A n E n d l e s s S p a c e    AN ENDLESS SPACE : April 2005

Friday, April 01, 2005

Karena Cinta

Karena Cinta
Shaykh Muhammad Hisham Kabbani
Yuba City Mosque, USA
1 November -2003


[ Massa menyambut Shaykh Hisyam Kabbani dengan kalimat Allahu Akbar! dan Shalawat Nabi Ya Rasulullah!] As-salaam `alaykum wa rahmatullahi wa barakatuhu.

Saya merasa mendapat kehormatan berada disini
menyampaikan ceramah yang mungkin bukan sesuatu yang
baru, namun setidaknya dapat menyegarkan ingatan kita.

Senang rasanya melihat seorang Rabbi, pendeta yahudi
yang juga hadir disini dan masyarakat dari berbagai
agama. Kita selalu mencoba membangun jembatan agar
dunia menjadi penuh dengan kedamaian. Segala sesuatu
di dunia ini dibangun berdasarkan cinta. Jika tidak
ada cinta, tidak ada apapun, karena segala yang hidup
terjadi karena cinta. Saat manusia mencintai satu sama lain, maka akan ada buah dari cinta mereka.

Kebanyakan kalian disini adalah para petani. Kadang
ketika saya membeli sebuah pohon, mereka meminta saya
untuk membeli 2 buah. Katanya : "Anda butuh jantan dan betina, jika mereka tidak berdekatan, mereka tidak akan menghasilkan buah." Begitupun dengan hewan.

Jika cinta menjadi poin utama di dunia ini, segala
sesuatu pasti akan seimbang. Segala sesuatu di dunia
ini berasal dari cinta. Untuk mencapai hidup yang
seimbang, kalian harus punya cinta.

Umat Yahudi menyintai Musa as, mereka mengikuti
ajarannya. Orang Kristen mencintai Yesus. Muslim
mencintai Muhammad saw, dan mereka mengikutinya.
Inilah keimanan kita. Karena cinta, kita membangun
komunitas-komunitas. Dengan cinta kita membangun diri
dan kehidupan abadi di akhirat kita kelak.

Tanpa cinta kita akan menjadi gelisah dan bingung.
Tanpa cinta kita ciptakan peperangan, pertengkaran dan kriminalitas. Untuk apa tujuan kita hidup selama 60-70 tahun lalu meninggal? Allah swt tidak mengirim kita kedunia untuk tujuan berkelahi. Kita juga tidak akan membawa harta dunia apapun bersama kita kelak. Kalian hanya akan diletakkan di lubang kubur lalu ditutupnya dengan tanah.

Apa yang tertinggal setelah itu? Jika keluarga, teman, tetangga kalian menyayangi kalian semasa kalian hidup, maka mereka akan mendoakan. Jika mereka tidak suka maka mereka akan mencaci kalian. Cuma itu. Tidak ada jalan lain. Cuma ada dua cara hidup didunia ini : Jika kalian sayang pada mereka yang baik, kalian akan sukses. Jika kalian cinta pada cara-cara iblis, kalian akan kalah. Begitu juga para penganut agama ada yang baik dan buruk. Kita berharap mereka yang buruk suatu saat akan menuju kebaikan.

Allah swt berfirman, "Ya Ayyuhal alladheena aamanoo
Ati`ullaha wa ati`ur-rasoola wa ulil-amri minkum" -"
Patuhi Allah, Nabi dan mereka yang punya wewenang
diantara kalian."( 4:59 )

Sebagai contoh, bila kalian tidak patuh pada polisi
lalu lintas, apa jadinya kalau kalian parkir di tempat yang dilarang, maka kalian harus membayar tilang. Itulah yang dimaksud Allah swt, " Patuhi hukum negaramu, patuhi polisi dan patuhi ajaran Nabi, patuhi Aku."

Dia tidak mengatakan, " Abaikan semua orang." Karena
bila di dunia ini kita mengabaikan hukum, kita akan
masuk penjara. Negara dan Dunia menjadi kacau tanpa
hukum, jadi kenapa kita mengabaikan Allah swt dan
Nabi-Nya? "man yuti`i ar-Rasul faqad ata` Allaha" –
Barang siapa yang menaati Rasul itu, sesungguhnya ia
telah menaati Allah. [4.80]

Dan Nabi Muhammad saw mengatakan tentang tingkat ke
dua dari Islam, yaitu "an tu'minu billahi wa
malaa'ikatihi wa kutubihi wa rasulihi wa bil yawm
il-akhiri was bil-qadari khayrihi was sharrihi min
Allah." Untuk beriman pada Tuhan, Malaikat - malaikat-Nya, Kitab-kitab suci-Nya, utusan-utusan Nya, Hari kiamat dan Takdir-Nya.

Karena untuk berhubungan dengan surgawi, merekapun
disusun dalam urutan : Pertama percaya pada Tuhanmu,
lalu malaikat-malaikat-Nya, lalu percaya pada kitab
suci-Nya, dan seterusnya. Lihatlah tiap kata-kata
percaya pada malaikat-malaikatNya disebut sebelum
percaya pada utusan-utusan-Nya. Dia menjaga urutan,
disiplin dan prinsip. Setelah malaikat-malaikat, Dia
katakan Kitab-kitab-Nya (bukan satu kitab saja )
Artinya kitab Torah, Injil, Psalms David dan kitab
suci lain yang datang sebelumnya. Dia jaga semuanya.
Maka kalian tidak boleh melompati urutan. Islam
mengajarkan disiplin dengan cara yang indah.

Mereka yang mengatakan bahwa tidak ada hirarki dalam
Islam, hal itu karena mereka ingin langsung melompat
menjadi bos, pimpinan. Mereka mengikuti ideologi yang
berkembang disekitar kita, sekte baru, agama baru yang dibuat oleh para teroris wahabi. Islam tidak
mengajarkan kita agar menabrakkan pesawat kita pada
gedung dan membunuh orang-orang. Itu bukan Islam, hal
itu bahkan bukan perbuatan manusia, karena itu sangat
tidak manusiawi.

Mereka merusak citra muslim dan Islam. Kini kita harus membela Islam! Kenapa saya harus membela Islam? Karena Islam membela saya. Sayyidina Muhammad saw membela saya. Saya tidak membela agamanya dan
sifat-sifatnya. Saat ini banyak orang-orang datang dan menyerang Nabi saw, lalu beberapa muslim membela
beliau. Beliau tidak butuh pembela. Allah Yang akan
membela beliau! Wallahu y`asimuka min an-naas... Allah memelihara kamu dari (gangguan) manusia [5:67]

Saat Nabi Muhammad saw membawa pesan agama Islam,
saudara-saudara terdekatnya melawan beliau. Pamannya
tidak percaya pada beliau. Namun beliau tetap diam.
Selama 13 tahun di Mekah, Nabi tidak pernah
mengeluarkan pedangnya. Saat ini orang-orang berkata
bahwa Islam adalah agama yang kasar, padahal Nabi saw
tidak pernah mengeluarkan pedang kecuali untuk membela diri.

kaum kafir Quraisy mendatangi Nabi saw dan berkata,"
Akan kami berikan apapun yang kamu minta. Berhentilah
menyebarkan Islam." Jawab Nabi saw, " Walaupun kalian
letakkan bulan di tangan kiriku dan matahari di tangan kananku, aku tidak akan berhenti. Aku tidak mengejar posisi, uang atau ketenaran. Aku mengejar firman Allah semata."

Ada banyak tempat di atas bumi ini. Pergilah ke
samudra sana. Jangan berkelahi di atas daratan. Pergi
ke lautan dan peranglah sesuka kalian sampai asin
tubuh kalian! Jangan menghancurkan bumi dan merusak
air tanah.

Saya akan bercerita tentang salah satu sahabat Nabi
saw, Salman al-Farsi. Ayahnya adalah penganut
Zoroaster. Beliau tinggal di Persia, sekarang disebut
Iran. Umurnya panjang, mungkin 140 tahun, namun ada
yang mengatakan lebih. Saat itu beliau sedang mencari
kebenaran. Beliau dibesarkan sesuai ajaran Zoroaster.
Namun saat orang tuanya meninggal, beliau mulai
menjelajah dari satu agama ke agama yang lain.

Bukan berarti agama lain salah, namun beliau menginginkan sesuatu. Jika seseorang mencintai sesuatu, hatinya akan selalu terhubung dengannya. Salman bercerita tentang hal ini, pada sebuah hadist Nabi saw, disebutkan bahwa beliau saw meminta Salman al Farisi untuk menceritakan hal ini pada para sahabat.Salman menuturkan," Aku sadar, bahwa hatiku belum merasakan kepuasan spiritual, maka akupun mencari sesuatu yang lebih. Pertama aku menemui seorang pendeta Yahudi. Kukatakan padanya, " Saya sedang mencari kebenaran." Jawab sang rabbi, " Anakku, kamu masih muda. Aku dapat mengajarimu." Aku ingin belajar pada dia, karena kulihat dia sangat alim, jujur dan terpelajar. Sang rabbi menerimaku dengan syarat bahwa aku harus menolong segala kebutuhannya, karena dia sudah lanjut usia.

Maka akupun hidup bersama orang itu, melayani dia dan
dia mengajari aku. Aku bekerja untuknya. Saat dia akan meninggal, aku bertanya,"Kemana aku harus pergi bila engkau telah meninggal? Apa yang harus kulakukan? Jawabnya : "Tidak ada lagi ulama yang benar di negara ini. Sebagian telah korup, bayangkan 1500 tahun yang lalu saja sulit untuk mencari ulama yang tak korup, bagaimana dengan saat ini? Akan kukirim engkau ke Iraq, ada seorang temanku disana yang sangat alim dan jujur"

Kemudian aku menempuh jarak yang jauh menuju Iraq,
butuh waktu berbulan-bulan, sampai aku menemukan orang yang dimaksud guruku. Dia menerima permintaanku untuk melayaninya. Dia mengajariku banyak hal. Saya mencintainya seperti saya mencintai ayah dan ibu saya. Dia berhati murni dan sangat baik.

Ketika tiba saat dia akan meninggal dunia, akupun
menanyakan pada dia," Apa yang harus kulakukan ? "
Jawab rabbi, " Pergilah ke Sham. Ada seorang beriman
disana yang akan mengajarimu." Maka akupun pergi
menemuinya, belajar. Sampai kemudian waktunya dia
juga meninggal dunia, aku tanyakan padanya," Apa yang
harus kulakukan?" Jawabnya, " Aku tidak tahu guru-guru lain lagi. Namun menurut kitab-kitab yang aku punya, disebutkan tentang seorang Nabi yang akan datang. Beliau akan hidup diantara dua gunung hitam dan pepohonan kurma. Pergilah, kamu akan bertemu beliau disana."

Sekarang aku telah melewatkan 50-60 tahun melayani
dari satu guru ke guru lainnya, namun kemana lagi aku
harus pergi? Guru menyebutkan tanah Arab, namun Arab
yang mana? Aku menunggu dan terus menunggu. Guruku
telah meninggal dan aku memelihara kawanan domba dan
onta. Aku sudah punya sebuah rumah dan modal. Saat itu ada sebuah karavan yang akan pergi menuju tanah Arab, aku memohon agar bisa ikut mereka. Mereka bilang, " Kami minta biaya." Jawabku,"Ambil semua unta, domba dan kambingku", maka merekapun menerimanya.

Namun di tengah jalan mereka berubah menjadi kawanan
iblis-iblis. Mereka menjualku pada seseorang sebagai
budak. Aku melayani tuanku dengan sabar sebagai
seorang budak. Saat seseorang sedang jatuh cinta, dia
melakukan segalanya dengan tulus. Itulah yang rabbi
dan semua keyakinan ajarkan. Untuk melayani Tuhannya.
Salman al-Farisi menerima takdirnya sebagai budak, dia tidak memberontak, karena Salman sedang menuju jalan kebenaran, maka hanya kebaikan yang ada di hatinya.

Dia ingin menjadi seseorang yang berguna bagi
komunitasnya. Itulah yang dia yakini. Dia terima
takdirnya sebagai seorang budak dan sabar serta setia
pada mereka yang dia layani. Apapun yang disuruh
majikan, aku patuhi. Aku tahu itulah takdirku. Aku
bekerja padanya selama beberapa tahun, namun
hatiku tetap membara untuk pergi ke tanah Arab untuk
bertemu dengan Nabi yang disebutkan guruku.

Setelah beberapa tahun bekerja sebagai budak, suatu
hari ada sebuah karavan yang berkunjung. Pemiliknya
adalah teman majikanku, dia sangat menyukai aku.
Dimintanya aku untuk menjadi budaknya dengan cara
membeli dari majikanku. Setelah disetujui, akhirnya
aku berganti majikan. Kami bepergian berbulan-bulan
sampai akhirnya tiba di sebuah kota kecil dimana
kulihat pegunungan hitam dan pohon-pohon kurma.
Lihatlah bila Salman memberontak, tidak menerima
takdirnya belum tentu ia akan bertemu teman majikannya yang akhirnya membawa Salman ke kota yang disebutkan gurunya terdahulu.

Aku berkata pada diri sendiri " Akhirnya kutemui
sesuatu yang membuatku puas." Itulah hal yang
memuaskan dia. Jika kamu puas akan sesuatu, maka
terserah kamu untuk menerimanya atau tidak. Allah swt
berfirman, " Tidak ada paksaan dalam agama." [2:256]
Kalian tidak boleh memaksa orang dalam hal apapun.
Jika dia ingin menjadi yahudi, maka dia akan menjadi
seorang yahudi. Jika ingin jadi kristen, diapun akan
jadi kristen. Bukan kewajiban kalian untuk menggedor
pintunya dan menyuruh orang menjadi muslim.

Kalian bukan seorang utusan. Jika seseorang datang dan bertanya pada kalian, maka kalian jelaskan. Jika ada yang tertarik dengan Islam, kalian boleh berdiskusi dengan mereka. Maka Sayyidina Salman al-Farsi sampai pada kota yang dimaksud. "Aku mulai melayani majikanku dengan mengumpulkan kurma-kurma untuknya." Aku menunggu Nabi setiap hari dengan penuh keresahan. Pekerjaanku adalah memetik kurma untuk tuanku, namun sebagian adalah milikku sendiri.

Suatu hari kudengar seorang anak kecil menyanyikan
shalawat,"tala`al-badru `alayna." Aku sedang berada
di Masjid Quba [sekitar 12 km dari Madinah]. Kudengar
Sang Nabi pindah kesini dari Mekkah, maka turunlah
aku sambil membawa beberapa kurma-kurma milikku
sendiri. Guru terakhirku mengatakan akan ciri-ciri
Nabi saw, bahwa Beliau saw berkenan memakan sesuatu
dari hadiah, tapi tidak berkenan memakan dari sedekah. Dan dia mempunyai sebuah tanda di lehernya, Khatm an-Nubuwwat.

Aku pergi menuju Masjid Quba. Semua sahabat sedang
duduk mengelilingi Nabi saw. Kutawarkan kurma pada
beliau," Ya Muhammad! Ini kurma dariku. Aku tahu Anda
dan para sahabat amat lelah. Terimalah kurma-kurma ini sebagai sedekah dariku". Nabi saw mengambil
kurma-kurma itu dan mengatakan," Semoga Allah membalas

kebaikanmu." Dan beliau membagikan kurma-kurma itu
pada sahabat-sahabat beliau. Aku hanya memperhatikan
apa yang beliau lakukan. Beliau sama sekali tidak
menyentuh kurma-kurma itu.

(Salman adalah seorang Zoroaster yang datang ke
Madinah dari Sham lewat Mosul, Salman al Farisi asli
dari Persia. Dia ingin membuktikan sendiri tanda-tanda Ke Nabian itu).

Setelah satu minggu, aku kembali lagi menemui Nabi
sambil membawa kurma. " Ini sebagai hadiah dariku, Ya
Rasulullah." Nabi mengambil sebutir kurma, menciumnya
dan memakannya lalu dibagikan kurma-kurma itu pada
sahabat-sahabatnya. Sehingga kemudian aku tak sabar
untuk melihat tanda terakhir beliau untuk melihat
Khatm an-Nubuwwat.

Aku sudah mencoba mengintip, namun malu rasanya
meminta Nabi untuk memperlihatkan tanda itu. Suatu
saat ketika Nabi menggali sebuah lubang untuk mengubur jasad seseorang, aku mengikutinya untuk melihat Khatm an-Nubuwwat milik Nabi saw. Lihat betapa "Nabi khawatir akan keselamatan umatnya" [9:128] beliau menggali sendiri kubur salah satu sahabatnya dan tidakkah kalian mengira bahwa beliau akan menyelamat kan kita agar masuk surga?

Saat Nabi saw menggali, Salman mulai mengamati
punggung beliau. Tiba-tiba Rasulullah saw berkata, "
Ini lihatlah! inikah yang kamu cari selama ini?",
dengan tersenyum sambil menyibakkan sedikit jubah
beliau sehingga Khatm an-Nubuwwat itu terlihat. Nabi
saw mengetahui Salman al Farisi telah berjalan ribuan
kilometer, menerima takdirnya sebagai budak hanya
untuk mencari kebenaran yang hakiki.

Di kemudian hari berkaitan dengan Salman al-Farsi,
kaum Ansaar dan Muhajirun berdebat. Kaum Anshaar
mengklaim " Dia berasal dari kaum kami, dia dari
Madinah." Kaum Muhajirinpun mengklaim," Tidak, dia
pindah dari Sham ke Persia." Nabipun menghentikan
mereka, dan berkata," Tidak. Dia bukan berasal dari
kaum kalian. Dia adalah dariku, Ahl al-Bayt, Keluarga
dari Rumah Nabi saw.

Hadist diatas punya makna yang dalam, bahwa seorang
asing yang tidak ada hubungan darah atau perkawinan
dapat menjadi anggota Ahl al-Bayt, jika punya cinta
yang luar biasa terhadap Nabi saw. Mereka yang membaca na'at dan menulis puisi pujian Shalawat pada Nabi saw insha-Allah juga termasuk keluarga dari Nabi saw.

Inilah Islam. Sesuatu yang harus kalian rasakan,
karena cinta, walaupun terasa asam atau manis. Ketika memasukinya, kalian akan bisa mengenalnya. Tetapi saat ini, orang-orang yang tak berpengetahuan hanya belajar sedikit, mereka datang dan membuat kegaduhan seperti sebuah kotak korek api yang hanya berisi tiga atau empat didalamnya. Berbeda dengan kotak korek yang isinya penuh; kocoklah, pasti tidak akan terdengar suara gaduh.

Artinya penganut yang tulus, yang tidak mengincar
jabatan dunia atau kursi Direktur akan hidup puas
dengan apa yang Allah swt berikan. Mereka hidup 60-70
tahunan. Mereka bisa dokter, insinyur atau orang-orang miskin, namun mereka puas. Tapi mereka yang "seperti tiga batang korek api" akan membuat kegaduhan sehingga akan membingungkan masyarakat. Janganlah kalian menjadi seorang yang seperti itu, yang hanya menyakiti sesama muslim dan membuat citra Islam menjadi buruk.

Sabda Nabi saw, "la farqa bayna `arabiyyan wa
`ajamiyyan illa bi-taqwa." – "tidak ada perbedaan
antara orang Arab dan bukan Arab kecuali ketaqwaan
pada Tuhan." Jika dia muslim, hubungan kita bergantung pada ketaqwaannya. "Astaghfirullah hal-`adheem" Bihurmati Fatihah.

Wa min Allah at Tawfiq
posted by mevlanasufi at 9:33 PM 0 comments

Tuesday, April 05, 2005
SISTEM PEMERINTAHAN ISLAM
Mawlana Syaikh Nazim Adil al Haqqani


Pertanyaan : Apa yang dapat diterima dalam sistem Pemerintahan yang Islami ?

Jawaban Maulana Shaykh Muhammad Nazim al-Haqqani :
Ini adalah pertanyaan penting, agar jawaban yang diberikan berguna bagi kaum muslimin. Juga bagi kaum Kristiani, Yahudi dan semua keyakinan dan seluruh umat manusia. Suatu pertanyaan yang sulit
untuk dijawab karena ini amat penting dan agar dipahami secara baik.

Bismillahi r-Rahmani r-Rahim

Islam dan pemerintah, anda mengatakan Monarki, Demokrasi dan Teokrasi, mana yang diterima dalam Islam ?

Kita katakan pertama kali bahwa Islam adalah berdiri sendiri, tidak harus mengikuti ketiganya. Islam punya sistem pemerintahan yang asli. Lewat perintah surga yang dikirim Tuhan bagi hamba-hamba Nya
agar kondisi mereka mendekati sempurna, baik secara individu dan kolektif dalam kehidupan mereka.

Orang-orang mungkin mengatakan adanya Monarki, Demokrasi ataupun Teokrasi dalam Islam. Islam diatas ketiga sistem pemerintahan ini. Islam menerima bahwa seseorang harus berada dalam kontrol suatu
negara. Seluruh bangsa harus memberikan jaminan, dukungan dan kepatuhan pada rakyatnya. Harus.

Yang paling utama dalam sistem pemerintahan Islam adalah : kekuatan / pimpinan berada dalam tangan satu orang, bukan pembagian, karena bila ada partner di dalamnya , akan muncul lebih banyak masalah. Negara yang mempunyai berbagai kelompok yang berkuasa terdapat banyak perselisihan, tidak ada kedamaian dan kepuasan. Selama kelompok-kelompok ini tidak damai, negaranya akan menderita masalah yang sama.

Islam memerintahkan bahwa pimpinan dipegang oleh satu orang. Itu yang terbaik. Lalu kita bandingkan Demokrasi dengan sistem Islami. Pertama, hal utama dari Demokrasi adalah hak-hak asasi manusia dan
kebebasan. Orang-orang tidak tertarik pada masalah lain kecuali kedua hal ini.

Dalam Islam dikatakan, daripada menuntut hak-hak manusia (karena Islam menerima hak-hak manusia sama dengan kewajiban), penuhi kewajibanmu dulu untuk menerima hak-hak. Ini hal yang sangat penting. Bayar kewajiban dulu untuk menerima hak-hak kita. Tanpa
kewajiban, tidak ada hak-hak.

Namun, Demokrasi memberi hak-hak tanpa adanya kewajiban-kewajiban. Islam adalah untuk keadilan. Demokrasi untuk kebebasan. Islam meminta keadilan bagi mereka, bukannya kebebasan mutlak.

Demokrasi memberi kebebasan mutlak. Islam memberi hak-hak rakyat setelah kewajiban dilaksanakan – hak dan keadilan. Inilah perbedaan antara visi Demokrasi Islam dan Demokrasi barat. Orang-orang barat hanya meminta hak-hak manusia tanpa kewajiban-kewajiban, dan meminta kebebasan sebanyak-banyaknya yang bisa negara berikan. Jika seorang murid tidak mau belajar ketika ujian, bagaimana dia bisa lulus ?

Inilah kesempurnaan visi Islam. Demokrasi Eropa dan barat tidak sempurna dan tidak berguna, mengerikan dan berbahaya bagi umat manusia. Tak ada masa depan. Mereka sedang mempersiapkan rakyat pemberontak yang meminta hanya hak-hak mereka tanpa memikirkan
kewajiban dan keadilan.

Kata Islam : Tidak! Bayar kewajibanmu dulu baru ambil hak-hak kalian. Kami menjunjung hak-hak manusia, hak-hak asasi tersebut tersedia setelah kalian melaksanakan kewajiban. Kami melaksanakan
keadilan.

Jangan katakan, `Saya bebas melakukan apapun yang saya mau'. Kalian tidak hidup sendiri, jutaan dan milyaran orang disekeliling kalian. Kalian tidak bisa melakukan apapun semau kalian. Jika seorang penumpang pesawat mengatakan :`Aku mau menyalakan api untuk membuat teh. Aku bebas melakukannya.' Apakah kalian akan mengijinkan dia untuk melakukan hal ini ? Dia punya hak, kenapa kalian melarang kebebasan dia ?

Kekacauan terjadi akibat terlalu banyak kebebasan. Keadilan adalah untuk menjunjung hak orang lain sama halnya dengan hak-hak kalian ingin ditegakkan. Jika kalian melukai orang, kami akan menangkap dan memasukkan kalian di bui seperti hewan, singa, macan, tidak boleh bebas diluar. Inilah visi Islam tentang Demokrasi .

Demokrasi barat ada sejak masa Revolusi Perancis. Mereka akan merayakan ulang tahun ke 200 pada th 1989, merayakan sebuah Revolusi yang salah. Demokrasi yang digunakan mereka dari A-Z adalah tidak berguna, merusak dan amat berbahaya.

Demokrasi Eropa mengatakan bahwa tanpa kewajiban-kewajibanpun kalian tetap punya hak-hak. Darimana mereka mendapat ide-ide itu? Dari kitab mana? Siapa yang mengatakan ide tolol itu? Hak-hak tanpa tanggung jawab.

Islam menjaga pimpinan berada di tangan satu orang agar keadilan bisa dijaga. Kemudian, pemimpin menjaga hak-hak mereka yang telah melaksanakan kewajiban – yang tidak melaksanakan kewajiban tidak mendapat hak-hak. Visi Islam adalah sistem terbaik bagi seluruh umat manusia. Demokrasi yang benar, yaitu Theokrasi Islam.

Jika seluruh dunia setuju dengan visi ini, mereka akan selamat dan mencapai kedamaian yang absolut. Kalau tidak mereka akan berselisih, perang dan memakan satu sama lain tanpa menjadi masalah. Tanpa
memasak, mereka dapat saling memakan : Inggris dengan Jerman, Jerman dengan Perancis, Russia dengan Jerman, Jepang dengan China.

Mereka tidak akan berhenti sampai mereka menganut visi Islam. Kata Islam : bayar kewajiban dan ambil hak-hak kalian. Tak ada kebebasan tanpa keadilan. Kebebasan hanya ada di hutan, silakan ke sana ! Jika kalian hidup bermasyarakat, maka kalian tidak sendiri.

Bahkan dalam wilayah-wilayah Islam, mereka tidak memahami hal ini, sangat disayangkan. Tidak masalah bila Kristen, Yahudi dan masyarakat lain, dunia Islam sendiri tidak memahami apa yang dimaksud dengan visi Islam dalam sistem pemerintahan.

Ini yang terbaik ! Ya , dalam Islam, manusia membutuhkan manusia. Itu aturan utama. Seorang raja butuh rakyat, mereka yang miskin butuh orang kaya, orang kaya butuh orang miskin, pekerja butuh orang
yang mempekerjakan dan sebaliknya. Kepala butuh kaki, kaki butuh kepala. Itulah Islam.

Kita tidak bisa menjadikan kaki sebagai kepala atau sebaliknya. Atau memotong kepala sehingga hanya ada kaki saja seperti yang para komunis lakukan pada rakyatnya. Kata mereka, " Tidak ada kepala
dalam sistem kami – semua orang adalah sama." Artinya, hanya ada kaki-kaki tanpa kepala, mereka semua adalah kaki. Begitukah ? Jika kalian meletakkan `kaki' atau pekerja sebagai pemerintah, bisakah itu? Bagaimana bisa pekerja dijadikan pemerintah? mereka pekerja, buruh – bagaimana bisa buruh-buruh duduk dalam pemerintahan ?

Inilah aturan yang abadi dalam Islam : letakkan setiap orang pada posisi yang sesuai dengannya. Insinyur sebagai insinyur, pekerja sebagai pekerja, buruh sebagai buruh, petani sebagai petani, raja
sebagai raja, gubernur sebagai gubernur, demikian juga dengan polisi dan pebisnis.

Maka dari itu tidak ada pemilihan dalam Islam. Pemilihan adalah Batil, salah. Bisa saja orang-orang berkumpul untuk meminta `satu kaki' menjadi kepala' atau semua `kaki' meminta untuk menjadi `kepala'. Dalam Islam, yang pertama adalah kemampuan dan
kemudian pelayanan. Berikan pelayanan dulu , lalu buatlah ranking / urutan, siapa yang punya kemampuan akan selalu naik rankingnya. Seluruh dunia harus diubah. Jangan ada pemilihan, karena pemilihan
bisa saja menjadikan kaki sebagai kepala, dan menjadikan kepala sebagai kaki.

Hubungan Islam dengan negara-negara lain juga penting. Jagalah selalu hubungan baik dengan tetanggamu sehingga terjadi ekonomi bebas, sebuah sistem liberal, tidak ada penghalang bagi gerakan
antar manusia. Hubungan baik, toleransi dan tidak menyulitkan sesama manusia. Jaga kehormatan masing-masing negara, kirim dan terimalah duta-duta bangsa, permudah kepergian dan kedatangan, jangan terlalu
banyak dihalangi. Permudah kesepakatan antar muslim.

Para pengunjung mendapat kebebasan, dihormati dan diterima. Harus di pantau siapa yang baik dan siapa yang buruk, sehingga tidak ada yang saling
terganggu. Harus ada hubungan yang baik antar negara Islam dan negara-negara lainnya. Pemerintah harus menegakkan keadilan, dan tidak kasar. Ketidak adilan dan kekejaman dilarang dalam Islam.

Semua orang harus menerima hak-haknya. Dalam Islam hak-hak asasi adalah bagi siapapun yang telah memberi pelayanan. Kalian harus mengusahakan hak-hak tersebut. Tidak ada hak-hak lahir sebagai Dokter, Insinyur, atau Jendral. Kalian pikir mereka mendapat status itu tanpa berusaha ?

Kita lahir dengan hak-hak dasar seperti bernafas, makan dan minum. Jika kita menginginkan hak-hak yang lebih, seperti hak untuk menjadi seorang Dokter, maka kalian harus bekerja, menghasilkan. Komunis
mengatakan: kita harus sama, ambil dari yang kaya untuk diberikan pada yang miskin, hak macam apa itu?

Bekerja, menghasilkan dan ambil. Siapa yang akan melarang kalian? Islam tidak pernah melarang orang untuk bekerja dan menjadi kaya. Mengapa kita melarang orang-orang untuk menjadi kaya ? Kalian harus hidup dan bekerja, rakyat harus digaji karena usahanya. Kesempatan bebas bagi siapapun. Kalian boleh bekerja, mendapat bayaran, bahkan meningkat sampai bisa hidup di dalam istana.

Jika kalian malas dan tidak bekerja dan tinggal di gubuk, lalu mengatakan kita harus menyerang mereka yang tinggal di istana. Benarkah ini ? inikah hak-hak asasi manusia? Mereka bisa naik Rolls Royce dan kita mengendarai bis lalu saya katakan `Orang besar mobilnya juga besar'. Kenapa harus marah ? Dibawah perintah kalian, banyak ratusan bis-bis merah, panggil saja satu, murah.

Katanya`kami punya hak untuk naik Rolls-Royce' - carilah penghasilan dan naiklah Rolly-Royce atau mobil-mobil mewah lain. Islam tidak pernah mengijinkan orang-orang untuk tidak bekerja.
Selama dunia ini berputar, pekerjaan tidak akan pernah berhenti. Jika kalian ingin bekerja, carilah pekerjaan.

Lihatlah di London ini, orang-orang datang mencari kerja. Jika pemerintah mengijinkan, jutaan orang akan datang dan bekerja. Namun mereka mengatakan, tidak ada pekerjaan. Jika tidak ada pekerjaan,
mengapa orang-orang itu datang?

Kesombongan membuat orang-orang tidak bekerja, kedua : malas, ketiga : mereka senang mendapat uang gratis dari pemerintah. Itu yang membuat rakyat malas. Islam menolak aturan semacam itu. Islam
mengatakan, pertama : pertanian lalu perdagangan kemudian pabrik. Tidak perlu minta pekerjaan pada pemerintah. Dalam Islam tidak ada yang namanya ribuan pegawai, banyak departemen-departemen. Islam
sungguh sederhana.

[From 'Lady Chadijas Questions']

Wa min Allah at Tawfiq
posted by mevlanasufi at 9:33 PM 0 comments

Penyembelihan yang Haram
Antara Hewan dan Manusia
PENYEMBELIHAN YANG HARAM
Mawlana Shaykh Muhammad Nazim Adil al-Haqqani
Cyprus. 18th November 2003


Dastur ya Rijalallah. Dastur, Madad.

A`udhu bi-llahi minal-shaytani al-rajim. Bismillahir Rahmanir Rahim. La hawla wala quwatta illa bi-llahi-l 'Aliy al-`Azim.

Mukminin sekalian. Ada keistimewaan yang dianugerah kan pada kalian umat manusia , dibanding mahluk ciptaan lain di muka bumi ini. Apakah itu? Manusia dapat berpikir . Kucing dan anjing tidak berpikir.
Semua mahluk ciptaan lain terkungkung hanya pada hari-hari yang sedang dilaluinya, terbatas. Mereka tidak bisa berpikir untuk masa depan, hanya berpikir saat dimana dia sedang berada.

Berpikir adalah kunci yang diperuntukkan bagi masa depan manusia, sedangkan mahluk lain, mereka tidak perlu berpikir akan masa depannya. Ada hadist nabi yang mengatakan, bahwa jika seekor binatang
tahu bahwa akhir hidupnya adalah untuk disembelih atau ditembak, kalian tidak akan menemukan daging dalam tubuhnya walaupun hanya satu gram atau satu kilogram.

Seminggu yang lalu ketika saya didapur dan kalian perlihatkan ada lubang di kepala sapi itu, sedih sekali melihatnya. Sapi itu ditembak dulu lalu disembelih. Jika hewan itu bisa berpikir dan mengetahui, kalian tidak akan menemukan satu gram dagingpun, hanya tulang dan kulit. Kata nabi : "Ahsinu bidh-dhabh" - ( sembelihlah dengan baik) [idha dhabahtum fa-ahsinu: Sahih Muslim, Sunan, Musnad Ahmad].

Penyembelihan semacam itu dilarang dalam Islam. Manusia adalah para penindas. Mereka membuat kesulitan dan kesakitan luar biasa dengan
cara penyembelihan seperti itu. Maka itu nabi bersabda : " Jika kamu akan menyembelih, buatlah secara benar." Jangan memberi kepedihan pada binatang. Kalaupun sebagian kepedihan itu diberikan pada manusia, tidak seorangpun yang mampu menanggung nya, hal itu adalah haram ! Manusia saat ini tidak tahu mana yang Haram atau Halal, mana yang dilarang dan mana yang diijinkan.

Binatang-binatang itu tunduk pada kalian, menyiapkan diri mereka sebagai tanda syukur dari Penciptanya : makan rumput lalu menghasilkan daging. Kalian setidaknya harus berbuat baik pada mereka, namun sebaliknya orang-orang melakukan hal yang buruk.
Karena itulah Allah memberi hukuman, intiqam - pembalasan dari surga. Allah mengambil alih balas dendam hewan-hewan itu.

Berapa lama yang kalian butuhkan? berapa lama? ikat kakinya, lalu jatuhkan kebawah dengan hati-hati, lalu potonglah. Buat apa merubuhkan binatang dengan menembaknya? Buat apa? Jika saya punya kekuasaan, pertama saya akan mencegah penembakan seperti itu. Jika mereka melakukannya lagi, saya akan tembak sendiri kepala orang itu ! Biar mereka merasakan enak atau tidak! saya adalah pembela yang Haqq, saya harus berkata benar! Alhamdulillah. Kalianpun harus menjadi pembela yang haqq, kebenaran.

Saat mereka mengatakan," Hak-hak binatang .." - kaum iblislah yang mengatakan hal ini. Pergi dan lihatlah apa yang mereka lakukan pada hewan yang tunduk pada manusia untuk dijadikan santapan, bagaimana cara mereka menyembelih? Negara-negara beradab, orang-orang Eropa, Amerika, Rusia, China, dimanapun. Bahkan di negara-negara Islam Allah sedang melihat, mengawasi dan menyiapkan tiap orang sebuah pakaian dan sebuah lubang yang dalam, liang kubur ! Allah tidak pernah tidur, Dia mengawasi dan berkata," Aku sedang menyiapkan balasan !"

10 orang meninggal! 15 orang meninggal ! Ledakan membuat tubuh-tubuh manusia terburai ! Bagaimana hal ini bisa terjadi? Dari mana asalnya ? ketidak adilan. Al-zulm yajurru al-zulm. Penindasan
menghasilkan penindasan. Satu bom meledak, booom - 1000 orang meninggal.

Makanya, saya tidak suka membeli daging sapi atau kerbau. Saya nasihatkan kalian untuk tidak membelinya. Jangan beli! Jangan beli! Jangan makan. Hal itu meracuni kalian. Karena kalian sama dengan
mengijinkan jagal untuk menyembelih dengan cara seperti itu. Katakan, " Kami tidak mau membeli." Dan segera pergi. Jangan makan! Itu sudah beracun. Walaupun hewan-hewan kecil yang dibunuh dengan
mematahkan lehernya `amud al-fiqri, kalian tidak boleh menyentuhnya ! Penyembelihan harus sampai tuntas, baru kalian boleh memotongnya. Jika tidak…itu adalah makruh, lebih baik tidak dimakan.

Aku nasihatkan orang-orang untuk membeli satu hewan, bawalah ke desa dan sembelihlah dengan nama Allah. Jika mereka tidak mau mendengar aturan-aturan surga, maka penyakit-penyakit yang tidak diketahui
sebelumnya akan datang. Dokter mengatakan : " Kami tidak tahu penyakit seperti itu," Allah menyerang mereka dengan penyakit-penyakit yang tidak terhitung banyaknya dan tidak ada yang mampu disembuhkan.

Lihatlah orang yahudi membawa rabbi ( pendeta ) untuk melihat penyembelihan hewan. Bukan penembakan seperti yang dilakukan Muslim dan orang kristen , buat apa ditembak? Itu haram, dilarang! Jadi jangan dibeli, walaupun kalian diberi gratis, katakan : " Selama kalian menembaki hewan-hewan itu kami tidak mau memakannya." Makan saja rumput ! Mereka orang - orang yang dikutuk! Allah sedang murka pada semua bangsa-bangsa !

Nabi mengatakan "Ahsinu bidh-dhabh". Astaghfirullah Ya. Berpikir. Untuk berpikir - sebagaimana Allah anugerahkan hal itu hanya pada manusia, karena mereka dijanjikan untuk kehidupan yang abadi. Manusia harus bisa berpikir untuk mempersiapkan kehidupan kelak. Menurut kitab suci, dan kebijaksanaan nabi : Binatang-binatang - mereka
bukan mukallaf, mereka tidak punya tanggung jawab. Mereka tidak bisa berpikir. Apapun yang akan terjadi besok, mereka tidak punya tanggung jawab akan hal itu.

Umat manusia telah diberi informasi sebelumnya , bahwa mereka akan diminta pertanggung jawabannya saat hari penghisaban nanti. Maka itu mereka harus bisa berpikir. Kita ini mahluk ciptaan yang sudah"
terpilih dan terseleksi. " Jika kalian tidak mau berpikir, maka kalian sedang turun ke tingkat binatang, sebab binatang tidak berpikir.

Pertama kali yang setan usahakan (sampai saat ini ) adalah menyerang dengan hal-hal semacam itu, lahw al-hadith [31:6 "perkataan yang sia-sia "]. Itulah yang memenuhi kepala manusia , daripada berpikir tentang diri sendiri, tentang pekerjaan, tentang masa depannya. Setanlah yang pertama menyerang dan membombardir pikiran-pikiran manusia dengan hal-hal tak berguna dan merusak sehingga mereka lupa untuk berpikir. Manusia tidak mampu lagi berpikir, karena selama 24 jam kepalanya dipenuhi omong kosong, opini tak berguna dan kotor yang membentuk pikiran dan mentalitas mereka.

Setan berusaha memasuki hati umat manusia, karena hati adalah tahta kekuatan surgawi. Manusia selayaknya mengatur organ-organ tubuhnya, jika kalian membiarkan pintu menuju tahta itu terbuka dan tidak dijaga maka setanpun akan masuk dan menduduki nya. Setan akan menunjuk dirinya sendiri sebagai komandan, dan sang komandan menjadikan diri kalian
bagai keledai, mengatur kemana kalian harus melangkah. Jika kalian meminta pertolongan pada kekuatan surgawi, setan akan bertkata," Tinggalkan dia, mari kita cari sasaran lain."

Setan membuat orang berlari menuju saluran-saluran kotor yang tak terhingga jumlahnya. Menyuruh kalian untuk minum minuman keras dan hidup bergantung dengannya. Tidak memberi kalian kesempatan untuk
berpikir, " Apa yang sedang kulakukan ?"

Setan mengatakan, " Tidak, kami tidak perlu memakai pikiranmu, lupakan semuanya. Minum ini. Minumlah agar segala kesusahanmu sirna. Jika kamu ingin bahagia, lupakan semua ! Minum adalah jalan satu-
satunya. " Setanlah yang membuat orang-orang menjadi kecanduan - menjadi alkoholik. Atau menggunakan racun heroin dan semacamnya - tujuan utamanya adalah merusak memori manusia. Segala minuman dan obat beracun bermanfaat sebagai apa? hanya satu tujuannya membuat pikiran manusia menjadi tidak berfungsi, melupakan segalanya.

Karena saat seseorang berpikir, menjaga ingatannya maka hal itu membuat setan kewalahan, mereka akan mampu menyelamatkan diri sendiri. Namun setan, guru mereka selalu mengatakan,"Gunakan ini, kalian harus memasuki sebuah area yang bebas dari masalah. Disana
tidak ada kenangan dan ingatan. Disana hanya ada putih - blank, tak ada apapun tertulis disitu. "

Dan sekarang, mungkin ada 99 % orang menggunakan obat-obatan. Jika tidak obat, mereka gunakan berbagai tablet penenang yang penuh racun. " Kamu harus istirahat, kamu mulai tenang, lupakan
kepedihanmu. Ini pereda sakit - minumlah, minumlah, tak ada lagi rasa sakit." Itulah cara-cara setan, dan 99% orang melakukannya. Mereka akan kehilangan segalanya, kemanusiaan mereka. Habis sudah.
Khususnya bagi para pemuda ! Kalian bisa berpikir atau tidak ? sudah mencobanya belum ?

Semoga Allah mengampuni kita dan menyelamatkan kita dari perangkap dan trik-trik setan. Demi kehormatan dia yang paling terhormat, Sayyidina Muhammad sallAllahu `alayhi wa-Sallam, Semoga Allah melindungi dan merahmati kalian . Menjaga kita di jalur yang benar dengan orang-orang yang benar dan para pembela yang benar. Al-Fatiha.

Wa min Allah at Tawfiq
posted by mevlanasufi at 9:33 PM 0 comments

Sunday, April 03, 2005
TEMPATKAN MANUSIA SESUAI KEMAMPUANNYA
Mawlana Shaykh Nazim al-Haqqani
Lefke, Cyprus, Saturday 26 Shawwal 1424 / 20 December 2003


Dastur ya Sayyidi, Ya Sultan al-Anbiya. Madad. A`udhu billahi min al-Shaytan al-Rajim. Bismillah al-Rahman al-Rahim. La Hawla wala Quwwata illa bilLah al-`Ali al-`Azim.

Anzilu al-nasa manzilahum [Hadith in Muqaddimat Sahih Muslim] "Tempatkan mereka sesuai tingkatan masing-masing."

Kalian harus menempatkan orang-orang sesuai posisi yang cocok bagi mereka. Ada keseimbangan di seluruh dunia ini. Kalian tidak dapat menempatkan beruang kutub di hutan Afrika. Atau menempatkan orang
Eskimo di gurun Arabia, dan sebaliknya. Kalian bahkan tidak dapat membawa orang Canada ke Amerika, atau membawa Kanguru Australia untuk hidup di hutan India. Segala sesuatu telah ditakdirkan dimana dia
harus berada. Inilah yang penting, kalian tidak bisa menempatkan rakyat biasa dalam pusat kekuasaan.

Saya pernah mendengar di salah satu kota besar di Timur Tengah yang sedang membangun pusat tenaga listrik. Dan pemerintah menunjuk salah satu sarjana elektro untuk mengatur proyek tersebut. Dia adalah anak yang baru lulus, namun karena didukung oleh pemerintah maka diapun ditunjuk sebagai pelaksana. Ada seorang mandor yang telah berpengalaman selama hidupnya dalam proyek serupa. Dia ikut mengawasi
pekerjaan itu, kadang dia mengingatkan,"Kamu memang atasan kami, tapi kabel ini tidak mampu menahan daya sebesar itu!". Sang insinyur menjawab," Tidak apa-apa ! Aku tahu ! Aku kan Insinyur! Kamu cuma mandor, pekerja !"

Tiba saatnya saat peresmian besar-besaran. Presiden, Menteri-menteri dan para pejabat menghadirinya. Segalanya telah dipersiapkan. Presiden meminta salah satu menteri untuk menekan tombol "ON". Namun ketika tombol ditekan, WUSSHH! Kabel-kabel berjatuhan karena tidak mampu menahan daya seberat itu. Api mulai memercik disana-sini. Apa yang terjadi? Dimana ahli listriknya? Si insinyur menjawab,"Mandor yang melakukannya." " Lalu apa posisimu dalam proyek ini ?"

Merekapun memanggil si mandor. Kata mandor; " Oh Pak Presiden, saat aku mengingatkan, dia selalu bilang `Saya tahu'. Maka aku biarkan saja dia. Lihat apa yang terjadi sekarang !" Itulah akibatnya jika kalian menempatkan seseorang yang tidak paham, dia mengakibatkan kerusakan pada diri sendiri dan semua yang ada disekitarnya.

Demikian pula dengan “Demokrasi” dia seperti itu, sistem yang paling kotor! Membawa seseorang, lalu meletakkan dia pada suatu jabatan, sambil mengatakan,”Gunakan kekuasaan itu”. Lihatlah apa yang terjadi di Cyprus, Turki, Rusia, Jerman, Italy, Inggris, Arab, Iraq, India dan China. Dimanapun yang menggunakan sistem seperti itu pada akhirnya akan ambruk dan menyumbangkan kesengsaraan pada bangsa, sehingga terjadi kemunduran bahkan sampai 500 tahun kebelakang. Tidak ada kemajuan, hanya kemunduran dan kejatuhan. Tidak mampu untuk berdiri lagi karena sudah demikian terlambat.

Allah swt berfirman," Tempatkan segalanya pada posisi masing-masing." “Anzilu al-Nasa Manazilaham”. Karena manusia telah diciptakan terpola diatas planet bumi ini. Mereka bukan berasal dari mesin photocopy yang menghasilkan hasil serupa, tidak. Setiap orang dianugerahi keistimewaan yang orang lain tidak memilikinya. Seperti negara-negara yang dianugerahi keistimewaan masing-masing. Semua berbeda, antara Arab , Libya, Maroko, Turki, Jerman, Argentina, Rusia.

Rumah Sakit Jiwa. Kalian melaksanakan pemilu di sana, lalu menunjuk salah satu pasien untuk menjadi pimpinan!! Karena dia pimpinan orang gila, bagaimana mereka akan mengatur sistem Demokrasi itu? gunakan saja itu di RSJ, biarkan mereka mengatur diri mereka sendiri, ambil voting, adakan Pemilu ! Siapa yang paling gila, jadikan dia pimpinan !

Saat ini, mereka lakukan segalanya berlawanan dengan aturan surgawi. A`ti kulla dha haqqin haqqah. Letakkan segala sesuatu pada tempatnya masing-masing." Titik. Pepatah Kearifan ini harus ditulis dengan huruf emas dan digantung dimana-mana. Allah mengatakan, “A`ti kulla dha haqqin haqqah”. Berikan hak penuh pada wanita! Mereka tidak punya hak untuk datang dan bercampur dengan pria dan melakukan apa yang pria sedang kerjakan! Mereka tidak dapat dan tak akan mampu! Berikan juga hak bagi pria!

Jangan biarkan mereka seperti seorang wanita! Pria adalah pria. Mereka diciptakan Allah untuk berbagai tujuan. Mereka telah ditunjuk. Saat ini, hak-hak wanita di ambil dan hak-hak pria juga telah dirampas! Dimana-mana, orang tidak bahagia karena mereka yang punya kekuatan dan kekuasaan mengambil hak-hak kaum yang lemah. Lalu menindas dibawah kaki mereka.

Islam mengatakan Tidak! selama kalian melakukan hal ini, kalian tidak akan meraih kedamaian. Kata Sayyidina Abu Bakr ra , Khalifah pertama, mengatakan pada pidato pertamanya didepan para sahabat Nabi saw,"Kalian harus tahu, wahai para sahabat Nabi ! Siapapun diantara kalian yang hak-haknya di rampas atau ditindas, maka dialah yang paling kuat diantara kalian sampai aku ambil hak-haknya kembali dari tangan penindas. Namun jika kalian pikir punya kuasa untuk merampas hak-hak kaum lemah, maka sepanjang aku punya kekuatan, aku akan membuatmu sebagai orang yang paling tak berdaya."

Saya tidak mengerti, muslim-muslim tolol yang menjilat para penindas sambil mengatakan,`Kami bersama Anda'. Artinya kalian juga akan dibakar api bersama para penindas itu. Namun saya merasa dukungan surgawi mendekati kaum yang lemah. Mereka
yang menindas rakyat, tidak memberikan hak-hak rakyat, merampas dengan paksaan sambil berkata bahwa dia punya kuasa, "Tak seorangpun dapat mengambilnya dari diri kita."

Saya yang akan mengambil ! Saya yang paling lemah namun saya yang akan mengambil. Tak perlu awliya-awliya lain. Kekuatan saya mungkin lebih kecil dari seekor semut – namun dengan ijin Allah, maka saya
akan punya kekuatan yang besar, Insha' Allah.

Semoga Allah mengampuniku dan memberkahi kalian kehormatan dari kehormatan yang dimiliki oleh , Sayyidina Muhammad sallAllahu `alayhi
wa-Sallam.

Wa min Allah at Tawfiq, bihurmati, Fatiha.
posted by mevlanasufi at 9:33 PM 0 comments

Ego - Nafs
Mawlana Shaykh Nazim al-Haqqani
27 Rajab 1425 / Saturday 11 September 2004
Lefke, Northern Cyprus

A`udhu billahi min al-shaytan al-rajim. Bismillah
al-Rahman al-Rahim La hawla wala quwwata illa billah
al-Ali al-Azim - Allah, Allah! Subhan Allah.

Ini adalah bulan suci dan hari yang suci, dimana
mukjizat bukan hanya bagi Nabi terakhir, namun juga
bagi mereka yang hidup dari permulaan sampai hari ini. Berapa ribu Nabi yang pernah dikirim dan dianugerahi mukjizat-mukjizat?. Hal itu untuk memberi keyakinan bagi orang-orang bahwa mereka benar-benar dikirim oleh Tuhan surgawi.

Namun selalu saja manusia dibawah hegemoni egonya,
mereka menolak. Itulah karakteristik ego. Karena
setiap orang punya ego, karakteristik pertamanya
adalah sombong. Allah tidak menyukai kesombongan.
Kalian adalah hamba-Ku ! Seorang hamba tidak
selayaknya sombong. Mereka mengatakan : LA ILAHA ILLA
ANA [Tidak ada Tuhan selain saya]. “Kalian jangan
mengigau, Astaghfirullah. Itu kufr; sirik”.

Siapapun yang mengatakan la ilaha illa ana berarti
menolak eksistensi Tuhan surgawi, dan jangan meminta
sejajar dengan Tuhan. "la ilaha illa ana" – ha-ha!
Itulah karakter terburuk yang menjadikan manusia
dijauhkan dari pertolongan Tuhan. Berhikmat, melayani. Itulah karakter utama yang Tuhan perintah kan pada seluruh ciptaan-Nya. " Akui bahwa kalian adalah hamba-hambaKu! "ALASTU BI-RABBIKUM" .

Bukankah Aku ini TuhanMu? qalu bala, Mereka menjawab
dengan lemas, “Ya". Hanya Keagungan yang melingkupi
pertemuan itu, tak seorangpun mampu mendongakkan
kepala, mereka semua tertunduk. Itu disebutkan dalam
Qur'an, apakah kalian sudah membacanya belum? Hahaha.
Jangan membaca hanya dilidah. Asta`idhu billah.
Katakan : Wa rafa`na fawqahumu al tur Dan telah
Kami angkat ke atas (kepala) mereka bukit Thursina
[4.154]

Arti dari `mereka' adalah Yahudi, anak-anak Israel.
Merekalah yang pertama kali menolak penghambaan pada
Allah dan mengklaim diri mereka sebagai "SESUATU".
Ketika Nabi Musa membawa kitab suci Taurat bagi
mereka dan mengatakan,"Inilah yang Tuhan perintahkan
untuk kalian, wahai hamba-hamba Tuhan". Namun mereka
meragukannya,”uh,oh,..kami menerima, tapi darimana
kamu mendapatkan ini? "

Kemudian Allah mengangkat Gunung Thur diangkat diatas
mereka bagaikan payung. Merekapun ketakutan bila
gunung itu di jatuhkan tepat diatas mereka, sehingga
bersedia melakukan sujud. " KALIAN MAU MENERIMA ATAU
TIDAK ?!" Mereka tunduk karena dipaksa. Bahkan sampai
sekarangpun mereka masih seperti itu. Astaghfirullah
al-`azim. Hanya dengan paksaan ego akan mau menerima
Saat gunung itu dikembalikan ketempat semula, mereka
mulai berkata lagi,"Oh, mengapa bisa begitu?mungkinkah ini mimpi?"

Dan anak cucu mereka mengatakan,"Tidak mungkin sebuah
gunung besar terangkat seperti itu, karena hukum
gravitasi tidak menerima hal itu." Gravitasi! Bahkan
tasbih dilempar keatas akan kembali jatuh ke bumi. Mereka tidak percaya apa yang kita katakan. Padahal moyang mereka menyaksikan sendiri! " Mungkin kalian sedang mimpi waktu itu, atau sedang ketakutan sehingga berimajinasi sebuah gunung terangkat dan
jatuh kembali dengan sendirinya. "

Permulaan filsafat materialisme berasal dari
saudara-saudara kita kaum Israel. Memang kita semua
punya akar yang sama, namun cabang-cabangnya berbeda.
Cabang-cabang akan seperti antar saudara yang tidak
saling menerima. Namun Allah menunjukkan bahwa
karakter ego bukan bagi kaum Israel saja, tidak ada perbedaan bila mengenai ego. Semua sama. Tak pernah berubah sejak dulu kala. asta`idhu billah {Inna al-nafsa la-ammaratun bil-su'} - karena sesungguhnya nafsu itu selalu menyuruh kepada kejahatan [12.53]

Karakter ego adalah menyuruh kalian untuk tidak
mempercayai apapun, untuk tidak melakukan apapun,
hanya untuk diri Ego sendiri. Jika kalian mencari
Tuhan, akulah (ego) tuhan-mu. Jika ingin sesuatu
untuk disembah, akulah (ego) tujuannya. Sangat
sombong! Bahkan tidak menerima eksistensi Tuhan karena mengatakan,"La ilaha illa ana" astaghfirullah.

A`zamu al-bala', itulah yang membawa kutukan besar
bagi umat manusia. Namun Allah mengajari, melatih dan memberi hak-hak bagi kita bagaimana memperlakukan ego. Jika kalian memberi ego hak-hak atau keleluasaan yang lebih, maka kalian akan menjadi seorang yang zalim, penindas yang memakan hak-hak orang lain.

Pelajari hak-hak orang lain juga. Yang pertama,
dahulukan hak Allah sebagai Sang Pencipta segala
sesuatu. Kalian wajib memberikan hak-hak Allah
terlebih dahulu. Jika kalian melanggar ini, maka semua orang tidak akan memberikan hak-hak kalian, bahkan mereka akan menindas kalian.

Semua orang kini terpuruk dalam Materialisme yang
menghancurkan keyakinan akan hal-hal surgawi. Kutukan pada bumi datang setiap hari. Hari ini satu, besok tujuh kali lipat dan lusa..terus berlipat. Apa opini kalian tentang pemerintahan sekarang ? makin baik atau makin terpuruk? Situasi yang memanas dan kesulitan meningkat, kesusahan dan kesedihan terus menimpa seluruh rakyat. La hawla wa la quwwata illa billah al-`ali al-azim.

Adam as, Manusia pertama. Dia melakukan kesalahan
karena menuruti ego, karakter ego kebanyakan lewat
para wanita. Menurut pengetahuan tradisional, Allah
menciptakan Ego dalam 10 bagian, satu bagian untuk
laki-laki dan 9 bagian bagi kaum wanita. Kemudian
menciptakan Akal menjadi 10 bagian juga; 9 bagian
bagi kaum lelaki dan 1 bagian bagi kaum wanita. Coba
datang dan katakan pada saya,"E-qua-li-ty" Persamaan
Hak bagi wanita dan pria !

Manusia sedang mabuk sekarang ini. Mabuk karena
ketidak pedulian mereka. Ketidak pedulian bagaikan
sebuah awan gelap. Kami beri Ta'wil agar bisa
dipahami, seperti yang dikatakan dalam Qur'an
al-Karim. Maka tunggulah hari ketika langit membawa
kabut yang nyata, yang meliputi manusia. Inilah azab
yang pedih. [44 – 10&11]

Salah satu tanda-tanda besar kiamat adalah adanya
kabut gelap yang menutupi utara sampai selatan,timur
sampai barat. Mereka yang tidak beriman akan mabuk.
Namun tidak ada efeknya bagi kaum beriman. Kaum
beriman, mereka harus punya sebuah majal, atmosfer
pribadi agar selalu berada didalamnya dan tidak
tersentuh oleh kabut beracun itu.

Ini juga sebuah pemahaman [Tafsir]. Dan Allah
mengetahui, Nabi juga mengetahui dan juga mereka yang
diberi cahaya akan memahami hal ini. Kitab suci Qur'an bukanlah kitab biasa. Kalian dapat menemukan apapun di dalamnya, namun orang-orang tidak menyentuh
pemahaman, mereka tidak mampu menyelam samudra kitab
Al Quran. Seperti nasihat Nabi saw, persiapkan diri
untuk melewati kabut itu dan jangan menyerang kaum
beriman yang sedang berada dalam "kabut" itu, karena
mereka punya cahaya iman yang akan menjaga diri mereka sendiri.

Kita sedang membicarakan karakter ego yang paling
buruk yaitu Sombong. Orang yang sombong berarti
sedang menyerang Tuhannya. Di balik setiap dosa,
setiap perkelahian, ada unsur setan disana.
Manusia-manusia sombong tidak pernah menerima
kedamaian dalam dirinya sendiri dan sekitarnya. "Saya
mendekat pada Allah dari sharr – gangguan setan. Saya
meminta perlindungan-Nya agar tidak meninggalkan
saya ke dalam tangan kotor ego." Itulah isi hadist
Nabi, nasihat yang sempurna : Allahumma la takilni ila nafsi tarfata `ayn. Karena berada dalam genggaman
berarti jatuh pada dunia gelap ego, situasi yang
kotor.

Semoga Allah mengampuni saya dan memberi berkah pada
kalian dari kehormatan dia yang paling terhormat, yang mengajari pencerahan pada bangsa-bangsa dan diberi penghormatan pada malam Isra Mi'raj ini. Semoga kita diberi perlindungan dari ego kotor dan iblis.

Wa min Allah at Tawfiq, Bi-hurmat al-Fatiha.
posted by mevlanasufi at 9:33 PM 0 comments

INTERMEZZO BERSAMA MAWLANA SYEIKH NAZIM
Mawlana Syaikh Nazim Adil al haqqani


- Khalwat -

Saat itu syekh Nazim bercerita tentang khalwat.
Terjadi kesunyian beberapa saat…seorang murid mencoba memecah kesunyian itu dengan pertanyaan :
" Oh! sheikh, apa yang anda lakukan saat ber khalwat?
Mawlana kemudian menatap murid itu dengan tersenyum
sambil mengatakan : " Menari!"

- Pendidikan -

Seorang pangeran yang mewakili sekelompok murid
mengatakan pada Mawlana bahwa mereka berniat
melanjutkan pendidikan. Mawlana menjawab dengan
berteriak, " Buat apa ?! "

- Stress -

Seorang businessman yang super sibuk bertanya pada
syekh apa yang harus dilakukannya sehubungan dengan
rutinitasnya yang tak pernah berhenti dan menimbulkan
stress. "Berhenti saja." Jawab Mawlana.

- Oh! Sheikh I Love You -

Sebagai tanda cintanya, seorang murid memberi Mawlana
sejumlah besar uang dari kantongnya. Oleh Mawlana uang itu diterima dengan senang hati.
"Kamu masih butuh uang?" tanya Mawlana.
"Oh! ya guru. " Jawab murid itu.
"Aku terima hadiahmu. Sekarang …aku berikan uang ini
padamu." Kata Mawlana dengan tersenyum.

- Bayi -

"Oh! sheikh doakan agar aku punya seorang bayi," tanya seorang pria. "Kamu sudah menikah ? " tanya Mawlana. "Belum," Jawab pria itu. Mawlanapun tersenyum ...

- Ragu-ragu -

Dialog antara seorang pria dengan Mawlana :
"Ya! sheikh, dapatkah kita menggunakan parfum yang
mengandung alkohol ?" "Itu alkohol atau parfum?"
"Parfum"
"Ya, gunakan saja"
"Tapi sheikh, ada alkoholnya!"
"Itu alkohol atau parfum?"
"Parfum"
"Pakai saja"
"Tapi sheikh, itu ada alkoholnya!"
"Berarti kamu ragu-ragu ... "

- Protokol -

Suatu ketika Mawlana memberi sebuah suhbah, salah satu pendengarnya adalah seorang politikus yang amat
berpengaruh. Politisi itu selalu melirik jam
tangannya. "Apakah yang mulia sedang terburu-buru
untuk pergi ke acara lain ? "
"Oh! tidak sheikh", jawab politikus itu sambil meminta maaf. Ketika acara telah usai, politikus itu terus menengok limousine-nya. Mawlana bertanya kembali," Apakah limo anda mau pergi sekarang ?"
"Oh! tidak sheikh, cuma sopir saya sudah menyalakan
mobil," "Anda kan seorang Menteri, mobil dan sopir
tidak mungkin pergi meninggalkan anda," kata Mawlana.

- Merokok -

Ketika seorang sultan bertanya pada Mawlana, " Oh!
sheikh Nazim, apakah anda merokok ?"
"Menolong setan?!" Mawlana bertanya kembali pada
sultan.

- Kematian -

Seorang pria menelpon Mawlana dengan nada putus asa,"
Oh! sheikh, apa yang harus kulakukan..apa yang mesti
kulakukan ? ayahku baru saja meninggal dunia."
"Kubur dia," jawab Mawlana kalem.

Wa min Allah at tawfiq
posted by mevlanasufi at 9:33 PM 0 comments

Saturday, April 02, 2005
MINYAK UNTUK RAKYAT
Maulana Sheikh Muhammad Nazim Adil al Haqqani
Cyprus. 17th November 2003

Destur ya Sultanu-l Awliya, Meded, Destur ya
Rijalallah, ya 'Ibadallahi muhlisin, Meded.
Audhu bi-llahi mina shaitani rajim, Bismillahir
Rahmanir Rahim, la haula wa la quwatta illa bi-llahi-l 'Aliyu-l 'Azim.

Jika kalian mengatakan Ya Tuhan, tolonglah kami ! Maka pertolongan surgawi akan mengalir. Ada sebuah sungai yang mengalir melewati desa ini menuju ke lautan. Siapa yang membutuhkan, bisa membuka air itu ke tempatnya untuk dipergunakan dengan gratis.

Itu adalah anugerah dari Allah bagi hamba-hambanya.
Nabi melarang siapapun untuk menguasai AIR, API dan
PADANG RUMPUT bagi kepentingan pribadi. Tak seorang pun boleh menahan 3 hal tersebut. Jika berasal dari
pegunungan dan daerah-daerah yang tak bertuan, maka
tak seorangpun yang dapat menguasai, membeli ataupun
menjualnya.

Tak seorangpun bisa mengatakan," Jangan membawa
ternakmu ke daerah ini." Tetapi lihatlah saat ini,
sebuah kesalahan besar bagi pemerintah, memisahkan
binatang–binatang ternak dari daerah pegunungan. Ini
melanggar shariat, hukum Ilahi. Pemerintah tidak boleh mengatakan "Ini milikku" .Memangnya siapa kalian?

Tugas pemerintah adalah menjaga dan mengawasi rakyat,
tidak untuk menindas. Dan antar rakyat tidak boleh
saling mencuri dan berbuat jahat. Ketika ada yang
melarang rakyat untuk mengambil air yang berasal
dari pegunungan, dan sungai-sungai, dan mengharuskan
mereka untuk membayarnya, maka itu adalah Haram !

Di beberapa wilayah, orang-orang membuat api untuk
menghangatkan badan atau menjaga diri dari binatang
buas. Api juga tidak boleh ada pelarangan. Ada
beberapa Alim Ulama yang kami sebut sebagai
perpustakaan berjalan, karena jika kalian bertanya
apapun, dia akan menjawab tanpa mencari di buku-buku
perpustakaan. Ingatan mereka amat kuat dan luas, dia
adalah paman Sheikh Hisham dan Sheikh Adnan, Sheikh
Abdullah Alayli, yang memberikan fatwa tentang API.

Apa yang Rasulullah saw maksudkan adalah api yang
berasal dari yang mengalir. Arti api disini adalah
bahan bakar minyak yang datang dari Malaysia, Brunei,
India, Philippines, Arabia, Baghdad, Syria, Turkey,
Russia, Libya, Egypt, Yemen dan negara-negara
penghasil minyak lainnya. Nabi saw tidak mengatakan
kayu-kayu yang dijadikan api namun yang dimaksud nabi adalah minyak bumi, bahan bakar.

Nabi saw mengatakan semua negara yang mengamalkan
shariat, aturan suci, hukum surgawi harus paham bahwa
apapun yang berasal dari bumi, maka umat Muhammad saw
harus mendapat bagian, tidak boleh ada yang
menahannya. Siapapun! Itu adalah Fatwa yang kuat.

Maka saya katakan siapapun yang berkuasa di Baqhdad,
Raja atau sultan, presiden harus memberi warga
negaranya bagian dari apa yang Allah anugerahkan pada
mereka, yaitu minyak. Namun saat ini terjadi fitnah,
sultan mereka seorang tiran yang menahan minyak untuk
diri mereka sendiri, juga dimanapun dinegara-negara
islam, tiran-tiran menguasai minyak dan tidak
memberikan apapun pada rakyat. Itu adalah Haram!

Sampai para pemimpin mereka mematuhi Shariatullah,
maka Allah tidak akan menolong mereka. Semua warga
negara dibawah Seorang Pemimpin, Raja yang telah
memberikan sumpahnya harus mendapatkan bagian.

Saya mendengar Iraq mendapat keuntungan pertahun
sebesar 25 milyar Dollar dari penjualan minyak. Berapa orang yang hidup disana? 25 juta orang. Bahkan jika pemerintah menggunakannya untuk kebutuhan administrasi dan kebutuhan rakyat sendiri sebesar 10 milyar, kemudian 5 milyar untuk kebutuhan kerajaan dan wilayah-wilayah lain didalamnya. Masih sisa 10 milyar, itu harus diberikan pada rakyat! besar atau kecil, tiap tahun rakyat harus diberi bagian, sehingga mereka hidup tenang.

Orang-orang tidak bertanya kemana larinya 10 milyar
dollar pertahun itu. Kemana dikirim, untuk tujuan apa? untuk membuat patung emas? untuk patung besi, ribuan mobil, istana-istana, perhiasan emas yang tak
terhitung jumlahnya, untuk apa? Tak ada orang Arab
yang menanyakan ini? Mengapa?

Tetapi nanti Allah akan menanyai mereka, karena sama
saja mendukung orang berbuat zalim, yang tidak
menolong rakyat dan mematuhi perintah Ilahi. Raja
harus memberikan 10 milyar bagi ke 25 juta rakyat.
Berapa yang akan diterima tiap orang? 400 - 500 dollar perorang pertahunnya.

Jika satu keluarga ada 5 orang maka harus diberikan
bagian pada keluarga itu 2000 dollar. Itu paling
sedikit. Lihatlah keistimewaan Nabi saw, bagaimana
beliau membawa solusi bagi kesulitan bangsa-bangsa.
Itu sudah cukup, bagian untuk rakyat agar bisa
disimpan. Ini bukan uang dari hasil bekerja atau gaji
mereka. Mereka bisa bekerja dan memperoleh
penghasilan, namun ini adalah masalah lain.

Allah yang menganugerahi 25 juta orang dengan 10
milyar sebagai bagian untuk mereka. Mereka harus
mengatakan "Shukr, ya Rabbi, Shukr, ya Rabbi, Shukr,
Alhamdulillah!"

Namun lihatlah saat ini! tak ada seorangpun yang
diberi, bahkan 1 realpun. Di Arab Saudi ada sumber
minyak yang besar dengan hasil yang luar biasa.
Dikemanakan hasil semua itu? Ada sedikitnya 30 juta
penduduk di Saudi Arabia. Kemana uang itu disalurkan ?

Apakah Allah memerintahkan hal itu untuk di simpan,
dijaga sebagai harta bagi mereka sendiri atau untuk
diberikan kepada rakyat?

'Wa anfiqu fi sabi-lliah', .'wa-lladhina yuqimuna
salata wa yunfiquna min ma razaqnahum'. Infaqkanlah !
Allah menganugerahi mereka minyak bukan untuk disimpan sebagai harta tapi untuk diberikan pada rakyat! Tidak akan ada masalah.

Buat apa gunanya uang kertas. Kalian bisa menggunakan
emas dan perak. Tak ada krisis ekonomi. Triliyun
pound, riyal, Euro dan dollar disimpan di bank !
Kenapa disimpan disana? Mengapa tidak digunakan untuk
ibadah di jalan Allah? Untuk kepentingan hamba-hamba
Allah? Apa yang kalian lakukan? Apakah ini manusiawi?

Pada akhirnya mereka para Raja akan dimasukkan ke
mercedes atau rolls royce warna hitam, menutupnya dan
diantar ke pemakaman. Kebodohan macam apa ini ?

Singa adalah seekor binatang buas. Dia berburu, makan
dan meninggalkan sisanya. Hal itu mengajari manusia
agar membagikan apa saja yang telah kalian raih. Singa yang telah kenyang akan meninggalkan hasil buruannya, siapapun yang mau dapat mendatangi dan memakannya. Hanya beruang yang menggali tanah dan mengubur hasil buruannya, tidak mengijinkan siapapun untuk memakannya


Menyimpan. Kebanyakan orang seperti beruang. Mereka
makan dan makan, sisanya disimpan. Simpanlah dan
selamatkan harta kalian itu, namun kalian sendiri
tidak akan terselamatkan! Siapapun yang menyimpan
uang, dan tidak diberikan dijalan Allah, maka tidak
akan selamat dari neraka! Jika Manusia mengikuti apa yang Allah perintahkan maka dunia ini seharusnya
seperti surga. Namun mereka mengikuti ajaran setan,
tidak mengikuti apa yang Nabi saw ajarkan.

Ada Pharaoh dari Mesir yang mayatnya disimpan dan
dikubur bersama harta-harta mereka. Apa yang terjadi? Apa yang mereka selamatkan? Bisakah hartanya menyelamatkan dia? Orang-orang mengambil
perhiasan-perhiasan mereka dan meletakkan Pharaoh
dalam kotak kaca agar bisa dilihat orang.

Waktu saya masih di Sekolah Dasar, pada buku sejarah
memperlihatkan kepala Ramses kedua. Jelek sekali.
Ternyata Harta tak mampu menyelamatkan dia. La haula
wa la quwatta illa billah. Jika kalian meminta,"Ya
Allah, berilah kami pertolongan dari samudra
PertolonganMu yang tak ada batasnya". Maka Allah akan
menjawab,"Rahmat Ku selalu mengalir, ambillah
sesukamu. Mintalah, maka kalian akan diberi".

Namun jika kalian tidak meminta, kalian tak akan bisa
meraihnya, bukan begitu ! Karena rahmat Allah selalu
mengalir dan gratis, bukan seperti pemerintah - pemerintah saat ini. Mereka seperti tiran-tiran
yang menguasai dengan tangannya dan menahan kalian
untuk hidup layaknya manusia bebas yang diberi
kehormatan. Mereka merampas kehormatan kalian. Para
tiran tidak seharusnya berkuasa, periode mereka telah
lewat.

Semoga Allah memaafkan saya dan merakmati kalian.
Memberi kalian kehormatan dari Nabi yang paling
terhormat, Nabi Muhammad. Fatiha.

Wa min Allah at Tawfiq
posted by mevlanasufi at 9:33 PM 0 comments

MINYAK UNTUK RAKYAT
Maulana Sheikh Muhammad Nazim Adil al Haqqani
Cyprus. 17th November 2003

Destur ya Sultanu-l Awliya, Meded, Destur ya
Rijalallah, ya 'Ibadallahi muhlisin, Meded.
Audhu bi-llahi mina shaitani rajim, Bismillahir
Rahmanir Rahim, la haula wa la quwatta illa bi-llahi-l
'Aliyu-l 'Azim.

Jika kalian mengatakan Ya Tuhan, tolonglah kami ! Maka
pertolongan surgawi akan mengalir. Ada sebuah sungai
yang mengalir melewati desa ini menuju ke lautan.
Siapa yang membutuhkan, bisa membuka air itu ke
tempatnya untuk dipergunakan dengan gratis.

Itu adalah anugerah dari Allah bagi hamba-hambanya.
Nabi melarang siapapun untuk menguasai AIR, API dan
PADANG RUMPUT bagi kepentingan pribadi. Tak seorangpun
boleh menahan 3 hal tersebut. Jika berasal dari
pegunungan dan daerah-daerah yang tak bertuan, maka
tak seorangpun yang dapat menguasai, membeli ataupun
menjualnya.

Tak seorangpun bisa mengatakan," Jangan membawa
ternakmu ke daerah ini." Tetapi lihatlah saat ini,
sebuah kesalahan besar bagi pemerintah, memisahkan
binatang–binatang ternak dari daerah pegunungan. Ini
melanggar shariat, hukum Ilahi. Pemerintah tidak boleh
mengatakan "Ini milikku" .Memangnya siapa kalian?

Tugas pemerintah adalah menjaga dan mengawasi rakyat,
tidak untuk menindas. Dan antar rakyat tidak boleh
saling mencuri dan berbuat jahat. Ketika ada yang
melarang rakyat untuk mengambil air yang berasal
dari pegunungan, dan sungai-sungai, dan mengharuskan
mereka untuk membayarnya, maka itu adalah Haram !

Di beberapa wilayah, orang-orang membuat api untuk
menghangatkan badan atau menjaga diri dari binatang
buas. Api juga tidak boleh ada pelarangan. Ada
beberapa Alim Ulama yang kami sebut sebagai
perpustakaan berjalan, karena jika kalian bertanya
apapun, dia akan menjawab tanpa mencari di buku-buku
perpustakaan. Ingatan mereka amat kuat dan luas, dia
adalah paman Sheikh Hisham dan Sheikh Adnan, Sheikh
Abdullah Alayli, yang memberikan fatwa tentang API.

Apa yang Rasulullah saw maksudkan adalah api yang
berasal dari yang mengalir. Arti api disini adalah
bahan bakar minyak yang datang dari Malaysia, Brunei,
India, Philippines, Arabia, Baghdad, Syria, Turkey,
Russia, Libya, Egypt, Yemen dan negara-negara
penghasil minyak lainnya. Nabi saw tidak mengatakan
kayu-kayu yang dijadikan api namun yang dimaksud nabi
adalah minyak bumi, bahan bakar.

Nabi saw mengatakan semua negara yang mengamalkan
shariat, aturan suci, hukum surgawi harus paham bahwa
apapun yang berasal dari bumi, maka umat Muhammad saw
harus mendapat bagian, tidak boleh ada yang
menahannya. Siapapun! Itu adalah Fatwa yang kuat.

Maka saya katakan siapapun yang berkuasa di Baqhdad,
Raja atau sultan, presiden harus memberi warga
negaranya bagian dari apa yang Allah anugerahkan pada
mereka, yaitu minyak. Namun saat ini terjadi fitnah,
sultan mereka seorang tiran yang menahan minyak untuk
diri mereka sendiri, juga dimanapun dinegara-negara
islam, tiran-tiran menguasai minyak dan tidak
memberikan apapun pada rakyat. Itu adalah Haram!

Sampai para pemimpin mereka mematuhi Shariatullah,
maka Allah tidak akan menolong mereka. Semua warga
negara dibawah Seorang Pemimpin, Raja yang telah
memberikan sumpahnya harus mendapatkan bagian.

Saya mendengar Iraq mendapat keuntungan pertahun
sebesar 25 milyar Dollar dari penjualan minyak. Berapa
orang yang hidup disana? 25 juta orang. Bahkan jika
pemerintah menggunakannya untuk kebutuhan administrasi
dan kebutuhan rakyat sendiri sebesar 10 milyar,
kemudian 5 milyar untuk kebutuhan kerajaan dan
wilayah-wilayah lain didalamnya. Masih sisa 10 milyar,
itu harus diberikan pada rakyat! besar atau kecil,
tiap tahun rakyat harus diberi bagian, sehingga mereka
hidup tenang.

Orang-orang tidak bertanya kemana larinya 10 milyar
dollar pertahun itu. Kemana dikirim, untuk tujuan apa?
untuk membuat patung emas? untuk patung besi, ribuan
mobil, istana-istana, perhiasan emas yang tak
terhitung jumlahnya, untuk apa? Tak ada orang Arab
yang menanyakan ini? Mengapa?

Tetapi nanti Allah akan menanyai mereka, karena sama
saja mendukung orang berbuat zalim, yang tidak
menolong rakyat dan mematuhi perintah Ilahi. Raja
harus memberikan 10 milyar bagi ke 25 juta rakyat.
Berapa yang akan diterima tiap orang? 400 - 500 dollar
perorang pertahunnya.

Jika satu keluarga ada 5 orang maka harus diberikan
bagian pada keluarga itu 2000 dollar. Itu paling
sedikit. Lihatlah keistimewaan Nabi saw, bagaimana
beliau membawa solusi bagi kesulitan bangsa-bangsa.
Itu sudah cukup, bagian untuk rakyat agar bisa
disimpan. Ini bukan uang dari hasil bekerja atau gaji
mereka. Mereka bisa bekerja dan memperoleh
penghasilan, namun ini adalah masalah lain.

Allah yang menganugerahi 25 juta orang dengan 10
milyar sebagai bagian untuk mereka. Mereka harus
mengatakan "Shukr, ya Rabbi, Shukr, ya Rabbi, Shukr,
Alhamdulillah!"

Namun lihatlah saat ini! tak ada seorangpun yang
diberi, bahkan 1 realpun. Di Arab Saudi ada sumber
minyak yang besar dengan hasil yang luar biasa.
Dikemanakan hasil semua itu? Ada sedikitnya 30 juta
penduduk di Saudi Arabia. Kemana uang itu disalurkan ?

Apakah Allah memerintahkan hal itu untuk di simpan,
dijaga sebagai harta bagi mereka sendiri atau untuk
diberikan kepada rakyat?

'Wa anfiqu fi sabi-lliah', .'wa-lladhina yuqimuna
salata wa yunfiquna min ma razaqnahum'. Infaqkanlah !
Allah menganugerahi mereka minyak bukan untuk disimpan
sebagai harta tapi untuk diberikan pada rakyat !
Tidak akan ada masalah.

Buat apa gunanya uang kertas. Kalian bisa menggunakan
emas dan perak. Tak ada krisis ekonomi. Triliyun
pound, riyal, Euro dan dollar disimpan di bank !
Kenapa disimpan disana? Mengapa tidak digunakan untuk
ibadah di jalan Allah? Untuk kepentingan hamba-hamba
Allah? Apa yang kalian lakukan? Apakah ini manusiawi?

Pada akhirnya mereka para Raja akan dimasukkan ke
mercedes atau rolls royce warna hitam, menutupnya dan
diantar ke pemakaman. Kebodohan macam apa ini ?

Singa adalah seekor binatang buas. Dia berburu, makan
dan meninggalkan sisanya. Hal itu mengajari manusia
agar membagikan apa saja yang telah kalian raih. Singa
yang telah kenyang akan meninggalkan hasil buruannya,
siapapun yang mau dapat mendatangi dan memakannya.
Hanya beruang yang menggali tanah dan mengubur hasil
buruannya, tidak mengijinkan siapapun untuk memakannya


Menyimpan. Kebanyakan orang seperti beruang. Mereka
makan dan makan, sisanya disimpan. Simpanlah dan
selamatkan harta kalian itu, namun kalian sendiri
tidak akan terselamatkan! Siapapun yang menyimpan
uang, dan tidak diberikan dijalan Allah, maka tidak
akan selamat dari neraka! Jika Manusia mengikuti apa
yang Allah perintahkan maka dunia ini seharusnya
seperti surga. Namun mereka mengikuti ajaran setan,
tidak mengikuti apa yang Nabi saw ajarkan.

Ada Pharaoh dari Mesir yang mayatnya disimpan dan
dikubur bersama harta-harta mereka. Apa yang terjadi?
Apa yang mereka selamatkan? Bisakah hartanya
menyelamatkan dia? Orang-orang mengambil
perhiasan-perhiasan mereka dan meletakkan Pharaoh
dalam kotak kaca agar bisa dilihat orang.

Waktu saya masih di Sekolah Dasar, pada buku sejarah
memperlihatkan kepala Ramses kedua. Jelek sekali.
Ternyata Harta tak mampu menyelamatkan dia. La haula
wa la quwatta illa billah. Jika kalian meminta,"Ya
Allah, berilah kami pertolongan dari samudra
PertolonganMu yang tak ada batasnya". Maka Allah akan
menjawab,"Rahmat Ku selalu mengalir, ambillah
sesukamu. Mintalah, maka kalian akan diberi".

Namun jika kalian tidak meminta, kalian tak akan bisa
meraihnya, bukan begitu ! Karena rahmat Allah selalu
mengalir dan gratis, bukan seperti
pemerintah-pemerintah saat ini. Mereka seperti
tiran-tiran
yang menguasai dengan tangannya dan menahan kalian
untuk hidup layaknya manusia bebas yang diberi
kehormatan. Mereka merampas kehormatan kalian. Para
tiran tidak seharusnya berkuasa, periode mereka telah
lewat.

Semoga Allah memaafkan saya dan merakmati kalian.
Memberi kalian kehormatan dari Nabi yang paling
terhormat, Nabi Muhammad. Fatiha.

Wa min Allah at Tawfiq
posted by mevlanasufi at 9:33 PM 0 comments

Friday, April 01, 2005
Jadilah Cermin yang Memantulkan
Mawlana Syaikh Nazim Adil al-Haqqani


Bumi tak memiliki cahaya sendiri, namun dengan pantulan dari cahaya matahari dia menerangi rembulan, dan walaupun bumi tak mampu memegangi
planet besar di orbitnya dia tetap mampu memegang bulan. Hendaknya kalian mengambil kebijaksanaan dari teladan ini. Bahkan bila kalian belum sempat diberi kekuatan untuk bersinar, cobalah untuk menjadi cermin, untuk memantulkan cahaya-cahaya tersebut.

Hanya karena kalian belum dapat menjadi alat bagi pemandu orang banyak, bukanlah berarti kalian tak dapat mempengaruhi beberapa orang dan membantu mereka kepada Thariqah.

Berlakulah seikhlas mungkin terhadap orang, maka cahaya sufi mungkin datang kepada kalian dan melewati kalian. Dan janganlah berputus asa bila hanya sedikit orang yang tertarik, atau bahkan bila hanya seorang saja yang terpengaruh dengan kehadiran kalian ditengah masyarakat.

Nabi Muhammad saw pernah bersabda," Barang siapa yang membimbing satu orang kepada kebenaran, telah memiliki lebih baik dari bumi semesta alam dan
isinya, karena dia telah memiliki kesenangan RobNya".


Perjalanan Ruhani Dibawah Perlindungan
Mawlana Syaikh Nazim Adil al-Haqqani


Jangan pernah berpikir bahwa kalian dapat melakukan perjalanan berat dalam dunia spiritual yang demikian luasnya hanya sendirian tanpa seorang pendamping. Bahkan bila kalian tinggal dirumah yang sangat indah dan besar, kalian tetap akan merasa ketakutan bila sendirian dirumah itu. Tetapi bila ada orang lain disana, kalian akan merasa aman. Dalam perjalanan ruhani Thariqat, kalian harus menemukan seseorang yang dengannya hati kalian merasa terpuaskan. Meskipun Mursyid kalian secara fisik berada lima ribu mil jauhnya dari kalian, tetapi hati kalian akan selalu merasakan kehadirannya dan matanya mengawasi kalian.

Meskipun demikian, hanya karena kalian "belum dewasalah" maka kalian belum diberi apa-apa. Kalian masih seperti kanak-kanak balita yang belum mengerti berharganya mutiara, kalian bahkan dengan senang hati menukarkan mutiara dengan sebuah permen. Kalian baru bisa mendapatkan hadiah apa saja bila dapat merawatnya dengan baik. Begitu banyak hadiah berharga yang menanti dalam kehidupan ruhani, namun terlarang bagi siapapun untuk menerimanya, kecuali mereka yang mampu menjaganya saja.

Tak satupun didunia ini yang sepadan dengan harta yang menanti kita. Namun kunci menuju kesana dijaga oleh tangan-tangan Penjaga. Kalian harus bersyukur padaNYa bahwa Allah Azza wa Jalla telah menganugerahi harta tersebut dan Dia menjauhkan dari kita, dan tetap terjaga ditangan yang dapat dipercaya hingga masanya kalian siap menerimanya.

Wa min Allah at Tawfiq

<< Home