengapa?”

Kecuali kita telah mencapai tingkat kesucian, yang berarti kita mengikuti Kehendak Tuhan dalam segala hal, hidup kita akan dipenuhi oleh banyak kecelakaan. Kapan pun kita melanggar perintah-Nya, kita akan kehilangan Perlindungan-Nya dan jalan hidup kita akan sangat salah.

Selama hidupnya Putri Diana menjadi acuan tidak hanya untuk gaya dan busana, tetapi lebih penting lagi untuk kelembutan dan kerja sosialnya. Jika kita meletakkan perilakunya dalam konteks agama, maka sesungguhnya akan mampu mengajak orang menjadi sadar akan akibat dari perilaku mereka.

Kehebohan akibat kematian Diana menggambarkan dengan sangat jelas bahwa kebanyakan orang tidak tahu apa sesungguhnya arti kematian. Kita hidup dalam suatu masyarakat yang merasa telah mencapai puncak peradaban. Tetapi mereka tak mampu memahami arti hidup dan pada akhirnya peranan kematian di dalamnya. Ini adalah dunia di mana Sang Pencipta secara teratur mengirimkan Nabi-Nabi-Nya untuk secara akurat menjelaskan berbagai pertanyaan mendasar tentang eksisitensi kita. Tetapi dunia sekarang, larut dalam tujuan-tujuan dan kebutuhan yang sifatnya materialistis, dan beranjak semakin jauh dari keinginan untuk mengerti mau pun mendengarkan.

Sesuai penciptaan kita, kita haus akan rasa menyatu”. Kita cenderung untuk mencari orang-orang yang akan mengisi tempat yang dulunya diisi oleh para raja atau Nabi, orang-orang yang misinya adalah menyatukan kita dan membimbing kita ke Sang Pencipta. Orang-orang tersebut ada bukan untuk kesenangan ego mereka, atau agar mereka dikagumi, tetapi untuk malayani Tuhannya dengan membawa orang-orang kembali kepada-Nya. Di masa sekarang di mana pemahaman ini dengan sangat cerdik berusaha diingkari, orang-orang mencari idola-idola lain sebagai pemersatu.

Orang-orang meratap untuk Elvis Presley, untuk Spice Girls dan siapa pun yang dipilih media massa agar kita menghamburkan uang untuknya. Fungsi asli idola, untuk membuat kita ingat kepada Tuhan dan membawa kita kembali kepada-Nya, telah lama dilupakan. Fungsi itu sekarang dengan jelas telah digantikan oleh lawannya, oleh idola-idola yang sering mengajar kita untuk sekuat mungkin melawan Perintah-Perintah Suci yang dibuat oleh Sang Pencipta untuk kita dalam menjalani hidup ini.

Penyebab kematian Putri Diana menyingkap banyak kelemahan-kelemahan masyarakat kita. Seperti yang dikatakan oleh Ratu Elizabeth dalam pidatonya yang menggugah, “Banyak pelajaran yang bisa dipetik…“. Salah satunya adalah bahwa kita sekali lagi harus membuat batas antara hal-hal yang bersifat pribadi dan publik. Dalam agama Islam batas ini sangat jelas, sehingga para wanita memakai pakaian yang tertutup di muka umum, agar tidak menjadi korban paparazzi.

Tujuan dari buku ini bukanlah untuk menghakimi Putri Diana dengan cara apa pun karena hanya Allah yang tahu. Beberapa tahun yang lalu Syaikh Nazhim diundang oleh sebuah keluarga yang baru saja kehilangan putranya yang berusia 20 tahun karena kecelakaan mobil. Hari itu adalah peringatan 40 hari kematian putra mereka, dan Syaikh Nazhim diminta untuk melakukan doa khusus pada hari itu. Selama doa berlangsung, sang ibu terus menangis. Setelah acara selesai Syaikh Nazhim berkata kepada wanita tersebut, “Setiap malam setelah matahari terbenam ruh anakmu berdiri di depan pintu menunggu untuk masuk. Tetapi ketika dia melihat engkau menangis dia berbalik karena itu membuatnya sedih.“

Tidak ada yang lebih membuat sedih orang-orang yang telah meninggal ketika melihat orang-orang yang mereka cintai menangis karena itu berarti mereka belum bisa menerima Ketentuan Tuhan. Orang-orang yang telah meninggal tahu bahwa hal terpenting adalah Kehendak Tuhan. Orang-orang yang sungguh-sungguh ingin mengetahui, yang ingin memahami arti dari tantangan besar yang disebut hidup dan mati, Sang Pencipta tak akan meninggalkan mereka. Dia masih mempunyai orang-orang-Nya untuk memberitahu kita, mereka adalah para Awliya, orang-orang yang suci. Syaikh Nazhim adalah salah satu dari mereka.


SIAPAKAH SYAIKH NAZHIM ?

“Matahari akan terbit di Barat!“ seru Rasulullah Muhammad saw. Maka Syaikh Nazhim dikirim ke Eropa untuk mempersiapkan orang-orang untuk masa pencerahan yang baru. Semua isme akan berakhir. Orang mulai menyadari bahwa berbagai sistem yang dihasilkan oleh pemikiran mereka tidak membawa kepada kebahagiaan dan kedamaian yang mereka cari. Barat sedang mendambakan suatu perlambang spiritual, sebagai penghubung ke suatu realitas di luar materialisme yang tidak pernah memberikan kepuasan.

Mawlana Syaikh Nazhim al-Haqqani merupakan penghubung itu. Pengetahuan yang dibaginya dengan kita bukanlah miliknya pribadi. Beliau meneruskannya dari sebuah mata rantai orang-orang suci. Beliau adalah Syaikh ke-40 dari Mata Rantai Emas Thariqat Naqsybandi, yang berawal dari Rasulullah Muhammad saw sebagai orang pertama yang menerima Pengetahuan Ilahiah dalam mata rantai ini.

Syaikh Nazhim telah berkunjung secara rutin ke London selama Bulan Suci Ramadhan sejak 1974. Beliau diperintahkan untuk melakukan hal ini oleh Syaikhnya, Syaikh `Abdullah ad-Daghistani, beberapa saat sebelum meninggal. Beliau diberitahu bahwa Hari-Hari Akhir telah mendekat dan kebenaran akan sekali lagi menjadi nyata, kali ini datang dari Barat.

Keberhasilan luar biasa dari Syaikh Nazhim untuk membawa Islam kembali ke dalam hati orang-orang Barat, di tengah maraknya cercaan Pemerintah Barat terhadap agama ini, menjadi bukti nyata dari kesuciannya, yang terus dirasakan oleh para pengikutnya. Kita telah diberitahu bahwa ada 124.000 Awliya yang hidup sepanjang zaman. Di masa sekarang, sebagian besar dari mereka tersembunyi. Syaikh Nazhim pun mempunyai impian untuk menghabiskan sisa hidupnya dengan ber-khalwat.

Beliau dilahirkan pada tanggal 21 April 1922 di Larnaca, Siprus. Walaupun dikenal sebagai anak yang saleh, dedikasi penuhnya terhadap kehidupan spiritual baru tampak di usia sekitar 20-an. Beliau sedang mempelajari ilmu kimia di Istanbul, ketika saudara laki-lakinya yang mengidap TBC, meninggal dalam pangkuannya. Peristiwa tersebut mengubah hidupnya. Beliau menyadari keterbatasan pengobatan modern, ilmu pengetahuan dan secara umum kehidupan dunia ini, dan memulai pencarian spiritualnya.

Langkah pertamanya adalah melakukan suluk selama 1 tahun penuh di Aleppo, yang dilakukan di sebuah loteng rumah, shalat dan makan hanya 7 buah zaitun setiap hari. Setelah 1 tahun, Syaikh di sana memberitahu bahwa beliau telah mencapai tingkat yang sedemikian rupa, sehingga hanya ada satu Syaikh yang sekarang mampu menolongnya, yaitu Syaikh `Abdullah ad-Daghistani di Damaskus. Syaikh Nazhim segera berangkat untuk menemui Syaikh tersebut dan hanya memiliki satu keinginan, untuk mohon izin pada Syaikh `Abdullah agar diperkenankan menghabiskan sisa hidupnya melakukan suluk di makam Rasulullah di Madinah. Ternyata, beliau malah ditugaskan untuk terus-menerus dikelilingi orang, untuk melatih mereka dan menjadi contoh bagi mereka, mula-mula di Siprus, kemudian di London. “Ini adalah akhir zaman“, beliau diberitahu, “dan terutama orang-orang di Barat membutuhkan inspirasi suci untuk menerangi hati mereka dan membawa mereka keluar dari lorong kegelapan.”

SIAPAKAH PARA AWLIYA?

Untuk sebagian besar orang di barat, Awliya (Orang-orang Suci) adalah sesuatu dari masa lalu, orang yang dibuat patungnya atau ada dalam lukisan. Anggapan bahwa Awliya masih ada saat ini dalam dunia yang mempunyai pemahaman positivisme dan sekuler, adalah ketinggalan zaman. Sungguh pun demikian ada 124.000 Awliya yang hidup sepanjang zaman. Jadi apa ciri-cirinya?

Kata ‘holy‘ (suci) berasal dari whole (lengkap/sempurna). Itu menandakan bahwa seseorang telah mencapai kesempurnaan, sempurna dalam arti bahwa dia menjalankan Kehendak Sang Pencipta dalam segala hal. Allah secara teratur mengirimkan resep-resep akurat tentang bagaimana kita bisa mencapai “kesucian”, yaitu dengan mengikuti Aturan Suci-Nya. Bagaimana pun, kita diciptakan dalam Pandangan-Nya, untuk menjadi wakil-Nya, khalifah-Nya, di bumi.

Berita gembiranya adalah bahwa Sang Pencipta tidak meletakkan kita di bumi untuk ditinggal sendirian. Kita diberi aturan dan petunjuk untuk bagaimana hidup secara damai, yaitu dengan mengikuti Hukum-Hukum-Nya dan dengan demikian memenuhi maksud dari alasan kita berada di bumi, untuk kembali kepada-Nya.

Pada zaman ini kita meyakini konsepsi yang salah tentang arti kebebasan. Sudah pasti kita mempunyai “kebebasan” untuk memilih antara yang baik dan buruk, ini yang membedakan kita dan membuat adanya tanggung jawab. Kita bisa memilih kehidupan yang jahat dengan sepenuhnya mengabaikan Petunjuk Suci yang telah diberikan Sang Pencipta kepada kita. Tetapi di sisi lain, kita harus menyadari bahwa untuk setiap ketidakpatuhan ada harga yang harus dibayar, bisa sekarang atau kelak di akhirat. Dan harga yang harus dibayar akan meningkat, semakin lama kita menunggu, semakin mahal biayanya. Oleh sebab itu, setiap orang yang memiliki kesadaran, harus berusaha untuk melakukan kebajikan. Adalah tugas setiap Awliya seperti Syaikh Nazhim, untuk benar-benar mengajar kita agar menjadi baik.

Orang-orang yang mengikuti seorang Awliya seperti Syaikh Nazhim, mempunyai kesempatan untuk menyaksikan bagaimana ditegakkannya Aturan-Aturan Suci ini dan bagaimana dilaksanakannya dalam setiap gerakan. Pada waktu yang sama, Energi Suci yang mengalir dari seorang Awliya, menyentuh setiap orang yang berhubungan dengannya langsung di hatinya. Jika cinta telah tumbuh, seorang pengikut tidak dapat tidak, tetapi bagaikan magnet dia akan mengikuti Syaikhnya yang akan membimbing mereka keluar dari kungkungan nafsu-nafsu egonya dan kembali ke asal, yaitu Sang Pencipta. Inilah tugas mereka.

Syaikh Nazhim pernah ditanya bagaimana para Awliya sering secara fisik berada pada beberapa tempat pada waktu yang sama. Beliau menjelaskan hal tersebut sebagai prosedur di mana, sekali seseorang mampu mengendalikan setiap bagian dari tubuhnya di bawah perintahnya, maka orang tersebut dapat membungkus tubuh fisiknya dengan tubuh spiritualnya. Artinya, tubuh spiritualnya tidak lagi terpenjara dalam tubuh fisiknya, malah sebaliknya tubuh spiritual yang membungkus tubuh fisiknya. Saat itu hukum alam seperti ruang dan waktu tidak lagi berlaku. Itulah saat di mana seseorang dapat terbang ke Surga tanpa sayap, melainkan hanya mengandalkan kekuatan kehendaknya.

Syarat untuk memperoleh kekuatan tersebut adalah, orang tersebut harus benar-benar mampu mengontrol: bahwa kekuatan kehendak yang mengontrol dan bukan nafsu. Seseorang yang telah mencapai tingkat tersebut adalah seorang yang suci dan tidak akan bertindak atas kemauan sendiri, tetapi karena Kehendak-Nya, Kehendak-Nyalah Yang Berlaku.

London, Oktober 1997
Zero Quencel

SEMOGA PUTRI DIANA DIBERSIHKAN
OLEH KECELAKAAN ITU

Hidup setiap orang, entah apakah dia putri atau pangeran, raja atau ratu, sultan atau sultana, pasti akan berakhir dengan kematian. Begitu banyak alasan untuk mati. Allah Yang Maha Kuasa memberi setiap orang cara yang berbeda untuk melewati hidup ini. Semoga Dia dengan Samudra-Samudra Rahmat-Nya memberikan mereka keyakinan. Fatiha!

Kita tidak pernah suka, kita tidak pernah setuju dan kita tidak pernah senang ketika seseorang yang tidak beriman meninggal dunia. Kita memohon kepada Allah agar kasih sayang-Nya akan sampai kepada setiap orang dan tidak membiarkan mereka berada dalam genggaman setan. Inilah sebabnya Saya berdoa untuk ummat Muhammad saw, karena saat ini setiap orang adalah ummatnya. Hanya saja kadang-kadang dibutuhkan waktu yang sangat lama bagi mereka untuk berkata, “Ya!” kepada Rasulullah saw. Kita memohon kepada Allah Yang Maha Kuasa dengan kerendahan hati untuk memberikan inspirasi kepada mereka agar melakukan itu sebelum mereka meninggalkan hidup ini.

Setiap orang harus tahu bahwa bila kalian berlari terlalu cepat, Setan akan membuat kalian jatuh dan mencapai satu tingkatan yang kalian tidak suka. Bila seseorang menikmati hasrat-hasrat fisiknya secara berlebihan, pada akhirnya sesuatu yang tidak menyenangkan akan terjadi pada mereka. Tindakan pencegahan terbesar bagi manusia bukanlah untuk mengejar dan memenuhi keinginan fisiknya karena hal itu tidak akan membawa mereka pada kesenangan melainkan pada kesedihan.

Putri Diana mengikuti begitu banyak orang jahat. Dia meninggalkan suaminya karena dia mendengarkan nasihat Setan dan melarikan diri. Dia melakukan hal yang tidak baik untuk dirinya, dan juga bagi Keluarga Kerajaan. Allah Yang Maha Kuasa telah menganugerahkan kehormatan yang tinggi untuknya dalam kehidupan ini tetapi dia mencampakkan kehormatan itu. Ini adalah hukuman baginya dan kita berharap beliau akan dibersihkan melalui kecelakaan itu. Fatiha!

KISAH PUTRI DIANA

Putri Diana telah dianugerahi derajat tertinggi yang bisa diraih di dunia ini. Dia mencampakkannya dan turun ke derajat terendah. Itu adalah sebuah kesalahan besar. Suaminya tidak pernah menolaknya. Sudah menjadi keputusannya untuk pergi. Ketika dia meninggalkan suaminya, dia berada di jalanan dan kehilangan semua harga dirinya.

Walaupun rumah tangganya tidak berjalan sangat baik, seharusnya dia tetap tinggal mengingat kedua putra yang mereka miliki bersama. Seharusnya dia mengetahui bahwa Setan sedang menantinya di pintu saat dia pergi. Mereka mendapatkannya dan mempengaruhinya untuk mengambil banyak jalan yang salah.

Dia tidak mendengar nasihat yang diberikan kepadanya. Sang Ratu yang memiliki posisi yang sangat terhormat ini sejak lama, pasti telah memberinya nasihat. Bahkan mungkin dia memohon kepada Diana untuk tinggal, bukannya pergi, bukan untuk mendengarkan Setan tapi untuk mencoba tetap bersama suaminya. “Orang-orang yang tidak tahan kepadamu adalah mereka yang telah memaksamu untuk berpisah!”, mungkin seperti itulah ucapannya. Orang-orang yang sekarang memperlihatkan duka mereka, adalah orang-orang yang sama yang membuatnya berada dalam situasi itu. Orang-orang tercela yang menulis tentang Diana di media massa adalah orang-orang yang sekarang juga menangisinya. Mula-mula mereka menjatuhkannya, kemudian mereka menangis karena dia. Cinta macam apa itu yang seharusnya diberikan untuk sang Putri? Tidak ada!

Mereka hanya tertarik untuk membuat Keluarga Kerajaan terlihat seburuk mungkin. Mereka ingin menjatuhkan nilai-nilai konservatif dan menghancurkan semua nilai-nilai tradisional. Mereka ingin menyingkirkan Kerajaan. Seperti halnya Ata Turk di Turki yang dalam suatu malam memerintahkan untuk menghapuskan semua gelar kebangsawanan seperti Sultan atau Pasha yang disebutkan bersama nama mereka. Semua ini dibuang. Mereka ingin menjatuhkan orang-orang itu ke posisi terendah, semua yang terhormat disingkirkan. Tujuan orang-orang ini adalah untuk membuat kaki dan kepala berada dalam posisi yang sama. Semua ini terjadi karena si kaki iri dan penuh dendam.

Inilah sejarah Turki dan begitu juga halnya dengan orang-orang yang mencoba menghancurkan kerajaan di sini. Orang-orang Inggris sangat menyadari tradisi mereka dan mencoba untuk memeliharanya. Sejauh ini mereka telah berhasil melakukan itu dan masih memiliki kerajaan. Tetapi begitu banyak kaki, sehingga banyak percobaan untuk menghancurkan kerajaan ini baik siang dan malam. Mereka bekerja sama dan bersekongkol dengan Yahudi untuk menghancurkan kerajaan ini. Mereka menggunakan segala macam tipuan untuk membodohi masyarakat.

Seorang gadis menikah dengan hati dan pikirannya. Dia menikahi pangeran bermahkota. Allah membuka semua pintu untuknya dalam pernikahan ini dan juga memberinya dua pangeran bermahkota. Dia melimpahkan harta di bawah kakinya dan meletakkan mahkota di atas kepalanya. Dia dihormati ke manapun dia pergi. Semua yang kalian inginkan di dunia ini diberikan kepadanya, permata dan benda-benda yang indah. Apakah dia bersyukur dengan semua itu? Ataukah dia meninggalkan istana dan ingin menjalani hidup yang berbeda?

Dia ingin menjalani hidupnya sendiri. Setan datang kepadanya dan mengatakan bahwa dia hidup dalam istana, namun bagaikan penjara. “Apakah wanita secantikmu harus menjalani hidup hanya dengan seorang pria? Kenapa kamu ingin menyia-nyiakan hidupmu seperti ini? Seseorang yang menarik sepertimu bisa mendapatkan pria baru setiap hari dan dapat menikmati kehidupan yang sesungguhnya. Seret saja suamimu ke pengadilan dan mulailah hidup yang baru dengan uang miliknya!”

Merupakan hukuman yang berat bagi putri Diana yang tewas dalam kecelakaan tersebut dan dalam keadaan yang sangat tersiksa. Jenazah yang dibiarkan selama seminggu sebelum dikuburkan juga merupakan hukuman yang berat. Selama jenazah itu tidak dikuburkan rasanya seperti orang yang sedang digantung. Semua ini harus dia rasakan, ketika harus menunggu upacara pemakamannya. Sementara itu orang-orang melemparkan bunga untuknya dan menyalakan jutaan lilin. Tak ada lagi lilin yang dapat ditemukan di seluruh Inggris! Pemilik toko Pakistan menjadi kaya mendadak karena setangkai dupa tiba-tiba harganya melonjak hingga 1 pound!

Pendeta yang memimpin upacara pemakamannya tidak berkata,”Wahai Tuhan, hamba-Mu telah berbuat dosa, maka ampunilah dia dalam Samudra Rahmat-Mu yang tak bertepi.” Dia hanya berkata, “Wahai Tuhan, kukirimkan ia kepada-Mu, terimalah dia!” Tetapi itu bukanlah suatu hal yang bisa kita tuntut dari Tuhan. Sebelum seseorang itu diterima di Surga, mereka harus diampuni terlebih dahulu. Itulah doa yang harus kita panjatkan.

Ketika ruh meninggalkan jasadnya dan naik ke Surga, hal pertama yang ditanyakan adalah, “Siapa itu?” Terkadang Pintu Surga itu terbuka dan ruh tersebut dipersilakan masuk; tetapi kadang-kadang pintu itu tetap tertutup dan ruh tersebut jatuh lagi ke bawah. Tidak penting apakah orang itu pengemis, raja atau seorang putri. Malaikat penjaga pintu Surga mengetahui nama-nama orang yang dipersilakan masuk dan mana yang tidak.

Tidak! Dia meninggalkan berjuta-juta pound untuk menjalani kehidupan yang diinginkannya, dan tiba-tiba hidupnya berakhir. Hidupnya diakhiri dengan sebuah kecelakaan. Kalau saja dia tahu hidupnya akan berakhir seperti ini pasti dia akan mengubah jalan hidupnya. Dia jatuh ke dalam jebakan orang-orang yang mewakili Setan. Inilah sebabnya mengapa terjadi.

Sang Ratu memberikan pidatonya kemarin dan berkata, “Wahai orang-orang, ambillah pelajaran dari tragedi Diana!” Kata-kata itu cukup tepat diucapkan. Dia telah mengambil langkah yang salah. Dengan langkah yang salah ini dia mengikuti jalan yang salah. Setiap orang yang berada di jalan yang salah pasti akan terjadi sesuatu padanya. Tidak ada pengecualian. Kalau ada pengecualian sang putri pasti bisa menghindari kecelakaan itu. Walaupun kalian memiliki gelar-gelar terhebat di dunia, kalian tetap bukanlah pengecualian. Setiap orang yang berada di jalan yang salah harus segera meminta ampunan untuk bisa menyelamatkan diri mereka.

Banyak sekali orang yang menangisi kepergiannya saat ini. Padahal, sebelumnya banyak surat kabar yang hanya menuliskan hal-hal buruk saja tentang pasangan tersebut. Mereka menyumpahi pasangan tersebut dan tidak menyisakan satu tuduhan apapun. Sekarang, mendadak surat kabar yang sama membanjiri berita mereka dengan rasa kasihan dan duka. Ibaratnya seperti peribahasa tentang orang buta yang meninggal kemudian dikagumi karena keindahan matanya. Diana sekarang dinobatkan menjadi bidadari. Orang-orang rela menunggu selama 5 jam atau lebih untuk menandatangani buku untuknya. Awalnya hanya 3 buku, sekarang ada 43! Untuk apa? Tidak ada satu kitab sucipun yang menerima kekonyolan semacam ini!

Semua raja sejati memiliki garis keturunan dari Nabi Muhammad saw. Garis keturunan Putri Diana juga berasal dari keluarga raja, oleh karena itu garis keturunannya juga berasal dari garis keturunan Rasulullah saw. Inilah sebabnya kita diminta untuk membersihkannya.

MENGAPA TERJADI? BAGAIMANA BISA TERJADI?

Orang-orang menangis. Betapa bodohnya! Tidak seorang pun yang bertanya mengapa hal itu terjadi? Bagaimana hal itu terjadi? Pengemudinya mabuk, pengawal pribadinya mabuk, sang Putri mabuk dan teman prianya mabuk. Mereka semua mabuk! Setan sangat senang. Siapa pun yang mengikuti Setan, suatu saat nanti kesedihan akan datang kepadanya.


MATA JAHAT MEMBUNUH PUTRI DIANA

Sifat terburuk seseorang yang diwarisi dari Setan adalah dengki, si mata jahat. Setan sangat dengki terhadap Nabi Adam as. Inilah sebabnya Allah Yang Maha Kuasa berfirman, “Katakanlah, aku mencari perlindungan dari kejahatan sang pendengki ketika ia mendengki.” Dalam surat 113 al-Qur’an: “Falaq”. Bila kalian memiliki sifat dengki, maka ia akan memakan semua kebaikan yang ada dalam diri kalian.

Dengki adalah ciri khas penyakit hati abad ini. Ia merupakan penyakit hati yang paling besar dan terburuk dalam masyarakat ini. Ia tersebar kepada setiap orang. Wanita adalah pendengki kelas satu. Mereka selalu memeriksa apa yang dipakai oleh wanita lain. Yang berikutnya adalah Kaum Wahhabi, yaitu orang-orang yang menentang Ahli Sunnah wal Jama’ah. Mereka sangat iri kepada kita karena mereka hanya sekelompok orang dan kita berjumlah 1,5 milyar. Ini membuat mereka marah. Mereka mencoba segala macam cara untuk menanamkan benih-benih Wahhabi, tetapi benih-benih itu tidak akan bisa tumbuh. Mengapa tidak?

Ketika aristokrasi berkembang dalam masyarakat, begitu juga sifat iri. Sifat iri dan dengki berkembang di kalangan raja, ratu, bangsawan, dan panglima. Si mata jahat inilah yang membuat jatuhnya Putri Diana. Semua orang di sekitarnya berbisik-bisik. Mereka menariknya jauh ke bawah sehingga ia menginginkan perceraian dari orang yang diberi kehormatan di hadapan Kehadirat Tuhan. Dia adalah pangeran bermahkota yang pada tahun 2000 nanti akan menjadi sultan, sang kaisar. Orang-orang kejam ini mencoba apa saja yang mereka bisa untuk membuat Putri Diana kehilangan segalanya. Setan menggunakan setiap perangkap yang dimilikinya. Akhirnya dia berhasil dan Putri Diana meminta cerai dari orang yang memiliki keunikan di muka bumi ini: Pangeran Charles.

Dia meninggalkan suaminya, meminta sebanyak 16 juta pound dari suaminya sebagai hadiah atau denda, Saya tidak tahu. Sekarang mereka bisa menaruh semua uang itu ke dalam makamnya dan membuatnya berbaring di atas uang itu agar dia bahagia. Atau mungkin dia bisa menulis beberapa cek di sana. Mereka bahkan bisa menambah satu angka nol lagi dan membuatnya menjadi 160 juta, atau satu angka nol lagi dan membuatnya menjadi 1 milyar 600 juta atau 1 angka nol lagi…dan kemudian menaruhnya semua di dalam peti mati. Orang-orang iri, orang-orang dari pengkut setan, yang menghancurkan Keluarga Kerajaan. Mereka membawanya ke akhir yang begitu tragis pada kecelakaan itu. Allah memperingatkan kita bahwa Setan adalah musuh yang paling buruk. Berhati-hatilah dengan Setan! Saya telah memberitahukan orang-orang untuk menuliskan peringatan ini di mana-mana, tetapi mereka tidak mendengarkan. Mereka hanya mendengarkan Setan.

Akhir yang buruk bagi Diana ini terjadi karena dia tidak berhati-hati terhadap Setan. Orang menulis di mana-mana, “Awas ada anjing!” Apa itu? Tapi mereka tidak berhati-hati terhadap Setan. Seekor anjing bisa diusir dengan tongkat. Tetapi Setan?

SEBUAH PERINGATAN DARI SURGA,
SEBUAH PELAJARAN YANG BERHARGA

Ini merupakan sebuah deklarasi dari Surga kepada semua ummat manusia karena pada saat itu tidak ada harmoni dalam Keluarga Kerajaan. Sebagian dari mereka berbisik bahwa keadaan menjadi lebih baik dengan kepergian Diana, karena mereka sekarang akan mempunyai kesempatan. Setan mengatakan pada mereka bahwa sekarang adalah giliran mereka untuk masuk ke pusat kerajaan dan bahwa dia adalah teman mereka.

Ini adalah sebuah Peringatan dari Surga, sebuah tanda Surgawi agar kita semua senantiasa waspada. Ini adalah sebuah pelajaran yang berharga bagi setiap orang. Setiap orang yang melangkah di jalur yang salah pasti akan memiliki akhir yang mengerikan. Waspadalah terhadap Setan. Jangan ikuti dia. Ikutilah para kekasih Allah dan kalian akan bahagia di dunia dan akhirat.

Oh Tuhanku, oh Allah! Kirimkanlah pada kami, salah satu dari para kekasih-Mu dari Surga dengan kekuatan untuk mengusir Setan dan bala tentaranya dan membersihkan bumi. Cepatlah wahai Tuhan kami! Jangan biarkan kami memulai milenium baru yang dikotori Setan dan teman-temannya. Jangan biarkan kerajaan setani berlanjut menyebar luas. Berilah izin agar kami dapat menghancurkannya!

SEDEKAH, PERLINDUNGAN TERBESAR

Tak ada sesuatu yang dapat melindungi lebih baik daripada sedekah. Bahkan jika kalian hanya memberikan 5 sen sehari, itu dapat melindungi kalian dari akhir yang buruk. Kedua orang ini tergolong orang-orang terkaya, tetapi mereka tidak mengindahkan Hikmah Surgawi ini, sebagaimana kebanyakan orang sekarang ini. Mereka tidak mau repot-repot untuk mencari cara yang telah diberikan Sang Pencipta kepada kita untuk mencegah tragedi semacam itu.

Wahai orang-orang beriman! Berikanlah sedekah setiap hari. Itu akan melindungi kalian dari kecelakaan. Letakkan sebuah kotak di dekat pintu kalian dan ketika kalian meninggalkan rumah, masukkan uang sebanyak-banyaknya. Itu akan mengangkat Kerajaan Allah dan menurunkan kerajaan Setan. Jika Putri Diana dan temannya memberikan satu koin saja pada hari itu, itu akan melindungi mereka. Tetapi mereka tidak melakukannya. Mereka memiliki milyaran, tetapi mereka tidak memberikannya. Setiap orang yang beriman harus mengeluarkan sedekah setiap hari.

ATURAN-ATURAN YANG TIDAK DIJALANKAN
OLEH PUTRI DIANA

Tutup Awratmu!
Paparazi mengejar Putri Diana sampai akhir hayatnya. Ke manapun dia pergi, mereka ada di sana, siap untuk mengambil fotonya. Jika dia mengikuti salah satu perintah Islami, itu tidak akan terjadi. Yang mana?

Jika dia menutupi tubuh dan wajahnya sesuai dengan jalan Islam, orang-orang tidak akan membuntutinya. Dia akan selamat. Tetapi karena dia memperlihatkan tubuhnya, paparazi mengejarnya untuk mengambil fotonya setiap saat. Ini adalah foto-foto di bulan Agustus, yang ini September, ini Oktober, ini foto-foto di laut, di meja, di panggung…

Bila dia hanya menjalankan perintah ini saja, dia akan selamat. Jika orang menjalankan peraturan ini, 90% dari masalah-masalah yang terjadi di masyarakat akan hilang. Tetapi salah satu dari keuntungan yang tak putus-putus dalam kerajaan setani adalah wanita.

Jangan Hidup Bersama, bila Kalian tidak Menikah!
Perintah lain adalah untuk tidak memiliki seorang pacar baik pria atau wanita, tetapi dia melanggarnya.

Jangan Minum Anggur!

Perintah lain adalah untuk tidak minum anggur, karena jika kalian melakukannya, kalian akan kehilangan kontrol atas diri kalian sendiri.

Jika dia mengikuti ketiga perintah ini, dia akan selamat. Ini adalah sebuah pelajaran besar bagi seluruh ummat manusia. Tak ada agama lain yang sejelas Islam mengenai hal ini. Tak satu pun ulama kita yang sanggup mengatakan hal ini. Ini adalah kebenaran, haqq! Kalian harus menerimanya. Jika tidak, itu berarti kalian berada di jalan yang salah. Jika kalian terus melangkah di jalan itu, beberapa hukuman akan menimpa kalian, hari ini atau esok! Hal itu pasti akan terjadi.

Ini adalah hal yang penting. Ini adalah nasihat bagi seluruh ummat manusia. Allah tidak main-main!

Membedakan antara Langkah yang Benar dan Langkah yang Salah Mengapa dia sampai pada akhir yang mengerikan? Bagaimana hal itu terjadi?

Itu adalah sebuah pelajaran yang berharga bagi setiap orang. Saya berseru pada semua orang sebab mereka harus belajar untuk membedakan antara langkah yang salah dan langkah yang benar. Setan ingin mencampuradukkannya. Markas besar Setan telah mengatur strategi agar orang menjadi bingung sampai pada tingkat di mana mereka tidak mengkritik lagi. Mereka hanya terisak dan meratap demi Diana.

JENAZAH YANG TIDAK DIKUBURKAN SEGERA AKAN MERASAKAN NYERI YANG SANGAT PEDIH

Merupakan nyeri yang sangat pedih bagi jenazah yang menunggu untuk dikuburkan. Inilah sebabnya syariah memerintahkan kita agar segera menguburkan orang yang meninggal. Tak ada agama yang mengizinkan agar pemakaman ditunda. Tetapi apa yang dilakukan oleh orang-orang sekarang, dari Timur ke Barat, Utara ke Selatan, semuanya salah.

JANGAN MENANGIS, MOHONKANLAH AMPUNAN ALLAH BAGINYA

Orang-orang harus memohon kepada Allah agar mengampuninya, inilah hal yang patut dilakukan. Tetapi untuk memujinya dengan jalan seperti ini… daripada menangis, mereka lebih baik berdoa, “Wahai Tuhan kami, berikanlah hamba-Mu yang lemah ini, Diana, beberapa dari Samudra-Samudra Rahmat-Mu yang tak bertepi. Dia sangat lemah dan telah tertipu oleh Setan. Wahai Tuhan kami, berikanlah ampunan-Mu kepadanya.” Itu akan baik sekali dan Allah akan menerimanya.

AKHIR YANG BURUK ADALAH HASIL DARI
LANGKAH-LANGKAH YANG SALAH

Sayyidina Muhammad saw, Khatamul Anbiya bersabda bahwa agama berarti memberi nasihat. Nasihat adalah menunjukkan jalan bagi orang-orang, jalan yang baik dan jalan yang buruk. Untuk menunjukkan perbedaan antara langkah yang benar dan langkah yang salah, jalan yang benar dan jalan yang salah.

Seluruh Nabi datang untuk menasihati orang, karena Setan dan kerabatnya mempunyai target utama untuk menunjukkan orang pada jalan yang salah. Ketika Saya berada di Amerika, Saya melihat sebuah tulisan pada rambu-rambu peringatan bagi kendaraan bermotor yang mengatakan, “Salah Jalan!” Saya pikir sebagian besar pengendara pasti memperhatikan rambu-rambu seperti itu.

Demikian pula Allah telah mengutus Nabi-Nabi dengan pesan yang jelas baik yang benar maupun yang salah. Tetapi orang-orang tidak peduli. Setan mengatakan kepada mereka bahwa itu tidak benar dan bahwa mereka tidak perlu menerimanya. Tetapi lebih baik mendengarkan mereka. Dia mengatakan pada mereka bahwa firman Allah menghambat kesenangan dan merupakan sebuah rintangan dalam memuaskan hasrat fisik. Dia menawarkan kebebasan. Di lain pihak, para Anbiya menawarkan disiplin dan kejelasan antara apa-apa yang diperbolehkan dengan apa-apa yang dilarang.

Mengapa Abu Jahal dan sahabatnya tidak menerima pesan Sayyidina Muhammad saw dan malah menentangnya? Mereka tidak menerima disiplin. Mereka ingin kebebasan sepenuhnya, dapat melakukan apapun yang diinginkannya. Semua penyembah berhala tidak menerima pesan-pesan Ilahiah. Mereka ingin bebas seperti orang di hutan yang hidup tanpa aturan.

Dengan jalan yang sama orang-orang dewasa ini tidak ingin menerima Disiplin Ilahiah dan mereka mengalami kemunduran hari demi hari. Orang-orang yang bodoh masih mengikuti Setan hari ini; mereka lupa bahwa setiap langkah yang salah membawa hukuman bagi mereka.

Hari ini ada sebuah kecelakaan. Sejak pagi, setiap berita dipotong, satu-satunya berita yang ada hanyalah menyangkut seorang hamba Tuhan kita yang hidupnya berakhir dalam sebuah kecelakaan mobil. Orang berbicara tentang dia dari Timur ke Barat, memperlihatkan fotonya… begitu banyak foto…

Tetapi mereka tidak memberikan nasihat untuk orang. Mereka tidak tahu harus berbicara apa mengenai kecelakaan itu. “Mengapa kecelakaan itu terjadi?”, orang-orang bertanya. Mereka menangis, untuk apa? Banyak sekali orang yang syok; mereka tidak tahu apakah harus bergembira atau bersedih. Itu adalah hasil dari jalan yang salah yang merenggut seorang putri kepada akhir yang buruk.

Dia tidak pernah bersyukur kepada Tuhannya yang telah memberinya derajat tertinggi yang dapat diberikan kepada seseorang. Allah telah menganugerahkannya kecantikan. Allah telah menganungerahkan dia agar menjadi seorang yang terhormat. Allah menganungerahkan dia untuk menjadi anggota Keluarga Kerajaan. Allah menganugerahkan dia sebagai calon Ratu mendatang. Allah menganugerahkan dia seorang yang terhormat sebagai suami yang mengetahui perbedaan antara jalan yang salah dan jalan yang benar. Allah menganugerahkannya kekayaan. Allah menganugerahkannya agar menjadi terkenal. Allah menganugerahkannya untuk dicintai oleh sebagian besar orang.

Tetapi dia mencampakkan itu semua! Allah menganugerahkan 2 mutiara, 2 pangeran. Tetapi dia menendang semuanya dan pergi. Allah tidak tidur. Dia berkata, “Wahai hamba-Ku, jika engkau bersyukur, Aku akan memberimu lebih banyak lagi. Tetapi jika engkau tidak bersyukur dan memuji-Ku, hukumanmu akan berat.” (Quran Surat 14:7). Dia tidak meninggalkan kita pada diri kita sendiri. Pada waktu yang tidak diharapkan Dia bisa datang dan menghukum kita.

Siapa yang dapat menyelamatkan Putri Diana atau temannya? Saya dengar bahwa temannya memiliki milyaran Pound. Apakah uangnya sanggup melindungi mereka? Mereka menjadi tumpukan tulang dan daging dan tak seorang pun yang mampu mencegahnya.

AMBIL PELAJARAN DARI PERISTIWA INI

Wahai manusia, ambillah pelajaran dari peristiwa ini! Janganlah menentang perintah Allah. Jangan mengganti langkah kalian yang benar dengan langkah yang salah! Sungguh suatu akhir yang mengerikan bagi Putri Diana dan sungguh ratapan yang sia-sia.

Tak ada seorang pun akan berbicara seperti ini sekarang, tetapi ini adalah kebenaran. Setiap orang membawa diri mereka sendiri kepada akhir yang baik atau akhir yang buruk. Jagalah diri kalian sendiri!

SETAN SUNGGUH ADA

Ada hal lain yang berhubungan dengan ini, kalian harus yakin bahwa Setan itu ada, dari golongan Jinn dan manusia. Banyak sekali di antara kita yang merepresentasikan Setan. Siapa mereka? Mereka adalah musuh masyarakat, orang-orang yang menyakiti orang lain.

SEORANG MUSLIM SEJATI TIDAK DAPAT
MENGANIAYA ORANG LAIN

Islam datang untuk mengajarkan orang bagaimana melindungi diri mereka dalam melawan Setan. Seorang Muslim sejati tidak boleh menganiaya orang lain, baik melalui lidah maupun tangannya. Barang siapa yang melakukannya, mereka bukanlah Muslim sejati, tetapi imitasi. Seorang Muslim harus sepenuhnya bermanfaat bagi setiap orang. Seperti halnya biri-biri yang sepenuhnya memberi manfaat bagi manusia. Dia tidak menendang dan tidak menggonggong. Seluruh bagian tubuhnya dapat digunakan, bahkan kotorannya pun merupakan pupuk terbaik. Seorang Muslim sepatutnya juga seperti ini; bermanfaat dan tidak pernah menyakiti orang lain atau merusak sesuatu.

Inilah sebabnya mengapa tidak ada faham fundamentalis dalam Islam. Jika seseorang menanam bom dan mengaku sebagai seorang Muslim, kita tidak dapat menerimanya. Ini bukanlah jalan Islam. Jika kita wajib untuk berperang, kita akan melakukannya dengan saling berhadapan. Itulah jalan Nabi. Kita tidak pernah membunuh orang-orang yang tidak berdosa, tidak!

Suatu hari orang-orang semacam ini akan dihukum. Petir akan menyambar mereka dari langit yang cerah. Ini pasti terjadi! Mereka memalukan Islam dan membuat setiap orang menyalahkan Islam. Inilah sebabnya saya memohon kepada Allah untuk segera mengutus Imam Mahdi as dengan pedangnya, untuk membersihkan ummatnya dari naga-naga, kalajengking-kalajengking, ular-ular, serigala-serigala dan beruang-beruang.

SELURUH DUNIA MABUK SEPERTI HALNYA DIA

Wahai manusia, waspadalah terhadap tipu daya Setan! Dia telah melakukan yang terburuk untuk Putri Diana. Seluruh dunia berduka cita atas kematiannya, untuk apa? Dia berada di atas, dalam situasi yang sangat terhormat. Tetapi dia malah mencampakkannya dan pergi ke level terendah. Dan orang-orang bodoh ini sekarang berduka cita, untuk apa? Apakah dia hidup dengan jalan yang baik? Berdasarkan keempat kitab suci, apakah ini kehidupan yang terhormat?

Seluruh dunia mabuk seperti dirinya. Mereka tidak tahu, perbedaan antara yang dibolehkan dan yang dilarang. Mereka menangisi seseorang yang telah memberinya hukuman ini. Dia adalah deputi dari Ratu, dan akan menjadi Ratu. Dia menikah dengan Pangeran yang terhormat dan telah dikaruniai 2 Putra Pangeran yang terhormat. Dia meninggalkan itu semua dan pergi ke level terendah dari hidup ini. Sekarang mereka menunjukkan seluruh fotonya di TV dan Setan tidak bisa berhenti tertawa. Dia juga begitu bergembira karenanya. Dia mendorong orang untuk menangis lebih dan lebih banyak lagi, untuk apa? Untuk orang yang telah kehilangan kehormatannya dengan cara seperti itu? Namun demikian mantan suaminya masih menerimanya dan mau membawanya dari Paris dan menempatkannya di Istana dan mengatur segala sesuatunya.

SEBUAH MAHKOTA YANG KUAT

Pangeran Charles adalah orang yang terhormat! Allah akan memberi ganjaran baginya. Tak seorang pun dapat melakukan apa yang dia lakukan terhadap Diana setelah kematiannya. Itu menunjukkan kehormatannya. Semoga Allah memberkatinya dan meletakkan sebuah mahkota yang kuat di kepalanya untuk memperbaiki setiap hal yang salah di Inggris.

POHON KEHIDUPAN

Tak ada yang tahu di mana Izrail as, malaikat kematian berada, dan berikutnya akan sampai di mana tangannya. Ada sebuah pohon di Surga ke-7 yang mempunyai daun sejumlah banyaknya manusia yang hidup di bumi. Pada setiap helai daun tertulis nama seseorang. Ketika saatnya tiba, daun tersebut jatuh ke tangan malaikat Izrail as yang kemudian dia melihat nama itu. Ini terjadi 40 hari sebelum kematian seseorang.

Orang-orang suci yang mempunyai kemampuan untuk melihat alam ghaib dapat mengenali bila seseorang akan meninggal dalam waktu 40 hari. Itu dikarenakan wajah mereka akan berubah. Bahkan jika Diana tidak mengalami kecelakaan mobil, dia tetap akan meninggal dengan jalan yang berbeda.

Saya mendengar sebuah keluarga yang pergi dari Turki ke Jerman dengan anak yang sakit untuk menemui dokter. Ketika pesawatnya lepas landas, dia meninggal. Mereka tidak dapat menghentikannya. Tak seorang pun yang tahu kapan seseorang akan mati dan bagaimana dia akan mati. Hanya Allah yang tahu.

KEMATIAN

Ketika kalian menutup mata di dunia ini, alam lain akan terbuka di depan kalian. Ketika kalian menyelesaikan hidup ini, kehidupan lain akan dimulai. Setiap orang akan meraihnya. Mereka akan menutup mata mereka dan alam baru akan muncul dalam pandangan mereka. Kadang-kadang orang meninggal dengan mata terbuka; itulah sebabnya mengapa syariah mengharuskan kita untuk menutup mata mereka.

Waktu kematian adalah saat di mana kalian akan memiliki perspektif sejati. Kalian akan melihat dan mengerti tentang kehidupan sejati, yang tak pernah berakhir. Itu adalah kesenangan yang tak pernah berakhir.

Ini maksudnya, tidak hanya memikirkan kehidupan ini dan kesenangan-kesenangan yang ada di dalamnya. Ambillah hanya apa yang kalian butuhkan dalam hidup yang singkat ini dan berikan lebih banyak perhatian pada kehidupan yang lebih panjang. Dunya adalah sebuah kehidupan yang singkat. Setelah itu datanglah kehidupan yang panjang. Allah meminta agar hamba-hamba-Nya tidak terlalu sibuk dengan kesenangan dunia yang singkat ini; dan agar mereka mempersiapkan kesenangan bagi kehidupan panjang mereka.

Segala sesuatu yang berada di dunia adalah imitasi dari kehidupan sejati. Itu adalah kehidupan yang pendek dan sementara seperti halnya sebuah jembatan di mana kalian berjalan menuju kehidupan kalian yang kekal. Sebagian orang lewat dengan cepat dan menyelesaikan langkah mereka dalam kehidupan ini. Yang lain lebih lama, tetapi semakin lama, semakin berat karena ‘musim semi’ bagi hidup kita sangat singkat. Setelah itu hidup berlangsung dengan cepat.

Ketika ‘musim semi’ dari kehidupan kalian telah pergi, kalian tidak akan merasakan jalan yang sama seperti biasanya. Setelah periode bersemi, hidup akan semakin berat dan berat lagi. Jangan berpikir bahwa jika seseorang telah mencapai usia 60,65,70,75,80,85 atau 90 tahun akan menyenangkan! Tidak! Orang-orang ini selalu bertanya kapan kematian akan menjemput mereka.

Pada kenyataannya, hidup kalian sangat singkat. Setelah periode yang singkat itu, hidup kalian akan menjadi suatu beban yang sangat berat. Sebaliknya, ketika kalian telah mencapai kehidupan yang kekal, hari-hari akan dipenuhi kesenangan dan kebahagiaan. Satu-satunya kehidupan yang lebih baik adalah kehidupan yang tak pernah berakhir. Kejarlah untuk itu. Jangan mengejar kehidupan yang singkat.

Bayangkan jika pada jalur kendaraan bermotor tertulis, “Hidup yang tak pernah berakhir” dan “Hidup yang berakhir” mana yang akan kalian pilih? Yang satu bersifat sementara dan akan berhenti, yang lainnya berlanjut terus-menerus… tak pernah berhenti. Siapa pun yang mencapainya, tak akan pernah menjadi tua, menghadapi kesulitan, kelelahan atau mencapai suatu akhir. Di lain pihak, yang satunya akan berhenti dan ketika dia telah selesai, kalian akan musnah bersamanya.

Yang mana yang lebih kalian sukai? Yang tak pernah berakhir atau yang singkat? Yang mana yang kalian persiapkan? Saya tidak berpikir bahwa seseorang menginginkan hidup yang singkat yang penuh dengan kesulitan, kesedihan, masalah dan penderitaan. Saya tidak dapat berpikir bahwa seseorang akan memilihnya melebihi kehidupan tanpa ada masalah, penderitaan, keburukan, kotoran, musuh, kegelapan, kecelakaan, kejahatan dan setan.

Kita mendekati pilihan ini. Beberapa di antara kalian telah melewati ‘musim semi’ kalian, yang lain telah mencapai usia pertengahan dan di antara kalian bahkan ada yang lebih dekat ke akhir dari kehidupan yang singkat ini. Kalian harus berusaha untuk membuat pilihan yang benar. Jangan mempersiapkan diri untuk hidup yang singkat. Seseorang yang melakukannya berarti tidak mempunyai otak.

Waktu berjalan. Tak seorang pun dapat menghentikannya. Kita berada dalam waktu. Waktu mengambil kita dari masa kanak-kanak menuju masa pertengahan lalu ke titik akhir kehidupan. Tiba-tiba dia akan meninggalkan kita dan kita akan jatuh.

Wahai hamba-hamba Allah! Lihat dan ambil pelajaran dari apa yang terjadi pada banyak orang. Lihat apa yang terjadi pada mereka pada akhirnya. Tak ada derajat kerajaan yang dapat melindungi seseorang atau memberi mereka sebuah kehidupan yang kekal. Kita harus mencoba untuk mencapai kehidupan yang kekal. Jadilah orang yang beriman dan ikuti jalannya para Malaikat, jalan Awliya, Sahabat, para Anbiya dan Nabi Penutup.

Kalian dapat mengambil segala sesuatu yang telah diperbolehkan bagi kita, tetapi cobalah untuk menjadi hamba Allah yang baik, seseorang yang mengagungkan Allah, Nabi-Nya dan hamba-hamba-Nya. Kalian adalah kandidat untuk berada di Hadirat Allah. Cobalah untuk mencapai titik ini. Jika kalian mencoba, kalian akan mencapainya.

Ya Allah, ajarkanlah kami langkah yang benar. Jangan tinggalkan kami pada langkah yang salah!

Setiap akhir yang buruk adalah hasil dari langkah-langkah yang salah. Tak seorang pun yang akan memiliki akhir yang buruk kecuali mereka yang telah melangkah di jalur yang salah. Perbuatan yang salah berarti langkah yang salah. Perbuatan yang salah adalah milik Setan dan dia telah dikutuk dan diusir dari Hadirat Ilahi.

Ingatlah akan hal ini, karena minggu-minggu, bulan-bulan dan tahun demi tahun semakin berlalu dan kalian tidak akan bisa mengubahnya. Saat malaikat kematian mendatangi kalian dan meminta kalian untuk pergi bersamanya, kalian hanya bisa pasrah. Inilah hari di mana Tuhan kalian akan memberikan Penilaian-Nya pada kalian. Berusahalah untuk membuatnya menjadi hari yang bersih dan baik bagi kalian. Itu akan memberikan kalian kebahagiaan, kepuasan dan kebahagiaan bagi fisik kalian juga.

Wa min Allah at tawfiq
posted by mevlanasufi at 2:55 AM 0 comments

Mengenal Ego
Mawlana Shaykh Nazim
Ditranslasi dari "Secrets Behind Secrets"
The Schweiben Alpen, July 15–18, 1985


Ego mengetahui ribuan trik untuk menipu kalian.
Seperti seorang wanita yang merengek pada suaminya
untuk lebih memperhatikan dia atau memberikan lebih
banyak cincin dan semacamnya. Seperti itulah ego
memasang berbagai perangkap untuk kalian.

Ego membuat lebih banyak jebakan pada wanita daripada
pria. Wanita lebih mudah tertipu namun mereka juga
lebih mudah terpuaskan dan mencapai kedamaian dengan
cepat. Namun untuk pria, karena dia lebih kuat,
jebakan egonya juga lebih kuat.

Kalian dapat memaku kayu dengan mudah, namun pria
seperti sebuah batu. Adalah sulit untuk memuaskan ego
pria, namun bila dia sudah puas, maka kepuasan itu
akan terus berlanjut dan mudah bagi mereka untuk
mengontrol egonya. Bagi wanita, walaupun cepat merasa
puas, susah bagi mereka untuk terus mengontrol egonya, karena dia akan kembali tertipu oleh egonya lagi.

Pria adalah alasan bagi wanita untuk kehilangan
kontrol dirinya, pria akan dihukum karena hal itu.
Pria punya kekuatan penuh untuk membuat suatu kontrol
dan melanjutkannya. Namun wanita tidak, mereka gampang dipengaruhi dan mudah kehilangan kontrol diri, sehingga pria punya tanggung jawab pada para wanita.

Tanpa ego, kalian tidak mampu bereksistensi, kalian
tidak dapat mencapai segala tingkat ataupun maqom
spiritual. Yang terpenting adalah meletakkan ego di
bawah kendali kita. Ego adalah roket kita, tetapi jika roket tidak berada dibawah kendali, bagaimana kita bisa lepas landas ? Ketika Nabi saw menyuruh untuk menarik ego kita, itu artinya kita harus mengambil kendali atas ego kita.

Alasan mengapa kita duduk berjamaah bersama adalah
sebagai latihan bagi sisi buruk ego kita, nafs
al-lawwaama. Biasanya yang paling disukai nafsu
adalah ingin diperhatikan, menonjolkan diri, menjadi
berbeda dari yang lain, untuk menjadi seseorang yang
"lebih". Namun, selama kita duduk berdzikir bersama, tak seorangpun yang lebih dari yang lain. Tentu saja,
terkadang keadaan menjadi sulit dan salah satu atau
yang lain harus muncul. Bahkan di dalam asosiasi, dia harus menonjol. Tujuan suhbah adalah menjaga nafsu agar selalu dalam batasnya. Jika salah satu dari mereka yang sedang duduk dalam suhbah memperlihatkan tanda keinginan untuk menonjol, maka dia harus ditarik kembali.

Karena, menonjolkan diri atau ingin "tampak" terjadi
saat nafsu ingin keluar. Menonjolkan diri berasal dari hilangnya "saat ini " hadir dalam kehadiran Ilahi. Untuk berada dalam kehadiran Ilahi tidak harus berada disuatu tempat atau dibulan sana, namun berada pada saat sekarang ini, disini. Hal semacam itu harus dipelajari, dipelihara dan dilatih agar kita selalu berada di waktu "sekarang", dalam kehadiran-Nya.

Saat kalian kehilangan waktu "sekarang ", maka hal
pertama yang akan terjadi adalah kalian merasa harus
`terlihat'. Hey, aku disini ! kalian melihatku ?
Apakah semua orang memperhatikan aku? Apakah semua
orang mendengar apa yang sedang aku katakan? Bagaimana penampilanku?

Setan juga punya ego, tak satupun yang mau bersama
mereka karena pemberontakkannya pada Tuhan dan tidak
bertobat. Maka mereka tidak diampuni. Sekarang kita,
sebagai anak-anak Adam dan Hawa, kita hanya punya satu ego. Ego itu seperti seekor kuda dan seekor keledai. Kalian adalah penunggangnya. Dengan kearifan dan akal kalian, kalian harus mampu menunggangi kuda kalian.

Lalu mengapa kalian bertindak sebaliknya dalam
kehidupan di atas bumi ini? Manusia adalah penunggang. Pernahkah kalian melihat seorang manusia membawa seekor kuda di atas pundaknya? Segalanya telah diprogram, namun sebagai insan manusia, kita diberi kehormatan untuk membuat keputusan di tangan kita. Kita bukan seperti mahluk ciptaan lain. Kita harus berusaha untuk yang terbaik bagi diri kita. Kita bukan seperti binatang-binatang yang diikat. Pahamilah kehormatan yang telah Allah swt berikan pada kita.

Sepanjang kalian mampu menjauhi ego dan berhasil, maka kalian akan jauh dari iblis dan setan. Dalam area kedamaian, tak ada lagi iblis dan setan. Setiap orang mempunyai sebuah area pribadi yang damai. Saat kalian mendarat disana, tak seorangpun akan mengganggu kalian karena area itu telah dilindungi.

Tak seorangpun dapat memasukinya dan mengganggu
kalian. Tidak! Kalian mempunyai perlindungan Ilahiah
terhadap serangan setan dan iblis. Segalanya boleh
masuk, kecuali setan dan iblis. Jika ada yang mencoba
mengganggu, maka akan ada penjaga untuk kalian.

Semuanya adalah latihan, dan semua tergantung kalian.
Jangan meminta seseorang untuk mengikat leher kalian
dan menariknya seperti seekor sapi. Jangan !! Kalian
harus bebas! Bebas dari ego. Kalian harus bisa
memerintah dan mengontrol ego.

Metode untuk menundukkan ego:

Ketika ego kalian mulai datang memberontak dan ketika
kalian melihat diri sendiri mulai "membahayakan", maka kalian harus berpuasa satu hari dari matahari terbit sampai matahari tenggelam, jangan makan dan jangan minum. Hal itu sebagai hukuman bagi ego kalian karena telah merusak diri sendiri.

Saya telah di beri perintah agar segalanya jelas ;
jika kalian kehilangan kontrol akan diri sendiri atau
sedang dalam posisi yang sulit, maka kalian dapat
mengontak saya dalam hati dengan segera. Cukup dengan
mengingat saya, kalian akan terhubung dengan segera,
saya akan melihat kalian. Sebuah kekuatan akan datang
dengan cepat sehingga kalian terhindar jatuh pada
situasi yang membahayakan.

Saya terkoneksi pada sebuah rantai yang terhubung pada Allah swt melalui para awliya. Saya ada di bagian terakhir rantai yang akan menghubungkan kalian. Seperti steker yang dapat menghasilkan aliran listrik. Musuh yang paling mengerikan adalah ego. Jika seseorang tidak pernah diajari bagaimana cara berperang ; maka apa yang bisa dia lakukan jika ada seorang musuh? Musuh dengan cepat akan menakluk kannya. Kalian juga butuh seorang staff ahli bagi ego kalian, kalau tidak, dia akan menelan kalian dengan cepat.

Amat susah untuk berperang dan membunuh ego. Sebuah
peperangan yang mengerikan dan membahayakan. Namun
banyak ahli-ahli yang mampu membunuh ego mereka.
Kalian harus menemukan salah satu dari mereka yang
baru saja membunuh egonya, untuk menunjukkan pada
kalian bagaimana caranya.

Kalian tidak dapat mendekati ego secara langsung. Itu
mustahil. Disaat kalian mengatakan,"Aku umumkan perang terhadap kamu!". Maka kalian sebenarnya telah kalah. Kalian harus mengatakan pada ego, " Oh, temanku, teman terkasihku…" Jangan memperlihatkan pedang kalian. Jangan!"Kalian adalah temanku…."

Dengan cara ini, ego akan berakhir karena dia akan
selalu meragukan hati kalian. Kalian harus menunjukkan sisi pertemanan dan katakan padanya,"Saya menyukaimu melebihi siapapun!" Karena jika kalian bangkit dan mengumumkan perang, nafsulah yang akan menelan kalian. Banyak metode untuk menjaga agar ego kita tetap berada di jalur yang benar, jalan yang kita inginkan. Namun kitalah penyebab mengapa ego tidak patuh. Kita patuh pada setiap nafsu-ego tanpa membuat suatu persyaratan
dengan mengatakan," Jika kamu meminta aku akan
berikan, dengan syarat kamu juga harus mematuhiku."

Kita tak pernah menggunakan metode itu ! Kita hanya
memberi tanpa menerima apapun. Kita patuh, namun ego
tidak mematuhi kita. Kalian harus membuat syarat :
satu untuk satu. Patuhi saya dan saya akan mematuhi
kamu! Kerjakan apa yang aku mau dan aku akan
mengerjakan apa yang kamu mau. Itu adalah sebuah
metode yang telah dipergunakan dalam berbagai tradisi
dan akan terus dipergunakan sampai akhir zaman.

Paling tidak kalian dapat mengatakan pada ego di awal
pagi, saat kalian bangun tidur. Ketika ego mengingin
kan makan dan minum, katakan," Tidak ! Sebelumnya,
kamu harus menunggu sampai saya menunaikan kewajiban
sholat. Setelah itu baru saya beri kamu sesuatu
untuk dimakan. Jika kamu tidak patuh dan sholat
bersamaku, maka aku tidak akan memberimu makan atau
minum sepanjang hari ini !"

Ya, kita harus tahu metode-metode itu, karena jika ego memasang perangkap pada kita, kitapun harus memasang perangkap bagi dia. "Mengapa aku harus mematuhimu dalam segala hal dan kamu tidak mematuhiku? Apa alasanmu? Jika kamu tidak mematuhiku dan sholat, aku tidak akan mematuhimu sepanjang hari ini. Tak ada makan dan minum untukmu. Selamat kehausan dan kelaparan!"

Pada malam hari ego akan datang dan mengatakan," Aku
sudah mengantuk. Biarkan aku tidur. "Tidak, dia bahkan tidak mengatakan "tolong" – tidak pernah mengatakan tolong.Ego hanya memerintah, " Aku harus tidur. Aku harus istirahat."

Dan kalian mengatakan," Saya banyak urusan, banyak
yang harus dikerjakan." Maka Ego menjawab," Aku tak
paham akan hal itu. Aku hanya ingin tidur sekarang !"
Jika kalian mengatakan," Aku harus beribadah untuk
Tuhanku sekarang." Ego akan mengatakan," Tidak. Masih
ada banyak waktu sebelum sholat. Aku cuma ingin tidur
sekarang!"

Pada saat seperti itulah kalian harus berani
memerintah dia, " Tidak! Aku tidak mengijinkan kamu
tidur sebelum kamu sholat!" "Tapi mataku sudah
terpejam. Aku bisa apa?". " Jika kamu tidak mematuhi
perintahku, aku akan memberi garam pada matamu ! Jika
garam ada dimatamu, maka kamu sama sekali tidak akan
bisa tidur ! Jika kamu lakukan itu, aku akan lakukan
ini !"

Wa min Allah at Tawfiq


EGO dan Asosiasi
Mawlana Shaykh Hisham Kabbani
Excerpted from Pearls & Coral
The Path to the Divine Presence


Dimana kita kehilangan dzikir kita, ingatan kita pada
Allah; dimana kita terputus walaupun cuma sedetik
saja, maka segera ego kita akan melompat keluar karena ingin diperhatikan. Untuk itulah, disaat nafsu seseorang ingin diperhatikan, yang lain harus
menyadari bahwa dia telah keluar dari lingkaran
asosiasi. Dia harus ditarik kembali. Adalah berat
bagi ego kita untuk menjadi 'hanya salah satu' dari
kebanyakan orang. Bukan menjadi seseorang yang berbeda

Nafsu selalu menunggu seseorang untuk kehilangan total kesadarannya, sehingga nafsu bisa melompat keluar. Para sufi hidup didalam asosiasi, kejemaahan.
Kehidupannya berisi suhbah. Mereka semuanya mempunyai
tujuan yang sama, niat yang sama namun posisi mereka
berbeda. Tiap orang berada dalam tingkatan masing- masing namun perbedaan itu sebenarnya `selaras' satu sama lain .

Ketika kita berada dalam asosiasi, jangan mengatakan
bahwa "problem saya beda dengan dia" atau "karakter
saya beda dengan dia" atau "saya punya gagasan berbeda dengan dia". Jangan berpikiran bahwa diri sendiri adalah `seseorang'. Jangan! Semua orang yang datang bersama dalam suatu suhbah/asosiasi, apapun perbedaan mereka, sebenarnya mereka `selaras' satu sama lain.

Jangan terlalu yakin akan diri sendiri, jangan pernah
berpikir bahwa kalian tidak melakukan sesuatu agar
diperhatikan. Siapa sih yang tidak? Berapa banyak yang kita katakan atau kita lakukan bukan karena suatu tujuan? satu, dua? berapa banyak? apa yang kalian katakan mungkin terbungkus oleh `tujuan' yang lebih dalam. Tanyakan pada diri sendiri atau tanya pada hati kalian mengapa kalian berbicara dan berlaku seperti itu ? Tidak seorangpun lepas dari ego, sampai mereka mencapai maqom yang aman.

Sebelum mencapainya, segalanya dapat terjadi setiap
saat dan tidak kurang dari satu detik , lebih cepat
dari perkiraan kalian. Kadang kita terkejut dengan
diri sendiri karena melakukan sesuatu hal yang
konyol, "Mengapa saya melakukan itu ? Mengapa saya
mengatakan hal seperti ini ?"

Pikiran terlalu lambat untuk menangkapnya, karena ego
bergerak lebih cepat dari pikiran! Kita berusaha
memahami saat segalanya telah terjadi. Jadi, untuk
tetap waspada / sadar adalah lebih penting dari
pada hanya berpikir. Saat nafsu seorang sufi melompat ke depan, keinginan untuk diperhatikan melalui amarah dan permusuhan terhadap saudara laki-lakinya (ini adalah cara paling terkenal agar diperhatikan yaitu dengan mengkritik, menyalahkan, marah dsb) Saat hal ini terjadi, kewajiban bagi mereka yang dikritik, yang dituduh, untuk menemui ruh orang yang melawannya dengan hatinya.

Hal ini sangat penting. Saat seseorang melawan kalian
atau mengkritik kalian dengan ke-ego-an mereka, dengan nafsu mereka, jangan dilawan lagi dengan nafsu, karena jika kalian melakukan itu kalian sedang dalam peperangan. Hanya akan memanas. Inilah aturan bagi siapapun dan agar kita dapat menggunakannya setiap saat.

Di saat seseorang mengkritik atau menyerang kalian,
karena nafsu mereka, maka temuilah mereka dengan hati
kalian jangan dengan ego kalian. Jangan balik
menyerang atau mengkritik. Hal itu tidak akan
menolong. Hanya akan melempar kalian berdua keluar
dari asosiasi tersebut.

Wa min Allah at Tawfiq

<< Home

Sunday, May 01, 2005

Karena Cinta

Karena Cinta
Shaykh Muhammad Hisham Kabbani
Yuba City Mosque, USA
1 November -2003


[ Massa menyambut Shaykh Hisyam Kabbani dengan kalimat Allahu Akbar! dan Shalawat Nabi Ya Rasulullah!] As-salaam `alaykum wa rahmatullahi wa barakatuhu.

Saya merasa mendapat kehormatan berada disini
menyampaikan ceramah yang mungkin bukan sesuatu yang
baru, namun setidaknya dapat menyegarkan ingatan kita.

Senang rasanya melihat seorang Rabbi, pendeta yahudi
yang juga hadir disini dan masyarakat dari berbagai
agama. Kita selalu mencoba membangun jembatan agar
dunia menjadi penuh dengan kedamaian. Segala sesuatu
di dunia ini dibangun berdasarkan cinta. Jika tidak
ada cinta, tidak ada apapun, karena segala yang hidup
terjadi karena cinta. Saat manusia mencintai satu sama lain, maka akan ada buah dari cinta mereka.

Kebanyakan kalian disini adalah para petani. Kadang
ketika saya membeli sebuah pohon, mereka meminta saya
untuk membeli 2 buah. Katanya : "Anda butuh jantan dan betina, jika mereka tidak berdekatan, mereka tidak akan menghasilkan buah." Begitupun dengan hewan.

Jika cinta menjadi poin utama di dunia ini, segala
sesuatu pasti akan seimbang. Segala sesuatu di dunia
ini berasal dari cinta. Untuk mencapai hidup yang
seimbang, kalian harus punya cinta.

Umat Yahudi menyintai Musa as, mereka mengikuti
ajarannya. Orang Kristen mencintai Yesus. Muslim
mencintai Muhammad saw, dan mereka mengikutinya.
Inilah keimanan kita. Karena cinta, kita membangun
komunitas-komunitas. Dengan cinta kita membangun diri
dan kehidupan abadi di akhirat kita kelak.

Tanpa cinta kita akan menjadi gelisah dan bingung.
Tanpa cinta kita ciptakan peperangan, pertengkaran dan kriminalitas. Untuk apa tujuan kita hidup selama 60-70 tahun lalu meninggal? Allah swt tidak mengirim kita kedunia untuk tujuan berkelahi. Kita juga tidak akan membawa harta dunia apapun bersama kita kelak. Kalian hanya akan diletakkan di lubang kubur lalu ditutupnya dengan tanah.

Apa yang tertinggal setelah itu? Jika keluarga, teman, tetangga kalian menyayangi kalian semasa kalian hidup, maka mereka akan mendoakan. Jika mereka tidak suka maka mereka akan mencaci kalian. Cuma itu. Tidak ada jalan lain. Cuma ada dua cara hidup didunia ini : Jika kalian sayang pada mereka yang baik, kalian akan sukses. Jika kalian cinta pada cara-cara iblis, kalian akan kalah. Begitu juga para penganut agama ada yang baik dan buruk. Kita berharap mereka yang buruk suatu saat akan menuju kebaikan.

Allah swt berfirman, "Ya Ayyuhal alladheena aamanoo
Ati`ullaha wa ati`ur-rasoola wa ulil-amri minkum" -"
Patuhi Allah, Nabi dan mereka yang punya wewenang
diantara kalian."( 4:59 )

Sebagai contoh, bila kalian tidak patuh pada polisi
lalu lintas, apa jadinya kalau kalian parkir di tempat yang dilarang, maka kalian harus membayar tilang. Itulah yang dimaksud Allah swt, " Patuhi hukum negaramu, patuhi polisi dan patuhi ajaran Nabi, patuhi Aku."

Dia tidak mengatakan, " Abaikan semua orang." Karena
bila di dunia ini kita mengabaikan hukum, kita akan
masuk penjara. Negara dan Dunia menjadi kacau tanpa
hukum, jadi kenapa kita mengabaikan Allah swt dan
Nabi-Nya? "man yuti`i ar-Rasul faqad ata` Allaha" –
Barang siapa yang menaati Rasul itu, sesungguhnya ia
telah menaati Allah. [4.80]

Dan Nabi Muhammad saw mengatakan tentang tingkat ke
dua dari Islam, yaitu "an tu'minu billahi wa
malaa'ikatihi wa kutubihi wa rasulihi wa bil yawm
il-akhiri was bil-qadari khayrihi was sharrihi min
Allah." Untuk beriman pada Tuhan, Malaikat - malaikat-Nya, Kitab-kitab suci-Nya, utusan-utusan Nya, Hari kiamat dan Takdir-Nya.

Karena untuk berhubungan dengan surgawi, merekapun
disusun dalam urutan : Pertama percaya pada Tuhanmu,
lalu malaikat-malaikat-Nya, lalu percaya pada kitab
suci-Nya, dan seterusnya. Lihatlah tiap kata-kata
percaya pada malaikat-malaikatNya disebut sebelum
percaya pada utusan-utusan-Nya. Dia menjaga urutan,
disiplin dan prinsip. Setelah malaikat-malaikat, Dia
katakan Kitab-kitab-Nya (bukan satu kitab saja )
Artinya kitab Torah, Injil, Psalms David dan kitab
suci lain yang datang sebelumnya. Dia jaga semuanya.
Maka kalian tidak boleh melompati urutan. Islam
mengajarkan disiplin dengan cara yang indah.

Mereka yang mengatakan bahwa tidak ada hirarki dalam
Islam, hal itu karena mereka ingin langsung melompat
menjadi bos, pimpinan. Mereka mengikuti ideologi yang
berkembang disekitar kita, sekte baru, agama baru yang dibuat oleh para teroris wahabi. Islam tidak
mengajarkan kita agar menabrakkan pesawat kita pada
gedung dan membunuh orang-orang. Itu bukan Islam, hal
itu bahkan bukan perbuatan manusia, karena itu sangat
tidak manusiawi.

Mereka merusak citra muslim dan Islam. Kini kita harus membela Islam! Kenapa saya harus membela Islam? Karena Islam membela saya. Sayyidina Muhammad saw membela saya. Saya tidak membela agamanya dan
sifat-sifatnya. Saat ini banyak orang-orang datang dan menyerang Nabi saw, lalu beberapa muslim membela
beliau. Beliau tidak butuh pembela. Allah Yang akan
membela beliau! Wallahu y`asimuka min an-naas... Allah memelihara kamu dari (gangguan) manusia [5:67]

Saat Nabi Muhammad saw membawa pesan agama Islam,
saudara-saudara terdekatnya melawan beliau. Pamannya
tidak percaya pada beliau. Namun beliau tetap diam.
Selama 13 tahun di Mekah, Nabi tidak pernah
mengeluarkan pedangnya. Saat ini orang-orang berkata
bahwa Islam adalah agama yang kasar, padahal Nabi saw
tidak pernah mengeluarkan pedang kecuali untuk membela diri.

kaum kafir Quraisy mendatangi Nabi saw dan berkata,"
Akan kami berikan apapun yang kamu minta. Berhentilah
menyebarkan Islam." Jawab Nabi saw, " Walaupun kalian
letakkan bulan di tangan kiriku dan matahari di tangan kananku, aku tidak akan berhenti. Aku tidak mengejar posisi, uang atau ketenaran. Aku mengejar firman Allah semata."

Ada banyak tempat di atas bumi ini. Pergilah ke
samudra sana. Jangan berkelahi di atas daratan. Pergi
ke lautan dan peranglah sesuka kalian sampai asin
tubuh kalian! Jangan menghancurkan bumi dan merusak
air tanah.

Saya akan bercerita tentang salah satu sahabat Nabi
saw, Salman al-Farsi. Ayahnya adalah penganut
Zoroaster. Beliau tinggal di Persia, sekarang disebut
Iran. Umurnya panjang, mungkin 140 tahun, namun ada
yang mengatakan lebih. Saat itu beliau sedang mencari
kebenaran. Beliau dibesarkan sesuai ajaran Zoroaster.
Namun saat orang tuanya meninggal, beliau mulai
menjelajah dari satu agama ke agama yang lain.

Bukan berarti agama lain salah, namun beliau menginginkan sesuatu. Jika seseorang mencintai sesuatu, hatinya akan selalu terhubung dengannya. Salman bercerita tentang hal ini, pada sebuah hadist Nabi saw, disebutkan bahwa beliau saw meminta Salman al Farisi untuk menceritakan hal ini pada para sahabat.Salman menuturkan," Aku sadar, bahwa hatiku belum merasakan kepuasan spiritual, maka akupun mencari sesuatu yang lebih. Pertama aku menemui seorang pendeta Yahudi. Kukatakan padanya, " Saya sedang mencari kebenaran." Jawab sang rabbi, " Anakku, kamu masih muda. Aku dapat mengajarimu." Aku ingin belajar pada dia, karena kulihat dia sangat alim, jujur dan terpelajar. Sang rabbi menerimaku dengan syarat bahwa aku harus menolong segala kebutuhannya, karena dia sudah lanjut usia.

Maka akupun hidup bersama orang itu, melayani dia dan
dia mengajari aku. Aku bekerja untuknya. Saat dia akan meninggal, aku bertanya,"Kemana aku harus pergi bila engkau telah meninggal? Apa yang harus kulakukan? Jawabnya : "Tidak ada lagi ulama yang benar di negara ini. Sebagian telah korup, bayangkan 1500 tahun yang lalu saja sulit untuk mencari ulama yang tak korup, bagaimana dengan saat ini? Akan kukirim engkau ke Iraq, ada seorang temanku disana yang sangat alim dan jujur"

Kemudian aku menempuh jarak yang jauh menuju Iraq,
butuh waktu berbulan-bulan, sampai aku menemukan orang yang dimaksud guruku. Dia menerima permintaanku untuk melayaninya. Dia mengajariku banyak hal. Saya mencintainya seperti saya mencintai ayah dan ibu saya. Dia berhati murni dan sangat baik.

Ketika tiba saat dia akan meninggal dunia, akupun
menanyakan pada dia," Apa yang harus kulakukan ? "
Jawab rabbi, " Pergilah ke Sham. Ada seorang beriman
disana yang akan mengajarimu." Maka akupun pergi
menemuinya, belajar. Sampai kemudian waktunya dia
juga meninggal dunia, aku tanyakan padanya," Apa yang
harus kulakukan?" Jawabnya, " Aku tidak tahu guru-guru lain lagi. Namun menurut kitab-kitab yang aku punya, disebutkan tentang seorang Nabi yang akan datang. Beliau akan hidup diantara dua gunung hitam dan pepohonan kurma. Pergilah, kamu akan bertemu beliau disana."

Sekarang aku telah melewatkan 50-60 tahun melayani
dari satu guru ke guru lainnya, namun kemana lagi aku
harus pergi? Guru menyebutkan tanah Arab, namun Arab
yang mana? Aku menunggu dan terus menunggu. Guruku
telah meninggal dan aku memelihara kawanan domba dan
onta. Aku sudah punya sebuah rumah dan modal. Saat itu ada sebuah karavan yang akan pergi menuju tanah Arab, aku memohon agar bisa ikut mereka. Mereka bilang, " Kami minta biaya." Jawabku,"Ambil semua unta, domba dan kambingku", maka merekapun menerimanya.

Namun di tengah jalan mereka berubah menjadi kawanan
iblis-iblis. Mereka menjualku pada seseorang sebagai
budak. Aku melayani tuanku dengan sabar sebagai
seorang budak. Saat seseorang sedang jatuh cinta, dia
melakukan segalanya dengan tulus. Itulah yang rabbi
dan semua keyakinan ajarkan. Untuk melayani Tuhannya.
Salman al-Farisi menerima takdirnya sebagai budak, dia tidak memberontak, karena Salman sedang menuju jalan kebenaran, maka hanya kebaikan yang ada di hatinya.

Dia ingin menjadi seseorang yang berguna bagi
komunitasnya. Itulah yang dia yakini. Dia terima
takdirnya sebagai seorang budak dan sabar serta setia
pada mereka yang dia layani. Apapun yang disuruh
majikan, aku patuhi. Aku tahu itulah takdirku. Aku
bekerja padanya selama beberapa tahun, namun
hatiku tetap membara untuk pergi ke tanah Arab untuk
bertemu dengan Nabi yang disebutkan guruku.

Setelah beberapa tahun bekerja sebagai budak, suatu
hari ada sebuah karavan yang berkunjung. Pemiliknya
adalah teman majikanku, dia sangat menyukai aku.
Dimintanya aku untuk menjadi budaknya dengan cara
membeli dari majikanku. Setelah disetujui, akhirnya
aku berganti majikan. Kami bepergian berbulan-bulan
sampai akhirnya tiba di sebuah kota kecil dimana
kulihat pegunungan hitam dan pohon-pohon kurma.
Lihatlah bila Salman memberontak, tidak menerima
takdirnya belum tentu ia akan bertemu teman majikannya yang akhirnya membawa Salman ke kota yang disebutkan gurunya terdahulu.

Aku berkata pada diri sendiri " Akhirnya kutemui
sesuatu yang membuatku puas." Itulah hal yang
memuaskan dia. Jika kamu puas akan sesuatu, maka
terserah kamu untuk menerimanya atau tidak. Allah swt
berfirman, " Tidak ada paksaan dalam agama." [2:256]
Kalian tidak boleh memaksa orang dalam hal apapun.
Jika dia ingin menjadi yahudi, maka dia akan menjadi
seorang yahudi. Jika ingin jadi kristen, diapun akan
jadi kristen. Bukan kewajiban kalian untuk menggedor
pintunya dan menyuruh orang menjadi muslim.

Kalian bukan seorang utusan. Jika seseorang datang dan bertanya pada kalian, maka kalian jelaskan. Jika ada yang tertarik dengan Islam, kalian boleh berdiskusi dengan mereka. Maka Sayyidina Salman al-Farsi sampai pada kota yang dimaksud. "Aku mulai melayani majikanku dengan mengumpulkan kurma-kurma untuknya." Aku menunggu Nabi setiap hari dengan penuh keresahan. Pekerjaanku adalah memetik kurma untuk tuanku, namun sebagian adalah milikku sendiri.

Suatu hari kudengar seorang anak kecil menyanyikan
shalawat,"tala`al-badru `alayna." Aku sedang berada
di Masjid Quba [sekitar 12 km dari Madinah]. Kudengar
Sang Nabi pindah kesini dari Mekkah, maka turunlah
aku sambil membawa beberapa kurma-kurma milikku
sendiri. Guru terakhirku mengatakan akan ciri-ciri
Nabi saw, bahwa Beliau saw berkenan memakan sesuatu
dari hadiah, tapi tidak berkenan memakan dari sedekah. Dan dia mempunyai sebuah tanda di lehernya, Khatm an-Nubuwwat.

Aku pergi menuju Masjid Quba. Semua sahabat sedang
duduk mengelilingi Nabi saw. Kutawarkan kurma pada
beliau," Ya Muhammad! Ini kurma dariku. Aku tahu Anda
dan para sahabat amat lelah. Terimalah kurma-kurma ini sebagai sedekah dariku". Nabi saw mengambil
kurma-kurma itu dan mengatakan," Semoga Allah membalas

kebaikanmu." Dan beliau membagikan kurma-kurma itu
pada sahabat-sahabat beliau. Aku hanya memperhatikan
apa yang beliau lakukan. Beliau sama sekali tidak
menyentuh kurma-kurma itu.

(Salman adalah seorang Zoroaster yang datang ke
Madinah dari Sham lewat Mosul, Salman al Farisi asli
dari Persia. Dia ingin membuktikan sendiri tanda-tanda Ke Nabian itu).

Setelah satu minggu, aku kembali lagi menemui Nabi
sambil membawa kurma. " Ini sebagai hadiah dariku, Ya
Rasulullah." Nabi mengambil sebutir kurma, menciumnya
dan memakannya lalu dibagikan kurma-kurma itu pada
sahabat-sahabatnya. Sehingga kemudian aku tak sabar
untuk melihat tanda terakhir beliau untuk melihat
Khatm an-Nubuwwat.

Aku sudah mencoba mengintip, namun malu rasanya
meminta Nabi untuk memperlihatkan tanda itu. Suatu
saat ketika Nabi menggali sebuah lubang untuk mengubur jasad seseorang, aku mengikutinya untuk melihat Khatm an-Nubuwwat milik Nabi saw. Lihat betapa "Nabi khawatir akan keselamatan umatnya" [9:128] beliau menggali sendiri kubur salah satu sahabatnya dan tidakkah kalian mengira bahwa beliau akan menyelamat kan kita agar masuk surga?

Saat Nabi saw menggali, Salman mulai mengamati
punggung beliau. Tiba-tiba Rasulullah saw berkata, "
Ini lihatlah! inikah yang kamu cari selama ini?",
dengan tersenyum sambil menyibakkan sedikit jubah
beliau sehingga Khatm an-Nubuwwat itu terlihat. Nabi
saw mengetahui Salman al Farisi telah berjalan ribuan
kilometer, menerima takdirnya sebagai budak hanya
untuk mencari kebenaran yang hakiki.

Di kemudian hari berkaitan dengan Salman al-Farsi,
kaum Ansaar dan Muhajirun berdebat. Kaum Anshaar
mengklaim " Dia berasal dari kaum kami, dia dari
Madinah." Kaum Muhajirinpun mengklaim," Tidak, dia
pindah dari Sham ke Persia." Nabipun menghentikan
mereka, dan berkata," Tidak. Dia bukan berasal dari
kaum kalian. Dia adalah dariku, Ahl al-Bayt, Keluarga
dari Rumah Nabi saw.

Hadist diatas punya makna yang dalam, bahwa seorang
asing yang tidak ada hubungan darah atau perkawinan
dapat menjadi anggota Ahl al-Bayt, jika punya cinta
yang luar biasa terhadap Nabi saw. Mereka yang membaca na'at dan menulis puisi pujian Shalawat pada Nabi saw insha-Allah juga termasuk keluarga dari Nabi saw.

Inilah Islam. Sesuatu yang harus kalian rasakan,
karena cinta, walaupun terasa asam atau manis. Ketika memasukinya, kalian akan bisa mengenalnya. Tetapi saat ini, orang-orang yang tak berpengetahuan hanya belajar sedikit, mereka datang dan membuat kegaduhan seperti sebuah kotak korek api yang hanya berisi tiga atau empat didalamnya. Berbeda dengan kotak korek yang isinya penuh; kocoklah, pasti tidak akan terdengar suara gaduh.

Artinya penganut yang tulus, yang tidak mengincar
jabatan dunia atau kursi Direktur akan hidup puas
dengan apa yang Allah swt berikan. Mereka hidup 60-70
tahunan. Mereka bisa dokter, insinyur atau orang-orang miskin, namun mereka puas. Tapi mereka yang "seperti tiga batang korek api" akan membuat kegaduhan sehingga akan membingungkan masyarakat. Janganlah kalian menjadi seorang yang seperti itu, yang hanya menyakiti sesama muslim dan membuat citra Islam menjadi buruk.

Sabda Nabi saw, "la farqa bayna `arabiyyan wa
`ajamiyyan illa bi-taqwa." – "tidak ada perbedaan
antara orang Arab dan bukan Arab kecuali ketaqwaan
pada Tuhan." Jika dia muslim, hubungan kita bergantung pada ketaqwaannya. "Astaghfirullah hal-`adheem" Bihurmati Fatihah.

Wa min Allah at Tawfiq
posted by mevlanasufi at 9:33 PM 0 comments

Tuesday, April 05, 2005
SISTEM PEMERINTAHAN ISLAM
Mawlana Syaikh Nazim Adil al Haqqani


Pertanyaan : Apa yang dapat diterima dalam sistem Pemerintahan yang Islami ?

Jawaban Maulana Shaykh Muhammad Nazim al-Haqqani :
Ini adalah pertanyaan penting, agar jawaban yang diberikan berguna bagi kaum muslimin. Juga bagi kaum Kristiani, Yahudi dan semua keyakinan dan seluruh umat manusia. Suatu pertanyaan yang sulit
untuk dijawab karena ini amat penting dan agar dipahami secara baik.

Bismillahi r-Rahmani r-Rahim

Islam dan pemerintah, anda mengatakan Monarki, Demokrasi dan Teokrasi, mana yang diterima dalam Islam ?

Kita katakan pertama kali bahwa Islam adalah berdiri sendiri, tidak harus mengikuti ketiganya. Islam punya sistem pemerintahan yang asli. Lewat perintah surga yang dikirim Tuhan bagi hamba-hamba Nya
agar kondisi mereka mendekati sempurna, baik secara individu dan kolektif dalam kehidupan mereka.

Orang-orang mungkin mengatakan adanya Monarki, Demokrasi ataupun Teokrasi dalam Islam. Islam diatas ketiga sistem pemerintahan ini. Islam menerima bahwa seseorang harus berada dalam kontrol suatu
negara. Seluruh bangsa harus memberikan jaminan, dukungan dan kepatuhan pada rakyatnya. Harus.

Yang paling utama dalam sistem pemerintahan Islam adalah : kekuatan / pimpinan berada dalam tangan satu orang, bukan pembagian, karena bila ada partner di dalamnya , akan muncul lebih banyak masalah. Negara yang mempunyai berbagai kelompok yang berkuasa terdapat banyak perselisihan, tidak ada kedamaian dan kepuasan. Selama kelompok-kelompok ini tidak damai, negaranya akan menderita masalah yang sama.

Islam memerintahkan bahwa pimpinan dipegang oleh satu orang. Itu yang terbaik. Lalu kita bandingkan Demokrasi dengan sistem Islami. Pertama, hal utama dari Demokrasi adalah hak-hak asasi manusia dan
kebebasan. Orang-orang tidak tertarik pada masalah lain kecuali kedua hal ini.

Dalam Islam dikatakan, daripada menuntut hak-hak manusia (karena Islam menerima hak-hak manusia sama dengan kewajiban), penuhi kewajibanmu dulu untuk menerima hak-hak. Ini hal yang sangat penting. Bayar kewajiban dulu untuk menerima hak-hak kita. Tanpa
kewajiban, tidak ada hak-hak.

Namun, Demokrasi memberi hak-hak tanpa adanya kewajiban-kewajiban. Islam adalah untuk keadilan. Demokrasi untuk kebebasan. Islam meminta keadilan bagi mereka, bukannya kebebasan mutlak.

Demokrasi memberi kebebasan mutlak. Islam memberi hak-hak rakyat setelah kewajiban dilaksanakan – hak dan keadilan. Inilah perbedaan antara visi Demokrasi Islam dan Demokrasi barat. Orang-orang barat hanya meminta hak-hak manusia tanpa kewajiban-kewajiban, dan meminta kebebasan sebanyak-banyaknya yang bisa negara berikan. Jika seorang murid tidak mau belajar ketika ujian, bagaimana dia bisa lulus ?

Inilah kesempurnaan visi Islam. Demokrasi Eropa dan barat tidak sempurna dan tidak berguna, mengerikan dan berbahaya bagi umat manusia. Tak ada masa depan. Mereka sedang mempersiapkan rakyat pemberontak yang meminta hanya hak-hak mereka tanpa memikirkan
kewajiban dan keadilan.

Kata Islam : Tidak! Bayar kewajibanmu dulu baru ambil hak-hak kalian. Kami menjunjung hak-hak manusia, hak-hak asasi tersebut tersedia setelah kalian melaksanakan kewajiban. Kami melaksanakan
keadilan.

Jangan katakan, `Saya bebas melakukan apapun yang saya mau'. Kalian tidak hidup sendiri, jutaan dan milyaran orang disekeliling kalian. Kalian tidak bisa melakukan apapun semau kalian. Jika seorang penumpang pesawat mengatakan :`Aku mau menyalakan api untuk membuat teh. Aku bebas melakukannya.' Apakah kalian akan mengijinkan dia untuk melakukan hal ini ? Dia punya hak, kenapa kalian melarang kebebasan dia ?

Kekacauan terjadi akibat terlalu banyak kebebasan. Keadilan adalah untuk menjunjung hak orang lain sama halnya dengan hak-hak kalian ingin ditegakkan. Jika kalian melukai orang, kami akan menangkap dan memasukkan kalian di bui seperti hewan, singa, macan, tidak boleh bebas diluar. Inilah visi Islam tentang Demokrasi .

Demokrasi barat ada sejak masa Revolusi Perancis. Mereka akan merayakan ulang tahun ke 200 pada th 1989, merayakan sebuah Revolusi yang salah. Demokrasi yang digunakan mereka dari A-Z adalah tidak berguna, merusak dan amat berbahaya.

Demokrasi Eropa mengatakan bahwa tanpa kewajiban-kewajibanpun kalian tetap punya hak-hak. Darimana mereka mendapat ide-ide itu? Dari kitab mana? Siapa yang mengatakan ide tolol itu? Hak-hak tanpa tanggung jawab.

Islam menjaga pimpinan berada di tangan satu orang agar keadilan bisa dijaga. Kemudian, pemimpin menjaga hak-hak mereka yang telah melaksanakan kewajiban – yang tidak melaksanakan kewajiban tidak mendapat hak-hak. Visi Islam adalah sistem terbaik bagi seluruh umat manusia. Demokrasi yang benar, yaitu Theokrasi Islam.

Jika seluruh dunia setuju dengan visi ini, mereka akan selamat dan mencapai kedamaian yang absolut. Kalau tidak mereka akan berselisih, perang dan memakan satu sama lain tanpa menjadi masalah. Tanpa
memasak, mereka dapat saling memakan : Inggris dengan Jerman, Jerman dengan Perancis, Russia dengan Jerman, Jepang dengan China.

Mereka tidak akan berhenti sampai mereka menganut visi Islam. Kata Islam : bayar kewajiban dan ambil hak-hak kalian. Tak ada kebebasan tanpa keadilan. Kebebasan hanya ada di hutan, silakan ke sana ! Jika kalian hidup bermasyarakat, maka kalian tidak sendiri.

Bahkan dalam wilayah-wilayah Islam, mereka tidak memahami hal ini, sangat disayangkan. Tidak masalah bila Kristen, Yahudi dan masyarakat lain, dunia Islam sendiri tidak memahami apa yang dimaksud dengan visi Islam dalam sistem pemerintahan.

Ini yang terbaik ! Ya , dalam Islam, manusia membutuhkan manusia. Itu aturan utama. Seorang raja butuh rakyat, mereka yang miskin butuh orang kaya, orang kaya butuh orang miskin, pekerja butuh orang
yang mempekerjakan dan sebaliknya. Kepala butuh kaki, kaki butuh kepala. Itulah Islam.

Kita tidak bisa menjadikan kaki sebagai kepala atau sebaliknya. Atau memotong kepala sehingga hanya ada kaki saja seperti yang para komunis lakukan pada rakyatnya. Kata mereka, " Tidak ada kepala
dalam sistem kami – semua orang adalah sama." Artinya, hanya ada kaki-kaki tanpa kepala, mereka semua adalah kaki. Begitukah ? Jika kalian meletakkan `kaki' atau pekerja sebagai pemerintah, bisakah itu? Bagaimana bisa pekerja dijadikan pemerintah? mereka pekerja, buruh – bagaimana bisa buruh-buruh duduk dalam pemerintahan ?

Inilah aturan yang abadi dalam Islam : letakkan setiap orang pada posisi yang sesuai dengannya. Insinyur sebagai insinyur, pekerja sebagai pekerja, buruh sebagai buruh, petani sebagai petani, raja
sebagai raja, gubernur sebagai gubernur, demikian juga dengan polisi dan pebisnis.

Maka dari itu tidak ada pemilihan dalam Islam. Pemilihan adalah Batil, salah. Bisa saja orang-orang berkumpul untuk meminta `satu kaki' menjadi kepala' atau semua `kaki' meminta untuk menjadi `kepala'. Dalam Islam, yang pertama adalah kemampuan dan
kemudian pelayanan. Berikan pelayanan dulu , lalu buatlah ranking / urutan, siapa yang punya kemampuan akan selalu naik rankingnya. Seluruh dunia harus diubah. Jangan ada pemilihan, karena pemilihan
bisa saja menjadikan kaki sebagai kepala, dan menjadikan kepala sebagai kaki.

Hubungan Islam dengan negara-negara lain juga penting. Jagalah selalu hubungan baik dengan tetanggamu sehingga terjadi ekonomi bebas, sebuah sistem liberal, tidak ada penghalang bagi gerakan
antar manusia. Hubungan baik, toleransi dan tidak menyulitkan sesama manusia. Jaga kehormatan masing-masing negara, kirim dan terimalah duta-duta bangsa, permudah kepergian dan kedatangan, jangan terlalu
banyak dihalangi. Permudah kesepakatan antar muslim.

Para pengunjung mendapat kebebasan, dihormati dan diterima. Harus di pantau siapa yang baik dan siapa yang buruk, sehingga tidak ada yang saling
terganggu. Harus ada hubungan yang baik antar negara Islam dan negara-negara lainnya. Pemerintah harus menegakkan keadilan, dan tidak kasar. Ketidak adilan dan kekejaman dilarang dalam Islam.

Semua orang harus menerima hak-haknya. Dalam Islam hak-hak asasi adalah bagi siapapun yang telah memberi pelayanan. Kalian harus mengusahakan hak-hak tersebut. Tidak ada hak-hak lahir sebagai Dokter, Insinyur, atau Jendral. Kalian pikir mereka mendapat status itu tanpa berusaha ?

Kita lahir dengan hak-hak dasar seperti bernafas, makan dan minum. Jika kita menginginkan hak-hak yang lebih, seperti hak untuk menjadi seorang Dokter, maka kalian harus bekerja, menghasilkan. Komunis
mengatakan: kita harus sama, ambil dari yang kaya untuk diberikan pada yang miskin, hak macam apa itu?

Bekerja, menghasilkan dan ambil. Siapa yang akan melarang kalian? Islam tidak pernah melarang orang untuk bekerja dan menjadi kaya. Mengapa kita melarang orang-orang untuk menjadi kaya ? Kalian harus hidup dan bekerja, rakyat harus digaji karena usahanya. Kesempatan bebas bagi siapapun. Kalian boleh bekerja, mendapat bayaran, bahkan meningkat sampai bisa hidup di dalam istana.

Jika kalian malas dan tidak bekerja dan tinggal di gubuk, lalu mengatakan kita harus menyerang mereka yang tinggal di istana. Benarkah ini ? inikah hak-hak asasi manusia? Mereka bisa naik Rolls Royce dan kita mengendarai bis lalu saya katakan `Orang besar mobilnya juga besar'. Kenapa harus marah ? Dibawah perintah kalian, banyak ratusan bis-bis merah, panggil saja satu, murah.

Katanya`kami punya hak untuk naik Rolls-Royce' - carilah penghasilan dan naiklah Rolly-Royce atau mobil-mobil mewah lain. Islam tidak pernah mengijinkan orang-orang untuk tidak bekerja.
Selama dunia ini berputar, pekerjaan tidak akan pernah berhenti. Jika kalian ingin bekerja, carilah pekerjaan.

Lihatlah di London ini, orang-orang datang mencari kerja. Jika pemerintah mengijinkan, jutaan orang akan datang dan bekerja. Namun mereka mengatakan, tidak ada pekerjaan. Jika tidak ada pekerjaan,
mengapa orang-orang itu datang?

Kesombongan membuat orang-orang tidak bekerja, kedua : malas, ketiga : mereka senang mendapat uang gratis dari pemerintah. Itu yang membuat rakyat malas. Islam menolak aturan semacam itu. Islam
mengatakan, pertama : pertanian lalu perdagangan kemudian pabrik. Tidak perlu minta pekerjaan pada pemerintah. Dalam Islam tidak ada yang namanya ribuan pegawai, banyak departemen-departemen. Islam
sungguh sederhana.

[From 'Lady Chadijas Questions']

Wa min Allah at Tawfiq
posted by mevlanasufi at 9:33 PM 0 comments

Penyembelihan yang Haram
Antara Hewan dan Manusia
PENYEMBELIHAN YANG HARAM
Mawlana Shaykh Muhammad Nazim Adil al-Haqqani
Cyprus. 18th November 2003


Dastur ya Rijalallah. Dastur, Madad.

A`udhu bi-llahi minal-shaytani al-rajim. Bismillahir Rahmanir Rahim. La hawla wala quwatta illa bi-llahi-l 'Aliy al-`Azim.

Mukminin sekalian. Ada keistimewaan yang dianugerah kan pada kalian umat manusia , dibanding mahluk ciptaan lain di muka bumi ini. Apakah itu? Manusia dapat berpikir . Kucing dan anjing tidak berpikir.
Semua mahluk ciptaan lain terkungkung hanya pada hari-hari yang sedang dilaluinya, terbatas. Mereka tidak bisa berpikir untuk masa depan, hanya berpikir saat dimana dia sedang berada.

Berpikir adalah kunci yang diperuntukkan bagi masa depan manusia, sedangkan mahluk lain, mereka tidak perlu berpikir akan masa depannya. Ada hadist nabi yang mengatakan, bahwa jika seekor binatang
tahu bahwa akhir hidupnya adalah untuk disembelih atau ditembak, kalian tidak akan menemukan daging dalam tubuhnya walaupun hanya satu gram atau satu kilogram.

Seminggu yang lalu ketika saya didapur dan kalian perlihatkan ada lubang di kepala sapi itu, sedih sekali melihatnya. Sapi itu ditembak dulu lalu disembelih. Jika hewan itu bisa berpikir dan mengetahui, kalian tidak akan menemukan satu gram dagingpun, hanya tulang dan kulit. Kata nabi : "Ahsinu bidh-dhabh" - ( sembelihlah dengan baik) [idha dhabahtum fa-ahsinu: Sahih Muslim, Sunan, Musnad Ahmad].

Penyembelihan semacam itu dilarang dalam Islam. Manusia adalah para penindas. Mereka membuat kesulitan dan kesakitan luar biasa dengan
cara penyembelihan seperti itu. Maka itu nabi bersabda : " Jika kamu akan menyembelih, buatlah secara benar." Jangan memberi kepedihan pada binatang. Kalaupun sebagian kepedihan itu diberikan pada manusia, tidak seorangpun yang mampu menanggung nya, hal itu adalah haram ! Manusia saat ini tidak tahu mana yang Haram atau Halal, mana yang dilarang dan mana yang diijinkan.

Binatang-binatang itu tunduk pada kalian, menyiapkan diri mereka sebagai tanda syukur dari Penciptanya : makan rumput lalu menghasilkan daging. Kalian setidaknya harus berbuat baik pada mereka, namun sebaliknya orang-orang melakukan hal yang buruk.
Karena itulah Allah memberi hukuman, intiqam - pembalasan dari surga. Allah mengambil alih balas dendam hewan-hewan itu.

Berapa lama yang kalian butuhkan? berapa lama? ikat kakinya, lalu jatuhkan kebawah dengan hati-hati, lalu potonglah. Buat apa merubuhkan binatang dengan menembaknya? Buat apa? Jika saya punya kekuasaan, pertama saya akan mencegah penembakan seperti itu. Jika mereka melakukannya lagi, saya akan tembak sendiri kepala orang itu ! Biar mereka merasakan enak atau tidak! saya adalah pembela yang Haqq, saya harus berkata benar! Alhamdulillah. Kalianpun harus menjadi pembela yang haqq, kebenaran.

Saat mereka mengatakan," Hak-hak binatang .." - kaum iblislah yang mengatakan hal ini. Pergi dan lihatlah apa yang mereka lakukan pada hewan yang tunduk pada manusia untuk dijadikan santapan, bagaimana cara mereka menyembelih? Negara-negara beradab, orang-orang Eropa, Amerika, Rusia, China, dimanapun. Bahkan di negara-negara Islam Allah sedang melihat, mengawasi dan menyiapkan tiap orang sebuah pakaian dan sebuah lubang yang dalam, liang kubur ! Allah tidak pernah tidur, Dia mengawasi dan berkata," Aku sedang menyiapkan balasan !"

10 orang meninggal! 15 orang meninggal ! Ledakan membuat tubuh-tubuh manusia terburai ! Bagaimana hal ini bisa terjadi? Dari mana asalnya ? ketidak adilan. Al-zulm yajurru al-zulm. Penindasan
menghasilkan penindasan. Satu bom meledak, booom - 1000 orang meninggal.

Makanya, saya tidak suka membeli daging sapi atau kerbau. Saya nasihatkan kalian untuk tidak membelinya. Jangan beli! Jangan beli! Jangan makan. Hal itu meracuni kalian. Karena kalian sama dengan
mengijinkan jagal untuk menyembelih dengan cara seperti itu. Katakan, " Kami tidak mau membeli." Dan segera pergi. Jangan makan! Itu sudah beracun. Walaupun hewan-hewan kecil yang dibunuh dengan
mematahkan lehernya `amud al-fiqri, kalian tidak boleh menyentuhnya ! Penyembelihan harus sampai tuntas, baru kalian boleh memotongnya. Jika tidak…itu adalah makruh, lebih baik tidak dimakan.

Aku nasihatkan orang-orang untuk membeli satu hewan, bawalah ke desa dan sembelihlah dengan nama Allah. Jika mereka tidak mau mendengar aturan-aturan surga, maka penyakit-penyakit yang tidak diketahui
sebelumnya akan datang. Dokter mengatakan : " Kami tidak tahu penyakit seperti itu," Allah menyerang mereka dengan penyakit-penyakit yang tidak terhitung banyaknya dan tidak ada yang mampu disembuhkan.

Lihatlah orang yahudi membawa rabbi ( pendeta ) untuk melihat penyembelihan hewan. Bukan penembakan seperti yang dilakukan Muslim dan orang kristen , buat apa ditembak? Itu haram, dilarang! Jadi jangan dibeli, walaupun kalian diberi gratis, katakan : " Selama kalian menembaki hewan-hewan itu kami tidak mau memakannya." Makan saja rumput ! Mereka orang - orang yang dikutuk! Allah sedang murka pada semua bangsa-bangsa !

Nabi mengatakan "Ahsinu bidh-dhabh". Astaghfirullah Ya. Berpikir. Untuk berpikir - sebagaimana Allah anugerahkan hal itu hanya pada manusia, karena mereka dijanjikan untuk kehidupan yang abadi. Manusia harus bisa berpikir untuk mempersiapkan kehidupan kelak. Menurut kitab suci, dan kebijaksanaan nabi : Binatang-binatang - mereka
bukan mukallaf, mereka tidak punya tanggung jawab. Mereka tidak bisa berpikir. Apapun yang akan terjadi besok, mereka tidak punya tanggung jawab akan hal itu.

Umat manusia telah diberi informasi sebelumnya , bahwa mereka akan diminta pertanggung jawabannya saat hari penghisaban nanti. Maka itu mereka harus bisa berpikir. Kita ini mahluk ciptaan yang sudah"
terpilih dan terseleksi. " Jika kalian tidak mau berpikir, maka kalian sedang turun ke tingkat binatang, sebab binatang tidak berpikir.

Pertama kali yang setan usahakan (sampai saat ini ) adalah menyerang dengan hal-hal semacam itu, lahw al-hadith [31:6 "perkataan yang sia-sia "]. Itulah yang memenuhi kepala manusia , daripada berpikir tentang diri sendiri, tentang pekerjaan, tentang masa depannya. Setanlah yang pertama menyerang dan membombardir pikiran-pikiran manusia dengan hal-hal tak berguna dan merusak sehingga mereka lupa untuk berpikir. Manusia tidak mampu lagi berpikir, karena selama 24 jam kepalanya dipenuhi omong kosong, opini tak berguna dan kotor yang membentuk pikiran dan mentalitas mereka.

Setan berusaha memasuki hati umat manusia, karena hati adalah tahta kekuatan surgawi. Manusia selayaknya mengatur organ-organ tubuhnya, jika kalian membiarkan pintu menuju tahta itu terbuka dan tidak dijaga maka setanpun akan masuk dan menduduki nya. Setan akan menunjuk dirinya sendiri sebagai komandan, dan sang komandan menjadikan diri kalian
bagai keledai, mengatur kemana kalian harus melangkah. Jika kalian meminta pertolongan pada kekuatan surgawi, setan akan bertkata," Tinggalkan dia, mari kita cari sasaran lain."

Setan membuat orang berlari menuju saluran-saluran kotor yang tak terhingga jumlahnya. Menyuruh kalian untuk minum minuman keras dan hidup bergantung dengannya. Tidak memberi kalian kesempatan untuk
berpikir, " Apa yang sedang kulakukan ?"

Setan mengatakan, " Tidak, kami tidak perlu memakai pikiranmu, lupakan semuanya. Minum ini. Minumlah agar segala kesusahanmu sirna. Jika kamu ingin bahagia, lupakan semua ! Minum adalah jalan satu-
satunya. " Setanlah yang membuat orang-orang menjadi kecanduan - menjadi alkoholik. Atau menggunakan racun heroin dan semacamnya - tujuan utamanya adalah merusak memori manusia. Segala minuman dan obat beracun bermanfaat sebagai apa? hanya satu tujuannya membuat pikiran manusia menjadi tidak berfungsi, melupakan segalanya.

Karena saat seseorang berpikir, menjaga ingatannya maka hal itu membuat setan kewalahan, mereka akan mampu menyelamatkan diri sendiri. Namun setan, guru mereka selalu mengatakan,"Gunakan ini, kalian harus memasuki sebuah area yang bebas dari masalah. Disana
tidak ada kenangan dan ingatan. Disana hanya ada putih - blank, tak ada apapun tertulis disitu. "

Dan sekarang, mungkin ada 99 % orang menggunakan obat-obatan. Jika tidak obat, mereka gunakan berbagai tablet penenang yang penuh racun. " Kamu harus istirahat, kamu mulai tenang, lupakan
kepedihanmu. Ini pereda sakit - minumlah, minumlah, tak ada lagi rasa sakit." Itulah cara-cara setan, dan 99% orang melakukannya. Mereka akan kehilangan segalanya, kemanusiaan mereka. Habis sudah.
Khususnya bagi para pemuda ! Kalian bisa berpikir atau tidak ? sudah mencobanya belum ?

Semoga Allah mengampuni kita dan menyelamatkan kita dari perangkap dan trik-trik setan. Demi kehormatan dia yang paling terhormat, Sayyidina Muhammad sallAllahu `alayhi wa-Sallam, Semoga Allah melindungi dan merahmati kalian . Menjaga kita di jalur yang benar dengan orang-orang yang benar dan para pembela yang benar. Al-Fatiha.

Wa min Allah at Tawfiq
posted by mevlanasufi at 9:33 PM 0 comments

Sunday, April 03, 2005
TEMPATKAN MANUSIA SESUAI KEMAMPUANNYA
Mawlana Shaykh Nazim al-Haqqani
Lefke, Cyprus, Saturday 26 Shawwal 1424 / 20 December 2003


Dastur ya Sayyidi, Ya Sultan al-Anbiya. Madad. A`udhu billahi min al-Shaytan al-Rajim. Bismillah al-Rahman al-Rahim. La Hawla wala Quwwata illa bilLah al-`Ali al-`Azim.

Anzilu al-nasa manzilahum [Hadith in Muqaddimat Sahih Muslim] "Tempatkan mereka sesuai tingkatan masing-masing."

Kalian harus menempatkan orang-orang sesuai posisi yang cocok bagi mereka. Ada keseimbangan di seluruh dunia ini. Kalian tidak dapat menempatkan beruang kutub di hutan Afrika. Atau menempatkan orang
Eskimo di gurun Arabia, dan sebaliknya. Kalian bahkan tidak dapat membawa orang Canada ke Amerika, atau membawa Kanguru Australia untuk hidup di hutan India. Segala sesuatu telah ditakdirkan dimana dia
harus berada. Inilah yang penting, kalian tidak bisa menempatkan rakyat biasa dalam pusat kekuasaan.

Saya pernah mendengar di salah satu kota besar di Timur Tengah yang sedang membangun pusat tenaga listrik. Dan pemerintah menunjuk salah satu sarjana elektro untuk mengatur proyek tersebut. Dia adalah anak yang baru lulus, namun karena didukung oleh pemerintah maka diapun ditunjuk sebagai pelaksana. Ada seorang mandor yang telah berpengalaman selama hidupnya dalam proyek serupa. Dia ikut mengawasi
pekerjaan itu, kadang dia mengingatkan,"Kamu memang atasan kami, tapi kabel ini tidak mampu menahan daya sebesar itu!". Sang insinyur menjawab," Tidak apa-apa ! Aku tahu ! Aku kan Insinyur! Kamu cuma mandor, pekerja !"

Tiba saatnya saat peresmian besar-besaran. Presiden, Menteri-menteri dan para pejabat menghadirinya. Segalanya telah dipersiapkan. Presiden meminta salah satu menteri untuk menekan tombol "ON". Namun ketika tombol ditekan, WUSSHH! Kabel-kabel berjatuhan karena tidak mampu menahan daya seberat itu. Api mulai memercik disana-sini. Apa yang terjadi? Dimana ahli listriknya? Si insinyur menjawab,"Mandor yang melakukannya." " Lalu apa posisimu dalam proyek ini ?"

Merekapun memanggil si mandor. Kata mandor; " Oh Pak Presiden, saat aku mengingatkan, dia selalu bilang `Saya tahu'. Maka aku biarkan saja dia. Lihat apa yang terjadi sekarang !" Itulah akibatnya jika kalian menempatkan seseorang yang tidak paham, dia mengakibatkan kerusakan pada diri sendiri dan semua yang ada disekitarnya.

Demikian pula dengan “Demokrasi” dia seperti itu, sistem yang paling kotor! Membawa seseorang, lalu meletakkan dia pada suatu jabatan, sambil mengatakan,”Gunakan kekuasaan itu”. Lihatlah apa yang terjadi di Cyprus, Turki, Rusia, Jerman, Italy, Inggris, Arab, Iraq, India dan China. Dimanapun yang menggunakan sistem seperti itu pada akhirnya akan ambruk dan menyumbangkan kesengsaraan pada bangsa, sehingga terjadi kemunduran bahkan sampai 500 tahun kebelakang. Tidak ada kemajuan, hanya kemunduran dan kejatuhan. Tidak mampu untuk berdiri lagi karena sudah demikian terlambat.

Allah swt berfirman," Tempatkan segalanya pada posisi masing-masing." “Anzilu al-Nasa Manazilaham”. Karena manusia telah diciptakan terpola diatas planet bumi ini. Mereka bukan berasal dari mesin photocopy yang menghasilkan hasil serupa, tidak. Setiap orang dianugerahi keistimewaan yang orang lain tidak memilikinya. Seperti negara-negara yang dianugerahi keistimewaan masing-masing. Semua berbeda, antara Arab , Libya, Maroko, Turki, Jerman, Argentina, Rusia.

Rumah Sakit Jiwa. Kalian melaksanakan pemilu di sana, lalu menunjuk salah satu pasien untuk menjadi pimpinan!! Karena dia pimpinan orang gila, bagaimana mereka akan mengatur sistem Demokrasi itu? gunakan saja itu di RSJ, biarkan mereka mengatur diri mereka sendiri, ambil voting, adakan Pemilu ! Siapa yang paling gila, jadikan dia pimpinan !

Saat ini, mereka lakukan segalanya berlawanan dengan aturan surgawi. A`ti kulla dha haqqin haqqah. Letakkan segala sesuatu pada tempatnya masing-masing." Titik. Pepatah Kearifan ini harus ditulis dengan huruf emas dan digantung dimana-mana. Allah mengatakan, “A`ti kulla dha haqqin haqqah”. Berikan hak penuh pada wanita! Mereka tidak punya hak untuk datang dan bercampur dengan pria dan melakukan apa yang pria sedang kerjakan! Mereka tidak dapat dan tak akan mampu! Berikan juga hak bagi pria!

Jangan biarkan mereka seperti seorang wanita! Pria adalah pria. Mereka diciptakan Allah untuk berbagai tujuan. Mereka telah ditunjuk. Saat ini, hak-hak wanita di ambil dan hak-hak pria juga telah dirampas! Dimana-mana, orang tidak bahagia karena mereka yang punya kekuatan dan kekuasaan mengambil hak-hak kaum yang lemah. Lalu menindas dibawah kaki mereka.

Islam mengatakan Tidak! selama kalian melakukan hal ini, kalian tidak akan meraih kedamaian. Kata Sayyidina Abu Bakr ra , Khalifah pertama, mengatakan pada pidato pertamanya didepan para sahabat Nabi saw,"Kalian harus tahu, wahai para sahabat Nabi ! Siapapun diantara kalian yang hak-haknya di rampas atau ditindas, maka dialah yang paling kuat diantara kalian sampai aku ambil hak-haknya kembali dari tangan penindas. Namun jika kalian pikir punya kuasa untuk merampas hak-hak kaum lemah, maka sepanjang aku punya kekuatan, aku akan membuatmu sebagai orang yang paling tak berdaya."

Saya tidak mengerti, muslim-muslim tolol yang menjilat para penindas sambil mengatakan,`Kami bersama Anda'. Artinya kalian juga akan dibakar api bersama para penindas itu. Namun saya merasa dukungan surgawi mendekati kaum yang lemah. Mereka
yang menindas rakyat, tidak memberikan hak-hak rakyat, merampas dengan paksaan sambil berkata bahwa dia punya kuasa, "Tak seorangpun dapat mengambilnya dari diri kita."

Saya yang akan mengambil ! Saya yang paling lemah namun saya yang akan mengambil. Tak perlu awliya-awliya lain. Kekuatan saya mungkin lebih kecil dari seekor semut – namun dengan ijin Allah, maka saya
akan punya kekuatan yang besar, Insha' Allah.

Semoga Allah mengampuniku dan memberkahi kalian kehormatan dari kehormatan yang dimiliki oleh , Sayyidina Muhammad sallAllahu `alayhi
wa-Sallam.

Wa min Allah at Tawfiq, bihurmati, Fatiha.
posted by mevlanasufi at 9:33 PM 0 comments

Ego - Nafs
Mawlana Shaykh Nazim al-Haqqani
27 Rajab 1425 / Saturday 11 September 2004
Lefke, Northern Cyprus

A`udhu billahi min al-shaytan al-rajim. Bismillah
al-Rahman al-Rahim La hawla wala quwwata illa billah
al-Ali al-Azim - Allah, Allah! Subhan Allah.

Ini adalah bulan suci dan hari yang suci, dimana
mukjizat bukan hanya bagi Nabi terakhir, namun juga
bagi mereka yang hidup dari permulaan sampai hari ini. Berapa ribu Nabi yang pernah dikirim dan dianugerahi mukjizat-mukjizat?. Hal itu untuk memberi keyakinan bagi orang-orang bahwa mereka benar-benar dikirim oleh Tuhan surgawi.

Namun selalu saja manusia dibawah hegemoni egonya,
mereka menolak. Itulah karakteristik ego. Karena
setiap orang punya ego, karakteristik pertamanya
adalah sombong. Allah tidak menyukai kesombongan.
Kalian adalah hamba-Ku ! Seorang hamba tidak
selayaknya sombong. Mereka mengatakan : LA ILAHA ILLA
ANA [Tidak ada Tuhan selain saya]. “Kalian jangan
mengigau, Astaghfirullah. Itu kufr; sirik”.

Siapapun yang mengatakan la ilaha illa ana berarti
menolak eksistensi Tuhan surgawi, dan jangan meminta
sejajar dengan Tuhan. "la ilaha illa ana" – ha-ha!
Itulah karakter terburuk yang menjadikan manusia
dijauhkan dari pertolongan Tuhan. Berhikmat, melayani. Itulah karakter utama yang Tuhan perintah kan pada seluruh ciptaan-Nya. " Akui bahwa kalian adalah hamba-hambaKu! "ALASTU BI-RABBIKUM" .

Bukankah Aku ini TuhanMu? qalu bala, Mereka menjawab
dengan lemas, “Ya". Hanya Keagungan yang melingkupi
pertemuan itu, tak seorangpun mampu mendongakkan
kepala, mereka semua tertunduk. Itu disebutkan dalam
Qur'an, apakah kalian sudah membacanya belum? Hahaha.
Jangan membaca hanya dilidah. Asta`idhu billah.
Katakan : Wa rafa`na fawqahumu al tur Dan telah
Kami angkat ke atas (kepala) mereka bukit Thursina
[4.154]

Arti dari `mereka' adalah Yahudi, anak-anak Israel.
Merekalah yang pertama kali menolak penghambaan pada
Allah dan mengklaim diri mereka sebagai "SESUATU".
Ketika Nabi Musa membawa kitab suci Taurat bagi
mereka dan mengatakan,"Inilah yang Tuhan perintahkan
untuk kalian, wahai hamba-hamba Tuhan". Namun mereka
meragukannya,”uh,oh,..kami menerima, tapi darimana
kamu mendapatkan ini? "

Kemudian Allah mengangkat Gunung Thur diangkat diatas
mereka bagaikan payung. Merekapun ketakutan bila
gunung itu di jatuhkan tepat diatas mereka, sehingga
bersedia melakukan sujud. " KALIAN MAU MENERIMA ATAU
TIDAK ?!" Mereka tunduk karena dipaksa. Bahkan sampai
sekarangpun mereka masih seperti itu. Astaghfirullah
al-`azim. Hanya dengan paksaan ego akan mau menerima
Saat gunung itu dikembalikan ketempat semula, mereka
mulai berkata lagi,"Oh, mengapa bisa begitu?mungkinkah ini mimpi?"

Dan anak cucu mereka mengatakan,"Tidak mungkin sebuah
gunung besar terangkat seperti itu, karena hukum
gravitasi tidak menerima hal itu." Gravitasi! Bahkan
tasbih dilempar keatas akan kembali jatuh ke bumi. Mereka tidak percaya apa yang kita katakan. Padahal moyang mereka menyaksikan sendiri! " Mungkin kalian sedang mimpi waktu itu, atau sedang ketakutan sehingga berimajinasi sebuah gunung terangkat dan
jatuh kembali dengan sendirinya. "

Permulaan filsafat materialisme berasal dari
saudara-saudara kita kaum Israel. Memang kita semua
punya akar yang sama, namun cabang-cabangnya berbeda.
Cabang-cabang akan seperti antar saudara yang tidak
saling menerima. Namun Allah menunjukkan bahwa
karakter ego bukan bagi kaum Israel saja, tidak ada perbedaan bila mengenai ego. Semua sama. Tak pernah berubah sejak dulu kala. asta`idhu billah {Inna al-nafsa la-ammaratun bil-su'} - karena sesungguhnya nafsu itu selalu menyuruh kepada kejahatan [12.53]

Karakter ego adalah menyuruh kalian untuk tidak
mempercayai apapun, untuk tidak melakukan apapun,
hanya untuk diri Ego sendiri. Jika kalian mencari
Tuhan, akulah (ego) tuhan-mu. Jika ingin sesuatu
untuk disembah, akulah (ego) tujuannya. Sangat
sombong! Bahkan tidak menerima eksistensi Tuhan karena mengatakan,"La ilaha illa ana" astaghfirullah.

A`zamu al-bala', itulah yang membawa kutukan besar
bagi umat manusia. Namun Allah mengajari, melatih dan memberi hak-hak bagi kita bagaimana memperlakukan ego. Jika kalian memberi ego hak-hak atau keleluasaan yang lebih, maka kalian akan menjadi seorang yang zalim, penindas yang memakan hak-hak orang lain.

Pelajari hak-hak orang lain juga. Yang pertama,
dahulukan hak Allah sebagai Sang Pencipta segala
sesuatu. Kalian wajib memberikan hak-hak Allah
terlebih dahulu. Jika kalian melanggar ini, maka semua orang tidak akan memberikan hak-hak kalian, bahkan mereka akan menindas kalian.

Semua orang kini terpuruk dalam Materialisme yang
menghancurkan keyakinan akan hal-hal surgawi. Kutukan pada bumi datang setiap hari. Hari ini satu, besok tujuh kali lipat dan lusa..terus berlipat. Apa opini kalian tentang pemerintahan sekarang ? makin baik atau makin terpuruk? Situasi yang memanas dan kesulitan meningkat, kesusahan dan kesedihan terus menimpa seluruh rakyat. La hawla wa la quwwata illa billah al-`ali al-azim.

Adam as, Manusia pertama. Dia melakukan kesalahan
karena menuruti ego, karakter ego kebanyakan lewat
para wanita. Menurut pengetahuan tradisional, Allah
menciptakan Ego dalam 10 bagian, satu bagian untuk
laki-laki dan 9 bagian bagi kaum wanita. Kemudian
menciptakan Akal menjadi 10 bagian juga; 9 bagian
bagi kaum lelaki dan 1 bagian bagi kaum wanita. Coba
datang dan katakan pada saya,"E-qua-li-ty" Persamaan
Hak bagi wanita dan pria !

Manusia sedang mabuk sekarang ini. Mabuk karena
ketidak pedulian mereka. Ketidak pedulian bagaikan
sebuah awan gelap. Kami beri Ta'wil agar bisa
dipahami, seperti yang dikatakan dalam Qur'an
al-Karim. Maka tunggulah hari ketika langit membawa
kabut yang nyata, yang meliputi manusia. Inilah azab
yang pedih. [44 – 10&11]

Salah satu tanda-tanda besar kiamat adalah adanya
kabut gelap yang menutupi utara sampai selatan,timur
sampai barat. Mereka yang tidak beriman akan mabuk.
Namun tidak ada efeknya bagi kaum beriman. Kaum
beriman, mereka harus punya sebuah majal, atmosfer
pribadi agar selalu berada didalamnya dan tidak
tersentuh oleh kabut beracun itu.

Ini juga sebuah pemahaman [Tafsir]. Dan Allah
mengetahui, Nabi juga mengetahui dan juga mereka yang
diberi cahaya akan memahami hal ini. Kitab suci Qur'an bukanlah kitab biasa. Kalian dapat menemukan apapun di dalamnya, namun orang-orang tidak menyentuh
pemahaman, mereka tidak mampu menyelam samudra kitab
Al Quran. Seperti nasihat Nabi saw, persiapkan diri
untuk melewati kabut itu dan jangan menyerang kaum
beriman yang sedang berada dalam "kabut" itu, karena
mereka punya cahaya iman yang akan menjaga diri mereka sendiri.

Kita sedang membicarakan karakter ego yang paling
buruk yaitu Sombong. Orang yang sombong berarti
sedang menyerang Tuhannya. Di balik setiap dosa,
setiap perkelahian, ada unsur setan disana.
Manusia-manusia sombong tidak pernah menerima
kedamaian dalam dirinya sendiri dan sekitarnya. "Saya
mendekat pada Allah dari sharr – gangguan setan. Saya
meminta perlindungan-Nya agar tidak meninggalkan
saya ke dalam tangan kotor ego." Itulah isi hadist
Nabi, nasihat yang sempurna : Allahumma la takilni ila nafsi tarfata `ayn. Karena berada dalam genggaman
berarti jatuh pada dunia gelap ego, situasi yang
kotor.

Semoga Allah mengampuni saya dan memberi berkah pada
kalian dari kehormatan dia yang paling terhormat, yang mengajari pencerahan pada bangsa-bangsa dan diberi penghormatan pada malam Isra Mi'raj ini. Semoga kita diberi perlindungan dari ego kotor dan iblis.

Wa min Allah at Tawfiq, Bi-hurmat al-Fatiha.
posted by mevlanasufi at 9:33 PM 0 comments

INTERMEZZO BERSAMA MAWLANA SYEIKH NAZIM
Mawlana Syaikh Nazim Adil al haqqani


- Khalwat -

Saat itu syekh Nazim bercerita tentang khalwat.
Terjadi kesunyian beberapa saat…seorang murid mencoba memecah kesunyian itu dengan pertanyaan :
" Oh! sheikh, apa yang anda lakukan saat ber khalwat?
Mawlana kemudian menatap murid itu dengan tersenyum
sambil mengatakan : " Menari!"

- Pendidikan -

Seorang pangeran yang mewakili sekelompok murid
mengatakan pada Mawlana bahwa mereka berniat
melanjutkan pendidikan. Mawlana menjawab dengan
berteriak, " Buat apa ?! "

- Stress -

Seorang businessman yang super sibuk bertanya pada
syekh apa yang harus dilakukannya sehubungan dengan
rutinitasnya yang tak pernah berhenti dan menimbulkan
stress. "Berhenti saja." Jawab Mawlana.

- Oh! Sheikh I Love You -

Sebagai tanda cintanya, seorang murid memberi Mawlana
sejumlah besar uang dari kantongnya. Oleh Mawlana uang itu diterima dengan senang hati.
"Kamu masih butuh uang?" tanya Mawlana.
"Oh! ya guru. " Jawab murid itu.
"Aku terima hadiahmu. Sekarang …aku berikan uang ini
padamu." Kata Mawlana dengan tersenyum.

- Bayi -

"Oh! sheikh doakan agar aku punya seorang bayi," tanya seorang pria. "Kamu sudah menikah ? " tanya Mawlana. "Belum," Jawab pria itu. Mawlanapun tersenyum ...

- Ragu-ragu -

Dialog antara seorang pria dengan Mawlana :
"Ya! sheikh, dapatkah kita menggunakan parfum yang
mengandung alkohol ?" "Itu alkohol atau parfum?"
"Parfum"
"Ya, gunakan saja"
"Tapi sheikh, ada alkoholnya!"
"Itu alkohol atau parfum?"
"Parfum"
"Pakai saja"
"Tapi sheikh, itu ada alkoholnya!"
"Berarti kamu ragu-ragu ... "

- Protokol -

Suatu ketika Mawlana memberi sebuah suhbah, salah satu pendengarnya adalah seorang politikus yang amat
berpengaruh. Politisi itu selalu melirik jam
tangannya. "Apakah yang mulia sedang terburu-buru
untuk pergi ke acara lain ? "
"Oh! tidak sheikh", jawab politikus itu sambil meminta maaf. Ketika acara telah usai, politikus itu terus menengok limousine-nya. Mawlana bertanya kembali," Apakah limo anda mau pergi sekarang ?"
"Oh! tidak sheikh, cuma sopir saya sudah menyalakan
mobil," "Anda kan seorang Menteri, mobil dan sopir
tidak mungkin pergi meninggalkan anda," kata Mawlana.

- Merokok -

Ketika seorang sultan bertanya pada Mawlana, " Oh!
sheikh Nazim, apakah anda merokok ?"
"Menolong setan?!" Mawlana bertanya kembali pada
sultan.

- Kematian -

Seorang pria menelpon Mawlana dengan nada putus asa,"
Oh! sheikh, apa yang harus kulakukan..apa yang mesti
kulakukan ? ayahku baru saja meninggal dunia."
"Kubur dia," jawab Mawlana kalem.

Wa min Allah at tawfiq
posted by mevlanasufi at 9:33 PM 0 comments

Saturday, April 02, 2005
MINYAK UNTUK RAKYAT
Maulana Sheikh Muhammad Nazim Adil al Haqqani
Cyprus. 17th November 2003

Destur ya Sultanu-l Awliya, Meded, Destur ya
Rijalallah, ya 'Ibadallahi muhlisin, Meded.
Audhu bi-llahi mina shaitani rajim, Bismillahir
Rahmanir Rahim, la haula wa la quwatta illa bi-llahi-l 'Aliyu-l 'Azim.

Jika kalian mengatakan Ya Tuhan, tolonglah kami ! Maka pertolongan surgawi akan mengalir. Ada sebuah sungai yang mengalir melewati desa ini menuju ke lautan. Siapa yang membutuhkan, bisa membuka air itu ke tempatnya untuk dipergunakan dengan gratis.

Itu adalah anugerah dari Allah bagi hamba-hambanya.
Nabi melarang siapapun untuk menguasai AIR, API dan
PADANG RUMPUT bagi kepentingan pribadi. Tak seorang pun boleh menahan 3 hal tersebut. Jika berasal dari
pegunungan dan daerah-daerah yang tak bertuan, maka
tak seorangpun yang dapat menguasai, membeli ataupun
menjualnya.

Tak seorangpun bisa mengatakan," Jangan membawa
ternakmu ke daerah ini." Tetapi lihatlah saat ini,
sebuah kesalahan besar bagi pemerintah, memisahkan
binatang–binatang ternak dari daerah pegunungan. Ini
melanggar shariat, hukum Ilahi. Pemerintah tidak boleh mengatakan "Ini milikku" .Memangnya siapa kalian?

Tugas pemerintah adalah menjaga dan mengawasi rakyat,
tidak untuk menindas. Dan antar rakyat tidak boleh
saling mencuri dan berbuat jahat. Ketika ada yang
melarang rakyat untuk mengambil air yang berasal
dari pegunungan, dan sungai-sungai, dan mengharuskan
mereka untuk membayarnya, maka itu adalah Haram !

Di beberapa wilayah, orang-orang membuat api untuk
menghangatkan badan atau menjaga diri dari binatang
buas. Api juga tidak boleh ada pelarangan. Ada
beberapa Alim Ulama yang kami sebut sebagai
perpustakaan berjalan, karena jika kalian bertanya
apapun, dia akan menjawab tanpa mencari di buku-buku
perpustakaan. Ingatan mereka amat kuat dan luas, dia
adalah paman Sheikh Hisham dan Sheikh Adnan, Sheikh
Abdullah Alayli, yang memberikan fatwa tentang API.

Apa yang Rasulullah saw maksudkan adalah api yang
berasal dari yang mengalir. Arti api disini adalah
bahan bakar minyak yang datang dari Malaysia, Brunei,
India, Philippines, Arabia, Baghdad, Syria, Turkey,
Russia, Libya, Egypt, Yemen dan negara-negara
penghasil minyak lainnya. Nabi saw tidak mengatakan
kayu-kayu yang dijadikan api namun yang dimaksud nabi adalah minyak bumi, bahan bakar.

Nabi saw mengatakan semua negara yang mengamalkan
shariat, aturan suci, hukum surgawi harus paham bahwa
apapun yang berasal dari bumi, maka umat Muhammad saw
harus mendapat bagian, tidak boleh ada yang
menahannya. Siapapun! Itu adalah Fatwa yang kuat.

Maka saya katakan siapapun yang berkuasa di Baqhdad,
Raja atau sultan, presiden harus memberi warga
negaranya bagian dari apa yang Allah anugerahkan pada
mereka, yaitu minyak. Namun saat ini terjadi fitnah,
sultan mereka seorang tiran yang menahan minyak untuk
diri mereka sendiri, juga dimanapun dinegara-negara
islam, tiran-tiran menguasai minyak dan tidak
memberikan apapun pada rakyat. Itu adalah Haram!

Sampai para pemimpin mereka mematuhi Shariatullah,
maka Allah tidak akan menolong mereka. Semua warga
negara dibawah Seorang Pemimpin, Raja yang telah
memberikan sumpahnya harus mendapatkan bagian.

Saya mendengar Iraq mendapat keuntungan pertahun
sebesar 25 milyar Dollar dari penjualan minyak. Berapa orang yang hidup disana? 25 juta orang. Bahkan jika pemerintah menggunakannya untuk kebutuhan administrasi dan kebutuhan rakyat sendiri sebesar 10 milyar, kemudian 5 milyar untuk kebutuhan kerajaan dan wilayah-wilayah lain didalamnya. Masih sisa 10 milyar, itu harus diberikan pada rakyat! besar atau kecil, tiap tahun rakyat harus diberi bagian, sehingga mereka hidup tenang.

Orang-orang tidak bertanya kemana larinya 10 milyar
dollar pertahun itu. Kemana dikirim, untuk tujuan apa? untuk membuat patung emas? untuk patung besi, ribuan mobil, istana-istana, perhiasan emas yang tak
terhitung jumlahnya, untuk apa? Tak ada orang Arab
yang menanyakan ini? Mengapa?

Tetapi nanti Allah akan menanyai mereka, karena sama
saja mendukung orang berbuat zalim, yang tidak
menolong rakyat dan mematuhi perintah Ilahi. Raja
harus memberikan 10 milyar bagi ke 25 juta rakyat.
Berapa yang akan diterima tiap orang? 400 - 500 dollar perorang pertahunnya.

Jika satu keluarga ada 5 orang maka harus diberikan
bagian pada keluarga itu 2000 dollar. Itu paling
sedikit. Lihatlah keistimewaan Nabi saw, bagaimana
beliau membawa solusi bagi kesulitan bangsa-bangsa.
Itu sudah cukup, bagian untuk rakyat agar bisa
disimpan. Ini bukan uang dari hasil bekerja atau gaji
mereka. Mereka bisa bekerja dan memperoleh
penghasilan, namun ini adalah masalah lain.

Allah yang menganugerahi 25 juta orang dengan 10
milyar sebagai bagian untuk mereka. Mereka harus
mengatakan "Shukr, ya Rabbi, Shukr, ya Rabbi, Shukr,
Alhamdulillah!"

Namun lihatlah saat ini! tak ada seorangpun yang
diberi, bahkan 1 realpun. Di Arab Saudi ada sumber
minyak yang besar dengan hasil yang luar biasa.
Dikemanakan hasil semua itu? Ada sedikitnya 30 juta
penduduk di Saudi Arabia. Kemana uang itu disalurkan ?

Apakah Allah memerintahkan hal itu untuk di simpan,
dijaga sebagai harta bagi mereka sendiri atau untuk
diberikan kepada rakyat?

'Wa anfiqu fi sabi-lliah', .'wa-lladhina yuqimuna
salata wa yunfiquna min ma razaqnahum'. Infaqkanlah !
Allah menganugerahi mereka minyak bukan untuk disimpan sebagai harta tapi untuk diberikan pada rakyat! Tidak akan ada masalah.

Buat apa gunanya uang kertas. Kalian bisa menggunakan
emas dan perak. Tak ada krisis ekonomi. Triliyun
pound, riyal, Euro dan dollar disimpan di bank !
Kenapa disimpan disana? Mengapa tidak digunakan untuk
ibadah di jalan Allah? Untuk kepentingan hamba-hamba
Allah? Apa yang kalian lakukan? Apakah ini manusiawi?

Pada akhirnya mereka para Raja akan dimasukkan ke
mercedes atau rolls royce warna hitam, menutupnya dan
diantar ke pemakaman. Kebodohan macam apa ini ?

Singa adalah seekor binatang buas. Dia berburu, makan
dan meninggalkan sisanya. Hal itu mengajari manusia
agar membagikan apa saja yang telah kalian raih. Singa yang telah kenyang akan meninggalkan hasil buruannya, siapapun yang mau dapat mendatangi dan memakannya. Hanya beruang yang menggali tanah dan mengubur hasil buruannya, tidak mengijinkan siapapun untuk memakannya


Menyimpan. Kebanyakan orang seperti beruang. Mereka
makan dan makan, sisanya disimpan. Simpanlah dan
selamatkan harta kalian itu, namun kalian sendiri
tidak akan terselamatkan! Siapapun yang menyimpan
uang, dan tidak diberikan dijalan Allah, maka tidak
akan selamat dari neraka! Jika Manusia mengikuti apa yang Allah perintahkan maka dunia ini seharusnya
seperti surga. Namun mereka mengikuti ajaran setan,
tidak mengikuti apa yang Nabi saw ajarkan.

Ada Pharaoh dari Mesir yang mayatnya disimpan dan
dikubur bersama harta-harta mereka. Apa yang terjadi? Apa yang mereka selamatkan? Bisakah hartanya menyelamatkan dia? Orang-orang mengambil
perhiasan-perhiasan mereka dan meletakkan Pharaoh
dalam kotak kaca agar bisa dilihat orang.

Waktu saya masih di Sekolah Dasar, pada buku sejarah
memperlihatkan kepala Ramses kedua. Jelek sekali.
Ternyata Harta tak mampu menyelamatkan dia. La haula
wa la quwatta illa billah. Jika kalian meminta,"Ya
Allah, berilah kami pertolongan dari samudra
PertolonganMu yang tak ada batasnya". Maka Allah akan
menjawab,"Rahmat Ku selalu mengalir, ambillah
sesukamu. Mintalah, maka kalian akan diberi".

Namun jika kalian tidak meminta, kalian tak akan bisa
meraihnya, bukan begitu ! Karena rahmat Allah selalu
mengalir dan gratis, bukan seperti pemerintah - pemerintah saat ini. Mereka seperti tiran-tiran
yang menguasai dengan tangannya dan menahan kalian
untuk hidup layaknya manusia bebas yang diberi
kehormatan. Mereka merampas kehormatan kalian. Para
tiran tidak seharusnya berkuasa, periode mereka telah
lewat.

Semoga Allah memaafkan saya dan merakmati kalian.
Memberi kalian kehormatan dari Nabi yang paling
terhormat, Nabi Muhammad. Fatiha.

Wa min Allah at Tawfiq
posted by mevlanasufi at 9:33 PM 0 comments

MINYAK UNTUK RAKYAT
Maulana Sheikh Muhammad Nazim Adil al Haqqani
Cyprus. 17th November 2003

Destur ya Sultanu-l Awliya, Meded, Destur ya
Rijalallah, ya 'Ibadallahi muhlisin, Meded.
Audhu bi-llahi mina shaitani rajim, Bismillahir
Rahmanir Rahim, la haula wa la quwatta illa bi-llahi-l
'Aliyu-l 'Azim.

Jika kalian mengatakan Ya Tuhan, tolonglah kami ! Maka
pertolongan surgawi akan mengalir. Ada sebuah sungai
yang mengalir melewati desa ini menuju ke lautan.
Siapa yang membutuhkan, bisa membuka air itu ke
tempatnya untuk dipergunakan dengan gratis.

Itu adalah anugerah dari Allah bagi hamba-hambanya.
Nabi melarang siapapun untuk menguasai AIR, API dan
PADANG RUMPUT bagi kepentingan pribadi. Tak seorangpun
boleh menahan 3 hal tersebut. Jika berasal dari
pegunungan dan daerah-daerah yang tak bertuan, maka
tak seorangpun yang dapat menguasai, membeli ataupun
menjualnya.

Tak seorangpun bisa mengatakan," Jangan membawa
ternakmu ke daerah ini." Tetapi lihatlah saat ini,
sebuah kesalahan besar bagi pemerintah, memisahkan
binatang–binatang ternak dari daerah pegunungan. Ini
melanggar shariat, hukum Ilahi. Pemerintah tidak boleh
mengatakan "Ini milikku" .Memangnya siapa kalian?

Tugas pemerintah adalah menjaga dan mengawasi rakyat,
tidak untuk menindas. Dan antar rakyat tidak boleh
saling mencuri dan berbuat jahat. Ketika ada yang
melarang rakyat untuk mengambil air yang berasal
dari pegunungan, dan sungai-sungai, dan mengharuskan
mereka untuk membayarnya, maka itu adalah Haram !

Di beberapa wilayah, orang-orang membuat api untuk
menghangatkan badan atau menjaga diri dari binatang
buas. Api juga tidak boleh ada pelarangan. Ada
beberapa Alim Ulama yang kami sebut sebagai
perpustakaan berjalan, karena jika kalian bertanya
apapun, dia akan menjawab tanpa mencari di buku-buku
perpustakaan. Ingatan mereka amat kuat dan luas, dia
adalah paman Sheikh Hisham dan Sheikh Adnan, Sheikh
Abdullah Alayli, yang memberikan fatwa tentang API.

Apa yang Rasulullah saw maksudkan adalah api yang
berasal dari yang mengalir. Arti api disini adalah
bahan bakar minyak yang datang dari Malaysia, Brunei,
India, Philippines, Arabia, Baghdad, Syria, Turkey,
Russia, Libya, Egypt, Yemen dan negara-negara
penghasil minyak lainnya. Nabi saw tidak mengatakan
kayu-kayu yang dijadikan api namun yang dimaksud nabi
adalah minyak bumi, bahan bakar.

Nabi saw mengatakan semua negara yang mengamalkan
shariat, aturan suci, hukum surgawi harus paham bahwa
apapun yang berasal dari bumi, maka umat Muhammad saw
harus mendapat bagian, tidak boleh ada yang
menahannya. Siapapun! Itu adalah Fatwa yang kuat.

Maka saya katakan siapapun yang berkuasa di Baqhdad,
Raja atau sultan, presiden harus memberi warga
negaranya bagian dari apa yang Allah anugerahkan pada
mereka, yaitu minyak. Namun saat ini terjadi fitnah,
sultan mereka seorang tiran yang menahan minyak untuk
diri mereka sendiri, juga dimanapun dinegara-negara
islam, tiran-tiran menguasai minyak dan tidak
memberikan apapun pada rakyat. Itu adalah Haram!

Sampai para pemimpin mereka mematuhi Shariatullah,
maka Allah tidak akan menolong mereka. Semua warga
negara dibawah Seorang Pemimpin, Raja yang telah
memberikan sumpahnya harus mendapatkan bagian.

Saya mendengar Iraq mendapat keuntungan pertahun
sebesar 25 milyar Dollar dari penjualan minyak. Berapa
orang yang hidup disana? 25 juta orang. Bahkan jika
pemerintah menggunakannya untuk kebutuhan administrasi
dan kebutuhan rakyat sendiri sebesar 10 milyar,
kemudian 5 milyar untuk kebutuhan kerajaan dan
wilayah-wilayah lain didalamnya. Masih sisa 10 milyar,
itu harus diberikan pada rakyat! besar atau kecil,
tiap tahun rakyat harus diberi bagian, sehingga mereka
hidup tenang.

Orang-orang tidak bertanya kemana larinya 10 milyar
dollar pertahun itu. Kemana dikirim, untuk tujuan apa?
untuk membuat patung emas? untuk patung besi, ribuan
mobil, istana-istana, perhiasan emas yang tak
terhitung jumlahnya, untuk apa? Tak ada orang Arab
yang menanyakan ini? Mengapa?

Tetapi nanti Allah akan menanyai mereka, karena sama
saja mendukung orang berbuat zalim, yang tidak
menolong rakyat dan mematuhi perintah Ilahi. Raja
harus memberikan 10 milyar bagi ke 25 juta rakyat.
Berapa yang akan diterima tiap orang? 400 - 500 dollar
perorang pertahunnya.

Jika satu keluarga ada 5 orang maka harus diberikan
bagian pada keluarga itu 2000 dollar. Itu paling
sedikit. Lihatlah keistimewaan Nabi saw, bagaimana
beliau membawa solusi bagi kesulitan bangsa-bangsa.
Itu sudah cukup, bagian untuk rakyat agar bisa
disimpan. Ini bukan uang dari hasil bekerja atau gaji
mereka. Mereka bisa bekerja dan memperoleh
penghasilan, namun ini adalah masalah lain.

Allah yang menganugerahi 25 juta orang dengan 10
milyar sebagai bagian untuk mereka. Mereka harus
mengatakan "Shukr, ya Rabbi, Shukr, ya Rabbi, Shukr,
Alhamdulillah!"

Namun lihatlah saat ini! tak ada seorangpun yang
diberi, bahkan 1 realpun. Di Arab Saudi ada sumber
minyak yang besar dengan hasil yang luar biasa.
Dikemanakan hasil semua itu? Ada sedikitnya 30 juta
penduduk di Saudi Arabia. Kemana uang itu disalurkan ?

Apakah Allah memerintahkan hal itu untuk di simpan,
dijaga sebagai harta bagi mereka sendiri atau untuk
diberikan kepada rakyat?

'Wa anfiqu fi sabi-lliah', .'wa-lladhina yuqimuna
salata wa yunfiquna min ma razaqnahum'. Infaqkanlah !
Allah menganugerahi mereka minyak bukan untuk disimpan
sebagai harta tapi untuk diberikan pada rakyat !
Tidak akan ada masalah.

Buat apa gunanya uang kertas. Kalian bisa menggunakan
emas dan perak. Tak ada krisis ekonomi. Triliyun
pound, riyal, Euro dan dollar disimpan di bank !
Kenapa disimpan disana? Mengapa tidak digunakan untuk
ibadah di jalan Allah? Untuk kepentingan hamba-hamba
Allah? Apa yang kalian lakukan? Apakah ini manusiawi?

Pada akhirnya mereka para Raja akan dimasukkan ke
mercedes atau rolls royce warna hitam, menutupnya dan
diantar ke pemakaman. Kebodohan macam apa ini ?

Singa adalah seekor binatang buas. Dia berburu, makan
dan meninggalkan sisanya. Hal itu mengajari manusia
agar membagikan apa saja yang telah kalian raih. Singa
yang telah kenyang akan meninggalkan hasil buruannya,
siapapun yang mau dapat mendatangi dan memakannya.
Hanya beruang yang menggali tanah dan mengubur hasil
buruannya, tidak mengijinkan siapapun untuk memakannya


Menyimpan. Kebanyakan orang seperti beruang. Mereka
makan dan makan, sisanya disimpan. Simpanlah dan
selamatkan harta kalian itu, namun kalian sendiri
tidak akan terselamatkan! Siapapun yang menyimpan
uang, dan tidak diberikan dijalan Allah, maka tidak
akan selamat dari neraka! Jika Manusia mengikuti apa
yang Allah perintahkan maka dunia ini seharusnya
seperti surga. Namun mereka mengikuti ajaran setan,
tidak mengikuti apa yang Nabi saw ajarkan.

Ada Pharaoh dari Mesir yang mayatnya disimpan dan
dikubur bersama harta-harta mereka. Apa yang terjadi?
Apa yang mereka selamatkan? Bisakah hartanya
menyelamatkan dia? Orang-orang mengambil
perhiasan-perhiasan mereka dan meletakkan Pharaoh
dalam kotak kaca agar bisa dilihat orang.

Waktu saya masih di Sekolah Dasar, pada buku sejarah
memperlihatkan kepala Ramses kedua. Jelek sekali.
Ternyata Harta tak mampu menyelamatkan dia. La haula
wa la quwatta illa billah. Jika kalian meminta,"Ya
Allah, berilah kami pertolongan dari samudra
PertolonganMu yang tak ada batasnya". Maka Allah akan
menjawab,"Rahmat Ku selalu mengalir, ambillah
sesukamu. Mintalah, maka kalian akan diberi".

Namun jika kalian tidak meminta, kalian tak akan bisa
meraihnya, bukan begitu ! Karena rahmat Allah selalu
mengalir dan gratis, bukan seperti
pemerintah-pemerintah saat ini. Mereka seperti
tiran-tiran
yang menguasai dengan tangannya dan menahan kalian
untuk hidup layaknya manusia bebas yang diberi
kehormatan. Mereka merampas kehormatan kalian. Para
tiran tidak seharusnya berkuasa, periode mereka telah
lewat.

Semoga Allah memaafkan saya dan merakmati kalian.
Memberi kalian kehormatan dari Nabi yang paling
terhormat, Nabi Muhammad. Fatiha.

Wa min Allah at Tawfiq
posted by mevlanasufi at 9:33 PM 0 comments

Friday, April 01, 2005
Jadilah Cermin yang Memantulkan
Mawlana Syaikh Nazim Adil al-Haqqani


Bumi tak memiliki cahaya sendiri, namun dengan pantulan dari cahaya matahari dia menerangi rembulan, dan walaupun bumi tak mampu memegangi
planet besar di orbitnya dia tetap mampu memegang bulan. Hendaknya kalian mengambil kebijaksanaan dari teladan ini. Bahkan bila kalian belum sempat diberi kekuatan untuk bersinar, cobalah untuk menjadi cermin, untuk memantulkan cahaya-cahaya tersebut.

Hanya karena kalian belum dapat menjadi alat bagi pemandu orang banyak, bukanlah berarti kalian tak dapat mempengaruhi beberapa orang dan membantu mereka kepada Thariqah.

Berlakulah seikhlas mungkin terhadap orang, maka cahaya sufi mungkin datang kepada kalian dan melewati kalian. Dan janganlah berputus asa bila hanya sedikit orang yang tertarik, atau bahkan bila hanya seorang saja yang terpengaruh dengan kehadiran kalian ditengah masyarakat.

Nabi Muhammad saw pernah bersabda," Barang siapa yang membimbing satu orang kepada kebenaran, telah memiliki lebih baik dari bumi semesta alam dan
isinya, karena dia telah memiliki kesenangan RobNya".


Perjalanan Ruhani Dibawah Perlindungan
Mawlana Syaikh Nazim Adil al-Haqqani


Jangan pernah berpikir bahwa kalian dapat melakukan perjalanan berat dalam dunia spiritual yang demikian luasnya hanya sendirian tanpa seorang pendamping. Bahkan bila kalian tinggal dirumah yang sangat indah dan besar, kalian tetap akan merasa ketakutan bila sendirian dirumah itu. Tetapi bila ada orang lain disana, kalian akan merasa aman. Dalam perjalanan ruhani Thariqat, kalian harus menemukan seseorang yang dengannya hati kalian merasa terpuaskan. Meskipun Mursyid kalian secara fisik berada lima ribu mil jauhnya dari kalian, tetapi hati kalian akan selalu merasakan kehadirannya dan matanya mengawasi kalian.

Meskipun demikian, hanya karena kalian "belum dewasalah" maka kalian belum diberi apa-apa. Kalian masih seperti kanak-kanak balita yang belum mengerti berharganya mutiara, kalian bahkan dengan senang hati menukarkan mutiara dengan sebuah permen. Kalian baru bisa mendapatkan hadiah apa saja bila dapat merawatnya dengan baik. Begitu banyak hadiah berharga yang menanti dalam kehidupan ruhani, namun terlarang bagi siapapun untuk menerimanya, kecuali mereka yang mampu menjaganya saja.

Tak satupun didunia ini yang sepadan dengan harta yang menanti kita. Namun kunci menuju kesana dijaga oleh tangan-tangan Penjaga. Kalian harus bersyukur padaNYa bahwa Allah Azza wa Jalla telah menganugerahi harta tersebut dan Dia menjauhkan dari kita, dan tetap terjaga ditangan yang dapat dipercaya hingga masanya kalian siap menerimanya.

Wa min Allah at Tawfiq

<< Home